Sukses Guardiola Bersama Manchester City Diukur dari Trofi Liga Champions

Liputan6.com, Manchester – Sudah masuk musim ketiga Pep Guardiola menangani Manchester City. Namun, pelatih asal Spanyol ini merasa kariernya akan dianggap sukses bersama The Citizens jika dia memenangkan gelar Liga Champions.

Guardiola menetapkan target yang tinggi untuk dirinya sendiri setelah sebelumnya memimpin Barcelona dua kali meraih Liga Champions. Manchester City musim ini menjadi favorit untuk mengangkat trofi Si Kuping Besar.

Karier melatih Guardiola di Bayern Munchen dianggap mengecewakan karena tiga kali hanya menjadi semi-finalis Liga Champions. Padahal, Guardiola mempersembahkan tiga gelar Bundesliga dan dua Piala Jerman.

Kariernya di Manchester City juga cukup cemerlang dengan memenangkan Liga Premier Inggris dan dua kali Piala Liga. Tetapi Guardiola menetapkan kompetisi Eropa sebagai barometer apakah ia sukses atau gagal di klub tersebut.

“Saya dinilai (sukses atau tidak) di Munchen dari hasil di Liga Champions sehingga saya akan dinilai seperti itu juga di sini,” ujar Guardiola, seperti dilansir Sky Sports.

“Karier saya di Munchen tidak bagus bagi kebanyakan orang karena kami tidak sekali pun mencapai final (Champions). Kami hanya mencapai semi final, tetapi tidak sampai final,” ungkapnya.

“Jadi, saya pria yang beruntung. Standar saya tinggi. Saya harus mencapainya,” tambahnya.

Bagi Klopp, Tuhan Nomor Satu, Trofi yang kedua

LiverpoolJuergen Klopp tak menampik hasrat meraih trofi bersama Liverpool. Tapi hidup Klopp bukan tergantung dari trofi melainkan penilaian Tuhan kepada dirinya.

Klopp sudah memasuki musim penuh ketiganya bersama Liverpool setelah diangkat pada Oktober 2015. Sejauh ini Klopp sudah berhasil mengembalikan Liverpool ke papan atas setelah beberapa tahun sempat terpuruk di papan tengah.

Dalam dua musim terakhir Liverpool dibawanya finis empat besar dan lolos ke Liga Champions. Selain itu Liverpool juga dibawanya menerapkan sepakbola aktraktif nan menghibur.

Sayang belum ada satupun trofi yang didapat Klopp meski berhasil membawa Liverpool tiga kali ke final yakni Piala Liga Inggris dan Liga Europa pada 2016 serta Liga Champions musim lalu. Fans tentu tak sabar melihat Klopp mengangkat trofi terutama Premier League.

Peluang terbesar ada di musim ini ketika mereka tengah bersaing dengan Manchester City di puncak klasemen. Hanya berselisih satu poin, peluang Liverpool juara di delapan pekan tersisa masih terbuka lebar. Selain itu mereka juga sudah lolos ke perempatfinal Liga Champions.

Terkait tekanan yang makin besar kepada dirinya untuk meraih trofi, Klopp justru mengaku tak memusingkannya. Sebab trofi itu lebih bermakna untuk para pemain dan juga fans, sementara bagi Klopp, hanya penilaian Tuhan yang penting di matanya.

“Anda bisa bayangkan betapa saya tidak tertariknya dengan hal itu (masuk dalam buku sejarah Liverpool). Tugas saya adalah memastikan saya bisa membantu tim meraih sukses. Saya tidak bernafsu untuk bisa dikenang selama 50 tahun atau apapun itu. Bagi saya itu bukan tekanan, hanya sebuah kesempatan,” tutur Klopp seperti dilansir ESPN.

“Saya menghormati betul hasrat para pemain dan juga fans, dan saya bisa jadi bagian dari itu, saya bisa jadi bagian dari mimpi mereka. Tapi pada akhirnya itu bukan buat saya, tapi untuk orang-orang itu,” sambungnya.

“Saya tidak tertarik dengan penilaian orang. Biarlah Tuhan yang menilai saya suatu hari dan hanya itu yang saya pikirkan. Saya sama sekali tidak tertarik apa kata orang di luar sana.”

(mrp/cas)

Barcelona Dijagokan Treble, Valverde: Satu Trofi Saja Belum Dapat

Barcelona – Jalan Barcelona untuk merebut treble winner terbuka lebar. Ernesto Valverde tak mau membahasnya dulu karena satu pun trofi belum berhasil mereka dapat.

Barcelona masih melaju mulus di tiga kompetisi yang mereka ikuti. Makin mendekati akhir musim, kans mereka jadi juara di tiga turnamen itu masih terbuka lebar.

Selain tiket final Copa del Rey sudah didapat, The Catalans juga masih memimpin di puncak klasemen Liga Spanyol. Sementara di Liga Champions Lionel Messi dkk akan gantian menjamu Lyon setelah pada leg pertama berimbang 0-0.

Kondisi itu membuat Barcelona dijagokan akan kembali meraih treble, sebagaimana sudah pernah diraih Josep Guardiola dan Luis Enrique.

“Idenya adalah memenangi semua pertandingan yang tepat berada di depan kami. Kami belum memenangi gelar. Jalannya masih panjang,” ucap Ernesto Valverde.

“Seseorang hanya bisa berpikir soal treble saat sudah memenangu dua (gelar). Buat saya, kami satupun belum dapat,” lanjutnya dikutip dari Marca.

Barcelona akan mencoba mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Liga Spanyol dengan bertamu ke Real Madrid, Minggu (3/3/2019) pukul 02.45 WIB.

(din/din)

3 Pelatih yang Doyan Bongkar Pasang Skuat, Jose Mourinho Salah Satunya

Jakarta – Jose Mourinho dikenal sosok pelatih dan manajer yang gemar memborong pemain bintang dan membongkar pasang tim. Pria asal Portugal itu kerap meminta dibelikan pemain baru di tim yang dilatihnya termasuk saat di Manchester United.

Selama 2,5 musim di Old Trafford, Jose Mourinho telah menghabiskan 455 juta euro atau sekitar Rp 7,2 triliun untuk membeli pemain baru. Mereka antara lain Paul Pogba, Nemanja Matic, Alexis Sanchez, dan Romelu Lukaku.

Namun selama karier kepelatihannya, Jose Mourinho juga gemar menjual pemain. Sudah puluhan pemain yang dijual mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu.

Yang bikin fans MU jengkel, tingkah boros Mourinho itu ternyata tak mampu mendatangkan prestasi, sehingga akhirnya dia dipecat dan digantikan Ole Gunnar Solksjaer.

Berikut 3 pelatih yang ahli menjual pemain, termasuk Jose Mourinho:

2 dari 4 halaman

Jose Mourinho (510,59 Juta Pound)

Jose Mourinho kini berstatus bebas. Pria asal Portugal itu belum kembali melatih klub setelah dipecat Manchester United pada Desember 2018.

Sepanjang karier kepelatihannya, mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu telah menjual total 64 pemain. Nilainya 510,59 juta pound atau sekitar Rp 9,2 triliun.

Sejumlah pemain yang pernah dijual Mourinho antara lain Mohamed Salah, Romelu Lukaku, serta Kevin De Bruyne. Mereja jadi pemain hebat di klub lain.

3 dari 4 halaman

Massimiliano Allegri (595,59 Juta Pound)

Massimiliano Allegri berpeluang memenangkan Scudetto Liga Italia kelima bersama Juventus. Selain itu, perekrutan Cristiano Ronaldo pada 2018 membuat Juventus diunggulkan meraih trofi Liga Champions musim ini.

Selama karier kepelatihannya, Allegri telah menjual 100 pemain. Jumlahnya mencapai 595,59 juta pound atau sekitar Rp 10,8 triliun.

4 dari 4 halaman

Leonardo Jardim (785,66 Juta Pound)

AS Monaco kembali menunjuk Leonardo Jardim, kurang dari empat bulan setelah digantikan legenda Arsenal Thierry Henry. Pelatih berusia 44 tahun itu sebelumnya sukses membawa Monaco juara Ligue 1 2016/17.

Namun, terpuruknya prestasi Monaco di musim ini diakibatkan kesalahan klub. Sebab dalam beberapa tahun terakhir, klub telah menjual sejumlah pemain terbaik.

Mereka di antaranya Kylian Mbappe (PSG), Bakayoko (Chelsea), Benjamin Mendy (Manchester City), Bernando Silva (Manchester City), Fabinho (Liverpool), dan Thomas Lemar (Atletico Madrid).

Secara total, Jardim telah menjual 52 pemain di lima klub yang telah dilatihnya sejauh ini. Nilai seluruh pemain itu mencapai 785,66 juta pound.

Sumber: Bola.net

Final Copa del Rey: Valencia Tantang Barcelona

Liputan6.com, Valencia- Valencia akhirnya menjadi lawan yang akan dihadapi Barcelona pada final Copa del Rey. Valencia memastikan tempat ke final usai menang 1-0 atas Real Betis pada leg kedua semifinal Copa del Rey.

Dengan kemenangan itu, Valencia lolos ke final dengan agregat 3-2. Ini menjadi kali keempat Valencia jumpa dengan Barcelona di final Copa del Rey.

Dari tiga pertemuan sebelumnya, Barcelona sukses menang dua kali yaitu pada 1952 dan 1971. Sedangkan Valencia menang lawan Barcelona pada 1954.

Selain kepastian final, Valencia dan Barcelona juga dipastikan bakal tampil di Piala Super Spanyol. Piala di awal tahun ini akan menggunakan format anyar dimana finalis Copa del Rey bakal jumpa dengan dua tim teratas di klasemen La Liga akhir musim.


2 dari 3 halaman

Sejarah Final

Dilihat dari final Copa del Rey antara Valencia melawan Barcelona berdasarkan sejarah, menarik untuk disimak. Pertemuan pertama terjadi pada 1952 saat final digelar di Estadio Chamartin.

Valencia sempat unggul dua gol terlebih dahulu,tapi Barcelona mampu bangkit dan memaksa perpanjangan waktu. Barcelona akhirnya menang 4-2.

Dua tahun kemudian atau 1954, Valencia membalas kekalahan. Tak tanggung-tanggung, Valencia menang 3-0 atas Barcelona dan mengangkat trofi Copa del Rey ketiga. Sebelumnya, Valencia juara di 1941 dan 1949.

3 dari 3 halaman

Pertemuan Terakhir

Kedua tim jumpa di final Copa del Rey untuk terakhir kali pada 1971. Duel final ini berlangsung seru karena Barcelona kembali tertingga dua gol.

Barcelona sukses memaksakan laga hingga perpanjangan waktu dan akhirnya menang 4-3. Keberhasilan di final copa del Rey di stadion Bernabeu ini juga menjadi gelar ganda buat Barcelona yang pastikan gelar La Liga.

Valencia Tantang Barcelona di Final Copa del Rey

JakartaValencia memastikan diri melangkah ke final Copa del Rey usai menyingkirkan Real Betis. Los Ches pun akan menantang Barcelona di laga puncak.

Valencia merebut tiket final tersisa setelah mengalahkan Betis 1-0, dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey di Mestalla, Jumat (1/3/2019) dinihari WIB. Satu-satunya gol ini dicetak oleh Rodrigo di menit ke-56.

Kemenangan tipis itu sudah lebih dari cukup untuk meloloskan Valencia ke final. Sebab sebelumnya pada leg pertama yang berlangsung di markas Betis, mereka mendapatkan dua gol tandang dalam hasil imbang 2-2.

Valencia pun menang agregat 3-2. Tim besutan Marcelino ini selanjutnya akan memperebutkan trofi dengan Barcelona pada laga final yang berlangsung di Stadion Benito Villamarin, 25 Mei mendatang.

Bagi Valencia, ini merupakan final Copa del Rey ke-17 dalam sejarah mereka. Dari 16 final sebelumnya, Los Murcielagos tujuh kali jadi juara dan sembilan kali menjadi runner-up.

Terakhir kali Valencia memenangi final adalah pada 2008 silam. Itu juga jadi penampilan terakhir mereka di partai puncak Copa del Rey, sebelum akhirnya kembali di musim ini.

Sementara Barcelona secara keseluruhan sudah 40 kali merasakan laga final turnamen ini. Blaugrana juara di 30 kesempatan, yang teranyar adalah tahun lalu.
(raw/rin)

Sambangi Indonesia, Carles Puyol dan Alessandro Del Piero Semarakkan Tur Trofi Liga Champions

Jakarta – Carles Puyol dan Alessandro Del Piero memeriahkan tur Piala Liga Champions di Indonesia. Keduanya bakal hadir saat Si Telinga Besar dipamerkan di tiga kota.

Ketiga kota yang akan disambangi tersebut adalah Jakarta pada 11 sampai 12 Maret, Surabaya dari 13 sampai 14 Maret, dan Bali dari 16 sampai 17 Maret 2019.

Acara yang dipersembahkan oleh Heineken itu akan dilaksanakan di Lotte Shopping Avenue (Jakarta), Surabaya Town Square (Surabaya), dan Finns Recreation Club (Bali).

Dalam waktu dua hari di setiap kota, penggemar sepak bola dapat mengabadikan diri dengan trofi asli Liga Champions, serta bertemu dengan legenda Carles Puyol (di Jakarta dan Surabaya) atau Alessandro Del Piero (di Bali).

“Kami sangat senang bisa mengadakan tur trofi Liga Champions ke Indonesia tahun ini,” ujar Mariska Van Drooge, Marketing Director of PT Multi Bintang Indonesia Niaga, bagian dari HEINEKEN company.

“Acara ini menjanjikan pengalaman unik bagi para penggemar sepak bola di luar Eropa untuk bertatap muka dengan trofi Liga Champions yang asli dan bertemu Puyol dan Del Piero di kota asal mereka. Ini tentu akan menjadi ‘Unmissable Moment’ yang sayang untuk dilewatkan,” lanjutnya.

Tahun ini, tur trofi Liga Champions yang dipersembahkan Heineken akan mengunjungi tujuh negara, yaitu Afrika Selatan, Namibia, Indonesia, Mozambik, Tiongkok, Nigeria, dan Amerika Serikat.


Sumber: Bola.com

Timnas Indonesia U-22 Tantang Bali United Jelang Kualifikasi Piala AFC 2020

Jakarta – Timnas Indonesia U-22 sudah melupakan kemenangan di Piala AFF 2019. Bersiap menyambut kualifikasi Piala AFC di Vietnam pada 22-26 Maret 2019, timnas bakal melakoni uji coba melawan Bali United.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria memastikan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 untuk kualifikasi Piala AFC U-23 2020 akan dimulai pada Senin (4/3/2019). 

“Rencananya pemusatan latihan selama 10 hari di Jakarta. Kemudian tim akan berangkat ke Bali dan melakukan laga uji coba menghadapi Bali United sebelum bertolak ke Vietnam,” ujar Ratu Tisha saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Mengenai jadwal laga uji coba timnas kontra Bali United, Ratu Tisha menyebut laga tersebut akan digelar sekitar 17 Maret.

Satu laga uji coba kontra tim lokal disiapkan PSSI agar pemain tidak terus didera kelelahan jelang kualifikasi mengingat belum lama ini menjalani jadwal padat di Piala AFF U-22 2019.

“Kami harus melihat jadwal turnamen yang padat di AFF kemarin, jadwalnya hanya selang satu hari untuk beristirahat. Jadi, pemain membutuhkan recovery yang agak panjang. Kami pun memutuskan tidak ada pertandingan uji coba internasional dan hanya ada menghadapi Bali United. Toh lawan yang akan dihadapi sudah pernah dihadapi saat AFF,” ujar Ratu Tisha.

Ratu Tisha juga menegaskan target Timnas Indonesia U-22 di turnamen kualifikasi pada 22 hingga 26 Maret mendatang. “Ini adalah target utama. Timnas Indonesia U-22 harus lolos kualifikasi dan masuk ke putaran final AFC 2020 dan masuk ke 4 besar di putaran final tersebut,” tegasnya.


Sumber: Bola.com

4 Fakta Pertemuan Timnas U-22 dengan Jokowi di Istana Merdeka

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima skuat pemain sepakbola Timnas U-22 dan pelatih Indra Sjafri di beranda Istana Merdeka Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Seperti diketahui, Timnas U-22 berhasil menjadi pemenang AFF U-22 2019 dengan mengalahkan Thailand 2-1 di laga final.

Rombongan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 09.15 WIB. Mereka tampak kompak mengenakam seragam timnas berwarna merah. Jokowi lalu menyambut mereka di beranda Istana Merdeka Jakarta.

Pertemuan itu pun berlangsung hangat. Tak lupa, sang Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan rasa bangganya kepada Timnas U-22 yang berhasil meraih kemenangan.

Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri kemudian menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas apresiasi yang diberikan kepada para pemainnya.

Berikut fakta-fakta pertemuan Timnas U-22 dengan Presiden Jokowi dihimpun Liputan6.com:

2 dari 6 halaman

1. Sampaikan Rasa Bangga

Presiden Jokowi mengungkapkan rasa bangganya kepada para pemain yang berhasil membawa pulang trofi AFF U-22.

“Saya dan seluruh rakyat Indonesia merasa bangga sekali atas prestasi dari ini generasi baru sepakbola Indonesia yang kita harapkan kebangkitan sepakbola Indonesia dimulai dari titik ini,” ucap Jokowi.

Dalam kesempatan ini, para pemain Timnas U-22 ditemani oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria, dan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto. Sementara Itu, Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

3 dari 6 halaman

2. Berikan Bonus

Presiden Jokowi kemudian memberikan bonus Rp 200 juta untuk para pemain Timnas U-22 yang telah memenangi AFF U-22 2019.

Selain dari Jokowi, para pemain asuhan Indra Sjafri ini juga telah mendapat bonus dari Menteri Pemuda dan Olaharaga (Menpora) Imam Nahrawi senilai Rp 65 juta.

“Terakhir kemarin Menpora memberi bonus berapa? Masing-masing pemain Rp 65 juta. (Bonus) dari saya masing-masing 200 (juta), sudah,” kata Jokowi di depan para pemain Timnas U-22 di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Selain para pemain, Jokowi juga memberikan bonus Rp 200 juta untuk pelatih Timnas U-22 Indra Sjarif dan asisten pelatih.

“Pelatih dan asisten pelatih juga dapat (bonus) semua. Dokternya juga dapat,” ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

4 dari 6 halaman

3. Pelatih Sampaikan Komitmen Timnas U-22

Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri mengatakan ada dua event perhelatan sepak bola yang akan diikuti yaitu, AFC dan Sea Games.

Kepada Jokowi, dia pun berkomitmen membawa skuat asuhannya. Timnas U-22 menjadi juara di AFC dan Sea Games. Menurut Indra, apabila anak asuhnya berhasil membawa pulang piala AFC, Indonesia berpeluang mengikuti Olimpiade 2020.

“Ada dua event penting yang diberikan tugas kepada kami Pak, AFC dan Sea Games. AFC itu kalau nanti kita lolos, juga akan menentukan kita untuk kualifikasi olimpiade. Setelah itu Sea Games. Ini dari tahun 1991 kita belum pernah dapat medali emas, izin Allah nanti kita akan wujudkan Pak,” kata Indra di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Indra menyebut prestasi yang diraih Timnas U-22 saat ini tak lepas dari dukungan yang diberikan Jokowi melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. Dia berharap agar Inpers ini segera disosialisasikan ke klub dan masyarakat.

“Mungkin itu dan juga terima kasih Inpers bapak mungkin ini sosialisasinya yang belum sampai ke klub-klub, ke masyarakat. Dan saya teman-teman sepak bola mengucapkan terima kasih,” kata Indra.

5 dari 6 halaman

4. Permintaan Pemain Timnas U-22

Kapten Timnas U-22, Bagas Adi Nugraha menyampaikan permintaan khusus kepada Jokowi.

“Di sini saya menyampaikan, ada yang berharap ingin jadi PNS, Polisi, TNI. Dari saya sendiri, dari teman saya, mereka ada yang anggota polisi. Diangkat naik pangkat Pak. Mungkin untuk TNI mohon kejelasannya, Pak,” kata Bagas.

Para pemain pun sontak bersorak dan bertepuk tangan. Jokowi pun berjanji menindaklanjuti permintaan bek Bhayangkara FC itu.

“Saya urus nanti yang TNI dan polisi,” ucap Jokowi.

Tak hanya Bagas, pemain sayap Osvaldo pun menyampaikan harapannya agar teman-teman dalam satu Timnas U-22 bisa menjadi anggota Polri atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Saya sendiri kuliah, mungkin rekomendasikan karena sudah tinggalkan kuliah lama. Kalau bisa ya PNS, itu aja, Pak,” kata Osvaldo.

“Ini menggunakan kesempatan namanya,” timpal Jokowi.

Setelah itu, Marinus yang berasal dari Sarmi, Papua. Dia tidak meminta persoalan pribadi kepada Jokowi, namun Marinus berharap agar pemerintah memperbaiki jalan di kampung halamannya.

“Di sana sekarang transportasi, jalan-jalannya masih jelek, pembangunan belum bagus, mudah-mudahan lebih bagus dari tempat lain,” tutur Marinus sembari malu-malu.

Mendengar itu, Jokowi merasa heran lantaran Marinus bukan meminta sesuatu berkaitan dengan sepakbola.

“Bukan urusan sepakbola, urusan jalan,” ucap Jokowi disambut tawa.

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Striker MU Buka Peluang Gabung Juventus

Manchester – Rencana Juventus untuk merekrut Romelu Lukaku mendapat titik terang. Kabarnya, striker MU itu ingin pindah ke sana agar satu tim dengan Cristiano Ronaldo.

Sejak Ole Gunnar Solskjaer duduk di kursi manajer MU pada 19 Desember 2019, pemain timnas Belgia itu mulai terpinggir dari lini serang. Solskjaer lebih sering memainkan Marcus Rashford sebagai juru gedor.

Romelu Lukaku tampil dalam 34 pertandingan dengan waktu bermain selama 2.210 menit. Sementara itu, Rashford mencatatkan 2.223 menit dari 33 laga yang dijalani bersama The Red Devils.

Situasi tersebut membuat pemain 25 tahun itu dikabarkan ingin angkat kaki dari Manchester United. Jika pada akhirnya harus pergi dari Old Trafford, Lukaku ingin bergabung dengan Juventus.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport pada Oktober tahun lalu, Romelu Lukaku tak menutup kemungkinan untuk membela Juventus. Menurutnya, Juve memiliki ambisi untuk selalu meraih trofi juara.

Bukan hanya itu, kehadiran Cristiano Ronaldo membuat Lukaku kepincut dengan Juventus. Dia ingin bisa berada satu tim dengan kapten timnas Portugal tersebut.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini