8 Kata Kata Bijak Tentang Kesabaran dari Para Tokoh Terkenal, Bisa Buat Evaluasi Diri

“Cinta itu perang, yakni perang yang hebat dalam rohani manusia. Jika ia menang, akan didapati orang yang tulus ikhlas, luas pikiran, sabar dan tenang hati. Jika ia kalah, akan didapati orang yang putus asa, sesat, lemah hati, kecil perasaan dan bahkan kadang-kadang hilang kepercayaan pada diri sendiri.” Buya Hamka

Kata kata bijak tentang kesabaran yang ketiga adalah kata kata dari Buya Hamka. Kata kata Buya Hamka ini mengibaratkan tentang cinta itu adlah perang dalam rohani manusia.

Perang tersebut akan menghasilkan orang yang sabar bila ia menang nantinya, tetapi perang tersebut juga bisa menghasilkan orang yang putus asa, sesat, lemahhati serta kecil perasaan bila perang itu tidak dimenangkannya.

“Orang bodoh seringkali beralasan sabar terhadap segala sesuatu yang sebenarnya dia mengalah dengan keadaan tanpa pernah berusaha” Albert Einstein

Kata kata dari Albert Einstein seorang ilmuwan yang namanya sudah pasti diketahui oleh semua orang berkat penemuan penemuannya ini mungkin akan sangat menohok bagi kamu yang berlindung di balik kata kata sabar.

Kata kata bijak tentang kesabaran ini menjelaskan bahwa banyak orang yang memakai kedok kata kata sabar dengan nasibnya, padahal dia tak pernah berusaha sedikitpun. Orang orang seperti ini dikatakan Albert Einstein sebagai orang yang bodoh.

Sejumlah Tokoh Ormas Islam Silaturahmi ke Kediaman JK

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima para petinggi ormas Islam dan tokoh Islam untuk silaturahmi di kediamannya. Petinggi Ormas Islam seperti Muhammadiyah hingga NU turut hadir.

Sejumlah Tokoh Ormas Islam Silaturahmi ke Kediaman JKFoto: Noval/detikcom

Pantauan di kediaman Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019), sekitar pukul 19.00 WIB, sudah tampak sejumlah tokoh Islam dan petinggi Ormas Islam mulai datang ke kediaman JK.

Para tokoh tersebut di antaranya seperti Ketum Muhammadiyah Dr Haedar Nashir, Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj, KH Salahuddin Wahid, Hamdan Zoelfa, Mahfud MD, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nazaruddin Umar, hingga KH Anwar Abbas.

Sejumlah Tokoh Ormas Islam Silaturahmi ke Kediaman JKFoto: Noval/detikcom

Para tokoh lainnya yang tertera di daftar tamu kediaman JK di antaranya Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin, Waketum MUI Zainut Tauhid, Sekjen PBNU Helmy Faishal, Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Muti, Ustadz Nashirul Haq, KH Yusnar Yusuf, Yeye Zainuddin, Men-PAN RB Syafruddin, Jimly Asshidqie, dan Komaruddin Hidayat.

Para tokoh tersebut diterima di ruang tamu kediaman JK. JK tampak berbincang berbagai hal dengan tokoh yang sudah hadir. Silaturahmi para tokoh tersebut diawali makan malam bersama.

Namun belum diketahui agenda khusus yang akan dibahas dalam silaturahmi tersebut. Usai awak media mengambil gambar, silaturahmi berlangsung tertutup.
(nvl/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

4 Pesan Damai Menyejukkan dari Para Tokoh Negeri Usai Pilpres

Pernyataan pemilu damai dan keberadaban juga diungkap oleh Koalisi Masyarakat Sipil dan tim kampanye masing-masing.

Salah satu sikap mereka adalah meminta para elite politik untuk menjaga sikap serta tidak melontarkan pernyataan yang provokatif.

Koalisi tersebut terdiri dari Ketua PP Muhammadiyah Sunanto, Direktur Perludem Titi Anggraini, aktivis Feri Amsari, Direktur Exposit Strategic Arif Susanto, aktivis Hadar Nafis Gumay, akivis Jeirry Sumampow, Direktur Parasyndicate Ari Nurcahyo, aktivis Chalid Muhammad, peneliti Formappi Lucius Karus, Kode Inisiatif Veri Junaidi, Pegiat Pemilu Wahidah Suaib, dan Direktur LIMA Ray Rangkuti.

Bertempat di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Sunanto meminta para tim kampanye dan pemenangan mengedepankan sikap yang membawa kedamaian dan mempersatukan seluruh elemen bangsa.

“Pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon legislatif juga tidak melontarkan pernyataan yang spekulatif, provokatif, dan membelah masyarakat,” lanjutnya.

Koalisi Masyarakat Sipil juga menyarankan semua pihak menempuh proses hukum jika menemukan dugaan kecurangan atau pelanggaran.

“Bawaslu, kepolisian, kejaksaan, maupun pengadilan mutlak bekerja transparan, profesional, akuntabel, dan adil dalam menyelesaikan dugaan pelanggaran pemilu yang mereka tangani,” ungkap Sunanto.

Sindiran Amien Rais soal Tokoh Safety Player Dibalas Demokrat

Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menyindir tokoh yang peragu dan main aman. Amien tidak menyebut sosok tokoh yang menurutnya tidak layak diikuti itu. Namun, sindiran itu dibalas Partai Demokrat (PD).

Pernyataan itu disampaikan Amien lewat akun Instagram miliknya, @amienraisofficial. Dilihat detikcom, Sabtu (20/4/2019), video itu diunggah dengan judul ‘Pesan dari Bapak Prof. Dr. H. Mohammad Amien Rais, MA. Viralkan.’.

“Saudara-saudaraku yang saya cintai, pada saat-saat seperti ini memang selalu muncul tokoh yang jadi gagap, ragu-ragu. Jadi serba bimbang, ragu, nggak ikut ke mana-mana. Jadi safety player. Jangan ikuti orang seperti itu,” kata Amien.


Amien kemudian mengingatkan soal kuasa Allah SWT. Menurut Amien, rakyat tidak perlu takut. Amien juga mengimbau KPU-Bawaslu berhati-hati terhadap kekuatan rakyat.

“Kita perlu ketegasan, keberanian, hanya takut kepada Allah. Jadi siapa pun yang berani melawan rakyat atau mengubah-ubah C1 dengan seenaknya, berhadapan dengan rakyat. Hati-hati KPU. Hati-hati Bawaslu. Hati-hati semuanya,” ujar dia.

Di akhir video, Amien kembali menyinggung soal orang peragu. Ia mengatakan orang peragu tidak berguna hidup di dunia. Siapa sosok yang disindir? Amien tidak menyebut nama tersebut.

“Saya kira itu, jangan jadi orang peragu. Nggak ada gunanya hidup di dunia jadi orang peragu,” tegas Amien.

Politikus PD Andi Arief menanggapi pernyataan Amien Rais tersebut. Andi meminta Amien tidak menantang sang ketum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Saya berharap Pak Amien Rais tak usah sok jago nantang-nantang SBY,” kata Andi lewat akun Twitter @AndiArief__, Sabtu (20/4).

Dia mengingatkan Amien agar menahan diri. Andi mengatakan SBY punya cara sendiri untuk menyelamatkan situasi.

“Dulu bukannya Pak Amien baru digertak SBY karena komentar hoak belaga pilon. SBY punya jalan berbeda dalam menyelamatkan situasi. Saya harap Pak Amien menahan diri. Soal marah semua orang bisa melakukan,” ujarnya.

Andi menyebut SBY sudah mengenal Ketum Gerindra sekaligus capres Prabowo Subianto lebih lama daripada Amien. Dia menegaskan SBY tidak mungkin mencelakakan Prabowo. Menurut Andi, Prabowo malah harus berhati-hati terhadap Amien.

“Kita akan buktikan SBY atau Pak Amien Rais yang akan selamatkan situasi ini. SBY lebih kenal lama Prabowo dan tidak akan pernah menyarankan sebuah jalan yang akan mencelakakan,” kata Andi.

Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin juga menyesalkan pernyataan Amien Rais. Menurut Amir, pernyataan Amien tendensius dan cenderung menghasut.

“Saya menyesalkan kalau seorang Amien Rais mengeluarkan pernyataan itu, apalagi tendensius dan menghasut,” kata Amir kepada wartawan, Sabtu (20/4).

Dia menyebut Amien seharusnya bisa meredam panasnya situasi politik dalam negeri saat ini. Apalagi, kata Amir, Amien dikenal sebagai tokoh reformasi Indonesia.

“Amien Rais sebagai tokoh bangsa harusnya menenangkan situasi genting. Harusnya dia berada di posisi menenangkan, bukan membakar. Apa artinya menjadi tokoh bangsa kalau membakar dan menghasut seperti itu?” ujarnya.

Amir mengingatkan agar seluruh elemen bangsa menghormati apapun hasil Pemilu 2019. Meski kini PD ada di barisan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, ia menegaskan akan menghormati siapa pun presiden-wapres pilihan rakyat.

“Kita berpegang kepada konstitusi. Kita punya UU. Kami memang bersama-sama dengan 02, tapi manakala rakyat sudah menentukan pilihannya, wajib kepada kita semua menghormati pilihan itu. Tidak bisa kita tawar-menawar,” ucap Amir.

“Kan sudah diatur bagaimana pemilu ini, institusi mana yang ditentukan untuk menyelenggarakan. Kita harus berprasangka baik terhadap institusi tersebut, kecuali kita punya bukti. Tidak boleh kita memanaskan situasi yang cenderung menghasut dan merusak ketertiban negara,” imbuh dia.
(idh/idh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Amien Rais Sindir Tokoh yang Jadi Safety Player dan Peragu

Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menyindir tokoh yang tiba-tiba saja meragu terhadap hasil Pemilu 2019. Amien menyebut sosok seperti itu tidak layak diikuti.

Pernyataan itu disampaikan Amien lewat akun Instagram miliknya, @amienraisofficial. Dilihat detikcom, Sabtu (20/4/2019), video itu diunggah dengan judul ‘Pesan dari Bapak Prof. Dr. H. Mohammad Amien Rais, MA. Viralkan.’.

“Saudara-saudaraku yang saya cintai, pada saat-saat seperti ini memang selalu muncul tokoh yang jadi gagap, ragu-ragu. Jadi serba bimbang, ragu, nggak ikut kemana-mana. Jadi safety player. Jangan ikuti orang seperti itu,” kata Amien.


Ia kemudian mengingatkan soal kuasa Allah SWT. Menurut Amien, rakyat tidak perlu takut. Amien juga mengimbau KPU-Bawaslu agar berhati-hati dengan kekuatan rakyat.

“Kita perlu ketegasan, keberanian, hanya takut kepada Allah. Jadi siapapun yang berani melawan rakyat, atau mengubah-ubah C1 dengan seenaknya, berhadapan dengan rakyat. Hati-hati KPU. Hati-hati Bawaslu. Hati-hati semuanya,” ujar dia.

Di akhir videonya, Amien kembali menyinggung soal orang peragu. Ia mengatakan orang peragu tidak berguna hidup di dunia. Siapa sosok yang disindir? Amien tidak menyebut nama tersebut.

“Saya kira itu, jangan jadi orang peragu. Nggak ada gunanya hidup di dunia jadi orang peragu,” tegas Amien.

(tsa/dkp)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Seruan Ormas dan Tokoh Agama: Tolak Provokasi, Ayo Rekonsiliasi

Jakarta – Berbagai ormas besar dan tokoh agama menyerukan agar pendukung Joko-Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno rekonsiliasi usai pencoblosan pada 17 April 2019. Segala bentuk provokasi yang bertentangan dengan konsitusi harus dieliminasi.

Rekonsiliasi terus disuarakan oleh ormas-ormas Islam usai pencoblosan, di antaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) yang dibentuk belasan ormas Islam juga turut menyampaikan hal senada.

Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta elite politik tak memobilisasi massa untuk menentang hasil Pemilu 2019. Daripada memobilisasi massa, ia menyarankan berbagai sengketa pemilu diselesaikan lewat jalur hukum.

Organisasi Islam yang jadi wadah resmi habib se-Indonesia, Rabithah Alawiyah, juga mengeluarkan pernyataan resmi. Rakyat Indonesia diminta tetap menjaga persatuan dan kesatuan apapun nanti hasil penetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Apa pun hasilnya, kita tetap harus berpegang pada semangat ukhuwah. Pemilu penting, tetapi yang lebih penting adalah persatuan kita sebagai satu bangsa,” kata Ketua Umum Rabithah Alawiyah, Habib Zen Bin Smith, dalam keterangan, Jumat (19/4). Habib Zen Bin Smith menegaskan Rabithah Alawiyah tidak terkait urusan politik praktis. Pandangan tersebut dikeluarkan sebagai bagian dari kecintaan terhadap negara. Rabithah menurutnya selalu peduli dengan kepentingan politik kebangsaan.

“Jangan lupa bahwa kemenangan yang didapat dengan kejujuran akan sangat berarti bagi kita semua,” ujarnya.

Terkait pro dan kontra hasil quick count, Habib Zen meminta seluruh pihak menahan diri sampai hasil akhir dari KPU keluar. Dia mengajak umat tidak terlebih dulu menarik kesimpulan sebelum segala tahapan di KPU berakhir.

Habib Zen lantas mengajak umat untuk berdoa agar pemilu dapat memberikan manfaat terbaik untuk bangsa Indonesia. “Ingat bahwa kita telah mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk hajatan ini. Jangan lupa, setiap selesai salat kita mendoakan yang terbaik bagi keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Habib Zen.

Habib Zen lantas meminta kepada pihak yang kelak diputuskan KPU sebagai pemenang agar bisa merangkul yang kalah. Jangan justru yang menang mencerca yang kalah. Menurutnya yang kini terpenting bagi bangsa Indonesia adalah islah atau rekonsiliasi nasional. Dia juga meminta calon yang terpilih merangkul pihak yang selama ini berseberangan.

“Yang terpenting yang terpilih harus mampu memandang bahwa semua adalah bersaudara sebangsa setanah air. Apapun perbedaan tidak boleh menyebabkan ada yang terpinggirkan. Siapapun nanti yang ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang harus menunjukkan sikap kenegarawanan dengan merangkul semua pihak yang yang sekubu maupun berlawanan kubu dengannya,” ucapnya.

Demikian juga untuk pihak yang kalah. Habib Zen meminta agar kekalahan disikapi dengan legawa. “Marilah kita saling bahu membahu demi kebaikan bangsa, negara, dan agama,” ujarnya.

Pengamat: Jurus Tokoh NU Ampuh Dongkrak Suara Jokowi-Ma’ruf di Jatim

Sebelumnya, Ketua PBNU Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, ada tiga hal yang membuat Jokowi menang di wilayahnya. Pertama, kemenangan Jokowi di Jatim tak lepas dari kinerjanya selama 4,5 tahun memimpin Indonesia.

Kedua, Gus Ipul menilai kemenangan Jokowi di Jawa Timur tak lepas dari suara warga NU yang solid mendukungnya. “NU Solid, karena pemersatunya Kiai Ma’ruf,” tutur Gus Ipul.

Sementara faktor ketiga kemenangan Jokowi tak lepas dari andil tokoh lokal di Jawa Timur. “Ini juga karena kinerja tokoh lokal, siapa saja? banyak tokoh lokal, tapi tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” kata Gus Ipul.

Data quick count atau hitung cepat yang dilakukan lembaga survei Indo Barometer hingga Kamis pukul 12.35 WIB tadi sudah mencapai 99,67 persen. Hasilnya pasangan Jokowi-Ma’ruf menang besar di Jawa Timur dengan suara 69,72 persen sementara Prabowo-Sandi memperoleh suara 30,28 persen.

Pemenang Game of Thrones Jadi Ajang Taruhan, Ini Tokoh yang Paling Dijagokan

Nama yang paling dijagokan para petaruh ini adalah Bran Stark. People yang juga melaporkan informasi serupa, berasumsi bahwa kemampuan ‘penerawangan’ Bran Stark alias Three Eyed Raven, membuat tokoh ini dijagokan.

Setelah Bran Stark, barulah ada nama-nama yang kerap diprediksi penggemar akan menduduki Iron Throne, yakni Daenerys Targaryen dan Jon Snow. Berturut-turut setelahnya adalah Sansa Stark, Gendry, Arya Stark, dan The Night King.

Yang patut diingat, bursa taruhan ini terus bergerak dengan dinamis. Alhasil, kedudukan ini bisa saja berubah.

7 Ilustrasi Ubah Tokoh Jahat Disney Jadi Versi Anak-anak, Hasilnya Bikin Gemas

Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tak tahu film Disney? Film animasi ini tentu saja sangat digemari mulai dari anak-anak, remaja dan juga dewasa. Dalam sebuah film tentu saja ada pemeran antagonis dan juga protagonis. Untuk protagonis sendiri selalu diperankan oleh tokoh utama.

Namun peran antagonis juga selalu melekat dan tak bisa dilupakan. Apalagi pada film Disney yang sangat terkenal. Bahkan beberapa film Disney pun diangkat kembali dalam real-action.

Karakter-karakter dalam film Disney baik pemeran utama ataupun tokoh jahat sekalipun sangat melekat. Bahkan pakaian yang digunakan pun memiliki ciri khas tersendiri. Namun apa jadinya jika tokoh jahat di film Disney diubah menjadi versi anak-anak?

Dilansir Liputan6.com dari Brightside, Rabu (10/4/2019) seorang seniman bernama Vijolea dan Chibi Magic membuat ilustrasi tokoh jahat film Disney menjadi versi anak-anak. Hasil yang dibuat tentu saja akan membuat gemas yang melihat.

Berikut beberapa hasil ilustrasi yang mengubah tokoh jahat di film Disney menjadi anak-anak.

Potret Kesederhanaan 3 Tokoh Wanita Indonesia yang Prestasinya Diakui Dunia

Liputan6.com, Jakarta Bagi orang Indonesia, siapa yang tak kenal dengan sosok Susi Pudjiastuti, Sri Mulyani dan juga Tri Rismaharini. Ketiga wanita Indonesia ini memiliki banyak penghargaan pada bidangnya masing-masing.

Tentu saja penghargaan yang didapatkan oleh ketiga sosok wanita ini membanggakan bagi bangsa dan negara. Namun, meski memiliki berbagai penghargaan tingkat internasional, ketiga wanita ini merupakan sosok yang sederhana.

Kamu pastinya cukup sering melihat bagaimana kesedehanaan dari Susi Pudjiastuti, Sri Mulyani dan juga Tri Rismaharini. Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (7/4/2019) kesederhanaan dari para tokoh wanita Indonesia ini tentu saja bisa kamu contoh.

Berikut ini beberapa potret kesederhanaan dari tiga sosok wanita Indonesia yang memiliki prestasi tingkat dunia.