Yakin Jokowi Menang di Jabar, Maruarar: Sekarang Saja Suaranya Imbangi Prabowo

Jakarta – Politikus PDIP Maruarar Sirait menyebut peluang calon presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menang di Jawa Barat terbuka lebar. Saat ini, kata dia, suara Jokowi dengan penantangnya yakni Prabowo Subianto berimbang.

Maruarar mengatakan hal itu jauh meningkat dibandingkan Pilpres 2014 lalu. Sebab, pada pertarungan saat itu, suara Jokowi kalah telak sekitar 20 persen oleh Prabowo. Bahkan, kekalahan di Jabar itu disebut sebagai salah satu kekalahan terbesar Jokowi.

“Di Jawa Barat, Pak Jokowi di tahun 2014 kalah telak, yakni 60-40, itu setara dengan 4,7 juta suara. Kekalahan di semua provinsi yang lain digabung di Jawa Barat itu masih banyak di Jawa Barat,” kata Maruarar ditemui wartawan usai menghadiri Harlah Muslimat NU ke-73 di Stadion GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/1/2019).


Bukan tanpa alasan Maruarar menyebut suara Jokowi dan Prabowo di Jabar telah imbang. Hal itu berdasarkan riset dan survei internal yang dilakukan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf secara berkala.

“Jadi dari waktu ke waktu kita melakukan pendataan dari survei dan riset, akhirnya makin mengecil, kekalahan yang dulu di 2014 sekarang berimbang. Jadi ada pergeseran dari suara pendukung Pak Prabowo ke Pak Jokowi dalam lima tahun ini,” katanya.

Menurut Maruarar, pergeseran suara yang signifikan itu lantaran masyarakat Jabar objektif dan rasional dalam memberi penilaian. Apalagi, meski pernah kalah telak saat Pilpres 2014 lalu, hal itu tak lantas membuat Jokowi menganak tirikan Jabar. Jokowi justru terus melakukan pembangunan dan berupaya menyejehaterakan masyarakat di sana.

“Saya ini kan 15 tahun menjadi anggota DPR RI mewakili Subang dan Sumedang, sekarang menjadi caleg di Bogor dan Cianjur, itu ada perubahan. Karena masyarakat Jawa Barat objektif dan rasional, dia melihat bagaimana Pak Jokowi menyelesaikan Waduk Jatigede di Sumedang, menyelesaikan Bandara Kertajati di Majalengka, kemudian sekarang sedang membangun Pelabuhan Patimban yang sangat besar di Pantura, tepatnya di Subang. Kemudian beberapa pekerjaan-pekerjaan infrastruktur, ada juga KIP, KIS untuk mensejahterakan masyarakat Jawa Barat,” jelas Maruarar.

Ditambah lagi, banyaknya tokoh ternama di Jabar yang mendukung Jokowi di Pilpres 2019 ini. Misalnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Deddy Mizwar, dan lainnya.

“Artinya ada pergeseran luar biasa dari suara yang signifikan. Artinya ini tren yang baik untuk Pak Jokowi dan harus dipertahankan. Seorang petahana itu yang dilihat tentu kinerjanya, manfaatnya. Rakyat Jawa Barat melihat manfaatnya ada dari kinerja Pak Jokowi,” katanya.

Hal-hal tersebutlah yang menurut Maruarar berhasil mencuri simpati masyarakat Jabar. Sehingga, dia meyakini di April 2019 nanti, Jokowi dapat menang di Jabar.

“Di Jawa Barat kita belajar caina herang laukna beunang, cara yang baik, air tetap jernih tapi tujuannya tercapai, ikan dapat. Kita belajar betul filosofi itu. Jadi orang Jawa Barat itu sangat santun, sangat terbuka. Jadi pendekatan Pak Jokowi yang sangat santun, sangat menjunjung tinggi soal kultur, juga memanusiakan manusia, saya pikir sangat tepat di Jawa Barat,” pungkas Maruarar.
(jor/mae)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *