Liverpool vs Leicester: Tuan Rumah Tanpa Bek Andalan

Liputan6.com, Liverpool – Krisis bek Liverpool bertambah parah jelang laga Liga Inggris melawan Leicester City di Anfield, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB. Partisipasi bek andalan Virgil van Dijk diragukan.

Van Dijk menderita sakit sehabis pulang dari training camp di Dubai pekan lalu. Sejak itu dia belum kembali berlatih.

Kondisi ini patut membuat Liverpool berkeringat. Pasalnya, Trent Alexander-Arnold dan Joe Gomez masih terkapar. Sedangkan James Milner, yang bisa tampil sebagai pemain belakang, menjalani sanksi disiplin.

Beruntung Dejan Lovren, yang sebelumnya menderita cedera hamstring, dan Fabinho sudah pulih.

Lovren nantinya mengisi jantung pertahanan bersama Joel Matip. Sedangkan manajer Liverpool Jurgen Klopp harus memilih antara Fabinho atau pemain remaja Rafa Camacho untuk menjadi bek kanan. 

2 dari 3 halaman

Ancaman Leicester

Absennya Van Dijk berpotensi menjadi masalah besar bagi Liverpool karena Leicester memiliki Jamie Vardy. Penyerang berusia 32 tahun itu sangat gemar menjebol gawang The Reds.

Dia mencetak tujuh gol dari delapan penampilan melawan Liverpool. Angka itu menempatkannya sebagai hantu Liverpool tersubur yang masih aktif bermain sejak era Premier League. Vardy tercatat hanya kalah dari Andy Cole (11 gol) dan Thierry Henry (8).

3 dari 3 halaman

Rekor Vardy

Van Dijk menjadi pilar Liverpool sejak bergabung dari Southampton tahun lalu. Dia selalu tampil di Liga Inggris dan Liga Champions musim ini.

MotoGP 2019: Valentino Rossi Tak Mau Kalah Melawan Anak Didik

Jakarta – Andalan Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menjalani musim menantang pada MotoGP 2019. Selain rival lama, dia juga meladeni dua anak didik Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia. 

Tahun lalu Valentino Rossi hanya berhadapan dengan satu anak didiknya, Morbidelli, yang memperkuat Marc VDS. Morbidelli pada MotoGP 2019 akan menggeber motor Petronas Yamaha SRT, sedangkan Bagnaia memperkuat Pramac Racing. 

Rossi mengakui musim 2019 bakal menarik. Namun, dia juga dengan jujur mengklaim tidak suka jika kalah dari dua anak didiknya itu. 

“Jika mereka di depan saya, itu akan sedikit mengganggu. Tapi, itu akan jadi tantangan menyenangkan,” kata pembalap Italia itu, seperti dilansir Speedweek, Senin (28/1/2019). 

“Kami akan bersaing untuk menjadi lebih baik. Itu menyenangkan,” imbuh Rossi. 

Kehadiran Morbidelli dan Bagnaia bakal menjadi bumbu yang membuat persaingan pada MotoGP 2019 makin seru. Rossi butuh dukungan motor lebih kompetitif jika ingin terlibat dalam pacuan juara dunia MotoGP. Apalagi pada musim lalu dia gagal membukukan satu pun kemenangan, sehingga sulit bersaing dengan Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.  


Sumber: Bola.com

Curhat Ahmad Dhani Tidur Bagai Ikan Pindang di Cipinang

JakartaAhmad Dhani bercerita soal kondisi sel Rutan Cipinang tempatnya ditahan. Kamar tempatnya menjalani admisi orientasi (AO) disebut dipenuhi dengan tahanan hingga sang musisi harus tidur bagai ikan.

Cerita soal kondisi sel itu dituturkan Dhani kepada Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso. Kepada Priyo yang menjenguknya pada Selasa (29/1) kemarin, Dhani mencurahkan pengalaman pertamanya bermalam di penjara.

Curhat Ahmad Dhani Tidur Bagai Ikan PindangFoto: Priyo Budi (Ibnu Hariyanto-detikcom)

Dhani, kata Priyo, tidur bersama 300 tahanan lainnya. Dengan kondisi kamar yang penuh sesak itulah Dhani mengaku tidur bak ikan pindang.
“Ada cerita unik, karena belum dapat sel yang resmi, semalam dia tidur bergelimpangan bersama 300 tahanan lain yang tatoan seperti ikan pindang berderet di kamp penampungan di areal lapas,” ujar Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso setelah menjenguk Ahmad Dhani di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (29/1).

