Yusril Yakin Isu HAM dalam Debat Capres Bukan Kendala bagi Jokowi-Ma’ruf

Liputan6.com, Jakarta – Penasihat debat bidang hukum, HAM, korupsi danterorisme Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahenda memastikan isu HAM bukan menjadi kendala bagi pasangan tersebut. Sebab, selama empat tahun pemerintahan Jokowi, tidak ada pelanggaran HAM berat. Jokowi juga dinilai sudah menerapkan keadilan dan kepastian hukum.

“Pada masa Pak Jokowi itu tidak terjadi kasus pelanggaran HAM yang berat. Itu tidak ada, tidak terjadi,” kata Yusril usai pemantapan debat di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu 16 Januari 2019.

Terkait penagihan penyelesaian kasus HAM masa lalu, Yusril menilai tidak bisa dilimpahkan begitu saja kepada Jokowi.

Yusril mengatakan, kasus HAM masa lalu itu harus diadili melalui pengadilan HAM Ad Hoc. Dia berkata demikian karena memahami UU Pengadilan HAM, selaku penyusunnya.

“Jadi kalau kasus-kasus HAM itu terjadi di masa lalu, itu kan harus diadili oleh pengadilan HAM ad hoc, dan pengadilan HAM ad hoc itu harus dimulai dengan pembentukan tim pencari fakta oleh DPR, usulan oleh DPR,” jelas Ketum PBB itu.

Yusril menuturkan, setelah tim pencari fakta dibentuk harus menyampaikan hasilnya kepada Kejaksaan Agung. Kemudian diserahkan kembali ke DPR, yang akan diteruskan ke Presiden.

Namun, tidak ada inisiatif oleh DPR dalam empat tahun pemerintahan Jokowi. Yusril menyebut masalah penyelesaian HAM masa lalu terkendala teknis hukum.

“Jadi kalau tidak ada usulan itu, Presiden pun tidak bisa berbuat apa-apa. Jadi seperti itu keadaannya,” ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Siap Lahir Batin

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf siap menghadapi debat perdana Pilpres 2019. Debat perdana digelar 17 Januari 2019 dengan tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

“Jadi, semuanya siap lahir dan batin. Enggak tahu yang di sana. Pak Jokowi – Ma’ruf siap lahir batin,” kata Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf itu mengatakan, Ma’ruf Amin bakal memindahkan panggung rakyat di atas panggung debat. Dia menjamin dalam debat akan menampilkan jati diri kepemimpinan kedua pasangan calon.

“Buat KH Ma’ruf Amin beliau hanya memindahkan panggung rakyat ke ruang debat. Karena seluruh persoalan yang dihadapi oleh masyarakat indonesia itu udah dialogkan dengan KH Ma’ruf Amin dengan intensitas dialognya yang sangat tinggi dengan seluruh lapisan masyarakat sebgai seorang ulama,” ujar Hasto.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *