Kerusakan Hutan dan Danau Toba Diminta Jadi Materi Debat Capres

Medan – Dosen Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU) Prof Dr Syafruddin Kalo, SH menyarankan debat calon presiden membahas isu pembakaran hutan dan pencemaran parah perairan Danau Toba.

“Kehancuran hutan dan pencemaran Danau Toba itu, bukan hanya merugikan negara, tetapi juga memperparah kerusakan lingkungan di Indonesia yang seharusnya dilindungi oleh pemerintah,” kata Syafruddin di Medan sebagaimana dilansir Antara (17/2/2019).

Kebakaran hutan yang terjadi di Provinsi Riau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan daerah lainnya, menurut dia, juga merugikan negara maupun pemerintah daerah.

“Selain itu, kebakaran hutan di beberapa daerah Riau dan Sumsel juga mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat maupun aktivitas akibat kabut asap, serta menimbulkan korban jiwa anak-anak, dan orang dewasa karena mengalami sakit,” ujar Syafruddin.
Ia mengatakan kebakaran tersebut karena alih fungsi hutan yang dilakukan para pengusaha perkebunan untuk menjadikan areal kebun sawit.

Begitu juga pencemaran yang terjadi di kawasan Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang dilakukan pengusaha dengan budi daya ikan, dan diduga menggunakan makanan ikan mengandung bahan kimia.

“Kemudian, budi daya ikan di Danau Toba, diduga melebihi kapasitas dari izin yang dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLH),” ucap Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) itu.

Syafruddin menjelaskan pencemaran di Danau Toba, juga berdampak terhadap sektor pariwisata, karena daerah tersebut merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia, dan juga kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Isu kerusakan hutan akibat pembakaran dan pencemaran Danau Toba itu, termasuk visi misi debat capres, yakni sumber daya alam dan lingkungan.

Bahkan, Komisi pemilihan Umum (KPU) pada debat capres tersebut, menetapkan tema debat adalah masalah pangan, energi, infrastruktur, serta sumber daya alam dan lingkungan.

Karena hal itu sangat penting bagi kelangsungan pembangunan bangsa dan negara, serta kesejahteran rakyat Indonesia.

“Diharapkan pada debat capres kedua itu, akan lahir ide-ide yang brilian untuk membangun Negara Indonesia yang lebih baik, mengejar segala ketertinggalan dari-negara-negar maju,” kata Pakar Hukum Lingkungan dan Tanah itu.
(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gelar Influencer Gathering di Jeddah, Upaya Kemenpar Dongkrak Wisman Saudi

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyelenggarakan Influencer Gathering di Jeddah, Arab Saudi pada 11-12 Februari 2019. Gelaran ini dihelat untuk menjaring lebih banyak wisman Arab Saudi ke Tanah Air.

Ada puluhan industri pariwisata Indonesia yang bertemu 50 pembeli asal Jeddah, sebut saja agen perjalanan dan pedagang grosir. TFA manasek International, satu di antara pelaku industri wisata Indonesia yang merupakan perusahaan handling jemaah haji dan umrah selama di Arab Saudi.

Nordin Hidayat, CEO TFA manasek International menyampaikan bahwa gelaran ini sangat bagus dan persuasif.

“Ini merupakan langkah yang bagus untuk membantu sinergitas kita di Saudi dalam mempromosikan Wisata Indonesia kepada warga Saudi Arabia, ke depannya kita akan membuka jalur traveling orang Saudi ke banyak tempat indah di Indonesia, contohnya ke Bukittinggi Sumbar, ke Danau Toba Sumut dan masih banyak lagi,” jelas Nordin Hidayat, melalui keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com.

Asim Garoot, Vice President & Director Marketing TMB di Mekkah mengatakan acara ini sebagai ajang unjuk kualitas industri wisata Indonesia kepada Internasional.

“Terobosan baru akan kami lakukan di Saudi Arabia dalam mempromosikan Wisata Travel Indonesia. Kita akan menggaet pasar traveling orang Saudi untuk meng-explore lagi wisata yang ada di Indonesia,” kata Asim Garoot yang juga asli orang Garut Jawa Barat.

Selain pelaku usaha wisata asal Indonesia, instansi pemerintah daerah juga turut bergabung yaitu kepala dinas pariwisata Sumatera Barat, Oni Alfian. Ia menyebut wisata Sumatra Barat telah dikenal luas oleh masyarakat Saudi hingga ia meyakinkan Pemprov Sumatera Barat akan memberikan layanan maksimal terutama di bidang pariwisata.

“Sekarang pasar wisata Sumatera Barat sudah banyak diketahui oleh warga Saudi, sehingga kami akan selalu berbenah dan selalu memberikan servis yang baik kepads wisatawan. Alhamdulillah orang Saudi banyak yang datang ke Sumatera barat, contohnya ke Bukittinggi, Danau Maninjau, Payakumbuh, Istana Pagaruyung Batu Sangkar dan masih banyak yang lain,” jelas Oni Yulfian.

Sementara, acara Influencer Gathering juga dihadiri oleh Mazem, Influencer asal Mekkah. “Saya hadir disini sangat bersyukur sekali, karena saya sebagai penyiar radio Alif Alif FM di Saudi. Banyak informasi dunia traveling di Indonesia saya ketahui di Acara ini. InsyaAllah nanti dalam siaran radio saya, akan saya promosikan kepeda pendengar Alif Alif FM di Mekkah,” ungkap Mazem yang juga aktif di berbagai komunitas sosial media di Mekkah, Saudi Arabia. 

Acara Influencer Gathering adalah rangkaian acara dari seluruh kegiatan yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indonesia pada kegiatan Jeddah International Travel & Tourism Exhibition dilaksanakan pada 13-15 Februari 2019.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ikut Sukseskan Pariwisata Indonesia, Menpar Apresiasi PHRI

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sekaligus Ketua Umum Program Visit Wonderful Indonesia Haryadi B. Sukamdani. Apresiasi tersebut disampaikan karena berpartisipasi aktif menyukseskan pencapaian kunjungan wisatawan mancanegara.

“Hal ini perlu dipertahankan oleh PHRI, untuk memberikan pelayanan standar maksimal kepada para konsumen yaitu wisatawan,” ujar Arief Yahya saat Rakernas PHRI IV di Jakarta, Senin (11/2/2019), seperti dilansir Antara.

Menurut Arief, wisatawan mancanegara cenderung akan kembali ke sebuah destinasi jika mendapatkan pelayanan akomodasi yang baik. Aplaagi, jika ditunjang pengalamana berwisata yang berkesan.

Arief berharap PHRI terus mendukung pemerintah, sedangkan pemerintah akan terus bekerja melakukan promosi dan branding destinasi wisata di Tanah Air.

“Pemerintah akan bergerak sesuai ruang tugas pokok dan fungsi sekaligus ketentuan yang berlaku. Dan yang terpenting adalah industry lead government dan bukan sebaliknya,” kata Arief.

Dalam kesempatan itu, Hariyadi Sukamdani mengatakan sepanjang 2018 jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia sekitar 15,8 juta orang dan pergerakan wisatawan Nusantara sebanyak 265 juta. Target 20 juta wisman pada 2019, lanjut Hariyadi, harus disukseskan dengan strategi yang tepat.

“Tahun ini, kami mendukung pemerinth dengan membuat program-program untuk meningkatkan okupansi di bidang hotel atau restoran. Tidak hanya itu, kami juga membuat strategi untuk produk hot deals yang belum maksimal. Di samping kerja sama businss to business dengan maskapai dan travel online besar. Kami meyakin itu menjadi strategi yang ampuh untuk menggapai target 20 juta wisman,” harap Hariyadi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

AP II Bakal Perluas Terminal di Bandara Silangit hingga 5 Kali Lipat

Liputan6.com, Jakarta – Bandara internasional Silangit siap menyambut lebih banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin berlibur di Danau Toba, Sumatera Utara. 

Oleh karena itu, terminal penumpang pesawat di Bandara Silangit akan diperluas lima kali lipat atau dari saat ini 2.500 meter persegi menjadi 10.499 meter persegi.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin mengatakan, perluasan terminal diperlukan karena saat ini jumlah pergerakan penumpang sudah hampir menyentuh kapasitas eksisting.

“Terminal di Bandara Silangit harus diperluas menjadi berkapasitas 1 juta penumpang per tahun. Sejak Bandara Silangit direvitalisasi dan ada penerbangan langsung dari Jakarta, pariwisata di kawasan Danau Toba memang tumbuh cukup pesat,” ujar Muhammad Awaluddin, Sabtu (9/2/2019).

Perluasan terminal  membuat Bandara Silangit bisa mengakomodir pergerakan hingga 1 juta penumpang per tahun, dari saat ini hanya sekitar 500.000 penumpang. 

Jumlah penumpang pesawat di Bandara Silangit memang terus tumbuh signifikan setiap tahun. Pada 2016, pergerakan penumpang tercatat 155.214 orang, lalu naik 82 persen pada 2017 menjadi 282.586 orang.

Kemudian pada 2018, pergerakan penumpang tercatat 425.476 orang atau naik 50,56 pereen dibandingkan dengan 2017.

2 dari 2 halaman

Sebagian Besar Wisatawan Domestik

Adapun penumpang pesawat dengan tujuan Bandara Silangit di Tapanuli Utara sebagian besar adalah wisatawan nusantara (wisnus) dan mancanegara (wisman).

“Bandara Silangit merupakan akses utama bagi wisatawan untuk bepergian ke Danau Toba yang ditetapkan sebagai salah satu destinasi ‘Bali Baru’.  Oleh karena itu, AP II berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan tingkat pelayanan di Bandara Silangit melalui berbagai pengembangan infrastruktur,” tambah Awaluddin.

Di samping perluasan terminal penumpang, runway di Bandara Silangit juga dikembangkan dari 2.400 x 30 m menjadi 2.650 m x 45 m. Pengembangan runway tidak lain agar bandara dapat didarati pesawat sekelas Boeing 737-800 NG.  

Pergerakan pesawat di Bandara Silangit juga selalu meningkat dari 2.695 pada 2016, lalu 3.787 pada 2017 dan 4.878 pada 2018.

Guna mendukung operasional bandara, AP II juga akan memperluas area parkir kendaraan bermotor menjadi 8.231 meter persegi dan membangun gudang kargo seluas 2.250 meter persegi. 

Khusus pergerakan kargo, pada 2016 tercatat hanya 12.258 ton, lalu meningkat menjadi 121.487 ton pada 2017 dan kemudian sekitar 440.329 ton pada 2018. (Yas)


Saksikan video pilihan di bawah ini:



Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik Nyaris 13 Persen, Turis Malaysia Mendominasi

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melansir jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang 2018 mencapai 15,81 juta orang, naik 12,58 persen dibanding periode yang sama pada 2017 dengan jumlah 14,04 juta orang.

“Kami harapkan jumlah kunjungan wisman bisa terus meningkat karena ini adalah salah satu andalan untuk mendorong perekonomian nasional,” kata Kepala BPS Suharyanto di Jakarta seperti dilansir Antara, Jumat (1/2/2019).

Kunjungan ini terdiri atas wisman yang datang melalui pintu masuk udara sebanyak 10,08 juta, melalui laut sebanyak 3,22 juta, dan melalui pintu masuk darat sebanyak 2,51 juta.

Menurut data BPS, kunjungan wisman terbesar melalui udara ada di Bandara Ngurah Rai, Bali, sebanyak 6,02 juta kunjungan atau naik 6,06 persen dibanding tahun sebelumnya, disusul Bandara Soekarno Hatta sebesar 2,8 juta, naik 2,30 persen dibanding tahun lalu.

Kunjungan terbesar melalui laut terjadi di Batam sebesar 1,88 juta atau naik 20,61 persen, disusul Tanjung Uban sebesar 523 ribu kunjungan atau naik 40,77 persen. Sementara itu, kunjungan terbesar melalui pintu darat terjadi di Jayapura, yakni sebesar 104 ribu kunjungan atau turun 16,78 persen, disusul Atambua sebesar 85 ribu kunjungan atau naik 34 persen.

Selama 2018, wisman yang datang dari wilayah ASEAN memiliki presentase kenaikan paling tinggi, yaitu sebesar 20,60 persen, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan, turis dari wilayah Timur Tengah memiliki presentase penurunan paling besar, yaitu 6,13 persen.

Kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama 2018 paling banyak berasal dari Malaysia dengan jumlah 2,50 juta kunjungan, Tiongkok 2,14 juta kunjungan, dan Singapura 1,77 juta kunjungan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Garuda Indonesia Resmi Buka Rute London-Denpasar

Liputan6.com, Jakarta – Maskapai nasional Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan langsung London-Denpasar pada Selasa kemarin. Pengoperasian rute tersebut untuk memenuhi harapan pelanggan, khususnya masyarakat London yang ingin terbang langsung ke Denpasar, Bali.

Penerbangan langsung tersebut dilayani armada Boeing 777-300 ER dual class yang terdiri dari kelas penerbangan ekonomi dan bisnis dan dioperasikan sebanyak tiga kali seminggu setiap hari Selasa, Kamis, Sabtu.

Dengan dilayaninya penerbangan langsung tersebut, Garuda Indonesia menjadi maskapai pertama dan satu-satunya yang menghubungkan langsung London dengan Bali yang menjadi salah satu destinasi yang diminati wisatawan asing untuk berlibur.

“Dibukanya rute penerbangan langsung Jakarta – London – Denpasar tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Garuda Indonesiadalam memperkuat jaringan penerbangan internasional, khususnya dengan menyediakan akses konektivitas langsung dari hub penerbangan terpadat di Indonesia yaitu Jakarta dan Bali ke Bandara Internasional London Heathrow (LHR),” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara, Rabu (23/1/2019).

Penerbangan langsung London – Denpasar merupakan penyesuaian rute yang sebelumnya Jakarta – London – Jakarta menjadi Jakarta – London – Denpasar. Penumpang dari London tujuan Jakarta dapat melanjutkan penerbangan ke Jakarta melalui Denpasar.

Ari mengungkapkan bahwa dibukanya rute Jakarta – London – Denpasar tersebut merupakan upaya perusahaan untuk mengakomodir permintaan pasar sekaligus untuk mengoptimaliasikan tingkat keterisian penumpang.

Layanan penerbangan ini juga menjadi langkah positif Garuda Indonesia dalam upaya peningkatan kinerja maskapai khususnya melalui strategi pengembangan jaringan penerbangan internasional khususnya pada sektor penerbangan Inggris – Indonesia yang terus menunjukan pertumbuhan pasar yang semakin menjanjikan

“Angka kunjungan wisatawan mancanegara Inggris ke Indonesia menunjukan peningkatan signifikan, khususnya melalui Bali sebagai salah satu pariwisata unggulan di Indonesia,” jelas Ari.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, jumlah wisman asal Inggris ke Indonesia khususnya melalui Bali merupakan yang tertinggi keempat setelah China, Australia, dan India. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, jumlahnya mencapai 210,062 kunjungan, tumbuh 9,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

2 dari 3 halaman

Hub Indonesia – Eropa

Pengoperasian rute penerbangan langsung tersebut juga menjadi potensi pasar tersendiri bagi Bali yang menjadi hub baru bagi market Australia – Eropa, dimana Bali merupakan destinasi utama bagi wisatawan Australia dan Eropa. Garuda Indonesia juga menghubungkan Denpasar, Bali dengan tiga destinasi utama Australia seperti Melbourne, Sidney dan Perth.

Market Australia – Eropa tercatat tumbuh progresif dengan capaian trafik penumpang penerbangan lintas Australia – Eropa sedikitnya mencapai lebih dari 2 juta penumpang di tahun 2017 lalu.

Rute Jakarta – London – Denpasar diberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, pada pukul 12.05 WIB dan tiba di Bandara Internasional London Heathrow (LHR) pada pukul 20.00 Local Time. Sementara itu, penerbangan London – Denpasar diberangkatan dari Bandara Internasional London Heathrow (LHR) pada pukul 21.55 Local Time dan tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai keesokan harinya pada pukul 21.15 WITA.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ada 15 Turis Saat Kejadian Pencurian Kapal di Raja Ampat

Jakarta – Polisi menyelidiki kasus dugaan pencurian speed boat wisata. Ada 15 turis dalam kapal pinisi yang dicuri speed boatnya. Mereka semua selamat.

Pihak korban adalah kapal pinisi wisata Pearl of Papua. Speed boat yang diikat di belakang kapal dicuri. Dalam kapal pinisi tersebut, diisi oleh 15 wisatawan domestik dan internasional. Wisman berasal dari Singapura.

“Wisatawan Indonesia dan Singapura. Saat itu kapal kami sedang dicarter dengan kapasitas full 15 tamu,” ujar co-founder dan pemilik Pearl of Papua, Yayu Yuniar kepada detikTravel, Kamis (3/1/2019).

Menurut Yayu, pada saat kondisi kejadian wisatawan juga tidak mendapat gangguan. Kapal pun juga sudah menuju arah kembali pulang.

“Wisatawan sama sekali tidak terganggu. Saat itu malam hari pukul 19.30 WIT, para tamu sedang makan malam, kapal sedang melaju menuju pulang. Kejadian sangat cepat bahkan nyaris tamu nggak notice (memperhatikan),” pungkasnya.

“Tamu kita prioritas. Kami tidak membiarkan mereka ikut panik. Situasi sangat terkendali. Kru saya sudah 8 tahun berkecimpung, jadi reaksi cepatnya pun alhamdullilah baik,” tambah Yayu.

Yayu pun berharap, apabila kapal benar-benar dicuri oleh komplotan, untuk tidak nekat dan menganggu orang-orang yang ada di kapal.

“Kami berharap, mereka tidak tambah nekat dengan mengganggu awak kapal bahkan penumpang. Saya sangat prihatin karena saat itu kami masih membawa penumpang, namun semua penumpang selamat dan tidak terguncang,” katanya.

Sebelumnya, Kapolres Raja Ampat AKBP Eddy Setyanto membenarkan ada pengaduan dari Pearl of Papua. Polisi kini mendalami laporan tersebut, namun tidak mau buru-buru menyimpulkan terjadi pencurian kapal.

“Kapal tersebut sampai saat ini juga tidak berada di Waisai, Raja Ampat. Dugaan sementara bisa juga dicuri orang, hilang karena hanyut atau tenggelam, kita sedang selidiki,” kata Kapolres Raja Ampat AKBP Eddy Setyanto saat dihubungi detikTravel. (sna/fay)

14,39 Juta Turis Datang ke Indonesia, Terbanyak dari Malaysia

Liputan6.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia turun 11,26 persen dibandingkan pada kunjungan pada Oktober. Pada November kunjungan wisman sebesar 1,15 juta orang sedangkan pada Oktober kunjungan sebesar 1,29 juta orang.  

Secara kumulatif dari Januari-November 2018, jumlah kunjungan wisman meningkat sebanyak 11,63 persen atau menjadi 14,39 juta kunjungan, dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar 12,89 juta kunjungan.

“Memang penyebanya bencana, karena ada rasa khawatir. Ke depan mau capai target promosi harus di gencarkan. Tetapi bencana memang tak bisa dihindarkan, bencana terjadi berturut-turut tentunya berpengaruh besat pada minat wisman untuk datang ke Indonesia,” ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Rabu (2/1).

Secara rinci, kunjungan wisman ke Indonesia terbanyak melalui udara yakni 707,52 ribu. Jalur laut sebanyak 260,46 ribu, dan jalur darat sebanyak 180,65 ribu. Mayoritas pintu masuk udara mengalami penurunan wisman.

“Di mana penurunan tertinggi ada pada Sultan Iskandar Muda, Aceh yang turun 44,75 persen atau menjadi 1.137 wisman dari 2.058 wisman. Disusul Bandara Internasional Lombok sebesar 34,40 persen jadi 2.306 dari 3.515 wisman,” jelasnya.

Kunjungan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali juga mengalami penurunan sebesar 21,07 persen atau menjadi 407,16 ribu dari 515 ,8 ribu wisman. Kemudian Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tanggerang juga turun 15,51 persen atau jadi sebanyak 206,8 ribu wisman dari sebelumnya 244,7 ribu.

Sementara untuk jalur laut melalui pelabuhan Batam, mencatat kunjungan terbanyak yakni 155,2 ribu pengunjung, kemudian pelabuhan Tanjung Uban sebanyak 47,7 ribu dan pelabuhan Tanjung Pinang sebanyak 11,07 ribu kunjungan.

“Untuk kunjungan wisman menurut kebangsaan, Malaysia menjadi yang terbanyak dengan total 186,4 ribu pengunjung. Kemudian disusul negara Singapura sebanyak 154 ribu, Timor Leste sebanyak 142 ribu, lalu China sebanyak 124,6 ribu,” tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Misi Penting 20 Seniman Banyuwangi di Festival Budaya Terbesar Timur Tengah

Banyuwangi – Sebanyak 20 seniman muda Banyuwangi bakal tampil di Festival Janadriyah di Riyadh, Arab Saudi. Acara itu merupakan festival budaya tahunan terbesar di kawasan Timur Tengah.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan para seniman Banyuwangi diundang Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Arab Saudi.

“Kepercayaan ini mahal. Kesempatan tidak datang dua kali. Maka, kemarin saat melepas anak-anak muda Banyuwangi itu, saya berpesan agar kesempatan ini digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mempromosikan Banyuwangi,” ujarnya, di Banyuwangi, Rabu (2/1/2019), dilansir Antara.

Festival Janadriyah setiap tahunnya dikunjungi sekitar 12 juta pengunjung yang berasal dari dalam dan luar Arab Saudi. Pada tahun ini, Festival Janadriyah dibuka langsung oleh Pemimpin Kerajaan Arab Saudi Raja Salman Bin Abdulaziz Al Saud.

“Terima kasih kepada pemerintah pusat, terutama Kemenlu dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), yang terus memfasilitasi promosi Banyuwangi ke mancanegara,” ujar Anas dalam keterangan tertulis Pemkab Banyuwangi.

Anas mengaku sangat antusias dengan festival ini, karena Banyuwangi mendukung pengembangan pariwisata halal yang salah satunya menyasar wisatawan asal Timur Tengah. Wisata Banyuwangi, kata Anas, sangat potensial bagi pasar turis Timur Tengah.

Berdasarkan data dari Kementrian Pariwisata, pada 2017 sebanyak 222.297 wisman Timur Tengah masuk ke Indonesia.

“Belanja turis Eropa kalah dari turis Timur Tengah. Berdasarkan riset Kemenpar, turis dari kawasan Teluk ini rata-rata mengeluarkan uang mencapai US$ 1.918 (sekitar Rp 28 juta) per wisatawan per kunjungan,” ujar Anas.

Menikmati Hutan Mangrove dan Padang Lamun di Pengudang Bintan

Liputan6.com, Jakarta Pariwisata Bintan semakin indah. Banyak destinasi bagus di sana, salah satunya Pengudang Mangrove. Objek wisata ini berada di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Pengundang Mangrove dikelola kelompok masyarakat nelayan yang mengandalkan keberadaan hutan mangrove.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira, pembukaan objek wisata Pengudang Mangrove sekaligus untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan, menjaga pohon mangrove, ekosistem dan habitatnya dari kerusakan.

Luki sangat mengapresiasi upaya warga yang telah bekerja keras mempromosikan paket wisata mangrove ini. Berbagai cara pun sudah dilakukan. Antara lain memposting pada media sosial seperti Facebook dan Instagram.

“Setelah kerja keras semua pihak, akhirnya kini Pengudang Mangrove benar-benar menjadi destinasi wisata kebanggaan masyarakat Bintan. Sudah banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang mengunjungi tempat ini,” ujarnya, Minggu (30/12).

Luki memastikan wisatawan yang datang bakal terkesan dengan objek wisata ini. Wisatawan bisa mengikuti paket tur menjelajahi sungai mangrove Pengudang sejauh lebih kurang 4 kilometer. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan pohon mangrove. Mulai dari spesies rhizophora, bruguiera, hingga xylocarpus. Tumbuh pula beragam jenis pandan dan palm di sana.

“Aktivitas nelayan penangkap ketam juga menjadi daya tarik tersendiri. Nelayan setempat biasa menangkap ketam dengan bubu. Jika beruntung, wisatawan pun bisa menyaksikan kawanan monyet yang bergelantungan di pohon. Ada pula berang-berang, biawak, dan beberapa jenis burung,” ungkapnya.

Melengkapi perjalanan tersebut, wisatawan bisa melihat keberadaan Batu Junjung. Dinamakan demikian, karena batu ini seolah-olah dijunjung oleh bebatuan lain. Namun, turis mancanegara asal Singapura lebih suka menyebutnya Philips Rock’s.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar menambahkan, wisatawan yang berkunjung di Pengudang Mangrove tidak hanya bisa berwisata di darat. Bagi yang suka menyelam, ada beberapa tempat yang biasa dipakai untuk aktivitas snorkeling. Wisatawan bisa bermain dengan ikan-ikan kecil dan menjelajah padang lamun.

“Sesekali juga akan muncul penyu dan ikan duyung di antara padang lamun tersebut. Sebab, kawasan laut Pengudang adalah daerah konservasi padang lamun, penyu hingga kuda laut. Termasuk ikan duyung atau dugong,” jelasnya.

Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), duyung merupakan hewan rentan punah. Duyung juga termasuk satwa yang dilindungi pemerintah, berdasarkan PP No.7/ 1999. Kehidupan duyung bergantung pada keberadan padang lamun. Lamun bukan hanya sebagai rumah, tetapi juga makanan bagi satwa tersebut.

“Atas kesepakatan masyarakat, akhirnya duyung resmi menjadi ikon Bintan pada tahun 2010. Sejak itu, dibangun gapura, patung dan landmark duyung. Masyarakat juga mulai memproduksi cendera mata dan batik duyung,” terangnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani, mengaku senang dengan pertumbuhan pariwisata Bintan.

“Pariwisata Bintan terus tumbuh. Destinasi-destinasi wisata berkembang sangat baik. Tentu ini akan memiliki pengaruh bagu wisatawan. Karena mereka mempunyai banyak pilihan saat berada di Bintan. Kita memberikan dukungan untuk pertumbuhan ini. Karena kita berharap bisa berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya wisatawan cross border asal Malaysia dan Singapura,” papar Rizki, didampingi Kabid Pemasaran Area 2 (sumatera) Asdep Pemasaran I Kiagoos Irvan Faisal.

Sedangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, Bintan mulai diperhitungkan sebagai daerah tujuan wisata. Bintan bisa diandalkan untuk menyasar wisatawan border area, yaitu Singapura dan Malaysia.

“Gencarnya promosi yang menyasar wisman di perbatasan, adalah langkah strategis dalam upaya mengejar target 20 juta wisman di tahun 2019. Terlebih, wisman perbatasan dapat diperoleh dengan relatif mudah dan cepat. Kontribusinya pun signifikan terhadap total kunjungan wisman. Apalagi Indonesia berbatasan lansung dengan beberapa negara. Termasuk Bintan yang ada di Kepulauan Riau,” jelasnya.

(*)