Timses Prabowo-Sandi Tunjuk Cucu Pendiri NU Jadi Jubir

Koordinator juru bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, Dahnil Azhar Simanjutak mengungkap alasan dibalik terpilihnya Gus Irfan menjadi jubir.

Alasanya adalah, agar tidak ada dikotomi dukungan antar kubu Prabowo-Sandi dan kubu capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

“Muhammadiyah misalnya, ada yang dukung Prabowo ada yang Jokowi, ya monggo. Enggak ada masalah, hak konstitusional setiap warga negara, dan jangan sampai kemudian dikotomi itu diperkuat untuk sengaja membenturkan antarkubu. Itu yang enggak sehat, itu yang kami cegah sejak awal,” kata Dahnil.

Kubu Prabowo-Sandi, kata Dahnil, juga enggan ada benturan antara kubu di Pilpres 2019. Ia ingin pilpres mendatang bisa membawa kegembiraan.

Dahnil juga mengungkap bahwa nahdiyin banyak yang memihak Prabowo-Sandi. Karena itu, ia percaya bergabungnya Gus Irfan bisa menambah kekuatan tim pemenangan Prabowo-Sandi.

“Orang NU itu malah lebih banyak di Prabowo-Sandi, itu banyak sekali. Cuma kan tidak dideklarasikan secara langsung. Salah satunya Gus Irfan, cucu dari Mbah Hasyim. Jadi tentu ini akan menambah kekuatan kita,” ucapnya.

Reporter: Sania Mashabi

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Jokowi-KH Ma’ruf Amin berserta Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno membacakan deklarasikan kampanye damai Pilpres 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *