Barcelona Bangkit untuk Kalahkan Sevilla Berkat Hattrick Messi

Jakarta Barcelona meraih kemenangan 4-2 atas Sevilla pada laga La Liga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Sabtu (23/2/2019). Lionel Messi tampil sebagai bintang dengan mencetak tiga gol.

Pada laga tersebut, Barcelona sebenarnya sempat dua kali dalam posisi tertinggal. Jesus Navas membuka keunggulan tuan rumah melalui golnya pada menit ke-22.

Tidak lama berselang, Messi menyamakan skor pada menit ke-26. Gol penyeimbang ini terbilang indah karena dicetak dengan teknik tendangan voli.

Akan tetapi, Sevilla kembali unggul saat tiga menit sebelum babak pertama berakhir. Sepakan keras Gabriel Mercado gagal diamankan kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen.

Tertinggal 1-2 membuat Barcelona lebih gencar melakukan serangan pada babak kedua. Hasilnya baru diperoleh pada menit ke-67, saat tembakan kaki kanan Messi mengoyak jala Sevilla.

Messi akhirnya melengkapi hattrick pada menit ke-85. Barcelona pun berbalik unggul atas Sevilla untuk kali pertama pada laga tersebut.

Jelang laga berakhir, Barcelona menambah pundi-pundi gol. Kali ini, Luis Suarez mencatatkan nama di papan skor setelah memaksimalkan umpan Messi. Laga berakhir 4-2 untuk kemenangan Barcelona.

Susunan pemain

Sevilla: 1-Tomas Vaclik; 25-Gabriel Mercado (22-Franco Vazquez 51), 4-Simon Kjaer, 3-Sergi Gomez, 14-Maximilian Wober (5-Ibrahim Amadou 58); 16-Jesus Navas, 10-Ever Banega, 20-Marko Rog (7-Roque Mesa 62), 21-Quincy Promes; 17-Pablo Sarabia; 9-Wissam Ben Yedder

Pelatih: Pablo Machin

Barcelona: 1-Marc-Andre ter Stegen; 2-Nelson Semedo (20-Serg Roberto 46), 3-Gerard Pique, 23-Samuel Umtiti, 18-Jordi Alba; 22-Arturo Vidal (11-Ousmane Dembele 46), 5-Sergio Busquets, 4-Ivan Rakitic; 10-Lionel Messi, 9-Luis Suarez, 7-Philippe Coutinho (21-Carles Alena 79)

Pelatih: Ernesto Valverde

Wasit: Antonio Mateu

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

5 Warga Aceh Hilang Misterius di Hutan Damar

Liputan6.com, Aceh – Aman Habibi (30) dan empat rekannya masuk ke hutan untuk mencari getah damar pada Kamis, 21 Februari 2019 lalu. Mereka tiba-tiba raib bak tertelan rerimbunan.

Enam warga Kampung Rampah, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur itu mulai berangkat menuju hutan dengan bekal seadanya pada pukul 07.00 WIB. Mereka berencana keluar hutan menjelang tengah hari.

Namun, Aman dan empat rekannya tak kunjung kembali dari hutan hingga tengah hari. Saat itu, keluarga belum merasa khawatir karena hari masih siang.

Senja mulai menyelubung, malam pun datang, rimba bersulih gelap dan menyeramkan, namun, Aman dan empat rekannya tak kunjung pulang. Keluarga mulai khawatir, kenapa mereka belum kembali?

Hingga tengah malam, tak satu pun dari mereka yang pulang ke rumah, keluarga kian kalut. Penduduk pun mulai berkumpul, saling tanya, saling berselisih, hingga mengambil satu simpulan, mereka harus menyusul Aman dan empat rekannya ke hutan.

Menurut Kapolsek Serbajadi, Ahmad Yani, pencarian belum membuahkan hasil hingga saat ini. Padahal, warga telah menelusuri rimba tempat Aman dan rekannya mencari getah damar.

“Belum diketahui keberadaannya, dan warga masih melakukan pencarian di hutan Kampung Rampah, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur,” kata Ahmad kepada Liputan6.com, Jumat malam (23/2/2019).

Seorang pelajar belum berumur 17 tahun berada dalam barisan pencari getah yang menemani Aman ke hutan. Mahadi (18), Zainuddin (17), Safrizal (16), dan Iwan (15), adalah empat nama-nama mereka.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Polisi: Tak Ada Korban Tewas Dalam Insiden Kebakaran Kapal di Muara Baru

Liputan6.com, Jakarta – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold EP Hutagalung memastikan tidak ada korban jiwa pada kebakaran yang menghanguskan belasan kapal di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 23 Februari 2019. 

“Korban jiwa tidak ada, karena kami bersama stake holder terkait menjaga agar tetap aman baik untuk pekerja maupun pabrik,” ucap Reynold di lokasi kebakaran. 

Namun, Reynold menyampaikan terdapat dua orang menderita sesak napas karena menghirup asap yang terbawa angin dari lokasi kebakaran. Keduanya, hingga kini telah menjalani perawatan di Rumah Sakit.

“Itu kami imbau. Tadi ada yang mendekat, karena asap yang begitu pekat ada yang menderita sesak napas. Tapi bukan dari kebakaran atau berada di atas kapal,” Reynold menegaskan.

Dia juga meminta kepada warga untuk menjauh dari lokasi kebakaran.

“Kami juga mengimbau warga di sekitar lokasi untuk bergeser agar dapat dilakukan pemadaman segera. Insyaallah api dapat segera dipadamkan,” ucap Reynold seperti dilansir dari Antara. 

 

2 dari 2 halaman

Karena Korsleting Listrik

Reynold menyebutkan dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting yang dipicu oleh aktivitas pengelasan di Kapal Motor (KM) Arta Minajaya. Saat ini, polisi juga telah memeriksa enam orang saksi terkait peristiwa kebakaran tersebut.

Mengenai taksiran kerugian materil akibat kebakaran tersebut, Reynold mengatakan belum bisa memberikan angka pasti karena belum bertemu dengan pemilik kapal.

“Belum ditaksir. Karena pemiliknya belum ada,” ujarnya.

Hingga jelang dini hari,upaya pemadaman masih berlangsung. Sementara itu, jumlah kapal yang terbakar dilaporkan mencapai 18 unit. Sebanyak 23 unit kendaraan pemadam kebakaran telah dikerahkan di lokasi kebakaran. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Melestarikan Kentongan, Alarm Ampuh untuk Desa-Desa Rawan Bencana

Liputan6.com, Banjarnegara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Jawa Tengah, meminta masyarakat di wilayah setempat untuk memanfaatkan alat komunikasi tradisional kentongan sebagai alat peringatan dini bencana.

“Masyarakat agar memanfaatkan kentongan terutama mereka yang tinggal di lokasi rawan bencana tanah longsor,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman di Banjarnegara, Sabtu (23/2/2019).

Dia menyatakan hal tersebut mengingat sebagian wilayah di Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah rawan longsor terutama saat curah hujan sedang tinggi.

Dia menambahkan, kentongan merupakan kearifan lokal yang patut dijaga karena efektif digunakan di wilayah perdesaan. “Kentongan adalah kearifan lokal yang perlu terus dilestarikan karena cukup efektif menjadi peringatan dini bencana di desa-desa,” katanya dilansir Antara.

Dia mengatakan sebagian desa di Banjarnegara sudah lama menggunakan kentongan sebagai sarana komunikasi. “Bukan cuma untuk penanda terjadinya bencana bisa juga untuk pencurian, kebakaran, dan lain sebagainya, namun penggunaan kentongan perlu lebih diintensifkan lagi,” katanya.

Dosen Mitigasi Bencana Geologi, Jurusan Teknik Geologi Universitas Jenderal Soedirman Indra Permanajati mengingatkan pentingnya memanfaatkan kentongan sebagai sarana komunikasi peringatan dini bencana bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah rawan bencana.

“Kentongan atau alat-alat tradisi lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi mitigasi bencana berbasis kearifan lokal,” katanya.

Indra menjelaskan salah satu strategi dalam mitigasi bencana alam adalah percepatan informasi bencana.

“Seringkali mitigasi bencana kurang optimal karena kurangnya komunikasi yang baik. Hal ini bisa terjadi jika disuatu daerah rawan bencana tidak ada alat yang mendeteksi bahaya atau sudah ada alatnya namun bencananya tidak terdeteksi karena merupakan bencana yang tidak terduga penyebabnya,” katanya.

Dia menambahkan, bunyi kentongan bisa dibedakan dari nada suaranya untuk memperjelas kondisi yang sedang dihadapi, seperti ancaman longsor. “Bahkan jika perlu nada suara kentongan masing-masing kondisi dapat diseragamkan secara nasional,” katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pohon Tumbang di Bogor Timpa Motor, Satu Keluarga Terluka

Liputan6.com, Bogor – Hujan deras dan angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan Abdullah bin Nuh, Kota Bogor, Sabtu sore. Satu unit sepeda motor tertimpa pohon kenari sehingga mengakibatkan tiga orang terluka.

“Tiga orang yang tertimpa pohon tumbang terdiri bapak, ibu dan anaknya yang masih balita,” ujar petugas Dalops BPBD Kota Bogor Achmad Maulana, Sabtu (23/2/2019).

Kejadian bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikemudikan Piki Dahrani (24) dan dua penumpang Dewi Nilam Cahya (23), Afika (2 tahun) melintasi ruas Jalan Abdullah bin Nuh sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat tiba di lokasi kejadian, pohon setinggi 9 meter dengan diameter 30 cm ini roboh dan menimpa sepeda motor bernopol F 4704 FCL itu.

Ketiganya sempat terjebak di antara batang dan dahan pohon yang tumbang di bahu jalan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi korban.

“Ketiganya langsung dibawa ke RS Hermina untuk mendapat penanganan medis,” kata Achmad.

Dari keterangan pihak dokter, Piki Dahrani mengalami syok, sedangkan istrinya Dewi Nilam Cahya mengalami luka di bagian wajah dan di kepala. Sementara anaknya, Afika mengalami luka sobek di bagian dahi akibat pohon tumbang.

2 dari 3 halaman

Timpa Lapak PKL

Sementara itu, sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, juga terjadi pohon tumbang dan menimpa lapak pedagang kaki lima milik Yono.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun batang dan dahan pohon tumbang sempat menutup sebagian badan jalan.

“Saat ini dua pohon tumbang itu sudah ditangani tim TRC BPBD dan sudah disingkirkan dari badan jalan,” kata Achmad.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sociopreneur Harus Hati-Hati Saat Gabungkan Bisnis dengan Kegiatan Sosial

Liputan6.com, Jakarta – Acara Awarding Night Secangkir Semangat #BuatTujuanmuNyata yang digelar Kapal Api di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta diwarnai dengan sesi Coffee Talk menarik. Salah satu narasumber yang hadir adalah Iwan Murty, CEO PT Tristar Service Indonesia.

Selaku investor, Iwan menilai ide usaha yang dikemukakan para peserta Secangkir Semangat luar biasa. Mereka dapat mengambil peluang bisnis yang berasal dari masalah sosial.

Meski begitu, Iwan mengatakan hendaknya para sociopreneur berhati-hati dengan tujuan bisnisnya. Salah-salah, usaha yang sudah berkembang malah mengarah jadi organisasi non profit.

“Idenya sangat bagus dan idealis, menangkap semua peluang, namun dari kacamata bisnis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Modal, target pasar, setelah dapat modal alokasi dana kemana saja, dan sebagainya. Harus ada rencana yang rinci agar nantinya bisnis tidak salah arah jadi organisasi non profit,” ungkap Iwan dalam sesi Coffee Talk di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Sekadar informasi, beragam ide usaha unik dan berkelanjutan telah dipresentasikan oleh 20 peserta Secangkir Semangat. Ada yang bergerak di sektor pangan, cinderamata hingga konstruksi. 

Sebut saja Titik Balik Coffee yang memberdayakan para warga binaan untuk menjadi karyawan, Ecopaving yang memanfaatkan sampah plastik untuk dijadikan bahan konstruksi dan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia yang bergerak di sektor pendidikan dan pertanian.

Ketiga ide bisnis ini merupakan pemenang dalam program Secangkir Semangat dan telah mendapatkan bantuan dana pembinaan dari Kapal Api.

2 dari 2 halaman

Tiga Pemenang

Sebelumnya, Kapal Api resmi tutup program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu dengan menggelar acara Awarding Night di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

Dalam acara ini kemudian didapat tiga pemenang utama dengan ide usaha terbaik. Setelah melewati beragam seleksi, akhirnya tiga ide usaha dari anak muda Indonesia berhasil meyakinkan para juri, ide mereka nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Pemenang pertama ialah Meybi Agnesia Lomanledo asal Nusa Tenggara Timur dengan ide bisnis pengolahan daun kelor yang dimulai dengan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia, pemenang kedua ialah Azis Pusakantara asal Jakarta dengan ide usaha Ecopaving dan pemenang ketiga ialah Elven Aprilnico dengan ide usaha Titik Balik Coffee.

Meybi mengatakan, belum meratanya sekolah di daerah terpencil NTT menginspirasinya untuk mengedukasi masyarakat akan kemampuan soft skill di berbagai sektor.

“Warga mendambakan keterampilan yang peka terhadap kebutuhan sosial. Oleh karenanya kami dirikan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia (SL TMOI) untuk mencapai tujuan itu,” ujar Meybi di Jakarta, Sabtu 22 Februari 2019.

Ketiga pemenang mendapatkan hadiah uang binaan dengan jumlah yang bervariatif. Untuk juara 1 mendapatkan Rp 250 juta, untuk juara 2 mendapatkan Rp 150 juta dan untuk juara 3 mendapatkan Rp 50 juta.

Para pemenang menegaskan, Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu menjadi bekal luar biasa bagi mereka.

Ilmu dan pengalaman dari para mentor sangat berharga untuk kelanjutan bisnis mereka ke depan. Diharapkan, pemuda-pemuda ini dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya dapat berbisnis namun memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Oppo Ungkap Smartphone 5G Pertama Besutannya, Kapan Dirilis?

Liputan6.com, Barcelona – Bersamaan dengan pengumuman teknologi kamera 10x lossless zoom di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019, Oppo secara resmi memperkenalkan smartphone 5G pertamanya ke publik.

Menurut  VP Oppo, Anyi Jiang, Oppo menyadari 5G merupakan teknologi smartphone masa depan. Karenanya, perusahaan asal Tiongkok itu tidak ingin ketinggalan menghadirkan teknologi ini. 

“Kami terus bekerja sama dengan perusahaan teknologi lain, mulai dari chipset dan operator untuk membawa teknologi 5G bersama-sama,” tuturnya saat gelaran MWC 2019 di Barcelona Sabtu (23/2/2019) waktu Spanyol. 

Senada dengan Anyi, Director of Standars Research Oppo, Henry Tang, mengatakan Oppo selalu berupaya menghadirkan teknologi terbaru ke penggunanya, tidak terkecuali layanan 5G.

Dia mengatakan Oppo sudah memulai tim standarisasi 5G sejak 2015. Sejak itu, pengembangan 5G terus dilakukan hingga akhirnya tahun lalu, Oppo memperkenalkan purwarupa smartphone 5G besutannya.

Menurut Henry, kehadiran smartphone 5G Oppo tidak hanya menghadirkan konektivitas yang lebih baik, tapi juga cara menikmati konten yang lebih beragam.

“Kami berencana menghadirkan layanan 5G cloud gaming yang dapat menghadirkan gim AAA ke perangkat mobile,” tuturnya menjelaskan.

Tidak hanya itu, kehadiran smartphone 5G pertama Oppo ini nantinya turut merevolusi kehidupan pengguna smartphone dalam menikmati konten video 4K, 8K, hingga tiga dimensi (3D).

Turut hadir dalam acara itu adalah President Qualcomm, Cristiano Amon, yang menyebut Oppo sebagai salah satu rekanan dengan visi dan misi sama untuk menghadirkan teknologi baru ke industri.

Sebagai bagian dari pengembangan 5G ini, Oppo juga mengumumkan telah memulai sebuah proyek khusus 5G bersama sejumlah rekanan, seperti Telstra, Swisscom, Optus, dan Singtel.

2 dari 2 halaman

Oppo Resmi Umumkan Kehadiran Kamera 10x Lossless Zoom

Dalam kesempatan tersebut, VP Oppo Anyi Jiang juga menuturkan Oppo terus berupaya menjangkau pasar global secara lebih luas. Karenanya, Oppo selalu mengadopsi teknologi baru untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

“Kami selalu berupaya untuk selalu satu langkah lebih dekat dengan konsumen,” tuturnya saat konferensi pers di MWC 2019, Sabtu (23/2/2019), waktu Barcelona. Salah satu yang diperkenalkan Oppo dalam ajang tahun ini adalah teknologi 10x lossless zoom.

Menurut Product Manager Oppo, Chuck Wang, teknologi ini dihadirkan Oppo agar lebih banyak pengguna smartphone dapat mengeksplosari fotografi dan membuat hasil karya yang tidak kalah dari fotografer profesional.

“Dengan teknologi yang kami perkenalkan ini, pengguna perangkat Oppo dapat mengambil gambar yang menakjubkan dengan sangat mudah,” ujarnya menjelaskan. Untuk memungkinkan hal tersebut, Oppo menggunakan konfigurasi tiga lensa kamera belakang.

Chuck menuturkan tiga kamera tersebut itu terdiri dari lensa utama beresolusi 48MP, satu lensa ultra wide 120 derajat, dan satu lensa telephoto. Ketiga lensa itu mampu menangkap focal lenghts yang luas mulai dari 16mm-160mm, sehingga menghasilkan 10x lossless zoom.

Lebih lanjut Chuck menuturkan agar lensa ini dapat disematkan di smartphone, Oppo mengembangkan modul periskop berstruktur horizontal. Hal itu memungkinan ketebalan lensa berkurang hingga hanya sekitar 6,76mm, hampir setara dengan Oppo R17 Pro.

“Biasanya, saat mengambil foto zoom, hasil foto akan menjadi buram. Untuk mengatasi hal tersebut, kami menyertakan optical image stabilization (OIS) di lensa utama dan telephoto. Presisi stabilitasi lensa telephoto ini mencapai 0.001445 derajat,” tutur Chuck.

Lantas, kapan produk smartphone Oppo dengan teknologi 10x lossless zoom akan rilis? Chuck menuturkan smartphone Oppo yang hadir dengan teknologi baru ini siap diproduksi dan direncanakan hadir pada kuartal kedua 2019.

(Sulung/Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Kebakaran Muara Baru Kemenhub Kerahkan 3 Kapal Patroli

Liputan6.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub) menyiagakan tiga unit kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). Tiga kapal itu dikerahkan untuk membantu proses pemadaman kebakaran belasan kapal nelayan di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Namun, kapal patroli tersebut belum bisa mendekat lantaran area sekitar pelabuhan dipenuhi kapal yang menghindari kebakaran di Pelabuhan Muara Baru.

“Kapal-kapal tersebut standby di alur masuk pelabuhan dan belum bisa mendekat ke lokasi,” ujar Direktur KPLP Ahmad dalam keterangan persnya, Sabtu (23/2/2019).

Kapal yang disiagakan yakni KNP. 356 dari Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok dan KNP. 111 Trisula serta KNP. 114 Alugara dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok. 

Adapun PT. Pelindo II telah mengerahkan 1 unit kapal Tug Boat TB. SDS 26 dari Kepanduan Pelindo II Tanjung Priok guna membantu proses pemadaman kebakaran kapal penangkap ikan tersebut.

“Sampai sejauh ini tidak ada korban jiwa akibat musibah kebakaran kapal penangkap ikan tersebut,” jelas Ahmad.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tiga Ide Usaha Terbaik Raih Penghargaan Kapal Api

Liputan6.com, Jakarta – Kapal Api resmi tutup program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu dengan menggelar acara Awarding Night di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

Dalam acara ini kemudian didapat tiga pemenang utama dengan ide usaha terbaik. Setelah melewati beragam seleksi, akhirnya tiga ide usaha dari anak muda Indonesia berhasil meyakinkan para juri, ide mereka nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Pemenang pertama ialah Meybi Agnesia Lomanledo asal Nusa Tenggara Timur dengan ide bisnis pengolahan daun kelor yang dimulai dengan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia, pemenang kedua ialah Azis Pusakantara asal Jakarta dengan ide usaha Ecopaving dan pemenang ketiga ialah Elven Aprilnico dengan ide usaha Titik Balik Coffee.

Meybi mengatakan, belum meratanya sekolah di daerah terpencil NTT menginspirasinya untuk mengedukasi masyarakat akan kemampuan soft skill di berbagai sektor.

“Warga mendambakan keterampilan yang peka terhadap kebutuhan sosial. Oleh karenanya kami dirikan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia (SL TMOI) untuk mencapai tujuan itu,” ujar Meybi di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Ketiga pemenang mendapatkan hadiah uang binaan dengan jumlah yang bervariatif. Untuk juara 1 mendapatkan Rp 250 juta, untuk juara 2 mendapatkan Rp 150 juta dan untuk juara 3 mendapatkan Rp 50 juta.

Para pemenang menegaskan, Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu menjadi bekal luar biasa bagi mereka.

Ilmu dan pengalaman dari para mentor sangat berharga untuk kelanjutan bisnis mereka ke depan. Diharapkan, pemuda-pemuda ini dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya dapat berbisnis namun memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.


2 dari 2 halaman

Tingkatkan Sosial-Ekonomi Masyarakat

Sebelumnya, berkolaborasi dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) sejak tahun lalu, Kapal Api luncurkan program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu yang digadang dapat menguatkan sosial-ekonomi masyarakat.

Program yang mengangkat tema Sociopreneur ini berusaha merangkul anak muda Indonesia untuk dapat berinovasi dalam bisnis sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Program ini merupakan wadah bagi anak muda dengan ide dan semangat sociopreneur sehingga dapat menyalurkan aspirasinya.

“Kapal Api menyediakan wadah bagi anak muda agar berani membuat nyata tujuannya lewat mentoring sepanjang program. Kami optimis siapapun yang menang di akhir akan menjadi sociopreneur yang benar-benar bekerja nyata untuk negeri,” ujar Group Brand Manager Kapal Api, Johnway Suwarsono di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Dari sekian ribu pelamar, hanya 20 peserta yang diundang untuk melakukan presentasi di acara Awarding Night kepada para juri dan investor.

Banyak ide usaha unik dan berkelanjutan yang dikemukakan, mulai dari ide usaha paving dari sampah plastik hingga pendirian sekolah untuk memberdayakan petani dan masyarakat akan sumber daya alam.

“Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu adalah wujud bahwa Kapal Api merupakan teman dan fasilitator bagi anak muda untuk mengembangkan bisnis besarnya,” tambah Johnway.

Program ini berlangsung dengan serangkaian kegiatan yaitu Networking Day, Apprenticeship, Workshop Sociopreneur with PLUS (Platform Usaha Sosial), Campus Talk serta Mentoring dan Prototyping yang dilaksanakan di 6 kota besar di Indonesia. Program ini diakhiri dengan acara Awarding Night di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta.


Saksikan video pilihan di bawah ini: