Pimpinan KPK: Sofyan Basir akan Dipanggil Dalam Waktu Dekat

JakartaSofyan Basir akan mendapatkan surat pemanggilan untuk menghadap penyidik KPK dalam waktu dekat. Direktur Utama PT PLN nonaktif itu merupakan tersangka kasus suap terkait proyek PLTU Riau-1.

“Jadwal pemanggilan saya belum tahu persis tapi dalam waktu dekat,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Namun Syarif tidak menyampaikan detail kepastian kapan pemanggilan Sofyan. Yang jelas, saat ini Sofyan pun telah dicegah bepergian ke luar negeri.

“Saya yakin beliau kooperatif,” imbuh Syarif.

Sofyan sebelumnya berada di Prancis dengan alasan kedinasan ketika diumumkan sebagai tersangka oleh KPK pada Selasa, 23 April lalu. Setelahnya pada 25 April kemarin Sofyan diketahui sudah kembali ke Indonesia dan pada hari yang sama KPK mengirimkan surat permintaan pencegahan ke luar negeri ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk Sofyan.

Kasus yang menjerat Sofyan itu berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada pertengahan tahun lalu yang menjerat mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha bernama Johanes Budisutrisno Kotjo.

Baik Eni dan Kotjo telah divonis dalam perkara tersebut. Setelahnya ada tersangka baru yang ditetapkan yaitu mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham, yang juga baru-baru ini divonis.

Sedangkan Sofyan, berdasarkan keterangan dari KPK, diduga membantu Eni mendapatkan suap dari Kotjo. KPK menyebut Sofyan, Eni, dan Idrus mendapatkan jatah yang sama dari Kotjo.

Saksikan juga video ‘Dirut PLN Sofyan Basir Jadi Tersangka Baru Suap PLTU Riau-1’:

[Gambas:Video 20detik]

(fai/dhn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Rocky Gerung Jengkel Dibohongi, Ratna: Waktu yang akan Buktikan ke Dia

JakartaRocky Gerung mengaku jengkel dibohongi Ratna Sarumpaet sekaligus menyinggung integritas aktivis. Ratna menyebut kebohongan soal penganiayaan tak ada kaitannya dengan integritas.

“Saya ada Rocky ini teman saya, sahabat saya, dia satu dari ribuan aktivis yang pasti kecewa sama saya. Tapi kalau soal integritas mudah-mudahan waktu akan membuktikan bahwa ini tidak ada kaitannya dengan integritas,” kata Ratna Sarumpaet menanggapi kesaksian Rocky Gerung di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Selasa (23/4/2019).

Usai persidangan, Ratna mengatakan Rocky Gerung tidak tahu kejadian sebenarnya yang dialami Ratna.

“Ya dia kan tidak tahu apa yang terjadi kepada saya, kalau dia tahu apa yang terjadi mungkin dia enggak akan, apalagi di persidangan. Ya enggak papa, tapi waktu akan membuktikan kepada dia bahwa this is not about integrity,” imbuh Ratna.

Rocky Gerung saat bersaksi mengaku jengkel melihat Ratna Sarumpaet menggelar jumpa pers mengakui kebohongannya. Rocky lalu mengungkit integritas aktivis adalah harga mati.

“Iya saya jengkel aktivis demokrasi berbohong. Jadi saya tagih integritasnya. Tapi saya anggap ya udah sudah minta maaf ya udah nggak ada soal lagi buat saya. Karena itu saya pakai kata integritas saya tekankan apalagi terhadap pejuang demokrasi integritas itu adalah sekarang harga mati,” kata Rocky.

Rocky mengaku jengkel, bukan kecewa dengan kebohongan Ratna Sarumpaet. Rocky menganalogikan apabila dia kecewa maka akan patah hati, tetapi dia mengaku hanya jengkel.

“Kalau saya kecewa artinya saya juga ingin membatalkan niat saya untuk mendusta integritas. Jadi saya jengkel karena integritas kok terhalang sejenak (oleh kebohongan). Kalau saya kecewa, saya bisa patah hati, putus asa,” kata Rocky.

Simak Juga ‘Tompi dan Rocky Saksi Sidang, Ratna: Enggak Ada Hubungannya’:

[Gambas:Video 20detik]

(yld/fdn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dalam Waktu Dekat, Real Madrid Rampungkan Transfer Hazard

Liputan6.com, Madrid. Real Madrid dikabarkan bakal segera merampungkan transfer winger Chelsea, Eden Hazard dalam waktu dekat. Hazard bakal menjadi transfer ketiga bagi Madrid.

Sebelumnya, Real Madrid sudah memastikan transfer Rodrygo Goes dan Eder Militao. Seperti dilansir Marca, Madrid akan rampungkan transfer tersebut dalam beberapa hari kedepan.

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane sebenarnya sudah mengidolakan Hazard sejak masih main di Lille. Namun Presiden Madrid, Florentino Perez saat itu masih menunggunya bermain di level elite.

Hazard pun membuktikan dia pemain elite setelah gabung dengan Chelsea. Dia pernah membawa The Blues juara Liga Inggris, Piala FA dan Liga Champions.

Saat musim berakhir, Hazard bakal segera berkostum Los Blancos. Gelandang asal Amerika Serikat, Christian Pulisic yang kini masih bermain di Borussia Dortmund akan menggantikan calon pemain anyar Real Madrid ini di Chelsea.

Berita video Thibaut Courtois sangat ingin kembali bermain bersama Eden Hazard di Real Madrid.

Catat, Ini Beda Waktu Pria dan Wanita Saat Berhasrat Seks

Namun, perbedaan waktu ingin bercinta tidak selalu berakhir dengan berhentinya kehidupan seks pasangan. Para ahli mengatakan ada cara membuat libido yang tidak cocok biaa bekerja sama, yakni dengan belajar dan fleksibel.

Dr Allison Hill, seorang ob-gyn di Good Samaritan Hospital di Los Angeles menjelaskan bahwa wanita sangat pandai dalam hal ini, karena keinginan kita dipengaruhi oleh banyak faktor.

“Saat ini iita berpikir libido wanita sangat rumit, tetapi sebagian besar bersifat psikologis. Dan biasanya, itu tidak ada hubungannya dengan pasangan wanita itu,” katanya seperti dikutip dari laman Womenshealth.

“Sebaliknya, ini lebih tentang bagaimana perasaan wanita itu tentang dirinya dan seksualitasnya.”

Namun, semakin percaya diri tentang tubuh, Anda semakin terbuka menjadi sibuk – terlepas dari apa yang dikatakan jam.

Miliarder Kerja Tak Kenal Waktu, Karyawan Minta Jam Kerja Dipangkas

Liputan6.com, Beijing – Kerja keras tak kenal lelah sudah lama menjadi salah satu kunci kesuksesan para pengusaha ternama. Miliarder terkaya di dunia seperti Jack Ma, Elon Musk dan Jeff Bezos masih bekerja keras mengelola bisnisnya.

Namun, tak semua orang tertarik bekerja tanpa mengenal waktu. Para miliarder yang sudah hidup bergelimang harta hobi bekerja tak kenal waktu, tetapi tren karyawan di seluruh dunia justru menuntut pemangkasan waktu kerja.

Melansir laman Business Insider, Rabu (17/4/2019), miliarder asal China Jack Ma mengatakan, orang-orang yang bekerja 72 jam per minggu merupakan orang-orang yang ‘diberkahi’. Tapi sejumlah pakar produktivitas dan karyawan di berbagai dunia justru menuntut hal yang sebalikya.

Ma baru saja mendapatkan sindiran dan kritik, setelah mengatakan jam kerja dari pukul 9 pagi hingga 9 malam selama 6 hari per minggu sebagai berkah tersendiri. Khususnya bagi para karyawan muda.

Meski ia mendorong karyawan untuk bekerja dengan rentang waktu tersebut, dalam blog yang berbeda ia mengatakan bahwa mendorong siapapun untuk bekerja lembur merupakan sikap yang tak manusiawi.

Banyak karyawan yang memiliki pandangan berbeda dengan Ma. Sebuah laporan dari South China Morning Post mengungkapkan bahwa para pekerja muda memiliki sedikit waktu di rumah setelah bekerja. Itu lantaran perjalanan pulang ke rumah membutuhkan waktu lama.

Tak hanya itu, setelah bekerja mereka juga mengaku tak punya cukup waktu untuk tidur.

Awal tahun ini, para karyawan di bidang teknologi juga memprotes pekan kerja ‘996’ pada kode situs GitHub, di mana mereka memblokir sejumlah perusahaan termasuk Alibaba. Seluruh perusahaan tersebut dianggap memiliki budaya kerja dengan waktu berlebihan.

“Kami menghabiskan banyak waktu libur akhir pekan kami di kantor,” tulis seorang karyawan China pada eksekutif senior di One Tencent Holdings.

TPS Dibuka Pukul 07.00, Begini Aturan Soal Waktu Pencoblosan

Jakarta – Hari pencoblosan Pemilu 2019 sudah tiba. Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dibuka sejak pukul 07.00. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemilih terkait waktu pencoblosan di TPS.

Seperti dirangkum detikcom, Rabu (17/4/2019), berikut ini tata cara, syarat dan waktu pencoblosan di TPS:

Daftar Pemilih Tetap (DPT)

1. Pemilih yang terdaftar di DPT dan mendapatkan C6

Bagi pemilih yang telah terdaftar dalam DPT dan menerima C6 (surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih), maka pemilih dapat langsung mendatangi TPS. Nantinya pemilih tinggal menyerahkan C6 dan e-KTP atau identitas lainnya (suket, kartu keluarga, paspor, atau SIM) ke panitia TPS.

Pemilih ini dapat menggunakan hak pilihnya dari pukul 07.00 hingga 13.00.

2. Pemilih yang terdaftar dalam DPT tapi tidak mendapatkan C6

Untuk pemilih yang terdaftar di DPT tapi tidak mendapatkan C6, pemilih tetap bisa ke TPS dari pukul 07.00 hingga 13.00. Pemilih hanya perlu mendatangi TPS dengan menunjukkan e-KTP atau identitas lainnya (suket, kartu keluarga, paspor, atau SIM).

Sebelum hari pencoblosan, pemilih yang belum mendapatkan formulir C6 atau pemberitahuan pemilih dapat meminta kepada panitia TPS. Namun KPU mengatakan C6 bukan sebagai syarat memilih pada Pemilu 2019. Sehingga pemilih yang terdaftar dalam DPT tetap dapat mencoblos meski tidak mendapatkan C6.

“Bukan sebagai syarat (mencoblos), C6 hanya pemberitahuan, bukan undangan,” ujar komisioner KPU Viryan Aziz di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Diketahui aturan pencoblosan tanpa C6 ini terdapat dalam, PKPU 3 Tahun 2019 Pasal 7 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara. Berikut ini isi pasal tersebut:

(4) Dalam hal Pemilih yang terdaftar dalam DPT tidak dapat menunjukkan formulir Model C6-KPU, Pemilih dapat memberikan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP-el atau identitas lain sebagaimana dimaksud pada ayat (3).

Identitas selain e-KTP yang dimaksud adalah Suket, Kartu Keluarga, Paspor, atau SIM.

Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)

DPTb merupakan daftar pemilih yang pindah mencoblos, dengan mengurus formulir model A5 atau formulir pindah memilih. Nantinya pemilih ini dapat menggunakan hak pilihnya ke TPS, dengan menunjukkan A5 beserta dengan identitas diri berupa KTP elektronik, suket, maupun identitas diri lain.

Pemilih DPTb ini nantinya tetap dapat menggunakan hak pilihnya mulai dari pukul 07.00 hingga 13.00. Hal ini sesuai dalam aturan PKPU 3 Tahun 2019 Pasal 8, berikut ini isi pasal tersebut:

Pasal 8

(1) Pemilih yang terdaftar dalam DPTb sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf b merupakan Pemilih jdih.kpu.go.id yang karena keadaan tertentu tidak dapat memberikan suara di TPS tempat asal Pemilih terdaftar dalam DPT dan memberikan suara di TPS lain atau TPSLN.

(14) Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberi kesempatan untuk memberikan suara di TPS mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 13.00 waktu setempat.

(15) Dalam memberikan suara di TPS sebagaimana dimaksud pada ayat (14), Pemilih menunjukkan formulir Model A.5-KPU beserta KTP-el atau identitas lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (3) kepada KPPS

Identitas selain e-KTP yang dimaksud adalah suket, kartu keluarga, paspor, atau SIM.

Daftar Pemilih Khusus (DPK)

DPK merupakan pemilih yang memiliki hak pilih namun belum terdaftar dalam DPT dan DPTb. Pemilih ini tetap dapat bisa mencoblos dengan membawa dan menunjukkan e-KTP maupun suket ke TPS.

Namun pemilih ini hanya dapat mencoblos di TPS yang berada di RT/RW sesuai dengan alamat yang tertera di e-KTP atau Suket. Suket yang digunakan juga haruslah suket yang dikeluarkan oleh Dukcapil sebagai bukti perekaman KTP elektronik.

“Mereka hanya bisa mencoblos di TPS sesuai dengan alamat e-KTP-nya atau suketnya,” ujar komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).
Aturan terkait DPK dengan penggunaan suket atau KTP elektronik ini juga terdapat dalam PKPU 9 Tahun 2019 Pasal 9, berikut ini isinya:

Pasal 9

(1) Pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dan DPTb sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf c menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP-el atau Suket kepada KPPS pada saat Pemungutan Suara.

(2) Hak pilih sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hanya dapat digunakan di TPS yang berada di rukun tetangga/rukun warga atau sebutan lain sesuai dengan alamat yang tertera dalam KTP-el atau Suket.

Apakah masih bisa mencoblos setelah pukul 13.00?

Pemilih yang sudah daftar namun masih antre mencoblos setelah TPS ditutup pada pukul 13.00 WIB tetap dapat diperbolehkan mencoblos. KPU mengatakan pemilih tetap dapat dilayani sepanjang telah tercatat dalam formulir C7 atau daftar hadir.

“Jadi sepanjang dia sudah datang dan sudah tercatat di C7, tetap akan dilayani,” ujar komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik.

Adapun aturan terkait tetap dapat mencoblos meski TPS telah ditutup dan aturan terkait diarahkannya pemilih ke TPS lain terdapat dalam PKPU 9 Tahun 2019 Pasal 40 dan 46 tentang Perubahan atas PKPU 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2019. Berikut ini isi pasal tersebut:

Pasal 46

(1) Pada pukul 13.00 waktu setempat, ketua KPPS mengumumkan yang diperbolehkan memberikan suara hanya Pemilih yang:
a. sedang menunggu gilirannya untuk memberikan suara dan telah dicatat kehadirannya dalam formulir Model C7.DPT KPU, Model C7.DPTb-KPU dan Model C7.DPK-KPU; atau
b. telah hadir dan sedang dalam antrean untuk mencatatkan kehadirannya dalam formulir Model C7.DPT-KPU, Model C7.DPTb-KPU dan Model C7.DPK-KPU.

(2) Setelah seluruh Pemilih selesai memberikan suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ketua KPPS mengumumkan kepada yang hadir di TPS bahwa Pemungutan Suara telah selesai dan akan segera dilanjutkan rapat Penghitungan Suara di TPS.
(knv/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

WNI Terbatas Izin Kerja, PPLN KL Akan Samakan Waktu Nyoblos DPT dan DPK

Kuala Lumpur – Warga Negara Indonesia (WNI) di Kuala Lumpur, Malaysia banyak yang memiliki izin kerja terbatas untuk mengikuti pencoblosan Pemilu 2019. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) pun harus menyamakan waktu pencoblosan pemilih dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan pemilih dari Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“Daftar Pemilih Khusus (DPK) itu kan mestinya kesempatannya nanti setelah pemilih DPT selesai. Nah sementara orang-orang ini kan ngakunya ada yang mau kerja, izinnya terbatas, ya kita pertimbangkan untuk segera dilayani,” ujar Komisioner KPU Hasyim Asy’ari saat ditemui di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (14/4/2019).

WNI Terbatas Izin Kerja, PPLN KL Akan Samakan Waktu Nyoblos DPT dan DPKFoto: Suasana pencoblsan WNI di Kuala Lumpur, Malaysia (Ashri Fathan-detikcom)

Hasyim mengungkapkan, PPLN di Kuala Lumpur sudah berkoordinasi dengan KPU terkait pemilih DPT dan DPK diberikan waktu yang bersamaan untuk nyoblos. Hasyim yang memantau langsung proses pencoblosan di Kuala Lumpur pun akan mengumpulkan para saksi.
“Ini saya mau kumpulkan dulu saksi-saksi partai, maupun saksi pasangan calon supaya memudahkan layanan,” katanya.
Dia pun memastikan PPLN akan memberi kesempatan yang sama untuk pemilih DPT dan DPK di Kuala Lumpur.

“Akan memberikan kesempatan yang sama, untuk nyoblosnya waktunya sama antara pemilih DPK dengan pemilih DPT,” imbuhnya.

Hasyim mengungkapkan, ada 500.000 lebih WNI di Malaysia yang menggunakan hak pilihnya melalui TPS, kotak suara keliling, dan surat suara yang dikirim lewat Pos.

“Paling banyak dari 500.000-an itu adalah Pos, (jumlahnya) 319.293 pemilih. Untuk yang pemilih TPS LN itu sekitar 83.000,” ungkapnya.
(nvl/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ma’ruf Optimalkan Sisa Waktu Kampanye: Jangan Leha-leha, Gaspol Gitu Lho

Bogor – Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin akan mengoptimalkan konsolidasi pemenangan di sisa masa kampanye. Ma’ruf mengatakan pihaknya akan bekerja lebih keras agar menang di Pilpres 2019.

“Ya, di saat menjelang finish itu, apa ya, supaya gaspol gitu loh, he-he-he. Supaya tekan gas kreeek gitu loh. Supaya hasilnya optimal,” ujar Ma’ruf di Pondok Pesantren Nurul Huda, Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019).

Ma’ruf meminta seluruh tim sukses berjuang dan tidak terlena dengan hasil survei. Dia menilai sisa waktu kampanye ini merupakan momen penting untuk menggenjot suara.

“Jangan leha-leha, ini kan tinggal beberapa hari. Tapi beberapa hari itu bisa punya nilai sangat tinggi,” lanjutnya.

Ma’ruf menjelaskan jika tim kampanye tak bisa memanfaatkan sisa waktu kampanye, basis suara paslon 01 akan berpindah ke kubu lawan. Dia meminta tim untuk sigap dan tidak santai menatap hari pemilihan mendatang.

“Kalau kita bisa memanfaatkan dan kalau kita kurang bisa, bisa dicuri oleh orang. Kan biasanya begitu. Menjelang finish itu, kan juga harus tidak boleh santai,” tutupnya.

Seperti diketahui masa kampanye pada pemilihan legistatif dan pemilihan presiden 2019 akan berakhir pada tanggal 13 April 2019. Tanggal 14 hingga 16 April adalah masa tenang sebelum pencoblosan di tanggal 17 April mendatang.
(knv/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pria dan Wanita Punya Gairah Berhubungan Seks di Waktu yang Berbeda

Meskipun begitu, Longhurst mengatakan bahwa kebahagiaan secara seksual merupakan kebutuhan yang sama. Sehingga, banyak pasangan bisa menemukannya tanpa harus memikirkan tentang waktu untuk berhubungan intim.

Survei lain yang dilakukan oleh Lovehoney uga menyebutkan bahwa Sabtu malam pukul 19.37 merupakan waktu paling populer untuk berhubungan seks. 44 persen pasangan mengaku mereka melakukannya di malam minggu.

Melansir Huffington Post, beberapa hari populer lainnya termasuk Minggu (24 persen) dan Jumat (22 persen).

“Menjadwalkan hubungan seks tampak seperti aktivitas paling romantis di dunia, tetapi kami telah menemukan bahwa keintiman fisik yang teratur merupakan kunci untuk kebahagiaan dalam hubungan secara menyeluruh,” kata Longhurst.

Piaggio Bawa Vespa Listrik ke Indonesia di Waktu yang Tepat

Liputan6.com, Jakarta – Pasar otomotif Tanah Air tengah bergerak menuju era kendaraan ramah lingkungan. Nantinya, jika regulasi terkait keberadaan mobil atau motor listrik ini rampung, perkembangan roda empat dan roda dua nol emisi ini diyakini bakal meningkat dengan pesat.

Jika sudah begitu, bermain di segmen kendaraan listrik tidak bakal hanya di kuasai produsen mobil, tapi juga motor. Salah satunya, Piaggio yang bahkan sudah memiliki skuter listrik, Vespa Elettrica. Lalu, kapan skuter ramah lingkungan ini dipasarkan di Indonesia?

Dijelaskan Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega, pihaknya pasti akan membawa Vespa Elettrica ke Tanah Air. Namun memang, jenama asal Italia ini tidak akan melakukannya dalam waktu dekat.

“Kami pasti akan bawa (motor listrik). Tapi, tanggung jawab saya tidak hanya bawa produk. Jadi, saya akan memperkenalkan di waktu yang tepat,” jelas Marco saat berbincang dengan wartawan, di bilangan Jakarta Selatan.

Waktu yang tepat yang dimaksud Marco, adalah saat semua faktor pendukung untuk menjual Vespa listriknya tersebut sudah siap. Artinya, Piaggio Indonesia, masih akan terus melakukan persiapan, mulai dari jaringan, mekanik, dan aftersales.

“Mereka (mekanik) kan dilatih mesin biasa, kita harus latih mereka dengan mesin listrik. Kedua, masalah sparepart. Saya tidak ingin hanya jualan, tapi bisa servis dan menikmati lingkungan yang nyaman. Jadi kami butuh waktu untuk membawa Vespa Elettrica,” tegasnya.