Kalau Sudah Menyerang Tulang, Tuberkulosis Sulit Disembuhkan

Liputan6.com, Jakarta Tuberkulosis atau biasa disingkat TBC atau Tb, merupakan penyakit yang banyak dikaitkan menyerang paru-paru. Namun ternyata, hal itu bisa menyerang organ-organ tubuh lainnya seperti tulang.

“TBC banyak yang mengenai tulang, mengenai tulang punggung sampai lumpuh itu ada. Itu sering saya temukan di daerah,” kata ahli bedah ortopedi dr. Arie Zakaria dalam temu media terkait Hari Tuberkulosis Sedunia 2019 di Gedung Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta beberapa waktu lalu, ditulis Jumat (22/3/2019).

Arie yang juga menjabat sebagai Direktur Kesehatan Ditjen Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan ini mengatakan, banyak orang bingung mengapa tuberkulosis bisa mengenai tulang. Dia mengatakan, itu adalah akibat dari TB yang tidak diobati.

“Biasanya dari pengalaman saya, ketika orang sudah batuk darah begitu sebulan dia sudah enak. Kalau sudah tidak batuk darah mereka berpikir ‘buat apa kami minum obat’ akhirnya berhenti. Padahal paling tidak dia butuh itu sembilan bulan,” kata Arie menambahkan.

Arie mengatakan, apabila sudah mengenai tulang, penyakitnya bisa menyebabkan kelumpuhan dan lebih berat untuk disembuhkan. Pasien yang sudah mengalami ini mau tidak mau harus melakukan operasi.

“Makanya kalau kita tidak mempengaruhi tindakan, kita masih akan terus menjadi negara dengan TBC terbesar kedua di dunia. Itu biaya pengobatannya lama dan mahal. Apalagi kalau sudah kena TBC organ lain seperti tulang. Operasi tulang punggung tidak ada yang murah,” kata Arie memaparkan.

“Minum obatnya dua tahun,” imbuhnya.

Cedera Baru Lorenzo: Tulang Rusuknya Patah

Barcelona – Masalah lain mendatangi Jorge Lorenzo saat kondisinya belum benar-benar fit. Baru diketahui, salah satu tulang rusuknya patah.

Cedera baru tersebut diungkapkan sendiri oleh Lorenzo melalui akun Twitternya. Rider Repsol Honda asal Spanyol itu mengalami patah tulang rusuk pertama di sisi kanan.

Untuk memulihkan cedera tersebut, Lorenzo butuh waktu tiga sampai empat pekan. Namun Lorenzo memastikan dirinya akan tampil di MotoGP Argentina yang akan dilangsungkan 31 Januari mendatang.

Cedera ini melanjutkan serangkaian masalah kebugaran yang mendatangi Lorenzo sejak akhir musim lalu.

Pertama dia mengalami cedera kaki pada MotoGP Aragon, lalu bermasalah dengan lengannya saat jatuh di MotoGP Thailand. Di awal tahun ini Lorenzo mendapat cedera lain pada pergelangan tangan yang memaksanya menjalani operasi.

(din/nds)

Orang-Orang yang Bisa jadi Pendonor Sumsum Tulang Belakang, Selain Saudara

Liputan6.com, Jakarta Kabar baik menghampiri Ani Yudhoyono yang telah hampir sebulan menjalani pengobatan kanker darah di National University Hospital, Singapura. Istri Susilo Bambang Yudhoyono itu dikabarkan telah mendapat pendonor sumsum tulang belakang untuk melancarkan pengobatannya.

Transplantasi sumsum tulang belakang atau sel punca (stem cell) adalah tindakan penting bagi pengobatan pasien kanker darah tipe leukemia, limfoma, atau myeloma.

Dengan transplantasi sumsum tulang belakang atau sel punca, pasien kanker darah bisa menjalani kemoterapi dosis tinggi serta pengobatan lainnya. Pasien bisa mendapat transplantasi melalui sel puncanya sendiri (autologous transplant) atau dengan sel punca dari donor yang pas (allogeneic transplant).

Lalu, siapa sajakah yang bisa menjadi pendonor sumsum tulang belakang?

Bila ingin menjadi pendonor bagi pasien kanker darah, Anda harus punya sel punca yang cocok dengan pasien tersebut. Perlu tes darah untuk melihatnya. Para staf laboratorium akan melihat permukaan sel darah Anda lalu membandingkannya dengan sel darah pasien yang memerlukan transplantasi.

Pemeriksaan ini diperlukan karena masing-masing orang memiliki set protein berbeda-beda pada permukaan sel darahnya. Protein HLA dan antigen histokompatibilitas yang diteliti di laboratorium. Hasil tes tersebut akan menunjukkan seberapa besar kecocokan HLA pada pendonor maupun calon penerima donor.



2 dari 2 halaman

Saudara Kandung

Melansir laman Cancerresearchuk, saudara kandung cenderung menjadi donor yang paling cocok. Kemungkinannya 1 banding 4 sel-sel saudara kandung sangat cocok. Transplantasi dari donor yang berasal dari saudara kandung ini disebut matched related donor (MRD). Kecil kemungkinan saudara lain dalam keluarga yang memiliki kecocokan sebagai donor.

Bila Anda dan pasien yang akan menerima donor hanya memiliki 50 persen kecocokan, transplantasi sumsum tulang belakang atau sel punca masih tetap bisa dilakukan. Ini disebut haploidentical transplant.

Menurut National Marrow Donor Program, hanya 30 persen pasien yang bisa mendapatkan donor dari anggota keluarga yang benar-benar memiliki sel yang cocok. Jadi, transplantasi haploidentikal memang cenderung lebih mudah ditemukan diantara anggota keluarga besar, mengutip dari laman Medicalexpress.

Pasien kanker juga bisa mendapat donor dari anggota keluarga yang bukan saudara kandung. Ini disebut sebagai matched unrelated donor. Biasanya perlu banyak orang untuk dites tipe jaringan selnya untuk mendapatkan donor macam ini.

Kenapa Donor Sumsum Tulang Penting untuk Kanker Darah Ani Yudhoyono?

Jakarta – Kabar baik terdengar dari Ani Yudhoyono yang tengah menjalani perawatan di Singapura. Istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dikabarkan telah menemukan donor sumsum tulang belakang yang cocok guna menangani kanker darah yang diidapnya.

“Barusan saya komunikasi ke Singapura, benar… bahwa adik Ibu Ani, Pak Jenderal Pramono Edhie Wibowo, mantan KSAD, yang ‘matching’ dan ternyata sangat cocok untuk jadi donor Ibu Ani,” kata Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon, dikutip dari detikNews, Rabu (6/3/2019).

Donor sumsum tulang belakang diperlukan bagi para pengidap kanker darah sebagai salah satu penanganannya. Ini disebabkan kanker darah bukan termasuk kanker padat dan tempat bermulanya berada di sumsum tulang di mana sel-sel darah sehat diproduksi.


Dikutip dari situs WebMD, donor sumsum tulang sehat ini nantinya akan digunakan untuk prosedur transplantasi. Di dalam sumsum tulang terdapat sel punca, yakni sel-sel muda yang nantinya akan berkembang menjadi sel darah merah, sel darah putih dan keping darah.

Transplantasi bagi pengidap kanker darah bisa terbagi menjadi dua, yakni transplantasi sel punca yang diambil dari aliran darah pengidap atau donor. Atau transplantasi sumsum tulang, bisa didapat dari diri sendiri (jika masih ada yang sehat) atau dari orang lain dengan kecocokan tinggi.

Biasanya transplantasi sel punca lebih banyak dilakukan karena lebih mudah dan cenderung bisa pulih dengan cepat. Tujuan transplantasi ini untuk para pengidap kanker darah adalah untuk menjadikannya remisi kanker atau yang berarti tidak ada lagi tanda kemunculan kanker.

(frp/fds)

Peralatan Tato Tertua di Dunia Ini Diduga Terbuat dari Tulang Manusia

Canberra

Para peneliti mengatakan, satu set benda kuno yang ditemukan dalam sebuah kotak di sebuah universitas di Canberra adalah peralatan tato lengkap tertua yang ada di dunia. Alat-alat itu diduga terbuat dari tulang manusia.

Poin Utama TatoPoin utama:

• Alat-alat ini terbuat dari tulang, beberapa di antaranya, menurut peneliti, kemungkinan besar adalah tulang manusia

• Para peneliti mengatakan bahwa tulang-tulang itu mungkin berasal dari kuburan kerabat sang seniman tato

• Penanggalan radiokarbon membuktikan bahwa alat itu berusia sekitar 2.700 tahun, sejak awal budaya Polinesia

Empat alat tato ditemukan bersama, apa yang diyakini sebagai, pot tinta di Pulau Tongatapu, Tonga pada tahun 1963.

Para arkeolog tahu temuan itu penting, tetapi tidak ada yang tahu seberapa tua usia peralatan itu.

Geoffrey Clark dari Universitas Nasional Australia (ANU) dan Michelle Langley dari Universitas Griffith bekerja sama untuk mempelajari artefak itu secara terperinci, menggunakan teknologi penanggalan radiokarbon untuk menentukan usia mereka.

Ternyata mereka berumur 2.700 tahun.

Diyakini tulang-tulang ini bisa jadi milik kerabat dari si seniman tato.
Diyakini tulang-tulang ini bisa jadi milik kerabat dari si seniman tato.(Wal Ambrose, Australian National University)

“Pertanyaannya selalu, apakah alat ini dibawa ke Pasifik melalui migrasi, atau apakah mereka dikembangkan di Polinesia di mana kita tahu tato memiliki peran yang sangat menonjol dalam masyarakat setempat dan menyebar dari sana?,” ujar Profesor Clark.

“Penemuan ini membawa penanggalan tato Polinesia kembali ke awal budaya Polinesia sekitar 2.700 tahun yang lalu.”

Pasangan ini mendokumentasikan temuan mereka dalam makalah penelitian yang diterbitkan bulan ini, yang bahkan memiliki detil yang lebih mengejutkan.

Terbuat dari tulang jenazah

Dua dari peralatan itu terbuat dari tulang burung laut, sementara dua alat lainnya terbuat dari tulang mamalia besar.

“Karena tak ada mamalia lain dengan ukuran sebesar itu di pulau itu pada waktu itu, dan tulang manusia dikenal sebagai bahan yang disukai untuk membuat sisir tato, kami yakin mereka kemungkinan besar terbuat dari tulang manusia,” kata Dr. Langley.

Archaeologists find world &rsquos oldest human bone tattooing kit

Associate Professor Clark mengatakan, tulang-tulang itu bisa diambil dari kuburan orang-orang terkasih dari sang seniman tato.

“Kami tahu bahwa pemakaman awal di daerah itu terus-menerus dikunjungi orang,” jelasnya.

“Orang-orang diidentifikasi dari benda-benda seperti tengkorak dan tulang tungkai.”

“Kami tak pernah benar-benar tahu mengapa mereka melakukan ini, jika mereka menggunakan tulang itu di tempat suci atau sesuatu lainnya.”

“Fakta [tulang]-nya adalah alat bekas seperti alat tato itu menunjukkan bahwa mereka menggunakan jenazah kerabat.”

Mungkin saja proses tato digunakan sebagai cara untuk menghormati dan berhubungan dengan leluhur.

Tetapi, karena kira-kira berasal dari 2.700 tahun yang lalu, Associate Professor Clark mengatakan tidak ada cara untuk mengetahuinya dengan pasti.

Prosedur yang menyakitkan

Ketika menjelaskan proses tato, ia menunjukkan kata “tato” berasal dari kata “tatau”, yang berarti “untuk memprotes”.

Ia mengatakan fragmen tulang tersebut seharusnya diasah menjadi pisau atau sisir sebelum dipasangi pegangan.

Sang seniman tato kemudian akan mencelupkan alat ke dalam wadah kecil yang diisi dengan tinta alami dan ambilah alat lain, seperti tongkat kecil, untuk mengarahkan tinta ke kulit.

“Mereka memegang pegangannya saat mereka menusuk,” kata Associate Professor Clark.

“Saat para seniman tato ini sedang bekerja mereka menusuk, menusuk, dan menusuk, mereka mendorong tulang msuk ke dalam daging.”

“Selama [tinta] berada di bawah dermis kulit, [tato] itu bertahan.”

Associate Professor Geoffrey Clark mengatakan, fragmen tulang ini hilang selama bertahun-tahun.
Associate Professor Geoffrey Clark mengatakan, fragmen tulang ini hilang selama bertahun-tahun. (Jack Fox, Australian National University)

Associate Professor Clark mengetahui hal ini dengan sangat baik, karena pernah ditato dengan teknik yang sama 18 tahun yang lalu.

Sementara metode tato kuno ini menimbulkan desain yang tahan lama, mereka membutuhkan ambang rasa nyeri yang lebih tinggi untuk menjalani prosedur ini.

“Ini lebih menyakitkan daripada pistol tato listrik standar,” kata Associate Professor Clark.

“Tapi itu tergantung pada seberapa banyak permukaan tubuh yang ditato dan di mana.”

Penemuan hilang bertahun-tahun

Penemuan itu menarik bagi para peneliti, terutama karena alat tersebut sudah dianggap hilang.

Peralatan itu disimpan di fasilitas penyimpanan luar kantor, yang hancur akibat kebakaran Canberra pada Januari 2003.

Penampakan dekat dari peralatan ini menunjukkan sisa tinta.
Penampakan dekat dari peralatan ini menunjukkan sisa tinta. (Michelle Langley, Griffith University)

“Kami telah memperkirakan artefak penting ini telah hangus menjadi abu,” kata Associate Professor Clark.

“Di kemudian hari, ditemukan bahwa beberapa alat diambil saat seseorang mempelajarinya di bagian lain universitas.”

Kejadiannya tujuh tahun sebelum mereka menyadari fragmen tersebut telah terhindar dari kebakaran yang mengerikan, dengan artefak itu hilang di tengah kekacauan.

“Seseorang baru saja menghubungi kami dan mengatakan ‘kami menemukan kotak ini’,” kata Associate Professor Clark.

“Mereka mengatakan ‘ini sepertinya penuh dengan bahan arkeologis yang mungkin membuat anda tertarik’.”

Sementara pot tinta yang aslinya ditemukan bersama tulang-tulang itu masih belum terdeteksi, bagian lain dari peralatan tato akan ditampilkan untuk public akhir tahun ini sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ANU.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Ikuti berita-berita lain di situs ABC Indonesia.


(jbr/jbr)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dikira Perut Kembung, Si Kecil Ternyata Idap Penyakit Langka

Liputan6.com, Jakarta Penyakit langka Gaucher merenggut nyawa buah hati Amin Mahmudah. Anak kedua Amin bernama Sukron meninggal dunia pada usia 2 tahun 5 bulan.

Keterlambatan diagnosis menjadi penyebab meninggalnya sang anak. Amin yang tinggal di Jambi, tepatnya di daerah transmigrasi, mengalami keterbatasan akses kesehatan.

“Saat itu, kami terlambat mendapati diagnosis penyakit langka ini karena keterbatasan akses tenaga kesehatan. Jadi, terkendala juga diagnosis yang tepat,” cerita Amin dengan wajah sedih usai konferensi pers Hari Penyakit Langka Sedunia di Graha Dirgantara, Jakarta, ditulis Kamis, 28 Februari 2019.

Gaucher merupakan penyakit langka kekurangan enzim yang berfungsi memecah lemak pada tubuh. Ketika tubuh tidak menghasilkan jumlah enzim tertentu, maka lemak akan menumpuk pada sel lysosomes. Proses ini membuat sel semakin besar.

Sel besar itulah yang disebut sel Gaucher. Sel Gaucher ditemukan di limpa, hati, dan sumsum tulang. Gejala yang dialami pasien berbeda-beda. Dalam beberapa kasus, gejala bisa terdeteksi sedari lahir, namun ada yang baru muncul beberapa tahun kemudian.

“Waktu itu, anak saya gejalanya perutnya kembung. Lama-lama perutnya besar. Saya pikir, kembung biasa. Tapi ternyata itu penyakit langka,” lanjut Amin.

Anak Amin pun hanya bertahan hidup sebulan setelah muncul gejala perut kembung. Kesehatannya semakin memburuk. Batita itu mengembuskan napas terahir pada tahun 2013.



Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Dokter perlu lebih sadar

Terkait keterlambatan diagnosis seperti dalam kasus Sukron, Dokter Spesialis Penyakit Anak Klinis Damayanti R Sjarif menekankan, perlu kesadaran bagi dokter dalam diagnosis.

“Dokter harus lebih aware. Curiga saja dulu kemungkinan pasien menderita kelainan genetik atau penyakit langka. Kalau salah kecurigaan ya enggak masalah. Daripada nanti terlambat (diagnosisnya),” jelas dokter yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Ketika ternyata pasien terbukti menderita penyakit langka, penanganan berupa pengobatan dan terapi bisa langsung dilakukan. Salah satu upaya yang dilakukan Damayanti adalah mendidik dokter di seluruh Indonesia terhadap kemungkinan temuan penyakit langka.

“Saya ini praktisi dan satu-satunya dokter yang meneliti penyakit kelainan genetik dan penyakit langka sejak tahun 2000. Sejak saat itu, saya mulai mendiagnosis penyakit langka. Tapi belum banyak dokter yang tahu soal penyakit langka,” papar Damayanti.

Gejala Sinusitis Pada Anak, Jangan Panik Ketahui Cara Mengatasinya di Sini

Liputan6.com, Jakarta Sinusitis merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup menyiksa dan mengangggu pernapasan. Sinusitis dapat dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala yang ditimbulkan oleh sinusitis mirip dengan gejala flu biasa.

Jika tak segera ditangani, sinusitis dapat menyebabkan komplikasi berupa infeksi tulang. Meski jarang terjadi, sinusitis juga dapat menyebabkan infeksi dan menyebar ke daerah sekitar mata, tulang, darah atau otak.

Sinusitis juga kerap terjadi pada anak. Jika Anda mendapati anak mengalami pilek yang tak kunjung sembuh atau sering kambuh Anda perlu mencurigai penyakit sinusitis pada anak.

Nah agar Anda dapat mewaspadai sinusitis pada anak, berikut penjelasan mengenai penyakit sinusitis dari penyebab, cara menangani dan gejala sinusitis pada anak yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis(28/2/2019).

2 dari 5 halaman

Mengenal Sinus dan Sinusitis

Sinus sendiri adalah struktur berupa rongga yang terletak di wajah. Rongga kosong ini terletak di ulang pipi (maxillary), bagian bawah dahi (frontal), bagian belakang rongga hidung (sphenoid), serta di antara hidung dan matang (ethmoid). Rongga sinus tidak tampak dari luar, tetapi fungsinya penting untuk mengurangi beban berat pada tengkorak kepala.

Salah satu tugas sinus adalah untuk menghasilkan mukus (cairan lengket dan tebal) di hidung. Mukus turut bekerja untuk mencegah masuknya kuman, allergen penyebab alergi, dan benda-benda asing yang dapat menyebabkan infeksi dalam tubuh.

Rongga sinus memiliki saluran yang menyambung dengan hidung. Karena itu, infeksi atau peradangan yang terjadi pada hidung, misalnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dapat merambat ke sinus dan menyebabkan sinusitis. Sinusitis merupakan gangguan pada rongga sinus yang terjadi akibat sebuah peradangan.

Sebagian besar sinusitis sudah dapat didiagnosa hanya berdasarkan gejala yang dirasakan serta pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan fisik dokter akan melihat adanya kemerahan dan pembengkakan pada rongga hidung, ingus yang mirip nanah, serta pembengkakan disekitar mata dan dahi.

Selain itu diagnosa juga bisa dilakukan melalui pemeriksaan rhinoskopi. Ini adalah sebuah cara untuk melihat langsung ke dalam rongga hidung. Tujuannya adalah untuk melihat lokasi sumbatan.

Terkadang juga diperlukan penyedotan cairan sinus dengan menggunakan jarum suntik untuk pemeriksaan kuman. Pemeriksaan kuman berguna untuk menentukan jenis infeksi yang terjadi. Pemeriksaan menggunakan CT Scan dan MRI hanya diperlukan bila sinusitis gagal disembuhkan dengan pengobatan awal.

3 dari 5 halaman

Sinusitis Pada Anak

Sinusitis merupakan peradangan pada rongga sinus yang sering terjadi pada anak-anak. Anak-anak memang sering mengalami ISPA, sehingga risiko mereka untuk terkena sinusitis juga terbilang besar.

Setiap tahunnya, rata-rata anak mengalami 6-8 kali ISPA dibandingkan orang dewasa. Diperkirakan sebanyak 0,5%-10% ISPA mengakibatkan komplikasi sinusitis. Penelitian juga menemukan bahwa sebanyak 6%-13% anak sampai usia 3 tahun pernah menderita sinusitis.

Penyebab Sinusitis pada Anak

Pada kondisi normal, sel dinding sinus akan menghasilkan lendir (mukus) untuk membantu mengeluarkan alergen atau polutan dari rongga hidung.

Namun, bila terinfeksi lendir ini akan terperangkap, volumenya akan bertambah, dan berisi bakteri atau virus. Karena terinfeksi, sel-sel yang ada di dalamnya pun akan meradang.

Sinusitis dapat terjadi akibat infeksi maupun tanpa infeksi kuman (noninfeksi). Kuman yang paling sering menyebabkan sinusitis adalah virus, yang dapat diperparah dengan tambahan infeksi dari bakteri. Pada anak-anak dengan daya tahan tubuh yang rendah, sinusitis juga dapat dipicu oleh bakteri yang lebih kuat maupun jamur. Sedangkan penyebab noninfeksi pada sinusitis adalah kondisi alergi.

4 dari 5 halaman

Gejala Sinusitis Pada Anak

Gejala sinusitis pada anak maupun orang dewasa mirip dengan gejala flu, yaitu hidung mampet atau berair, keluar lendir berwarna kuning kehijauan dari hidung dan demam ringan. Namun, pada sinusitis terdapat nyeri di wajah terutama sekitar pipi, mata, dan dahi, penurunan indra penciuman, sakit gigi, dan bau mulut.

Anda dapat membedakan pilek biasa dari sinusitis dengan melihat perjalanan penyakit yang terjadi. Umumnya sinusitis ditandai dengan pilek yang tidak kunjung sembuh bahkan hingga 10 hari. Gejala pilek yang sempat membaik, namun memburuk kembali juga dapat menunjukkan adanya sinusitis. Batuk dan pilek yang sangat berat juga dapat dicurigai telah dikomplikasi dengan sinusitis.

Berikut gejala sinusitis pada anak yang perlu diwaspadai dan segera ditangani :

· Hidung tersumbat

· Pilek yang berlangsung lama atau kambuh berulang

· Dapat terjadi demam

· Bau mulut

· Ingus kental, dan terkadang ingus seperti mengalir di belakang hidung dan tenggorokan (disebut post-nasal drip). Post-nasal drip akan menyebabkan seseorang kerap berdeham untuk membersihkan lendir yang terasa mengalir di belakang tenggorokan

· Sakit kepala, misalnya saat menunduk (menandakan radang di sinus frontalis)

· Nyeri pada area wajah, misalnya pipi ketika sinus maksilaris mengalami radang

· Bengkak di area mata

Selain gejala sinusitis pada anak di atas, anak yang mengalami sinusitis biasanya menjadi lebih rewel, susah makan, dan suara yang terdengar bindeng.

5 dari 5 halaman

Penanganan Sinusitis

Gejala sinusitis pada anak memang mirip dengan flu biasa. Dengan mengenalinya Anda dapat memberikan penanganan tepat untuk mengurangi gejala sinusitis pada anak.

Setelah mengetahui gejala sinusitis pada anak maka Anda perlu mengetahui cara menangani sinusitis agar tidak terus menganggu aktivitas anak. Sinusitis dapat sembuh dengan sendirinya meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan flu biasa, yaitu sekitar 7–10 hari atau bahkan hingga 2 minggu.

Sinusitis yang ringan bisa dikatakan tidak berbahaya. Namun, tetap saja dapat mengurangi kualitas tidur, nafsu makan, serta aktivitas belajar dan bermain anak. Meski sangat jarang terjadi, sinusitis memang bisa menjadi sumber infeksi ke otak dan menyebabkan meningitis.

Periksakanlah anak ke dokter jika mencurigai adanya gejala sinusitis pada anak. Antibiotik adalah obat yang paling sering diresepkan untuk menangani sinusitis. Anda juga dapat memberikan asupan cairan yang cukup untuk anak. Selain itu, bila ingus anak sangat kental dan sulit dikeluarkan, gunakan cairan saline untuk mengencerkan ingus.

Skolioseksual, Ketertarikan pada Jenis Kelamin di Antara Pria dan Wanita

Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda mendengar istilah “skolioseksual?” Ini tidak ada kaitannya dengan kondisi tulang belakang skoliosis. Namun, ini adalah istilah seksualitas yang akhir-akhir ini muncul karena semakin banyaknya orientasi seksual.

Melansir Women’s Health pada Rabu (27/2/2019), seksolog Debra Laino mengungkapkan bahwa skolioseksual berarti daya tarik terhadap orang-orang yang mengidentifikasi dirinya bukan berjenis kelamin “normal” atau cisgender seperti perempuan atau laki-laki. Namun, mereka tertarik pada orang-orang yang tidak termasuk dalam dua jenis kelamin itu.

Laino mengatakan, seringkali hal itu diartikan bahwa orang-orang berorientasi seksual skolioseksual memiliki ketertarikan pada orang-orang yang berjenis kelamin netral. Walaupun begitu, bukan berarti mereka aseksual atau panseksual.

“Sangat jelas bahwa mereka tidak tertarik pada gender yang spesifik,” tambah Laino.

Simak juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Menggambarkan orientasi seksual

Profesor psikologi dari University of California Santa Cruz, Phillip Hammack mengatakan, istilah ini hadir seiring dengan banyaknya orang-orang yang memutuskan dirinya tidak masuk dalam jenis kelamin manapun (nonbinary atau genderqueer).  Karena itu, belum banyak data tentang berapa orang yang memiliki orientasi seksual semacam itu.

“Skolioseksual muncul sebagai cara orang untuk menggambarkan orientasi seksual baru,” kata Hammack.

Di sisi lain, Laino mengatakan bahwa skolioseksual juga memiliki berbagai variasi. Beberapa dari mereka akan sangat ketat dalam mencintai orang-orang transgender. Namun di sisi lain, mungkin mereka juga bisa tertarik pada orang-orang yang memiliki jenis kelamin spesifik.

“Anda bisa menjadi cisgender, skolioseksual, dan polyamorous pada saat bersamaan,” kata Laino.

Namun, skolioseksual bukanlah identitas gender seperti cisgender, transgender, nonbinary, atau genderqueer. Ini adalah sebuah orientasi seks.

Sehingga, mungkin saja seseorang dengan gender tertentu seperti perempuan, bisa mengidentifikasi diri Anda sebagai skolioseksual. Istilah ini juga tidak mencerminkan preferensi atau kepercayaan seseorang pada sebuah pengaturan hubungan seperti yang dijelaskan Laino tadi, Anda bisa memiliki tiga orientasi seks secara bersamaan.

15 Penambang Emas di Bolaang Mongondow Berhasil Dievakuai, 1 Orang Tewas

Patroli, Bolaang Mongondow – Beginilah suasana lokasi tambang emas tanpa izin (peti) yang ambruk di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Rabu (27/2/2019), saat ini masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan yakni Basarnas Pos Kotamobagu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolaang Mongondow, TNI, dan Polri.

Hingga Rabu pagi, 15 orang berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu. Namun, dari 15 korban, satu di antaranya meninggal dunia.

Sementara itu, sejumlah korban kini telah dijemput pihak keluarga dan dibawa pulang. Kini tinggal dua korban yang mendapat perawatan di rumah sakit. Sedangkan korban yang dirawat menderita patah tulang serta luka benturan di kepala sehingga harus dirujuk ke rumah sakit lainnya.

Selasa malam, 26 Februrari kemarin, puluhan penambang di lokasi pertambangan emas tanpa izin (peti) Desa Bakan tertimbun saat sedang mengambil material. Lokasi tiba-tba ambruk. Sebagian penambang bisa menyelamtkan diri,  namun 60 penambang lainnya diduga tertimbun material bercampur batu dan tanah yang mengandung emas.

Evakuasi saat ini dilakukan dengan alat seadanya dan belum nampak alat berat yang digunakan. (Muhammad Gustirha Yunas)

Kemkominfo Sosialisasi UMKM Go Online 2019 ke Pedagang Pasar

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meluncurkan Gerakan UMKM Go Online 2019 di Pasar PSPT Tebet Timur, Selasa (26/2/2019).

Dalam melakukan sosialisasi UMKM Go Online ini Kemkominfo bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), perwakilan marketplace, Perumda Pasar Jaya, dan perwakilan perbankan.

Dirjen Aptika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Gerakan UMKM Go Online merupakan suatu bentuk transformasi digital yang mengajak masyarakat menggunakan teknologi digital, salah satunya dengan menjual produk secara online.

Hal ini dilakukan pemerintah sebagai bagian dari pemerataan akses pasar melalui digital guna meningkatkan ekonomi.

Di hadapan para pedagang pasar PSPT, pria yang karib disapa Semmy itu mengatakan, dengan mulai menjajakan produknya secara online, pedagang di pasar akan lebih untung.

“Kalau di toko hanya menunggu orang membeli, dengan teknologi jadi bisa menjemput bola. Apalagi sekarang banyak marketplace online mulai dari Shopee, Belanja.id, Bukalapak, Tokopedia, dan lain-lain,” kata Semmy.

Semmy pun memaparkan bahwa berjualan online itu mudah. Hanya, pedagang diminta untuk membangun kepercayaan agar jualannya bisa berhasil. Pasalnya sifat berjualan online dan offline (langsung) berbeda.

Berjualan langsung, pembeli dan penjual bisa melakukan saling tawar dan bisa melihat-lihat barang sebelum terjadinya transaksi. Namun tidak demikian dengan berjualan online.

Ia menyebut, berjualan online harus mengutamakan kejujuran. Pasalnya saat berjualan online, konsumen hanya bisa melihat gambar produk serta melihat ukurannya berdasarkan keterangan deskripsi produk.

2 dari 3 halaman

Diperlukan Kejujuran

Ia pun meminta kepada pedagang yang mulai masuk ke jual beli online untuk memberi data yang sebenar-benarnya kepada calon pembeli.

“Kalau nggak, nanti pembeli komplain, nanti tidak dipercaya, dan jadi tidak laku. Makanya diperlukan kejujuran,” tuturnya.

Semmy pun menyebut, dengan adanya jual beli online, konsumen benar-benar menjadi raja.

“Adanya transaksi online itu mengubah, pembeli adalah raja itu ya terjadi di zaman online ini, artinya pembeli bisa dijemput karena adanya teknologi online. Jadi, jangan pakai teknologi untuk hal ini yang salah,” kata Semmy, berpesan kepada para pedagang di PSPT Tebet.

Lebih lanjut, Semmy mengatakan bahwa program UMKM Go Online ini merupakan bagaimana upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama lewat jual beli online.

Apalagi, kata dia, pemerintah sudah membangun jaringan internet di seluruh pelosok negeri baik lewat infrastruktur Palapa Ring maupun Satelit broadband.

3 dari 3 halaman

Grebeg Pasar

Kemkominfo sendiri akan mensosialisasikan program UMKM Go Online melalui grebeg pasar. Rencananya grebeg pasar akan dilakukan di 20 kabupaten atau kota di seluruh Indonesia di mana masing-masing kota akan digelar di enam titik pasar rakyat.

“Grebeg pasar merupakan kepedulian pemerintah kepada masyarakat untuk membantu meng-onboarding-kan pelaku UMKM, mendampingi pedagang agar mahir dalam melakukan transaksi secara online. Kalau dulu masyarakat harus datang ke kantor pemerintah kini sebaliknya, pemerintah yang datang ke tengah-tengah masyarakat untuk melayani keperluan masyarakat,” katanya.

Semmy menyebutkan, saat ini masih banyak pelaku UMKM yang menggunakan cara-cara konvensional dalam melakukan penjualan produk. Para pelaku UMKM tersebut belum menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dengan baik guna meningkatkan omzet penjualan.

Padahal, Indonesia merupakan pasar besar di Asia yang memiliki peluang besar untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. UMKM menjadi salah satu tulang punggung negara untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Pemantapan sektor ekonomi digital akan memainkan peranan penting bagi Indonesia di era teknologi saat ini.

“Gerakan UMKM Go Online merupakan salah satu upaya untuk mengangkat UMKM dengan memanfaatkan teknologi internet,” ujarnya.

(Tin/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini