Polda Maluku Antisipasi Rencana Pembebasan Abu Bakar Baasyir

Liputan6.com, Maluku – Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko mengatakan, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir masih memiliki pengaruh di kalangan yang seideologi dengan pria 81 tahun itu. Namun, pemerintah sudah memperhitungkan risiko-risikonya. Salah satunya dengan memetakan risiko dan pencegahannya.

Oleh karena itu, Polda Maluku mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat pembebasan Abu Bakar Baasyir terealisasikan. Meski Kepala Bagian Humas Polda Maluku, AKBP Sabtu Ohoirat mengatakan, masyarakat Maluku tidak akan terpengaruh dengan informasi pembebasan Baasyir.

Menurut dia, keeratan kerukunan antarumat beragama di Maluku menjadi bentengnya.

“Orang Maluku sudah dewasa, dan tidak akan lagi terprovokasi,” kata Ohoirat kepada Liputan6.com, Selasa (22/1/2019).

Dia menyontohkan saat Pemilihan Kepala Daerah di Maluku 2018 kemarin. “Pilkada sudah membuktikan, Maluku adalah daerah paling aman, jadi tak usah terpengaruh dengan hal-hal di luar Maluku,” ujar dia.

Walaupun demikian, demi memastikan kondisivitas di lapangan, Ohoirat memastikan Polda Maluku tetap memantau situasi.

“Ya, menyangkut teroris (Abu Bakar Baasyir) ini kan sering orang berpandangan macam-macam, tapi selama ini kan Maluku aman dan tidak perlu terpengaruh, jika ada hal-hal yang mencurigakan segera sampaikan kepada pihak kepolisian,” kata Ohoirat.

2 dari 3 halaman

Kata Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko mengatakan, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir masih memiliki pengaruh di kalangan jamaah yang seideologi dengan pria 81 tahun tersebut. Namun, pemerintah sudah memetakan risiko dan pencegahannya.

“Ya, apapun, beliau (Baasyir) masih punya pengaruh, buktinya waktu di Nusakambangan juga masih banyak yang datang kan? Akan tetapi, aparat sudah memitigasi itu,” kata Moeldoko usai menjadi pembicara diskusi di acara Indonesia Millennial Summit 2019 di Hotel Kempinski Grand Indonesia Jakarta, Sabtu (19/1/2019).

Sementara terkait dengan kekhawatiran sejumlah pihak akan meningkatnya penyebaran paham radikal ketika Abu Bakar Baasyir dibebaskan, Moeldoko berjanji pemerintah tidak akan longgar dalam melakukan pengawasan, pencegahan, dan penanggulangan terorisme.

Presiden Joko Widodo, lanjut dia, tetap menjalankan komitmennya dalam memperketat pengawasan dan penanggulangan tindak pidana terorisme di Tanah Air.

“Bukan berarti pembebasan Baasyir itu, terus kita kendor dalam konteks penanggulangan dan pengawasan, tidak, tidak. Komitmen Presiden untuk tidak memberi ruang kepada kelompok radikal dan terorisme itu tidak pernah berubah,” ucap mantan Panglima TNI itu seperti dilansir Antara.

Moeldoko menjelaskan, keputusan Jokowi untuk membebaskan Abu Bakar Baasyir merupakan salah satu bentuk penanggulangan terorisme lewat pendekatan yang lembut.

“Seperti disampaikan Pak Jokowi kemarin (dalam debat capres cawapres) bahwa dalam konteks penanggulangan terorisme itu bukan hanya pendekatan hard, melainkan juga ada pendekatan soft, yaitu bagaimana preventif dilakukan,” ujar Moeldoko.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Misteri Titah Jarum Maut yang Tewaskan Bocah Alfa di Aceh

Liputan6.com, Aceh – Dugaan malapraktik berujung kematian pasien di RSU Cut Nyak Dien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Oktober, tahun lalu masih menyimpan misteri. Terlebih soal siapa sebenarnya yang bertanggungjawab dalam kasus tersebut.

Kasus ini mencuat ketika keluarga pasien atas nama Alfa Reza (11) protes lantaran pasien meninggal dunia setelah disuntik petugas medis. Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan usai dioperasi di Ruang Anak.

Menurut paman korban, Syahril, keponakannya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan setelah mengalami luka akibat tertancap dahan kayu di punggung. Korban dilarikan ke IGD pada Jumat, 19 Oktober 2018.

Korban dibawa pukul 14.00 WIB, dan ditangani dokter bedah pada pukul 17.00 WIB. Setelah dioperasi kondisi pasien membaik, namun, tak lama setelah disuntik saat berada di ruang anak pasien langsung meninggal.

“Saat itu anak kami disuntik sebanyak tiga kali. Nggak ada dicoba obat dulu, tapi langsung disuntik sebanyak 4 kali dalam rentang waktu sangat singkat,” ujar Syahril kepada media, saat itu.

Usai kejadian, Kasi Pelayanan Medis, Muhammad Asmirudin, berjanji, pihak rumah akan investigasi mengenai kasus ini. Di saat yang sama, kasus dugaan malapraktik tersebut mulai ditangani pihak kepolisian.

Pada Kamis, 17 Januari 2019, polisi resmi menahan dua tenaga honorer rumah sakit. Keduanya, EW (29) dan DA (24), perawat piket yang bertugas di malam kejadian.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, melalui Kasat Reskrim, Iptu M. Isral mengatakan, keduanya ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Mereka ditahan selama 20 hari di sel Mapolres Aceh Barat.

Kedua perawat memiliki peran yang berbeda. Yang berperan menyuruh adalah EW. Sedangkan yang menyuntik adalah DA.

Namun, menurut Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh Pos Meulaboh, Fela Anggraeni, fakta bahwa EW dan DA berperan sebagai yang menyuruh dan menyuntik, agak ganjil. mengingat posisi keduanya berstatus honorer.

“Siapa sebenarnya yang menyuruh menyuntik dan yang bertanggungjawab terhadap pasien pada malam kejadian. Petugas medis honorer tidak mungkin punya tanggungjawab penuh penanganan pasien,” kata Fela kepada Liputan6.com, Selasa 22 Januari 2019, sore.

Menurut Fela, yang bertanggungjawab penuh menangani pasien pada malam kejadian harusnya setingkat dokter, kepala ruang anak atau pihak manajemen rumah sakit. Bukan pegawai honorer yang sifatnya perbantuan, dan kini telah ditahan setelah menjadi tersangka kasus dugaan malapraktik.

2 dari 2 halaman

Usut Tuntas

Manajemen rumah sakit diminta bertanggung jawab secara hukum atas semua kerugian yang ditimbulkan karena kelalaian tenaga kesehatan di rumah sakit. Ini ditegaskan dalam Pasal 46 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

“Kejadian ini terjadi merupakan bentuk kelalaian dari pihak rumah sakit yang bertanggungjawab dalam hal melakukan pengawasan terhadap pelayanan medis yang diberikan kepada pasien,” ketus Fela.

Selain itu, pihaknya mendesak polisi melakukan pengembangan penyidikan untuk mengusut tuntas kemungkinan adanya pihak lain yang bertanggungjawab. Karena kasus Alfa Reza merupakan pidana murni atau delik biasa, bukan delik aduan.

“Sehingga, walaupun adanya perdamaian diantara kedua belah pihak, tidak dapat menghentikan proses hukum, penegakan hukum tetap harus dilanjutkan. Selain itu, kami juga meminta Pemerintah Aceh Barat mengevaluasi dan mengawasi rumah sakit agar ke depan tidak terjadi lagi peristiwa ini,” dia memungkasi.

Kedua perawat yang ditahan dalam kasus ini mendapat dukungan moril dari sejawat mereka. Puluhan tenaga medis menggelar unjuk rasa di halaman rumah sakit dan meminta EW dan DA dibebaskan, Senin, 21 Januari 2019, siang.

Mereka mengancam akan melakukan aksi mogok kerja, apabila dua rekan mereka masih ditahan polisi. Di hadapan peserta aksi, Kuasa hukum rumah sakit, Agus Herliza berjanji akan mendampingi kedua perawat dalam kasus ini.

“Teman-teman harus bersabar,” kata Agus.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Jelang Olimpiade 2020, 7-Eleven dan Lawson di Jepang Tak Jual Majalah Porno

Liputan6.com, Tokyo – Dua toko serba ada (toserba), 7-Eleven dan Lawson yang ada di Jepang, memutuskan untuk mengakhiri penjualan majalah porno sebelum Piala Dunia Rugby dan Olimpiade Tokyo 2020. Keputusan ini dibuat karena pihak toserba itu khawatir bahwa materi yang disampaikan dalam tabloid “panas” tersebut dapat merusak citra Negeri Sakura, di tengah lonjakan wisatawan asing yang diperkirakan akan mulai tahun ini.

7-Eleven dan Lawson menegaskan, mereka akan berhenti menjual majalah bertema dewasa dan komik manga pada akhir Agustus 2019, tak lama sebelum Jepang menjadi tuan rumah Piala Dunia Rugby.

Kedua pihak berharap langkah itu dapat menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi perempuan dan anak-anak. Selain itu, keputusan ini pun didorong oleh pertimbangan komersial.

7-Eleven akan menerapkan aturan ini di 20.000 toko yang di seantero Jepang, menurut kantor berita Kyodo. Sedangkan untuk Lawson, akan mengaplikasikannya ke 14.000 outlet usai sebelumnya sukses dengan percobaan di Prefektur Okinawa.

Penjualan majalah dewasa, yang biasanya dipajang di samping bahan bacaan reguler, telah memicu keluhan dari pelanggan dan upaya organisasi kemanusiaan untuk melindungi anak di bawah umur dari pengaruh “tidak bermanfaat”.

Tahun lalu, 7-Eleven dan Lawson melarang majalah dewasan beredar di 2.000 tokonya, sementara Family Mart telah melakukan hal yang sama di 2.000 dari 16.000 gerainya, kata Kyodo yang dikutip dari The Guardian, Rabu (23/1/2019).

Sebanyak 31 juta wisatawan asing mengunjungi Jepang pada tahun lalu, menurut pemerintah, yang telah menetapkan target 40 juta pengunjung pada 2020, naik menjadi 60 juta pada 2030.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Jepang Larang Wanita Terlibat dalam Upacara Penyerahan Takhta Kekaisaran

Keunikan lainnya adalah otoritas Jepang disebut akan mengecualikan semua anggota keluarga perempuan di kekaisaran, untuk berpartisipasi dalam salah satu ritual utama, selama penyerahan takhta dari Kaisar Akihito kepada putra sulungnya, Putra Mahkota Naruhito, lapor kantor berita Kyodo.

Jepang diketahui telah lama melarang wanita mewarisi takhta, di mana hal itu sempat mengancam garis kekaisaran, hingga kelahiran satu-satunya cucu laki-laki Kaisar Akihito, Pangeran Hisahito, pada 2006.

Dikutip dari The Straits Times pada Jumat, 18 Januari 2019, Akihito menjadi kaisar pertama yang memutuskan mundur dalam sejarah monarki itu dalam 200 tahun terakhir. Keputusan itu disebut akan melibatkan serangkaian ritual yang kompleks, di mana detailnya ditentukan oleh para pejabat istana.

Dalam upacara Kenji to Shokei no Gi di Istana Kekaisaran pada 1 Mei mendatang, kaisar baru Jepang akan mewarisi pakaian sakral seperti pedang dan permata, lapor kantor berita Kyodo.

Ditanya mengapa wanita dan anggota keluarga kekaisaran yang lebih muda tidak diikutsertakan di ritual terkait, Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan upacara akan didasarkan pada Konstitusi Jepang, dan menghormati tradisi keluarga kekaisaran.

Kyodo menulis bahwa tidak ada wanita yang diundang ke upacara terkait ketika Akihito naik takhta pada 1989 silam.

Sementara itu, seluruh anggota Kabinet Jepang akan diundang, termasuk kemungkinan satu-satunya menteri wanita Jepang, Satsuki Katayama, yang menjabat sebagai menteri revitalisasi regional.

Katayama bisa menjadi pengecualian karena berada dalam kelas menteri, yang didefinisikan sebagai pengamat, bukan mereka yang benar-benar mengambil bagian dalam upacara.

Sementara itu, anggota wanita dari keluarga kekaisaran akan hadir di ritual lain yang berkaitan dengan penyerahan tersebut.

Timses Prabowo Masih Pertimbangkan Najwa Shihab Jadi Moderator Debat

Liputan6.com, Jakarta – Wakil ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso menjelaskan, pihaknya belum memutuskan akan menerima atau menolak jurnalis senior Najwa Shihab sebagai moderator di Debat Pilpres 2019 yang kedua. Dia mengatakan, BPN belum punya sikap resmi soal pilihan moderator.

“Pemberitaan mengenai ada seorang teman yang menyampaikan bahwa BPN 02 menolak Najwa Shihab, saya ingin menyampaikan sebagai Wakil Ketua BPN saya menegaskan sampai hari ini kami belum menyikapi terhadap calon moderator,” kata Priyo di Prabowo-Sandi Media Center Jalan Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019).

Dia menambahkan, KPU belum menyampaikan resmi kepada masing-masing timses paslon siapa kandidat moderator pada debat kedua. Namun, lanjut dia, nama yang beredar antara lain Najwa Shihab, Tommy Tjokro, Latif Siregar dan Retno Pinasti.

“Nama-nama itu rencananya berdasarkan kesepakatan dengan Ketua KPU dalam rapat kemarin yang saya juga hadir, akan dibahas pada Kamis atau Jumat pekan ini. BPN belum menyampaikan sikap untuk menolak kepada seseorang, apalagi sekelas Najwa Shihab,” tutur Priyo.

Sekjen Partai Berkarya ini menyebut, Najwa Shihab merupakan presenter ternama dengan karir yang moncer. Pihaknya pun menghormati reputasi Najwa.

“Jadi ini yang harus saya sampaikan. Mungkin saja Pak Andre atau beberapa teman menyampaikan itu sebagai usulan pandangan yang bersifat personal, dan kami mempersilakan untuk itu, tetapi resminya nanti akan kami sampaikan,” ucap Priyo.

2 dari 3 halaman

Bakal Dibahas Kembali

Dia melanjutkan, keputusan moderator akan kembali dibahas oleh tim 01 dan 02 serta KPU pada pekan ini. BPN ingin moderator debat capres yang hebat dan tidak terafiliasi kekuatan politik.

“Dan kami masih meykini empat nama dan nama nama lainnya yang nanti akan muncul tetep kita apresiasi sebagai calon-calon moderator yang hebat,” kata Priyo.


Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tontowi/Liliyana Tak Akan Kasih Kendur Hadapi Hafiz/Gloria di Indonesia Masters

JakartaTontowi Ahmad/Liliyana Natsir melangkah mulus ke babak kedua Indonesia Masters 2019. Pemilik emas Olimpiade Rio de Janeiro itu mengalahkan Pranaav Jerry Chopra/Reddy N. Sikki dari India.

Dalam laga babak pertama di Istora, Senayan, Selasa (22/1), Tontowi/Liliyana menuai kemenangan atas Pranaav/Reddy dengan skor 21-15, 21-15. Mereka pun berhasil melaju ke babak 16 besar.

“Pertandingan tadi kami bermain pas dengan strategi kita. Di set kedua kami main terburu-buru memang. Tapi adaptasi lapangan sudah lumayan bagus,” kata Tontowi usai pertandingan.


“Kalau saya memang sudah beberapa bulan tak partner dengan Tontowi. Bukan kagok tapi kami memang mencari poinnya dari mana nih. Biasanya dari servis, atau bola 1, 2, dan 3. Nah bola 1, 2, dan 3 tadi memang agak hilang di gim kedua dan kurang antisipasi. Mungkin karena sudah lama tak partner. Ya sedikit ada penyesuaian dari kami,” Liliyana menimpali.

Kemenangan itu membuat mereka berjumpa dengan kompatriotnya, Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, yang lebih dulu mengantongi tiket 16 besar. Sebelumnya, Hafiz/Gloria menyatakan tak akan mengalah dari Owi/Butet.

“Saya rasa wajar untuk Hafiz/Gloria karena mereka juga proyeksi sampai nanti Olimpiade. Jadi, pasti mereka ingin hasil yang terbaik saat bertemu seniornya, pasti mau fight,” kata Butet, panggilan karib Liliyana Natsir.

“Mereka juga tahu saya dan Tontowi sudah lama tak latihan bersama. Saya juga tak seintens dulu latihan, jadi sedikit banyak mereka yakin. Cuma kami sebagai pemain senior tak mau kalah dan fight. Semoga besok kami bisa kasih hasil yang maksimal,” Butet mengharapkan.

(mcy/fem)

Top 3 Berita Hari Ini: Jelang Imlek, Ketahui Warna-Warna Keberuntungan di Tahun Babi Tanah

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 Berita Hari Ini tentang warna-warna keberuntungan di Tahun Babi Tanah, waktu yang tepat untuk menghindari kopi, dan potret cantik Novita Hardini. Tahun Baru Imlek segera tiba, terdapat sejumlah warna mendekatkan keberuntungan pun ramai jadi sorotan.

Merah, misalnya, dianggap sanggup memberi Anda semangat dan kebahagiaan. Warna ini juga dipercaya mendatangkan kesan positif pada orang di sekitar Anda.

Sementara itu, ada waktu yang tepat untuk menghindari minum kopi berdasarkan penelitian.Anda harus menghindari mengonsumsi kafein dari sekitar jam 2 siang, atau setidaknya tujuh jam sebelum tidur. Pasalnya, kebiasaan itu dapat mempengaruhi tidur Anda secara negatif.

Pelacak tidur mengungkapkan bahwa kafein dikonsumsi tepat sebelum tidur, tiga jam sebelum tidur, dan hingga enam jam sebelum tidur menghasilkan efek gangguan pada tidur. Begitu pula minum kopi larut malam juga bisa memperdayai tubuh Anda menjadi jet lag – dengan mengganggu jam internal tubuh.

Selain warna-warna mendekatkan keberuntungan saat Imlek dan waktu yang tepat menghindari minum kopi, foto-foto cantik istri Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Novita Hardini pun menyita perhatian. Baik Nur Arifin dan sang istri tak jarang membagikan beragam potret di media sosial pribadi.

Seperti foto yang menampilkan hangatnya kebersamaan Nur Arifin dan sang istri. Ibu tiga anak ini terlihat anggun dalam balutan atasan hijau tosca muda dengan aksen di beberapa sisi, hijau berwarna krem, sedangkan Nur Arifin memakai kemeja putih.

Ketiga berita tersebut terangkum lengkap dalam Top 3 Berita Hari Ini. Yuk, simak rangkuman selengkapnya berikut ini.

Jelang Imlek, Ketahui Warna-Warna Keberuntungan di Tahun Babi Tanah 

Hitung mundur tahun baru Imlek makin dekat. Ragam persiapan untuk menyambut tahun baru bisa jadi sudah Anda lakukan. Bersama dengan itu, sederet harapan baru atau yang belum tercapai tahun lalu juga kiranya sudah mulai disusun.

Di samping kerja keras, ada hal lain yang mungkin Anda butuhkan dalam mencapai rentetan asa tersebut, yakni sedikit keberuntungan. Dirangkum Fimela.com, warna-warna inilah yang akan mendekatkan keberuntungan untuk Anda di tahun Babi Tanah.

Selanjutnya…

Waktu yang Tepat untuk Menghindari Minum Kopi Berdasarkan Penelitian

Banyak dari kita, minum kopi merupakan bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian. Minum kopi memberi kita dorongan energi yang sangat dibutuhkan saat pagi atau sore hari.

Dilansir dari Independent.co.uk, Senin, 21 Januari 2019, menurut penelitian, Anda harus menghindari mengonsumsi kafein dari sekitar jam 2 siang, atau setidaknya tujuh jam sebelum tidur. Pasalnya, kebiasaan itu dapat mempengaruhi tidur Anda secara negatif.

Selanjutnya…

Sederet Potret Cantik Novita Hardini, Istri Wakil Bupati Trenggalek

Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin belakangan jadi sorotan usai dikabarkan menghilang tanpa pesan sejak 9 Januari 2019 lalu. Pada 19 Januari 2019, suami Novita Hardini ini disebut meninggalkan tugas sebagai Wabup Trenggalek.

Setelah kabar ini mencuat, Nur Arifin terlihat mengunggah tiga buah video tengah mengemukakan pendapat dalam bahasa Inggris melalui akun Instagram pribadi. Kegiatan ini tidak lain ketika perjalanannya ke Eropa pada 11-19 Januari 2019.

Selanjutnya…

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Diperkuat Son Heung-min, Korsel Tembus 8 Besar Piala Asia 2019

Liputan6.com, Dubai – Timnas Korea Selatan menjaga peluang mengakhiri paceklik gelar Piala Asia. Mereka mencapai babak perempat final edisi 2019 setelah menaklukkan Bahrain 2-1 melalui perpanjangan waktu pada laga 16 besar di Rashid Stadium, Selasa (22/1/2019).

Sudah diperkuat Tottenham Hotspur Son Heung-min, Korsel berjaya berkat gol Hwang Hee-chan (’43) dan Kim Jin-su (‘105+2). Sedangkan gol Bahrain dihasilkan Mohamed Al Romaihi (’76).

Korsel selanjutnya menghadapi pemenang duel Qatar vs Irak pada perempat final Piala Asia 2019.

Anak asuh Paulo Bento tengah memburu gelar Piala Asia setelah terakhir kali menjadi juara tahun 1960 ketika menjadi tuan rumah. Sejak itu capaian terbaik Korsel adalah mencapai final pada empat kesempatan (1972, 1980, 1988, 2015).

2 dari 2 halaman

Jalan Pertandingan

Meski tidak mencetak gol, pengaruh Son tetap terlihat terlihat pada laga ini. Dia mengirim bola ke Lee Yong yang kemudian membuat assist bagi Hwang Hee-chan. 


Namun, Bahrain balik menyerang di babak kedua. Setelah Jamal Rashid melewatkan kesempatan emas, Mohamed Al Romaihi memaksimalkan kegagalan lini belakang Korsel membuang bola untuk menyamakan kedudukan.

Laga berlanjut ke perpanjangan waktu usai tendangan Hwang Ui-jo melebar. Korsel lalu menekan dan beberapa kali mengancam melalui Lee Seung-woo dan Kim Young-gwon. 

Korsel akhirnya balik memimpin lewat tandukan Kim Jin-su. Mereka lalu hampir memperbesar keunggulan jika tendangan Ju Se-jong tidak membentur tiang gawang. 

Kedudukan kemudian tidak berubah sampai akhir pertandingan. 

Kolaborasi dengan Rumah Zakat, Shopee Ikut Resmikan Hunian Sementara di Palu

Liputan6.com, Palu – Shopee yang merupakan e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan, bermitra dengan lembaga kemanusiaan, Rumah Zakat, melanjutkan kontribusinya untuk mendukung upaya bantuan bencana di Palu-Donggala setelah gempa bumi dan tsunami pada Oktober lalu.

Shopee dan Rumah Zakat kembali berkolaborasi untuk membangun Hunian Sementara (Huntara) bagi para korban yang mengungsi akibat bencana. Menurut Data dan Informasi Bencana Tsunami dan Likuidasi di Sulawesi Tengah, masih ada lebih dari 50.000 keluarga yang menunggu giliran untuk ditempatkan di hunian sementara yang disiapkan oleh pemerintah dan lembaga kemanusiaan di kabupaten atau kota di sekitar Palu-Donggala.

Sejalan dengan ini, Shopee dan Rumah Zakat bekerja bersama untuk membangun Hunian Sementara (Huntara) tambahan di Kecamatan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Palu. Sampai Desember tahun lalu, total dua Huntara dan enam sekolah darurat sudah berhasil dibangun.

Tahun ini, Shopee dan Rumah Zakat memperbarui komitmen mereka untuk membangun empat Huntara tambahan untuk para korban di daerah tersebut. Ini ditandai dengan peresmian pembangunan Huntara oleh Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee, dan Didi Sabir sebagai Strategic Partnership Division Head Rumah Zakat, pada 22 Januari 2019.

“Shopee berkomitmen untuk mengambil bagian dalam membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Dalam hal ini kemitraan dengan Rumah Zakat, yang bertujuan untuk melanjutkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Palu dan Donggala,” tutur Rezky Yanuar pada Liputan6.com di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 22 Januari 2019.

“Dengan melakukan donasi di platform kami, mengunjungi sekolah, dan menyediakan sumber daya untuk mendukung pembangunan fasilitas darurat adalah cara kontribusi berkelanjutan Shopee kepada para korban bencana,” sambungnya.

Acara peresemian juga dihadiri jajaran pemerintah Palu yang diwakili Imran M Lataha selaku Asisten Dua Wali Kota Palu dan Daeng Malatu selaku pemilik tanah yang dijadikan Huntara. Ada 200 huntara yang dibangun di lahan dengan luas sekitar 1 hektare tersebut yang terwujud berkat sinergi dari sejumlah donatur termasuk Shopee.

2 dari 2 halaman

Shopee

“Kami berharap setelah diserahkannya bangunan huntara ini, semua pihak, khususnya masyarakat dapat bergotong royong untuk menjaga dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada secara tepat,” ucap Imran. Sementara pihak Rumah Zakat nantinya akan tetap menggandeng para donatur untuk dapat menambah 300 unit Huntara lagi sehingga total akan ada 500 unit huntara yang terbangun.

“Huntara yang baru kita resmikan ini sudah siap huni. Di tiap pintu sudah ada nama keluarga yang tinggal di sini. Setelah listrik tersambung, kemungkinan minggu depan sudah bisa ditinggali,” terang Didi Sabir.

Pada Oktober 2018, Shopee bermitra dengan Rumah Zakat dan tiga lembaga lainnya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan Dompet Dhuafa, untuk mengumpulkan dana dan mendistribusikan berbagai paket donasi kepada para korban di Palu-Donggala.

Melalui kampanye #ShopeeBersamaPaluDonggala, pengguna diajak untuk membeli paket donasi bantuan di Shopee. Sekitar 90.000 pengguna di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam penggalangan donasi tersebut.  (Henry Hens)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Mahasiswa Tewas Usai Loncat dari Asrama Kampus Universitas di Jakut

Liputan6.com, Jakarta – Seorang mahasiswa nekat mengakhiri hidup dengan cara melompat dari gedung asrama kampus sebuah universitas di Ancol, Pademangan, Kota Jakarta Utara.

Kapolsek Pademangan, Kompol Yuliati membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, korban mahasiswa berinisial R (20) ditemukan pertama kali oleh satpam kampus sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (22/1/2019).

Polisi menduga, mahasiswa itu tewas setelah melompat dari lantai 12 gedung asrama kampus tersebut. Hal itu berdasarkan pemeriksaan dari kamera pengawas yang terpasang di sekitar kampus.

“Dari hasil pengecekan CCTV dia naik ke lantai 12 seorang diri. Kemudian melompat dan jasad korban ditemukan di jalan area turunan parkir. Dia melompat kira-kira pada pukul 16.00 WIB,” kata Yuliati saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (22/1/2019) malam.

2 dari 3 halaman

Masih Periksa Sejumlah Saksi

Dia mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan motif korban melakukan bunuh diri. Sebab, penyidik masih memintai keterangan sejumlah saksi.

“Kenapa dia melompat masih mendalami. Sebab kejadiannya baru saja terjadi,” ujar Yuliati.

Saat ini, jasad korban dibawa ke RSCM. Pihak keluarga korban juga telah mengetahui kejadian tersebut.

“Kami sudah hubungi keluarga. Korban mahasiswa asal Makassar,” tutup dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Terkuaknya Misteri Matinya Buaya 660 Kg Pemakan Orang

Minahasa – Kematian seekor buaya yang memangsa wanita di Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, terkuak. Buaya yang diberi nama Mery itu rupanya mati karena kepanasan.

“Dugaan kematian buaya Mery adalah faktor dari awal rescue di Tombariri dan dibawa ke TWA Batu Putih (Daops Manggala Agni) sudah mengalami drop, dan dugaan sementara adalah mengalami heat stroke. Selain itu ditemukan akumulasi gas yang sangat banyak di organ lambung,” demikian laporan tim dokter kepada wartawan, Selasa (22/1/2019).

Heat stroke merupakan kondisi ketika tubuh diterpa panas matahari di luar toleransi tubuhnya. Mery mati pada usia 20 tahun. Beratnya sekitar 660 kg dengan lingkar perut 180 sentimeter, lebar dada 90 sentimeter, dan panjang 4,4 meter.

Buaya itu mati pada Minggu (20/1) lalu. Sehari kemudian, pada Senin (21/1) buaya Mery dinekropsi untuk mengungkap penyebab kematiannya oleh dokter hewan PPS Tasikoki drh Dwielma Nubatonis dan drh Fahmi Agustiadi dibantu oleh Billy Lolowang dan Deity Mekel. Nekropsi ini disaksikan oleh pihak BKSDA dan pihak Polres Tomohon.

Reptil berbobot 660 kg itu kemudian dikuburkan di kawasan TWA Batu Putih usai dinekropsi. Namun beberapa sampel tubuhnya memerlukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut. Selain itu tulang-belulang yang ditemukan di perut buaya itu juga dikumpulkan untuk kebutuhan forensik dan diserahkan ke kepolisian.

Peliharaan Perusahaan Mutiara

Buaya Mery merupakan peliharaan sebuah perusahaan mutiara di Minahasa. Namun lurah setempat bahkan baru mengetahui ada buaya di wilayahnya.

“Saya baru tahu kalau di lokasi ini ada buaya,” kata lurah setempat, Deytje M Kusoy di lokasi, kepada detikcom, Senin (14/1).

Keberadaan buaya itu baru diketahui setelah memangsa seorang perempuan bernama Deasy Tuwo (44) pada Kamis (10/1). Aparat gabungan langsung mengevakuasi Mery agar kejadian tak terulang.
(bag/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>