Dhani memang telah ditahan di Rutan Cipinang sejak Senin (28/1) lalu. Dhani ditahan pasca divonis 1,5 tahun penjara karena terbukti melakukan ujaran kebencian. Dia terbukti melakukan ujaran kebencian terkait SARA lewat akun Twitter miliknya.

Kendati demikian, Dhani tetap menikmati kondisi tersebut. Apalagi, para tahanan bersikap ramah terhadapnya. Priyo juga mengatakan, caleg Gerindra itu pun saat ini dalam keadaan sehat.

“Saya sempat menjenguk Ahmad Dhani dan bicara 45 menit, keadaaan dia sehat-sehat saja,” katanya.

“Ahmad dhani sampaikan menikmati saja, karena tahanan lain juga menyapa dengan baik,” imbuh Priyo.

Saksikan juga video ‘TKN Jokowi: Kasus Ahmad Dhani Jadi Contoh Buat Masyarakat’:

[Gambas:Video 20detik]

(mae/aik) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cicil Rumah Tanpa Takut Riba

Jakarta – Memiliki rumah secara syariah kini sedang tren di beberapa wilayah di Indonesia. Mulai dari pembiayaan perumahan menggunakan bank syariah hingga cicilan syariah langsung dengan pengembang.

Keduanya memiliki prinsip bebas riba, karena akad yang digunakan sesuai dengan prinsip syariah. Jadi saling menguntungkan antara kedua belah pihak baik nasabah dengan bank atau pembeli dengan pengembang.

Lalu kira-kira apa saja bedanya antara KPR syariah dan cicilan rumah di pengembang syariah? Bagaimana cara mendapatkan rumah tanpa riba? (kil/ang)

Hebat, Perenang Lansia Asal Mesir Ini Masih Berupaya Kejar Gelar

Liputan6.com, Kairo – Nagwa Yousef Ghorab, seorang perenang perempuan asal Mesir berusia 76 tahun ini masih berupaya mencari gelar juara di usianya yang tak terbilang muda lagi.

Dikutip dari laman VOA Indonesia, Rabu (30/1/2019), Ghorab pertama kali berenang pada usia empat tahun. Pada usia 14 tahun, perenang putri itu meraih gelar juara gaya bebas dan punggung untuk Mesir dalam kategori usia di bawah 16 tahun (U-16).

Namun, dia harus berhenti berlomba pada usia 18 tahun, karena Mesir saat itu tidak punya kompetisi untuk atlet renang dewasa. Tapi hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berlatih hingga puluhan tahun kemudian.

“Saya akan membuktikan kepada Anda dan semua orang bahwa usia bukan halangan, bila Anda punya kemauan. Dan, bila Anda punya pandangan positif dalam kehidupan,” kata Ghorab.

Kompetisi renang untuk atlet dewasa akhirnya kembali diadakan di Mesir pada 2005. Ghorab, untuk pertama kali sepuluh tahun kemudian, naik ke podium internasional setelah memenangkan dua medali perunggu di sebuah kejuaraan di Rusia.

“Ini sudah ada dalam diri saya selama 60 tahun, menunggu untuk dilepaskan,” katanya.

“… Saya ingin maju di pertandingan internasional. Saya tidak ingin dikalahkan siapa pun. Apalagi, saya berkompetisi atas nama negara saya.”

Ghorab sekarang sedang berlatih untuk kejuaraan di Korea Selatan. Pelatihnya, Haytham Sabry, mengatakan dia punya semangat seperti atlet berusia 20 tahun.

“Dia punya tekad kuat saat udara dingin maupun panas. Dia masih datang setiap hari untuk berlatih. Tidak ada kejuaraan ingin dia lewatkan,” kata Sabry.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Penyintas Kanker Payudara

Kisah inspirasi lainnya juga datang dari seorang lansia asal Maryland, Amerika Serikat. Rita Eisenberg selalu menganut gaya hidup sehat yang aktif. Dia perenang yang tekun hampir sepanjang hidupnya.

“Pikir-pikir, sekian tahun saya berenang mungkin sudah berenang menyeberang melintasi negara bolak-balik,” kata Rita.

Tapi pada tahun 1980 Rita didiagnosis menderita kanker payudara.

Dia baru berusia 49 tahun kala itu, memiliki pernikahan yang bahagia dan menjadi ibu dari tiga anak laki-laki.

“Seperti tirai diturunkan. Apa? Saya menderita kanker payudara? Bagaimana saya bisa terkena kanker payudara? Dokter mengatakan ada beberapa pilihan. Saya katakan saya tidak mau melakukan apapun. Dokter mengatakan itu bukan salah satu pilihan,” kata Rita.

Rita menjalani masektomi. Lalu, dia memilih operasi rekonstruksi yang langka. Dua tahun kemudian kanker itu kambuh lagi. Serangkaian pengobatan radiasi membawa hasil yang menggembirakan. Sekarang, dia bebas kanker selama lebih dari 30 tahun.

Berenang, kenang Rita membawanya melewati masa-masa paling gelap dari penyakit ini.

“Butuh beberapa saat untuk menggerakkan lengan, saya tidak bisa mengangkat lengan. Butuh waktu,” kata Riga.

“Tetapi, meskipun saya menjalani radiasi, saya tetap berenang. Hal itu seperti mengembalikan keseimbangan saya. Sebagian orang melakukan meditasi, saya berenang.”

Tapi dorongan anaknya membuat latihan Rita ke tingkat baru. Putranya meyakinkannya agar ikut dalam Olimpiade Senior Amerika.

“Ketika pertama kali diberi tahu mengenai ide itu, saya menolak, tidak ingin melakukannya. Saya tidak ingin bersaing kemudian putra saya mengatakan tidak perlu bersaing, jalani, berenang dan nikmati saja. Saya kemudian setuju dan tahu-tahu saya ikut berkompetisi, saya berlatih dan memacu diri,” kata Rita.

Rita memenangkan dua medali emas dan perak di Maryland, kemudian berada diurutan keempat, secara nasional.

“Ketika kembali dari Olimpiade senior dan mendapat dua medali emas dan perak, dia berterima kasih kepada saya karena telah mendorong untuk melakukannya. Dia mengatakan akan membuat obituari saya jauh lebih menarik. Cara yang baik untuk untuk memandang hal itu,” kata Adam Eisenberg, putra Rita.

Bagi mereka yang sedang berjuang melawan kanker, Rita punya beberapa saran: syukuri dukungan, tetap aktif, dan jauhi stres.

Nilai Uang Saku Pemain Timnas Indonesia U-22 Selama Jalani TC

Jakarta – Timnas Indonesia U-22 sedang melangsungkan pemusatan latihan (TC) untuk menghadapi Piala AFF U-22 2019. TC berlangsung sejak 7 Januari lalu. 

Selama TC, pemain Timnas Indonesia U-22 mendapatkan sejumlah hak dan fasilitas. Selain hotel menginap, pemain juga menerima uang saku. 

Uang saku diinisiasi PSSI sebagai bentuk kompensasi atas komitmen pemain dengan timnas. Dana itu diberikan selama Firza Andika dkk. mengikuti TC.

“Memang ada. Jumlahnya sekitar Rp500.000 per hari. Mereka terima nanti per pekan. Itu adalah bonus sebagai penghargaan atas jerih payah pemain. Itu sudah seharusnya mereka terima,” kata Nova Arianto, asisten pelatih Timnas Indonesia U-22 ketika dihubungi Bola.com.

Winger Barito Putera, Rifal Lastori, membenarkan hal tersebut. Ia mendapatkan uang saku selama mengikuti TC bersama Timnas Indonesia U-22. Dia enggan menyebut secara pasti mengenai nominal. Namun, ketika disinggung mendapatkan Rp500.000, Rifal tidak berkilah.

Alhamdullilah dapat. Ya, sekitar segitu,” ujar Rifal.

Rifal lantas mengungkap ia tidak membelanjakan seluruh uang yang diterimanya selama mengikuti TC di Timnas Indonesia U-22. Dia memilih berhemat dan menabung.

“Saya kadang gunakan buat membeli perlengkapan sehari-hari, kemudian ditabung,” tutur Rifal.

Senada dengan Rifal, Samuel Christianson juga mendapatkan uang saku selama mengikuti TC di Timnas Indonesia. “Saya juga dapat. Namun, untuk pekan ini belum ada karena bank yang saya gunakan berbeda dengan pihak PSSI. Setahu saya menjelang akhir pekan sudah cair,” timpal Samuel. 


Sumber: Bola.com

AC Milan vs Napoli: Piatek Mematikan!

Liputan6.com, Milan – AC Milan tampil gemilang dengan menekuk Lazio 2-0 di perempat final Piala Italia, Selasa (29/1) atau Rabu dini hari WIB. Dua gol kemenangan Rossoneri dicetak penyerang baru mereka, Krzysztof Piatek.

Pelatih AC Milan, Genarro Gatusso pun tak bisa menyembunyikan pujiannya untuk pemain berumur 23 tahun tersebut, terlebih saat melihat gol keduanya. Ia langsung menyematkan julukan penyerang mematikan tanpa rasa segan sama sekali.

“Piatek benar-benar menciptakan gol kedua dari kehampaan. Dia adalah penembak jitu yang mematikan di lini depan,” tutur Gattuso usai pertandingan kepada Rai Sport.

Gattuso, yang juga mantan bintanga AC MIlan menambahkan, “Kami senang bisa memilikinya, tapi juga harus memberikan ucapan selamat kepada seluuh tim, sebab kami mampu bertahan dari penderitaan serta bertahan sebagai sebuah unit. Setelahnya, Piatek yang membuat perbedaan.”

2 dari 3 halaman

Milan Telah Berkembang 

Gattuso mengakui bahwa permasalahan AC Milan selama ini adalah organisasi dalam fase bertahan yang buruk. Dan dari pertandingan tersebut, ia mengakui bahwa permasalahan timnya sudah tuntas terselesaikan.

“Kami bermain dengan baik pada permulaan musim, tetappi juga punya pertahanan yang sangat rawan. Sekarang kami lebih kokoh. Paqueta membawa kualitas, Castillejo memberi kecepatan. Seluruh tim telah berkembang,” tambahnya.

“Pertama-tama, kami harus melanjutkan perjalanan mencari kekukuhan, lalu kami akan menemukan jalan menuju gol,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Tantang AS Roma

Setelah ini, Milan akan melanjutkan kiprahnya di ajang Serie A dengan menghadapi tim kuat Italia lainnya, AS Roma. Pertandingan itu sendiri bakalan berlangsung di markas Giallorossi, Stadio Olimpico, pada hari Senin (4/2) mendatang.

Sumber: Bola.net

BPN Minta Bawaslu Usut Andi Widjayanto yang Bawa-bawa Jan Ethes ke Pilpres

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta Bawaslu mengusut pernyataan Ketua Tim Cakra 19, tim relawan pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Andi Widjajanto soal Jan Ethes. BPN meminta Bawaslu untuk menginvestigasi alasan Andi menyebut Jan Ethes sebagai salah satu keunggulan Jokowi di Pilpres 2019.

“Diusut, dong. Ya kita usulkan Bawaslu menginvestigasi pernyataan Saudara Andi Widjajanto itu. Panggil Andi Widjajanto, selidiki, kenapa dia mengatakan hal seperti itu,” ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, kepada wartawan, Selasa (29/1/2019).

Andre kemudian mengaitkan pernyataan Andi dengan kehadiran Jan Ethes dalam berbagai kegiatan sang petahana. Sebab, Andre melihat dalam beberapa bulan terakhir Jan Ethes memang kerap dimunculkan bersama Jokowi untuk membentuk persepsi publik.
“Kan kita lihat bagaimana dalam beberapa bulan terakhir ini memang Jan Ethes terlihat lebih banyak mendampingi Pak Jokowi. Terkesan ada narasi membangun persepsi publik ya, mulai berbagai acara, media televisi maupun wartawan ya, lalu foto-foto yang tersebar,” tuturnya.

Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Andre RosiadeJubir BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade (Foto: dok. pribadi)

Bawaslu sendiri sebelumnya telah menyatakan bahwa dalam UU Pemilu tidak ada larangan membawa anak dalam kampanye. Namun, Bawaslu tidak mengetahui apakah ada pelanggaran keikutsertaan seorang anak dalam kampanye termasuk melanggar UU Perlindungan Anak.

Pernyataan Andi soal Jan Ethes itu sebelumnya disampaikan saat memaparkan perihal mengapa Jokowi bisa unggul dalam exposure di media sosial dibandingkan Prabowo di Niaga Tower, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (25/1). Andi menyebut kedekatan antara Jokowi dengan Jan Ethes menjadi salah satu senjata bagi kubu 01 dalam pertarungan di media sosial.

Andi mengungkapkan interaksi keduanya yang menarik dan humanis selalu membuat berita atau cerita tentang kakek dan cucu itu menjadi viral. Sehingga exposure netizen terhadap Jokowi menjadi meningkat.

“Kekuatan kita karena kita mampu main politik dari serius hingga receh. Misalnya kayak tadi ‘mulai dari gue’. Kita bisa memakai substansi yang sangat mendalam, tapi kita juga bisa sangat baik memviralkan seorang Jan Ethes yang di sana nggak ada,” ujar Andi.

“Ini grafis-grafis yang kita unggul yang mereka nggak punya. Bener-bener mereka nggak punya. Pak Jokowi main bom-bom car sama Ethes aja viralnya luar biasa, ada Pak Jokowi naik motor, Pak Jokowi lawan Thanos,” imbuhnya, sembari memperlihatkan data-data yang didapatkan dari hasil survei internal.
(mae/aik)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ratusan Ribu Ikan di Australia Mati Massal Gara – Gara Cuaca Panas

Liputan6.com, Canberra – Ratusan ribu ikan di Sungai Darling, Australia, mati baru-baru ini. Warga di dekat perairan kota tenggara Menbacke Outback tersebut, harus dihadapkan pada lautan hewan air mati, berwarna putih.

Otoritas setempat mengingatkan pada Selasa, 29 Januari 2019, bahwa kemungkinan akan ditemukan lebih banyak ikan mati dalam waktu dekat. Hal ini berkaitan dengan kenaikan suhu udara, serta prediksi tidak akan adanya curah hujan selama beberapa hari hingga minggu ke depan, di bagian timur Australia. Demikian, dikutip dari The Straits Times pada Selasa (29/1/2019).

Menurut ilmuwan, tragedi itu disebabkan oleh tingkat air dan oksigen yang rendah serta kemungkinan adanya ganggang beracun. Hal ini diafirmasi oleh pengawas dari Kementerian Industri Primer New South Wales. Pengawas kementerian mengatakan kematian ikan massal terjadi, karena tingkat oksigen terlarut sangat rendah pada cuaca panas.

Pengawas kementerian juga mengonfirmasi jumlah ikan. Mereka menemukan ratusan ribu ikan yang telah mati, saat mengunjungi situs yang dimaksud.

Berbeda dari ilmuwan dan pengawas, warga sekitar menganggap musibah terjadi karena pencemaran dan penurunan kualitas air sungai, di bagian timur Australia tersebut.

Saksikan video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Tindakan Pemerintah

Menteri Urusan Air Wilayah New South Wales, Niall Blair, menyampaikan bahwa pemerintahnya tidak memiliki pilihan. Pihaknya hanya bisa memasang aerator di sungai tempat terjadinya tragedi nahas. Ia berharap tindakan itu dapat sedikit membantu.

“Ini bukan karena (kami) tidak ingin mengeluarkan uang, namun memang tidak ada alternatif lain yang dapat dilakukan,” ungkap Blair, prihatin.

“Satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah memasukkan air segar melalui sistem,” lanjutnya.

Wilayah pedalaman timur Australia telah dilanda kekeringan yang berkepangjangan selama beberapa waktu terakhir, dengan gelombang panas ekstrem memperburuk kondisi.

Memang baru-baru ini Australia tengah menghadapi bencana kekeringan di sebagian wilayah, Queensland adalah daerah yang paling parah. Beberapa daerah di negeri kanguru tersebut bahkan telah memasuki tahun ketujuh kekeringan.

Selain berdampak pada kematian ikan, kekeringan ini juga berdampak pada pertanian. Keuntungan dari sektor agraris diprediksikan akan jatuh lebih dari US$ 13.000 (sekira Rp 130 miliar). Tak heran, fenomena ini disebut sebagai “Big Dry” yang merujuk pada kasus kurangnya curah hujan yang berpengaruh pada merosotnya perekonomian.