TNI AD Tangani Trauma Korban Bencana Gempa dan Tsunami Palu Lewat Mengaji

Liputan6.com, Jakarta – TNI AD dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 16/SBC Divif 3 Kostrad yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam Divif 3/Kostrad, membantu mengatasi trauma para korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Mereka membuka Taman Pendidikan al Quran atau TPA di posko pengungsian Kayu Malue, Palu Utara.

Danyon Arhanud 16/SBC Letkol Arh Agung Rakhman Wahyudi menyampaikan, tim membuka TPA pada Jumat 19 Oktober 2018. Selama tiga minggu awal, satgas fokus pada penanganan evakuasi dan penyelamatan. Termasuk pemenuhan kebutuhan dasar yakni pangan, sandang, dan tempat tinggal.

“Seiring dengan kondisi sosial masyarakat yang mulai pulih, saat ini kita bantu pemulihan mental warga. Terutama anak-anak melalui pendekatan spiritual,” tutur Agung dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Sabtu (20/10/2018).

Menurut Agung pemulihan aspek mental lewat pendekatan spiritual seperti mengaji akan menyeimbangkan proses rehabilitasi fisik juga. Hal itu akan efektif dalam menumbuhkan kepercayaan diri korban terdampak bencana gempa dan tsunami Palu.

“Demikian juga dengan anak-anak. Secara psikologis belum stabil dan jika dibiarkan, trauma mereka akan berkepanjangan. Oleh karenanya, kita bangun itu dari pembelajaran agama di TPA, meski darurat” jelas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *