Liga Inggris: Data dan Fakta Arsenal vs Cardiff City

Liputan6.com, Jakarta – Arsenal bersua Cardiff City pada lanjutan Liga Inggris musim ini. Pertandingan berlangsung di Emirates Stadium, Rabu (30/1/2019) dini hari WIB.

Tuan rumah dalam kondisi buruk jelang pertandingan ini. Pasalnya, pekan lalu Arsenal tersingkir dari Piala FA setelah dikalahkan Manchester United dengan skor 1-3.

Kekalahan yang menyakitkan mengingat beberapa hari sebelumnya mereka mampu mengalahkan tim kuat Chelsea dua gol tanpa balas.

Cardiff sendiri juga memiliki catatan yang tak bagus ketika melakoni partai tandang. Musim ini, mereka hanya mampu meraih lima poin dari 11 pertandingan tandang di Liga Inggris, dengan catatan satu kemenangan dan dua kali imbang.

Tentu saja catatan negatif ini akan sama-sama dihindari untuk berulang bagi kedua tim. Nah, sebelum pertemuan ini, tak ada salahnya untuk menyimak data dan fakta Arsenal vs Cardiff berikut ini:

2 dari 3 halaman

Data Menarik

* Arsenal telah memenangkan tiga pertemuan Liga Inggris melawan Cardiff dengan agregat 8-2, dan tak terkalahkan dalam 23 laga kandang Liga Inggris melawan sebuah tim promosi (menang 20, seri 3).

* Arsenal telah memenangkan 9 dari 12 pertandingan kandang terakhir mereka di Liga Inggris musim ini.

* Cardiff City hanya mampu sekali meraih kemenangan di 11 partai tandang di Liga Inggris musim ini.

* Arsenal tercatat memiliki rata-rata mencetak dua gol di 12 pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris.

* Sementara Cardiff rata-rata 0 gol dalam 11 partai tandang mereka di liga musim ini.

* Arsenal telah memenangkan empat pertandingan terakhir mereka melawan Cardiff City di semua kompetisi.

* Arsenal tercatat selalu unggul di saat jeda dan saat full time di tiga pertandingan kandang terakhir Liga Inggris.

3 dari 3 halaman

Fakta Lain

* Dalam tiga pertandingan terakhir Liga Inggris, Cardiff tak mampu mencetak gol.

* Dalam 11 laga tandang di Liga Inggris musim ini, Cardiff hanya mampu meraih satu kemenangan, dua imbang dan delapan kali merasakan kekalahan.

* Pencetak gol terbanyak Arsenal adalah Pierre Emerick Aubameyang dengan 14 gol.

* Pencetak gol terbanyak Cardiff City adalah Callum Peterson dengan torehan empat gol.

* Pembuat assist terbanyak Arsenal adalah Aaron Ramsey dengan 6 assist sejauh ini.

* Sementara Sean Morrison adalah pembuat assist terbanyak di Cardiff City dengan 3 assist.


Sumber: Bola.net

Top3: Mobil Rp 15 Miliar Ayu Ting Ting dan Mobil Box Crazy Rich Asian

Liputan6.com, Jakarta Banyak mobil mahal yang ada di Indonesia. Nah, seperti apa mobil Rp 15 miliar versi Ayu Ting Ting? Dan berikut ringkasan artikel populer lainnya:

1. Seharga Rp 15 Miliar, Mobil Ayu Ting Ting Jadi Sorotan

Menjadi salah satu artis terkenal di Tanah Air, wajar bila Ayu Ting Ting memiliki beragam mobil mewah yang terparkir di garasi rumahnya. Tak sedikit vlog memperlihatkan rumah mewah dan beragam mobil yang biasa digunakan ibu satu anak tersebut.

Salah satu yang menyita perhatian ialah vlog milik youtuber terkenal Ria Ricis. Bagaimana tidak, dalam video berdurasi lebih dari 6 menit tersebut, Ayu memamerkan mobil dengan nilai sejarah dan diklaim memiliki harga hingga Rp 15 miliar. Selengkapnya baca di sini.

2. Cara Mudah Melahap Tanjakan Menggunakan Mobil Manual untuk Pemula

Bagi pemula, tanjakan merupakan salah satu tantangan yang bisa mengeluarkan keringat dingin. Wajar saja, jika gagal melahap tanjakan, maka risikonya mesin mati atau mobil mundur kembali.

Jika di jalur datar, pengemudi mungkin hanya perlu memastikan untuk mengatur ritme injakan pedal gas dan teliti saat melakukan pengereman bersamaan dengan kopling. Tapi berbeda dengan jalur yang menanjak, ketepatan pengendalian kopling, rem, dan pedal gas perlu diperhatikan. Selengkapnya baca di sini.


2 dari 3 halaman

3. Kelakuan Crazy Rich Asian, Bawa Kawasaki Ninja H2 Pakai Alphard

Kawasaki Ninja H2 merupakan salah satu motor andalan yang identik sebagai superbike 1.000cc dengan supercharger. Tidak diproduksi dalan jumlah banyak, motor pabrikan Jepang itu dikenal istimewa.

Memiliki harga Rp 661 Juta, Kawasaki Ninja H2 merupakan salah satu kendaraan roda dua yang dimiliki kaum ‘berkantong tebal’. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Bertemu Komunitas Nasrani, Sandiaga Uno Janji Lindungi Semua Golongan

Liputan6.com, Jakarta – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno bertemu dengan para Pendeta dan Komunitas Nasrani Karanganyar di Gedung PGRI Manggung, Cangakan, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin, (28/1/2019). Sandi diterima hangat Pendeta Carles Milu, Simeon Melan dan Tribowo Raharjo.

Dalam kesempatan itu, Sandi menyatakan, bersama Prabowo Subianto akan fokus meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Kami akan fokus pada ekonomi yang berfokus pada penyediaan dan penciptaan lapangan kerja, sekaligus menciptakan stabilitas harga-harga kebutuhan pokok yang terjangkau. Kami juga akan berdiri dan melindungi semua golongan dan agama di Indonesia. Tanpa memandang suku, agama dan ras,” kata Sandi.

Dia menegaskan, kampanye Prabowo-Sandi tak akan memecah belah, namun mempersatukan. Dirinya hanya ingin membuka mata masyarakat bahwa Indonesia negara kaya, tapi belum bisa dikelola secara maksimal. Kemudian Kesejahteraan hanya bagi segelintir orang, bukan untuk masyrakat kebanyakan.

“Kami akan membuat kampanye yang mengedepankan perubahan ekonomi dan kesejahteraan penghidupan rakyat,” ucap Sandiaga Uno.

2 dari 3 halaman

Didoakan

Di kesempatan sama, Pendeta Charles Milu mengapresiasi kedatangan Sandi bertemu dengan komunitas kristen. Dia mendoakan supaya Prabowo-Sandi bisa sukses di Pilpres 2019.

“Kami hargai kesediaan Pak Sandi hadir untuk berdialog dengan komunitas nasrani di sini. Kami akan doakan beliau untuk melapangkan jalan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjadi pelayan masyarakat di tahun 2019,” ucap Charles.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jakarta Seperti Singapura-Bangladesh karena Perencanaan Tak Konsisten

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyinggung ketimpangan di Ibu Kota saat meninjau sejumlah titik kemacetan bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. JK menyebut, kawasan MH Thamrin sebagai Singapura tetap kawasan Tanjung Priok seperti Bangladesh.

Hal itu diamini pengamat tata kota Nirwono Yoga. Dia mengatakan, pembangunan di Jakarta memang tidak merata dikarenakan perencanaan Jakarta yang tak konsisten. Nirwono mengatakan, perencanaan Jakarta sebenarnya sudah bagus namun pemerintah kerap kali melanggarnya.

“Ucapan dari Pak JK adalah sebuah masukan supaya Gubernur DKI sekarang menyiapkan Jakarta untuk 2- sampai 30 tahun ke depan seabgai kota besar. Jadi untuk seluruh kawasan bukan untuk kawasan Thamrin-Sudirman saja,” ucap Nirwono saat diwawancara detikcom, Selasa (29/1/2019).

Untuk membumihanguskan ketimpangan, Nirwono meminta Pemprov DKI untuk tetap pada perencanaan RTRW yang sudah dicanangkan. Dia mengatakan, rencana tata ruang wilayah (RTRW) di Jakarta kerap kali berubah hanya karena beda kepemimpinan.

Menurutnya, pencanangan RTRW di Jakarta sudah bagus bahkan dari zaman Gubernur Ali Sadikin. Namun pemerintah kerap tidak konsisten sehingga konsep RTRW melenceng.

“Intinya jangan ganti pemimpin ganti kebijakan, ini yang tidak diperhatikan pemerintah,” tuturnya.

Sedangkan pengamat tata kota lainnya, Yayat Supriatna, mengatakan, ketimpangan di Jakarta terjadi karena mahalnya biaya hidup di Jakarta. Akhirnya warga bertahan hidup di Jakarta dengan serba kekurangan.

“Kampung Bangladesh adalah cermin dua wajah Jakarta dan wajah kesenjangan yang semakin tinggi. Biaya tranportasi dan sewa rumah mahal membuat warga meminimalkan biaya hidupnya supaya bisa hidup dan bertahan di Jakarta,” ucap Yayat.

kawasan kumuh di Jakartakawasan kumuh di Jakarta Foto: Pradita Utama

Yayat menjelaskan, tingginya biaya hidup itu membuat warga Jakarta di perkampungan menjadi betah miskin. Tingginya biaya hidup di Jakarta tak dibarengi dengan mudahnya mencari uang di Jakarta.

“Tingginya biaya hidup membuat warga ‘betah miskin’. Sementara untuk bangun rumah susun murah di tengah kota adalah mimpi,” papar Yayat.

Sebelumya Wapres JK melihat kumuhnya Jakarta khususnya di belakang Jalan MH Thamrin dan kawasan Tanjung Priok. Dia menyebut ketimpangan tersebut seperti ‘Singapura vs Bangladesh’.

“Kalau kita lewat Jalan Thamrin (dari helikopter) ini tidak beda dengan Singapura. Begitu ke belakang Jalan Thamrin, atau ke Tanjung Priok itu sama dengan daerah atau kota-kota lain kayak Kalkuta, Bangladesh, kayak Manila, atau ya kumuhlah,” kata JK.

Kawasan Jl MH ThamrinKawasan Jl MH Thamrin / Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom

Menanggapi itu, Gubernur DKI Anies Baswedan mengamini pernyataan JK. Menurutnya, apa yang disampaikan JK itu bukan kritik, melainkan fakta. Dia mengatakan, ketika perencanaan dilakukan dengan benar, pergerakan ekonomi akan terjadi.

“Nggak, itu bukan kritik, tapi itu fakta. Itu Pak JK mengatakan itu contoh. Ketika tata ruang dirancang dengan benar, private sector juga akan bergerak membangun di situ dan lain-lain. Tapi kalau kita tidak membuat perencanaan tata ruang yang benar, ya tidak akan ada pergerakan perekonomian,” kata Anies.

(rvk/fai)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

3 Alasan Ini yang Dasari Seseorang Edit Fotonya di Media Sosial

Liputan6.com, Jakarta – Media sosial menjadi salah satu bagian dari hidup manusia saat ini, banyak orang yang banyak menghabiskan waktunya untuk bermain media sosial. Media sosial juga bisa menjadi tempat menyimpan kisah hdup kita, di mana kita dapat mengunggah berbagai foto atau video.

Kok beda ya dengan di foto? Ini adalah salah satu hal yang sering terjadi di mana seseorang akan mendapatkan betapa berbedanya seseorang dengan fotonya di sosial media. Tak sedikit orang yang mengedit fotonya sebelum dimasukkan ke media sosial.

Dilansir dari Bbc.com, ada tiga alasan kenapa seseorang mengedit fotonya sebelum diunggah ke media sosial atau disebarkan secara online. Berikut alasannya :

1. Merupakan candu untuk mendongkrak kepercayaan diri

Seorang wanita berusia 24 tahun yaitu Monica Agrezzi mengatakan bahwa awalnya dirinya hanya mengedit untuk bersenang-senang namun lama-kelamaan, itu menjadi candu.

Editing yang dilakukan oleh Monica ini menjadi pendongkrak kepercayaan dirinya di media sosial, hal ini menjadi suatu hal yang dicintainya karena ketika dirinya mengedit foto dia akan terhanyut ke dalamnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :

2 dari 2 halaman

2. Ingin mendapatkan banyak “like”

Pendongkrak kepercayaan diri yang membawa keberuntungan, dengan mengedit foto dapat meningkatkan “Like”. Salah satu yang banyak digunakan adalah editing “Face Tune”. Ini akan membuat wajah pada foto menjadi lebih berkarakter dan mendapatkan kontur pada wajah.

Kiera Crump adalah salah satu yang melakukan editing pada fotonya. Laki-laki ini melakukan editing untuk memutihkan bagian hitam matanya, mengatur pigmentasi kulit, dan melembutkan kulit.

3. Takut dianggap jelek

Ketakutan akan dianggap jelek adalah salah satu alasan mengapa seorang mengubah wajahnya melalui aplikasi editing sebelum mengungah fotonya.

Mengedit foto adalah sesuatu untuk Gabby Harding, seorang wanita 21 tahun yang menjadi seorang Fashion Blogger. Dengan mengedit foto, ia dapat mengurangi ketakutan dan kecemasan yang dialami dirinya. Gabby juga mengatakan bahwa dirinya yakin orang-orang melakukan hal yang sama di media sosial mereka.

Praktik mengedit foto dan mengubah wajah hingga bagian tubuh pada foto-foto di media sosial menjadi salah satu bagian dari kehidupan maya di media sosial. Berbagai alasan menjadi pemicu kenapa seseorang mengedit fotonya, bahkan hingga dirinya terlihat jauh berbeda atau sempurna untuk sang empunya foto.

Reporter :

Lea Citra Santi Baneza

Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta

Timses Jokowi Sarankan Kubu Prabowo Laporkan Indonesia Barokah ke Bawaslu

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, Arsul Sani tidak asal tuding terkait dalang di balik munculnya Tabloid Indonesia Barokah yang dianggap menyudutkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Arsul menyarakankan timses Prabowo-Sandi melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jika memang merasa ada oknum TKN yang menjadi dalang Tabloid Indonesia Barokah.

“Kalau bisa enggak usah main tuding-tuding, make it simple, kalau punya bukti yang kuat silakan bawa ke Bawaslu bawa ke Kepolisian RI jadi itu jangan dilempar-lempar ke twitter main sebut nama si A, si B, jadi itu enggak produktif jadinya,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/1/2019).

Terkait tudingan Irfan Wahid atau Ipang sebagai dalang di balik tabloid tersebut, menurut Arsul juga sudah selesai. Kata dia Ipang sudah membantah tuduhan tersebut.

“Tapi soal siapa yang di belakang Indonesia Barokah itu, Pak Ipang saya kira kan sudah membantah, kalau ini dianggap sebagai black campaign ya silakan dibawa ke Bawaslu biar disidik,” ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Beda dengan Obor Rakyat

Politikus PPP ini juga menilai Tabloid Indonesia Barokah tidak memuat konten fitnah. Dia menuturkan isi pemberitaan di media itu hanya sekedar kritik saja.

“Beda sekali jadi seolah-olah jangan ini disamakan seperti Obor Rakyat. Kalau Obor Rakyat itu murni fitnah isinya karena itulah ada yang ditindak secara hukum, kalau Indoensia Barokah lebih kritis tajam terhadap salah satu paslon,” ucapnya.

Diketahui, Jubir Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade mengakui sudah melakukan penyelidikan terkait siapa dalang di balik tabloid Indonesia Barokah. Dia pun menangkap jejak digital dari Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Jokowi-Ma’ruf, Irfan Wahid atau lebih dikenal dengan nama Ipang Wahid.

“Ipang Wahid patut diduga terlibat dalam tabloid Indonesia Barokah,” kata Andre.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Harga Vivo V3 dan Spesifikasinya, Ponsel Canggih dengan Sensor Fingerprint

Liputan6.com, Jakarta Seiring perkembangan teknologi, perkembangan ponsel pun kian maju. Saat ini juga mulai bermunculan brand-brand saing pada ponsel atau smartphone. Salah satu brand yang memiliki daya saing di Indonesia ialah Vivo

Vivo perusahaan elektronik yang berasal dari Dongguan, Guangdong, Tiongkok. Vivo mulai bersaing dengan brand lainnya di Indonesia sejak akhir 2016 lalu.

Vivo menjadi salah satu ponsel pintar yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya karena harga serta spesifikasi yang seimbang, menjadikannya daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah Vivo V3.

Meskipun bukan termasuk dalam ponsel keluaran anyar, akan tetapi spesifikasi serta kemampuan yang ditawarkan masih mampu untuk bersaing dengan ponsel keluaran terbaru. Selain harga Vivo V3 yang masih bersaing di pasaran, kecepatan jaringan internet 4G LTE juga mampu mencapai LTE Cat4 150/50 Mbps.

Meski Vivo V3 ini diluncurkan pada April 2016 lalu di Mumbai, India, akan tetapi ponsel pintar ini telah memiliki metode keamanan berupa sensor fingerprint. Tentu saja sistem keamanan ini akan sangat membantu kamu untuk menjaga semua privasi dan data pada ponsel kamu ini.

Berikut Liputan6.com rangkum harga Vivo V3 serta spesifikasi Selasa (29/1/2019):

2 dari 4 halaman

Dapur Pacu dan Penyimpanan

Dapur Pacu

Vivo V3 memiliki prosesor dengan kapasitas Qualcomm MSM8939v2 Snapdragon 616 dengan Quad Core 1.5 GHz Cortex- A53 serta Quad core 1.0 GHz Cortex A- 53. Ini tentu membantu kinerja pada smartphone ini sangat cepat. Selain itu, Vivo V3 didukung pula dengan sistem operasional Android OS v5.1 (Lollipop).

Sistem operasional android ini akan membantu sistem kerja pada serta mengelola grafis pada smartphone ini. Selain sistem operasional dan juga prosesor yang tinggi, Vivo V3 ini juga memiliki GPU Adreno 405 MHz yang membantu meningkatkan sistem kerja ponsel.

Penyimpanan

Vivo V3 ini juga memiliki penyimpanan internal dengan kapasitas 16GB. Smartphone satu ini juga memiliki RAM sebesar 3 GB yang mampu untuk mejalankan aplikasi secara bersamaan. Vivo V3 ini juga memiliki slot microSD hingga 128 GB.

Namun slot untuk microSD ini memiliki tempat yang sama dengan slot SIM 2, sehingga kamu harus memakainya secara bergantian.

3 dari 4 halaman

Desain dan Kamera

Desain

Hp Vivo V3 ini hanya memiliki satu varian warna saja yaitu Gold, akan tetapi Vivo V3 ini mengusung tema CandyBar dengan berat sekitar 138 gram. Berat ponsel ini tergolong ringan meskipun memiliki layar lebar sebesar 5 inch dengan dimensi yang dimiliki 143.6 x 71 x 7.5 mm.

Smartphone dengan layar 5 inch ini memiliki resolusi 720 x 1280 pixel dengan kemampuan HD yang dimiliki. Selain itu, smartphone ini mempunyai teknologi IPS LCD capacitive touchscreen dengan 16M color yang tentunya akan membuat tampilan pada layar berkualitas dan juga jernih.

Kamera

Untuk kamu yang senang dengan fotografi, tak perlu khawatir dengan kamera yang ada pada ponsel pintar Vivo V3 ini. Tak ingin ketinggalan dengan ponsel pintar lainnya, kamera pada Vivo V3 ini memiliki kamera beresolusi 13 MP pada kamera belakangnya dengan 4160 x 3120 pixel serta beberapa fitur pendukung.

Fitur pendukung yang dimiliki oleh Vivo V3 ini antara lain Autofocus, LED flash, Continous Shooting, Digital Zoom, Geotagging, Panorama, HDR, Touch Focus, Face Detection, ISO setting, White balance, Self timer, Exposure compensation, scene mode, phase detection. Selain itu, kamu juga bisa merekam sebuah video dengan kualitas 1080p/ 30fps.

Memiliki resolusi kamera depan sebesar 8 megapixel tentu saja harga Vivo V3 ini sangat mumpuni. Apalagi dengan kualitas 3264 x 2448 pixel pada kamera depan.

4 dari 4 halaman

Baterai dan Harga

Baterai

Dengan segala kualitas serta fitur yang ditawarkan, untuk baterai pada Hp Vivo V3 termasuk dalam baterai dengan tipe Non-Removable. Yang artinya tipe yang tidak bisa kamu lepas pasang. Kapasitas daya baterai pada Vivo V3 ini pun cukup besar yaitu dengan Li-Ion 2550mAh.

Harga Vivo V3

Spesifikasi serta kualitas yang ditawarkan, maka harga Vivo V3 ini pun cukup membuat kamu sedikit merogoh kocek dalam. Harga Vivo V3 ini dibandrol sekitar Rp 2,8 jutaan. Akan tetapi teknologi yang digunakan dalam Vivo V3 ini pun sebanding dengan harganya.

PNS Korup Melawan! Ogah Dipecat Malah Menggugat

Jakarta – Upaya pemberhentian tidak dengan hormat bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi terhambat. KPK sampai-sampai ikut bersuara meminta agar proses pemecatan para PNS korup itu dipercepat.

Bermula dari terungkapnya data Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengenai ribuan PNS yang masih menerima gaji meski sudah dihukum terkait kasus korupsi karena para PNS itu tidak dipecat. Singkat cerita, KPK memfasilitasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) membahas soal itu hingga keluarlah Surat Kesepakatan Bersama (SKB) tentang Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) bagi Aparatur Sipil Negara yang tersandung hukum.

Mereka berkomitmen pemecatan para PNS selesai pada akhir Desember 2018. Namun dari data BKN per 14 Januari 2019, hanya 393 PNS yang diberhentikan tidak dengan hormat dari daftar 2.357 PNS yang telah divonis bersalah melalui putusan berkekuatan hukum tetap. Selain itu, di luar data 2.357 PNS itu, ada tambahan 498 PNS yang terbukti korupsi diberhentikan sehingga total PNS yang diberhentikan adalah 891 orang.

“KPK mengimbau agar pimpinan instansi serius menegakkan aturan terkait dengan pemberhentian tidak dengan hormat terhadap PNS yang korupsi tersebut,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada detikcom, Senin (28/1/2019).

Dalam perjalanannya, ada tiga permohonan uji materi atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai persoalan tersebut. Berikut rincian 3 permohonan uji materi itu:

1. Nomor perkara 87/PUU-XVI/2018
Pemohon atas nama Hendrik melalui kuasa hukum Nurmadjito dan Mahendra. Objek perkara yaitu pengujian Undang-Undang Nomor 5 Tahun Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 87 ayat 2 dan ayat 4 huruf b dan huruf d.

“Pemohon merasa dirugikan hak konstitusionalnya terhadap pasal a quo memuat kata ‘dapat’ dalam frasa ‘PNS dapat diberhentikan dengan hormat atau tidak diberhentikan’,” demikian kutipan permohonan tersebut.

2. Nomor perkara 88/PUU-XVI/2018
Pemohon atas nama Ach Fatah Yasin, Panca Setiadi, Nawawi, Nurlaila, dan Djoko Budiono dengan kuasa hukum Muhammad Sholeh dkk. Objek perkara yaitu pengujian Undang-Undang Nomor 5 Tahun Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 87 ayat 4.

“Para pemohon merasa dirugikan hak konstitusionalnya terkait pasal a quo di mana mengandung ketidakpastian hukum sebagaimana dimaksud di dalam Pasal 28D ayat 1 UUD 1945 karena pasal a quo tidak berbicara hukuman berapa lama yang bisa diberhentikan dengan tidak hormat, karena frasa ‘pidana penjara atau kurungan’ bermakna luas, bisa saja ada orang dihukum setahun atau lebih, atau dihukum kurungan 1 hari,” demikian kutipan permohonan tersebut.

3. Nomor perkara 91/PUU-XVI/2018
Pemohon atas nama Novi Valentino, Fatmawati, Markus Iek, Yunius Wuruwu, dan Sakira Zandi dengan kuasa hukum Tjoetjoe S Hernanto dan Fadli Nasution dkk. Objek perkara yaitu pengujian Undang-Undang Nomor 5 Tahun Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 87 ayat 2, ayat 4 huruf b dan ayat 4 huruf d.

“Pasal-pasal a quo dapat ditafsirkan secara subjektif oleh karena antara pasal-pasal a quo tidak konsisten dan tidak adanya kepastian hukum terhadap kualifikasi pemberhentian dengan hormat dan pemberhentian tidak dengan hormat dan/atau dapat tidak diberhentikan sehingga dengan mudah ditafsirkan secara subjektif sesuai keinginan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK),” demikian kutipan permohonan tersebut.

Para pemohon dalam tiga uji materi yang diajukan itu sebagian besar adalah PNS yang berurusan dengan hukum yang kemudian dipecat. Proses persidangan pun masih bergulir di MK. Salah seorang kuasa hukum dalam salah satu perkara itu, Fadli Nasution, mengatakan bila uji materi itu diajukan karena para pemohon merasa dirugikan.

“Salah satunya hak konstitusional mereka merasa dirugikan dengan berlakunya Pasal 87 itu,” kata Fadli saat dihubungi detikcom.

Sedangkan untuk perkara pertama dengan kuasa hukum Nurmadjito dan Mahendra disebut Febri berkaitan dengan beredarnya surat dengan kop LKBH Korpri. Surat itu ditujukan pada para PPK baik di tingkat pusat maupun daerah yang isinya agar para PNS yang putusan hukumnya sudah inkrah tidak dipecat karena tengah menunggu hasil dari uji materi itu.

detikcom juga mendapatkan salinan surat klarifikasi yang ditandatangani Zudan Arif Fakrulloh sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional. Surat itu pada intinya menepis surat edaran dengan kop LKBH Korpri itu karena tidak adanya mandat dan koordinasi dengan Korpri maupun LKBH Korpri.

“Itu tidak mendapatkan mandat, tidak mendapatkan penugasan dari Dewan Pengurus Korpri Nasional,” ujar Zudan.

“Silakan menggugat tapi jangan menggunakan nama LKBH Korpri,” imbuh Zudan.

Sementara itu detikcom sudah berupaya menghubungi Nurmadjito dan Mahendra. Namun hingga saat ini kedua orang itu belum dapat dikontak.

Terlepas dari itu, KPK menepis alasan uji materi sebagai penundaan aturan yang sudah berlaku. KPK pun gencar meminta institusi terkait mempercepat pemecatan para PNS yang putusan hukumnya inkrah itu.

“Judicial review yang diajukan ke MK semestinya tidak jadi alasan untuk menunda aturan yang telah jelas tersebut,” ucap Febri.

“Karena sikap kompromi terhadap pelaku korupsi, selain dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, juga berisiko menambah kerugian keuangan negara karena penghasilan PNS tersebut masih harus dibayarkan negara,” imbuh Febri.

Pemecatan atau pemberhentian tidak hormat itu bermula dari terkuaknya PNS yang terbukti melakukan korupsi dan putusan hukumannya sudah inkrah itu dengan jumlah yang tidak sedikit. KPK kemudian memfasilitasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) membahas soal itu.

Hasilnya keluarlah Surat Kesepakatan Bersama (SKB) tentang Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) bagi Aparatur Sipil Negara yang tersandung hukum. Data BKN per 14 Januari 2019 menyebutkan hanya 393 PNS yang diberhentikan tidak dengan hormat dari daftar 2.357 PNS yang telah divonis bersalah melalui putusan berkekuatan hukum tetap. Selain itu, di luar data 2.357 PNS itu, ada tambahan 498 PNS yang terbukti korupsi diberhentikan sehingga total PNS yang diberhentikan adalah 891 orang.
(dhn/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Faksi Militan Ajang-Ajang Dituding di Balik Bom Gereja Filipina

detikFlash

Otoritas Filipina menyelidiki peristiwa pengeboman ganda di gereja pada Sabtu (26/1). Militan Abu Sayyaf diduga kuat di balik teror mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih khusus, faksi Ajang-Ajang di belakang aksi teror yg menewaskan 20 orang dan melukai 100 korbannya. Faksi yang terkenal melakukan penculikan dan pemerasan.

Embed Video

Isfari Hikmat – 20DETIK
Selasa, 29 Jan 2019 06:51 WIB

Said Aqil Tak Surut di Tengah Kontroversi ‘Imam Harus NU’

Jakarta – Pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj soal imam masjid hingga pengurus kantor urusan agama (KUA) seharusnya dari NU jadi kontroversi. Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyesalkan pernyataan tersebut.

“Imbauan terhadap Said Aqil Siroj untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan umat. Pernyataan KH Said Aqil Siroj yang menyatakan bahwa imam masjid, khatib, KUA, menteri agama, harus dari NU kalau dipegang selain NU salah semua, jelas sangat kita sesalkan,” ujar Anwar Abbas dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (28/1/2019).

Anwar menganggap pernyataan tersebut berasal dari Said Aqil secara pribadi. Anwar yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) yakin pernyataan tersebut bukan sikap NU.


Anwar pun meminta Said Aqil menarik ucapannya sekaligus minta maaf. Menurutnya pernyataan tersebut mengancam persatuan dan kesatuan umat.

Said Aqil sendiri tak surut di tengah kontroversi tersebut. Said Aqil menolak permintaan Anwar karena NU tak berada di bawah struktural kepengurusan MUI.

“Sekjen Majelis Ulama meminta saya mencabut ungkapan saya kemarin, bahwa kalau bukan NU salah semua. Saya NU, bukan bawahan Majelis Ulama. NU bukan bawahan majelis ulama, bukan. Nggak ada hak perintah-perintah saya,” kata Said dalam sambutannya di acara Rakornas LDNU di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Menurut Said, Anwar tidak mempunyai kewenangan memerintah dirinya. Dia mengaku nekat dan menegaskan tidak takut kepada siapa pun.

“Sekali lagi, kaya saya gitu lho nekat, Ketua PBNU nggak boleh takut sama siapa pun, saya tidak takut. Kecuali sama istri saya… (disambut gelak tawa), itu pun kadang-kadang,” ujar Said.

Said Aqil memilih ‘tak ambil pusing’ bila ada yang marah dengan pernyataannya. Said menjelaskan banyak orang yang keliru dalam menafsirkan terkait khotbah Salat Jumat. Menurut dia, khotbah seharusnya singkat dan sakral.

“Khotib sekarang bacaan Alqurannya, plentang plentong. Masyaallah. Kemarin saya katakan, khotib kalau bukan dari NU, salah semua. Pada marah, biarin,” ucap Said.

Said menjelaskan apabila imam dan khatib bukan dari NU, dikhawatirkan khotbahnya akan radikal. Dia menjamin jika kader NU ceramah tak akan berisi materi yang radikal, caci maki, hingga fitnah.

“Kalau imamnya bukan dari NU, dikhawatirkan radikal khotbahnya, provokasi, mencaci maki. Itu yakin yang khotbah begitu itu bukan NU itu, saya jamin. Yang khotbah seperti itu bukan NU. Khotbah NU tidak ada. Seperti Sunda Kelapa, Masjid Istiqlal, nggak ada itu karena dipegang oleh orang NU,” kata Said.

Pernyataan yang jadi kontroversi itu disampaikan Said saat berbicara di peringatan Hari Lahir ke-73 Muslimat NU di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (27/1) kemarin. Said ingin kader NU berperan di segala bidang.

“Agar berperan di tengah-tengah masyarakat. Peran apa? Peran syuhudan diniyan, peran agama. Harus kita pegang. Imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, Pak Menteri Agama, harus dari NU. Kalau dipegang selain NU, salah semua,” ujar Said Aqil disambut tepuk tangan anggota Muslimat NU yang hadir.

Said mengatakan selama ini kader NU memang telah berperan banyak di tengah masyarakat. Namun ada satu peran yang belum dilakukan, yakni syuhudan syiayah atau peran politik.
(jbr/rvk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>