KPU Buka Layanan Pelaporan Data e-KTP WNA Masuk DPT via WA

Jakarta – KPU membuka layanan pelaporan bagi masyarakat yang menemukan data e-KTP WNA masuk DPT. Pelaporan ini dapat dilakukan melalui WhatsApp center.

“KPU membuka layanan pelaporan data WNA masuk DPT, melalui WhatsApp center,” ujar komisioner KPU Viryan Aziz dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/3/2019).

Viryan mengatakan masyarakat bisa melakukan pelaporan dengan mengirimkan foto e-KTP WNA. Dia menyebut nantinya KPU akan menjaga kerahasiaan data yang disampaikan.

“Pelapor dapat menyampaikan data WNA beserta foto KTP elektroniknya. KPU akan menjaga kerahasiaan data WNA,” ujar Viryan.
Menurut Viryan, upaya ini dilakukan untuk membuat masyarakat ikut berpartisipasi apabila masih ditemukan data e-KTP WNA yang masuk DPT.

“Mengajak masyarakat berpartisipasi aktif memberi laporan, apabila menemukan ada WNA yang masih masuk DPT atau WNA pemilik KTP elektronik dapat menyampaikan apabila dirinya terdata di DPT,” kata Viryan.

Selain itu, dia juga mengatakan pihaknya meminta KPU daerah terus melakukan penyisiran. Nantinya, Viryan mengatakan KPU akan langsung melakukan pencoretan terhadap data tersebut.

“KPU menginstruksikan seluruh jajaran KPU di daerah untuk terus melakukan penyisiran dan memberi laporan harian. Upaya ini sebagai bentuk pro-aktif, selain menerima dari Dukcapil dan laporan KPU daerah. Apabila masih ditemukan, langsung dilakukan pencoretan. KPU berharap dapat membersihkan DPT dari WNA secepatnya,” sambungnya.

Layanan pelaporan melalui WhatsApp ini akan dibuka selama satu Minggu, sejak 7 Maret 2019. Masyarakat dapat melakukan pelaporan melalui WhatsApp center dengan nomor 082123535232. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan DPT melalui www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

KPU kembali mencoret 73 data e-KTP WNA dari DPT. KPU mengatakan saat ini total WNA dicoret sebanyak 174 data.

“Ada 73 WNA yang dicoret oleh KPU daerah di luar 101 data dari Dukcapil yang diserahkan ke KPU, sehingga total WNA yang dicoret KPU sebanyak 174,” ujar Komisioner KPU Viryan Aziz kepada detikcom, Kamis (7/3/2019).

Viryan mengatakan 73 WNA ini berada di 11 provinsi yang berasal dari 25 Negara. Bertambahnya jumlah WNA yang dicoret, atas laporan dari KPU Provinsi.

Sebelumnya, KPU mengatakan telah mencoret 101 data WNA yang tersebar di 17 provinsi. Dengan jumlah terbanyak berada di Bali 34 WNA, dan Jawa Timur 16 WNA.

WNA ini tercatat berasal dari 29 Negara di mana yang paling banyak berasal dari Jepang, 18 WNA dan Belanda 9 WNA.
(dwia/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Top 3 Berita Hari Ini: Siswi SMP Jember Hilang Keperawanan Akibat Rayuan Miras

Liputan6.com, Jember – Top 3 berita hari ini mengungkap aksi pencabulan yang dilakukan seorang remaja putus sekolah (18) terhadap siswi SMP di Jember. Aksi bejat pelaku terungkap setelah korban mengaku telah ditiduri pria yang baru dikenalnya.

Oleh polisi, GN berhasil diciduk di rumahnya. Dari pengakuan pelaku, korban terlebih dulu diberi minuman keras agar mudah diajak untuk berhubungan badan. Perbuatan tersebut telah dilakukan GN sebanyak dua kali terhadap korban.

Sementara itu, kisah haru datang dari Provinsi Aceh. Seorang bapak menggantikan posisi anaknya di acara wisuda karena sang putri meninggal dunia akibat penyakit asam lambung.

Seperti teman-temanya di Prodi Kimia, Fakultas Tarbiyah, sejatinya saat itu Rina Muharami akan mengenakan atribut wisuda. Namun, Tuhan berkehendak lain. 

Bukhari tidak dapat menyembunyikan kesedihan dari raut mukanya, terlebih saat Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Warul Walidin memeluk pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani.

“Itu (SKL, red) nanti kita simpan sebagai kenang-kenangan karena dari awal saya sudah menguliahkan almarhum. Seharusnya, dia yang pertama mendapat gelar sarjana di keluarga,” ujar Bukhari, kepada Liputan6.com.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Rayuan Miras dan Hilangnya Keperawanan Gadis SMP di Jember

Foto: Dian Kurniawan/ Liputan6.com.

Siswa putus sekolah berinisial GN (18), warga Dusun Besuki Desa Sidomekar Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi lantaran merayu siswi SMP minum minuman keras lalu mencabulinya.

Menurut Fathur, saat diinterogasi di Mapolsek Semboro, GN mengaku lebih dari sekali meniduri korban yang berasal dari kecamatan lain, yakni Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Pertama kali korban dipaksa menyerahkan kegadisannya, Jumat, 1 Februari 2019.

Modusnya, tersangka GN menghubungi korban melalui WA, mengundang untuk datang ke rumahnya.

Selengkapnya…

2. Bikin Haru, Bapak di Aceh Diwisuda Gantikan Anaknya yang Meninggal Usai Skripsi

Bukhari lengkap dengan toga naik ke podium wisuda yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Arraniry Banda Aceh, Kamis (27/2/2019). (Liputan6.com/ Rino Abonita)

Di rumah Bukhari (57) tentu saja tidak terpajang foto Rina Muharami sedang mengenakan topi wisuda dan baju toga. Putrinya itu berpulang sebelum sempat mengenakan atribut wisuda.

Rina sejatinya ikut dalam barisan wisudawan dan wisudawati saat acara wisuda yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Arraniry Banda Aceh, Rabu, 27 Februari 2019. Namun, Rina meninggal dunia tepat sehari setelah ia menyelesaikan sidang skripsi pada 24 Januari 2019 lalu.

Anak pertama pasangan Bukhari-Nur Bayani itu meninggal karena penyakit asam lambung yang dideritanya.

Bukhari tidak pernah menyangka, kiranya dia yang akan mewakili putrinya menjadi sarjana.

Selengkapnya…

 3. Kronologi Dugaan Penganiayaan oleh Bahar bin Smith Versi Dakwaan JPU

Terdakwa kasus penganiayaan remaja, HB Assayid Bahar bin Smith menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Klas IA Bandung, Kamis (28/2/2019). (Huyogo Simbolon)

Terdakwa kasus penganiayaan remaja, HB Assayid Bahar bin Smith menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Klas IA Bandung, Kamis (28/2/2019). Selain Bahar, dua rekannya yakni Agil Yahya dan Basit Iskandar yang berstatus terdakwa juga turut disidang.

Jaksa mengatakan, pada Senin, 26 Nopember 2018 saksi korban CAJ (18) diajak oleh rekannya MKU (17) untuk menemani mengisi acara di Seminyak, Bali. CAJ yang disuruh MHU mengaku sebagai Habib Bahar bin Smith dalam acara tersebut.

Kemudian pada 1 Desember 2018 sekitar pukul 09.00 WIB, Bahar memerintahkan saksi Agil Yahya, untuk menemui Basid dan mengajak Habib Husein, Wiro, Keling (tersangka belum tertangkap) untuk membawa CAJ ke Pondok Pesantren Tajul Al Awiyin.

Selengkapnya…

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Cara Memandikan Jenazah Beserta Doanya Sesuai Ajaran Islam

Liputan6.com, Jakarta Pada setiap kehidupan pasti ada sebuah kematian yang mengikutinya. Satu hal ini pasti akan dialami semua manusia yang hidup. Manusia mengalami roda kehidupan lahir, tua dan meninggal. Kematian seseorang merupakan rahasia Illahi dan ketika saat itu tiba tidak ada satu manusia pun yang mampu menolaknya. 

Kelahiran manusia akan membawa sukacita, sedangkan kematian akan membawa kesedihan Meskipun roda kehidupan tersebut diketahui dan disadari manusia, namun kematian tetap meninggalkan kesedihan bagi yang tinggalkan.

Dalam Islam kematian juga merupakan sebuah takdir mutlak. Yakni terjadi di luar campur tangan manusia sama sekali, Hal itu sesuai dengan firman Allah pada surat Luqman ayat 34 “Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok, dan tiada seorangpun yang mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.”(QS Luqman: 34)

Merawat jenazah adalah fardu kifayah. Fardu kifayah  adalah status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dilakukan, namun bila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini gugur. Akan tetapi alangkah baiknya jika setiap umat islam bisa mengetahui hal-hal tersebut.

Berikut Liputan6.com Selasa (26/2/2019) rangkum dari berbagai sumber cara memandikan jenazah beserta doanya.           

2 dari 5 halaman

Ketentuan Orang yang Memandikan Jenazah

Sebelum mengetahui cara memandikan jenazah beserta doanya, sebaiknya lebih diutamakan jika dari kalangan kerabat jenazah.

Wajib bagi jenazah laki-laki dimandikan oleh laki-laki. Demikian juga jenazah wanita dimandikan oleh wanita. Kecuali  jenazah tersebut adalah suami terhadap istrinya atau sebaliknya. Hal ini dikarenakan wajibnya untuk menjaga aurat meskipun sudah meninggal dunia.

Namun, terkecuali bagi anak yang berusia kurang dari 7 tahun maka boleh dimandikan oleh lelaki atau wanita. Selain itu memandikan jenazah hendaknya adalah orang yang paham fikih pemandian jenazah.

3 dari 5 halaman

Mempersiapkan peralatan

.  Sebelum memandikan jenazah, siapkan peralatan yang diperlukan dahulu. Ambil kain penutup dan gantikan kain basahan sehingga aurat utamanya tidak kelihatan.  Memandikan jenazah juga harus pada tempat yang  tertutup

Beberapa peralatan yang diperlukan untuk memandikan jenazah antara lain sebagai berikut:

– Tempat memandikan pada ruangan tertutup.

– Air secukupnya.

– Sabun, air kapur barus dan wangi-wangian.

– Sarung tangan untuk memandikan.

– Potongan atau gulungan kain kecil-kecil.

– Kain basahan, handuk, dan lain-lain.

4 dari 5 halaman

Cara Memandikan Jenazah Beserta Doanya

Cara memandikan jenazah beserta doanya diawali dengan niat, memandikan jenazah dimulai dari anggota tubuh bagian kanan. Perlakukan jenazah dengan lembut ketika membalik dan menggosok anggota tubuhnya.

Gunakan sarung tangan yang bersih dan masih baru untuk membasuh jenazah. Setelah itu, ikuti beberapa langkah di bawah ini.

1.  Membaca niat

Sebelum memandikan jenazah, terlebih dahulu untuk membaca niat memandikan jenazah. Berikut bacaan niatnya bagi jenazah laki-laki dan perempuan. 

Niat Memandikan Jenazah Laki-laki

Nawaitul ghusla adaa’an ‘an haa-dzal mayyiti lillaahi ta’aala

Niat Memandikan Jenazah Perempuan

Nawaitul ghusla adaa’an ‘an haadzihil mayyitati lillaahi ta’aala

2. Setelah itu, tinggikan kepala jenazah agar air tidak mengalir kearah kepala. Kemudian, bersihkan seluruh badannya dan tekan perutnya secara perlahan.

3. Masukkan jari tangan yang telah dibalut dengan kain basah ke mulut jenazah, gosok giginya dan bersihkan hidungnya, kemudian diwudhukan.

4. Siramkan air ke sebelah kanan dahulu, kemudian ke sebelah kiri tubuh jenazah.

5. Mandikan jenazah dengan air sabun dan air mandinnya yang terakhir dicampur dengan wangi-wangian.

6. Keringkan tubuh jenazah seteah dimandikan dengan kain sehingga tidak membasahi kain kafannya.

7. Selesai dimandikan, sebelum dikafani berilah wangi-wangian yang tidak mengandung alkohol, seperti air kapur barus.

5 dari 5 halaman

Memandikan jenazah perempuan.

Bagi jenazah wanita, sanggul rambutnya harus dilepaskan dan dibiarkan menjulur ke belakang, setelah disiram dan dibersihkan, lalu dikeringkan dengan handuk dan dikepang.

Jika keluar dari jenazah itu najis setelah dimandikan dan mengenai badannya, wajib dibuang dan dimandikan lagi. Namun, jika keluar najis setelah diatas kafan tidak perlu diulangi mandinya, cukup hanya dengan membuang najis tersebut.

Setelah memandikan jenazah, disunnahkan untuk mandi seperti sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Barangsiapa yang memandikan mayit, maka hendaklah dia mandi. Dan barangsiapa yang memikul jenazah, maka hendaklah dia wudhu“. (HR Abu Dawud no. 3161 dihasankan Al Albani dalam Ahkamul Janaiz no. 71).

Nah di atas adalah cara memandikan jenazah beserta doanya.  Semoga bermanfaat.

Cara Mengkafani Jenazah yang Baik dan Benar Sesuai Ajaran Islam

Liputan6.com, Jakarta Tidak ada sesuatu yang kekal di dunia ini. Kematian merupakan sebuah hakikat yang akan menghampiri semua manusia dan seluruh umat-Nya. Tidak ada yang mampu menolak atau menundanya. Kematian menurut Islam adalah kepastian. Hanya Allah yang mengetahui waktu dan caranya

Manusia diwajibkan bertaqwa dengan berbuat kebaikan sepanjang waktu dan mengingat serta menyebut asma Allah setiap detik kehidupannya. Sebab kematian bisa datang kapan saja tanpa mengenal usia, status sosial, ataupun kondisinya.

Yang sehat maupun sakit jika sudah takdir nya maka manusia tak memiliki kemampuan apapun untuk menghindarinya.

Dalam Islam jika ada orang yang mengalami peristiwa kematian atau meninggal, satu dari empat kewajiban orang yang masih hidup terhadap seorang yang telah meninggal adalah mengafani. Hukum mengkafani jenazah atau mayat adalah fardlu kifayah.

Mengkafani mayat berarti membungkus mayat dengan selembar kain atau lebih yang biasanya berwarna putih, setelah mayat selesai dimandikan dan sebelum dishalatkan serta dikubur. Dalam Islam ada cara mengkafani jenazah yang benar. Berikut Liputan6.com telah rangkum cara mengkafani jenazah yang benar sesuai syariat Islam.

2 dari 5 halaman

1. Dalil mengkafani jenazah

Mengkafani jenazah hukumnya sebagaimana memandikannya, yaitu fardhu kifayah. Berdasarkan hadits dari Abdullah bin Abbas radhiallahu’anhu tentang orang yang meninggal karena jatuh dari untanya, di dalam hadits tersebut Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Mandikanlah ia dengan air dan daun bidara. Dan kafanilah dia dengan dua lapis kain” (HR. Bukhari no. 1849, Muslim no. 1206) 

Kadar wajib dari mengkafani jenazah adalah sekedar menutup seluruh tubuhnya dengan bagus. Adapun yang selainnya hukumnya sunnah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Apabila salah seorang diantara kalian mengkafani saudaranya, maka hendaklah memperbagus kafannya” (HR. Muslim no. 943).

Kecuali orang yang meninggal dalam keadaan ihram, maka tidak ditutup kepalanya. Karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : 

“Jangan beri minyak wangi dan jangan tutup kepalanya. Karena Allah akan membangkitkannya di hari Kiamat dalam keadaan bertalbiyah” (HR. Bukhari no. 1849, Muslim no. 1206).

3 dari 5 halaman

2. Kriteria kain kafan

a. Kain kafan untuk mengkafani jenazah lebih utama diambilkan dari harta orang yang meninggal. Dan semua biaya pengurusan jenazah lebih didahulukan untuk diambil dari harta jenazah saat masih hidup daripada untuk membayar hutangnya. Ini adalah pendapat jumhur ulama.

b. Memakai kain kafan berwarna putih hukumnya sunnah, tidak wajib.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Pakailah pakaian yang berwarna putih dan kafanilah mayit dengan kain warna putih. Karena itu adalah sebaik-baik pakaian kalian” (HR. Abu Daud no. 3878, Tirmidzi no. 994, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami no.1236).

c. Disunnahkan menggunakan tiga helai kain putih.

Dari ‘Aisyah radhiallahu’anha ia berkata:

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dikafankan dengan 3 helai kain putih sahuliyah dari Kursuf, tanpa gamis dan tanpa imamah” (HR. Muslim no. 941).

d. Kain kafan untuk mayat perempuan

Jumhur ulama berpendapat disunnahkan wanita menggunakan 5 helai kain kafan. Namun hadits tentang hal ini lemah. Maka dalam hal ini perkaranya longgar, boleh hanya dengan 3 helai, namun 5 helai juga lebih utama. Disunnahkan menambahkan sarung, jilbab dan gamis bagi mayit wanita.

e. Jenis kain kafan dan wewangian

Tidak ada ketentuan jenis bahan tertentu untuk kain kafan. Yang jelas kain tersebut harus bisa menutupi mayit dengan bagus dan tidak tipis sehingga menampakkan kulitnya. Disunnahkan memberi wewangian pada kain kafan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

““Apabila kalian memberi wewangian kepada mayit, maka berikanlah tiga kali” (HR Ahmad no. 14580, dishahihkan Al Albani dalam Ahkamul Janaiz no. 84)”.

4 dari 5 halaman

3. Cara membuat kain kafan

a. Guntinglah kain kafan menjadi beberapa bagian:

b. Kain kafan sebanyak 3 helai sepanjang badan mayit ditambah 50 cm.

c. Tali untuk pengikat sebanyak 8 helai: 7 helai untuk tali kain kafan dan satu helai untuk cawat. Lebar tali 5-7 cm.

d. Kain untuk cawat. Caranya dengan menggunting kain sepanjang 50 cm lalu dilipat menjadi tiga bagian yang sama. Salah satu ujungnya dilipat kira-kira 10 cm lalu digunting ujung kanan dan kirinya untuk lubang tali cawat.

Lalu masukkanlah tali cawat pada lubang-lubang itu. Dalam cawat ini berilah kapas yang sudah ditaburi kapur barus atau cendana sepanjang cawat.

e. Kain sorban atau kerudung. Caranya dengan menggunting kain sepanjang 90/115 cm lalu melipatnya antara sudut yang satu dengan yang lain sehingga menjadi segi tiga. Sorban ini berguna untuk mengikat dagu mayit agar tidak terbuka.

f. Sarung. Caranya dengan menggunting kain sepanjang 125 cm atau lebih sesuai dengan ukuran mayit.

g. Baju. Caranya dengan menggunting kain sepanjang 150 cm atau lebih sesuai dengan ukuran mayit. Kain itu dilipat menjadi dua bagian yang sama. Lebar kain itu juga dilipat menjadi dua bagian sehingga membentuk empat persegi panjang.

Lalu guntinglah sudut bagian tengah menjadi segi tiga. Bukalah bukalah kain itu sehingga bagian tengah kain akan kelihatan lubang berbentuk belah ketupat. Salah satu sisi dari lubang itu digunting lurus sampai pada bagian tepi, sehingga akan berbentuk sehelai baju.

5 dari 5 halaman

4. Cara mengkafani jenazah

1. Bentangkan tali-tali pengikat kafan secukupnya. Tidak ada jumlah tali yang ditentukan syariat, perkaranya longgar.

2. Bentangkan kain kafan lapis pertama di atas tali-tali tersebut.

3. Beri bukhur pada kain lapis pertama, atau jika tidak ada bukhur maka dengan minyak wangi atau semisalnya.

4. Bentangkan kain kafan lapis kedua di atas lapis pertama.

5. Beri bukhur atau minyak wangi pada kain lapis kedua.

6. Bentangkan kain kafan lapis ketiga di atas lapis kedua.

7. Beri bukhur atau minyak wangi pada kain lapis ketiga.

8. Letakkan mayit di tengah kain.

9. Tutup dengan kain lapis ketiga dari sisi kiri ke kanan, kemudian kain dari sisi kanan ke kiri.

10. Tutup dengan kain lapis kedua dari sisi kiri ke kanan, kemudian kain dari sisi kanan ke kiri.

11. Tutup dengan kain lapis pertama dari sisi kiri ke kanan, kemudian kain dari sisi kanan ke kiri.

12. Ikat dengan tali yang ada yang sudah disediakan.

Rayuan Miras dan Hilangnya Keperawanan Gadis SMP di Jember

Liputan6.com, Jember – Dekadensi moral di kalangan remaja semakin mengkhawatirkan. Usai kasus pencabulan siswi SMP hingga hamil di Kediri, kini muncul kasus serupa di Jember. Siswa putus sekolah berinisial GN (18), warga Dusun Besuki Desa Sidomekar Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi lantaran merayu siswi SMP minum minuman keras lalu mencabulinya.

Kapolsek Semboro, Iptu Fathur Rohman, Rabu (27/2/2019) kepada Liputan6.com mengatakan, kasus perkosaan dan persetubuhan dengan anak di bawah umur sebagai korbannya ini awalnya terungkap karena korban seharian tidak pulang. Korban berangkat sekolah Jumat pagi, 22 Februari 2019, tetapi hingga hari berganti korban belum pulang juga.

Keluarga korban yang kebingungan terus mencarinya. Kabar hilangnya korban juga sempat membuat heboh tetangga dan warga sekitar rumah. Baru pada Sabtu malam, 23 Februari 2019, korban pulang ke rumahnya.

“Saat ditanya, korban mengaku menginap di rumah salah seorang temannya. Karena curiga dengan perubahan tingkah laku anaknya, pihak keluarga mendesak supaya memberikan keterangan yang sebenarnya. Korban akhirnya mengaku sudah ditiduri pria yang baru dikenalnya,” kata Fathur.

Mendengar pengakuan itu, keesokan harinya, Minggu, 24 Februari 2019, keluarga korban langsung melaporkan kasus itu ke Mapolsek Semboro Kepolisian resort Jember. Berdasarkan laporan itu, polisi langsung menindaklanjuti dengan penyelidikan. Berdasarkan minimal dua alat bukti sesuai KUHAP, polisi akhirnya menetapkan GN sebagai tersangka.

“GN selama ini dikenal tetangganya sebagai siswa putus sekolah yang gemar meminum minuman keras hingga mabuk. Tersangka GN, akhirnya kami tangkap di rumahnya pada hari Minggu sekitar jam setengah enam sore,” ucapnya.

Menurut Fathur, saat diinterogasi di Mapolsek Semboro, GN mengaku lebih dari sekali meniduri korban yang berasal dari kecamatan lain, yakni Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Pertama kali korban dipaksa menyerahkan kegadisannya, Jumat, 1 Februari 2019. Modusnya, tersangka GN menghubungi korban melalui WA, mengundang untuk datang ke rumahnya. 

Tersangka kemudian menyuguhkan miras oplosan. Selang satu jam kemudian tersangka mengajak dan menarik tangan korban untuk masuk ke kamar tidur. Tersangka membujuk korban untuk melakukan hubungan badan. Karena korban menolak, tersangka membuka paksa busana korban.

“Setelah melepas busananya dan selanjutnya saya meniduri korban. Setelah memakai baju dan celananya lagi, saya mengajak korban keluar dari kamar tidur dan duduk-duduk di ruang tamu. Saat itu masih menangis, kemudian saya antar pulang ke rumahnya. Perbuatan itu, terulang kedua kalinya, pada hari Selasa kemarin,” Fathur menjelaskan.

Fatur menambahkan, karena tersangka dan korban sama-sama masih di bawah umur, maka penanganan kasus tersebut dilimpahkan ke Unit perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember. Polisi menyita barang bukti yaitu satu buah kaus warna hitam tanpa kerah dengan motif mutiara bertuliskan pizza, milik korban. Satu buah celana panjang jenis kain jins warna biru muda, milik korban, satu buah celana dalam warna pink polos, dan bra.

Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat (1), (2) Jungto pasal 76 D dan atau 82 ayat (1) Jungto 76 E, Undang-Undang Perlindungan anak, Nomor 35 Tahun 2014, perubahan atas Undang-Undang RI No 23 Tahun 2002, tentang tindak pidana setiap orang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya, dan atau setiap orang dilarang melakukan tipu muslihat melakukan serangkain kebohongan atau membujuk untuk melakukan persetubuhan dan atau perbuatan cabul.

“Tersangka terancam hukuman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun dan denda maksimal 5 miliar rupiah,” ujar Fatur. 


Simak juga video pilihan berikut ini:

Reaksi Gibran dan Kaesang Respons Broadcast ‘Jokowi Anak Oey Hong Lion’

Jakarta – Tangkapan layar pesan broadcast percakapan tentang ayah dari Presiden Joko Widodo bernama Oey Hong Liong beredar di media sosial. Kedua putra Jokowi, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, merespons broadcast tersebut.

Foto pesan berantai yang merupakan percakapan di aplikasi WhatsApp tersebut diunggah oleh akun twitter @PolJokesID, Rabu (27/2/2018). Akun itu juga memention akun Kaesang.

“Eyang lu cina ya @kaesangp wkwk,” tulis akun itu.

Dalam foto yang diunggah, tampak sebuah grup WhatsApp bertuliskan ‘POS RELAWAN PRABOWO’ dengan berisi pesan siaran tentang Jokowi. Di pesan itu, Jokowi disebu-sebut bernama Herbertus Handoko Joko Widodo bin Oey Hong Liong.

“Terungkap sudah dari surat nikah, Jokowi aslinya bernama *Herbertus Handoko Joko Widodo bin Oey Hong Liong* (Noto Mihardjo). Sumber: TM2000 cq. BIN (pantes, Jokowi Wakil Walikotanya di Solo FX Hadi Rudyatmo; Wakil Gub DKI-nya Ahok Cina-Kristen,” demikian petikan pesan tersebut.

Pesan itu juga berisi imbauan agar umat Islam turut menyebarkan informasi tersebut. “Umat Islam wajib menyebarkan info ini ke seluruh umat Islam di Indonesia sebagai bentuk perjuangan Umat Islam dalam Pilpres 2019. Semoga Allah Ridha dengan perjuangan Umat Islam. Sebarkan nasrum minaAllah wa fathun qarib,” tulisnya.

Kaesang pun merespons cuitan tersebut. Dia juga memention akun kakaknya, Gibran.

“KAKEKMU OEY HONG LIONG MAS @Chilli_Pari??” tulis akun @kaesangp.

Gibran juga menanggapi soal pesan berantai tentang ayah Jokowi itu. Dia membalas cuitan dari akun @PolJokesID dan cuitan adiknya, Gibran.

“Apa ini,” tulis Gibran membalas akun @PolJokesID.

“Iya,” ujar Gibran sambil meretweet cuitan Kaesang.

(knv/idh)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Amukan Geng Motor Salah Sasaran Berujung Maut di Pekanbaru

Liputan6.com, Pekanbaru- Usianya boleh muda, masih 16 tahun, tetapi sepak terjang BN dalam kejahatan jalanan di Kota Pekanbaru membuat banyak orang geleng-geleng kepala. Bersama geng motor bentukannya, King of The King (KOK), remaja putus sekolah ini kerap kali terlibat kejahatan hingga percobaan pembunuhan.

Jika anggotanya disentuh, BN tak segan-segan melukai remaja lainnya dari kelompok atau geng motor lain. Terakhir kali, BN menebar teror di depan sebuah hotel, Jalan Pelabuhan Sungai Duku, yang berujung maut bagi Frangki.

Frangki mengembuskan napas terakhir setelah ditikam oleh BN. Sebelum itu, Frangki yang sudah tak berdaya dan meminta ampun dipukul pakai kayu serta benda tumpul lainnya yang sengaja dibawa BN dan komplotannya.

Ulahnya pada 17 Februari 2019 itu membuat BN menjadi penghuni baru di tahanan Mapolsek Limapuluh. Keberadaannya turut menemani lima anggotanya yang rata-rata masih di bawah umur.

“BN ini bekerja di salah satu kafe di Pekanbaru, dia sempat beberapa hari buron,” kata Kanit Reskrim Polsek Limapuluh Inspektur Satu Abdul Halim, Selasa (26/2/2019).

Halim menceritakan, kejadian bermula ketika salah seorang anggota KOK melapor telah dikeroyok sekelompok orang di hotel tersebut. Tanpa pikir panjang, BN langsung berangkat bersama belasan anggotanya ke hotel dimaksud.

Di sana, dia melihat tiga remaja duduk di depan warung, salah satunya Frangki yang justru tidak tahu apa-apa. Korban tak bisa lari karena terkepung, sementara dua temannya berhasil kabur.

Aksi BN dan komplotannya ini terekam kamera pengintai di hotel. Dari sinilah petugas Polsek dibantu Reskrim Polresta Pekanbaru mengidentifikasi wajah BN dan belasan komplotannya.

Sejauh ini baru enam pelaku ditangkap, termasuk BN. Adapun inisial lima tersangka lainnya adalah WA, RA, AA, Fs, dan Min. Rata-rata masih di bawah umur, kecuali Min yang sudah berusia 19 tahun.

“Min inilah yang mengadu telah dikeroyok tapi salah sasaran karena korban tidak tahu apa-apa. Masih ada belasan ditetapkan buron,” terang Halim.

2 dari 2 halaman

Kerap Buat Onar

Lebih jauh, Halim menjelaskan, KOK yang tak tahu kapan dibentuknya ini sudah sering berbuat onar. Polisi menyebut ada tujuh kali pengeroyokan, di mana rata-rata sasarannya selalu mengalami luka berat.

“Ada yang ditikam, dipukul pakai kayu, terakhir 17 Februari 2019, satu korban meninggal dunia,” terang Halim.

Tujuh kasus pengeroyokan ini dilakukan BN di lima lokasi berbeda di Pekanbaru. Di antaranya di Kecamatan Sukajadi, saat itu korbannya menderita luka tikaman. Berikutnya di Jalan Kapling, ada tiga orang ditikam.

“Berikutnya di wilayah Tenayan Raya, ada tiga korban dilukai,” kata Halim.

Menurut Halim, motif BN dan geng motornya ketika beraksi adalah balas dendam. Mereka selalu bergerak jika mendapat kabar ada anggotanya diganggu tanpa mengecek kebenaran informasi itu.

“Seperti kasus di depan hotel, rekannya mengadu mendapat kekerasan, lalu mereka menyerang balik, tapi salah orang,” Halim menambahkan.


Simak juga video pilihan berikut ini:

Cerita Gondangdia: Menjadi Saksi Juara Proliga

Liputan6.com, Yogyakarta – Akhir pekan kemarin, Liputan6.com mendapatkan kesempatan menjadi saksi dalam perebutan gelar juara Proliga 2019. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya, tahun ini laga grand final kompetisi bola voli di Tanah Air itu berlangsung dua hari.

Untuk perebutan gelar juara Proliga di bagian putri, digelar pada 23 Februari 2019. Sedangkan untuk putra, dimainkan sehari kemudian. Kedua laga bergengsi itu dimainkan di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Menahan rasa kantuk dan lelah lantaran belum tidur serta usai bekerja shift sore, saya berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, pukul 02.45. Memakan waktu sekitar 30 menit, saya sudah tiba di terminal tiga.

Setelah tiket di tangan, saya langsung menuju gate 23 untuk naik pesawat yang mengantar saya ke Yogyakarta. Butuh waktu hampir 15 menit lebih bagi saya untuk mencapai gate 23 dengan berjalan kaki secara perlahan.

Duduk di ruang tunggu, saya menunggu kedatangan Chris, humas BNI yang mengundang saya untuk menyasikkan laga grand final. Seperti diketahui, tim putra BNI 46 lolos ke grand final sementara putrinya akan memperebutkan gelar juara ketiga.

Pukul 04.32, ada pesan WA ke telepon seluler saya. “Ak br sampe mas… Wait yaa,” kata Chris dengan ditambah emoji senyum. Tapi ditunggu-tunggu hingga saya masuk ke dalam pesawat, batang hidung Chris pun tak kelihatan.

Saya duduk di kursi 32J. Dugaan kuat saya, Chris duduk di kursi 32K. Sebab sepanjang perjalanan ke Yogyakarta, kursi yang dekat jendela itu kosong tidak berpenumpang.

Setiba di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, saya masih menunggu Chris sebelum ke luar pintu kedatangan. Pukul 06.41 WIB, Chris kembali mengirimkan pesan WA kepada saya. Bunyinya: “Mas bogi, punten maaf td aku ketinggalan check in. Mas br landing ya?”

Dalam pesan berikutnya, Chris memberi saya nomor sopir yang akan mengantarkan saya ke hotel dan GOR Among Rogo. Saya pun menuju hotel untuk rehat sebentar sebelum menyaksikan grand final Proliga 2019.

Tiba di GOR Among Rogo pukul 12.00 WIB, saya langsung menyaksikan laga perebutan posisi ketiga antara putri BNI 46 dan Bandung Bank BJB Pakuan. GOR berkapasitas sekitar 5.000 penonton itu tidak terlalu penuh. Namun, hal itu menyurutkan ketegangan di lapangan.

Sempat dua set menyaksikan dari pinggir lapangan, saya memutuskan pindah ke ruang media untuk mempersiapkan laporan hasil pertandingan tersebut. Ternyata, suasana di dalam ruang media jauh lebih panas dibandingkan lapangan. Sebab, AC di ruangan mati.

Saya pun terpaksa beberapa kali berhenti menulis hanya untuk sekadar berkipas-kipas dengan kertas lantaran sangat gerah. Hasil laporan pun segera saya kirim lewat email begitu BNI 46 dipastikan merebut tempat ketiga.

Memasuki perebutan gelar juara pertama, yakni Jakarta Pertamina Energi melawan Jakarta PGN Popsivo Polwan, suasana di ruang media semakin panas. Kaos saya kuyub. Bahkan, saya harus membuka kaos hingga ke leher karena saking panasnya.

Tak peduli di sebelah saya ada reporter wanita dari salah satu stasiun televisi yang menyaksikan pertandingan melalui layar monitor dengan live streaming. Bahkan, kami juga terlibat percakapan. “Wah bang skornya 2-2, gimana ini,” ucapnya. Saya menjawab: “Popsivo yang akan juara.”

Dia kembali bertanya. “Kok bisa?”. “Karena mental pemain Pertamina sudah jatuh, kamu lihat aja nanti,” jawab saya kembali.

Benar prediksi saya. Popsivo menang 15-21 di set kelima dan menjadi juara Proliga usai mengalahkan Pertamina dengan skor 3-2.

2 dari 3 halaman

Bertaruh dengan Aprilia Manganang

Usai mengirimkan hasil pertandingan, saya kembali ke lapangan. Saya pun menghampiri Aprilia Manganang, pemain Pospivo yang menjadi bintang di laga grand final.

Sambil bersalaman, saya bilang kepadanya: “Kamu raih MVP (gelar pemain terbaik)”. April tak percaya. Dia menjagokan rekan setimnya, Amalia Fajrina, yang akan memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut.

Bahkan, dia mengajak saya bertaruh, walau tidak disebutkan taruhannya apa. “Salaman ya,” ucap April sebagai tanda setuju taruhan.

Tidak lama berselang, nama April pun disebut sebagai peraih MVP Proliga 2019. Dia pun berlonjak girang dan maju ke depan untuk menerima penghargaan tersebut.

Ini adalah kali ketiga April memenangkan MVP Proliga. Sebelumnya, pevoli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992, tersebut pernah meraihnya pada Proliga 2016 dan 2017.

“Ini untuk Popsivo. Ini kali pertama aku membela Popsivo dan aku meraih MVP serta juara Proliga,” ucap April yang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta sebagai MVP Proliga 2019.

3 dari 3 halaman

Penonton Kepanasan

Grand final putra Proliga 2019 baru akan digelar pukul 15.00 WIB, namun para penonton sudah memasuki GOR Among Rogo, Yogyakarta sekitar 4 jam sebelumnya. Sebab, mereka juga ingin menyaksikan perebutan tempat ketiga antara Palembang Bank Sumsel Babel dan Jakarta Pertamina Energi.

Tetapi belum juga laga dimulai, suasana panas sudah menyelimuti penonton. Bukan karena persaingan dalam mendukung tim yang tampil. Namun, karena cuaca panas yang ada di dalam gor.

“Baju saya sudah basah, padahal pertandingan belum mulai. Mana tidak bawa baju pengganti,” kata salah satu penonton lewat pesan di WA Volimania. Kipas angin dan AC di sejumlah titik ternyata tidak mampu mengurangi suhu panas di dalam GOR. 

Saya yang tiba di GOR Among Rogo sekitar pukul 12.10 WIB, menyaksikan jumlah penonton jauh lebih banyak dari laga grand final sehari sebelumnya. Tak hanya di tribun, kelas VIP pun penuh dengan penonton.

Bahkan, jatah kursi untuk para wartawan yang meliput pun diduduki para penonton kelas VIP. Alhasil, saya terpaksa berdiri di pinggir lapangan dengan penonton VIP yang tidak ke bagian tempat duduk.

Setelah set pertama, saya memutuskan melanjutkan menonton laga grand final Jakarta BNI 46 melawan Surabaya Bhayangkara Samator di ruang media melalui siaran live streaming. Tidak seperti hari sebelumnya, AC kali ini sudah hidup sehingga ruangan tak terlalu panas.

Usai bertarung selama 4 set, Samator sukses mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan BNI 46 dengan skor 3-1 (23-25, 25-20, 26-24, dan 25-17). Momen mengharukan pun terjadi usai pertandingan.

Setter BNI 46 Aji Maulana terlihat tampak sedih karena gagal membawa timnya juara. Ia terlihat dihibur sang istri, Nandita Ayu, pemain Jakarta Pertamina Energi yang sehari sebelumnya juga kalah di grand final dari Jakarta PGN Popsivo Polwan.

Nandita terlihat menghapus air mata Aji. Momen ini merupakan satu dari banyak drama yang terjadi di grand final Proliga 2019. Semoga saya bisa menyaksikan drama-drama berikutnya di grand final Proliga pada masa mendatang.



Tata Cara Sholat Istiqarah dan Doanya, Meminta Petunjuk Saat Bimbang

Liputan6.com, Jakarta Manusia setiap hari dihadapkan dengan cobaan hidup. Meski berat, namun Allah SWT tidak akan memberi cobaan hidup melebihi batas kemampuan umat-Nya. Untuk itu, seluruh umat Islam diharapkan agar selalu berlindung kepada Allah SWT agar senantiasa dilapangkan dadanya dalam mencari ridho-Nya.

Cobaan hidup seringkali berupa kebimbangan saat menentukan pilihan yang tepat. Tak jarang, seseorang akan mencari jalan keluar untuk menemukan jawaban. Biasanya, mereka yang kurang dekat dengan Allah SWT akan memilih jalan hidup seadanya.

Namun, alangkah baiknya jika setiap umat Islam yang dihadapkan dengan pilihan berat untuk meminta petunjuk Allah SWT agar keputusannya tidak membuat menyesal nantinya. Meskipun segala keputusan yang diambil telah ditakdirkan Allah SWT, namun sebaiknya selalu ingat dengan Sang Pencipta alam semesta agar hidup berjalan dengan hikmat.

2 dari 5 halaman

Anjuran Melaksanakan Sholat Istiqarah

Dari Shahabat Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengajari kami shalat Istiqarah dalam setiap perkara atau urusan yang kami hadapai, sebagaimana beliau mengajarkan kami suatu surah dari Al-Quran.”

Untuk itu, sudah jelas bahwa agama Islam menganjurkan seluruh umat agar menjalankan sholat Istiqarah ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit. Sholat Istiqarah adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang sedang bimbang tentang keputusan yang akan diambil.

Sholat ini memiliki tujuan untuk memohon petunjuk terbaik atas pilihan yang harus diambil. Sholat Istiqarah dilakukan saat berurusan dengan berbagai macam keputusan, baik itu tentang jodoh, pekerjaan, maupun pendidikan.

3 dari 5 halaman

Jawaban Tidak Berupa Mimpi

Dengan sholat Istiqarah, seseorang akan mampu membuat pilihan yang benar dan terbaik menurut petunjuk Allah SWT. Kebanyakan orang mengatakan bahwa petunjuk atau jawaban yang diberikan berupa mimpi. Namun, sebenarnya tidak ada dalil yang membuktikan tanda-tanda jawaban sholat Istiqarah.

Sholat Istiqarah kemudian diibaratkan berkonsultasi kepada Allah SWT mengenai keputusan yang hendak diambil. Dengan menjalankan sholat ini, seseorang akan merasa lega karena sudah berkonsultasi kepada Yang Maha Esa.

Umumnya, sholat Istiqarah dilaksanakan pada sepertiga malam. Namun, apabila sudah mendesak, sholat Istiqarah dapat dilaksanakan kapanpun. Terlepas dari pelaksanaannya yang tidak terpaku pada waktu, setiap umat Islam tetap harus memahami tata cara sholat Istiqarah yang baik dan benar.

Pada dasarnya, tata cara sholat Istiqarah sama seperti sholat wajib dan sholat sunnah pada umumnya. Namun, khusus sholat Istiqarah terdiri dari dua rokaat.

Untuk itu, Liputan6.com sajikan dengan lengkap mengenai tata cara sholat Istiqarah beserta doanya agar ibadah Anda senantiasa diterima oleh Allah SWT, yang dilansir dari berbagai sumber, Rabu (27/2/2019).

4 dari 5 halaman

Tata Cara Sholat Istiqarah dan Doanya

1. Niat Sholat Istiqarah

Sebelum melakukan sholat Istiqarah, berikut ini adalah niat sholat yang harus dibaca saat mempraktikkan tata cara sholat Istiqarah:

“Ushalli sunnatan istikhorooti rok’ataini lillahi ta’aala.”

2. Takbiratul Ihram

Takbiratul Ihram dilakukan setelah membaca niat yaitu dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga untuk laki-laki, dan sejajar dengan dada untuk perempuan, sambil membaca “Allaahu akbar”.

Kemudian, kedua tangan disedekapkan pada dada dan membaca do’a iftitah seperti sholat wajib dan sholat sunnah lainnya. Setelah selesai membaca do’a iftitah, dilanjutkan dengan membaca Al-Fatihah.

3. Bacaan Surat Pendek

Setelah Alfatihah, pada rokaat pertama bacaan surat pendeknya diutamakan membaca Surat Al Kafirun. Pada rokaat kedua, setelah Al Fatihah diutamakan membaca Surat Al Ikhlas.

4. Ruku’

Setelah selesai membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, tata cara sholat Istiqarah selanjutnya adalah ruku’. Kedua tangan diangkat setinggi telinga dan membaca Allaahu akbar. Kemudian, badan dibungkukkan dengan kedua tangan memegang lutut dan ditekankan. Usahakan antara punggung dan kepala supaya rata.

Setelah sempurna, kemudian membaca do’a berikut sebanyak tiga kali:

“Subhaana rabbiyal ‘adziimi wa bihamdih”. (3x)

5. I’tidal

Setelah ruku’, kemudian bangkit tegak dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca:

“Sami’allaahu liman hamidah. Rabbanaa lakal hamdu mil’us samaawati wa mil ‘ulardhi wa mil ‘umaasyi’ta min syai’in ba’du.”

6. Sujud

Selesai I’tidal lalu sujud dengan meletakkan dahi di alas shalat. Ketika turun, yaitu dari berdiri i’tidal ke sujud sambil membaca “Allahuu akbar”. Saat sujud membaca tasbih sebanyak tiga kali:

“Subhaana rabbiyal a‘laa wa bihamdih.” (3x)

7. Setelah sujud, lakukan duduk di antara dua Sujud dan membaca

“Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.”

8. Sujud kedua dikerjakan seperti sujud pertama baik cara maupun bacaannya.

Setelah sujud pertama, berdiri dan melakukan raka’at kedua dengan tata cara sama seperti raka’at pertama namun tanpa membaca do’a Iftitah.

9. Tahiyatul Akhir

Setelah sujud pada rokaat kedua, lakukan tahiyatul akhir dengan duduk kaki bersilang (tawarruk) serta membaca:

“attahiyaatul mubaarakaatush shalawaa-tuth thayy1baatu lillaah. assalaamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. assalaamualainaa wa’alaa `ibaadillaahish shaalihhn. asy-hadu al laa ilaaha illallaah, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullaah. allaahumma shalli alaa sayyidinaa muhammad. wa alaa aali sayyidinaa muhammad. kama shallaita ‘alaa sayyidinaaibraahiim. wa’alaa aali sayyidinaa ibraahiim wabaarik-‘alaa sayyidinaa muhammad wa-‘alaa aali sayyidinaa muhammad. kamaa baarakta alaa sayyidinaa ibraahiim. wa ‘alaa aali sayyidinaa ibraahiim fil’aala miina innaka hamiidum majiid.”

10. Salam

Selanjutnya, lakukan salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri bergantian sambil membaca:

“Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.”

5 dari 5 halaman

Doa sholat Istiqarah

Dalam mengerjakan tata cara sholat Istiqarah berupa dua rokaat sholat, sangat dianjurkan untuk membaca doa Istiqarah sebagai berikut:

“Allahumma inni astakhii-ruka bi ‘ilmika, wa astaq-diruka bi qud-ratika, wa as-aluka min fadh-likal adziim, fa in-naka taq-diru wa laa aq-diru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma in kunta ta’lamu anna hadzal amro khoiron lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii faq-dur-hu lii, wa yas-sirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta ta’lamu anna hadzal amro syarrun lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii, fash-rifhu ‘annii was-rifnii ‘anhu, waqdur lial khoiro haitsu kaana tsumma ardhi-nii bih”

Demokrat Bali Dukung AHY Jadi Suksesor SBY

Denpasar – Ketua DPD Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta mengakui ada aspirasi untuk mendorong Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi nakhoda partai berlambang mercy itu. Mudarta menyebut kepemimpinan AHY sebagai Ketua Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) memang patut diacungi jempol.

“Memang ada aspirasi, Demokrat kalau pergantian ketum, itu kan forumnya kongres, kongres itu kan tahunnya 2020 jadi masing-masing ada forumnya. Momentum sangat tepat mas AHY ketua Kogasma beliau memberikan support karena sangat digandrungi oleh anak-anak muda kan,” ujar Mudarta via telepon, Rabu (27/2/2019).

Mudarta mengatakan aspirasi untuk mengusung AHY menggantikan ayahnya. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai nakhoda Demokrat akan dibawa saat Kongres Demokrat berlangsung. Saat ini dia menyebut Demokrat Bali tengah fokus untuk memenangkan para caleg yang diusung.

“Ada aspirasi seperti itu, tapi fokusnya kita ke pemenangan itu. Aspirasi kita catat, tapi momentumnya nanti 2020 pada saat forum kongres,” ujarnya.

Selama ini meski SBY tengah sibuk menemani istrinya Ani Yudhoyono menjalani pengobatan di Singapura, Mudarta mengaku koordinasi pemenangan Pileg dan Pilpres tetap berjalan lancar. Menurutnya struktur partai Demokrat juga sudah lengkap dan bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Mas AHY sekarang sudah dikukuhkan sebagai Ketua Kogasma Partai Demokrat, semacam komando operasional pemenangan partai demokrat, istilahnya panglima komando di lapangan. Kalau Ketum kan pak SBY, walaupun beliau ada di Singapura memberikan support istrinya Bu Ani tapi beliau terus support komando, karena struktur partai kita sudah lengkap di lapangan,” urainya.

“Masing-masing ketua DPD, DPC tiap kabupaten/kota juga sudah ada panglimanya. Ya sekarang komando bisa via telepon, WhatsApp, kan zaman sudah canggih, selain itu caleg sudah bekerja di Dapil masing-masing. Caleg kan punya tim kampanye, relawan, mereka sudah bekerja sesuai tugas masing-masing. Demokrat kondisinya sudah bagus, aman terkendali,” sambungnya.

Mudarta juga memastikan kesibukan keluarga SBY merawat Ani di Singapura tak menjadi hambatan. Koordinasi tetap berjalan lancar.

“Mas AHY lah komandan operasional di lapangan sudah bagus. Sudah bagus beliau kontak setiap DPD, DPC. Komunikasi kita dengan Pak SBY, AHY Mas Ibas selaku ketua bapilu sudah bagus komunikasinya, sudah bagus,” ucap Mudarta.

Isu Partai Demokrat (PD) berganti nakhoda santer terdengar via jejaring WhatsApp atau WA. Disebutkan alasan pergantian pimpinan PD itu lantaran SBY tengah sibuk mengurus istrinya Ani Yudhoyono, yang tengah perawatan untuk melawan kanker darah.

Wasekjen PD Andi Arief menyebut memang ada keinginan dari para kader dan pimpinan PD di daerah agar SBY fokus mengurus Ani Yudhoyoni. Ada suara yang berharap AHY berperan lebih banyak lagi.

“Memang sekarang ada keinginan DPD dan kader agar SBY konsentrasi mengurus Ibu Ani, lalu AHY memimpin kemenangan Pileg. Jadi cuma kosnentrasi menang Pileg. Ketum tetap SBY sampai kongres 2020,” tutur Andi.

(ams/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>