BPN: Dokter Minta Sandiaga Uno Istirahat Total

Liputan6.com, Jakarta – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno dikabarkan tengah mengalami sakit lambung dan radang tenggorokan. Hal itu yang menjadi alasan Sandiaga tak muncul mendampingi Prabowo Subianto melakukan deklarasi kemenangan.

Wakil Sekertaris Jenderal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Chandra Tirtawijaya mengatakan, Sandiaga diketahui mengalami radang tenggorokan dan gangguan lambung usai diperiksa Ahli Penyakit Dalam Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Barat, Dokter Kartariadi pada Jumat (19/4) siang.

“Jadi saya berkunjung ke sini untuk menjenguk Calon Wapres Pak Sandiaga Uno yang kebetulan sakit, sudah disuntik dua kali ya, lemes, tapi dia masih bisa bicara. Dia disuruh istirahat total,” kata Chandra usai menjenguk Sandiaga di kediaman Jalan Selong, Jakarta Selatan, Jumat (19/4).

Meski begitu, Sandiaga tetap mengawal proses rekapitulasi yang saat ini berada di tingkat kecamatan. Ia pun menitipkan pesan kepada para pendukung serta relawan seluruh partai koalisi untuk juga mengawal proses rekapitulasi.

“Ada beberapa pesan beliau yang harus disampaikan kepada semua partai-partai koalisi dan relawan-relawan. Intinya pertama perjuangan belum selesai, jadi kita harus tetap mengawal apa yang sudah terjadi 17 April yaitu Pilpres,” ujarnya.

“Terutama untuk Pilpres harus tetap kita jaga prosesnya, harus tetap semangat untuk mengikuti proses-proses penghitungan suara dari mulai TPS. Sekarang hari ini di kecamatan, kemudian kabupaten/kota sampai ke tingkat nasional,” sambung Sandiaga.

Sandiaga Uno Disarankan Cek Darah, Warganet: Cepat Sembuh ya Pak

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengunggah foto dirinya bersama dengan putra satu-satunya yang bernama Sulaiman.

Sandiaga Uno mengunggah sebuah foto kebersamaannya bersama sang putra, Sulaiman, di Instagram (Foto: Instagram/ @sandiuno)

Keduanya tampak menautkan tangan satu sama lain sambil duduk di karpet sajadah. Tampaknya, Sandiaga dan Sulaiman baru saja selesai salat Jumat.

Dia mengunggah keterangan foto, “Berkat Jumat, hari ini ialah bisa salat Jumat bersama anak lelakiku satu-satunya, Sulaiman,” tulis Sandiaga dalam sebuah unggaha Intagramnya, @sandiuno.

Top 3 Tekno: Keriuhan Warganet Terkait Hilangnya Sandiaga Uno Sedot Perhatian

Liputan6.com, Jakarta – Absennya Sandiaga Uno ternyata mengundang tanda tanya besar dari warganet. Banyak yang bertanya, di manakah keberadaan Sandiaga Uno saat Prabowo mengadakan jumpa pers dan berpidato.

Berita ini pun menyedot perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Kamis (18/4/2019). Berita lain yang juga menyedot perhatian datang dari kicauan terakhir Sandiaga Uno di Twitter.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Misteri Hilangnya Sandiaga Uno Puncaki Trending Topic

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar jumpa pers mengenai hasil quick count atau hitung cepat Pemilu 2019 pada Rabu sore (17/4/2019).

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku tidak percaya hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang memenangkan pasangan capres Jokowi-Ma’ruf.

Saat pidato, Prabowo ditemani oleh petinggi BPN, seperti Fadli Zon, jubir BPN Dahnil Anzar, Rachmawati Soekarnoputri, dan Sohibul Iman. Terlihat ekonom senior Rizal Ramli.

Namun, dalam jumpa pers tersebut tidak terlihat keberadaan cawapres Sandiaga Uno.

Baca selengkapnya di sini 

2. Menghilang dari Keramaian, Ini Kicauan Terakhir Sandiaga Uno di Twitter

Sandiaga Uno tidak menemani capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saat jumpa pers mengenai quick count atau hitung cepat Pemilu 2019 pada Rabu sore (17/4/2019).

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku tidak percaya hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang memenangkan pasangan capres Jokowi-Ma’ruf.

Walau tidak ada Sandiaga Uno, Prabowo tetap ditemani oleh petinggi BPN, seperti Fadli Zon, jubir BPN Dahnil Anzar, Rachmawati Soekarnoputri, dan Sohibul Iman. Terlihat ekonom senior Rizal Ramli.

Baca selengkapnya di sini 

Deretan Fakta Teka-Teki Hilangnya Sandiaga Uno

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya menanggapi hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei. Namun dalam pidatonya, Prabowo tak didampingi cawapres Sandiaga Uno. Prabowo hanya ditemani sejumlah tim pemenangan.

Anggota BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean menyampaikan, Sandiaga masih berada di dalam rumah Prabowo. Dia memang sengaja diam di dalam rumah dan tidak keluar menemani Prabowo berpidato.

“Pak Sandi ada di dalam (rumah). Lagi sedikit merumuskan pernyataan,” jelasnya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019 sore.

Ferdinand mengatakan, Prabowo-Sandi tak harus selalu tampil berdua. Terpenting capres Prabowo telah menyampaikan pidatonya. Sandi, kata dia, akan segera menyampaikan pidatonya.

Dia mengatakan, masyarakat tak perlu berspekulasi atas ketidakhadiran Sandi. “Nanti akan ada waktunya keluar (berpidato). Tunggu saja,” pungkasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo meminta semua pendukung dan relawan tenang. Dia meminta para relawan dan pendukungnya tidak terprovokasi.

Sementara itu, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Azhar, menjelaskan ketidakhadiran Sandiaga Uno saat Prabowo memberikan pernyataan ke awak media.

Ia mengatakan, keduanya akan berpidato secara bergantian. Sandiaga sebentar lagi akan keluar untuk memberikan pernyataan.

“Nanti setengah jam lagi kita akan mendengar pidato dari Sandiaga,” ucap Dahnil,” ujar dia.

Saham Saratoga Milik Sandiaga Uno Tumbang Usai Pilpres 2019

Liputan6.com, Jakarta – Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) merosot sepanjang sesi pertama perdagangan saham Kamis (18/4/2019). Tekanan terhadap saham SRTG ini terjadi usai pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Berdasarkan data RTI, saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk dibuka turun 10 poin ke posisi Rp 3.830 per saham dari penutupan perdagangan Selasa di posisi Rp 3.840 per saham.

Pada sesi pertama, saham SRTG tergelincir 3,91 persen ke posisi Rp 3.690 per saham. Saham SRTG sempat berada di level tertinggi Rp 3.840 dan terendah Rp 3.400 per saham.

Total frekuensi perdagangan saham 208 kali dengan nilai transaksi Rp 282,9 juta. Pada pekan lalu sebelum Pemilu 2019, saham SRTG naik tipis 0,80 persen pada periode 8-12 April 2019. Saham SRTG menguat ke posisi Rp 3.760 per saham. Nilai transaksi harian saham Rp 59,6 miliar.

Adapun tekanan terhadap saham Saratoga ini terjadi usai pelaksanaan pemilu 2019. Usai Pemilu 2019, sejumlah lembaga survei merilis hitung cepat Pilpres 2019. Berdasarkan laporan lembaga survei tersebut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin mengungguli pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Berdasarkan hasil quick count Pilpres 2019 Indo Barometer 99,67 persen:Jokowi 54,32 persen, Prabowo 45,68 persen.

Sandiaga Uno merupakan salah satu pendiri PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Ia pun memegang 22,62 persen saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk per 28 Februari 2019.

3 Nama Ini Disebut Sandiaga Uno dalam Debat Pamungkas Pilpres 2019

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyampaikan visi dan misinya dalam debat pamungkas 2019. Dia pun mengkritik kebijakan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang membuat pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak dirasakan banyak orang.

Sandiaga mencontohkan seorang ibu, bernama Nurjanah, yang mengaku kini tokonya sepi pembeli.

“Ibu Nurjanah mengatakan sepi. Mengeluhkan tokonya yang ada di pasar tradisional,” kata Sandiaga di arena debat Pilpres, Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Karena itu, masih kata dia, ke depan, jika dirinya terpilih pada periode 2019-2024, akan memastikan harga-harga terjangkau. Supaya masyarakat yang mempunyai toko, tidak sepi.

“Kami memastikan harga pokok terjangkau,” ungkap Sandiaga.

Dia berkeyakinan, dengan menjaga harga bahan pokok, maka masyarakat tidak terbebani. Karena itu, lanjutnya, Prabowo-Sandiaga harus menang di Pilpres 2019 ini.

“Prabowo-Sandi berkeyakinan, dengan menjaga harga bahan pokok, tak membebani masyarakat,” pungkasnya.

Kampanye di Tangerang, Sandiaga Uno Disawer Ribuan Simpatisan

Liputan6.com, Tangerang – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno disawer ribuan simpatisan saat menghadiri kampanye akbar terakhir di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (13/4/2019).

Sandiaga menuturkan, saat masuk ke Alun-alun Ahmad Yani untuk kampanye, ada seorang warga yang menyisipkan selembar uang di dalam saku celana sebelah kirinya. Lalu, saat sampai di atas panggung, Sandi membuka lembaran uang tersebut ternyata Rp 5.000.

“Saya sedih, ada masyarakat menyelipkan uang ini, Rp 5000, terima kasih kepada masyarakat. Ini saya tidak nilai nominalnya, tapi ini semangat masyarakat untuk Indonesia berubah,” tutur Sandiaga.

Cerita Sandiaga tersebut membuat ribuan simpatisan yang berada di bawah panggung kampanye secara spontan menggulungkan lembaran uang tunai, dan langsung melemparkannya ke atas panggung.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun langsung memungutnya lembar demi lembar, sebelum akhirnya dibantu tim di atas panggung, yang kemudian memasukannya ke dalam kantong plastik berukuran besar.

“Terima kasih atas semangat perubahannya, terima kasih,” kata Sandiaga.