Melihat Masa Muda Ani Yudhoyono, Ditemani Caktor hingga Menolak Asmara

Liputan6.com, Jakarta – Ani Yudhoyono yang lahir dari keluarga Sarwo Edhie Wibowo sudah terbiasa hidup dengan latar belakang TNI. Sebelum menikah dengan SBY, Ani juga pernah tinggal di Komplek RPKAD.

Kuatnya pengaruh gaya hidup sederhana dari kedua orangtua membuatnya tidak ada keinginan menjadi seperti anak gaul Jakarta. Dirinya hanya mendekam saja sebagai anak-anak RPKAD Cijantung yang bergaul hanya di sekitar kompleks. Fase masa mudanya sangat mempengaruhi pembentukan mental Ani keepan.

“Maka sesulit apa pun, berjuanglah untuk terus berada di bidang putih. Jika kita berdiri di atas titik yang benar, kita bisa membawa cahaya kepada semua warna. Yang putih tetap terang. Yang hitam terpanggil menuju terang. Dan yang abu-abu menjadi mantap memilih jati diri yang baik, yang memutihkan dirinya. Inilah kalimat Papi mengenai kepemimpinan yang kelak sangat berguna membentuk mentalku.”

Demikian kata Ani Yudhoyono dikutip dari buku Kepak Sayap Putri Prajurit, Karya Alberthiene Endah, Jumat (15/2/2019).

Peristiwa G30S PKI merupakan pembelajaran pertama bagi dirinya. Dalam situasi saat itu, Ani dan anak-anak kompleks RPKAD menjadi lebih dewasa. Sebab semua menyadari keluarga RPKAD sedang berada dalam situasi yang berbahaya karena isu yang beredar.

Sang ayah yang diberi tugas untuk menumpas PKI, kerap bepergian. Sekali pergi bisa berbulan-bulan demi mencari sisa-sisa pengikut PKI.

Hal itu sering membuat Ani Yudhoyono bertanya pada dirinya sendiri, “Apa ibu tidak gelisah ditinggal suami yang entah bagaimana nasibnya.” Tetapi ia tahu bahwa ibunya adalah sosok yang tangguh dan seorang istri tentara sejati.

Saat G30S PKI sudah mereda dan menuju era Orde baru, sang ayah membawa kabar mengejutkan. “Papi akan pindah ke Medan,” kata Ani. Saat itu situasinya ia akan melakukan ujian SMP.

Akhirnya dibuatlah keputusan agar sang ayah dan ibu berangkat terlebih dulu. Kemudian disusul anak-anak setelah urusan sekolah mereka beres.

2 dari 3 halaman

Tidur Ditemani Caktor

Tinggal di Medan berbeda dengan situasi saat di Cijantung. Rumah mereka terletak di pinggir jalan. Saat itu sedang populer kendaraan bernama caktor, alias becak motor. Kendaraan ini beroperasi tanpa kenal waktu dan mengeluarkan suara yang memekakkan telinga. Hal itu yang menyebabkan mereka sulit tidur di malam hari.

Seiring berjalannya waktu sang Ayah dipindah ke Irian Jaya menjadi Pangdam XVII Cendrawasih. Keluarga harus pindah kembali. Tapi situasi Irian Jaya saat itu masih belum memungkinkan. Terutama untuk pendidikan, khususnya bagi Wiwiek yang harus berkuliah. Akhirnya empat anak terbesar kembali tinggal di Cijantung.

Setelah kembalinya Ani dan saudara ke Cijantung, dirinya kembali melanjutkan sekolah di SMA Slamet Riyadi, Cijantung sebelum mendapatkan kembali sekolah negeri. Tahun 1968 Ani dan saudarinya mendaftar di SMA 24. Inilah masa SMA seorang Ani Yudhoyono.

Sekolah di SMA 24 berbeda dengan sekolah di Medan yang murid-muridnya sangat patuh. “Pada hari pertama aku masuk, ada pelajaran menggambar. Gurunya sering terkantuk-kantuk. Pada saat itulah aku menyaksikan ragam perilaku yang mencengangkan. Murid cowok asyik mengepulkan asap rokok dan yang cewek dengan santai menarik sesuatu dari kolong meja, mangkuk bakso! Astaga!” kata Ani Yudhoyono.

Mulai dari situ, Ani memahami karakter kawannya. Hari-hari awal bersekolah memang butuh adaptasi. Kemudian Ani semakin dekat dengan sejumlah siswa.

Teman-teman di SMAnya merasa kaget, “Anak jenderal kok sekolah di sini?”. Tapi Ani menjelaskan bahwa keluarganya memang hidup sederhana saja.

Masa SMA Ani sama seperti anak SMA pada umumnya. Diisi dengan belajar, olahraga, main, makan di kantin, bahkan diwarnai dengan perkelahian dan candaan masa remaja.

3 dari 3 halaman

Menolak Asmara

Walau rajin belajar, Ani tidak menutup diri dari pergaulan. Pergi ke pusat perbelanjaan, berenang, atau hanya berkumpul di rumah bersama kawan sering dilakukan.

Asmara remaja bukan hal yang asing bagi anak SMA. Laki-laki yang naksir Ani juga ada. Tapi Ani memang tidak berani menanggapi. Sebab Ani hanya tinggal bersama Saudarinya, tanpa orangtua. Ibunya sudah mewanti-wanti agar semua anak bisa menjaga sikap sebagai remaja putri.

Tanpa nasihat dari Ibu sebenarnya Ani juga enggan berpacaran. Selain itu, para pria di kompleks Cijantung juga menjaga perempuan di kompleksnya. Seakan tak rela jika wanita dikompleks tersebut dipacari oleh lelaki luar.

Itulah masa muda Ani sebelum akhirnya bertemu sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono.

Selepas SMA, Ani mengambil kuliah kedokteran. Hingga saat dirinya memasuki tahun ketiga kuliah, Ani bertemu SBY saat masih menjadi taruna. Hingga akhirnya saat SBY diwisuda menjadi AKABRI terbaik, orangtuanya bertemu Ayah dan ibu untuk melamar Ani. Kini usia pernikahan mereka telah menginjak 42 tahun.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Chelsea Manatap Jadwal Padat Juga Berat

LondonChelsea akan menjalani jadwal padat sekaligus berat. The Blues harus menghadapi tiga tim raksasa dari empat laga hanya dalam 10 hari.

Chelsea sedang tampil naik turun. Sempat terlihat sebagai calon peraih gelar juara Premier League dengan catatan 12 laga pertama tanpa kekalahan, performa The Blues mulai menurun.

Si Biru sudah kalah enam kali di liga dan kini terlempar ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 50 poin. Kekalahan besar juga ditelan saat melawan Bournemouth (0-4) dan Manchester City (0-6).

Cobaan buat skuat asuhan Maurizio Sarri masih akan berlanjut melihat jadwal berat di depan mata. Mereka akan meghadapi empat pertandingan penting dari empat kompetisi berbeda hanya dalam 10 hari.

Si Biru akan menghadapi MU pada babak kelima Piala FA, Selasa (19/2/2019) dini hari WIB. Tiga hari kemudian mereka harus melawan Malmo pada leg kedua 32 besar Liga Europa.

Selang dua hari, Si Biru akan menjalani laga krusial melawan City di final Piala Liga Inggris, Minggu (24/2/2019) malam WIB, hingga akhirnya diuji Tottenham Hotspur pada laga Liga Inggris tengah pekan, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Asisten manajer Chelsea, Gianfranco Zola, mengungkapkan kondisi ini. Ia tahu timnya berada dalam salah satu momen terpenting sejauh musim ini.

“Kami sadar ini adalah momen krusial. Ini sangat menantang. Saya pikir kuncinya adalah menghadapi tiap ujian hanya dengan memikirkan ujian yang bersangkutan,” kata Zola kepada Sky Sports.

“Yang pertama adalah United dan kami menghadapi laga ini setelah tampil bagus di Liga Europa. Ini tantangan bagus, sesuatu yang kami butuhkan saat ini,” tambah dia.

“Tak ada yang senang ketika Anda kalah dengan cara yang kami rasakan belakangan ini. Para pemain, pelatih, semuanya mengerti ini adalah momen untuk mengubah hasil.”

“Kami kerap bermain sangat bagus kemudian menjadi buruk dan ini sesuatu yang tak disukai. Kami tahu harus bisa konsisten. Penting bagi semuanya mengerti akan situasi ini dan mulai bekerja,” kata Zola.

(cas/cas)

Chelsea Menatap Jadwal Padat Juga Berat

LondonChelsea akan menjalani jadwal padat sekaligus berat. The Blues harus menghadapi tiga tim raksasa dari empat laga hanya dalam 10 hari.

Chelsea sedang tampil naik turun. Sempat terlihat sebagai calon peraih gelar juara Premier League dengan catatan 12 laga pertama tanpa kekalahan, performa The Blues mulai menurun.

Si Biru sudah kalah enam kali di liga dan kini terlempar ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 50 poin. Kekalahan besar juga ditelan saat melawan Bournemouth (0-4) dan Manchester City (0-6).

Cobaan buat skuat asuhan Maurizio Sarri masih akan berlanjut melihat jadwal berat di depan mata. Mereka akan meghadapi empat pertandingan penting dari empat kompetisi berbeda hanya dalam 10 hari.

Si Biru akan menghadapi MU pada babak kelima Piala FA, Selasa (19/2/2019) dini hari WIB. Tiga hari kemudian mereka harus melawan Malmo pada leg kedua 32 besar Liga Europa.

Selang dua hari, Si Biru akan menjalani laga krusial melawan City di final Piala Liga Inggris, Minggu (24/2/2019) malam WIB, hingga akhirnya diuji Tottenham Hotspur pada laga Liga Inggris tengah pekan, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Asisten manajer Chelsea, Gianfranco Zola, mengungkapkan kondisi ini. Ia tahu timnya berada dalam salah satu momen terpenting sejauh musim ini.

“Kami sadar ini adalah momen krusial. Ini sangat menantang. Saya pikir kuncinya adalah menghadapi tiap ujian hanya dengan memikirkan ujian yang bersangkutan,” kata Zola kepada Sky Sports.

“Yang pertama adalah United dan kami menghadapi laga ini setelah tampil bagus di Liga Europa. Ini tantangan bagus, sesuatu yang kami butuhkan saat ini,” tambah dia.

“Tak ada yang senang ketika Anda kalah dengan cara yang kami rasakan belakangan ini. Para pemain, pelatih, semuanya mengerti ini adalah momen untuk mengubah hasil.”

“Kami kerap bermain sangat bagus kemudian menjadi buruk dan ini sesuatu yang tak disukai. Kami tahu harus bisa konsisten. Penting bagi semuanya mengerti akan situasi ini dan mulai bekerja,” kata Zola.

(cas/cas)

Banjir Pasangkayu Belum Surut, Persiapan UN Siswa SD Kalindu Terganggu

Liputan6.com, Pasangkayu – Sudah tiga hari banjir di Dusun Kalindu, Desa Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, belum juga surut.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (15/2/2019), banjir yang disebabkan meluapnya air Sungai Lariang ini merendam permukiman warga di areal persawahan, bangunan sekolah hingga jalan penghubung antardesa dan kecamatan.

Akibatnya aktivitas warga pun lumpuh karena desa di kepung banjir.

Tak hanya itu, sejumlah sekolah termasuk SDN Kalindu pun terpaksa diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan. Padahal, sejumlah siswa harus mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian nasional (UN) yang tinggal dua bulan lagi.

Warga mengaku, sejak tanggul jebol sekitar setahun lalu, banjir kerap melanda kawasan ini dan tidak bisa hidup dengan tenang. Karena setiap hujan deras turun, warga selalu was-was banjir akan datang. Meski kerap terendam banjir warga mengaku enggan mengungsi.

Warga berharap pemerintah segera perbaiki tanggul agar banjir segera surut dan tak datang lagi. (Muhammad Gustirha Yunas)

Menristekdikti: Ujian Berbasis Komputer Untungkan Peserta SBMTPN 2019

Liputan6.com, Jakarta – Kemenristekdikti dan para rektor menetapkan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) hanya menggunakan satu model tes, yaitu Ujuan Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Metode tersebut akan diberlakukan pada SBMPTN 2019.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, penunjukkan UTBK sebagai metode tes bertujuan untuk memberikan layanan dan keuntungan bagi para peserta seleksi. Perubahan ini juga dapat meminimalisir kesalahan penulisan data diri.

“Ujian berbasis komputer mengurangi kesalahan pengisian identitas, kode soal, dan pengisian lembar jawaban bila dilaksanakaan ujian berbasis cetak,” katanya dalam wawancara khusus dengan Liputan6.com di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Materi UTBK terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). TPS dapat mengukur kemampuan kognitif yang tidak berkorelasi dengan pelajaran di sekolah, sedangkan TKA masih berkaitan dengan konten pelajaran.

2 dari 3 halaman

Maksimal 2 Kali Tes

Nasir menyoroti pengadaan materi TPS. Menurutnya, jenis tes tersebut memberikan kesempatan untuk peserta tertentu agar bisa lulus seleksi berbasis komputer ini.

“TPS memberikan peluang kepada siswa yang berasal dari sekolah-sekolah yang kurang terfasilitasi,” tambah Nasir.

Nasir menjelaskan, hasil UTBK berupa nilai TPS dan sub tes TKA akan diberikan kepada peserta secara individu 10 hari setelah pelaksanaan tes melalui laman resmi SBMPTN 2019.

Tes itu akan dilaksanakan di 73 lokasi pusat UTBK PTN sebanyak 10 kali periode 13 April sampai 26 Mei. Dalam satu tempat, UTBK rencananya akan dibagi menjadi dua sesi.

Berdasarkan regulasi dari kemenristekdikti, setiap peserta diberi kesempatan mengikuti tes maksimal 2 kali.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bagaimana Kekuatan Tim Prabowo Tanpa SBY?

Jakarta – Ani Yudhoyono terbaring sakit di National University Hospital Singapura karena kanker darah yang dideritanya. Saat sang istri menghadapi cobaan sakit tersebut, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhyonono (SBY) tampak setia menemani.

Dalam sebuah pernyataan, SBY menuturkan terpaksa membatalkan sejumlah agenda yang sedianya dihadiri karena harus menemani sang istri. Dia pun meminta maaf akan hal tersebut.

“Saya dan Ibu Ani meminta maaf karena tidak dapat menghadiri sejumlah kegiatan, yang direncanakan oleh berbagai pihak yang sebelumnya saya niatkan untuk saya penuhi. Sebagai seorang suami, tentu saya harus mendampingi Ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini,” tutur SBY dalam sebuah video yang dikirimkan tim Demokrat kepada wartawan, Rabu (13/2).


Untuk sementara waktu, SBY tidak terlibat secara langsung terkait agenda kampanye PD ataupun Prabowo-Sandi. Cawapres yang didukung PD, Sandiaga Uno, memaklumi keadaan yang ada. Dia pun meminta SBY fokus pada kesehatan Ani Yudhoyono.

“Jadi urusan kampanye, urusan pemilu, itu udah ada yang nguruslah. Pak SBY harus mendampingi Ibu Ani dan ini menjadi kekhawatiran kita juga. Saya dan Pak SBY memantau terus, jam ke jam keadaan Bu Ani,” ujar Sandiaga, di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Rabu (13/2).

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi pun menyarankan hal yang sama. Kesehatan sang istri adalah hal yang jauh lebih penting.

“Kan tim sudah bekerja secara maksimallah, intinya mudah-mudahan kita bisa menanti kehadiran Pak SBY di barisan. Yang jelas, bagi kami, yang penting bagaimana Bu Ani bisa sembuh dan kita doakan Bu Ani agar segera sehat,” ucap juru bicara BPN Faldo Maldini di kawasan Cikini, Jakpus, Rabu (13/2).

Lalu bagaimana pengaruh ketidakhadiran SBY untuk Prabowo?

Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes menilai, daya tarik utama dari pilpres adalah kandidat capres-cawapres itu sendiri. Ketidakhadiran SBY bisa ‘ditambal’ dengan Prabowo dan Sandiaga melakukan kampanye di daerah-daerah basis Partai Demokrat.

“Menurut saya dalam pilpres yang menjadi daya tarik adalah faktor kandidat, faktor lain seperti dukungan partai pendukung tetap memberikan pengaruh, tetapi daya tarik utamanya tetap berasal dari kandidat,” kata Arya saat dihubungi detikcom, Kamis (14/2/2019).

“Hal yang perlu dilakukan 02 dengan situasi sekarag adalah melakukan kampanye pergerakan di basis-basis Partai Demokrat, untuk memastikan bahwa suara pemilih Demokrat bisa solid ke-02. Hasil publikasi survei belum sepenuhnya solid,” jelasnya.

Arya lantas menyinggung keberadaan Agus Harimurti Yudhoyoho (AHY) yang selama ini dijadikan ikon Partai Demokrat selain SBY sendiri. Kehadiran AHY bisa jadi pengganti absennya SBY.

“Saya kira karena selain SBY ada sekarang ikonnya adalah AHY, 02 bisa tandem dengan AHY melakukan pemetaan di basis-basis Demokrat,” tutur Arya.

Ditanya soal apakah Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) cukup bisa menggantikan SBY, Arya menilai sosok AHY akan lebih berdampak.

“Prabowo harus menyadari Demokrat juga punya kepentingan di 2024 misalnya. Misalnya dengan memberikan kesempatan AHY kampanye ke daerah-daerah,” ujar Arya.

“Saya kira faktor AHY lebih kuat dibanding Ibas,” imbuhnya.
(rna/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Seleksi Penerimaan PPPK Eks Tenaga Honorer Kemenag Dibuka Hari Ini

Liputan6.com, Jakarta Pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) untuk Kementerian Agama (Kemenag) mulai dibuka hari ini, Kamis (14/2/2019). Pada rekrutmen tahap I tahun 2019 ini, Kemenag mengusulkan 20.790 formasi, semuanya adalah untuk tenaga guru dan dosen.

“Para calon peserta bisa mendaftar mulai hari ini, Kamis (14/2/2019) secara online melalui website BKN (https://sscasn.bkn.go.id atau https://ssp3k.bkn.go.id),” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag M. Nur Kholis Setiawan, seperti dikutip dari laman Setkab.

Data Biro Kepegawaian Kemenag, menurut Nur Kholis, mencatat ada 42.539 eks tenaga hororer K-II yang sudah terekam dalam database BKN dan sudah ikut ujian pada tanggal 3 November 2013. Sebanyak 20.790 di antaranya adalah tenaga guru dan dosen. Sisanya adalah tenaga administrasi umum, penyuluh agama, dan lainnya.

Jumlah 20.790 itu terdiri dari 20.719 tenaga guru di madrasah, guru bimas, dan guru pendidikan agama pada sekolah yang tersebar di 32 Provinsi (selain Papua Barat dan Kalimantan Utara). Sementara 71 lainnya adalah tenaga honorer dosen pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

“Peraturan Pemerintah No 49/2018 mengatur bahwa pengangkatan PPPK harus melalui mekanisme seleksi. Karenanya, kalau sudah dibuka pendaftaran tahap I, kami undang eks tenaga honorer K-II dari unsur guru dan dosen yang sudah terekam dalam database BKN dan sudah ikut ujian pada tanggal 3 November 2013 namun tidak lulus untuk segera mendaftar,” ujar Nur Kholis seraya menambahkan, bagi mereka yang lulus seleksi, akan diangkat sebagai PPPK.

Menurut Sekjen Kemenag itu, Eks Tenaga Honorer K-II untuk tenaga guru dan dosen yang akan mengikuti seleksi disyaratkan berusia maksimal 57 tahun per 1 April 2019. Mereka berkualifikasi pendidikan minimum S1/D-IV untuk guru, dan S2 untuk dosen.

“Mereka juga harus masih aktif mengajar di madrasah/sekolah yang dibuktikan dengan surat penugasan. Demikian juga untuk dosen, aktif mengajar di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN),” ucap Nur Kholis.

Sekjen Kemenag itu juga menegaskan, bahwa seluruh proses pengadaan PPPK Kementerian Agama tidak dipungut biaya. Karena itu, dia mengimbau agar tidak mempercayai apabila ada orang/pihak tertentu (calo) yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi.

2 dari 2 halaman

Rekrutmen PPPK: 31 Ribu Orang Sudah Daftar di SSP3K

Setelah sempat tertunda, pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah resmi dibuka untuk pendaftar. Total ada 31 ribu orang yang sudah mendaftar.

Menurut cuitan @BKNgoid, per Kamis (14/2/2018) sudah ada 31.886 akun yang terbentuk di portal SSP3K. Di antaranya, 4.556 orang sudah submit dokumen.

Yang perlu diingat adalah pendaftaran PPPK tahap I hanya dibuka sampai 17 Februari 2019 mendatang. Dokumen-dokumen yang sudah masuk SSP3K pun sedang diverifikasi secara real-time.

“Jadi tes pertama itu tes seleksi administrasi, jadi silakan siapkan scan dokumen-dokumen yang dibutuhkan,” ungkapnya Kepala Biro Humas BKN M. Ridwan.

pada portal SSP3K, peserta akan diminta mengisi persyaratan untuk mencetak Kartu Informasi Akun, kemudian juga harus  mengunggah foto diri sambil memegang KTP dan Kartu Informasi Akun sebagai bukti. Ada juga form Resume yang harus diisi dengan benar.

Target awal BKN adalah menyelesaikan seluruh prosesi tes pada bulan Februari dan mengumumkannya pada bulan Maret. Sehingga, sebelum pemilihan presiden (pilpres), mereka yang lolos sudah bisa bekerja dengan status PPPK.

Minimal lama jabatan PPPK adalah satu tahun. Namun, Ridwan menyebut ada peluang pegawai dapat dipekerjakan sebelum pensiun.

Sempat Dikira Kelelahan, Begini Awal Ani Yudhoyono Didiagnosis Kanker Darah

Jakarta – Kabar Ani Yudhoyono mengidap kanker darah tidak disangka-sangka oleh keluarga. Awalnya, keluarga mengira Ibu Ani hanya kelelahan.

Putra sulung Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menceritakan awal mula kondisi ibunya menurun. Pada Januari 2019, Ani masih mendampingi suaminya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ke Aceh.

“Nah dari situlah baru kembali dari Aceh. Kami kira hanya sakit karena kelelahan, atau kurang istirahat tapi ternyata lebih buruk dari itu,” kata AHY saat berbincang dengan detikcom, Kamis (14/2/2019).

Ani Yudhoyono awalnya menjalani pemeriksaan di RSPAD Gatot Subroto. Hasilnya, ada indikasi yang tidak baik pada sel darahnya. Atas rekomendasi tim dokter, Ani Yudhoyono kemudian dibawa ke Singapura dan menjalani pemeriksaan di National University Hospital, Singapura pada 2 Februari 2019.

“Dari beberapa pemeriksaan dan exam lanjutan, maka beberapa hari lalu kami menerima hasil bahwa memang Ibu Ani mengidap kanker darah dan cukup agresif sehingga perlu penanganan segera,” ucapnya.

Sempat Dikira Kelelahan, Begini Awal Ani Yudhoyono Didiagnosis Kanker DarahFoto: Dok. Instagram Annisa Pohan

Oleh sebab itu, Ani Yudhoyono perlu menjalani observasi dan perawatan intensif hingga hari ini. Keluarga saat ini masih mencari berbagai opsi medis yang terbaik untuk Ibu Ani.

“Sebagai insan yang bertaqwa kepada Allah SWT pasti ini adalah ujian, cobaan bagi kami sekeluarga khususnya Ibu Ani yang harus dilalui bersama-sama dengan keteguhan terus berikhtiar, bermunajah, memohon doa, memohon perlindungan dan pertolongan dari Allah SWT karena hanya itulah kekuatan yang bisa menyembuhkan,” kata AHY.

“Tetapi ikhtiar secara medis harus terus dilakukan, karena itu kami terus mencari berbagai opsi, walaupun sudah ditangani saat ini di NUH. Tapi terus tidak berhenti di situ saya sekeluarga terus mencari apa saja sih yang tersedia, teknologi apa saja yang tersedia di luar sana, metodologi apa yang paling mutakhir yang dianggap paling mampu menyembuhkan kanker darah ini,” sambungnya.

Saat ini, keluarga terus bergantian menjaga Ani Yudhoyono. AHY mengatakan semangat sang ibu tidak surut meski harus berjuang melawan kanker darah.

“Beliau sangat kuat, tetap miliki semangat untuk bisa sembuh seperti sedia kala dengan sebuah motivasi yang beliau sampaikan ‘saya harus bertahan, harus sembuh, harus melawan sakit ini, karena saya ingin melihat anak cucunya sukses’. Itulah yang sangat mengharukan ketika saya mendengarkan itu,” tutur AHY menirukan ibunya.
(mae/imk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jadwal Liga Europa Malam Ini, Duel-Duel Seru Babak 32 Besar

Liputan6.com, Roma – Kompetisi Liga Europa telah memasuki babak 32 besar. Seluruh pertandingan leg pertama tahap tersebut akan berlangsung malam ini atau dini hari (15/2/2019) nanti WIB.

Sederet klub yang diunggulkan seperti Chelsea, Arsenal, Inter Milan, dan Napoli akan bertanding malam ini. Sevilla dan Valencia juga ikut melakoni laga Liga Europa lainnya.

Arsenal lebih dulu menyambangi markas BATE, sedangkan Chelsea harus menghadapi Malmo FF. Sementara Inter Milan bakal melawan Rapid Vienna.

Selain itu, klub Italia lainnya, Napoli akan ditantang Zurich. Kemudian ada partai Lazio versus Sevilla, yang terbilang seru.

Lalu ada Valencia mendapat ujian berat dari raksasa Skotlandia, Celtic. Berikut jadwal lengkap leg pertama babak 32 besar Liga Europa dini hari nanti.

2 dari 3 halaman

Jadwal Liga Europa

00:55 WIB – BATE Borisov vs Arsenal – RCTI, TSB 1

00:55 WIB – Rapid Vienna vs Inter Milan – TSB 2

00:55 WIB – Lazio vs Sevilla – TSB 3

00:55 WIB – Galatasaray vs Benfica – TSB 4

00:55 WIB – Olympiakos vs Dynamo Kyiv

00:55 WIB – Slavia Praha vs Genk

00:55 WIB – Rennes vs Real Betis

00:55 WIB – FC Krasnodar vs Bayer Leverkusen

3 dari 3 halaman

Jadwal Liga Europa

03:00 WIB – Malmo vs Chelsea – RCTI, TSB 1

03:00 WIB – Zurich vs Napoli – TSB 2

03:00 WIB – Celtic vs Valencia – TSB 3

03:00 WIB – Sporting CP vs Villarreal – TSB 4

03:00 WIB – Viktoria Plzen vs Dinamo Zagreb

03:00 WIB – Club Brugge vs Red Bull

03:00 WIB – Shakhtar Donetsk vs Eintracht Frankfrut

Saksikan video pilihan di bawah ini

TKN Jokowi-Ma’ruf Amin Doakan Kesembuhan Ani Yudhoyono Dimudahkan

Liputan6.com, Jakarta – Istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhyono (SBY), Ani Yudhoyono tengah menjalani perawatan di rumah sakit Nation University, Singapura, sejak 2 Februari 2019. Mantan Ibu Negara itu menderita sakit kanker darah.

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, yang diwakili Ketuanya, Erick Thohir, mendoakan agar Ani Yudhoyono cepat sembuh. 

“TKN tentu ingin mengucapkan semoga Bu Ani Yudhoyono, semoga bisa diberikan kemudahan dan kesembuhan,” ucap Erick sebelum memimpin rapat pleno TKN di gedung High End, Jakarta, Rabu (14/2/2019).

Presiden Jokowi telah memerintahkan dokter kepresidenan untuk menangani sakit Ani Yudhoyono. 

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan dokter yang dikirim untuk menangani Ani Yudhoyono adalah Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayjen TNI Terawan Agus Putranto. “Sudah, Kepala RSPAD,” kata Moeldoko di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (13/2/2019).

2 dari 3 halaman

Sakit Kanker Darah

SBY memberikan pernyataan resmi terkait sakit yang diderita Ani Yudhoyono. Ketua Umum Partai Demokrat itu menyatakan istrinya mengalami kanker darah.

“Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah,” kata SBY dalam keterangan video yang diterima Liputan6.com, Rabu (13/2/2019).

SBY menyatakan, Ani dirawat Rumah Sakit National University Singapura sejak 2 Fenruari 2019. Ani menjalani medical treatment atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.

SBY mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memberikan bantuan tim dokter kepresidenan dalam upaya perawatan Ani.

“Saya juga menyampaikan terima kasih atas ucapan dan doa kesembuhan kepada Ibu Ani, yang disampaikan oleh para sahabat di tanah air yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Termasuk yang melalui media sosial,” kata SBY.

Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, akan melewatkan sejumlah kegiatan termasuk rangkaian kampanye pilpres yang telah diagendakan demi menjaga sang istri.

“Saya dan Ibu Ani meminta maaf karena tidak dapat menghadiri sejumlah kegiatan yang direncanakan berbagai pihak yang sebelumnya saya niatkan untuk saya penuhi. Sebagai seorang suami, tentu saya harus mendampingi Ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini,” kata SBY.

SBY memohon doa agar Istri tercinta dapat diberi kesembuhan.

“Atas nama Ibu Ani dan keluarga besar SBY, saya mohon doa dari para sahabat agar Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dengan takdir dan kuasanya, memberikan kesembuhan kepada istri tercinta Ibu Ani, atau Kristiani Herawati binti Sarwo Edhie Wibowo, agar Ibu Ani dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-harinya di tanah air,” jelasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: