Stadion Baru Tottenham Akhirnya Digunakan, Pochettino: Rasanya Mau Nangis

London – Setelah mengalami penundaan sekitar enam bulan, stadion baru Tottenham Hotspur akhirnya mulai digunakan. Mauricio Pochettino sampai terharu dengan kandang barunya.

Minggu (24/3/2019) waktu setempat, Tottenham Hotspur Stadium untuk kali pertama mulai dipakai. Disaksikan oleh puluhan ribu suporter Tottenham, stadion tersebut melalukan test event saat menggelar pertandingan U-18 antara Tottenham dengan Southampton.

Tuan rumah menang 3-1. Namun yang lebih membahagiakan buat Tottenham tentu saja bagaimana mereka kini akhirnya bisa menikmati rumah barunya.

Memiliki kapasitas 62.062 tempat duduk, stadion ini secara resmi akan dibuka pada April mendatang. Saat proses pembangunan mulai dilakukan pada 2015, dijadwalkan Tottenham Hotspur Stadium akan rampung dan bisa digunakan pada awal musim 2018/2019. Namun beberapa kendala dialami sehingga terjadi berulang kali penundaan, sampai akhirnya dipakai untuk kali pertama pada akhir pekan kemarin.

Stadion yang dibangun dengan total biaya Rp 16,065 triliun ini menggantikan White Hart Lane yang sudah ditempati Tottenham sejak 1899. Dalam setidaknya setahun terakhir, Harry Kane dkk berkandang sementara di Stadion Wembley.

“Saya pikir ini luar biasa, sulit diungkapkan dengan kata-kata,” ucap Pochettino dikutip dari TalkSport.

“Kami semua merasakan hal yang sama, sangat antusias. Saya memiliki perasaan yang sama saat meninggalkan White Hart Lane di hari terakhir, kami menangis. Dan sekarang, pada hari pertama di stadion baru kami merasakan emosi yang sama. Kami bisa menangis karena mimpi kami menjadi kenyataan,” lanjut manajer asal Argentina itu.

Sebelum benar-benar digunakan oleh tim utama Tottenham, stadion ini akan menggelar pertandingan eksebisi antara pemain legendaris Tottenham dan Inter Milan. Sementara laga Premier League pertama yang akan dilangsungkan adalah perjamuan terhadap Crystal Palace pada 3 April. (din/yna)


Masihkah Alderweireld di Tottenham pada Musim Depan?

BrusselsToby Alderweireld mengaku tak tahu apakah masih akan bertahan atau tidak di Tottenham Hotspur di musim depan. Alderweireld cuma ingin memastikan Spurs menyudahi musim ini sebaik mungkin.

Bek tengah Tottenham itu masih terikat kontrak sampai 2020, setelah sebuah klausul di kontraknya diaktifkan. Namun demikian, hal itu berarti turut mengaktifkan klausul pelepasan Alderweireld sebesar 25 juta pound sterling di bursa musim panas.

Menurut spekulasi yang berkembang, bek berusia 30 tahun itu menolak memperpanjang kontraknya dengan Tottenham. Disebutkan pula, Spurs bahkan akan melego Alderweireld di dua pekan terakhir bursa.


Manchester United menjadi klub yang paling santer dikaitkan dengan Alderweireld, sekalipun Barcelona dan Juventus juga dikabarkan berminat.

“Masih ada banyak pertandingan untuk dimainkan di musim ini. Dan pada akhirnya aku masih punya sisa setahun kontrak di Spurs, jadi aku tidak melihat lebih jauh daripada musim ini,” Alderweireld mengatakan kepada Sky Sports News.

“Hal-hal lainnya aku tidak tahu. Aku sangat bahagia sih di Spurs. Jadi kita lihat saja bagaimana masa depan.”

Alderweireld bergabung Tottenham dari Atletico Madrid pada 2015. Hingga kini Aldeweireld telah membuat nyaris 150 penampilan yang turut membantu Spurs konsisten finis tiga besar dalam tiga musim terakhir.

(rin/yna)

Pochettino Sangat Bahagia di Tottenham, tapi…

London – Kontrak Mauricio Pochettino di Tottenham Hotspur masih empat tahun lagi. Manajer asal Argentina itu pun mengaku sangat bahagia, tapi…

Pochettino baru meneken kontrak berdurasi lima tahun pada tahun lalu. Artinya, masih ada empat tahun tersisa sebelum kontaknya bersama The Lilywhites habis pada 2023.

Sebelumnya, Pochettino sempat masuk dalam bursa pelatih Real Madrid. Namun, kedatangan Zinedine Zidane menutup peluangnya hijrah ke Santiago Bernabeu.

Selain Real Madrid, Pochettino juga santer dikaitkan dengan Manchester United. Saat Setan Merah memecat Jose Mourinho dan menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer interim, Pochettino disebut pantas menjadi manajer utama Paul Pogba dkk.

Belakangan, Solskjaer membawa MU tampil oke dan diprediksi akan dipertahankan manajemen sebagai manajer tetap.

Pochettino menegaskan, dirinya sedianya masih sangat bahagia di Tottenham. Ia menegaskan, kendati bahagia, dirinya belum memikirkan terlalu jauh masa depannya di Tottenham, yang artinya masih sebatas menghormati kontraknya sampai 2023 mendatang.

“Saya sangat senang di Tottenham. Saya memiliki empat tahun lagi dalam kontrak saya. Mungkin 99 persen kolega saya memiliki pola pikir yang berbeda,” jelasnya.

“Saya menikmatinya hari demi hari, dan apa pun yang terjadi besok akan menjadi konsekuensi hari ini. Tapi, saya tidak melihat hal-hal yang terlalu jauh ke depannya atau berpikir jangka panjang. Ketika saya menandatangani kontrak, saya melakukannya karena bahagia,” ungkapnya.

Musim ini, Pochettino, yang melatih Tottenham sejak 2014, membawa klubnya berada di peringkat tiga klasemen sementara Liga Inggris. Harry Kane dkk juga berhasil melaju ke perempatfinal Liga Champions, dan akan menghadapi Manchester City.

(yna/rin)

Tottenham Potong Harga, Peluang MU Gaet Alderweireld Kian Terbuka

Jakarta Peluang Manchester United (MU) mendapatkan Toby Alderweireld musim depan makin terbuka lebar. Pasalnya, harga jual stoper asal Belgia dipotong oleh klubnya Tottenham Hotspur.

MU sudah lama mengincar Alderweireld pada bursa transfer awal musim 2017-2018 lalu. Saat itu, Jose Mourinho begitu ngebet untuk dibelikan eks pemain Southampton tersebut. Tapi, rencana United terbentur harga yang mahal.

Ketika itu, Spurs hanya bersedia melepas Alderweireld dengan harga 70 juta pounds. Meskipun Mourinho memintanya, tapi direksi MU memutuskan untuk tidak membawanya ke Old Trafford karena harga yang mahal.

Alderweireld masih punya kontrak di Tottenham sampai 30 Juni 2020 mendatang. Namun, dalam kontrak itu ada sebuah klausul yang memungkinkan dia pindah pada awal musim 2019/20 dengan harga tertentu.

Dikutip dari The Mirror, pada musim panas mendatang, klausul buy out dalam kontrak Alderweireld akan aktif. Dan, nilai dalam klausul tersebut adalah 26 juta pounds atau sekitar Rp 491 miliar.

Harga tersebut jauh lebih murah dari yang pernah diminta oleh Spurs pada awal musim 2018-2019 lalu. Tentu saja, kondisi tersebut jadi angin segar bagi MU yang sudah lama membidik servis pemain berusia 30 tahun tersebut.

FOTO: Southampton Hajar Tottenham Hotspur 2-1

10 Mar 2019, 07:01 WIB

Southampton mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1 saat bertanding dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-30 di St Mary’s Stadium, Southampton, Inggris, Sabtu (9/3).

Editor:

Arnaz Sofian

Photographer:

Liputan6.com

Hasil Liga Inggris: Sempat Unggul, Tottenham Dikalahkan Southampton 1-2

Southampton

Tottenham Hotspur tumbang di markas Southampton dalam lanjutan Liga Inggris. Sempat memimpin lewat gol Harry Kane, Tottenham akhirnya justru kalah 1-2.

Dalam pertandingan pekan ke-30 di St. Mary’s Stadium, Sabtu (9/3/2019) malam WIB, Tottenham unggul lebih dulu di babak pertama. Kane mencetak gol pada menit ke-26.

Namun Southampton bangkit di paruh kedua. Main lebih agresif, Southampton membalikkan keadaan lewat gol Yann Valery dan tendangan bebas James Ward-Prowse.

Dengan hasil ini, Tottenham yang bergeming di peringkat ketiga masih mengumpulkan 61 poin. Sementara Southampton naik ke peringkat ke-16 dengan 30 poin.

Jalannya Pertandingan

Tottenham menekan sejak awal. Tottenham mendapat peluang di menit-menit awal lewak sepakan Kane.

Kane yang ada di kotak penalti menerima bola terobosan dari Dele Alli. Kane kemudian melepaskan tembakan ke arah gawang, tapi diblok Angus Gunn.

Tottenham kembali menekan. Kane merebut bola liar di sisi kanan melepaskan umpan ke depan gawang. Bola dipotong oleh Maya Yoshida. Beruntung bagi Southampton, upaya Yoshida itu membentur tiang gawang.

Tottenham mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti Southampton menyusul pelanggaran Yann Valery kepada Danny Rose. Christian Eriksen maju sebagai eksekutor. Sial bagi Tottenham, bola tendangan Eriksen menerpa mistar gawang.

Kane membuka keunggulan Tottenham pada menit ke-26. Umpan Alli dari sisi kiri mengarah ke tiang jauh dan jatuh ke kaki Kane. Setelah mengontrol bola, Kane dengan tenang melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang Southampton.

Southampton kesulitan menciptakan peluang bersih. Tuan rumah sempat menyerang balik dan Nathan Redmond dapat ruang tembak di depan kotak penalti Tottenham. Namun sepakan Redmond melambung di atas mistar gawang Hugo Lloris.

Alli menuntaskan sebuah serangan Tottenham dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Sepakannya mengarah ke gawang, tapi bisa ditepis Gunn.

Begitu pula dengan upaya Eriksen di menit-menit akhir babak pertama. Tembakannya dari luar kotak penalti memaksa Gunn melakukan penyelamatan dan menghasilkan sepak pojok untuk Tottenham.

Skor 1-0 untuk keunggulan Tottenham bertahan hingga turun minum.

Masuk babak kedua, Tottenham nyaris menggandakan keunggulan lewat Kane pada menit ke-50. Namun tembakan mendatar Kane masih bisa ditepis Gunn.

Southampton perlahan mendapat momentum. Tekanan terus dilancarkan tuan rumah ke pertahanan Tottenham.

Southampton nyaris mencetak gol balasan. Umpan dari Shane Long disambar oleh Nathan Redmond di dekat gawang. Bola sepakan Redmond hanya mengenai sisi luar samping gawang Lloris.

Upaya Southampton untuk mencetak gol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Armstrong menembus pertahanan Tottenham dan melepaskan umpan yang dituntaskan oleh Valery.

Pada menit ke-81, Southampton mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti Tottenham menyusul pelanggaran Kyle Walker-Peters kepada Redmond. Dari tendangan bebas tersebut, Southampton sukses membalikkan keadaan.

Bola tendangan James Ward-Prowse meluncur ke pojok kiri atas gawang tanpa bisa dijangkau Lloris. Southampton berbalik unggul 2-1.

Di sisa waktu pertandingan, Tottenham berupaya menekan. Namun serangan Tottenham tak menghasilkan gol tambahan.

Susunan Pemain

Southampton: Gunn, Bednarek, Yoshida, Vestergaard, Valery, Romeu (Long 46′) (Armstrong 73′), Hojbjerg, Bertrand, Ward-Prowse, Redmond, Austin (Sims 46′)

Tottenham: Lloris, Dier, Sanchez, Vertonghen, Walker-Peters, Alli, Sissoko, Rose (Davies 82′), Eriksen, Moura (Son 72′), Kane

(nds/mrp)

Babak I: Tottenham Ungguli Southampton 1-0

SouthamptonTottenham Hotspur menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Southampton. Gol Tottenham diciptakan oleh Harry Kane.

Dalam pertandingan Liga Inggris di St. Mary’s Stadium, Sabtu (9/3/2019) malam WIB, Tottenham menekan sejak awal. Tottenham mendapat peluang di menit-menit awal lewak sepakan Kane.

Kane yang ada di kotak penalti menerima bola terobosan dari Dele Alli. Kane kemudian melepaskan tembakan ke arah gawang, tapi diblok Angus Gunn.

Tottenham kembali menekan. Kane merebut bola liar di sisi kanan melepaskan umpan ke depan gawang. Bola dipotong oleh Maya Yoshida. Beruntung bagi Southampton, upaya Yoshida itu membentur tiang gawang.

Tottenham mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti Southampton menyusul pelanggaran Yann Valery kepada Danny Rose. Christian Eriksen maju sebagai eksekutor. Sial bagi Tottenham, bola tendangan Eriksen menerpa mistar gawang.

Kane membuka keunggulan Tottenham pada menit ke-26. Umpan Alli dari sisi kiri mengarah ke tiang jauh dan jatuh ke kaki Kane. Setelah mengontrol bola, Kane dengan tenang melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang Southampton.

Southampton kesulitan menciptakan peluang bersih. Tuan rumah sempat menyerang balik dan Nathan Redmond dapat ruang tembak di depan kotak penalti Tottenham. Namun sepakan Redmond melambung di atas mistar gawang Hugo Lloris.

Alli menuntaskan sebuah serangan Tottenham dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Sepakannya mengarah ke gawang, tapi bisa ditepis Gunn.

Begitu pula dengan upaya Eriksen di menit-menit akhir babak pertama. Tembakannya dari luar kotak penalti memaksa Gunn melakukan penyelamatan dan menghasilkan sepak pojok untuk Tottenham.

Skor 1-0 untuk keunggulan Tottenham bertahan hingga turun minum.

Susunan Pemain

Southampton: Gunn, Bednarek, Yoshida, Vestergaard, Valery, Romeu, Hojbjerg, Bertrand, Ward-Prowse, Redmond, Austin

Tottenham: Lloris, Dier, Sanchez, Vertonghen, Walker-Peters, Alli, Sissoko, Rose, Eriksen, Moura, Kane

(nds/mrp)

Legenda Arsenal Jagokan Tottenham Juara Liga Champions

Sabtu, 9 Maret

19:30 WIB, Crystal Palace vs Brighton Albion

22:00 WIB, Cardiff Ctiy vs West Ham United

22:00 WIB, Huddersfield Town vs AFC Bournemouth

22:00 WIB, Leicester City vs Fulham

22:00 WIB, Newcastle United vs Everton

22:00 WIB, Southampton vs Tottenham Hotspur

Minggu, 10 Maret

00:30 WIB, Manchester City vs Watford

19:00 WIB, Liverpool vs Burnley

21:05 WIB, Chelsea vs Wolverhampton

23:00 WIB, Arsenal vs Manchester United

Saksikan video pilihan di bawah ini

Manajer Tottenham, Mauricio Pochettino komentari kemungkinan Gareth Bale kembali ke The Lily Whites.

Tottenham Tak Boleh Terlena dengan Keunggulan 3-0

DortmundTottenham Hotspur akan bertandang ke markas Borussia Dortmund dengan keunggulan 3-0. Mauricio Pochettino meminta timnya melupakan hasil leg pertama.

Tottenham berhasil melibas Dortmund 3-0 dalam leg pertama 16 besar Liga Champions. Kini, Tim asal London Utara itu gantian bertandang ke markas Dortmund di Signal Iduna Park, Rabu (6/3/2019) dinihari WIB.

Bermain di Signal Iduna Park bukanlah hal mudah menurut Pochettino. Tottenham harus melupakan keunggulan di leg pertama dan kembali main dengan agresif.


“Ini kesempatan bagus untuk bermain dan lolos ke babak berikutnya dalam kompetisi penting seperti Liga Champions. Besok akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami harus melupakan leg pertama,” kata Pochettino seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

“Sangat penting untuk memulai permainan di level yang sangat oke – menjadi agresif, bertarung dari awal, tempo tinggi, itu adalah kuncinya,” tegas manajer asal Argentina itu.

Singnal Iduna Park sejauh ini sudah memberi teror besar untuk tim tamu. Dortmund pernah lolos ke semifinal setelah menang dramatis 3-2 atas Malaga di leg kedua perempatfinal Liga Champions 2012/2013.

Di musim yang sama, Real Madrid pernah tumbang 4-1 di markas Dortmund. Kala itu, Robert Lewandowski memborong semua gol pada leg pertama semifinal.

(ran/raw)

Tottenham Harus Belajar Menang di Bawah Tekanan

London – Sempat jadi penantang juara, Tottenham Hotspur lagi-lagi melempem di saat krusial. Tottenham perlu belajar meraih hasil di bawah tekanan.

Peluang Tottenham menjuarai Liga Inggris musim ini memudar usai kalah beruntun dari Burnley dan Chelsea sebelum kemudian diimbangi Arsenal. Menduduki peringkat ketiga dengan 61 poin, The Lilywhites tertinggal 10 angka dari Manchester City yang ada di puncak.

Bukan kali ini saja Tottenham mengalami hal serupa. Selama empat tahun ditangani Mauricio Pochettino, Harry Kane dkk kerap memanaskan persaingan di papan atas Liga Inggris dan kompetisi domestik, tapi tak pernah benar-benar jadi juara.


Kane sadar betul Tottenham sering cenderung loyo justru di saat-saat krusial. Karena itu, ia menilai Tottenham harus belajar mencapai garis finis meski ada di bawah tekanan.

“Masalah bagi kami sekarang, seperti pekan ini, ketika tekanan muncul dan kami harus menaikkan level performa, kami harus menemukan cara untuk menyelesaikannya,” ujar Kane seperti dilansir BBC.

“Kami belum pernah melakukannya dalam beberapa tahun terakhir, kami belum melakukannya pekan ini, dan itu akan jadi perbedaan.”

“Itu adalah titik balik yang harus coba kami raih,” katanya.

(nds/ran)