3 Alasan Liga Champions Musim Ini Bakal Lahirkan Juara Baru

Liputan6.com, Jakarta Liga Champions saat ini sudah memasuki fase knock-out. Pertandingan leg pertama babak 16 besar pun telah selesai digelar

Tim-tim seperti Paris Saint Germain (PSG), Atletico Madrid, Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Real Madrid hampir memastikan lolos ke perempat final. Sedangkan Barcelona, Bayern Munchen, Liverpool masih harus menunggu dengan cemas hingga minggu pertama Maret untuk mengetahui nasib mereka.

Liga Champions telah didominasi tiga serangkai Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen selama 5-6 tahun terakhir. Dan Real Madrid telah benar-benar memenangkan tiga trofi Liga Champions berturut-turut dari 2016 hingga 2018.

Namun, mungkin musim ini terlihat ada perubahan keseimbangan kekuatan Pasalnya, beberapa tim yang tidak difavoritkan memiliki kemungkinan kuat untuk memenangkan trofi utama.

Karena itu pula ada 3 alasan mengapa Liga Champions musim ini kemungkinan bakal memiliki juara baru

2 dari 4 halaman

Manchester City

City dan PSG telah mencetak jumlah gol terbanyak di Liga Inggris dan Ligue 1 Prancis sejauh ini, dan memiliki kelebihan untuk maju terus di Liga Champions.

City telah mencetak 127 gol dalam 43 pertandingan di musim yang sedang berlangsung sejauh ini, dan bisa dibilang memiliki lini tengah terbaik di dunia.

Penyerang City yang terdiri dari Sergio Aguero dan Raheem Sterling juga sangat kuat. Dan, keduanya secara konsisten mendapat umpan dari lini tengah, yang dihuni gelandang serang yang hebat seperti David Silva, Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez.

Namun, penampilan tandang City masih menjadi perhatian musim ini. Pasalnya, mereka selalu kalah dari tim-tim seperti Newcastle United dan Lyon.

Manajer City, Pep Guardiola, tentu sangat berharap timnya bisa memenangkan gelar Liga Champions perdananya. Guardiola sukses menanamkan filosofi passing sepakbola di City.

3 dari 4 halaman

PSG

PSG juga bisa dibilang memiliki penyerang terbaik di dunia, dengan pemain-pemain seperti Neymar, Edinson Cavani, Angel Di Maria, dan Kylian Mbappe.

Mereka telah mengalahkan tim seperti Liverpool, Napoli dan Manchester United, dan dapat menjadi lawan yang berbahaya bagi tim mana pun di dunia.

Mbappe yang sensasional telah mencetak 24 gol musim ini sejauh ini dan tetap menjadi pemain muda terbaik di dunia. Meskipun Neymar menderita masalah cedera dan Cavani sudah melewati masa jayanya, PSG secara realistis berharap untuk memenangkan Liga Champions tahun ini.

Mereka dengan nyaman mengalahkan Manchester United 2-0 di leg pertama Babak 16 di Old Trafford. Tentu saja, sukses ini hampir pasti bisa membawa PSG mencapai perempat final.

4 dari 4 halaman

Atletico Madrid

Atletico Madrid secara mengejutkan sukses mengalahkan Juventus 2-0 di Wanda Metropolitano. Ini seakan menunjukan kekuatan Atletico di kandang sendiri.

Mereka hanya kehilangan satu pertandingan kandang di musim ini, usai dikalahkan Real Madrid.

Atletco juga memiliki beberapa pemain yang sangat bagus, seperti Antoine Griezmann, Diego Godin dan Saul Niguez. Griezmann telah mencetak 18 gol sejauh musim ini, dan terus menjadi jimat Atletico.

Atletico tidak mungkin menyerahkan keunggulan 2 gol mereka saat melawan Juventus. Mereka bahkan mungkin bisa beruntung di momemen ketiga kalinya tahun ini, setelah kalah di dua final Liga Champions melawan Real Madrid pada 2013-14 dan 2015-16.

Hasil Liga Italia: Milan Hantam Empoli 3-0

MilanAC Milan menuai hasil bagus di lanjutan Liga Italia. Rossoneri menghantam Empoli dengan skor meyakinkan tiga gol tanpa balas.

Milan menjamu Empoli di San Siro, Sabtu (23/2/2019) dini hari WIB, kubu tuan rumah langsung tampil menekan. Rossonerri sudah mampu membobol gawang Bartlomiej Dragovsky pada menit ke-10 lewat Lucas Paqueta.

Namun wasit menganulir gol tersebut usai berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR). Paqueta terlihat berada dalam posisi offside saat menyambar umpan Ricardo Rodriguez menjadi gol.

Di menit ke-21, Samu Castillejo mencoba peruntungannya lewat sepakan dari tepi kotak penalti. Upaya pemain asal Spanyol ini masih mampu ditepis Dragowsky.

Sepanjang babak pertama Milan mendominasi laga dengan penguasaan bola sebesar 60 persen dibanding 40 persen milik Empoli. Walau begitu mereka gagal mengkonversi hal tersebut menjadi gol. Ini membuat skor 0-0 bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, Milan tak lagi mengulangi kesalahan mereka di paruh pertama. Baru tiga menit laga kembali berjalan mereka sudah unggul melalui Krzysztof Piatek.

Gol pembuka Rossonerri di laga ini bermula dari kerja sama Frank Kessie dan Hakan Calhanoglu di sisi kanan. Nama terakhir lalu menyodorkan umpan menyusur tanah ke depan gawang Empoli. Piatek berada dalam posisi tepat kemudian menyontek bola tersebut menjadi gol.

Il Diavolo tak butuh waktu lama untuk menggandakan kedudukan. Hanya selang dua menit dari gol Piatek, Kassie menggentarkan jala Empoli.

Pemain Pantai Gading ini memanfaatkan umpan terobosan Samu Cestellijo dari sisi kanan. Sebelum ia menchip bola yang memperdayai Dragowski.

Sisi kanan benar-benar menjadi tumpuan serangan Milan di laga ini. Gol ketiga skuat asuhan Gennaro Gattuso kembali berawal dari posisi ini.

Bek kanan Rossonerri, Andrea Conti naik membantu serangan kemudian melepas umpan silang ke tiang dekat. Bola disambar Castillejo untuk mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-67.

Di sisa babak kedua tak ada gol tambahan dari kedua tim yang tersisa. Skor 3-0 untuk Milan menutup laga di San Siro.

Dengan kemenangan ini, Milan kini duduk di posisi keempat klasemen dengan raihan 42 poin. Mereka tertinggal empat angka dari Inter Milan yang menempati posisi ketiga.

Sementara bagi Empoli kekalahan di San Siro membuat mereka tertahan di posisi ke-17 dengan 21 poin.

Susunan pemain

AC Milan : Donnarumma; Conti, Musacchio, Romagnoli, Rodríguez; Kessie, Bakayoko (Biglia 80′), Paqueta (Borini 69′); Castillejo,Calhanoglu, Piatek (Cutrone 69′).

Empoli : Dragowski; Veseli, Silvestre, Dell’Orco; Di Lorenzo, Krunic, Bennacer, Acquah (Ucan 66′), Pasqual (Pajac 74′); Farias (La Gumina 66′),Caputo.
(cas/cas)

Hasil Liga Europa: Depak Zurich, Napoli Mantap ke Babak 16 Besar

NaplesNapoli mengalahkan FC Zurich dengan skor 2-0 di leg kedua babak 32 besar Liga Europa. Napoli pun melangkah mantap ke babak 16 besar.

Napoli menjamu Zurich pada pertandingan leg kedua babak 32 besar Liga Europa di San Paolo, Jumat (22/2/2019) dini hari WIB. Dari laga leg pertama di kandang Zurich, Napoli menang 3-1.

Meski berada di atas angin berkat kemenangan di leg pertama, Napoli tetap tampil menyerang. Lorenzo Insigne sempat mendapat dua peluang bagus dalam waktu berdekatan.

Bola umpan silang yang dibelokkan Simone Verdi mengarah ke Insigne. Dia melepaskan tembakan, tapi diblok. Bola muntah kembali ke arahnya dan pemain Napoli itu mencoba memaksimalkannya. Kali ini tendangan Insigne mengenai mistar gawang.

Peluang kembali didapat Napoli. Dari tendangan bebas, Insigne mengirim bola ke kotak penalti. Dries Mertens meneruskannya dengan tembakan, tapi ditepis oleh Yanick Brecher.

Napoli membuka keunggulan pada menit ke-43. Adam Ounas melakukan tusukan dari kanan dan kemudian mengirim umpan yang dituntaskan dengan tendangan voli oleh Verdi.

Pada awal babak kedua, Zurich sempat dapat peluang emas untuk mencetak gol. Benjamin Kololli melepaskan umpan yang disambut Salim Khelifi dengan tendangan voli. Namun, meski dari jarak dekat, Khelifi tak mampu megnarahkan tendangannya ke gawang.

Adam Ounas nyaris menggandakan keunggulan Napoli lewat tendangan kaki kanannya usai memanfaatkan bola dari sepak pojok. Sepakan Ounas itu memaksa Brecher melakukan penyelamatan dengan kakinya.

Ounas akhirnya benar-benar mencetak gol untuk Napoli pada menit ke-76. Mendapat bola terobosan dari Mertens, Ounas kemudian melepaskan tembakan untuk menjebol gawang Zurich.

Arkadiusz Milik nyari menambah gol Napoli. Striker asal Polandia itu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi ditepis oleh Brecher.

Dengan kemenangan ini, Napoli lolos ke babak 16 besar dengan keunggulan agregat 5-1 atas Zurich.

Susunan Pemain

Napoli: Meret; Hysaj, Chiriches (Luperto 56), Koulibaly, Ghoulam; Ounas (Milik 77), Diawara, Zielinski (Allan 66), Verdi; Insigne, Mertens

FC Zurich: Brecher; Winter, Bangura, M Kryeziu, Kololli (Kharabadze 82); Khelifi, Sohm, Domgjoni, Schonbachler (Krasniqi 65); Odey (Zumberi 60), Ceesay

(nds/cas)


Hasil Liga Europa: Kalahkan BATE 3-0, Arsenal ke Babak 16 Besar

LondonArsenal melaju ke-16 besar Liga Europa. Hasil itu didapat setelah mengalahkan BATE Borisov 3-0 di leg kedua 32 besar.

Arsenal mendapat gol cepat saat menjamu BATE di Emirates Stadium, Jumat (22/2/2019) dinihari WIB. Gol bunuh diri dari Zakhar Volkov membuat Meriam London unggul 1-0 di menit keempat.

Serangan terus dilancarkan Arsenal. Alhasil, gol kedua datang di menit ke-39 lewat Shkodran Mustafi.

Arsenal mengunci laga ini dengan kemenangan 3-0. Adalah Sokratis Papastathopoulos, yang mencatatkan namanya di papan skor.

Hasil ini membuat Arsenal ke 16 besar dengan menang agregat 3-1, setelah pada pertemuan pertama kalah 1-0.

Jalannya Pertandingan

Arsenal sudah unggul 0-1 di menit keempat. Pierre-Emerick Aubameyang melepaskan umpan silang dari sisi kanan, bola membentur kaki Volkov dan mengarah ke dalam gawangnya sendiri.

Arsenal mendapat peluang pada menit ketujuh. Alex Iwobi menerima bola di dalam kotak penalti, tanpa ada yang berusaha menutup, Iwobi melepaskan tembakan yang arahnya masih melebar.

BATE mendapat kesempatan emas di menit ke-10. Stanislav Dragun berlari tak terkawal menyambar umpan lambung. Laju bola masih bisa dihalau oleh Stephan Lichtsteiner tepat di depan garis gawang.

Arsenal kembali memberi ancaman di menit ke-20. Granit Xhaka melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih bisa ditepis oleh kiper BATE, Denis Scherbitski.

Meriam London memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-39. Tendangan sudut yang dilepaskan oleh Xhaka langsung disambar dengan sundulan Shkodran Mustafi. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Unai Emery melakukan pergantian di menit ke-56. Sokratis dimainkan dengan menarik Laurent Koscielny.

Pergantian itu berbuah hasil selang empat menit kemudian. Sokratis mencetak gol setelah menyundul umpan sepak pojok Xhaka. 3-0 Arsenal memimpin.

The Gunners tak menurunkan intensitas serangan meski sudah unggul. Di menit ke-71, Aubameyang melepaskan tembakan chip, namun bola hanya melebar di sisi gawang Scherbitski.

Arsenal terus mengambil kendali permainan di sisa waktu. Meski beberapa kali mampu masuk ke kotak penalti BATE, tak ada gol tambahan yang tercipta. Laga tuntas dengan skor 3-0 untuk Arsenal.

Susunan Pemain:

Arsenal: Cech; Lichtsteiner, Mustafi, Koscielny (Sokratis 56′), Kolasinac; Guendouzi (Torreira 64′), Xhaka; Iwobi, Oezil, Mkhitaryan (D.Suarez 78′); Aubameyang.

BATE: Scherbitski; Rios, Volkov, Filipenko, Filipovic; Baga (Hleb 58′), Dragun (Berezkin 64′), Simovic; Milic, Skavysh (Dubajic 71′), Stasevich.

(ran/nds)


Hasil Liga Champions: Atletico Benamkan Juventus

MadridAtletico Madrid berhasil mengalahkan Juventus 2-0 di leg pertama 16 besar Liga Champions. Seluruh gol tercipta di babak kedua.

Bermain di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019) dinihari WIB, Atletico berhasil menyusahkan pertahanan Juventus di babak pertama. Namun, tak ada gol yang bisa dilesakkan hingga turun minum.

Atletico sempat membuka keunggulan lewat Alvaro Morata, namun dianulir wasit lantaran lebih dulu terjadi pelanggaran.

Kebuntuan Atletico baru pecah di menit ke-78 lewat gol Jose Gimenez. Diego Godin mengunci kemenangan untuk tim tuan rumah lewat gol di menit ke-83.

Dengan hasil ini, Juve butuh kemenangan 3-0 di leg kedua jika ingin lolos ke perempatfinal dalam waktu 90 menit. Di sisi lain, tim besutan Diego Simeone cukup memetik hasil imbang atau kalah minimal 0-1.
Jalannya Pertandingan

Atletico lebih dulu mengancam lewat Antoine Griezmann di menit kedua. Pemain asal Prancis itu melepaskan tembakan yang masih melambung di atas gawang.

Juventus mendapat tendangan bebas setelah Cristiano Ronaldo dilanggar. Pemain Juventus itu mengambil eksekusi dari jarak 30 meter dan melepaskan tembakan langsung yang masih bisa ditepis Jan Oblak di menit ketujuh.

Peluang kembali didapat Juve pada menit ke-11. Umpan dari sepak pojok disambar dengan sundulan Leonardo Bonucci, namun bola masih sedikit melayang di atas gawang.

Tekanan diberikan Atletico pada menit ke-14. Thomas mendapat bola liar untuk langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola yang meluncur deras itu dengan tepat bisa ditangkap Wojciech Szczesny.

Atletico mengurung pertahanan Juventus dalam periode waktu 15-20 menit. Bahkan, beberapa kemelut kerap terjadi di kotak penalti Bianconeri, namun tak ada yang menghasilkan tembakan.

Lini tengah Juve kalah dalam permainan dengan Atletico. Si Nyonya Tua beberapa kali terpaksa mengalirkan serangan lewat sisi lapangan.

Atletico mendapat tendangan bebas di ujung kotak penalti pada menit ke-27 setelah Diego Costa disenggol oleh Mattia De Sciglio. Griezmann mengambil eksekusi tembakan langsung yang masih bisa ditepis Szczesny.

Juve masih kesulitan masuk ke dalam kotak penalti Atletico. Tembakan dari luar kotak penalti pun terpaksa dilepaskan Paulo Dybala, namun bola masih tepat di pelukan Oblak.

Bianconeri mengambil kendali permainan di lima menit akhir babak pertama. Tapi, tak ada ancaman berarti yang dibuat hingga turun minum.

Juventus langsung menekan Atletico di awal babak kedua. Satu tembakan yang masih melenceng dari gawang dilepaskan Ronaldo dari luar kotak penalti.

Serangan balik dilancarkan Atletico pada menit ke-49. Costa lepas dari posisi offside dalam menerima bola dari Griezmann. Pria berpaspor Spanyol itu berhadapan satu lawan satu dengan Szczesny, namun bola tembakannya melenceng jauh dari gawang.

Dua menit berselang giliran Griezmann yang mengancam gawang Juve. Bola lob yang dilepaskan membentur mistar dan Giorgio Chiellini dengan cepat menyapu bola sebelum disambar oleh Costa.

Atletico sempat berhasil membobol gawang Juve di menit ke-69 lewat sundulan Alvaro Morata. Wasit menganulir gol tersebut setelah melihat ulang lewat video assistant referee (VAR) bahwa Morata lebih dulu melanggar Chiellini.

Upaya Atletico untuk mencuri gol baru terwujud di menit ke-78. Kemelut dari sepak pojok berhasil dituntaskan dengan tembakan Jose Gimenez. 1-0 Atletico memimpin.

Diego Godin membawa Atletico memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-83. Bek asal Uruguay itu berhasil melesakkan gol setelah memanfaatkan kemelut dari tendangan bebas.

Juventus berusaha keras untuk memperkecil ketertinggalan. Federico Bernardeschi melepaskan tembakan jelang menit akhir, namun bola masih bisa ditepis Oblak. Pun dengan Ronaldo yang tembakannya digagalkan Oblak.

Tak ada gol balasan dari Juve hingga laga tuntas. Ateltico menutup leg pertama dengan kemenangan 2-0.

Susunan Pemain:

Atletico Madrid: Oblak; Juanfran, Gimenez, Godin, Filipe Luis; Saul Niguez, Thomas (Lemar 61′), Rodri, Koke (Correa 67′); Diego Costa (Morata 58′), Griezmann.

Juventus: Szczesny; De Sciglio, Bonucci, Chiellini, Alex Sandro; Bentancur, Pjanic (Can 72′), Matuidi (Cancelo 84′); Dybala (Bernardeschi 80′), Mandzukic, Ronaldo.

(ran/cas)


Atletico vs Juventus Sama Kuat di Babak I

MadridAtletico Madrid menjamu Juventus di leg pertama 16 besar Liga Champions. Kedua tim masih bermain imbang 0-0 di babak pertama.

Bermain di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019) dinihari WIB, Atletico lebih dulu mengancam lewat Antoine Griezmann di menit kedua. Pemain asal Prancis itu melepaskan tembakan yang masih melambung di atas gawang.

Juventus mendapat tendangan bebas setelah Cristiano Ronaldo dilanggar. Pemain Juventus itu mengambil eksekusi dari jarak 30 meter dan melepaskan tembakan langsung yang masih bisa ditepis Jan Oblak di menit ketujuh.

Peluang kembali didapat Juve pada menit ke-11. Umpan dari sepak pojok disambar dengan sundulan Leonardo Bonucci, namun bola masih sedikit melayang di atas gawang.
Tekanan diberikan Atletico pada menit ke-14. Thomas mendapat bola liar untuk langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola yang meluncur deras itu dengan tepat bisa ditangkap Wojciech Szczesny.

Atletico mengurung pertahanan Juventus dalam periode waktu 15-20 menit. Bahkan, beberapa kemelut kerap terjadi di kotak penalti Bianconeri, namun tak ada yang menghasilkan tembakan.

Lini tengah Juve kalah dalam permainan dengan Atletico. Si Nyonya Tua beberapa kali terpaksa mengalirkan serangan lewat sisi lapangan.

Atletico mendapat tendangan bebas di ujung kotak penalti pada menit ke-27 setelah Diego Costa disenggol oleh Mattia De Sciglio. Griezmann mengambil eksekusi tembakan langsung yang masih bisa ditepis Szczesny.

Juve masih kesulitan masuk ke dalam kotak penalti Atletico. Tembakan dari luar kotak penalti pun terpaksa dilepaskan Paulo Dybala, namun bola masih tepat di pelukan Oblak.

Bianconeri mengambil kendali permainan di lima menit akhir babak pertama. Tapi, tak ada ancaman berarti yang dibuat hingga turun minum.

Susunan Pemain:

Atletico Madrid: Oblak; Juanfran, Gimenez, Godin, Filipe Luis; Saul Niguez, Thomas, Rodri, Koke; Diego Costa, Griezmann.

Juventus: Szczesny; De Sciglio, Bonucci, Chiellini, Alex Sandro; Bentancur, Pjanic, Matuidi; Dybala, Mandzukic, Ronaldo.

(ran/cas)


Hasil Liga Europa: Singkirkan Lazio, Sevilla ke Babak 16 Besar

SevillaSevilla mengalahkan Lazio 2-0 di leg kedua babak 32 besar Liga Europa. Hasil ini memastikan Sevilla melaju ke 16 besar usai unggul agregat 3-0.

Bermain di Stadion Ramon Sanchez Pijzuan, Kamis (21/2/2019) dini hari WIB, Sevilla yang bertindak sebagai tuan rumah tampil menekan Lazio di awal laga. Hasilnya pada menit ke-20 mereka mampu membuka keunggulan lewat Wissam Ben Yedder.

Gol ini berawal dari sepakan jarak jauh Pablo Sarabia yang tak mampu ditepis dengan sempurna Thomas Strakosha. Bola kemudian jatuh tepat di depan Ben Yedder yang berdiri tanpa pengawalan. Ia langsung menyambarnya dengan sepakan keras untuk membobol gawang Lazio.

Unggul 1-0 membuat anak asuhan Pablo Machin itu makin nyaman untuk mengembangkan permainan. Sevilla hampir saja menggandakan keunggulan pada menit ke-29.

Umpan silang Franco Vazquez dari sisi kiri mampu menemui kepala Andre Silva. Namun sundulan Andre Silva masih melambung di atas gawang Lazio. Skor 1-0 untuk keunggulan Sevilla bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, laga berjalan berimbang. Lazio tampil lebih berani untuk mencari gol penyama kedudukan.

Peluang emas didapat anak asuhan Simone Inzaghi itu di menit ke-55 lewat Francesco Acerbi. Upaya bek Lazio ini melalui sepakan voli masih dengan gemilang ditepis oleh Thomas Vaclik.

Tugas Sevilla mengamankan keunggulan menjadi berat usai Vazquez mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-60. Pemain asal Italia ini diusir keluar lapangan karena menghentikan akselerasi Romulo.

Unggul jumlah pemain, Lazio semakin mudah menembus lini belakang tuan rumah. Menit ke-68, umpan lambung Felipe Caicedo membebaskan Ciro Immobile di kotak penalti Sevilla. Namun sepakan chipnya ketika tinggal berhadapan dengan Vaclik masih melambung.

Jalannya laga kembali diwarnai kartu merah di menit ke-72. Kali ini giliran Lazio yang kehilangan salah satu pemainnya. Adam Marusic mendapat kartu merah langsung dari wasit karena dinilai menyikut Roque Mesa.

Kartu merah Marusic membuat Lazio kehilangan momentum untuk menguasai laga. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Sevilla untuk mencetak gol kedua di menit ke-78.

Gol tersebut lahir berkat tusukan Jesus Navas di sisi kanan pertahanan lawan. Kapten Sevilla ini kemudian melepas umpan terobosan yang dituntaskan Pablo Sarabia lewat sepakan dari sudut sempit.

Skor 2-0 mampu dijaga Sevilla hingga laga berakhir. Hasil ini memastikan wakil Spanyol tersebut melaju ke babak 16 besar Liga Europa setelah unggul agregat 3-0 atas Lazio. Sevilla menang 1-0 pada leg pertama di markas Lazio sepekan sebelumnya.

Susunan pemain:

Sevilla: Vaclik, Sergi, Kjaer, Mercado; Navas, Vazquez, Mesa (Rog 82′), Sarabia, Escudero (Promes 11′), Andre Silva (Amadou 63′), Ben Yedder

Lazio: Strakosha, Patric (Corea 49′), Acerbi, Radu; Marusic, Milinkovic-Savic (Romulo 56′), Badelj (Durmisi 76′), Cataldi, Lulic; Immobile, Caicedo

(nds/ran)

Dua Kali Unggul, Timnas Indonesia U-22 Ditahan Malaysia 2-2

Liputan6.com, Pnom Penh – Timnas Indonesia U-22 kembali memetik hasil imbang di fase grup Piala AFF U-22. Bermain melawan Malaysia, Witan Sulaiman dan kawan-kawan harus puas dengan skor akhir 2-2.

Timnas Indonesia U-22 berambisi menang di laga melawan Malaysia Rabu (20/2/2019) setelah imbang 1-1 melawan Myanmar di pertandingan pertama. Pasalnya, kemenangan akan mempermudah langkah pasukan Indra Sjafri untuk lolos ke fase berikutnya.

Bertanding di National Stadium, Kamboja, Indra menurunkan formasi 4-3-3 dengan trio Billy keraf, Marinus Manewar, dan Osvaldo Haay di lini depan. Sementara itu, Andy Setyo turun sebagai kapten tim di pertandingan ini.

Pada 15 menit awal, timnas Indonesia U-22 dan Malaysia sama-sama belum bisa membuat peluang berarti. Kondisi lapangan sintetis menyulitkan kedua tim untuk mengolah bola.

Peluang emas pertama diraih timnas Indonesia U-22 pada menit 19. Sundulan Marinus menyambut umpan tendangan bebas menyamping tipis dari gawang Malaysia.

Skor bisa saja berubah pada menit ke-39 andai Osvaldo Haay bisa memaksimalkan peluang yang didapat. Gelandang Persebaya Surabaya ini gagal mengarahkan bola ke dalam gawang yang sudah kosong melompong.

Hingga babak pertama selesai, kedua tim ternyata tidak bisa menciptakan gol.

2 dari 3 halaman

Babak Kedua

Mengincar kemenangan, timnas Indonesia U-22 tampil lebih agresif di babak kedua. Kerja keras Andy Setyo dan kawan-kawan membuahkan hasil di menit 52.

Akselerasi Marinus gagal dikejar bek Malaysia. Tendangannya sempat ditepis kiper, namun bola liar tetap bergulir ke arah gawang Malaysia.

Marinus lalu menendang kembali bola yang telah kosong. Timnas Indonesia U-22 pun unggul satu gol.

Sayangnya keunggulan ini gagal dipertahankan. Malaysia menciptakan gol lewat tendangan bebas Nik Akif pada menit ke-62.

Witan Sulaiman membawa  timnas Indonesia U-22 kembali unggul di menit-77. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti gagal ditahan kiper Malaysia.

Tertinggal, Malaysia ternyata belum menyerah. Tendangan pojok Nik Akif diteruskan Hadi Fayyadh dan berbuah gol di menit 86.

Timnas Indonesia U-22 mencoba mencari gol ketiga yang tak kunjung tiba hingga pertandingan selesai. Pertandingan berakhir dengan skor 2-2.

3 dari 3 halaman

Susunan Pemain

Timnas Indonesia: Satria Tama, Asnawi, Rachmat Irianto, Andy Setyo, Firza Andika, M. Luthfi, Gian Zola, Rafi Syarahil, Billy Keraf, Marinus, Osvaldo Haay.

Timnas Malaysia: Haziq, Ariff Ar-Rasyid, Dominic, Dinesh, Nazirul Afif, Thivan, Izzan Shaymi, Nabil Hakim, Hadi Fayyadh, Nik Akif, Jafri.

Babak Pertama Usai, Lyon vs Barcelona Masih 0-0

Lyon – Belum ada gol tercipta di laga babak pertama antara Lyon dan Barcelona. Meski sama-sama mendapat sejumlah peluang, Lyon dan Barcelona tak mampu mencetak gol.

Lyon menjamu Barcelona di Groupama Stadium pada pertandingan leg pertama babak 17 besar Liga Champions, Rabu (20/2/2019) dini hari WIB. Pertandingan berjalan terbuka dan kedua tim saling bergantian menyerang.

Sejumlah peluang pun didapat oleh Lyon dan Barcelona. Namun tidak ada gol yang tercipta sampai babak pertama usai.

Sepanjang babak pertama, Lyon melepaskan empat tembakan, dua di antaranya mengarah ke gawang. Kedua upaya on target tersebut memaksa Marc-Andre ter Stegen melakukan penyelamatan.

Sementara itu, Barcelona melepaskan 13 tembakan di paruh pertama. Namun hanya dua upaya tim tamu yang mengarah ke gawang, sisanya tak tepat sasaran.


Jalannya Pertandingan

Barcelona langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal. Pada menit ketiga, serangan Barcelona memaksa Houssem Aouar melakukan pelanggaran terhadap Lionel Messi tepat di depan kotak penalti Lyon.

Messi maju sebagai eksekutor tendangan bebas. Namun tendangan pemain asal Argentina itu masih melambung di atas mistar gawang.

Lyon gantian mengancam. Aouar melepaskan tembakan menyusur tanah dari luar kotak penalti yang memaksa Marc-Andre ter Stegen melakukan penyelamatan.

Lyon nyaris menjebol gawang Barcelona pada menit kesembilan. Martin Terrier melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Ter Stegen sempat menepisnya dan bola menerpa mistar gawang.

Ousmane Dembele bergerak di sisi kiri dan mendapat peluang bersih di dalam kotak penalti usai mengecoh bek Lyon. Tinggal berhadapan dengan Anthony Lopes, Dembele gagal menaklukkan kiper Lyon itu. Tendangannya diblok oleh Lopes.

Lyon gantian menyerang. Umpan terobosan Memphis Depay nyaris memberi Moussa Dembele peluang bersih di dalam kotak penalti. Namun tendangan Dembele masih diblok Gerard Pique.

Ousmane Dembele melakukan tusukan dari kiri dan menuntaskan pergerakannya dengan tembakan dari luar kotak penalti. Upaya Dembele itu masih menyamping dari gawang Lyon.

Pada menit-menit akhir babak pertama, serangan Lyon mengancam pertahanan Barcelona. Dengan kerja sama cepat satu-dua, Lyon mengalirkan bola di kotak penalti Barcelona. Serangan tersebut diakhiri dengan tembakan Terrier yang menerima bola dari Dembele. Namun sepakan Terrier masih melambung di atas mistar gawang.

Susunan Pemain

Lyon: Anthony Lopes; Leo Dubois, Marcelo, Jason Denayer, Ferland Mendy; Tanguy NDombele, Houssem Aouar; Bertrand Traore, Memphis Depay, Martin Terrier; Moussa Dembele

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Sergi Roberto, Sergio Busquets, Ivan Rakitic; Lionel Messi, Luis Suarez, Ousmane Dembele

(nds/cas)


Liverpool vs Bayern Masih Tanpa Gol di Babak I

LiverpoolLiverpool menjamu Bayern Munich di leg pertama 16 besar Liga Champions. Kedua tim masih imbang 0-0 di babak pertama.

Bermain di Anfield, Rabu (20/2/2019) dinihari WIB, Liverpool lebih dulu mendapat peluang di menit ke-12. Bola umpan panjang Jordan Henderson berhasil disambar oleh Mohamed Salah, namun arahnya masih tepat di pelukan Manuel Neuer.

Selang semenit kemudian giliran Bayern yang menebar ancaman. Umpan silang mendatar Serge Gnabry nyaris membuat Joel Matip melesakkan gol bunuh diri setelah arah bola berhasil diblok dengan kaki Alisson Becker.


Alisson membuat kesalahan di menit ke-16, setelah bola yang dia umpan jatuh di kaki pemain Bayern. Kingsley Coman mendapat sodoran bola dan melepaskan tembakan yang arah bolanya masih mengenai sisi luar jaring gawang.

Salah kembali mengancam gawang Bayern di menit ke-23. Sundulan pria asal Mesir itu sedikit menyamping di sisi kiri gawang Neuer.

Joshua Kimmich diganjar kartu kuning pada menit ke-27 setelah melanggar Sadio Mane. Hukuman itu akan membuat Kimmich absen akumulasi kartu di leg kedua.

Mane melewatkan peluang emasnya di menit ke-32. Bola hasil tembakannya dari jarak dekat dalam posisi bebas masih menyamping dari gawang.

Alisson bikin penyelamatan di menit ke-35. Kiper asal Brasil itu menepis tembakan mendatar dari Gnabry.

Kerja sama antara Salah dan Roberto Firmino membuat lini belakang Bayern ketar-ketir di menit ke-40. Peluang pun didapat lewat kaki Matip setelah menyambar umpan silang Firmino, namun arah bola masih sedikit menyamping dari gawang.

Belum ada gol dari kedua tim sepanjang babak pertama. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.

Susunan Pemain:

Liverpool: Alisson; Alexander-Arnold, Matip, Fabinho, Robertson; Wijnaldum, Henderson, Keita; Sadio Mane, Firmino, Salah.

Bayern Munich: Neuer; Kimmich, Süle, Hummels, Alaba; Thiago, Javi Martínez, James; Gnabry, Lewandowski, Coman.

(ran/nds)