TNI yang Dicopot dari Dandim Kendari karena Postingan Istri Baru Menjabat 55 Hari: Saya Terima Salah



TRIBUN-VIDEO.COM – Kolonel Kav Handi Suhendi resmi dicopot dari jabatannya sebagai Dandim 1417/ Kendari, Sabtu (12/10/2019) siang. Pencopotan jabatan tersebut dipicu unggahan istri Hendi yang berinisial IPDL di media sosial Facebook. Unggahan IPDL diketahui mengandung konten negatif terkait penusukan Menkopolhukam Wiranto. Menjalani pencopotan jabatan di Aula Sudirman Markas Komando Resor Militer Kendari, Kolonel Handi Suhendi menerima dengan lapang dada nasib karir militer yang harus didapatkannya. Jabatan Kolonel Handi selanjutnya diserahkan ke Kolonel Inf Alamsyah. Setelah dicopot dari jabatannya, Kolonel Handi kemudian diserahkan ke Denpom Kendari untuk menjalani hukuman disiplin militer selama 14 hari kedepan. Sementara istri Kolonel Handi, telah dilaporkan oleh anggota TNI ke polisi karena dianggap melanggar UU ITE. Seperti diketahui, IPDL mengunggah postingan terkait insiden Menkopolhukam Wiranto di akun Facebooknya. Dalam postingannya, ia mengungkapkan bahwa apa yang terjadi tidak sesuai dengan nyawa melayang terkait insiden insiden sebelumnya. (Tribun-Video.com/Nila) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jabatan Dandim Kendari Dicopot: Saya Terima Salah …", https://regional.kompas.com/read/2019/10/12/13440001/jabatan-dandim-kendari-dicopot–saya-terima-salah–?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *