Akibat Perubahan Iklim dan Ulah Manusia, 5 Tempat Wisata Keren Ini Bakal Hilang

Liputan6.com, Jakarta Setiap Negara di dunia ini pasti memiliki tempat destinasi wisata menakjubkan yang menjadi salah satu ciri khas bagi Negara tersebut. Indahnya destinasi wisata tersebut, ternyata diperkirakan tak selamanya dalam kondisi baik.

Banyak faktor yang mengakibatkan destinasi wisata ini menjadi terancam. Baik itu karena faktor alam maupun yang diakibatkan oleh ulah manusia yang tidak bisa menjaganya dengan baik. Jadi, tidak mengherankan kalau destinasi wisata ini berpeluang rusak atau bahkan hilang.

Jadi, sebelum destinasi wisata ini benar-benar rusak, berubah, atau bahkan hilang, sempatkan diri untuk mengunjungi tempat wisata dunia ini. Terdapat beberapa destinasi wisata menakjubkan yang kondisinya sangat terancam.

Ada apa saja destinasi wisata dunia tersebut? Berikut Liputan6.com, Kamis (25/4/2019) lansir dari Reader’s Digest mengenai beberapa tempat wisata dunia dengan kondisinya terancam.

Jawa Barat Jadi Destinasi Wisata Halal Unggulan

Sementara itu, Kepala Dinas Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Edi Setiadi mengungkapkan, ‎pemerintah provinsi Jawa Barat telah melakukan langkah cepat untuk melalui program Jabar Juara dengan mengandalkan pariwisata halal.

“Hal tersebut terbukti dari peringkat Jabar yang menempati posisi ke-6 sebagai wisata halal terbaik di Indonesia. Terget kami masuk tiga besar pada tahun 2020,” tutur dia.

Edy menambahkan, sejumlah hal yang menjadi fokus pekerjaan serta pembenahan potensi pariwisata halal terkait Access, Communication, Environment, Services yang menjadi kriteria acuan standar global MTI.

Edy menuturkan, pihaknya telah menetapkan lima wilayah yang harus terus dimaksimalkan selain melakukan pengembangan, yaitu Bogor, Sukabumi, Karawang, Metro Bandung, Bandung Raya, Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dan Cianjur.

“Bandung dan Cianjur punya potensi yang sangat potensial,” ucapnya.

7 Wisata Pantai Malang Terkenal dengan Pemandangan Indah dan Memesona

Liputan6.com, Jakarta Wisata pantai Malang ternyata sangat banyak dan memiliki berbagai macam jenis pantai dan bisa kamu kunjungi saat berada di sana. Banyak wisata pantai Malang yang memberikan pemandangan hamparan pasir putih, air yang bening, hingga pemandangan bawah laut yang mempesona untuk ditelusuri.

Malang adalah salah satu daerah di Jawa Timur yang menjadi tujuan wisatawan untuk berlibur karena banyaknya tempat wisata di sana. Banyak tempat wisata di Malang seperti wisata alam, wisata keluarga, wisata malam, wisata kuliner, hingga wisata oleh-oleh dan belanja.

Salah satu yang menjadi tujuan utama pergi ke Malang adalah wisata pantainya. Tidak hanya satu atau dua wisata pantai yang ada di Malang, melainkan belasan bahkan lebih. Wisata pantai Malang ini memiliki berbagai macam pemandangan dan keunikannya masing-masing. Bahkan tidak sedikit pula ada pantai yang belum terlalu ramai atau masih jarang dikunjungi oleh wisatawan.

Beberapa pantai terkenal yang ada di Malang yang cukup terkenal adalah Pantai Balekambang, Pantai Sendiki, Pantai Clungup, Pantai Tiga Warna dan lain sebagainya. Selain wisata pantai Malang yang sudah terkenal di atas, masih banyak lagi wisata pantai Malang yang juga cukup menarik untuk kamu kunjungi.

Berikut ini Liputan6.com sudah merangkum beberapa informasi mengenai wisata pantai Malang yang wajib kamu kunjungi saat berada di sana, Selasa (23/4/2019).

6 Wisata Bantul dengan Alam yang Indah, Cocok untuk Liburan Keluarga

1. Gumuk Pasir Parangkusumo

Wisata bantul yang pertama adalah Gumuk Pasir Parangkusumo. Seperti namanya, gumuk pasir ini terdapat di pantai parangkusumo, bantul. Di daerah panati parangkusumo ini terdapat banyak pantai pantai lainnya yang bisa kamu kunjungi. Sebut saja pantai parangtritis yang telah memiliki nama besar, pantai goa cemara, pantai depok, dan lain lain.

Di gumuk pasir ini kamu bisa bersantai dan menikmati alam serta pemandangan tepi pantai. Hamparan pasir yang luas menjadi daya tarik utama sesuai dengan namanya.

Wisata bantul satu ini menjadi salah satu wisata yang unik di Indonesia karena hanya ada beberapa wisata berupa kumpulan pasir yang sangat luas di Indonesia. Gumuk pasir parangkusumo ini menjadi wisata padang pasir yang paling terkenal dari semua wisata berjenis ini yang ada di Indonesia.

Wisata bantul satu ini seakan mengantarkan kamu ke gurun sahara di timur tengah. Gumuk pasir ini terletak di antara pantai parangtritis dan pantai depok, yang membuat kamu bisa singgah ke pantai pantai tersebut juga setelah dari gumuk pasir ini.

Selain menikmati alam dan berswafoto di gumuk pasir ini, kamu juga bisa melakukan sandboarding atau berselancar di pasir. Sandboarding ini juga menjadi salah satu penarik wisatawan dan menjadi keunikan tersendiri pada wisata Bantul ini.

2. Kebun buah mangunan

Kebun buah Mangunan tentunya tidak terbantahkan lagi kepopulerannya di Indonesia. Identik dengan pemandangan negeri di atas awan, salah satu wisata bantul ini tiap minggunya ramai dikunjungi wisatawan.

Selain kamu bisa menikmati pemandangan seakan berada di negeri atas awan, kamu juga bisa menikmati pemandangan sungai dibawahnya dan udara sejuk yang menyegarkan, khas dataran tinggi. Wisata bantul ini membuat wisatawan yang datang tertarik dengan pemandangan yang disajikan dari ketinggian 200 mdpl.

Sulawesi Utara Luncurkan Event wisata 2019

Jakarta – Sulawesi Utara meresmikan calender of event 2019. 3 event unggulan masuk ke dalam C0E Wonderful Indonesia. Apa saja ya?

Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokamber bersama wakilnya Steven OE Kandaouw yang diwakili Sekretaris Daerah Edwin Silangean dan Walikota Manado Godbless Sofcat Vicky Lumentut, meresmikan Calender of Event Sulut 2019. Acara ini dilaksanakan di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin (22/4/2019).

Dalam kesempatan ini Edwin mewakili jajaran pemerintahan Sulawesi Utara mengungkapkan 3 event yang masuk ke dalam event nasional.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Menteri Pariwisata yang terus mendukung kemajuan potensi wisata daerah di Sulawesi Utara. Terimakasih juga telah memasukan 3 event daerah dari 14 event ke dalam kalender nasional,” ungkap Edwin.

Dalam kesempatan ini Menteri Pariwisaya Arief Yahya mengapresiasi dan memuji peningkatqn dan perkembangan wisata di Sulawesi Utara.

“Creative, comersil, communication, commitment dan consistent merupakan poin penting suksesnya sebuah event. Prestasi Sulut selalu menjadi contoh dimanapun bagi saya. Kenaikan wisatawan asing sejak 2015 yaitu dari 20 ribu menjadi 120 ribu kunjungan. Sedangkan wisatawan nusantara dari 2 juta menjadi 4 juta,” ungkap Arief.

Sulawesi Utara Luncurkan Event wisata 2019Menteri Pariwisata (Syanti Mustika/detikTravel)

Menpar berharap peningkatan jumlah wisatawan ini bisa meningkatkan perekonomian di kawasan wisata. Menpar ingin unsur 3A ( atraksi, amenitas, dan aksebilitas) ditingkatkan dan memadai untuk kelas dunia.

“Kita selalu berharap dengan semakin berkembang dan meningkatnya kunjungan ekonomi kita juga meningkat. Kita mau menjadikan Sulawesi Utara sebagai kawasan HAB di wilayah timur. Tentu unsur 3A nya harus semakin ditingkatkan ,” tambah Arief.

Adapun tiga event unggulan Sulawesi Utara yang masuk ke dalam Calender of Event Wonderful Indonesia yaitu Festival Pesona Bunaken, Tomohon International Flower Festival dan Festival Pesona Selat Lembeh.

Festival Pesona Bunaken akan berlangsung di Manado 26-29 Juli 2019 mendatang. Festival ini memperlihatkan upaya melestarikan sumber daya bawah laut dan seni budaya Pulau Bunaken.

Sementara event Tomohon International Flower Festival akan berlangsung di Kota Tomohon pada 17-12 Agustus 2019. Di acara ini kamu bisa melihat kendaraan hias yang didekorasi menggunakan bunga khas Kota Tomohon.

Event Festival Pesona Selat Lembeh akan berlangsung di Satkamla, Kecamatan Aertembaha Kota Bitung pada 6-10 Oktober 2019. Festival ini dimeriahkan dengan sailing pass, lomba kapal hias, festival kuliner, pentas seni dan budaya, colar plantation, 10K dan thanksgiving. Festival ini memperlihatkan potensi Kota Bitung dan Selat Lembeh khususnya.

(aff/aff)


17 Influencer Dari Malaysia Jelajahi Wisata Banyuwangi

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Luar Negeri melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuala Lumpur dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), mengajak  17 influencer dari Malaysia mengikuti famtrip (familiarization trip) di Banyuwangi. Kegiatan yang dilakukan selama lima hari ini bertujuan untuk mengeksplor daerah yang dikenal dengan Bumi Blambangan.

Staf fungsi ekonomi KJRI Kuala Lumpur Aisyah, famtrip ini merupakan rangkaian kegiatan Indonesia Archipelago Exhibition (ARCHEX) 2019 yang digelar di KBRI Kuala Lumpur pada Maret 2019 lalu. Saat itu, pameran Archex mengambil tema tentang pariwisata Banyuwangi.

“Seiring dengan dibukanya rute Kuala Lumpur-Banyuwangi, pihak kami langsung menggelar serangkaian event untuk meningkatkan awaraness warga Malaysia terhadap Banyuwangi. Setelah pameran di KBRI di Kuala Lumpur kemarin, sekarang berlanjut acara famtrip ini,” kata Aisyah.

Aisyah mengatakan pada famtrip kali ini pihaknya membawa 17 influencer asal negeri jiran ini dari berbagai profesi. Mulai dari mereka yang berpengaruh di sosial media hingga kalangan jurnalis.

“Kami sengaja ingin mempromosikan Banyuwangi dengan mengundang influencer berkunjung ke mari, karena tren anak-anak muda Malaysia saat ini tertarik dengan wisata alam. Dan kami pikir mengundang mereka kemari ini sangat tepat, karena wisata Banyuwangi yang menawarkan keindahan alam dan kehidupan warga lokal,” kata Aisyah.

Mereka mengeksplore Banyuwangi selama lima hari, mulai dari 19 – 22 April 2019. Mulai dari Taman Nasional Alas Purwo, Gunung Ijen, Taman Gandrung Terakota, hingga mengunjungi Desa adat Kemiren untuk melihat dari dekat kehidupan Suku Osing Banyuwangi.

“Mereka semua terkesan selama bertandang ke mari. Kesannya positif terhadap Banyuwangi,” kata Aisyah.

Itu juga terungkap dari sejumlah peserta famtrip. Salah satunya, Shannim, yang seorang travel writer. Shannim yang kerap traveling keliling dunia ini sangat mengagumi budaya dan keramahan penduduk setempat. Menurut dia, Banyuwangi menyimpan segudang cerita kisah budaya yang sangat menarik bagi wisatawan.

“Tak hanya itu, Kawah Ijen dan pantai yang ada di sini sangat menawan,” kata Shannim.

“Makanannya juga enak, sambalnya terutama. Sangat Istimewa. Dan yang pasti, penduduknya di sini ekstra ramah,” ujar youtuber Malaysia Hazim Hamdan, menimpali apa yang disampaikan Shannim.

Hal yang sama juga diungkapkan Murali, Kepala Biro Star, media nasional dari Malaysia. Murali mengaku sangat terkesan dengan keindahan alam dan tradisi lokal Banyuwangi.

“Banyak kisah sejarah yang tersimpan di sini, baik mitos maupun sejarah kotanya. Ini yang diminati wisatawan, dan ii sangat bagus untuk dikembangkan. Belum lagi hutan Alas Purwonya, selain mengandung cerita, hutannya juga sangat alami. Ini tidak kita temui di Malaysia,” kata Murali.

Dalam kesempatan itu, pemkab juga memfasilitasi mereka untuk menggelar business meeting dengan para pelaku wisata Banyuwangi. Mulai dari industri perhotelan, restoran, hingga para agen travel.

(*)

Bus Wisata Tabrak Jalur Penyelamatan di Puncak Bogor, 15 Penumpang Luka

Liputan6.com, Bogor – Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan di Selarong, Puncak, Kabupaten Bogor, Minggu (21/4/2019). Enam penumpang luka akibat kejadian tersebut.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP M. Fadli Amri menuturkan, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa bermula, bus yang membawa 44 penumpang meluncur dari arah Puncak menuju Jakarta. Saat melaju di turunan Selarong, bus B 7572 YZ ini mengalami rem blong.

Sang sopir bernama Suharno (29) langsung membanting stir ke kiri dan mengarahkan bus ke jalur penyelamatan kemudian berhenti setelah menabrak tumpukan ban dan dinding jalur penyelamatan.

Puluhan penumpang yang berada di dalam bus satu persatu dievakuasi oleh warga dan aparat kepolisian melalui kaca jendela.

Tidak ada korban tewas dalam kejadian itu, namun 15 orang penumpang yang berasal dari Koja, Jakarta Utara itu mengalami luka ringan. Sebagian besar korban luka adalah emak-emak dan anak kecil.

“Bus terselamatkan oleh jalur penyelamat. 15 penumpang luka ringan,” kata Fadil.

Kini, seluruh penumpang bus telah dibawa ke RSUD Ciawi untuk mengecek kondisi kesehatannya setelah mengalami kecelakaan.

“Dirawat dulu, dicek kondisinya karena banyak yang syok. Termasuk sopirnya juga,” kata dia.

Menurut Fadli, kecelakaan bus umum yang sarat penumpang tersebut diduga mengalami rem blong.

“Karena rem panas saat turunan, sehingga saat pedal rem diinjak tiba-tiba tidak berfungsi normal,” ujar Fadli.

Hingga Minggu siang, polisi masih menunggu kedatangan mobil derek untuk mengevakuasi bus tersebut dari jalur penyelamatan.

“Penyelidikan sementara sopir dalam keadaan sadar saat mengemudikan bus tersebut,” ucap Fadli.

Adapun korban luka adalah Rosmiati (41), Sutinah (53), Aanisa Balqis (18), Mia Sobana (31), Naisya Nursyahban (12), Ansya Nurfajriah (9), Vatir (7), Eenok (52), Yuyun Sundari (58), Nadia Dara Tamara (20), Rosini (52), Vicky (13), Ucu Uliyah (39), Emilia (48).

Libur Panjang Akhir Pekan, Jalur Wisata di Jawa Barat Macet Total

Liputan6SCTV, Bogor – Kemacetan panjang kembali terjadi di lepas pintu Tol Ciawi, Jawa Barat. Seperti hari sebelumnya, kendaraan masih didominasi mobil pribadi dari wilayah Jakarta.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (20/4/2019), kemacetan di Simpang Gadog mulai terjadi sejak pukul 07.00 WIB.

Untuk mengurai kemacetan, polisi memberlakukan sistem satu arah menuju puncak secara situasional. Kawasan wisata Taman Matahari, Pasar Cisarua, Taman Safari, hingga Riung Gunung, menjadi tujuan wisata warga di wilayah puncak di saat libur panjang akhir pekan tiba. 

Tidak hanya di Bogor, ribuan kendaraan dari luar kota juga mulai memadati Tol Cipularang Purwakarta, Jawa Barat.  Kepadatan mulai terjadi di KM 82 Jatiluhur, Purwakarta.

Para wisatawan Jabodetabek diperkirakan akan menghabiskan akhir pekan di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya. Peningkatan jumlah kendaraan diprediksi masih akan berlangsung hingga Sabtu, 20 April malam nanti.

Volume kendaraan menuju kawasan Lembang, Bandung Barat, juga kembali meningkat sejak pagi tadi. Antrean kendaran mengular sepanjang 3 kilometer dari Jalan Setiabudhi. Sebaliknya, kondisi arus lalu lintas dari arah Lembang menuju Bandung masih relatif lancar.

Tiga titik kemacetan yang harus diwaspadai yakni, Jalan Gudang Kahuripan, pertigaan Beatrix, dan Simpang Panorama. Guna menghindari penumpukan kendaraan, Satlantas Polres Cimahi memberlakukan sistem buka tutup jalan secara situasional. (Galuh Garmabrata)

6 Wisata Lamongan yang Cocok Dikunjungi Bareng Keluarga, Piknik Makin Menyenangkan

1. Makam Sunan Drajat

Wisata lamongan yang pertama adalah makam Sunan Drajat. Salah satu wisata religi ini cukup terkenal dikunjungi banyak wisatawan karena reputasi Sunan Drajat sebagai salah satu Wali Songo yang menyebarkan agama islam di nusantara.

Makan Sunan Drajat selalu ramai dikunjungi oleh peziarah. Letaknya yang tidak terlalu jauh dari pusat Kota Lamongan, yaitu hanya memerlukan waktu tempuh 30 menit juga membuat banyak yang berkunjung kesini.

Sudah banyak juga perbaikan dan pembaharuan yang dilakukan oleh pemerintah Lamongan untuk menunjang salah satu destinasi wisata lamongan atau tempat ziarah yang cukup terkenal ini.

Selain itu, juga dibangun museum sunan drajat di sekitar makam, jadi kamu bisa sekalian mampir ke museum setelah berziarah. Membuat wisata lamongan satu ini memiliki banyak opsi yang menarik.

2. Wisata Bahari Lamongan

Dari semua wisata lamongan yang pernah kmau dengar, mungkin Wisata Bahari Lamongan ini merupakan yang paling terkenal di Kota Lamongan. Tentunya dengan beragam wahana dan keindahan objek wisata menjadikan tempat ini menjadi favorit wisatawan.

Wisata Bahari Lamongan ini lokasinya dikelilingi oleh pantai dengan panorama yang begitu indah. Menjadikan tempat ini menjadi tempat yang sangat cocok untuk piknik bersama keluarga. Ketika musim liburan wisata lamongan satu ini selalu ramai dengan pengunjung.

Dengan memiliki fasilitas yang memadai dan dijaga dengan baik, wisata bahari lamongan ini bahkan tidak kalah keren dengan Dunia Fantasi di Jakarta. Wahana permainan air, rumah kaca, istana bawah laut, serta tembak ikan tentunya akan membuat wisata keluarga kamu semakin menyenangkan.

Kehabisan Tiket Mudik, Naik Kereta Api Wisata Saja

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan tiket kereta api untuk H-10 hingga H+10 lebaran 2019 baik kereta reguler atau kereta tambahan sudah terjual 1,2 juta kursi atau sekitar 41,8 persen hingga Rabu (17/4/2019) pagi.

Dikutip dari laporan PT KAI, maka jumlah kursi yang masih tersedia sebanyak 1,6 juta kursi atau sekitar 58,2 persen.

“Memang ini berbeda pendapat karena memang ada beberapa masyarakat yang mengatakan tiket lebaran sudah habis. Yang sebenarnya habis itu adalah jurusan-jurusan yang favorit,” kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro kepada Liputan6.com, Rabu (17/4/2019).

Disebutkannya, beberapa rute mudik yang paling banyak diburu para calon penumpang antara lain Solo, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya.

“Nah tetap saja kalau memang mereka tidak mendapatkan tiket, rajin-rajin buka. Karena bisa saja orang batal dan tak jadi bayar,” tambah Edi.

Secara lebih detail, untuk kereta reguler tiket yang sudah terjual 1 juta kursi atau sekitar 43,6 persen dan yang masih tersedia 1,3 juta atau sekitar 56,7 persen. Di mana untuk kategori kelas, kelas eksekutif masih tersedia 799.012 kursi, kelas bisnis masih tersedia 77.753 kursi dan kelas eksekutif masih tersedia 471.208 kursi.

Sedangkan untuk kereta tambahan, hingga pagi ini pukul 06.00 WIB tiket kereta api yang sudah terjual sebanyak 170.207 kursi atau sekitar 34,6 persen. Sehingga yang masih tersedia yaitu 321.907 kursi atau srkitar 65,4 persen. Untuk kategori kelas, kereta tambahan kelas ekonomi masih tersedia 96.276 kursi, kelas bisnis 53.146 kursi dan kelas eksekutif 172.485 kursi.