Sikat Chelsea, Emery Puji Kualitas Striker Arsenal

Liputan6.com, London – Unai Emery menyanjung penampilan striker Arsenal, Pierre Emerick-Aubameyang. Manajer asal Spanyol itu menilai Aubameyang sebagai pemain yang serbabisa.

Aubameyang tidak mencetak gol saat Arsenal menang lawan Chelsea, Sabtu (19/1/2019). Ia justru ditempatkan sebagai gelandang serang dalam laga tersebut.

Menariknya, Aubameyang langsung menunjukkan kualitasnya meski posisi aslinya sebagai striker murni. Ia mampu mengobrak-abrik pertahanan Chelsea dengan pergerakannya.

“Aubameyang bisa bermain di kiri maupun kanan. Dan saat dia ditempatkan di berbagai posisi yang paling menonjol adalah sikap dan mentalnya,” kata Emery seperti dilansir Evening Standard.

“Dia selalu mau menjalankan apa yang saya suruh. Padahal dalam laga kemarin pun dia diturunkan sebagai gelandang serang,” kata Emery yang baru menangani Arsenal musim panas kemarin.

2 dari 2 halaman

Ganti Formasi

Saat melawan Chelsea, Aubameyang juga diturunkan bersamaan dengan Alexandre Lacazette. Padahal biasanya keduanya dipasang secara bergantian.

“Semua tergantung siapa lawannya. Saya hanya mencari komposisi terbaik dalam tim ini,” kata Emery.

“Mungkin di laga lain hanya satu striker yang dibutuhkan. Jadi tak mungkin keduanya selalu saya duetkan,” katanya menambahkan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Arsenal Bungkam Chelsea di Stadion Emirates

London – Arsenal menang dua gol tanpa balas atas Chelsea pada laga pekan ke-23 Premier League, di Stadion Emirates, Sabtu (19/1/2019). Hasil tersebut membuat The Gunners mempertahankan tren apik di kandang sendiri.

Arsenal meraih sembilan kemenangan, dua hasil imbang, dan belum pernah kalah dari 11 pertandingan terakhir di Stadion Emirates, dalam ajang Premier League.

Catatan positif tersebut membuat skuat Meriam London masih berada di peringkat kelima klasemen sementara liga dengan nilai 44. Mereka terpaut tiga poin dari Chelsea yang bercokol di posisi keempat.

Tampil dihadapan pendukung sendiri, Arsenal bermain menekan sejak bola digulirkan. Pierre-Emerick Aubameyang, Sokratis, dan Laurent Koscielny bergantian mengancam gawang Chelsea. Namun, tak ada satu pun yang berbuah gol.

Masuk menit ke-14, The Gunners mampu unggul lebih dulu berkat aksi Alexandre Lacazette. Umpan dari Hector Bellerin dapat dikonversikan Lacazette menjadi gol dengan tendangan kaki kanan.

Tertinggal satu gol, Chelsea coba membalas. Akan tetapi, justru Arsenal yang sukses menggandakan keunggulan lewat Laurent Koscielny.

Lolos dari jebakan offside saat menerima umpan lambung dari Sokratis, Koscielny berhasil mengirimkan bola ke dalam gawang The Blues dengan bahunya. Hingga jeda, skor 2-0 untuk keunggulan Arsenal tetap bertahan.

Pada paruh kedua, tim London Biru berusaha untuk mengejar kertertinggalan. Namun, rapatnya barisan belakang Arsenal membuat serangan Chelsea yang dibangun Eden Hazard, Willian, dan Pedro masih belum membuahkan hasil.

Memasuki menit-menit akhir, pertandingan berjalan semakin sengit. Akan tetapi, sampai peluit berbunyi panjang tanda laga usai, skor 2-0 untuk kemenangan Arsenal tetap tidak berubah.

2 dari 2 halaman

Prakiraan susunan pemain:

Arsenal (4-1-2-1-2): 19-Bernd Leno; 2-Hector Bellerin (4-Mohamed Elneny 72′), 6-Laurent Koscielny, 5-Sokratis Papastathopoulos, 31-Sead Kolasinac; 34-Granit Xhaka; 11-Lucas Torreira, 29-Matteo Guendouzi; 8-Aaron Ramsey (15 Ainsley Maitland-Niles 67′); 9-Alexandre Lacazette (17-Alex Iwobi 68′), 14-Pierre-Emerick Aubameyang.

Manajer: Unai Emery (Spanyol)

Chelsea (4-3-3): 1-Kepa Arrizabalaga; 28-Cesar Azpilicueta, 30-David Luiz, 2-Antonio Rudiger, 3-Marcos Alonso; 7-N’Golo Kante, 5-Jorginho, 17-Mateo Kovacic (8-Ross Barkley 63′); 11-Pedro (20-Callum Hudson-Odoi 80′), 10-Eden Hazard, 22-Willian (18-Olivier Giroud 68′).

Manajer: Maurizio Sarri (Italia)

Wasit: Anthony Taylor

Emery: Bungkam Chelsea Harga Mati

Liputan6.com, London – Arsenal akan menjamu Chelsea di Stadion Emirates, Minggu (20/1) dini hari WIB nanti. Laga itu krusial untuk menentukan persaingan merebut posisi empat besar musim ini.

Saat ini Arsenal masih berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 41 poin. Chelsea unggul satu strip di atas Arsenal dengan 47 poin. Alhasil, jika Arsenal kalah, jarak mereka dari empat besar akan semakin lebar.

Pelatih Arsenal, Unai Emery menyadari betapa pentingnya pertandingan ini. Terlebih, akhir pekan lalu Arsenal baru saja menelan kekalahan 0-1 dari West Ham, suasana skuat Arsenal sedang tak bagus.

Meski demikian, Emery yakin semua pemain Arsenal akan memberikan kemampuan terbaik mereka untuk menang.

Jika Arsenal kalah, Chelsea berarti unggul sembilan poin dari mereka. Saat ditanya apakah jarak sembilan poin tersebut akan memusnahkan harapan Arsenal untuk menembus empat besar, Emery mengaku: “Saya pikir, ya.”

“Setelah kami kalah di West Ham, semuanya berbeda – untuk mendapati jarak tiga poin ke Chelsea atau enam poin. Namun, pertandingan itu telah usai dan laga berikutnya melawan Chelsea, kami punya peluang.”

“Jika menang, kami bisa mendekat ke mereka dan terus melaju, saya pikir setiap pemain memiliki ambisi ini, dan mereka akan memanfaatkan kesempatan ini untuk bermain dengan semua kemampuannya,” lanjut dia.

2 dari 2 halaman

Laga Sulit

Lebih lanjut, Emery mengakui pertandingan ini tak akan mudah, Arsenal dan Chelsea memiliki kekuatan yang seimbang. Meski demikian, dia hanya memiliki satu target: menang. Emery percaya skuat Arsenal mampu memberikan permainan terbaik dan meraih tiga poin.

“Pertama-tama, kemenangan, tapi saya pikir kami masih menunjukkan dua performa yang berbeda, saat bermain di kandang dan saat tandang. Kami harus menemukan keseimbangan di antara dua momen ini.”

“Kami ingin menghadapi pertandingan satu per satu, dan Sabtu [Minggu dini hari WIB] nanti kami akan bermain di kandang, saya kira kami akan memainkan pertandingan besar dengan kepercayaan diri dari dukungan suporter kami,” sambungnya.

“Laga ini sulit, berat, tapi saya pikir ini juga ujian bagus untuk kami.”

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Prediksi Arsenal Vs Chelsea: Tuan Rumah Habis-habisan

Jakarta Arsenal akan menjamu Chelsea pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Emirates Stadium, Sabtu (19/1/2019). The Gunners dalam tekanan, karena wajib meraih kemenangan agar tidak turun peringkat.

Mengacu pada tabel klasemen sementara Premier League, Arsenal saat ini berada di urutan kelima dengan raihan 41. Pasukan Meriam London memetik 12 kemenangan, lima imbang, dan menelan lima kekalahan.

Arsenal bisa menjadikan laga melawan Chelsea sebagai panggung kebangkitan. Seperti diketahui, pada laga sebelumnya pasukan London Utara harus menelan kekalahan 0-1 dari West Ham United.

Bisa dikatakan, laga melawan Chelsea bakal sangat krusial buat Arsenal. Andai mampu menyegel kemenangan, mereka bisa mempertahankan posisi di peringkat kelima.

Namun sebaliknya, jika menelan kekalahan atau meraih hasil imbang, Mesut Ozil dkk. berpeluang lengser ke peringkat keenam. Syaratnya, pada pertandingan lainnya Manchester United yang mengoleksi poin sama mampu meraih kemenangan atau minimal imbang kontra Brighton.

“Chelsea adalah tim dengan organisasi permainan yang bagus dan dihuni pemain-pemain hebat. Laga yang sulit, akan tetapi saya yakin dengan semangat, kualitas, dan permainan kami ketika bermain di kandang dengan dukungan suporter,” kata Emery dalam konferensi pers jelang laga.

“Laga yang spesial karena di Emirates. Pertandingan yang sulit, namun jika kami bermain dengan penampilan yang bagus, organisasi, maka kami bisa menang,” tegas Emery.

2 dari 3 halaman

Laga Penuh Risiko dan Kesempatan buat Chelsea

Pemain Arsenal, Alexandre Lacazette (kanan) mengamankan bola dari kejaran pemain Chelsea, Andreas Christensen pada laga semifinal Piala Liga Inggirs di Emirates stadium, London, (24/1/2018). Arsenal menang 2-1. (AP/Matt Dunham)

Sementara itu, Chelsea tentu tak ingin kunjungan ke London Utara sia-sia. Pasukan Maurizio Sarri sadar mereka membutuhkan kemenangan untuk tetap bisa bersaing di papan atas klasemen.

Chelsea saat ini berada di peringkat keempat dengan raihan 47 poin, tertinggal satu angka dari Tottenham Hotspur yang menghuni peringkat ketiga. Manajer The Blues, Maurizio Sarri, menilai laga nanti ibarat dua mata pisau untuk timnya.

“Laga ini buat kami seperti risiko dan juga kesempatan. Risiko yang harus dihadapi karena Arsenal tampil baik di kandang, jadi akan menjadi pertandingan yang sangat sulit dan berbahaya buat kami,” ucap Sarri.

“Laga nanti juga menjadi sebuah kesempatan besar buat kami. Pertandingan yang sangat penting dan sulit karena mereka adalah tim yang bagus. Terutama di lini ofensif, mereka salah satu yang terbaik di Premier League,” ujar pria asal Italia itu.

Chelsea sebenarnya punya kenangan bagus saat bermain di Emirates Stadium. Dalam 14 kunjungan di liga, klub asal London Barat itu hanya kalah sekali (dengan skor 0-3 pada September 2016) dan sisanya meraih 8 kemenangan serta lima kali imbang.

Laga nanti menjadi pertemuan ke-177 untuk kedua tim. Arsenal sejauh ini masih dominan dengan 67 kemenangan, Chelsea meraih 58 kemenangan, dan 51 laga harus berakhir imbang.

3 dari 3 halaman

Data-Fakta

Prakiraan susunan pemain

Arsenal (3-4-3): Bernd Leno (kiper), Shkordan Mustafi, Sokratis, Laurent Koscielny (belakang), Hector Bellerin, Lucas Torreira, Granit Xhaka, Sead Kolasinac (tengah), Alex Iwobi, Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette (depan)

Manajer: Unai Emery (Spanyol)

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga (kiper), Cesar Azpilicuetta, Antonio Rudiger, David Luiz, Marcos Alonso (belakang), N’Golo Kante, Jorginho, Mateo Kovacic (tengah), Pedro Rodriguez, Willian, Eden Hazard (depan)

Manajer: Maurizio Sarri (Italia)

Head to head

  • 18/8/2018 – Chelsea 3-2 Arsenal (Premier League)
  • 2/8/2018 – Arsenal 1-1 Chelsea (International Champions Cup)
  • 25/1/2018 – Arsenal 2-1 Chelsea (Piala Liga Inggris)
  • 11/1/2018 – Chelsea 0-0 Arsenal (Piala Liga Inggris)
  • 4/1/2018 – Arsenal 2-2 Chelsea (Premier League)

Lima pertandingan terakhir Arsenal

  • 12/1/2019 – West Ham United 1-0 Arsenal (Premier League)
  • 6/1/2019 – Blackpool 0-3 Arsenal (Piala FA)
  • 1/1/2019 – Arsenal 4-1 Fulham (Premier League)
  • 30/12/2018 – Liverpool 5-1 Arsenal (Premier League)
  • 27/1/2018 – Brighton & Hove Albion 1-1 Arsenal (Premier League)

Lima pertandingan terakhir Chelsea

  • 13/1/2019 – Chelsea 2-1 Newcastle United (Premier League)
  • 9/1/2019 – Tottnham Hotspur 1-0 Chelsea (Piala Liga Inggris)
  • 5/1/2019 – Chelsea 2-0 Nottingham Forest (Piala FA)
  • 3/1/2019 – Chelsea 0-0 Southampton (Premier League)
  • 30/12/2018 – Crystal Palace 0-1 Chelsea (Premier League)

Prediksi Bola.com

Arsenal 50-50 Chelsea

Manajer Arsenal Akui Suka Provokasi Ozil

Liputan6.com, London – Manajer Arsenal, Unai Emery, mengaku suka memprovokasi pemainnya. Hal ini, kata Emery, untuk membantu sang pemain mengeluarkan kemampuan terbaik.

Media-media Inggris melaporkan bahwa Emery terlibat perang urat syaraf dengan gelandang Arsenal, Mesut Ozil. Buktinya, Emery belakangan jarang memainkan pria asal Jerman itu dalam beberapa laga terakhir.

Meski demikian, menurut Emery, hal seperti itu sudah terbiasa ia lakukan, bahkan sebelum melatih Arsenal. Ia merasa perlu memprovokasi pemain untuk membantu mereka mengeluarkan penampilan terbaik di lapangan.

“Pada waktu-waktu tertentu, Anda harus memprovokasi pemain sepak bola. Dari gesekan itu, Anda bisa mendapatkan sesuatu yang lebih dari mereka, sesuatu dari dalam, ambisi yang lebih besar atau bahkan mungkin keluhan. Keluhan mengenai tim bisa positif ,” kata Emery di Soccerway.


2 dari 3 halaman

Harus Hati-Hati

(AP Photo/Rui Vieira)

“Sebagai seorang manajer, Anda harus berhati-hati karena gesekan itu dapat memutus hubungan. Tetapi saya percaya untuk selalu menggali lebih dalam, baik secara individu maupun kolektif, dengan percakapan yang nyaman, tetapi juga dengan percakapan yang kurang nyaman.”

“Pada akhirnya, hal utama dengan pemain sepak bola mana pun adalah kualitas mereka digunakan untuk memberi manfaat bagi tim. Sebagai seorang manajer, Anda harus mendapatkan hasil maksimal dari pemain itu dan pada saat yang sama memastikan bahwa ia cocok dengan yang lain, sehingga semua pemain jadi lebih baik,” Emery menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Ozil

Ozil sendiri sudah membela Arsenal dalam 16 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Ia juga menyumbangkan empat gol dan dua assist.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bayern Munchen Bakal Lepas Hak Peminjaman James Rodriguez ke Arsenal

Jakarta Bayern Munchen siap memberikan hak peminjaman James Rodriguez ke Arsenal. Namun, The Gunners wajib membayar Bayern Munchen sebesar 3 juta pound untuk memakai jasa Rodriguez selama enam bulan.

Kontrak peminjaman James Rodriguez di Bayern Munchen akan berakhir pada Juni mendatang. Klub asal Jerman itu disinyalir tidak akan menebus Rodriguez dari Real Madrid.

Hal itu dikarenakan terbatasnya penampilan Rodriguez bersama Bayern Munchen pada musim 2018-19. Sejak Bayern ditangani Niko Kovac, Rodriguez lebih sering berada di bangku pemain pengganti.

Bayern Munchen pun terdorong untuk melepas sang pemain ke klub lain. Keputusan tersebut dapat mendatangkan dana bagi Bayern Munchen.

Direktur olahraga Bayern, Hasan Salihamidzic, mencoba untuk meredam isu seputar masa depan James Rodriguez. Namun, ia menyiratkan kalau klub tidak tertarik untuk mempertahankannya.

“Kami akan mengevaluasi performa James Rodriguez pada paruh kedua musim. Belum ada keputusan yang diambil,” ujar Salihamidzic.

Bayern Munchen meminjam James Rodriguez dari Real Madrid pada awal musim 2017-18. Saat itu, Die Roten membayar dana sebesar 11,9 juta pound sebagai biaya peminjaman selama dua musim. Bayern Munchen bisa menebus James Rodriguez secara permanen jika membayar 39.1 juta pound pada akhir musim 2018-19.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

2 dari 2 halaman

Arsenal Pertimbangkan James Rodriguez

Ketersediaan James Rodriguez untuk digaet dengan status pinjaman menarik minat Arsenal. Sebelumnya, Unai Emery telah mengatakan hanya akan mendatangkan pemain dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari 2019.

James Rodriguez disebut dapat menjadi pengganti yang tepat untuk Mesut Ozil. Pemain asal Kolombia itu bisa didapuk sebagai playmaker baru Arsenal.

Mesut Ozil disebut sudah dipersilakan untuk angkat kaki, setelah tak menunjukkan performa yang positif dan kerap bertikai dengan Emery.

Sumber: TEAMtalk

3 Calon Pengganti Ramsey di Arsenal

Liputan6.com, Jakarta Arsenal akan ditinggal gelandang Aaron Ramsey akhir musim nanti. Kontrak pria Wales itu bersama Meriam London habis akhir musim nanti dan tidak akan memperpanjang kontraknya.

Ramsey akan pergi dengan gratis di musim panas 2019. Konon Ramsey bakal bergabung dengan Juventus. Pemain 28 tahun itu sudah mencapai kesepakatan dengan I Bianconeri. 

Juventus juga kabarnya berencana mempercepat kepindahan Ramsey menjadi Januari 2019. I Bianconeri bersedia membayar kepada Arsenal untuk mendapatkan Ramsey bulan ini.

Arsenal pun sedang sibuk mencari sosok yang tepat untuk bisa menjadi pengganti Ramsey di lini tengah. Sudah ada beberapa nama yang bidik Meriam London.

Berikut tiga kandidat pengganti Ramsey di Arsenal, simak di halaman berikutnya:



2 dari 4 halaman

3. Miguel Almiron

Almiron bermain di Liga Amerika Serikat (MLS). Dia sangat gemilang di Atlanta United. Meski seorang gelandang, Almiron sering membuat gol-gol penting.

Pemuda 24 tahun itu sudah melesakkan 21 gol dari 62 penampilan. Pria Paraguay itu dinobatkan sebagai pendatang baru terbaik MLS pada tahun 2017.

Harga Almiron tidak terlalu mahal. Atlanta konon bersedia melepas Almiron bila mendapat tawaran sekitar 11 juta pound.

3 dari 4 halaman

2. James Maddison

Gaya main Maddison paling mirip dengan Ramsey. Dia kerap muncul dari lini kedua dan membuat gol. Maddison merupakan motor serangan Leicester saat ini.

Musim lalu Maddison masih bermain di klub divisi dua Norwich City. Pindah ke Arsenal tentu menjadi tawaran menggiurkan untuk Maddison. Dia bisa mengembangkan kariernya di Emirates Stadium.

Namun butuh dana besar untuk mendapatkan Maddison. Leicester tentu tidak mau kehilangannya selang enam bulan setelah membelinya dari Norwich.

4 dari 4 halaman

1. Denis Suarez

Suarez paling mungkin akan menjadi pengganti Ramsey. Suarez bisa bermain di beberapa posisi. Selain gelandang, pria Spanyol itu juga bisa beroperasi di sayap.

Manajer Unai Emery sangat menyukai Denis Suarez. Kebetulan keduanya pernah bekerja bareng saat sukses di Sevilla.

Arsenal berencana untuk meminjam Suarez terlebih dahulu di Januari 2019. Peluang tersebut terbuka karena di Barcelona, Suarez juga sangat jarang bermain dan lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Petr Cech Tutup Karier di Lapangan Rumput Setelah 15 Musim di Liga Inggris

Liputan6.com, Jakarta Kabar pengunduran diri kiper Arsenal, Petr Cech, mengundang perhatian lebih dari penikmat sepak bola di seluruh dunia. Para kiper-kiper berkelas lainnya juga menyempatkan diri untuk memberikan tribut bagi pemain asal Ceko tersebut.

Dilansir Liputan6.com dari bola.net, Rabu (16/1/2019) Petr Cech mengumumkan bahwa dirinya akan gantung sepatu begitu kontraknya berakhir pada bulan Juni mendatang.

Padahal beberapa bulan yang lalu, ia pernah berujar bahwa dirinya yakin bakal disodori kontrak baru oleh manajemen.

Kiper Arsenal, Petr Cech, menjadikan musim 2018-19 sebagai musim terakhirnya berkarier sebagai pesepak bola. Kiper asal Republik Ceska itu telah menjalani karier di Premier League selama 15 musim.

Cech saat ini sudah berusia 36 tahun. Kontraknya bersama dengan Arsenal sendiri akan habis pada Juni 2019 mendatang.

2 dari 5 halaman

Ungkapan Pamit Cech

Pengumuman pensiun itu ia ungkapkan melalui akun Twitter miliknya, @PetrCech, pada Selasa (15/01) siang waktu setempat.

Cech mengatakan ia memutuskan pensiun karena telah meraih segalanya dalam kariernya selama dua dekade.

Namun ia juga memastikan akan tetap berusaha keras untuk membawa The Gunners meraih setidaknya satu trofi juara di akhir musim ini.

“Ini adalah musim ke-20 saya sebagai pemain profesional dan sudah 20 tahun sejak saya menandatangani kontrak profesional, jadi ini terasa merupakan waktu yang tepat untuk mengumumkan bahwa saya akan pensiun di akhir musim ini.”

“Setelah bermain selama 15 tahun di Premier League, dan memenangkan setiap gelar juara yang ada, saya merasa saya telah meraih segalanya yang ingin saya raih.

Saya akan terus bekerja keras untuk Arsenal agar semoga saja bisa memenangkan satu trofi lagi musim ini, kemudian saya akan sangat menantikan untuk melihat apa yang ditawarkan oleh hidup ini di luar lapangan.” Demikian pernyataan dari Cech.

3 dari 5 halaman

Mourinho Turut Bersedih

Kedekatan Mourinho dengan Cech bermula ketika Cech bergabung dengan Chelsea. Di klub inilah ia meraih banyak gelar juara, khususnya saat di era Jose Mourinho.

Mourinho buka suara mengenai Petr Cech, kiper Arsenal yang pernah bekerja dengannya saat masih di Chelsea. Pada Selasa (15/1/2019), Cech memutuskan akan pensiun dari lapangan hijau.

“Saya merasa terhormat menjadi manajer, pada awal karier, bisa memberikan Petr Cech kesempatan menjadi kiper nomor satu di Premier League,” kata Mourinho.

“Setelah hari itu, semuanya tentang Cech. Ini tentang jumlah pertandingan, performa, clean sheet, gelar, dan sikap profesionalnya.”

“Ini kehilangan besar bagi sepak bola. Namun, sejarah tidak bisa dihapus. Selamat atas karier yang luar biasa,” lanjut Mourinho.

Saat melatih Chelsea, Mourinho membeli Cech dari Rennes pada 2004. Hingga kini, Cech terus bertahan di Premier League dan sempat pindah ke Arsenal pada 2015.

4 dari 5 halaman

Perjalanan karier Petr Cech

Kiper dengan tinggi tubuh mencapai 1.96 meter ini mengawali karier sepak bola profesionalnya pada tahun 1999 silam bersama klub Chmel Blsany. Setelah itu pada tahun 2001 ia gabung Sparta Praha.

Petr Cech hijrah ke Inggris ketika Chelsea merekrutnya dari Rennes pada 2004. Ia meninggalkan Chelsea pada 2015 dan bergabung ke Arsenal.

Selama berkarier di Inggris, Cech mengangkat trofi sebanyak 18 kali, yang 15 kali di antaranya diraih bersama Chelsea.

Selama membela Chelsea, Cech mengantarkan klub tersebut meraih gelar Premier League (4 kali), FA Cup (4 kali), Piala Liga (3 kali), Liga Champions dan Liga Europa. Posisinya tergusur setelah Chelsea memiliki Thibaut Courtois.

Cech bergabung ke Arsenal sejak 2015. Sejak hijrah ke Arsenal, Petr Cech mempersembahkan gelar Piala FA pada musim 2016-17. Pada musim 2018-19, posisi Cech di Arsenal tergusur karena kehadiran Bernd Leno. Kontrak Cech bersama Arsenal akan berakhir pada Juni 2019.

Di level internasional, Cech sudah membela timnas senior Ceko sejak tahun 2002. Ia pensiun dari timnas pada tahun 2016 dengan 124 caps. Sekarang ini, ia berstatus sebagai kiper cadangan di skuat asuhan Unai Emery.

Cech adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Ia terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik Liga Champions UEFA musim kompetisi 2004-05, 2006-07, dan 2007-08.

Ia terpilih sebagai salah satu dari Penjaga Gawang Terbaik Dunia menurut International Federation of Football History & Statistics pada tahun 2010.

5 dari 5 halaman

Cedera yang Dialami Petr Cech

Cech diharuskan menggunakan helm pengaman yang biasa digunakan para pemain rugby dalam setiap latihan dan pertandingan sepak bola sejak bulan Januari 2007.

Hal tersebut disebabkan struktur tulang tengkoraknya yang lemah akibat cedera retak tulang tengkorak yang ia alami setelah kepalanya terkena hantaman lutut kanan Stephen Hunt saat Chelsea bertemu pada 14 Oktober 2006.

Reporter: Tyas Titi Kinapti

Arsenal Berniat Lepas Mesut Ozil ke Inter Milan

Liputan6.com, London – Rumor niatan Arsenal untuk menjual Mesut Ozil di musim dingin ini nampaknya bukan sekedar isapan jempol belaka. Tim asal London Utara itu dikabarkan sudah menawarkan sang playmaker ke salah satu klub Serie A, Inter Milan.

Sejak pindah dari Real Madrid pada tahun 2014 silam, Ozil bisa dikatakan menjadi pemain yang penting bagi Arsenal. Playmaker asal Jerman itu menjadi roh permainan The Gunners berkat kreativitasnya di lini serang Arsenal.

Namun belakangan ini, Ozil dirumorkan mengalami pertikaian dengan pelatih baru Arsenal, Unai Emery. Emery menilai sang playmaker tidak bekerja keras di Arsenal sehingga ia ditepikan dari tim utama The Gunners sejak akhir tahun kemarin.

Emery sendiri dirumorkan akan menjual Ozil di bursa transfer musim dingin kali ini. Dilansir TMW, rumor itu benar adanya karena sang pelatih sudah menawarkan Ozil ke klub Serie A Inter Milan.

Arsenal kabarnya membuka pintu negosiasi dengan Inter Milan untuk transfer Mesut Ozil. Inter sendiri sudah sejak musim panas kemarin mendambakan kedatangan Ozil.

Mereka percaya eks Real Madrid itu memiliki kemampuan yang di atas rata-rata sehingga bisa meningkatkan performa lini serang mereka. Pada musim panas kemarin, Arsenal menolak tawaran Inter Milan. 

2 dari 3 halaman

Menaruh Hati

Mereka tahu bahwa tim yang bermarkas di Giuseppe Meazza itu masih menaruh hati kepada Ozil sehingga mereka memberikan kesempatan bagi Inter untuk menggaet sang playmaker. Arsenal sendiri berharap Inter bisa segera menawar Ozil. Pasalnya jika itu terjadi, Arsenal akan mendapatkan dua manfaat yang besar.

Manfaat pertama adalah meringankan keuangan mereka. Seperti yang sudah diketahui Ozil memiliki gaji sebesar 350 ribu pounds per pekan, sehingga dengan kepergiannya keuangan Arsenal semakin stabil.

3 dari 3 halaman

Penjualan Ozil

Tidak hanya itu, dengan penjualan Ozil nanti, uang hasil penjualannya bisa mendanai manuver transfer Arsenal, di mana baru-baru ini Emery mengaku bahwa timnya tidak punya dana untuk membeli pemain di bursa transfer kali ini.

Menurut laporan yang beredar, Arsenal akan mematok sekitar 50 juta pounds untuk mahar transfer Ozil.

Sumber: Bola.net

Saksikan video menarik di bawah ini

Ramsey Datang, Khedira Tinggalkan Juventus?

Liputan6.com, Turin – Juventus berpotensi kehilangan Sami Khedira di musim panas ini. Gelandang Timnas Jerman itu sudah memutuskan untuk pergi dari Turin jika Si Nyonya Tua jadi merekrut Aaron Ramsey dari Arsenal.

Sudah menjadi rahasia umum jika Juventus mengincar tanda tangan Ramsey. Gelandang Arsenal itu kabarnya menjadi salah satu pemain yang diinginkan Massimiliano Allegri di lini tengah The Gunners.

Beberapa minggu terakhir, Juventus dirumorkan sudah berhasil mengamankan tanda tangan Ramsey. Mereka akan merekrut pemain Timnas Wales itu di musim panas nanti setelah sang pemain tidak memperpanjang kontraknya di London Utara.

Dilansir Calciomercato, kedatangan Ramsey ini akan menjadi kabar buruk bagi Khedira. Sang gelandang disebut sudah mulai mempersiapkan diri untuk hengkang dari Juventus di musim panas nanti.

2 dari 2 halaman

Mulai Tersisih

Didatangkan dari Real Madrid pada tahun 2015 silam, Khedira bisa dikatakan menjadi salah satu pemain yang diandalkan oleh Allegri di lini tengahnya.

Namun musim ini, Khedira mengalami situasi yang sulit. Ia hanya enam kali bermain di Serie A musim ini, di mana ia total bermain sebanyak 10 kali di semua kompetisi.

Khedira sendiri khawatir dengan kedatangan Ramsey, jam bermainnya akan semakin berkurang. Alhasil ia lebih memilih untuk pindah demi bermain reguler.

Menurut laporan yang beredar, Khedira kemungkinan akan melanjutkan karirnya di Inggris, di mana Arsenal dirumorkan tertarik menggunakan jasanya.

Unai Emery memang kekurangan stok gelandang bertahan berkualitas di timnya. Sehingga ia menilai kehadiran Khedira akan membawa dampak yang positif bagi The Gunners.

Ada beberapa laporan yang mengabarkan bahwa Khedira menjadi bagian kesepakatan transfer Aaron Ramsey ke Juventus, di mana sang gelandang akan dikirim ke Emirates Stadium.

Kontrak Khedira sendiri baru berakhir pada tahun 2021 mendatang, di mana nilai transfernya diperkirakan berada di angka 20 juta Euro.

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini: