Timses Jokowi Dukung Penundaan Kenaikan Tarif Cukai Rokok

Jakarta – Pemerintah mengumumkan tak akan ada perubahan kebijakan mengenai tarif cukai hasil tembakau pada tahun ini. PKB mendukung langkah tersebut.

Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menyebut penundaan kenaikan tarif cukai hasil tembakau merupakan bentuk keberpihakan Presiden Joko Widodo terhadap petani dan pelaku industri tembakau.

“Tentu ini suatu berita baik bagi para pelaku kretek dan tembakau di Indonesia dan tentu kita sangat mengharagi komitmen, kepedulian, dan keberpihakan Pak Jokowi terhadap petani-petani tembakau dan juga kepada pelaku industri hasil tembakau, dan pedagang eceran yang menggantungkan hidupnya dari tembakau,” kata Karding kepada wartawan, Jumat (2/11/2018).

Karding menilai penundaan kenaikan cukai ini merupakan upaya pemerintah mengurangi impor tembakau. Wakil Ketua Timses Jokowi-Ma’ruf Amin itu mendukung agar tembakau menjadi budaya khas Indonesia.

“Apapun kretek itu adalah budaya bangsa yang saya kira kita harus meniru Kuba bahwa di sana cerutu atau cigar menjadi branding negara. Padahal sesungguhnya potensi tembakau yang terbagus adalah di Indonesia, khususnya di daerah Temanggung, Wonosobo, dan lainnya,” tuturnya.

“Kalau ini dikembangkan menjadi branding tersendiri bahwa Indonesia sebagai penghasil tembakau terbaik, kretek terbaik dan juga bisa menjadi pusat pendidikan bagi wisata kita. Kita akan bangun misal suatu laboratorium terbesar di Asia, misal laboratorium tentag tembakau yang bermanafaat bagi pendidikan dan pengembangan kretek di Indonesia,” lanjut Karding.

Presiden Jokowi, Jumat (2/11) melakukan sidang kabinet bersama para menteri. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut hadir dalam rapat tersebut.

Salah satu yang disampaikan Sri Mulyani dalam sidang tersebut adalah kebijakan mengenai pemungutan cukai ke depan. Dia bilang, tak akan ada perubahan kebijakan mengenai tarif cukai hasil tembakau pada tahun ini.

“Mendengar seluruh evaluasi dan masukan dari sidang kabinet, maka kami memutuskan bahwa untuk cukai tahun 2019, tidak akan ada perubahan atau kenaikan cukai. Kita akan menggunakan tingkat cukai yang ada sampai dengan 2018 ini,” katanya di Istana, Jakarta.
(tsa/rvk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *