TKN Nilai Iklan ‘Kerja, Kerja, Kerja’ Gerindra Tiru Slogan Jokowi

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin menilai iklan politik Gerindra yang ada menggunakan istilah ‘kerja, kerja, kerja’ hanya meniru slogan Jokowi. Menurut TKN, ‘kerja, kerja, kerja’ merupakan slogan Jokowi saat kampanye Pilpres 2014.

“Kami selalu lebih maju. Hingga soal slogan pun mereka meniru apa yang telah kami lakukan. Kerja, kerja, kerja merupakan tagline 5 tahun lalu dari Pak Jokowi,” kata Jubir TKN Ace Hasan Syadzily kepada detikcom, Minggu (16/12/2018) malam.

Dia mengatakan Jokowi sudah bekerja sementara pihak lawan baru buat slogan. Ace kemudian menyindir kubu lawan Jokowi yang untuk membuat slogan pun harus meniru.

“Kita sudah bekerja dan terus bekerja. Mereka baru berslogan. Untuk membuat slogan saja, mereka meniru sesuatu yang telah dibuat sejak lima tahun yang lalu,” tuturnya.

Abdul Kadir KardingAbdul Kadir Karding Foto: Abdul Kadir Karding (dok.pribadi)

Selain itu, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, mengatakan iklan politik Gerindra itu tidak inovatif. Dia menganggap Gerindra ingin menumpangi ketenaran ‘kerja, kerja, kerja’ yang disebut sebagai slogan Jokowi pada Pilpres 2014.

“Iklan itu biasa saja, nggak ada yang menarik dan garing. Sangat tidak inovatif sekaligus tidak kreatif. Apalagi iklan ini sebenarnya lebih ingin numpang di kata ‘kerja, kerja, kerja’ itu karena cukup populer,” ucap Karding.

Dia kemudian mengatakan saat ini Jokowi telah menunjukkan kinerja yang baik. Dia mencontohkan soal menurunnya jumlah pengangguran saat ini.

“Tingkat pengangguran juga menurun drastis, terbaik di masa Pak Jokowi ini. Kesempatan berusaha juga begitu mudah, dan karena selain kesempatan itu ada, proses untuk berusaha juga relatif lebih mudah karena birokrasi dipangkas. Akses modal, misal seseorang ingin membangun usaha jauh lebih mudah,” jelasnya.

Iklan ‘kerja, kerja, kerja’ Gerindra diunggah akun Twitter resmi Partai Gerindra, @Gerindra, seperti dilihat detikcom, Minggu (16/12/2018). Video tersebut diawali dengan seorang pemuda yang baru saja lulus kuliah arsitek.

“Wohoo! Lulus kuliah arsitek langsung cari kerja, kerja, kerja. Katanya kan lowongan banyak, pasti aku bisa kerja, kerja, kerja,” kata seorang dubber dalam video tersebut.

Video dilanjutkan dengan si pemuda melamar di banyak tempat. Singkat cerita, si pemuda tak mendapat panggilan kerja sesuai cita-citanya, yaitu arsitek.

“Hmmm. Tinggal tunggu waktu panggilan deh, biar nanti kerja, kerja, ker… ja,” ucap dubber.

Video itu diberi keterangan ‘Akses pekerjaan harus terbuka luas, agar kelak tidak ada lagi gelar sarjana yang sia-sia. #PrabowoSandi #AdilMakmur’. Video iklan ‘kerja, kerja, kerja’ tersebut ramai dibahas.
(haf/haf)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *