Lucunya Jan Ethes Nimbrung Jokowi Wawancara

Melihat banyak wartawan yang menggerubungi sang kakek, putra dari Gibran Rakabuming ini mulai berceloteh.

Dia berusaha mengikuti kata-kata Jokowi saat menjawab pertanyaan meski belum jelas.

“Seperti namanya, Jan Ethes, cucu saya ini memang cekatan sekali. Ia sedang lincah-lincahnya. Harap dimaklumi,” ucap Jokowi di akun Instagramnya.

Disela-sela menjawab pertanyaan wartawan, mantan Wali Kota Solo sesekali terlihat tersenyum melihat tingkah lucu Ethes sang cucu. Meski demikian, Jokowi tetap melanjutkan jawabannya.

Hingga akhirnya, Jokowi dan para wartawan pun ikut tertawa melihat tingkah Jan Ethes.

Wawancara Legenda NBA Jason Richardson: Warriors Sulit Dibendung

Siapa lawan terberat saat main di NBA?

Saya menganggap Michael Jordan yang terbaik. Tapi lawan yang paling sulit yang pernah saya hadapi adalah Kobe Bryant. Dia sulit di jaga, pencetak angka yang baik. Permainannya terus membaik meningkat.

Prediksi Jason Richardon mengenai peraih MVP musim ini?

Giannis bermain baik musim ini. Dia membantu Bucks menjadi unggulan pertama di Wilayah Timur. Saya menyukai Giannis. Apa yang dia lakukan layak mendapat MVP. Tapi saya rasa James Harden yang akan menang tahun ini. Dia sangat sering membuat poin di atas 50.

Siapakah dunker terbaik di NBA sepanjang masa dan saat ini?

Dunker terbaik sepanjang masa Jordan, Dominique Wilkin dan Vince Carter. Sulit memilih diantara ketiganya. Untuk dunker terbaik saat ini adalah Zach LaVine.

Apa saran anda untuk pebasket muda Indonesia?

Kerja keras. Kalian harus bekerja keras. Itu yang paling penting. Jangan lupa juga bersenang-senang di lapangan. Kalau hati senang, performa akan bagus.

James Harden skor 28 sebagai Rockets mendapatkan kemenangan atas Pelikan 113-90.

Wawancara Khusus Direktur LRT Jakarta: LRT Solusi Macet dan Polusi Jakarta

Liputan6.com, Jakarta LRT Jakarta tak lama lagi akan beroperasi dan melengkapi sarana transportasi massal sektor perkeretaapian di Indonesia. Selain mempermudah masyarakat, keberadaan sarana transportasi ini adalah demi mengurangi kepadatan jalan di ibu kota dan sekitarnya.

PT LRT Jakarta menargetkan 14.255 ribu penumpang bisa menikmati transportasi umum ini dalam sehari.

Ke depannya LRT Jakarta dipastikan dapat terintegrasi dengan 2 moda lain yakni MRT Jakarta dan TransJakarta.

Integrasi ketiga moda transportasi itu diharapkan dapat mengurangi polusi udara di DKI. Ini karena adanya perubahan kebiasaan warga Jakarta dari kendaraan pribadi menuju ke kendaraan umum.

Lalu apa saja persiapan dan fasilitas yang akan masyarakat dapatkan saat menikmati LRT Jakarta?. Berikut petikan wawancara Liputan6.com dengan Direktur Keuangan dan Administrasi PT LRT Jakarta Solihin Djaelani.

1. LRT mampu menampung seberapa banyak penumpang untuk sekali jalan, dan berapa frekuensi perjalanan setiap harinya?

Stasiun pertama kita itu di Pegangsaan sampai Velodrome, jaraknya sekitar 60 km, ada 6 stasiun diantara jarak tersebut.

Untuk target seharinya kita targetkan 14.255 penumpang. Dan sekali jalan, beroperasi di waktu-waktu yang tidak sibuk itu, 1 rangkaian atau 2 kereta kapasitasnya bisa sekitar 270 orang. Dengan komposisi orang yang berdiri santai atau tidak berdesak-desakan itu sekitar 270 orang.

Dalam sehari kita targetkan 150 kali perjalanan. Namun antara hari kerja dengan akhir pekan berbeda. Akhir pekan mungkin lebih banyak tripnya.

2. Kondisi stasiun LRT Jakarta bersih sekali, kemudian nyaman. Terkait hal ini,  bagaimana tanggapan masyarakat usai adanya uji coba atau sosialisasi LRT Jakarta?

Tanggapan masyarakat cukup positif ya. Penduduk DKI banyak yang ingin merasakan moda transportasi baru setelah ada MRT Jakarta, kemudian kita punya LRT Jakarta. Jadi antusias penduduk DKI itu sangat luar biasa.

Banyak masyarakat yang melakukan pengajuan untuk menjajal LRT Jakarta dan Alhamdulillah sehari itu pada 17 Maret bisa mencapai 1.000 orang.

Agustus sampai September kita pernah sosialisasi dan kita mengangkut sekitar 20 ribu orang pada saat uji coba. Jadi ada orang-orang yang sengaja memang kita undang, misalnya seperti sekolah-sekolah yang dekat dengan kereta atau penduduk sekitar stasiun sini. Kita harapkan antusiasmenya ini semakin meningkat.

3. Apa benar nantinya LRT, MRT, dan TransJakarta bakal terintegrasi. Ini artinya masyarakat cukup membayar sekali untuk semua transportasi itu? 

Semua model transportasi tentu tidak bisa menyelesaikan masalah tanpa satu sama lain dapat terintegrasi.

Jadi seharusnya memang MRT Jakarta bisa sebagai feeder untuk TransJakarta. TransJakarta bisa sebagai feeder untuk LRT Jakarta dan seterusnya. Sehingga semuanya bisa naik kendaraan umum. Saat ini LRT stasiunnya banyak bersingungan dengan TransJakarta.

Jadi penumpang TransJakarta bisa langsung naik LRT tanpa harus keluar dari areanya atau penumpang LRT bisa masuk ke halte Transjakarta. Kita juga sedang berusaha membangun skybridge di stasiun Velodrome kita menuju ke Halte Rawamangun.

4. Dengan ketiga moda dapat terintegrasi, apa manfaat yang bakal diperoleh masyarakat Indonesia?

Keinginan Pemprov DKI itu dengan dibangunnya fasilitas dan moda transportasi bisa menyelesaikan kemacetan. Namun bukan hanya kemacetan saja tetapi bagaimana dapat mengurangi polusi supaya bisa menciptakan kehidupan wiraswasta kita lebih efektif dan efisien.

Coba anda bayangkan misalnya sehari di Jakarta ini kita bisa melakukan rapat hanya sebanyak 2 kali saking macetnya. Namun karena moda transportasi yang terintegrasi, kita bisa 3 atau 4 kali meeting karena lebih efisien. Kita doakan semuanya bisa berjalan dengan lancar kedepannya.

5. Terkait persoalan kebersihan, apakah ada regulasi khusus yang mengatur aksi vandalism atau coretan pada fasilitas umum seperti LRT Jakarta ini?

Tentu ada sanksinya, namun sanksi ini bukan kewenangan kita yang menentukan. Di peraturan itu kita tidak bisa menetapkan sanksi. Mungkin ada sanksi pidana.

Yang pasti moda transportasi umum harus kita jaga karena merupakan aset bangsa.

6. Belajar dari negara-negara penyedia LRT Jakarta, bagaimana membangun kedispilinan warga supaya ikut merawat transportasi LRT?

Apa yang sudah dibangun jika tidak bisa dirawat dan dijaga dengan baik maka akan sia-sia. Tetapi saya rasa penduduk DKI sudah mulai terbiasa dengan hasil bersama-sama ini.

Kita ambil contoh, kita pernah paksakan peraturan mereka harus tetap membeli tiket di commuter line seperti membeli tiket, mengantri. Itu tahap awal dipaksakan agar pengguna mau disiplin tapi saya rasa ini sudah memberikan dampak banyak setidaknya dengan beli tiket sebelum masuk, mengantri, itu telah memberikan modal tahap awal buat kita.

Di tempat kita tahap-tahap awal banyak staf-staf yang membantu penumpang. Misalkan tidak melewati garis kuning pada saat berjalan, mengutamakan penumpang dari dalam untuk keluar. Itu akan kita sosialisasikan supaya nanti mereka terbiasa.

Hal lainnya ialah banyak sign-sign, papan penunjuk jalan yang nanti bakal kita pasang terkait dengan pelayanan dan kenyamanan mereka.

Ingin tahu wawancara lengkapnya, simak dalam video berikut:

Wawancara Khusus Direktur LRT Jakarta Sholihin Djaelani. Liputan6.com

Wawancara Khusus Menteri BUMN: Pembangunan Tol Trans Sumatera Agar Investasi Tak Terkonsentrasi di Jawa

Liputan6.com, Jakarta – Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah, terus melakukan pembangunan infrasturktur di seluruh negeri. Langkah ini tentu saja untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi dan juga pemerataan kesejahteraan.

Namun ternyata, untuk bisa melakukan pembangunan tersebut tidak mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi oleh BUMN agar infrasturktur terus terbangun.

Tak hanya masalah teknis seperti pembebasan lahan, tetapi permasalahan non teknis seperti pandangan beberapa pihak mengenai utang untuk melakukan pembangunan juga cukup menjadi beban.

Sejauh apa pembangunan yang telah dilakukan oleh BUMN dan bagaimana perusahaan-perusahaan tersebut menghadapi tantangan yang menghadang pembangunan infrasturktur?

Berikut ini petikan wawancara Liputan6.com dengan Menteri BUMN Rini Soemarno di sela-sela kunjungan kerjanya menilik pembangunan infrastruktur:

Dalam 4 tahun, BUMN konstruksi gencar membangun infrastruktur. Bagaimana realisasi pencapaian pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan oleh BUMN?

Alhamdulillah mayoritas memang berjalan lancar. Terutama kalau saya cerita sedikit soal Bakauheni-Terbanggi Besar panjangnya 140 km. Itu kami mulai kerja kuartal I 2015. Waktu itu penetapan lokasi (penlok) saja belum. Penlok itu penentuan lokasi dalam arti trase sudah bisa dibebaskan, baru kita proses pada saat itu. Jadi ini benar-benar pembangunan tercepat, dari sejak 0 awal itu 4 tahun.

Tapi secara total, kami memang sudah membangun banyak seperti di Jawa, seperti Trans Jawa yang diresmikan Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi), dari Merak sampai Surabaya sudah tersambung. Kami juga sudah selesaikan tambahan lagi sampai ke Probolinggo. Ini Insya Allah makin bertambah terus.

Jadi sampai 2018 kemarin, yang sudah diresmikan Pak Presiden (panjangnya) kira-kira 780 km. Dengan tambahan ini (Bakauheni-Terbanggi Besar) yang 140 km, nanti Insya Allah bisa sampai Palembang, bisa diresmikan Insya Allah bulan Juli (2019).

Jadi bisa dikatakan di tahun ini BUMN konstruksi berjalan luar biasa?

Iya. Itu tidak terlepas dari sinergitas antara BUMN Karya. Karena seperti jalan tol yang 140 km ini, itu dikerjakan oleh empat BUMN Karya. Jadi dari 0 km sampai 40 km itu PT PP. Terus 40 km-75 km itu Waskita Karya. 75 km sampai 95 km itu Adhi Karya. 95km-140 km itu Wijaya Karya.

Jadi betul-betul kita bagi. Ini bisa terselesaikan karena yang ujung sana mulai, yang ujung sini mulai, terus di tengah juga mulai (dikerjakan serentak). Oleh karenanya bisa kita selesaikan 4 tahun.

Lalu selama 4 tahun ini, bagaimana evaluasi terhadap pembangunan infrastruktur yang sudah dikerjakan?

Jadi yang paling berat dan tidak terlepas adalah untuk meyakini warga soal pembebasan lahan. Bagaimanapun juga kami melakukan penilaian, masyarakat bisa mengerti ini untuk kepentingan masyarakat. Juga kemudian masyarakat bisa melihat, dengan mendapat dana uang mereka bisa tergantikan (lahannya). Nah ini juga sangat menolong.

Saya rasa kenapa kami sekarang bisa melakukannya begitu cepat, karena pembebasan lahannya cukup baik, hampir di semua tempat. Adalah di beberapa tempat yang sedikit terkendala. Tapi ini tidak terlepas karena masyarakatnya juga bersemangat.

Paling berat seputar pembebasan lahan ke warga. Agar masyarakat bisa mengerti ini untuk kepentingan masyarakat. Dengan dapat dana atau uang, ini juga sangat menolong. Pembebasan lahannya cukup baik. Adalah di beberapa tempat yang cukup memakan waktu.

Wawancara Eksklusif: Kartika Affandi, Anak Maestro Lukis Affandi

Liputan6.com, Jakarta – Nama Affandi tentu bukanlah bunyi asing di telinga banyak orang. Bagaimana tidak, gaung karya sang maestro lukis tak hanya terdengar di dalam negeri, namun sampai ke kancah dunia. Bakat lukis Affandi pun menurun pada salah seorang anak perempuannya, Kartika Affandi.

Pada Rabu, 20 Maret 2019, Liputan6.com berkesempatan melakukan wawancara khusus dengan anak maestro lukis tersebut. Ternyata, di usia yang sudah menginjak 80 tahun, Kartika masih melakukan banyak aktivitas.

“Mami punya tanggung jawab surat-menyurat di Museum Affandi dalam dan luar negeri. Itu (dilakukan) supaya mami tidak pikun,” ungkapnya di sela acara kampanye “Move Right” di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu, 20 maret 2019.

Kartika juga masih aktif melukis hingga kini. Tak membatasi diri, ia menggambar di ragam media selain kanvas seperti gerabah, bahkan kursi roda. Ia menyayangkan, di zaman makin canggih, banyak orang menggambar dengan alat elektronik.

“Anak zaman sekarang kadang-kadang disuruh bikin drawing itu nggak bisa karena sudah biasa dengan elektronik. Membuat drawing dengan elektronik. Disuruh menggambar right on the spot ini tidak mungkin. Tidak bisa,” sesal Kartika Affandi.

Di samping dunia lukis, Kartika pun gemar menonton film lawas luar negeri. Ia menyukai film buatan asing karena kualitas lakon yang dinilai sangat baik. Demi menjalani kegemaran satu ini, ia mengaku sanggup tidur pukul 01.30.

“Kalau laki-laki, mungkin jagoanku itu Marlon Brando. Filmnya sudah tidak ada lagi. Yang sedikit agak konyol ya boleh. Seperti Antonio Banderas. Lucu saja gitu,” kata nenek yang kerap dipanggil mami itu.

Dari kursi roda, Kartika menceritakan bahwa ia masih melakukan segala sesuatunya sendiri, mulai dari berdandan, hingga bantu mengatur pekarangan rumah. Pergi ke luar rumah maupun luar kota saat akhir pekan pun masih tetap dilakukan.

Kartika juga aktif melakukan kegiatan amal. Ia kerap membantu anak-anak down syndome. Perempuan yang kerap berpenampilan colorful ini sempat bertutur soal asa membuka panti jompo khusus perempuan.

“Dari panti jompo itu kita saling sharing, kita mau apa. Mau menggambar, mau mematung, mau sastra, mau menyanyi, mau menari, kenapa tidak? Untuk mengisi waktu, bukan untuk dipertunjukan,” tandas putri sang maestro lukis, Affandi (Fairuz Fildzah)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Reda Fadl adalah penyandang disabilitas yang mampu menghasilkan karya lukis nan indah. Ia telah meraih sejumlah penghargaan seni.

Solskjaer Bersiap Ikuti Wawancara Jadi Manajer MU

Jakarta Ole Gunnar Solskjaer semakin siap untuk manajer permanen di Manchester United (MU). Ini seiring namanya semakin difavoritkan untuk mendapat kontrak permanen di klub tersebut.

“Saya tahu kalau kontrak saya di MU akan berakhir pada musim panas nanti. Saya belum punya rencana apa pun setelah kontrak saya berakhir,” ujar Solskjaer.

“Saat ini, saya bekerja seperti masih akan menjadi manajer klub pada musim mendatang. Saya juga masih menempatkan diri saya sebagai manajer klub untuk lima hingga 10 tahun mendatang.”

“Saya sudah menyiapkan materi wawancara jika dipanggil manajemen klub pada musim panas nanti.”

“Bukan saya yang menentukan posisi manajer klub, tetapi manajemen yang akan mengambil keputusan. Satu hal yang pasti, saya seperti sudah merasa di rumah setelah kembali ke Manchester United,” ungkap Solskjaer.

Saat ini, Solskjaer hanya berstatus sebagai manajer interim. Ia hanya diikat hingga akhir musim 2018-19 setelah ditunjuk sebagai pengganti Jose Mourinho.

Namun, Solskjaer membuat MU kompetitif dan sedang bersaing untuk finis di posisi empat besar Premier League.

Cerita Mistis Keris Berjalan dari Tanah Jawa hingga ke Serambi Makkah

Liputan6.com, Aceh – Keris tua itu tak pernah sekalipun dimandikan lazimnya ritual yang sering dilakukan kepada benda-benda pusaka sejenisnya. Ia hanya diikat kawat dan ditutupi kaca seukuran panjang dan lebar keris tersebut di dalam sebuah tiang beton.

Benda pusaka itu tak pernah disentuh. Dibiarkan begitu saja. Seolah mengambang di antara tiang-tiang beton lain yang ada di sekelilingnya. Jika hari sepi, aura magis bisa begitu kental dirasakan bagi yang datang ke tempat keris itu berada.

Banyak kabar burung beredar tentang keris tersebut, yang sebagian besar tidak bisa diterima akal sehat. Ada yang bilang keris itu datang sendiri mengikuti seorang ulama saat datang dari tanah Jawa ke Aceh.

Menurut kabar, yang menguasai keris itu disebut-sebut terpana dengan kealiman sang ulama, lalu mengikutinya hingga ke tanah kelahiran sang ulama tersebut.

Cerita lain mengatakan, keris itu masih memiliki silsilah pemilik yang masih bertautan darah dengan si ulama. Makanya, tak heran jika keris itu mengikuti keturunan pemiliknya terdahulu yang berhak menjadi ahli waris.

“Dia ikut Abu. Keris itu ikut saat Abu Peuleukueng pulang dari Jawa,” kata Masykur, saat berbincang dengan Liputan6.com, di sebuah warung kopi di Nagan Raya, beberapa waktu lalu.


2 dari 3 halaman

Sang Pemilik Keris

Jika berkunjung ke Masjid Jamik Abu Habib Muda Seunagan Peuleukueng di Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Anda akan melihat keris itu ditambat pada tiang utama masjid.

Tiang tempat keris itu berada dicat kuning sepia bergaris hijau dikelilingi tiang lainnya yang berwarna putih.

Abu Peuleukueng atau sang ulama yang konon diikuti oleh keris tadi yang menaruh benda pusaka itu di tiang masjid.

Selain cerita di atas, terdapat kisah lain ikhwal asal muasal keris itu. Tim Liputan6.com menjajakinya lewat sejumlah literasi dan wawancara dengan keturunan Abu Habib Muda.

Abu Peuleukueng atau Abu Habib Muda Seunagan adalah seorang ulama yang juga Republiken sejati. Ia punya jasa mempertahankan lndonesia yang saat itu baru saja dikumpulkan bak puzzle setelah lepas dari cengkeram kolonialis-fasis, dari unsur-unsur yang membahayakan kesatuan RI.

Salah satu yang ditentangnya adalah upaya DI/TII melalui masinisnya Daud Beureueh, yang ingin pisah dari RI lalu membentuk negara sendiri berasaskan Islam sebagai tumpuannya.

Saat itu, pertumpahan darah antara kelompok Abu Habib Muda dengan Daud Beureueuh yang notabene saudara sebangsa tak terelakkan.

Sukarno, Sang Presiden pun terkagum oleh nasionalisme yang ditunjukkan oleh Abu Habib Muda.

Sang ulama itu digadang-gadang berperan dalam mempertahankan perdamaian dan kedamaian Aceh. Lebih luas Indonesia pada masa awal berdirinya. Ia pun diundang ke istana sebagai tamu negara.

Setelah bertemu Sukarno, Abu Habib Muda Seunagan minta diantar ke Masjid Demak. Menurut dia, salah satu tiang masjid itu dibangun oleh pendahulunya bernama Said Athaf.

3 dari 3 halaman

Asal Keris

Sebagai catatan, Masjid Demak dibangun pada masa pemerintahan Raden Patah, Sultan I Demak, pada 1481 Masehi. Pembangunan dilakukan bersama para wali, sehingga masjid ini dikenal sebagai Masjid Wali. Masjid Demak menjadi saksi sejarah kebesaran agama Islam dan juga Kesultanan Demak.

Sementara, beberapa literasi menyebut Said Athaf memiliki nasab dengan Nabi Muhammad, melalui Raden Fatah hingga ke Ja’far As-siddiq selaku keturunan cucu Nabi Muhammad, yakni Husein.

Selanjutnya, setiba di Masjid Demak, Abu Habib Muda tidak langsung masuk ke dalam masjid. Namun, terlebih dahulu ia mengitari masjid dengan mengucapkan tasbih sebanyak tujuh kali.

Di dalam masjid, ia menyaksikan satu tiang yang tampak berbeda dengan tiang lainnya. Tiang inilah yang dibangun oleh Said Athaf dari serbuk kayu sisa pembuatan tiang masjid tiga temannya.

Konon, keris tersebut berada di Masjid Demak dan mengikuti Abu Habib Muda saat pulang. Namun, ada juga yang mengatakan kalau pengurus masjid memberikannya kepada Abu Habib Muda sebagai cendera mata.

Terlepas benar tidaknya rumor mengenai keris tersebut, sosok Abu Habib Muda Seunagan memang cukup fenomenal di Aceh. Ia dengan tarekat Syattariahnya cukup mengemuka di Aceh.

Pengikutnya pun tak tanggung-tanggung. Jumlah mereka ribuan. Tersebar di seluruh Aceh, dengan pusatnya Nagan Raya.

Ulama bernama asli Habib Muhammad Yeddin bin Habib Muhammad Yasin ini wafat 14 Juni 1972. Dia dimakamkan di kompleks masjid yang dibangunnya, di tempat keris tersebut berada.


Simak video pilihan berikut ini:

Kemenpora Gelar Turnamen Futsal Antar Unit

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar turnamen futsal Antar Unit di Lingkungan Kemenpora dijadwalkan bergulir di Lapangan Futsal Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (1/3/2019). Turnamen yang dilaksanakan oleh Kemenpora Soccer Community (KSC) bakal diikuti sebanyak 15 tim.

Ketua Panitia turnamen futsal antar unit di Kemenpora, Jumakir mengatakan turnamen ini akan digunakan sebagai seleksi pemain untuk ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri yang akan diikuti Kemenpora. Selain itu, ajang ini juga digunakan untuk mempererat silahturahmi dan meningkatkan produktifitas kerja.

Sebanyak 15 tim juga sudah dibagi dalam tiga grup, yakni A, B dan C (per grup diiisi lima tim). Yang berhak lolos ke babak delapan besar adalah juara dan peringkat kedua dari setiap grup dan ditambah dua tim peringkat tiga terbaik.

Salah satu unggulan di turnamen futsal ini yaitu Journalist Kemenpora FC. Tim yang disponsori Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) membidik gelar juara seperti yang baru ditorehkan oleh Timnas U-22.

“Materi pemainnya bagus-bagus, bisa saling melengkapi dan memiliki semangat tinggi untuk juara. Mereka terlecut dan ingin seperti Timnas U-22 yang baru saja juara Piala AFF. Tentunya ini menjadi modal yang bagus buat saya serta Presiden FOSSBI, Zuchli Imran Putra yang selalu siap memberikan dukungan,” kata Pembina Journalist Kemenpora FC, Anwar Sadat seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

FOSSBI sendiri ditunjuk menjadi operator untuk kejuaraan sepak bola U-12 Piala Menpora Imam Nahrawi. Kejuaraan ini menjadi salah satu unggulan di Kemenpora di bawah pimpinan Imam Nahrawi.

2 dari 2 halaman

Hasil Drawing:

Grup A

1. Deputi 4 PP ITKON

2. Sekuriti Kemenpora

3. LPDUK

4. Biro Roren Ins

5. Deputi 2


Grup B

1. Biro KRT

2. RSON

3. Biro Humas dan Hukum

4. INAPGOC

5. Journalist Kemenpora FC


Grup C

1. TU Menteri

2. Deputi 3

3. PP PON

4. BRI KC Palmerah

5. Deputi 1

Ini Bentuk Pelecehan Marko Simic pada Penerbangan ke Sydney

Jakarta – Striker Persija Jakarta Marko Simic terjerat masalah hukum setelah diduga melakukan pelecehan pada penerbangan dari Denpasar menuju Sydney, Australia, 10 Februari lalu. Gusti Randa, kuasa hukum yang ditunjuk Persija untuk menangani kasus itu, membeberkan tindakan pelecehan yang dilakukan penyerang asal Kroasia tersebut. 

Gusti Randa menyebut Simic mengawalinya dengan memegang tangan korban dan berlanjut dengan memegang paha.

Dari temuan yang ditelusuri Gusti Randa lewat Garuda Indonesia, maskapai penerbangan yang digunakan Persija saat terbang ke Sydney, diketahui pramugara penerbangan mendapatkan pengaduan dari korban perempuan berinisial RW, terkait pelecehan yang dilakukan yang diduga dilakukan Marko Simic.

“Simic dan perempuan ini sudah saling mengenal, artinya sudah kenalan di atas pesawat, jadi bukannya tidak kenal ketika itu terjadi. Ada sedikit pegangan tangan, Simic memegang tangan perempuan itu yang kemudian merasa tidak suka dengan hal tersebut. Kemudian dipegang lagi pahanya, perempuan itu tidak suka dan melaporkannya kepada pramugara,” ungkap Gusti Randa yang ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

“Akhirnya perempuan itu dipindahkan ke kursi di baris ke-21. Selesai masalahnya, tapi perempuan itu merasa tidak aman karena ada rasa takut digoda lagi. Kemudian dia mengadukan kepada pramugara. Dalam penerbangan sebenarnya ada beberapa tahapan sebuah peringatan kepada penumpang, mulai peringatan pertama, peringatan kedua, dan peringatan terakhir, dan untuk Simic hanya ada peringatan pertama,” lanjut anggota Exco PSSI itu.

Menurut Gusti Randa, Simic sudah langsung meminta maaf di atas pesawat dan langsung kembali ke kursinya setelah manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, dipanggil untuk memberi nasihat. Permintaan maaf dilakukan setelah ada komunikasi antara Simic, pramugara, dan korban.

Gusti Randa kini sedang mencari informasi lanjutan mengenai penahanan terhadap Simic yang tidak boleh meninggalkan Australia. Menurutnya, Simic tiba-tiba dibacakan peringatan terakhir oleh pramugara sebelum mendarat.

Selain itu, Gusti Randa menyebut Garuda Indonesia akan memberikan kronologis tersebut untuk dijadikan bukti persidangan kedua Marko Simic pada 9 April 2019.


Sumber: Bola.com

Striker MU Buka Peluang Gabung Juventus

Manchester – Rencana Juventus untuk merekrut Romelu Lukaku mendapat titik terang. Kabarnya, striker MU itu ingin pindah ke sana agar satu tim dengan Cristiano Ronaldo.

Sejak Ole Gunnar Solskjaer duduk di kursi manajer MU pada 19 Desember 2019, pemain timnas Belgia itu mulai terpinggir dari lini serang. Solskjaer lebih sering memainkan Marcus Rashford sebagai juru gedor.

Romelu Lukaku tampil dalam 34 pertandingan dengan waktu bermain selama 2.210 menit. Sementara itu, Rashford mencatatkan 2.223 menit dari 33 laga yang dijalani bersama The Red Devils.

Situasi tersebut membuat pemain 25 tahun itu dikabarkan ingin angkat kaki dari Manchester United. Jika pada akhirnya harus pergi dari Old Trafford, Lukaku ingin bergabung dengan Juventus.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport pada Oktober tahun lalu, Romelu Lukaku tak menutup kemungkinan untuk membela Juventus. Menurutnya, Juve memiliki ambisi untuk selalu meraih trofi juara.

Bukan hanya itu, kehadiran Cristiano Ronaldo membuat Lukaku kepincut dengan Juventus. Dia ingin bisa berada satu tim dengan kapten timnas Portugal tersebut.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini