Pelatih BNI 46 Bersyukur Raih Peringkat Ketiga Proliga 2019

Liputan6.com, Yogyakarta – Pelatih tim putri Jakarta BNI 46 Risco Herlambang bersyukur timnya finis di peringkat ketiga pada kompetisi bola voli Proliga 2019. BNI 46 mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan dalam perebutan tempat ketiga dengan skor 3-1 (18-25, 25-15, 25-18, 25-19) di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Sabtu (23/2/2019).

“Alhamdulillah bisa mengambil nomor tiga. Peringkat tiga lebih baik dari empat,” kata Risco kepada media setelah pertandingan.

Risco melanjutkan, ia dan tim pelatih sebenarnya ingin membawa BNI 46 lolos ke grand final Proliga. Hal ini melihat hasil bagus yang diraih Tri Retno Mutiaran dan kawan-kawan di putaran pertama yang hanya meraih tiga kemenangan dan sekali kalah.

Tapi, pergantian pemain asing yang dilakukan juara bertahan Jakarta Pertamina Energi pada putaran kedua Proliga menjegal langkah BNI 46. Bergabungnya mantan pemain Timnas Dominika Bethania De La Cruz membuat Pertamina sulit dikalahkan.

“Kita step by step. Awalnya kita ditargetkan masuk empat besar setelah musim lalu finis di peringkat kelima. Setelah lolos final four, kita ingin masuk ke grand final Proliga. Namun, ada perubahan dengan masuknya De La Cruz,” papar Risco.

2 dari 3 halaman

Tetap Bersyukur

Kendati demikian, Risco bersyukur bisa membawa BNI 46 finis di peringkat ketiga jika melihat materi pemainnya. Pemain lokal BNI 46 didominasi pemain muda, hanya Tri Retno Mutiara dan Putri Andya Agustina yang berstatus pemain nasional.

Seperti diketahui, pemain timnas putri didominasi oleh Jakarta Pertamina Energi dan Jakarta PGN Popsivo Polwan. Pertamina diperkuat tujuh pemain timnas, sementara Popsivo lima.

“Bersyukur dengan materi seperti ini. Luar biasa jika materi ini bisa lolos grand final,” ucap Risco.

3 dari 3 halaman

Luar Biasa

Sementara itu, Bandung Bank BJB Pakuan tak terlalu kecewa dengan finis di peringkat keempat. Apalagi, skuat asuhan Teddy Hidayat ini didominasi pemain-pemain muda.

“Masuk final four sudah luar biasa dengan materi ini,” kata asisten manajer Bank BJB Adik Rega Pahla.

Adik menambahkan, skuat Bank BJB saat ini dipersiapkan untuk jangka panjang. “Musim depan tidak akan banyak mengubah komposisi pemain, paling hanya satu atau dua orang,” paparnya.

“Untuk pemain asing, kita akan mengevaluasi. Apakah keduanya akan kita pertahankan, salah satunya, atau tidak sama sekali kita lihat musim depan,” tutupnya.

Radovic Ungkap Sukses Persib Lolos ke Perempat Final Piala Indonesia

Liputan6.com, Malang – Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic mengungkapkan kunci sukses timnya mengamankan tiket perempat final Piala Indonesia. Maung Bandung menyingkirkan Arema FC setelah unggul produktivitas gol tandang.

Dalam leg kedua babak 16 besar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/2/2019), Persib menahan imbang Arema 2-2. Otomatis, hasil itu membuat agregat menjadi 3-3 setelah sebelumnya di markas Persib bermain imbang 1-1.

Radovic mengaku bangga dengan usaha anak asuhnya. Menurutnya, penampilan Ghozali Siregar dan kawan-kawan sudah memenuhi ekspektasinya.

“Hari ini kita main cukup bagus. Saya senang karena kalau hari ini mental bermain luar biasa, fisik, taktik semua bagus, dan kita punya penguasaan bola yang banyak,” kata Radovic usai pertandingan.

Meski Persib lolos ke babak selanjutnya, Radovic enggan jemawa. Menurutnya hasil ini cukup membuat moral pemain terangkat.


2 dari 2 halaman

Berharap Lebih Bagus

Radovic pun memuji penampilan para pemainnya. “Ini merupakan gim keempat dengan proses yang baru. Saya harap selanjutnya bisa lebih bagus di pertandingan nanti. Tapi hari ini luar biasa, semua pemain kasih 100 persen hari ini,” ujarnya.

Pelatih asal Montenegro itu menilai Arema adalah tim yang bagus. Tapi menurutnya, tim asuhannya lebih bagus dari Singo Edan.

“Saya selalu lihat Persib, kalau kita bermain saya selalu bicara. Arema tim bagus, tapi hari ini kita lebih bagus permainannya,” tutupnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pro-Kontra Politisasi Aturan THR Keluar Lebih Cepat

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengebut penyusunan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pemberian THR 2019 dan Gaji ke-13 untuk PNS atau ASN agar bisa terbit sebelum Pilpres 2019. Rencana tersebut menuai pro-kontra dari kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Saya kira ini kebijakan bernuansa politis ya. Kebijakan ini kejar tayang biar Pak Jokowi terlihat punya jasa di mata ASN,” ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga bidang ekonomi, M Kholid, kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

Menurut Kholid, Jokowi ingin mengambil hati aparatur sipil negara (ASN) karena kebijakan soal THR dan gaji ke-13 sudah keluar sebelum Pilpres 2019, yang akan berlangsung pada April. Pasangan cawapres Ma’ruf Amin itu disebut ingin mendapatkan suara dari para ASN.

“Sengaja dipercepat untuk mendulang dukungan dari ASN kita,” kata politikus PKS itu menyindir.
Hal tersebut dibantah oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin. Kebijakan percepatan penyusunan aturan soal THR dan Gaji ke-13 bagi PNS atau ASN disebut tidak bermuatan politis.

“Jangan semua hal dipolitisasi sebagai modus elektoral. Tujuan utama pemberian THR dan gaji ke-13 bagi ASN jelas adalah untuk peningkatan kinerja dan kesejahteraan ASN,” ujar Direktur Program TKN Jokowi-Ma’ruf, Aria Bima, kepada wartawan, Jumat (22/2).

Anggota Komisi VI DPR ini mengingatkan urusan THR dan gaji ke-13 ini sudah ada dalam APBN 2019. Kebijakan tersebut, kata Aria, sudah disetujui oleh seluruh fraksi di DPR, termasuk dari koalisi Prabowo-Sandiaga.

“Harusnya ini disambut gembira karena pemerintah mampu untuk memberikan THR dan gaji ke-13 untuk ASN. Ini membuktikan pemerintahan Pak Jokowi mampu menjaga keuangan negara dengan baik, realistis, dan kredibel,” sebut politikus PDIP tersebut.

Penyusunan peraturan pemerintah (PP) tentang pemberian THR 2019 dan gaji ke-13 untuk PNS atau ASN ditargetkan rampung sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hal tersebut tertuang dalam surat yang diterbitkan Kemenkeu. Surat diteken oleh Direktur Pelaksanaan Anggaran Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu Wiwin Istanti, tertanggal 22 Januari 2019.

Pemerintah, dalam surat keterangan tersebut, berupaya agar PP itu bisa ditetapkan sebelum pilpres, yang berlangsung pada 17 April 2019. THR bagi ASN pun akan cair seusai pilpres, yakni pada Mei, sebulan sebelum Idul Fitri. Namun belum dijelaskan kapan gaji ke-13 akan cair.

BPN Prabowo-Sandiaga juga mencermati rencana penyusunan soal THR dan gaji ke-13 yang dikebut harus rampung sebelum pilpres. Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga Sufmi Dasco Ahmad mempertanyakan apakah bila Jokowi kalah di pilpres, kebijakan soal THR dan Gaji ke-13 itu akan tetap dibayarkan kepada PNS.

“Kalau kebijakannya dikeluarkan sebelum pilpres, apakah kalau yang mengeluarkan kebijakan tidak menjadi pemenang pilpres apakah itu tetap direalisasikan?” kata Dasco.

Mengenai pembagian THR dan gaji ke-13, politikus Gerindra ini mendukungnya. Hanya, Dasco meminta pemerintah tetap berkomitmen menepatinya sekalipun Jokowi tidak menang di Pilpres 2019.

“Kalau menurut saya, kalau itu kebijakan untuk menolong gaji ke-13 itu memang begitu, ya nggak apa-apa, itu bagus aja, asal hitungannya sudah tepat dan konsisten dilaksanakan,” sebut anggota Komisi III DPR ini.

Sementara itu Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding mengaku tak heran kubu Prabowo-Sandiaga selalu mengkritik kebijakan pemerintah sang petahana. Politikus PKB ini juga merinci alasan mengapa aturan soal THR dan Gaji ke-13 harus disusun sejak jauh hari.

“Pengumuman gaji ke-13 itu biasanya malah lebih awal, tidak mendadak. Misalnya besok akan dibagi, minggu ini akan diumumkan, itu tidak seperti itu. Bisa diumumkan lebih awal karena kenapa? Supaya ada persiapan dalam konteks menghitung kebutuhan hari raya. ‘Oh nanti saya akan dapat gaji ke-13, maka saya nanti bisa mempersiapkan untuk hal-hal ini, bisa melakukan ini dalam rangka persiapan Lebaran,'” urai Karding.

“Kami tidak heran kalau dari BPN itu apa saja dari kebijakan pemerintah Jokowi pasti dianggapnya salah, kemudian bernuansa politis. Kalau kami sih, gitu aja kok repot,” sambung anggota DPR tersebut.

Pihak Kemenkeu memastikan dikebutnya penyusunan PP tentang pemberian THR 2019 dan Gaji ke-13 untuk PNS tidak ada hubungannya dengan kepentingan pilpres. Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani menjelaskan, PP yang ditargetkan rampung sebelum dilaksanakannya pilpres 17 April itu ditujukan untuk kepentingan di luar kontestasi politik 5 tahunan itu.

“Mungkin perlu diperjelas, bahwa kebijakan tersebut tidak terkait dengan pilpres, karena kebijakan tersebut sudah diputuskan bersama pemerintah dengan DPR dan ditetapkan dalam UU APBN 2019,” kata Askolani.

Askolani menyampaikan, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu juga concern untuk mempercepat PP tersebut. Itu karena ada peraturan teknis terkait pencairan anggaran yang harus disiapkan yang dianggap cukup kompleks.

Kompleksitas yang dimaksud, karena di dalamnya mencakup kesiapan pencairan anggaran di semua satuan kerja kementerian dan lembaga (k/l), serta pencairan anggaran dana alokasi umum (DAU) ke pemda, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Sehingga bisa selesai semua dengan baik proses dan implementasinya, sejalan dengan pelaksanaan pesta demokrasi tahun 2019 ini,” tambahnya.

Kemudian, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti menjelaskan alasan dibalik percepatan penyusunan PP THR 2019. Ini dikarenakan jadwal libur Idul Fitri.

“Dengan melihat jadwal cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2019 yang dimulai dari tanggal 1 s.d. 7 Juni 2019 maka hari efektif kerja untuk pembayaran THR adalah pada bulan Mei tahun 2019,” papar Nufransa.

Presiden Jokowi pun angkat bicara mengenai pro-kontra keluarnya PP tentang pemberian THR dan Gaji ke-13 untuk PNS. Ia menegaskan, yang namanya THR tetap akan keluar mendekati masa hari raya.

“Kalau namanya THR itu apa sih? Tunjangan Hari Raya. Ya biasanya mendekati hari raya,” kata Jokowi saat ditemui di Gedung Laga Tangkas Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Jokowi berkelakar, jika THR dan gaji ke-13 itu diberikan pada bulan Maret, jauh sebelum Hari Raya Idul Fitri, maka itu bukan THR. “Bukan tunjangan hari raya dong, tunjangan bulan Maret. Tunjangan Hari Raya ya mendekati hari raya,” tutupnya.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

TKN: Ma’ruf Amin Akan Pakai Ayat dan Lebih Leluasa di Debat Cawapres

Jakarta – Cawapres Ma’ruf Amin dinilai kurang aktif di debat pilpres perdana dan capres Joko Widodo dianggap lebih dominan. Di debat capres ketiga yang menghadirkan cawapres saja, Ma’ruf Amin diyakini bakal lebih leluasa menjawab pertanyaan dan berargumen.

“Iya, di debat pertama kan dua orang, sehingga waktunya terbatas. Di debat ketiga sama seperti debat kedua, satu orang. (Maka) akan lebih leluasa toh untuk menyampaikannya. Kedua, KPU juga akan memberikan waktu yang lebih panjang untuk segmen tertentu,” ujar Direktur Komunikasi Politik TKN Usman Kansong di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (22/2/2019).

Usman mengatakan, bukan tak mungkin Ma’ruf Amin akan melengkapi jawaban dan argumennya dengan sejumlah ayat. Meski begitu, Ma’ruf dinilai tak akan memaksakan apabila memang tak ada ayatnya.
“Kita ingin menjadikan Pak Kiai (Ma’ruf Amin) sebagai dirinya sendiri. Sebagai Kiai, dia saya kira otomatis, dia ngomong di mana-mana, ngomong sama saya pun kemarin, ayat-ayat itupun keluar, yang relevan tentu saja, namanya Kiai, kita biarkan beliau seperti itu sejauh itu relevan, kan tidak ada larangannya juga,” ujar Usman.

“Misal Pak Kiai, ini kami serahkan ke Pak Kiai ya, tidak harus menyampaikan pakai ayat, kalau tidak ada ayatnya dipaksa-paksa, salah kan. Tapi intinya Pak Kiai menjadi dirinya sendiri,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan cawapres penantang Sandiaga Uno mengatakan tidak akan ‘menyerang’ Ma’ruf Amin pada saat debat. Namun, TKN menyatakan Ma’ruf miminta kepada cawapres 02 agar tidak sungkan pada debat nanti.

“Ya kan Pak Kiai sendiri sudah sampaikan, ‘Pak sandi jangan segan kepada saya’. Itu kan sudah dihimbau langsung sama Pak Kiai. Jadi ga perlu segan, berdebat normal-normal saja, alami saja. Jadi Pak Kiai sudah siap artinya kalaupun ada serangan, jadi nggak perlu segan. Silahkan sampaikan apa yg kira-kira menurut Pak Sandi akan membuat Pak Sandi unggul dalam debat,” tutupnya.

Debat ketiga pada pilpres 2019 akan digelar pada tanggal 17 Maret mendatang, hanya cawapres yang akan mengadu gagasan mereka. Tema yang diusung adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial dan budaya.
(rna/rna)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jelang Debat Cawapres, Ma’ruf Amin Brand Storming dengan Asosiasi Pofesi

Jakarta – Debat pilpres selanjutnya akan mempertemukan dua cawapres yakni Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno. Jelang debat, Ma’ruf pilih melakukan brain storming dengan asosiasi profesi salah satunya asosiasi mengenai buruh.

“Pak Kiai (Ma’ruf Amin) sudah brand storming untuk materi ya, dilakukan oleh satu asosiasi profesi karena temanya kan terkait dengan SDM jadi sudah dan nanti sampai menjelang tanggal 17 makin intens dilakukan persiapan materi,” ujar direktur komunikasi politik TKN, Usman Kansong, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (22/2/2019).

TKN tidak menargetkan jumlah asosiasi yang bertemu dengan Ma’ruf Amin. Selain itu TKN terus membuka ruang kepada asosiasi profesi yang ingin memberikan masukan dan materi diskusi kepada cawapres 01 tersebut,” lanjutnya.
“Kita lihat nanti ga ada target, semakin banyak semakin baik tapi kemudian harus kita pilah juga. Kita anggap perlu atau tidak, tapi kan kemarin itu sangat perlu jadi kita membuka ruang juga untuk temen-temen dari asosiasi profesi itu untuk membuat brand storming ke Pak Kiai (Ma’ruf) terkait SDM itu begitu,” kata Usman.

Dikatakan Usman, asosiasi profesti itu berasal dari bidang profesi tema debat yang akan di gelar 17 Maret mendatang. Salah satu di antaranya adalah asosiasi serikat buruh.

“Misalnya tadi asosiasi profesi, karena kan debatnya lebih praktis dari debat kemarin. Soal kesehatan, tenaga kerja, di situ asosiasinya ada banyak. Ada serikat buruh untuk urusan tenaga kerja, kalau mentor relatif sama tidak ada perubahan,” kata usman.

Usman juga mengungkapkan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) non aktif itu akan menampilkan fakta dan data secara transparan. Menurutnya seorang pemimpin harus memiliki rekan jejak yang bersih dan trasnparan.

“Nah kita saya kira profesional saja, begitu kalau ada data, fakta yang bisa kita sampaikan. Karena bagi kami yang penting adalah publik harus tahu rekam jejak calon pemimpin mereka. Jadi transparan saja kalau urusan-urusan itu bila nanti relevan untuk disampaikan kalau tidak relevan ya tidak perlu makanya bahasa saya profesional ya,” lanjutnya.

Terkait persiapan penampilan dan teknis debat, TKN masih menunggu keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selanjutnya TKN akan mengatur penampilan Ma’ruf Amin jika ada perubahan pada teknis pertanyaan.

“Untuk kesiapan penampilan kami kan kita masih menunggu keputusan KPU seperti apa. KPU kan ada perubahan-perubahan misalnya ada usulan panelis bertanya langsung itu juga kan akan menentukan bagaimana kami mengatur penampilan Pak Kiai nanti begitu,” tutupnya.

Seperti diketahui, debat ketiga pada pilpres 2019 akan digelar pada tanggal 17 Maret mendatang, hanya cawapres yang akan mengadu gagasan mereka. Tema yang diusung adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial dan budaya. Seperti diketahui debat ketiga nanti penyelenggaranya adalah Transmedia.
(rna/rna)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

ONE Championship: Isi Waktu Luang, Thathie Pilih Bersantai dengan Sahabat

Liputan6.com, Jakarta – Petarung One Championship wanita Indonesia, Priscilla Hertati “Thathie” Lumban Gaol, sedang mempersiapkan diri menghadapi laga selanjutnya tahun ini. Tapi, bagi seorang atlet, tentunya keseimbangan antara latihan dan kehidupan sehari-hari harus tetap dijaga.

“Thathie” melakukan hal ini dengan membagi waktu untuk berlatih, bersantai dan berkumpul bersama dengan sahabat terdekatnya. Petarung yang mendominasi gelaran ONE Championship: CONQUEST OF HEROES dan mengalahkan Jomary “The Zamboanginian Fighter” Torres ini mengaku punya lokasi tertentu yang harus ia kunjungi untuk bersantai.

“Saya tidak punya tempat khusus [yang saya selalu datangi] di Jakarta,” katanya. “Saya hanya sering berkunjung ke rumah teman saya atau jalan-jalan ke mall [terdekat].”

Dia menambahkan, “Saat di mall, saya hanya menggunakan waktu untuk nonton, atau sekedar makan dan mengobrol bersama teman atau keluarga.”

Priscilla, yang mencatat penyelesaian luar biasa pada ajang One Championship: KINGS OF COURAGE dan ONE: QUEST FOR GOLD, pun menambahkan pentingnya waktu luang setelah bertanding. “Saya mengambil waktu istirahat selama seminggu setelah pertandingan saja,” katanya.

Ketika ditanya siapa yang sering ia ajak untuk bepergian, ia mengatakan bahwa sahabat-sahabatnya lah yang menjadi pilihan pertama. “Karena Lebih enak mengajak sahabat. Kita bisa jalan-jalan kemana yg kita mau, atau diam di rumah sambil makan dan berbagi cerita,” lanjut Priscilla.

2 dari 2 halaman

Jadi yang Terbaik

“Thathie” juga mengakui bahwa ia sempat terbeban karena kelelahan berlatih. Tetapi, rekan satu tim dan pelatihnya selalu memberikan dukungan penuh untuk memberikan yang terbaik – selain sahabat-sahabatnya yang selalu mendorong dirinya.

“Saya berlatih, berlatih dan berlatih untuk menjadi yang terbaik,” katanya.

Atlet tersibuk pada tahun 2018 di dalam ‘The Home Of Martial Arts’ ini mengawali karirnya di ONE dengan beberapa kesulitan, tetapi ia berhasil membalikkan keadaan dan mencatatkan “tahun yang luar biasa” sekaligus membuatnya menjadi seorang panutan di tanah air.

Ia menegaskan bahwa perjuangannya ini bergantung sepenuhnya pada ketekunan diri. Saat ini, “Thathie” digadang menjadi salah satu petarung teratas dalam divisi atomweight – dan semakin dekat dengan kesempatan untuk merebut gelar juara dunia dari tangan “Unstoppable” Angela Lee.

“Saya tidak memiliki ambisi apapun [saat saya memulai karir saya], karena saya hanya bertekun dan mempersiapkan yang terbaik dalam setiap pertandingan dan menampilkan seluruh kemampuan saya untuk menang,” kata Priscilla.

Kembalinya Priscilla ke dalam ring ONE tahun ini memberikannya satu harapan terbesar: untuk berkembang dan menjadi lebih baik.

“Saya hanya berharap untuk meraih pencapaian lebih tinggi di ONE Championship tahun ini,” tutupnya.

Belajar dari Internet, Teknisi Gadungan Coba Bobol Mesin ATM

Liputan6.com, Pare – Menyaru sebagai seorang teknisi sebuah bank, seorang pemuda di Kediri Jawa Timur, nekat melakukan percobaan pembobolan mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) di Jalan Dr Sutomo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Aksi nekat ini dilakoni Wildan (23) asal Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri. Kronologi pengungkapan kasus ini berawal saat sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, seorang saksi pedagang nasi goreng dalam perjalanan pulang secara tanpa sengaja melihat ada percikan api dari dalam mesin ATM.

Mengetahui gelagat kurang baik, saksi kemudian melaporkan peristiwa ini ke kantor polisi terdekat.

“Ada penjual nasi goreng pulang, curiga kok di dalam ATM ada percikan api. Ternyata gerenda yang dipakai untuk bongkar. Setelah itu dia lapor, kita langsung ke TKP. Setelah kita cek pelaku masih di dalam ATM tersebut, kemudian kita lakukan penangkapan,” tutur Kapolsek Pare AKP Mustakim, Rabu (20/2/2019).

Ketika ditangkap di lokasi, polisi mendapati posisi mesin ATM bagian atas sudah berhasil dibongkar. Sementara untuk bagian bawah masih dibuka tutupnya saja.

“Karena di dalamnya kan brankas besi cor-coran sehingga dia tidak bisa,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, pelaku tidak hanya sekali ini saja melancarkan aksinya. Seminggu sebelumnya pemuda lulusan Sekolah Menengah Umum tersebut juga pernah beraksi, melakukan hal serupa di wilayah Kecamatan Pesantren Kota Kediri, namun aksi pertamanya tersebut juga tidak membuahkan hasil alias gagal.

“Melakukan aksi dua kali, satu di Santren kemudian kemarin itu. Dia pelaku tunggal,” ucapnya.

Prasarana peralatan yang digunakan untuk membongkar mesin ATM antara lain gerenda, obeng, tang, serta peralatan listrik lainnya.

Agar aksinya tidak terekam, pelaku sengaja mengecat kamera CCTV menggunakan cat semprot warna hutam. Tidak hanya itu, pelaku juga mengambil aliran listrik dari AC yang di dalam ATM dipergunakan untuk menyalakan peralatan Gerendra yang dibawahnya. “Kabelnya dipotong, dia ngambil listriknya dari situ,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolsek, keahlian yang dimiliki pelaku untuk membongkar mesin ATM dipelajarinya melalui internet, lalu coba dipraktikan oleh yang bersangkutan.

“Dia pelajari beberapa kali buka internet, dipraktikkan. Dia lulusan SMA, keseharianya tidak punya pekerjaan,” katanya.

Sayangnya aksi nekat tersebut selalu gagal. Ketika diamankan, pelaku memakai baju ala teknisi sebuah bank, sambil membawa ID Card yang dibuatnya sendiri.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Sudirman Said ‘Ribut’ Freeport: Papa Minta Saham hingga Kritik Jokowi

Jakarta – Proses pengambil alihan saham PT Freeport Indonesia kini menjadi pembahasan kembali. Kali ini Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan bos besar Freeport McMoran untuk negosiasi saham Freeport Indonesia.

Ribut-ribut itu bukanlah kali pertama yang dilakukan Sudirman Said, beberapa tahun lalu, Sudirman pernah membuat ‘keributan’ di proses divestasi Freeport, saat itu terkait kasus “Papa Minta Saham” yang dilakukan oleh mantan ketua DPR Setya Novanto.

Dari catatan detikFinance (1/12/2015) Sudirman Said menginginkan divestasi Freeport dilakukan melalui skema initial public offering (IPO). Hal ini menurut dia agar semua orang bisa mengawasi proses divestasi.

“Freeport sudah mengirim surat meski belum berupa penawaran. Kita punya waktu 90 hari untuk memutuskan. Bila BUMN berminat seperti PT Inalum dan PT Antam, juga harus memperhatikan kondisi keuangan mereka untuk ambil penawaran ini. Kami akan duduk dengan Kementerian Keuangan untuk melihat keuangan (BUMN). Dari Freeport menunggu mekanisme detail, itu sedang di siapkan,” ujar Menteri ESDM Sudirman Said.
Ia mengakui, lebih mendorong agar penawaran divestasi saham Freeport dapat dilakukan lewat IPO melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Soal IPO, itu normatif karena berjalan lebih transparan, karena mekanismenya sudah ada dan jelas serta semua orang bisa melihat,” ungkapnya.

Dalam rapat kerja yang digelar di Ruang Rapat Komisi VII DPR ini, Wakil Ketua Komisi VII, Syaikhul Islam Ali juga mempertanyakan kejelasan divestasi saham Freeport. Berawal ketidakpastian divestasi saham ini, muncul pemberitaan ‘Papa Minta Saham’.

“Kepastian divestasi seperti apa saat ini? Karena dari sini lah muncul segala macam pemberitaan sampai ‘Papa Minta Saham, itu kan semua terkait divestasi. Kalau disampaikan sekarang, diberitakan bahwa belum ada rencana penawaran yang disampaikan ke pemerintah. Tapi tadi Bapak (Sudirman Said) bilang bahwa IPO adalah pilihan terbaik. Tolong dijelaskan,” tanya Syaikhul.

Sudirman menambahkan, berdasarkan aturan, penawaran saham divestasi pertama kali diberikan kesempatan kepada pemerintah pusat, kemudian pemerintah daerah, lalu BUMN. Bila tak beli maka dapat ditawarkan melalui pasar modal alias melalui IPO.

“Divestasi, prinsip-prinsip sudah disepakati. Jadi pertama kali pemerintah pusat diberikan kesempatan, apabila ini dilakukan maka kesepakatan strategic sales tidak ada lewat pasar modal, kemudian Pemda diikutsertakan, kemudian apabila pemerintah tidak ambil, dan swasta yang ambil, maka dilakukan dengan mekanismenya lewat pasar modal,” tutupnya.

Sudirman kembali ‘berkicau’ ia menyebut ada pertemuan rahasia antara Presiden Jokowi dan James Robert Moffet yang saat itu (2015) menjabat sebagai Executive Chairman Freeport McMoran.

Bermula pada 7 Oktober 2015, saat itu Sudirman yang masih menjabat sebagai Menteri ESDM dipanggil mendadak oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Ketika dia sampai di Istana, dia diberi tahu oleh asisten Presiden bahwa tidak ada pertemuan, namun dia tetap diperintahkan menghadap Presiden.

Singkat cerita, sesampainya dia di ruangan kerja Jokowi, Sudirman melihat ada Jim Moffett, yang kala itu menjabat sebagai Executive Chairman Freeport McMoRan, sedang mengadakan pertemuan dengan Jokowi. Di sana Sudirman diperintahkan Jokowi untuk membuat draft mengenai kesepakatan pembelian saham.

“Dan tidak panjang lebar, Presiden hanya katakan ‘tolong siapkan surat, seperti yang dibutuhkan, kira-kira kita ini ingin menjaga keberlangsungan investasi lah’, nanti dibicarakan setelah pertemuan ini, ‘baik pak Presiden’. Maka keluarlah saya bersama Pak Jim Moffett ke suatu tempat,” ujar Sudirman di acara bedah buku bertajuk ‘Satu Dekade Nasionalisme Pertambangan’ di Jalan Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sesampainya di sebuah tempat, Moffett menyodorkan draft kesepakatan. Menurut Sudirman, draf itu tidak menguntungkan Indonesia.

“Pak Moffet sodorkan draft, kira-kira surat yang dibutuhkan seperti itu. Saya bilang sama Moffet ‘this is not the way i do business, kalau saya ikuti draft-mu, maka yang akan ada Presiden negara didikte korporasi’. Saya tidak lakukan itu, ‘you tell me what we have been discussed with president‘, dan saya akan buat draft yang lindungi kepentingan republik’,” kata Sudirman seraya menirukan perkataannya kepada Moffett.

Kemudian setelah pertemuan dengan Moffett, Sudirman langsung menyampaikan draft tersebut kepada Jokowi. Menurut Sudirman, saat itu Jokowi disebut langsung menyetujui, padahal menurut Sudirman draft tersebut hanya menguntungkan pihak Freeport bukan Indonesia.

Saksikan juga video ‘Jokowi Jawab Tudingan Sudirman Said soal Pembelian Saham Freeport’:

[Gambas:Video 20detik]

(kil/ara)

Kisah Mereka yang Rela Bayar Jutaan Rupiah untuk Veneer Gigi

Jakarta – Pasang veneer tampaknya sudah menjadi tren bagi beberapa orang, baik itu untuk menjaga tampilannya ataupun memang karena tuntutan dari pekerjaan. Dalam ilmu kedokteran, veneer adalah lapisan porselen tipis yang dibuat agar pas di permukaan gigi.

Warna veneer yang nampak seperti porselen inilah yang memikat hati para konsumen untuk memakai jasa ‘salon gigi’ abal-abal untuk merubah dari bentuk warna giginya. Padahal meski lebih murah, veneer abal-abal berisiko memicu kerusakan.

Tidak demikian bagi Natasya Mokalu (28), seorang Personal Assistant yang memasang veener bukan untuk mengikuti tren atau gaya. Ia memasangnya untuk memperbaiki struktur gigi sehingga memilih melakukannya di dokter gigi. Kenapa nggak ke tukang gigi saja yang lebih murah?

“Karena dulu itu veneer cuma bisa dilakuin di dokter, dengan harga 15 juta per gigi, jadi 10 gigi atas aku kena 150 juta. Alasan aku pasang di dokter, karena aku sayang sama diri aku, jadi nggak mau sembarangan pasang asal murah. Dan sebenarnya ini bukan untuk gaya, tapi buat benerin struktur gigi aku,” ungkap Natasha.

Ia juga menyarankan bagi mereka yang ingin memasang veneer, jika tidak terlalu cukup modal untuk melakukan veneer, jangan coba-coba untuk memasang yang abal-abal. Karena pasti ada efek samping yang akan ditimbulkan.

“Jangan asal putih aja tapi tidak tahu bahayanya jika dipasang sembarangan,” tutupnya.

Lain hal dengan Azizah Puti, yang memasang veneer di gigi di luar negeri dengan alasan estetika. Agar tampak lebih rapih dan mempunyai senyum yang simetris.

“Aku veneernya di luar negeri, karena nggak mau kayak warna lantai toilet putihnya. Biar alami aja dan nggak terlalu keliatan. Dan aku harganya 3,5 juta per gigi. Dan sejauh ini sudah 6 bulan veneer nggak ada masalah,” ujar Azizah.

Nah bagaimana cerita kalian? Apakah pernah veneer gigi juga? Tulis di kolom komen ya!

(up/wdw)

Soal Kepemilikan Lahan Berlebihan, Luhut: Era Jokowi Tak Akan Ada Lagi

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membenarkan adanya pihak-pihak yang menguasai lahan ratusan ribu hektar. Namun, Luhut enggan menyebut siapa saja pemilik lahan saat dikonfirmasi hal tersebut.

“Tinggal teliti lagi, saya nggak komentar sekarang mengenai itu, kita lihat aja,” kata Luhut di kantornya, Rabu (20/2/2019).

Meski begitu, Luhut menerangkan, pemerintah sendiri saat ini memiliki kebijakan satu peta (one map policy). Dia bilang, dengan one map policy maka kepemilikan lahan menjadi data publik dan bisa diakses.


“Ya memang gini, sekarang dengan one map policy, catat itu, itu kan jadi public data. Kalian nanti bisa Google masuk ke situ. Media kan seneng itu lihat-lihat aja hartanya siapa-siapa,” ujarnya.

Luhut mengatakan, kebijakan ini untuk mengatasi masalah kepemilikan lahan berlebihan. Di zaman Presiden Joko Widodo, hal tersebut tak lagi terjadi.

“Itu akan mencegah kita untuk kepemilikan tanah berlebihan, mungkin yang lalu sudah kejadian. Tapi, sekarang Presiden bilang kita nggak mau itu terjadi. Sehingga zaman Presiden Jokowi tidak akan terjadi seperti itu lagi,” ujarnya.

“Pesiden nggak mau melihat masa-masa lalu. Sebab nanti jadi masalah, karena banyak sekali itu yang bermasalah. Dan itu satu breakthrough presiden kita ada one map policy,” tutupnya. (zlf/zlf)