Ba’asyir Tolak Setia pada Pancasila, Pengacara: Bukan Berarti Menentang NKRI

Liputan6.com, Jakarta Terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir menolak menandatangani dokumen yang menjadi bagian dari prosedur pembebasan bersyaratnya. Berkas tersebut salah satunya berisikan pernyataan untuk setia kepada Pancasila dan NKRI.

Kuasa Hukum Abu Bakar Baasyir, Mahendradatta, menyampaikan alasan penolakan kliennya bukan berarti menentang Pancasila dan NKRI.

“Yang jelas, yang tidak mau ditandatangani adalah janji tidak akan melakukan tindak pidananya lagi. Ustaz seumur-umur sampai meninggal katakanlah, sampai dipenjara, nggak mau dikatakan telah melakukan tindak pidana. Apalagi lagi, artinya kan telah melakukan,” tutur Mahendra di kantornya, Jalan Raya Fatmawati ,Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Menurut Mahendra, dokumen tersebut menjadi satu kesatuan dengan sejumlah poin di dalamnya. Pertama, Abu Bakar Ba’asyir diminta mengakui telah bersalah. Kedua, menyesali perbuatan pidana itu, dan tidak mengulangi lagi dan ketiga barulah terkait setia kepada NKRI dan Pancasila.

Hingga saat ini, Abu Bakar Baasyir menampik terlibat dalam aksi bom dan terorisme yang terjadi di Indonesia. Dia menegaskan bukanlah aktor perencana dan penyandang dana latihan militer di Aceh dan Cijantung, tidak terkait dengan bom Bali, hingga bom Mariot.

“Beliau tidak tahu kalau latihan militer kesiapan untuk para muhajid yang ingin berangkat ke Palestina. Yang dia tahu itu latihan yang bersifat sosial,” jelas Mahendra.

2 dari 2 halaman

Tidak Bertentangan dengan Pancasila

Termasuk surat tertulis setia kepada Pancasila dan NKRI. Menurut Baasyir, Islam tidak bertentangan dengan Pancasila. Untuk itu, kenapa tidak disebutkan Islam saja dalam dokumen tersebut.

“Pembicaraannya gini (dengan Yusril). Ustaz kalau gini kok nggak mau tandatangan, kalau Pancasila itu sama dengan bela Islam. Loh kalau gitu sama dengan Pancasila, kenapa saya nggak bela Islam, kan sama saja. Jadi belum sampai ke argumen yang menyakinan ustaz,” kata Mahendra.

Lagi pula, lanjutnya, tidak perlu diragukan kesetiaan Abu Bakar Ba’asyir terhadap NKRI. Perjuangan dakwah yang dilakukannya selama ini adalah demi kemaslahatan bangsa.

“Apakah kita harus menyatakan diri kemana-mana Pancasila, hanya sebagai dokumen sebenarnya. Seperti dokumen surat nikah, ketika sudah menikah kenapa harus menunjukkan kembali surat nikahnya. Itu hal-hal yang sudah diketahui umum, tidak perlu dibuktikan. Artinya tidak perlu ada bukti formal,” Mahendra menandaskan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sepenggal Cerita BJ Habibie Kecil dalam Rumah Tua di Gorontalo

Liputan6.com, Gorontalo – “Iya, di sini tempat tinggal Papi, Rudy. Di sini asal Papi yang sudah lama Papi tinggalkan. Butuh tiga hari, tiga malam dengan kapal untuk sampai ke Gorontalo dari Pare Pare,” ujar Alwi Abdul Jalil Habibie kepada Rudy Habibie, anaknya yang bertanya apakah ayahnya bahagia pulang ke kampung halaman, Gorontalo.

Sepenggal dialog itu terdapat dalam film “Rudy Habibie” garapan Sutradara Hanung Bramantyo. Prekuel film “Habibie dan Ainun” yang menceritakan perjalanan hidup Rudy Habibie muda.

Rudy Habibie tidak lain adalah Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, presiden ketiga Indonesia. Dalam sejarah keluarganya, Rudy bersama keluarganya sempat pulang ke Gorontalo dan tinggal beberapa hari di rumah kakeknya. Di rumah itu, BJ “Rudy” Habibie menjalani khitanan secara adat Gorontalo. Persis yang tergambar di salah satu bagian film.

Rumah yang dimaksud terletak di jalan Sultan Botutihe Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Provinsi Gorontalo. Relatif mudah menemukan rumah ini karena berada di depan jalan utama menuju Kabupaten Bone Bolango.

Rumah berwarna kuning gading itu memiliki pondasi tinggi. Memiliki anak tangga pada bagian kiri dan kanan untuk naik ke rumah. Terdapat dua jendela kayu yang mengapit sebuah pintu masuk ke ruang tamu. Di dinding ruang tamu berjejer foto keluarga Alwi Abdul Jalil Habibie termasuk BJ Habibie dan istrinya, almarhum Hasri Ainun Besari.

“Kecuali lantainya, semua bagian dari rumah ini masih seperti dulu saat Pak BJ Habibie tinggal di sini,” kata Hana, yang telah 20 tahun dipercayakan menjaga rumah milik kakek BJ Habibie.

Hana kemudian menunjukkan beberapa buah foto hitam putih yang menunjukkan aktivitas keluarga besar Habibie. Di dalam foto terlihat BJ Habibie kecil tengah berkumpul dengan keluarganya. 

Lepas dari ruang tamu terdapat sebuah lorong yang menuju ke bagian belakang rumah. Lorong itu diapit oleh dua buah kamar. Hana penjaga rumah itu menunjukkan kamar di bagian kiri yang terkunci.

“Itu kamarnya Pak BJ Habibie. Tapi memang dikunci karena tidak sembarang orang bisa masuk,” dia menerangkan.

Hana mengaku bangga bisa turut menjaga salah satu sejarah dari kehidupan keluarga Habibie. Ia bahkan masih mengingat jelas BJ Habibie selalu minta dibuatkan sagela (sambal ikan kering) setiap akan meninggalkan Gorontalo,  sagela ini merupakan menu favoritnya.

“10 toples sagela pernah dibawa. Bahkan, katanya mau dibawa ke Jerman,” ungkap Hana.

2 dari 2 halaman

Dijadikan Museum

Sebelumnya Liputan6.com menemui Rusli Habibie, sepupu BJ Habibie, untuk mendapat izin masuk ke rumah itu. Ayah Rusli memang bersaudara kandung dengan ayah BJ Habibie, Alwi Abdul Jalil Habibie.

“Meski sepupu, saya memanggilnya Om Rudy, karena perbedaan umur kami cukup jauh,” kata Rusli saat ditemui di kediaman pribadinya.

Rusli menceritakan meski BJ Habibie lahir di Pare Pare, Sulawesi Selatan, tetai ayahnya, Alwi Abdul Jalil Habibie memang berasal dari Gorontalo. Di zaman Belanda, Alwi Habibie kemudian merantau untuk menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor. Setelah lulus, Alwi Habibie ditugaskan ke Pare Pare dan menikah dengan Tuti Marini Puspowardojo asal Yogyakarta.

“Mereka dikaruniai 8 orang anak, salah satunya om Rudy atau BJ Habibie,” urai Rusli Habibie yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Gorontalo.

Ia mengatakan saat kecil, BJ Habibie dibawa ke pulang ke Gorontalo oleh orangtuanya menumpang kapal laut dan turun di pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.

“Di rumah kakek kami itu, Pak BJ Habibie menjalani proses khitanan,” imbuhnya.

Bagi Rusli keluarga BJ Habibie sangat menghormati adat istiadat Gorontalo. Hal itu ditunjukkan dengan keputusan Ibunda BJ Habibie, Tuti Marini Puspowardojo yang selalu memilih adat dari daerah asal suaminya, Alwi Habibie, saat menikahkan anak-anaknya.

“Pak Habibie menikah pun memakai adat Gorontalo, termasuk anaknya Ilham dan Thareq,” imbuhnya.

Rusli mengaku sempat tercetus ide dari BJ Habibie untuk menjadikannya rumah kakek mereka itu sebagai museum. Jika niat itu terlaksana, maka BJ Habibie akan menyerahkan sejumlah koleksi pribadi ke rumah yang sudah berumur 150-an tahun itu.

“Rencana kita mau bikin museum,” Rusli memungkasi.


Simak video pilihan berikut ini:

Suicidolog: 34,5% Mahasiswa Jakarta Berpikir Bunuh Diri

Jakarta – Suicidolog atau ahli kajian bunuh diri menyebut kecenderungan bunuh diri terdapat pada kalangan kaum muda terpelajar. Sebagian mahasiswa di Jakarta disebutnya punya pikiran untuk bunuh diri. Ini perlu menjadi perhatian.

Suicidolog itu adalah Benny Prawira Siauw, pendiri sekaligus Kepala Koordinator Into The Light, kelompok pemerhati pencegahan bunuh diri. Dia menjelaskan hal ini kepada detikcom di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019).

Menurut penelitian Benny terhadap mahasiswa di Jakarta dan Yogyakarta, terdapat perbedaan angka pemikiran bunuh diri. Jakarta jauh lebih tinggi dari Yogyakarta dalam hal pemikiran berbahaya ini.

Tesis saya menemukan 34,5% mahasiswa 18 sampai 24 tahun di Jakarta ini punya pemikiran suicidal dalam satu tahun terakhir, kata Benny yang saat ini tengah menyelesaikan penelitian di Magister Psikologi Sosial Kesehatan Unika Atma Jaya ini.

Adapun angka pemikiran bunuh diri di Yogyakarta ditemukannya lebih kecil, yakni 6%. Respondennya adalah mahasiswa usia 18 hingga 24 tahun di kedua kota itu. Ada 284 responden yang berpartisipasi. Dia menyoroti angka pemikiran bunuh diri mahasiswa Ibu Kota.

“Itu bukan angka yang rendah untuk pemikiran bunuh diri. Bayangkan, 34,5% dalam satu tahun terakhir,” kata Benny.

Sebagai perbandingan, sebelumnya pernah pula ada penelitian regional Asia Tenggara yang dilakukan Karl Peltzer dan kawan-kawan tahun 2016, terbit di Journal of Psychiatry, tentang perilaku bunuh diri mahasiswa di enam negara ASEAN.

Mereka mensurvei 4.675 mahasiswa S1 dari Kamboja, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam, termasuk dari Indonesia. Umur responden adalah 18 hingga 30 tahun, dan rata-rata berusia 20,6 tahun. Di Indonesia, mereka mengambil 231 responden dari mahasiswa-mahasiswa yang menuntut ilmu di Yogyakarta.

Hasilnya, angka pikiran untuk melakukan bunuh diri dari mahasiswa di sejumlah negara ASEAN itu mencapai 11,7%. Sedangkan angka percobaan bunuh diri sebesar 2,4%.

Responden dari Indonesia (Yogyakarta) menunjukkan angka pikiran bunuh diri 6,9%, terendah ketimbang mahasiswa-mahasiswa di kota lain di ASEAN. Angka pikiran bunuh diri tertinggi ada di Myanmar dengan 16,3%.

Meski Myanmar punya angka pikiran tentang bunuh diri tertinggi, namun angka percobaan bunuh dirinya justru terendah yakni 1,0%. Angka percobaan bunuh diri tertinggi ada di Thailand yakni 5,3%.

Simak juga berita-berita lain di detikcom dengan tema masalah bunuh diri.

Untuk mengakses layanan konseling pencegahan bunuh diri, Kementerian Kesehatan mempersilakan masyarakat untk mengakses nomor telepon gawat darurat (emergency) di 119, bebas pulsa.

Lima rumah sakit juga disiagakan Kementerian Kesehatan untuk melayani panggilan telepon konseling pencegahan bunuh diri, yakni:
1. RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
2. RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 83240467
3. RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
4. RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
5. RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444

Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan , 24 jam.

(dnu/dhn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

5 Lokasi Rumah yang Paling Banyak Diburu di Sekitar Jakarta

Liputan6.com, Jakarta – Sebagai ibu kota negara, Jakarta telah lama menjadi magnet bagi para pencari rumah, alasan mereka tertarik untuk membeli rumah di Jakarta selain dekat dengan tempat bekerja, Jakarta juga memiliki berbagai fasilitas publik yang memudahkan warganya.

Berbicara mengenai pencarian rumah, kali ini Lamudi akan membahas mengenai jumlah minat pencari rumah melalui google. Penentuan angka ini didapatkan berdasarkan data historical pencarian dari google.

Berdasarkan data, ternyata area Bintaro, Jakarta Selatan menjadi tempat favorit yang dicari calon pembeli rumah, rata-rata setiap bulannya ada sekitar 7.200 orang yang berencana untuk membeli rumah di sana. Harga rata-rata rumah di sana mencapai Rp 18 juta per meter persegi.

Di urutan kedua ada Cibubur, Jakarta Timur, rata-rata setiap bulan ada 4.200 orang yang berminat untuk membeli rumah di sana, sementara harga rumah yang mulai dari Rp 12 juta per meter persegi.

Di urutan ketiga ada kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, setiap bulannya ada sekitar 4.100 orang yang mencari informasi tentang rumah dijual di sana. Untuk harga rumahnya sendiri, rata-rata harga rumah yang dijual adalah Rp 11 juta per meter persegi.

Kemudian di urutan keempat ada Kelapa Gading, Jakarta Utara, rata-rata setiap bulannya ada 3600 orang yang mencari tahu tentang informasi rumah dijual di sana. Sementara untuk rata-rata harga jual rumah di Kelapa Gading mencapai Rp 21 juta per meter persegi.

Di urutan kelima ada Sunter, Jakarta Utara, jumlah pencari rumah di sana mencapai 3.350 orang, untuk harga jual rumahnya sendiri rata-rata mencapai Rp 17 juta per meter persegi.

2 dari 3 halaman

Sarana dan Prasarana

Menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia, banyaknya pencari rumah yang mengincar kawasan Bintaro, karena daerah ini dinilai masih berkembang dan menyediakan banyak fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, pusat pendidikan hingga rumah sakit.

“Selain itu daerah ini juga dikelilingi dengan sarana infrastruktur yang dapat mempermudah mobilitas warganya seperti adaya tol JORR W2,” ujar Mart dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (20/1/2019).

Mart mengatakan, mayoritas pembeli rumah di Bintaro didominasi oleh end user dari kalangan profesional muda, biasanya mereka adalah pasangan muda yang baru menikah dan membeli rumah dengan cara kredit.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

3 Tokoh Ini Dukung Pembebasan Abu Bakar Baasyir

Liputan6.com, Jakarta – Abu Bakar Baasyir segera bebas dari penjara. Baasyir merupakan terpidana kasus terorisme terkait pelatihan paramiliter di Aceh yang divonis 15 tahun penjara pada Kamis, 16 Juni 2011 silam.

Pria berusia 81 tahun itu masih menjalani masa hukumannya di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. 

Putra Baasyir, Abdul Rochim Baasyir menyebutkan, alasan utama pembebasan ayahnya tersebut didasarkan pada pertimbangan kemanusiaan serta kondisi kesehatannya yang menurun.

“Karena kondisi beliau yang sudah tua dan umur, sehingga beliau atas nama kemanusiaan itulah Presiden mengambil kebijakan agar beliau dibebaskan tanpa syarat. Tanpa syarat apapun bebas murni di rumah,” tutur Rochim.

Jokowi pun membenarkan hal tersebut. Jokowi menyebut pembebasan Abu Bakar Baasyir dilakukan demi alasan dan atas dasar pertimbangan kemanusiaan.

“Yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya Beliau kan sudah sepuh, ya pertimbangannya kemanusiaan,” kata Jokowi usai meninjau Rusun Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah di Desa Nglampangsari, Cilawu, Garut, Jumat 18 Januari 2019.

Presiden yang menugaskan kuasa hukumnya Yusril Ihza Mahendra untuk mengupayakan pembebasan Baasyir juga membenarkan bahwa kondisi kesehatan Baasyir yang menurun menjadi pertimbangan utama. Meski begitu, ia menegaskan ada banyak pertimbangan lain yang diperhatikan.

“Iya, termasuk kondisi kesehatan, masuk dalam pertimbangan itu. Ini pertimbangan yang panjang. Pertimbangan dari sisi keamanan dengan Kapolri, dengan pakar, terakhir dengan Pak Yusril. Tapi prosesnya nanti dengan Kapolri,” ujar Jokowi seperti dikutip Antara.

Kepala Negara mengatakan, keputusan untuk membebaskan Abu Bakar Baasyir tidak muncul tiba-tiba atau melalui pertimbangan yang singkat.

“Sudah pertimbangan lama. Sudah sejak awal tahun yang lalu. Pertimbangan lama Kapolri, kita, Menkopolhukam, dan dengan pakar-pakar. Terakhir dengan Pak Prof Yusril Ihza Mahendra,” jelas Jokowi.

Keputusan inipun mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak, terutama dari kedua kubu dalam Pilpres 2019, yaitu kubu Paslon 01, Jokowi-Ma’ruf Amin dan kubu Paslon 02, Prabowo-Subianto-Sandiaga Uno.

Berikut 4 tokoh yang mendukung pembebasan Abu Bakar Baasyir dihimpun Liputan6.com:

2 dari 5 halaman

1. Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin

Tidak ketinggalan, calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin turut mengapresiasi keputusan Jokowi untuk membebaskan Abu Bakar Baasyir dari penjara Lapas Gunung Sindur, Bogor.

“Saya mengapresiasi pemerintah, terutama Pak Jokowi yang visi kemanusiannya tinggi sekali,” ujar Ma’ruf Amin di Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (18/1/2019).

Baginya, Jokowi sangat memperhatikan Baasyir yang juga seseorang yang sudah sepuh. Kondisi Baasyir sendiri pun sudah sakit-sakitan.

Ma’ruf mengatakan, dirinya tahu benar bagaimana Jokowi memutuskan untuk melakukan pembebasan terhadap Baasyir.

“Saya tahu, Beliau punya kemauan dan keinginan untuk itu. Bahkan, bukan hanya membebaskan, Beliau juga ingin merawat Abu Bakar Baasyir. Ini sisi kemanusiaan luar biasa dari seorang pemimpin negara,” tutur Ma’ruf.


3 dari 5 halaman

2. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya mendukung pembebasan terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurut Hasto, kebijakan Jokowi itu sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan tentu memiliki sebuah kebijakan-kebijakan yang didasarkan pada konstitusi yang didasarkan pada nilai Pancasila,” kata Hasto di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (19/1/2019).

Menurut dia, delapan partai koalisi pendukung Jokowi lainnya pun mendukung keputusan Jokowi ini. Hasto juga mengamini ada peran Yusril Ihza Mahendra sebagai juru runding.

Pakar hukum tata negara itu diketahui juga bertindak sebagai kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Dengan demikian, dialog yang dilakukan dengan Prof Yusril itu merupakan suatu hal yang baik dan kami dukung sepenuhnya keputusan Pak Jokowi,” tukas Hasto.

4 dari 5 halaman

3. Juru Bicara Timses Prabowo, Dahnil Ihza Mahendra

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak juga bersyukur Abu Bakar Baasyir dibebaskan dengan alasan kemanusiaan.

“Pertama kami bersyukur Ustaz Baasyir bebas, kedua memang sudah waktunya bebas, tahun lalu Desember menolak bebas karena bersyarat. Kalau orang Jawa bilang wis wayahnya,” katanya di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1/2019).

Meski, dia menilai rencana pembebasan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir ini berbau politis lantaran dilakukan menjelang pemilu.

“Publik pasti bisa menilai pasti ada kaitan dengan politik,” ujar Dahnil.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

TKN Soal Prabowo-Sandi Dwitunggal: Sukarno-Hatta Tak Halalkan Segala Cara

Jakarta – Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut pasangan nomor urut 02 itu memunculkan fenomena Dwitunggal layaknya Sukarno-Hatta pada debat perdana Pilpres 2019 lalu. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menepisnya.

“Sebutan Dwitunggal dalam kepemimpinan nasional untuk pertama kalinya ditujukan kepada pasangan Bung Karno dan Bung Hatta. Demi menghormati keterpaduan beliau dalam perjuangan merebut kemerdekaan,” ungkap Direktur Program TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Aria Bima kepada detikcom, Sabtu (19/1/2019).

Menurut Bima, Dwitunggal bukan hanya sekedar chemistry atau kecocokan pasangan pemimpin. Ia mengatakan, Dwitunggal menyangkut peran sejarah, kapasitas, integritas dan meletakkan dasar negara serta peran merebut kemerdekaan.

“Dwitunggal Prabowo-Sandi itu agaknya hanya dilihat dari sudut chemistry psikologi. Itu pun belum teruji dalam kepemimpinan negara dalam tingkat nasional. Tidak bisa menyebut sepasang capres cawapres sebagai Dwitunggal hanya dari kekompakan debat,” ucap Bima.
Ia mengatakan, kekompakan dalam debat dengan kekompakan dalam memimpin negara merupakan dua hal yang berbeda. Bima menyatakan, tantangan sejarah yang akan menentukan siapa yang sesungguhnya Dwitunggal.

“Bung Karno dan Bung Hatta disatukan oleh roh proklamasi, bukan oleh ambisi yang menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan,” sebut politikus PDIP itu.

Bima menyatakan, tak terlihat adanya simbol perjuangan untuk negara pada Prabowo-Sandiaga yang merupakan syarat mutlak dari Dwitunggal. Ia menilai Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga terlalu memaksakan soal konsep Dwitunggal tersebut.

“Tidak ada satu pun yang bisa mengaitkan itu simbol Sukarno-Hatta. Apalagi dari segi umur, beda jauh. Nggak ada sejarah politiknya, Sandi apa? idealismenya nggak ada. Ideologi yang diperjuangkan ya beda, nggak ada itu simbol,” kata Bima.

“Tapi monggo kalau mau disimbolkan asal tidak menuai kritik masyarakat. Terlalu dibesarkan dan dipaksakan. Tidak memberi spirit memori Sukarno dan Hatta,” sambung anggota DPR itu.

Bima lalu menyinggung soal cucu Bung Hatta, Gustika Fardani Jusuf Hatta yang beberapa waktu lalu beran lantaran kakeknya disandingkan dengan Sandiaga Uno dalam sebuah video pendek yang diunggah BPN Prabowo-Sandi.

“Kenapa bisa protes? cucunya nggak rela,” kata Bima.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Debat Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said menyebut pasangan jagoannya tersebut sebagai calon Dwitunggal. Dia menyatakan ada chemistry dan keserasian antara Prabowo dan Sandiaga saat debat Pilpres 2019 kemarin.

“Kami tunjukkan seorang Prabowo-Sandiaga Uno, berbagi peran dengan baik. Kekompakan diperlukan. Kita melihat fenomena Dwitunggal yang saling melengkapi,” ucap Sudirman Said, dalam diskusi Perspektif Indonesia, di mal Sarinah, Jakarta, Sabtu (19/1).

Dwitunggal adalah sebutan untuk pasangan Presiden Sukarno dengan Wakil Presiden M Hatta. Sebutan ini menggambarkan kepaduan di antara keduanya.
(elz/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tingkat Bunuh Diri Indonesia Dibanding Negara-negara Lain

Jakarta – Sering terdengar kabar tentang bunuh diri dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebenarnya, bagaimana angka bunuh diri di Indonesia?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pernah menerbitkan penelitiannya tentang perkiraan tingkat bunuh diri. Penelitian selesai dilakukan tahun 2016 dengan sedikit penyempurnaan terakhir tahun 2018. Dari beberapa tahun sebelumnya, terlihat peningkatan angka bunuh diri di Indonesia.

WHO menuliskan perkiraan ini per 100 ribu orang. Pada tahun 2000 ada 5,9 pria dari 100 ribu pria melakukan bunuh diri. Pada 2010, angkanya turun sedikit menjadi 5,6. Pada 2015, angkanya kembali turun menjadi 5,3. Pada 2016, angka itu kembali turun menjadi 5,2.

Angka bunuh diri diri yang dilakukan perempuan juga turun sejak tahun 2000. Saat itu tercatat angkanya berada pada 2,7 per 100 ribu orang. Pada 2010 menjadi 2,4. Pada 2015 turun menjadi 2,2. Pada 2016 angka itu tetap sama.


Bila dirata-rata dari kedua jenis kelamin, tingkat bunuh diri di Indonesia pada tahun 2000 adalah 4,3. Angka itu turun menjadi 4 pada 2010. Pada 2015 angka itu menjadi 3,7. Terakhir pada 2016, tingkat bunuh diri Indonesia tetap pada angka 3,7.

Dengan angka 3,7 itu, Indonesia berada di peringkat 159 dalam hal tingkat bunuh diri di dunia. Negara dengan tingkat bunuh diri tertinggi di dunia adalah Guyana dengan angka 30,2. Disusul di peringkat kedua ada Lesotho dengan tingkat bunuh diri 28,9. Di ranking ke-3, ada Rusia dengan tingkat bunuh diri 25,5.

Korea Selatan berada di urutan ke-10 dengan angka 20,2. Jepang berada di urutan ke-30 dengan tingkat bunuh diri 14,3. Amerika Serikat (AS) ada di urutan ke-34 dengan angka 13,7. Posisi paling buncit, yakni di urutan ke-183, ditempati oleh Barbados dengan angka 0,4.

WHO menyebut bunuh diri sebagai fenomena global. Faktanya, 79% bunuh diri terjadi pada negara-negara dengan pendapatan rendah dan menengah pada 2016. Bunuh diri merupakan pembunuh ke-18 di dunia pada 2016, karena 1,4% kematian di seluruh dunia disebabkan oleh bunuh diri. Bahkan bila lingkup umur dipersempit, yakni kematian usia 15-29 tahun, bunuh diri menjadi pembunuh nomor dua di dunia.

Sebanyak 800 ribu orang di seluruh dunia tewas akibat bunuh diri setiap tahunnya. Itu artinya, setiap 40 detik ada satu orang yang tewas akibat bunuh diri.

“Ada indikasi, tiap satu orang dewasa mati bunuh diri maka ada lebih dari 20 orang lainnya yang melakukan percobaan bunuh diri,” demikian tulis WHO dalam keterangan di situs resminya.

Bila dilihat dari data WHO di atas, tingkat bunuh diri di Indonesia tidak terlalu parah dibanding negara-negara lain. Namun fenomena bunuh diri bukanlah sesuatu yang bisa diungkap dengan mudah. Masalah itu lebih banyak berada di sudut gelap aib keluarga, tak boleh kelihatan, luput dari jangkauan survei.

“Kalau secara statistika, yang terlaporkan mungkin terlihat kecil. Tapi harus diperhatikan, kematian akibat bunuh diri selalu merupakan angka gunung es,” kata pendiri kelompok peduli permasalahan bunuh diri ‘Into The Light’, yakni Benny Prawira, kepada detikcom, Selasa (15/1/2019).

Benny menduga tingkat bunuh diri di Indonesia lebih banyak ketimbang yang terekam survei WHO. Soalnya, pandangan masyarakat terhadap bunuh diri teramat negatif, sehingga membuat masalah ini tidak dapat diungkap sepenuhnya. Yang terlihat hanya puncaknya saja, padahal ada yang tersembunyi di bawah ‘puncak gunung’ itu.

“Banyak stigma, kemungkinan tidak dilaporkan karena keluarga menghindari stigma,” kata Benny.

Simak juga berita lain di detikcom tentang isu bunuh diri.

Untuk mengakses layanan konseling pencegahan bunuh diri, Kementerian Kesehatan mempersilakan masyarakat untuk mengakses nomor telepon gawat darurat (emergency) miliknya, yakni 119, bebas pulsa.

Lima rumah sakit juga disiagakan Kementerian Kesehatan untuk melayani panggilan telepon konseling pencegahan bunuh diri, yakni:
1. RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
2. RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 8320467
3. RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
4. RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
5. RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444

Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

(dnu/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Waspada, 5 Bagian Sepeda Motor Ini Rawan Berkarat di Musim Hujan

Liputan6.com, Jakarta – Bagi pengendara sepeda motor, musim hujan artinya harus berkendara  dengan lebih hati-hati dan memberi perhatian ekstra ke tunggangan.

Tak hanya berpotensi membuat tubuh kita sakit, nyatanya, air hujan juga bisa menyebabkan timbulnya beragam masalah pada motor, salah satunya adalah karat.

Yap, suka atau tidak, air hujan yang mengandung asam bisa menimbulkan karat yang akan membuat komponen besi dan logam di motor jadi cepat terkikis dan rusak. Apalagi jika motor dibiarkan dalam waktu yang lama setelah diguyur hujan.

Sedikitnya, ada sekitar lima bagian motor yang rawan terkena karat jika terus terkena air hujan. Itu artinya, kamu wajib memberi perhatian ekstra pada bagian motor berikut ini. Apa saja?

1. Swingarm 

Swingarm atau lengan ayun berfungsi untuk menopang bodi motor dengan roda bagian belakang. Selain itu, swingarm juga mengakomodir putaran gear sebagai penggerak roda.

Nah, karena letaknya yang ada di bawah, swingarm rawan terkena cipratan air hujan yang bercampur dengan lumpur dan pasir. Kamu wajib memeriksa beberapa bagian swingarm, yakni sambungan dan bushing. Nah, karena fungsinya yang vital, kamu harus memberi perhatian lebih pada bagian ini, ya!


2 dari 4 halaman

2. Rangka atau Sasis 

Selain swingarm, rangka atau sasis jadi bagian kedua yang mudah terserang karat. Bagian yang biasanya rentan terkena karat adalah sambungan sasis dan bagian yang sulit dijangkau saat dicuci. Untuk motor sport, bagian yang paling sering berkarat adalah bagian di dekat aki. Efeknya, karat tersebut akan membuat rangka jadi lebih mudah penyok, bahkan patah jika motor mengalami benturan keras.

3. Shockbreaker  

Shockbreaker atau peredam kejut juga jadi salah satu bagian yang tak boleh luput dari perhatian kamu. Sebab, posisinya yang berada dekat pelek dan roda membuat bagian ini lebih akrab dengan cipratan air dan lumpur.

Nah, apabila karat sudah menyerang tabung shockbreaker, bisa dipastikan karet bagian dalam akan rusak dan menyebabkan bocornya oli pada shockbreaker. Jika hal tersebut terjadi, shockbreaker tidak akan bekerja dengan maksimal, bahkan bisa membahayakan kamu sebagai pengendara.

4. Rantai 

Meski kamu sudah memberikan perlindungan lewat pelumas anti-karat, bukan berarti rantai kamu akan terbebas dari korosi saat musim hujan. Jika tidak sering dibersihkan, karat akan membuat elastisitas rantai berkurang, bahkan bisa membahayakan.

Ciri-ciri rantai yang sudah berkarat biasanya saat dijalankan, motor akan berisik dan tarikan jadi lebih berat. Jika sudah menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya kamu lebih waspada karena rantai bisa putus kapan saja dan akan membahayakan kamu.


3 dari 4 halaman

5. Knalpot 

Bagian leher knalpot pada blok mesin hingga ujung pembuangan juga jadi sektor yang rentan terhadap serangan karat. Meski pabrikan kendaraan sudah melapisi bagian ini dengan krom, tetap saja hal tersebut tak mengurangi risiko dari jahatnya karat.

Jika kamu membiarkan knalpot kotor untuk jangka waktu yang lama setelah terguyur hujan, perlahan lapisan peindung tersebut akan tergerus dan menyebabkan besi mengalami korosi atau karat.

Itu dia lima bagian motor yang rentan terkena karat di musim hujan. Sebenarnya, kamu bisa mengatasi hal tersebut dengan memeriksa lima bagian tersebut secara rutin, terlebih lagi sektor yang terletak di bawah motor. Kuncinya satu, setelah berkendara di musim hujan, sebaiknya bersihkan motor dengan air bersih agar komponen motor punya umur lebih lama.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lawan Broner, Pacquiao Ingin Buktikan Umur Hanya Deretan Angka

Liputan6.com, Jakarta – Pertarungan melawan Adrien Broner bakal jadi momen spesial bagi Manny Pacquiao. Sebab ini kali pertama petinju asal Filipina itu naik ring di usia yang sudah mencapai 40 tahun. 

Bagi sebagian besar atlet, usia menjadi musuh alami. Namun Pacquiao ingin membuktikan bahwa umur hanyalah deretan angka yang tidak berpengaruh kepada penampilannya. 

“Ini tantangan sebab saat sudah menginjak usia 40 tahun,” katanya dilansir gmanetwork. 

“Saya ingin membuktikan kepada semua orang tentang hal itu. Umur hanyalah angka. Yang paling penting adalah bagaimana persiapan dan kerja keras yang Anda lakukan,” bebernya.

Mannny Pacquiao mengawali karier profesionalnya sejak 1995 dan menjadi salah satu petinju terbaik yang pernah ada. Sebelumnya, Pacquiao pernah menjadi juara dunia di 8 kelas berbeda. Hingga saat ini, Pacquiao mencatat rekor bertanding 60 (39KO)- 7(3KO)-2.

Pertandingan melawan Broner bakal berlangsung di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat atau Minggu (20/1/2019) WIB. Dalam duel ini, Pacquiao bakal mempertaruhkan gelar juara dunia kelas welter versi WBO yang disandangnya. 

Persiapan terus dilakukan oleh Pacquiao untuk menghadapi duel ini. Selain fisik, petinju yang dijuluki Pacman itu juga mengasah pikirannya. “Hari-hari ini, saya tidak hanya melatih tubuh saja, tapi pikiran juga. Saya rutin main catur dan membaca buku agar pikiran tetap tajam.” 



2 dari 2 halaman

Tantangan Pacquiao

Broner sendiri berusia 11 tahun lebih muda dari Pacquiao. Meski demikian, Pacquiao sama sekali tidak gentar. Sebaliknya, dia menegaskan tidak akan bertarung hanya sekadar untuk mendapat bayaran melainkan akan berusaha menunjukkan pertarungan yang menarik. 

Pacquiao sempat menuai kritik usai dikalahkan petinju Australia, Jeff Horn, Juli 2017 lalu. Namun Pacquiao bangkit lagi dan menang TKO atas Lucas Matthysse, tahun berikutnya. 

“Banyak yang menulis, penisun merupakan pilihan yang tepat bagi saya setelah laga itu. Saya tidak marah terhadap orang yang berpikiran seperti itu. Itu hanya jadi tantangan dan ujian bagi saya apakah saya masih bisa menjadi yang terbaik atau tidak,” kata Pacquiao.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:


Miris, Bocah Berusia 13 Tahun ‘Narik’ Truk

Jakarta – Sebuah video menunjukkan seorang bocah berusia 13 tahun sedang berkerja menjadi supir truk. Mengetahuinya, sontak hal ini jadi viral di jagat maya.

Diunggah oleh pemilik akun Facebook Yuni Rusmini, terlihat seorang bocah sedang membereskan truk yang sedang berhenti. Ia ditanya oleh si perekam, jawabannya membuat kaget.

Bocah yang belum diketahui identitasnya itu mengaku berusia 13 tahun dan lulus dari bangku sekolah dasar. “Umur 13, lulus kelas enam,” ujarnya singkat.

“Engga (lanjutin sekolah),” lanjutnya sembari berjalan memasuki ruang kemudi truk.
Berbagai tanggapan menghiasi kolom komentar. Ada yang kagum dengan kemahirannya mengemudi truk, semangatnya, tak sedikit juga yang prihatin sebab usianya masih dibawah umur untuk mengemudikan kendaraan.

Belum dipastikan ia sudah memiliki Surat Izin Menemudi (SIM) atau belum.

“Hebat bnget tp tdk pda tempatnya …harusnya anak ini hebat di sekolah dengan pelajaran2 yg menuntun dia di masa depan yg lebih cerah …smoga pelajaran untuk orang tua ..arahkan anak qta pd bdang yg seharusnya sejujurnya sya kasihan,” tulis akun @Tria Ajah.

“Ciri-ciri org,kuat,sukses dan hebat,” lanjut akun @Azmi Dahinta.

“Jujur aja sedih liatnya,” tanggap @Ade Bunder Jr.

https://www.facebook.com/yuni.rusmini/videos/2496535553695483/ (ruk/lth)