8 Fakta MU vs West Ham: Penalti ke-12 Setan Merah dan Tren Oke di Kandang

ManchesterManchester United meraih kemenangan atas atas West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris. MU butuh dua gol penalti Paul Pogba untuk mengunci kemenangan.

Menjamu West Ham di Old Trafford, Sabtu (13/4/2019) malam WIB, MU meraih kemenangan 2-1. Dua gol Setan Merah dicetak oleh Pogba lewat eksekusi penalti.

Sempat unggul lebih dulu lewat penalti Pogba pada menit ke-19, MU kemudian kebobolan oleh gol Felipe Anderson. West Ham sendiri tampil agresif dengan melepaskan 18 tembakan.

Kemenangan MU kemudian dipastikan lewat penalti kedua Pogba di menit ke-80. Itu merupakan penalti ke-12 yang didapat MU di Liga Inggris musim ini.

Berikut adalah data dan fakta dari laga Manchester United vs West Ham United seperti dirangkum Opta:

– Manchester United tak terkalahkah dalam 14 laga kandang di Premier League (W9 D5) sejak kalah 0-3 melawan Spurs pada Agustus. Hanya Liverpool (37) dan Arsenal (16) yang saat ini punya laju tak terkalahkan di kandang yang lebih panjang.

– West Ham tanpa kemenangan dalam delapan laga tandang Premier League terakhir (D1 L7), kalah dalam empat laga terakhir secara beruntun.

– Man United tak terkalahkan dalam 11 laga kandang Premier League melawan West Ham. Di antara tim-tim Premier League, hanya melawan Arsenal (12) lah MU punya laju yang lebih panjang dalam hal serupa.

– Man United dapat 12 penalti di Premier League musim ini, paling banyak di liga. Jumlah itu juga merupakan yang paling banyak yang pernah didapat Setan Merah dalam satu musim di liga.

– West Ham punya 18 tembakan dalam pertandingan ini, paling banyak yang pernah mereka lepaskan dalam laga tandang Premier League sejak Desember 2016 (24 melawan Leicester).

– Paul Pogba sudah mencetak tujuh gol penalti pada Premier League musim ini. Hanya Ruud van Nistelrooy pada 2002/2003 (8) yang mencetak gol penalti lebih banyak untuk MU dalam satu musim.

– Paul Pogba sudah terlibat dalam 22 gol MU di Premier League musim ini (13 gol 9 assist), catatan terbaiknya dalam satu musim di lima liga top Eropa.

– Felipe Anderson mencetak gol pertamanya di Premier League dalam 14 laga, menjadi pemain West Ham pertama yang mencetak gol di laga kandang dan tandang melawan Man United dalam satu musim yang sama setelah Jermain Defoe pada 2001/2002.

(nds/yna)

Setara Institute: Ada Tren Positif Jokowi Cegah Politik Identitas

Jakarta – Setara Institute menyebut pemerintahan Jokowi dua tahun ke belakang memiliki tren positif dalam hal menjaga toleransi. Jokowi dianggap mampu memperbaiki kebebasan beragama, mencegah polarisasi hingga perebutan kuasa politik identitas.

“Kalau lihat tadi dalam dua tahun ini ada tren positif yang dilakukan pemerintahan Jokowi untuk memperbaiki kebebasan beragama, untuk mencegah supaya polarisasi, perebutan kuasa dengan politik identitas itu berkurang, bisa berlanjut,” kata Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos, kepada wartawan di hotel Ibis, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (31/3/2019).

Toleransi di pemerintahan Jokowi dinilai positif sehingga layak untuk dilanjutkan 2 periode. Dia mengatakan, jika ada pergantian kepemimpinan akan merepotkan pemerintahan yang baru karena harus mengulang strategi dari awal.

“Tapi kalau ada Presiden baru terpilih ini tentu akan ada strategi baru mulai lagi dari awal ya, dan kemudian ada beban Pak Prabowo, bebannya apa? Salah satu pendukungnya adalah yang dikenal sebagai kelompok-kelompok intoleran. Pak Prabowo harus mulai dsri awal, sementara Pak Jokowi tinggal melanjutkan, kontinuitas dan konsistensi. Jadi lebih bisa terjamin persoalan ini untuk terpecahkan,” ujar Bonar.

Pemaparan Setara Institute ini berdasarkan penelitian yang menunjukkan dalam pemerintahan Jokowi, Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan (KBB). Penelitian dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan berfokus pada beberapa wilayah yaitu Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Salatiga, Aceh, Padang, Riau, Pontianak, Singkawang, dan Ternate, serta Kupang. Metode penelitian yakni field study dan monitoring kasus KBB.

Meski demikian, survei ini bukan berarti intoleransi akan meningkat jika ada pergantian kepemimpinan. Dia menegaskan, pemimpin baru harus beradaptasi.

“Ya tidak juga, tidak juga tapi kalau mulai dari bawah dan baru, tentu harus adaptasi lagi, dan beban salah satu pendukungnya adalah kelompok intoleran tadi. Gimana kendalikannya? Itu harus dijawab dulu karena Pak Prabowo selalu berbicara ‘kalau ada yang dukung saya kenapa tidak’, yang ditanya orang adalah gimana sikap Pak Prabowo terhadap pendukung semacam itu, kalau kemudian dikatakan ‘kalau saya terpilih presiden, maka satu hari kemudian saya akan jemput Habib Rizieq’. Itu jadi sinyal nggak baik juga,” ujarnya.

Bonar menambahkan, jika Prabowo menjemput Habib Rizieq ketika menang Pilpres justru akan menurunkan derajat seorang presiden.

“Ya masa seorang presiden sampai jemput Rizieq, itukan turunkan derajat presiden, tapi kalau dia memerintah Arab Saudi untuk memproses pemulangan Habib Rizieq, itu baru presiden, tapi kalau dia bilang langsung jemput sendiri ke sana, itu beri sinyal negatif kepada kelompok tertentu, terutama minoritas, itu yang jadi pertanyaan besar kelompok minoritas kepada Pak Prabowo, walau mereka tahu Prabowo Nasionalis,” katanya.

Tonon juga video Jokowi: TNI Kita Ini Kekuatan Terbesar di ASEAN:

[Gambas:Video 20detik]

(idn/fjp)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Misi Gregoria Akhiri Tren Negatif Lawan Ratchanok Intanon

JakartaGregoria Mariska Tunjung dihadapkan dengan ujian berat karena langsung berjumpa Ratchanok Intanon di babak I Malaysia Terbuka 2019. Bagaimana antisipasi Gregoria?

Malaysia Open mulai digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 2 sampai 7 April. PBSI menurunkan Fitriani dan Gregoria di sektor tunggal putri.

Di babak pertama, Fitriani akan bertemu tunggal putri Korea Sung Ji Hyun. Sementara Gregoria akan berhadapan dengan Intanon, si unggulan keenam sekaligus mantan pebulutangkis nomor satu.


Dari tiga pertemuan sebelumnya, Intanon selalu berhasil menaklukkan Gregoria, tepatnya pada Indonesia Open 2018, Japan Open 2018, dan Malaysia Masters 2019.

Berkaca dari rekor buruk pertemuan keduanya jelas Ratchanok lebih diunggulkan. Namun, Gregoria mengaku sudah mengantisipasinya.

“Ya saya sudah beberapa kali bertemu dia. Inginnya sih, target pribadi saya ingin menang dari dia. Saya akan berusaha dulu, ingin revans,” kata Gregoria di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (29/3/2019).

“Ratchanok pukulannya bagus, itu yang paling terlihat. Kalau dibilang kuat sedang ya, tak sekuat pemain Jepang. Tapi pukulan dan kontrol mainnya bagus. Jadi saya kadang suka terbawa gitu,” dia menjelaskan.

“Pukulan-pukulan dia, yang paling benar-benar keliatan karena pola main dia ngatur. Dia ingin setir lawan, jadi pastinya harus bisa jaga bagusnya dia dulu,” tambah gadis berusia 19 tahun ini.

“Intinya jangan sampai ke setir, at least kalau ke setir harus bisa tahan dan jangan bikin kesalahan sendiri,” Gregoria menyimpulkan. (mcy/rin)

5 Desain Case Ponsel Ini Unik Banget, Model Berkarat Jadi Tren Terbaru

Liputan6.com, Jakarta Pada awal tahun 2000an ketika kamu memiliki sebuah handphone, terkadang juga memiliki sebuah casing handphone pengganti kan. Karena model casing handphone pada waktu itu terkesan membosankan dan biasa saja dengan warna-warna yang biasa pula. 

Casing penggantinya pun hanya berbeda warnanya saja yang lebih mencolok dan memiliki banyak motif dibandingkan dengan casing aslinya. Casing handphone pada waktu itu bisa dilepas dan baterainya pun masih dapat dilepas.

Handphone pada jaman sekarang, sudah sulit untuk ditemukan yang casingnya mudah dilepas. Untuk membukanya pun harus menggunakan alat, dan baterainya sudah tanam. Maka dari itu, sekarang perkembangan casing hanyalah case yang menyelimuti handphone dan lebih mudah untuk dilepaskan.

Dalam perkembangannya pun, case handphone mempuyai bentuk dan varian yang lebih unik dibandingkan casing handphone pada zaman dahulu.

Berikut case ponsel yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat, (29/03/2019).

Tahun Ini Jadi Awal Tren Pertumbuhan Ekonomi Tinggi buat RI

Liputan6.com, Jakarta Pertumbuhan ekonomi pada tahun ini dinilai akan menjadi awal dari tren pertumbuhan ekonomi yang tinggi bagi Indonesia untuk ke depannya.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Hendri Saparini mengatakan, seperti yang ditargetkan pemerintah, pertumbuhan ekonomi pada 2019 akan berada di kisaran 5,2 persen.

Namun demikian, pertumbuhan ekonomi ini diyakini akan menjadi awal bagi tren pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2019 akan mencapai 5,2 persen. Di semester I akan di-drive oleh pemilu, dan akan di-drive oleh Lebaran dan Ramadan. Jadi kita punya kesempatan untuk mempertahankan atau mengawali pertumbuhan ekonomi di semester ini,” ujar dia dalam acara 100 Ekonomi Perempuan Indonesia di Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Menurut Hendri, pertumbuhan ekonomi yang masih didominasi oleh faktor konsumsi tidak perlu menjadi kekhawatiran. Karena saat ini negara lain pun tengah memacu konsumsi masyarakatnya guna menggenjot pertumbuhan ekonomi.

“Kita 60 persen masih konsumsi, jadi mau tidak mau tidak bisa katakan kenapa masih konsumsi. Itu yang harus kita syukuri, karena di China pun masyarakatnya didorong untuk konsumsi, agar ekonomi mereka juga didrive oleh konsumsi,” kata dia.

Yang perlu dilakukan oleh pemerintah, lanjut dia, yaitu bagaimana mendorong investasi dan ekspor, dengan tetap mempertahankan tingkat konsumsi yang tinggi.

“Yang harus kita lakukan, konsumsi tidak perlu dikurangi, tetapi yang harus kita dorong bagaimana investasi dan ekspor itu mengikuti pertumbuhan yang tinggi sebagaimana konsumsi. Sehingga sumber-sumber pertumbuhan kita akan merata dari berbagai sektor,” tandas dia.

Kocak Abis, Begini Beda Pandangan Anak Zaman Now vs Orang Tua Soal Tren Fashion

Liputan6.com, Jakarta Fashion adalah setiap mode pakaian atau perhiasan yang populer selama waktu tertentu atau pada tempat tertentu. Istilah fashion sering digunakan dalam arti positif, sebagai sinonim untuk glamour, keindahan dan gaya atau style yang terus mengalami perubahan dari satu periode ke periode berikutnya, dari generasi ke generasi.

Fashion juga berfungsi sebagai refleksi dari status sosial dan ekonomi. Fashion atau mode semakin menjadi industri yang menguntungkan di dunia internasional maupun di Indonesia sebagai akibat dari munculnya rumah-rumah mode terkenal dan majalah fashion.

Trend fashion di Indonesia pada setiap tahunnya terus mengalami perubahan. Ada yang berputar kembali, ada yang berkembang, dan tentu saja ada yang lahir baru. Tapi tidak semua gaya fashion jaman sekarang bisa diterima oleh sebagian orang tua. Bahkan terkadang orang tua terheran-heran melihat gaya tend fashion anak-anak zaman sekarang yang nyeleneh dan tidak habis pikir. Berikut kocaknya gaya fashion kids zaman now di mata orang tua yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (25/3/2019)

5 Bisnis Rumahan yang Bakal Jadi Tren di 2019

Media sosial sudah menjadi teman sehari-hari para pebisnis. Akan tetapi, masih banyak yang belum begitu familier dengan website, khususnya untuk UKM.

Padahal, website memiliki peranan yang tidak kalah penting dengan media sosial. Sebab, dengan memiliki website sendiri, otoritas kita jadi lebih dipercaya oleh para klien maupun konsumen.

Bahkan, website berdampak lebih besar dibandingkan dengan media sosial. Kalau kamu ahli di bidang pembuatan serta perawatan website, bisa buka bisnis ini sekarang. Sebab, tidak sedikit oknum yang bisa berbuat jahat lewat praktik hacking. Maka dari itu, banyak perusahaan membutuhkan seorang yang ahli di bidang cyber security ini.

3. Pemasaran plus Periklanan

Saat ini, jasa pemasaran serta periklanan begitu diminati oleh perusahaan besar. Sebab, dengan menggunakan jasa, bujet yang dianggarkan lebih minim ketimbang merekrut karyawan.

Untuk memasarkan suatu produk, sekarang lebih mudah karena bisa menggunakan berbagai fitur di internet. Ditambah dengan keahlian desain grafis, pasti lebih ciamik.

Untuk berkomunikasi, tidak harus bertemu secara langsung. Sekarang apa-apa sudah serba-mobile. Masih banyak para pengusaha kecil yang belum menggunakan jasa pemasaran online. Saat bertumbuh, pasti mereka butuh. Usahakan untuk selalu tawarkan jasamu, misalnya dengan memperbanyak followers agar kemungkinan disukai klien lebih tinggi.

Ada Tol Trans Jawa, Tren Mudik Pakai Pesawat Diprediksi Turun

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memaparkan sejumlah persiapan dan antisipasi untuk menghadapi mudik 2019. Dalam paparan Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2019 dan Sosialisasi Mudik Gratis, penumpang pesawat diprediksi akan memiliki tren penurunan dibandingkan tahun lalu.

Menurut Sekretaris Badan Litbang Perhubungan Rosita Sinaga, penurunan terjadi kemungkinan karena adanya pembangunan Tol Trans Jawa. Masyarakat tampaknya antusias dan ingin menjajal tol sepanjang 944,4 km tersebut.

“Kami dari Badan Litbang melakukan kajian penurunan penumpang angkutan udara di bandara dari periode bulan November 2018 sampai periode 2019. Kita bisa lihat bahwa monitoring di 2018 itu bahwa ada penurunan 14,41%,” ungkap Roslitas di Kemenhub, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Ia melanjutkan hal itu karena ada peningkatan penumpang di Terminal Pulogebang 15,37% dan Pelabuhan Tanjung Priok 37,5%. Pengguna Tol Trans Jawa juga meningkat sebesar 80% dibanding sebelum dan sesudah dioperasikan.

“Yang paling terlihat adalah Tol Trans Jawa dari sebelum dan sesudah dioperasikan. Jadi orang tampaknya ingin mencoba betapa enaknya dari Jakarta dan Surabaya, sehingga penurunan itu terjadi,” ujar Roslita di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Sementara itu dikatakan oleh Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono, pihaknya menyadari kalau di transportasi udara ada sedikit tren peningkatan namun turun dari tahun lalu.

“Dari tahun lalu itu ada 7% sementara tahun ini 3,17%. Dan kalau di breakdown lagi itu dalam negeri 2,38%, untuk internasional 7,28% karena liburan,” ujarnya.

Isnin memaparkan, untuk persiapan mudik 2019 pihaknya sudah melakukan beberapa persiapan yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan penumpang. Saat ini Ditjen Perhubungan Udara terus melakukan inspeksi sarana dan prasarana.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya juga berkoordinasi dengan para maskapai dalam menyediakan tambahan penerbangan. Selanjutnya ada pula posko pelayanan terpadu di 36 bandara. Untuk jumlah pesawat ada 547 unit yang siap dioperasikan oleh 12 maskapai.

“Tahun ini kita akan tetap operasikan sejumlah 547 pesawat dari berbagai macam jenis mulai dari yang besar sampai yang kecil yaitu ATR,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Direktur Angkutan BPTJ Aca Mulyana, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Zulmafendi, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan, Kasubdit Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Tri Puji Ananta, serta Sekretaris BPSDM Perhubungan Suharto. (prf/hns)

Bobobobo Hadirkan 400 Lebih Tren Baru dari Fashion Week Dunia Setiap Minggu

Tak hanya itu, Bobobobo juga memboyong koleksi pilihan pakaian menarik dan stylish tiap minggunya dari merek internasional terfavorit seperti HBX, REVOLVE, FWRD, I.AM.GIA, Hyein Seo, NANA-NANA, The Conveni, dan OFF-White.

Selain berburu online, Anda juga dapat melihat langsung koleksi istimewa gaya terkini di Bobobobo store yang berlokasi di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan. Jangan lewatkan pula info terbaru lewat akun Instagram resmi @_bobobobo_.

Sahabat Fimela yang ingin tampil seru dan beda dari biasanya, kami menghadirkan Nail Art Invasion untuk menyempurnakan tampilanmu sehingga jauh dari kesan yang itu-itu saja. Bahkan beberapa inspirasi diantaranya diambil dari karya para artisan dengan…

Jennie BLACKPINK Jadi Inspirasi Tren Hijab Terbaru Mengenakan Jepit Rambut

Liputan6.com, Jakarta – Hijab kini makin banyak digandrungi perempuan di Indonesia. Perkembangan gaya busana hijab setiap tahunnya sangat pesat. Misalnya saja, busana hijab terinspirasi dari era 80-an dan 90-an yang kembali digunakan oleh generasi milenial.

Belakangan ini, jepitan rambut yang digunakan di kepala menjadi tren kembali. Bukan hanya perempuan yang tidak berhijab bisa menggunakan jepitan rambut, mereka yang berhijab bisa mempercantik dirinya dengan jepitan rambut. Bagaimana caranya?

Bagi Anda yang lahir di tahun 90-an pasti mengenali jepitan berwarna-warni ini. Bagi Anda yang berhijab bisa mencobanya agar penampilan terlihat unik dan tetap stylish.

Sejumlah warganet meyakini kalau tren ini berawal dari salah satu personel BLACKPINK, yaitu Jennie. Ia pernah mengenakan jepitan rambut bobby pins.

Di Indonesia, para selebgram mengkuti tren tersebut di antaranya adalah Isma Nadia, Munira Agile dan Rachel Venya. Mereka memodifikasi gaya jepitan rambut Jennie dan dipadukan dengan gaya hijab mereka.

Jika tertarik, Anda bisa mencobanya sendiri. Cukup dengan membeli jepit rambut snap clips atau biasa dikenal dengan jepit tiktok dan jepitan rambut bobby pins.

Setelah itu Anda bisa memasang atau mengenakan jepitan rambut ala Jennie Blackpink di bagian kiri atau kanan hijab Anda. Tampilan busana hijab Anda akan terlihat unik dan lucu tapi tetap stylish.  (Indah Permata Niska)

Saksikan video pilihan di bawah ini :

Foto Luna Maya mengenakan hijab itu turut mengundang perhatian warganet. Banyak dari mereka yang mendoakan agar wanita kelahiran Denpasar tersebut dimantapkan hatinya untuk terus mengenakan hijab.