Wanda Nara adalah Pangkal Permasalahan Icardi

Milan – Mantan pemain Inter Milan, Antonio Cassano, kembali melontarkan komentar tajam untuk Wanda Nara. Ia menilai Wanda sumber persoalan yang membelit Mauro Icardi.

Icardi belakangan ini kencang jadi pemberitaan gara-gara kontroversinya di Inter. Mulai dari ban kapten yang dicopot sampai penolakan untuk gabung tim di babak 32 besar Liga Europa melawan Rapid Vienna.

Ada yang menyebut Icardi kehilangan ban kapten karena persoalan kontrak. Manajemen Inter kabarnya dibuat kesal oleh Wanda –istri sekaligus agen Icardi– yang dituding sebagai pangkal sulitnya kontrak baru disepakati.

Cassano menyebut Wanda merupakan penyebab rumitnya permasalahan yang tengah membelit Icardi saat ini. Ia juga menilai Wanda terlalu banyak bicara di media.
“Orang yang menciptakan bencana ini adalah dia (Wanda). Dia adalah penyebab masalah pada Icardi. Dia menciptakan kekacauan di sekitar Icardi. Langsung saja lah, Anda (Wanda) terlalu banyak berbicara, Anda adalah pelatihnya, Anda terlalu sering menggunakan media sosial,” ujarnya kepada Tiki Taka dilansir Football Italia.

“Jika Inter menarik ban kapten darinya, ada alasan untuk itu: Piero Ausilio, Beppe Marotta, Luciano Spalletti, dan Steven Zhang tidak gila. Kemudian ada hal lain. Pertama Mauro tidak punya masalah pada lututnya tapi mengalaminya setelah mereka mengambil ban kapten itu.”

“Saya sempat melakukan sandiwara pada usia 21 tahun. Jika tak lagi mendapat kesempatan bermain, dia akan pergi. Tak ada jalan kembali dalam situasi ini. Kenyataannya dalam empat bulan kita sudah membicarakan situasi ini karena apa yang dikatakan Wanda,” tuturnya.

“Spalletti menjadikan saya kapten saat berusia 20 tahun (di Roma). Saya menjadi wakil lapten setelah Francesco Totti dan dia mengatakan saya tak akan lagi (menjadi kapten) karena gagal menjadi contoh. Dia benar. Jika dia melakukan itu kepada Icardi, ada alasan di balik itu,” jelas Cassano.

Sejak ban kaptennya dicopot, Icardi belum main lagi untuk Inter. Dalam empat laga terakhir di semua kompetisi, striker asal Argentina itu absen karena cedera lutut.

(nds/raw)

Hubungan Icardi dan Inter Memanas, Wanda Nara Pamer Foto Mirip Bintang Baywatch

Liputan6.com, Jakarta – Wanda Nara boleh jadi pusing dengan kondisi suaminya, Mauro Icardi, yang semakin terpinggrikan dari skuat Inter Milan. Namun situasi ini tidak menghalangi model cantik assal Argentina tersebut berbagi momen indah kepada para followers-nya di medsos Instagram. 

Seperti dilansir The Sun, Wanda Nara yang juga bintang televisi mengunggah foto ala penjaga pantai pada serial TV Baywatch dengan keterangan, “Penyelamat saat darurat.” Momen tersebut diabadikan saat Wanda Nara berlibur di salah satu pantai di Dubai, Uni Emirat Arab. 

Dalam foto tersebut, Wanda Nara tampak mengenakan baju renang berwarna merah. Dia duduk menyamping di atas papan selancar bertuliskan ‘Rescue’. Lebih dari 170 ribu like disematkan kepada foto tersebut kurang dari 24 jam setelah diunggah. Sementara tidak sedikit yang memberikan komentar atas aksi model cantik yang juga agen pemain tersebut. 

Menurut salah satu media lokal, ibu muda itu tengah berada di UEA bersama anak-anaknya. Mereka sengaja menepi untuk mengurangi tekanan atas negosiasi perpanjangan kontrak suaminya dengan Inter Milan yang sampai saat ini belum menunjukkan titik terang. 

Selain bersantai di pantai, Wanda nara juga membawa anak-anaknya ke berbagai tempat wisata di UEA, seperti Legoland yang terletak di Dubia. Sosok berusia 32 tahun itu tidak lupa mengunggah momen-momen kebersamaan mereka lewat foto dan video di Instagramnya. 

Selagi Wanda Nara liburan di UEA, suaminya, justru terlempar dari skuat Inter Milan yang akan berhadapan dengan Cagliari. Icardi kembali tidak masuk daftar karena mengalami cedera.

2 dari 3 halaman

Hubungan Memanas

Hubungan Icardi dengan Inter Milan tengah memanas belakangan ini. Striker asal Argentina tersebut bahkan sudah tidak pernah lagi memperkuat Inter Milan sejak 9 Februari 2019. Hingga saat ini, Icardi sudah absen dalam lima pertandingan terakhir Inter Milan.

Hingga saat ini, Icardi setidaknya sudah absen selama lima pertandingan. Namanya mulai menghilang dari skuat Nerrazurri sejak dicopot sebagai kapten tim. Kondisi ini tidak lepas dari negosiasi perpanjangan kontrak yang melibatkan Wanda tidak berjalan mulus. Namun pihak klub berlasan kaalau striker berusia 26 tahun itu sedang mengalami cedera lutut.

Laporan terbaru menyebutkan kalau Icardi bakal menolak kesepakatan yang nilainya di bawah enam juta poundsterling setahun. Meski demikian, dia membantah bila tergiur dengan tawaran tim elite Eropa seperti Juventus, Real Madrid, Barcelona, hingga Manchester United. 

3 dari 3 halaman

Respons Icardi

Icardi sendiri akhirnya angkat bicara mengenai situasi yang dihadapinya di Inter Milan. Lewat media sosial, Icardi mengaku selalu menghomati Inter Milan dalam kondisi apapun. 

“Ini saat paling sulit di mana cinta sejati ditunjukkan,” tulisnya. “Pada saat-saat itu saya memutuskan untuk tetap di Inter, bersama Inter,” tulis Icardi. (Selengkapnya baca di sini).

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Tolak Real Madrid dan Chelsea, Icardi Merapat ke Juventus

Liputan6.com, Jakarta – Penyerang Mauro Icardi hampir pasti akan meninggalkan Inter Milan akhir musim nanti. Icardi sedang bermasalah dengan La Beneamata setelah negosiasi kontrak baru menemui jalan buntu.

Pemain asal Argentina itu saat ini berlatih terpisah dengan skuat utama Inter Milan. Icardi juga telah kehilangan jabatan sebagai kapten tim. Sejak dicopot sebagai kapten, Icardi tak pernah bermain lagi untuk Inter. 

Performa apik Icardi bersama Inter membuat banyak klub besar tertarik merekrutnya. Real Madrid, Chelsea dan Juventus sangat berminat kepada eks pemain Sampdoria itu.

Akan tetapi, menurut Corriere dello Sport, Icardi tak tertarik pindah ke Real Madrid ataupun Chelsea. Mantan pemain Barcelona itu masih senang bermain di Italia.

Karena memprioritaskan tetap di Italia, Juventus menjadi kandidat terkuat klub baru Icardi musim depan. Kebetulan Juventus juga sudah menyatakan minat kepada Icardi.

2 dari 3 halaman

Napoli

Juventus nyaris merekrut Icardi musim panas tahun lalu. Namun urung dilakukan setelah I Bianconeri berhasil mendapatkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid.

Selain Juventus, klub Italia lain yang mungkin bisa menjadi pelabuhan baru Icardi adalah Napoli. Namun mahalnya biaya transfer Icardi bisa menjadi kendala.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Italia

Melempem di Liga Champions, Cristiano Ronaldo Dipercaya Akan Bikin Hal Hebat

Liputan6.com, Turin – Cristiano Ronaldo menjadi inspirasi bagi pemain-pemain Juventus sejak didatangkan pada musim panas 2018. Ia memotivasi skuat racikan Massimiliano Allegri ini untuk memberikan kemampuan terbaik, juga terus meningkatkan level di sesi latihan.

Sayangnya, Cristiano Ronaldo tak begitu bersinar di Liga Champions. Saat membela Real Madrid, ia biasanya sudah mencatat dua digit gol begitu memasuki fase grup Liga Champions.

Tapi, torehan tersebut menurun drastis bersama Juventus. Bintang asal Portugal itu mungkin kesulitan dengan tim barunya.

Pelatih timnas Italia Roberto Mancini menyebut Cristiano Ronaldo mungkin tidak begitu moncer di Liga Champions musim ini. Meski demikian, ia percaya CR7 masih akan meraih hal-hal hebat seperti biasanya.

2 dari 3 halaman

Baru Satu Gol

Sejauh ini, setelah mencapai leg pertama 16 besar Liga Champions, Ronaldo baru mencetak 1 gol dari 6 pertandingan. Jumlah tersebut tentu menurun drastis dari koleksi gol Ronaldo biasanya.

Sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions, musim lalu Ronaldo mencetak 15 gol dalam 11 laga. Ia juga 12 gol pada musim 2016/17.

“Mungkin Ronaldo tidak tampil begitu baik di Liga Champions seperti yang dia lakukan dahulu, tapi dia selalu meraih banyak hal penting,” kata Mancini di Sportskeeda.

“Dia tampil baik di Serie A. Saya pikir, dengan levelnya saat ini, semua liga sulit. Liga di Italia sama sulitnya di Inggris, dan sedikit lebih mudah dari Spanyol, tapi bagi saya, dia menjalani musim yang bagus.”

3 dari 3 halaman

Juventus Kembali

Bagaimanapun, Juve akan mengharapkan kemampuan terbaik Ronaldo ketike menjamu Atletico Madrid pada leg kedua 16 besar Liga Champions mendatang. Juve takluk 0-2 di leg pertama lalu, yang artinya mereka wajib menang dengan skor besar dan tidak kebobolan.

“Juve-Atletico? Mereka tahu laga ini akan berjalan sulit, tidak ada ramuan ajaib apa pun untuk membuat comeback, tapi Juve merupakan tim berpengalaman dan mereka pernah come back dari ketinggalan 3-0 di kandang dari Real Madrid musim lalu,” tandas dia.

Sumber: Bola.net

Selebrasi Pegang Selangkangan, Simeone Didakwa UEFA

Madrid – Selebrasi gol memegang selangkangan yang dilakukan pelatih Atletico Madrid Diego Simeone berbuntut panjang. Simeone kini didakwa UEFA.

Selebrasi kontroversial dilakukan Simeone saat Atletico mengalahkan Juventus 2-0 di Wanda Metropolitano dalam laga Liga Champions (13/2/2019). Usai gol pembuka Los Rojiblancos tercipta, Simeone merayakan gol dengan memegang selangkangannya.

Aksi itu membuat Simeone dikritik karena dianggap tak menghormati tim lawan. Usai pertandingan pelatih yang akrab dipanggil El Cholo itu kemudian meminta maaf, sekalipun dia menegaskan bahwa selebrasinya tersebut cuma menunjukkan bahwa Atletico memiliki nyali melawan Juventus.


Permintaan maaf Simeone rupanya tidak dapat menghindarkan dia dari ancaman sanksi. Komisi Disiplin UEFA akan memutuskan apakah Simeone bersalah atau tidak dalam waktu dekat.
Dilansir dari Sky Sports, pelatih berusia 48 tahun ini bisa saja mendapatkan hukuman larangan mendampingi Los Rojiblancos.

Jika sanksi ini benar dijatuhkan, Simeone tak bisa berada di pinggir lapangan saat Atletico giliran bertandang ke markas Juventus untuk melakoni laga leg kedua babak 16 besar (12/3/2019).

Tak hanya Simeone, pelatih Juventus Massimilliano Allegri ternyata juga didakwa UEFA melakukan hal yang tak pantas di Wanda Metropolitano. Juve datang terlambat di atas lapangan untuk kickoff.
(rin/rin)

Gara-Gara Pemain, Ancelotti Bertengkar dengan Presiden Real Madrid

Liputan6.com, Jakarta – Carlo Ancelotti sangat dicintai penggemar Real Madrid, karena pernah sukses membawa tim meraih gelar La Decima, trofi Liga Champions kesepuluh. Taktik, kualitas permainan secara keseluruhan, dan manajemen bintang-bintang top, semuanya beresonansi dengan basis penggemar.

Ancelotti, yang kini melatih Napoli, mengungkapkan pengalamannya saat menangani Real Madrid. Ia menyebut pernah bertengkar dengan presiden klub, Florentino Perez, gara-gara seorang pemain.

Pemain yang dimaksud Ancelotti adalah Gareth Bale. Ia mengaku pernah mendapat peringatan keras ketika menarik keluar Bale. Hal tersebut menjadi pemicu pertengkarannya dengan Florentino Perez.

“Dalam pertandingan melawan Valencia (pertandingan yang akhirnya dimenangkan Real Madrid). Saat itu, Bale seharusnya bisa mengoper bola ke Karim Benzema yang lebih berpeluang mencetak gol. Namun, Bale memutuskan untuk melakukan tendangan. Saya sangat marah dan menariknya keluar lapangan.”

“Tidak semua pemain memilikinya, tentu saja, tetapi mementingkan diri sendiri adalah kualitas penting dalam sebuah skuad. Jika ada satu hal yang membuatku gila, itu adalah keegoisan di lapangan,” kata Ancelotti.

2 dari 3 halaman

Egois

Sejauh ini tidak terlalu jelas apakah perselisihan antara Perez dan Ancelotti menghasilkan pemecatannya. Tapi, dengan perkataan Ancelotti bahwa dirinya juga telah membayar untuk itu, berarti ia harus membayar untuk keegoisan para pemainnya.

Fakta ini menunjukkan bahwa perselisihannya dengan Bale mungkin menjadi faktor pemecatannya.

3 dari 3 halaman

Agen Bale

Ini bukan pertama kalinya Ancelotti menyinggung nama Bale sejak kepergiannya dari Real Madrid. Dia juga berbicara dengan Jonathon Barnett, agen Bale, yang pernah mengadakan pertemuan dengan Florentino Perez untuk mengeluhkan posisi kliennya di lapangan.

Bologna vs Juventus: Allegri Belum Pikirkan Atletico

Liputan6.com, Turin – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengaku timnya belum memikirkan laga leg kedua Liga Champions melawan Atletico. Ia mengatakan, Juventus fokus lebih dahulu menghadapi Bologna, Minggu (24/2/2019) malam WIB di Liga Italia.

Menurut Allegri, Juventus masih punya waktu 20 hari sebagai persiapan menyongsong laga itu.

“Memikirkan laga leg kedua sekarang adalah sebuah kesalahan karena dari sekarang sampai pertandingan, kami harus bersiap tahap demi tahap,” kata Allegri seperti dilansir situs resmi klub.

Seperti diketahui, Juventus kalah 0-2 dari Atletico pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions tengah pekan lalu. Itu membuat Juventus minimal harus menang 3-0 pada leg kedua di markas mereka sendiri, jika ingin lolos.

Allegri menyadari, meraih hasil itu bukan hal mudah. Namun ia menegaskan, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan siap mengerahkan 100 persen kemampuannya.

“Itu akan menjadi malam yang hebat dan kami akan menghadapinya dengan antusiasme tinggi dan adrenalin. Saya tidak tahu apakah kami akan lolos, tetapi kami harus melakukan segalanya,” kata Allegri.

2 dari 3 halaman

Atletico Tim Tangguh

Allegri mengatakan, Atletico bukan tim yang mudah ditaklukkan. Menurutnya, pasukan Diego Simeone itu berhasil menunjukkan kalau mereka adalah tim papan atas dalam beberapa musim terakhir.

“Atletico tim kuat dan dalam sembilan tahun terakhir mereka memenangkan tiga gelar Liga Europa, dan dua final Liga Champions,” ujar Allegri.

3 dari 3 halaman

Tiga Laga Juventus Jelang vs Atletico

Minggu (24/2/2019) Bologna vs Juventus

Senin (04/3/2019) Napoli vs Juventus

Sabtu (09/3/2019) Juventus vs Udinese

Rabu (23/3/2019) Juventus vs Atletico Madrid

Mantan Agen: Icardi Berubah Sejak Kenal Wanda

Stamp Fairtex mencetak sejarah dengan memenangkan dua gelar dunia ONE Championship. (ONE Champinship)
Bek Manchester United, Eric Bailly bersitegang dengan striker Liverpool, Dominic Solanke pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Sabtu (10/3/2018). MU menang 2-1 atas Liverpool. (AFP/Oli Scarff)
Nama seperti Matuidi dan Sami Khedira saat ini telah berusia kepala tiga. Diharapkan Adrian Rabiot bisa menjadi pemain muda yang menjadi proyek jangka panjang Juventus kedepannya. (AFP/Marco Bertorello)
Jadwal Semifinal Piala AFF-22 2019, Vietnam vs Indonesia. (Bola.com/Dody Iryawan)
Piala AFF U-22 2019: Vietnam Vs Indonesia Head to Head Pelatih (Bola.com/Adreanus Titus)
Houston Rockets vs Golden State Warriors (AP Photo/Ben Margot)
Piala AFF U-22 2019: Vietnam Vs Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)
Pemain Real Madrid Marcelo merayakan golnya saat melawan Juventus dalam pertandingan Liga Champions di stadion Allianz, Turin (3/4). Real Madrid menang 3-0 atas Juventus. (AFP/Alberto Pizzoli)

Wanda Nara Beri Pengaruh Buruk untuk Mauro Icardi

Liputan6.com, Milan – Mantan agen Mauro Icardi mengungkapkan bahwa striker Inter Milan itu berubah drastis sejak kehadiran Wanda Nara dalam kehidupannya. Dia tak terkejut dengan situasi buruk yang dihadapi Icardi di klubnya sekarang.

Sebelum leg pertama babak 32 besar Liga Europa melawan Rapid Vienna beberapa waktu lalu, Mauro Icardi dilengserkan dari posisinya sebagai kapten tim. Sejak itu, dia belum sekali pun bermain untuk Nerazzurri.

Banyak pihak menyalahkan Wanda, istri sekaligus agen Icardi, yang dianggap telah memanaskan tensi dengan klub dan rekan-rekan setimnya. Itu disebabkan oleh komentar-komentarnya, terutama tentang perpanjangan kontrak suaminya.

Mauro Icardi berubah drastis sejak ada Wanda dalam kehidupannya,” kata Abian Morano kepada surat kabar Sport, seperti dikutip Football Italia.

“Sebelumnya, dia rendah hati, penuh konsentrasi, begitu ingin tumbuh dan berkembang,” lanjut Morano. “Cara dia memandang kehidupan telah berubah, ke arah yang menurut saya salah.”

2 dari 2 halaman

Tak Terkejut

“Sejujurnya, saya tak terkejut dengan apa yang terjadi sekarang. Sempat bekerja sebentar dengan istrinya, saya langsung merasakan adanya perubahan sikap. Dia terisolasi. Perubahan ini bisa membuat masa depannya sebagai olahragawan berada dalam bahaya.”

“Dia pasti akan pergi dari Inter. Saya percaya, dengan servis yang tepat, Icardi adalah salah satu nomor 9 terbaik di luar sana, bahkan bisa bersaing untuk Sepatu Emas,” ungkapnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Panas Lagi, Mantan Bek Real Madrid Sindir Torehan Barcelona di Liga Champions

Liputan6.com, Madrid – Mantan bek Real Madrid, Alvaro Arbeloa termasuk salah satu yang sangat rajin menyerang Barcelona di media sosial. Kali ini, Arbeloa menyindir cuitan Gerard Pique soal protes Real Madrid terhadap kepemimpinan wasit.

Menurut Arbeloa, yang membela Real Madrid pada 2009-20016 ini, Barcelona beruntung karena tidak bermain di olahraga lain. Soalnya, dia mengatakan Barcelona juga akan terus mengeluhkan soal wasit.

Arbeloa memanfaatkan momentum 1000 hari merayakan momen pertama Real Madrid meraih trofi Liga Champions secara tiga kali beruntun pada 2016 lalu. Ini sekaligus mengecilkan torehan Barcelona di Eropa yang belum sebanyak Real Madrid.

“Ini juga terjadi di sepak bola dan basket,” kata Arbeloa soal cuitan Pique seperti dikutip Marca.

“Lalu mereka melihat apa yang terjadi di stadion Wanda Metropolitano dan mereka (Barcelona) seperti terdiam untuk beberapa saat dengan apa yang terjadi disana. Untunglah mereka tak main di handball atau hoki, kalau tidak mengeluh juga,” ujarnya, menambahkan.

2 dari 2 halaman

Posting Ejekan

Arbeloa mencoba untuk memanasi suasana dengan memposting foto tiga foto dimana Madrid memenangkan trofi Liga Champions tiga musim beruntun. Dia mempostingnya pada akun instagram @17arbeloa.

“1000 hari kuasai Eropa, lebih dari 100 tahun sebagai klub terbaik di dunia, belum lagi olahraga lain,” ujar Arabeloa.