Untung Rugi Jokowi-Ma’ruf Rangkul Yusril Ihza Mahendra

Liputan6.com, Jakarta – Pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra masuk dalam barisan Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia didapuk sebagai penasihat hukum pasangan nomor urut 01. Yusril mengaku, bergabungnya ke kubu Jokowi-Ma’ruf Amin karena dilobi oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Ercik Thohir.

Timses menilai banyak keuntungan dengan bergabungnya Yusril ke dalam kubu Jokowi-Ma’ruf Amin. Namun tak menampik juga ada kemungkinan lain dampak masuknya Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) tersebut. Berikut untung rugi versi timses:

1. Hilangkan stigma Jokowi anti Islam

Bergabungnya Yusril Ihza Mahendra sebagai penasihat hukum Jokowi-Maruf Amin dinilai menambah kekuatan bagi kubu capres-cawapres nomor urut 01. Kehadiran Yusril juga akan menunjukkan jika Jokowi-Maruf bukanlah calon pemimpin anti-Islam.

Yusril dikenal sebagai figur yang membela umat Islam dan rakyat. Seperti diketahui selama ini sebagian orang menganggap Jokowi anti-Islam.

“Walaupun, oke Yusril bergabung sebagai pribadi, namun tentu saja figur beliau sebagai ketum partai yang mengusung tema pembela umat dan pembela rakyat tidak bisa dilepaskan dari figur beliau. Sehingga ini tentu saja memberikan kekuatan baru, menafikkan, menghilangkan stigma bahwa Paslon 01, terutama capres adalah anti atau tidak dekat dengan kaum umat Islam,” kata Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Verry Surya Hendrawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *