Dikaitkan dengan Real Madrid, Eden Hazard Akui Masih Kerasan di Chelsea

London – Gelandang Chelsea, Eden Hazard, merupakan satu di antara pemain buruan Real Madrid. Tetapi, Hazard tak memikirkan rumor transfer ke Madrid dan hanya ingin fokus menjalani karier bersama The Blues.

El Real sudah sejak bursa transfer musim panas tahun lalu menginginkan jasa pemain timnas Belgia tersebut. Los Blancos butuh gelandang seperti Eden Hazard untuk meningkatkan kreativitas di lini tengah.

Akan tetapi, upaya Real Madrid mendapatkan jasa sang pemain selalu menemui jalan terjal. Chelsea baru akan melepas Hazard ke Madrid dengan banderol 100 juta poundsterling (Rp 1,8 triliun).

Sementara itu, Eden Hazard masih belum memikirkan untuk angkat kaki dari Stamford Bridge. Kendati durasi kerjanya menyisakan 18 bulan lagi, pemain 28 tahun itu mengaku masih betah berada di Chelsea.

“Setelah Piala Dunia, saya ingin pergi, tetapi pada akhirnya saya bertahan di Chelsea dan saya memainkan salah satu musim terbaik sejauh ini,” kata Hazard.

“Jadi, saya tidak berpikir saya membutuhkan tantangan yang berbeda. Tetapi, itu tidak berarti bahwa saya akan menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Eden Hazard memang tampil apik bersama Chelsea pada musim ini. Dia berhasil mencetak 12 gol dan 10 assist dari 28 pertandingan di seluruh ajang kompetisi.

Sumber: FourFourTwo/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Eden Hazard Bakal Selalu Bikin Manajer Chelsea Frustrasi

London – Eden Hazard mengaku akan selalu membuat manajer Chelsea frustrasi. Hazard menyebut manajer The Blues merasa frustrasi karena menuntutnya untuk selalu tampil apik.

Gelandang timnas Belgia itu merupakan pemain penting di lini tengah skuat London Biru. Mulai berseragam Chelsea pada 4 Juni 2012, Eden Hazard turut mempersembahkan lima trofi juara, termasuk dua gelar Premier League dan satu titel juara Liga Europa.

Penampilan apik Hazard masih berlanjut pada musim ini. Dia telah mendulang 12 gol dan 10 assist dari 28 pertandingan di seluruh ajang kompetisi bersama The Blues.

Meski begitu, performa impresif Eden Hazard masih belum mendongkrak posisi Chelsea di klasemen sementara Premier League. Klub asuhan Maurizio Sarri itu tertahan di posisi empat dengan nilai 47.

Alhasil, Sarri menuntut Hazard untuk terus mendulang gol. Situasi serupa juga pernah dialami pemain 28 tahun tersebut saat Chelsea masih ditangani Antonio Conte dan Jose Mourinho.

“Saya tidak hanya membuat Conte frustrasi. Dalam karier saya, saya telah membuat frustrasi semua manajer. Sekarang, saya membuat Sarri frustrasi. Saya membuat Mourinho frustrasi,” ujar Hazard.

“Mereka semua berpikir Anda perlu mencetak lebih banyak gol, melakukan lebih banyak hal, dan lebih banyak lagi. Saya juga akan membuat frustrasi manajer berikutnya yang saya miliki,” paparnya.

Eden Hazard memang pemain paling bersinar di Chelsea pada musim ini. Dengan koleksi 12 gol tersebut, Hazard menjadi top skorer The Blues, unggul tiga gol atas Alvaro Morata.

Sumber: FourFourTwo

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Tanpa Gonzalo Higuain, AC Milan Mampu Tampil Impresif

Genoa – AC Milan menang 2-0 atas Genoa pada laga pekan ke-20 Serie A, di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Senin (21/1/2019). Kemenangan itu sekaligus memperpanjang tren apik Il Diavolo Rosso tanpa kehadiran Gonzalo Higuain.

Melawat ke markas Genoa, pelatih Milan, Gennaro Gattuso, memutuskan untuk tak mengikutsertakan Higuain. Gattuso menganggap penyerang timnas Argentina itu tidak dalam kondisi siap untuk bermain.

Pasalnya, Gonzalo Higuain santer disebut bakal angkat kaki dari San Siro dan melanjutkan kariernya ke Chelsea pada Januari 2019. Bahkan, kepindahannya ke skuat London Biru akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Meski tak diperkuat pemain pinjaman dari Juventus itu, AC Milan berhasil mengalahkan Genoa dengan skor 2-0. Sepasang gol I Rossoneri disarangkan Fabio Borini pada menit ke-72 dan Suso menit ke-83.

Kemenangan tersebut sekaligus membuktikan jika AC Milan tak masalah jika ditinggalkan Gonzalo Higuain. Sebab, Milan justru mampu memetik tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan belum pernah kalah dari enam laga tanpa Higuain.

AC Milan bermain imbang melawan Empoli (1-1), Lazio (1-1), dan Real Betis (1-1). Sementara itu, kemenangan didapat saat bersua Sassuolo (4-1), Parma (2-1), serta Genoa (2-0).

Andai penyerang 31 tahun benar-benar hengkang, AC Milan bakal mengincar penyerang Genoa, Krzysztof Piątek. Seperti dilansir Milannews.it, pemain timnas Polandia itu telah tiba di Kota Milan pada Senin (21/1/2019), untuk merampungkan transfernya ke skuat Merah-Hitam.

Sumber: Football Italia, Transfermarkt

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Timnas Indonesia U-22 Terus Mantapkan Filosofi Permainan

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-22 masih perlu memantapkan pemahaman mengenai filosofi bermain yang diinginkan sang pelatih Indra Sjafri. Hal itu terus dilakukan memasuki pekan ketiga atau menyisakan kurang lebih satu bulan lagi jelang Piala AFF U-22 2019.

Memasuki pekan ketiga pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22, tampak 35 pemain yang mendapatkan panggilan berlatih dengan penuh semangat di bawah asuhan Nova Arianto, yang merupakan asisten pelatih. Indra Sjafri saat ini sedang mengambil materi modul kelima lisensi kepelatihan Pro AFC hingga 25 Januari 2019 di Spanyol.

Setelah dua pekan menjalani latihan, saat ini Timnas Indonesia U-22 memasuki persiapan umum untuk bertanding di Piala AFF U-22 2019 yang akan dimulai pada 17 Februari 2019.

Namun, Nova Arianto mengakui masih ada yang sedang dikejar oleh tim pelatih agar pemain benar-benar siap tampil di turnamen yang sebenarnya.

“Pemahaman pemain mengenai filosofi bermain yang diinginkan oleh coach Indra, itu yang saya pikir masih belum benar-benar bisa diterapkan. Jadi, itu yang menjadi fokus kami berlatih,” ujar Nova Arianto seusai sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Senin (21/1/2019).

“Sebelum coach Indra datang, kami akan membentuk fisik pemain terlebih dulu. Jadi setelah itu kami bisa masuk ke taktik sehingga permainan yang sesuai dengan filosofi coach Indra bisa semakin dipahami oleh pemain,” lanjut mantan bek Timnas Indonesia itu.

Timnas Indonesia U-22 dalam persiapan menuju Piala AFF U-22 2019 yang digelar di Kamboja pada 17 Februari hingga 2 Maret 2019. Setelah itu, tim asuhan Indra Sjafri itu akan langsung melakukan persiapan untuk tampil di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 yang digelar di Vietnam pada 22 hingga 26 Maret 2019.

Sumber: Bola.com

Pujian hingga Harapan Mundurnya Edy Rahmayadi dari Ketua Umum PSSI

Liputan6.com, Jakarta – Edy Rahmayadi memilih mundur sebagai Ketua Umum PSSI. Kepastian mundurnya Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI diumumkan langsung saat memberikan sambutan pada pembukaan Kongres PSSI di Hotel Sofitel Bali, Minggu, 20 Januari 2019 kemarin.

Edy yang juga Gubernur Sumatera Utara itu mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI karena merasa gagal mewujudkan mimpi masyarakat Indonesia, yakni membawa timnas Indonesia berprestasi.

Mundurnya Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI ini pun mendapat beragam tanggapan. Salah satunya dari Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Pria yang karib disapa Bamsoet ini memuji Edy yang mengakui gagal memimpin PSSI.

Selain itu, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sumarsono berharap mundurnya Edy dapat membuat dirinya fokus bekerja memimpin Sumatera Utara.

Berikut pujian hingga harapan mundurnya Edy Rahmayadi dari jabatan Ketua Umum PSSI yang dihimpun Liputan6.com:

2 dari 6 halaman

1. Akui Kegagalan

Ketua DPR Bambang Soesatyo menghargai keputusan pengunduran diri Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Menurut dia, sangat jarang pimpinan yang mau mundur dari jabatannya karena merasa gagal.

“Secara gentle Edy mengakui mundur sebagai Ketum PSSI karena gagal menjalankan tugas sebagai pucuk pimpinan PSSI. Sangat jarang pimpinan yang mau mengakui kegagalan dan mundur dari jabatan yang diembannya,” ujar Bamsoet saat dikonfirmasi, Senin (21/1/2019).

Bamsoet mengatakan, banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh Ketum PSSI pengganti Edy Rahmayadi, untuk membenahi dunia sepak bola di Indonesia.

Terlebih, prestasi timnas sepak bola Indonesia beberapa waktu ini masih belum bisa menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Bamsoet menuturkan hal tersebut juga diperparah dengan terkuaknya kasus mafia sepak bola, terkait dengan pengaturan skor. Untuk itu, dia berharap agar Ketum PSSI baru dapat menyelesaikan kisruh sepak bola di Indonesia.

“Saya berharap Ketum PSSI yang baru harus benar-benar memahami tentang persepakbolaan Indonesia dan dapat memajukan prestasi anak bangsa melalui sepak bola, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Termasuk menyelesaikan karut-marut permasalahan yang ada,” kata politikus Golkar itu.

3 dari 6 halaman

2. Fokus Pimpin Sumut

Edy Rahmayadi resmi mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI pada Kongres Tahunan PSSI di Nusa Dua, Bali, Minggu, 20 Januari 2019. Kini mantan Pangkostrad itu diharapkan fokus bertugas sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut).

“Mundur dari PSSI, memang lebih baik, supaya bisa konsentrasi melaksanakan tugas sebagai Gubernur Sumut,” kata Dirjen Otonomi Daerah, Sumarsono dalam keterangannya, Senin (21/1/2019).

Pria yang akrab disapa Soni ini menuturkan, perihal rangkap jabatan yang sempat diemban Edy Rahmayadi sebelum mundur dari Ketum PSSI itu diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800/148/SJ yang dikeluarkan pada 17 Januari 2012. Oleh karenanya, Soni mengapreasi langkah Edy, sehingga dapat fokus sebagai kepala daerah.

“Apabila seseorang telah menjabat KDH (kepala daerah), dilarang merangkap jabatan sebagai pengurus organisasi keolahragaan,” ucapnya.

Selain itu, terkait larangan rangkap jabatan juga sejalan dengan ketentuan Pasal 40 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan juncto Pasal 56 Ayat 1 PP 56/2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

Aturan tersebut menegaskan pengurus komite olahraga nasional, komite olahraga provinsi, dan komite olahraga kabupaten atau kota bersifat mandiri dan tidak terikat dengan kegiatan jabatan struktural dan jabatan publik.

“Salah satu alasannya dilarangnya jabatan rangkap KDH dalam kepengurusan olahraga adalah karena kedudukan KDH rentan pada penyalahgunaan kebijakan yang akan dibuatnya,” jelasnya.

4 dari 6 halaman

3. Harapan Pendamping Edy Rahmayadi

Edy Rahmayadi mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Pengunduran diri Edy diumumkan langsung dalam kongres tahunan PSSI di Nusa Dua, Bali.

Menanggapi pengunduran diri Edy, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck mengatakan, hal itu merupakan hak pribadi Edy. Menurut Ijeck, Gubernur Sumatera Utara itu pasti memiliki pertimbangan khusus.

“Itu hak Pak Edy untuk memutuskan mundur sebagai Ketua Umum PSSI,” kata Ijeck saat menghadiri special screening film ‘Orang Kaya Baru’ di Ringroad City Walks, Kota Medan, Minggu, 20 Januari 2019.

Ijeck mengaku tidak mengetahui pertimbangan Edy Rahmayadi memutuskan pengundaran dirinya. Pasalnya, Ijeck tidak ikut ke Bali menghadiri kongres PSSI.

Menurutnya, semua orang tahu loyalitas Edy di sepak bola Indonesia. Seperti PSMS yang dahulu tidak ada apa-apanya, karena Edy, PSMS menjadi bangkit. Begitu juga dengan PSSI, yang sepengetahuannya bukan kemauan Edy Rahmayadi untuk menjadi ketua umum.

“Tetapi, karena kemauan dari semua persepakbolaan daerah di Indonesia, sehingga Edy menjadi Ketua Umum PSSI. Setelah beliau menjadi ketua PSSI, baru PSSI diperhatikan, dilihat, dan didengar,” ucapnya.

“Beliau sangat cinta dengan olahraga sepak bola. Saya yakin betul, hati beliau sangat berat meninggalkan PSSI. Pak Edy pulang nanti ditanyakan kenapa, saya belum komunikasi,” dia menambahkan.

Ijeck menyebut Edy Rahmayadi secara khusus tidak ada berkonsultasi dengan dirinya, meski berstatus sebagai Wakil Gubernur Sumut.

Saat hendak berangkat ke kongres, Edy hanya memberitahu Ijeck akan berangkat dan menghadiri kongres tahunan PSSI.

“Saat itu pesan saya, mana yang terbaik untuk Abang. Hanya itu saya bilang,” ujarnya.

Mengenai selama menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, Ijeck memastikan Edy Rahmayadi tetap menjalankan perannya sebagai Gubernur Sumut dengan baik. Sebab, sebelum Edy menjabat Gubernur Sumut, mantan Pangkostrad itu sudah berada di PSSI.

“Tidak pengaruh walau Pak Edy menjabat sebagai Ketua Umum PSSI dengan kinerjanya sebagai gubernur. Sebelum jadi gubernur juga sudah di PSSI,” terangnya.

5 dari 6 halaman

4. Tokoh di Sumut Setuju

Mundurnya Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) disambut baik oleh Tokoh Masyarakat Sumatera Utara, yaitu Rahmat Shah.

Rahmat menyebut, mundurnya Edy sebagai Ketua Umum PSSI sangat bagus, karena akan fokus mengemban tugasnya sebagai Gubernur Sumut.

“Saya rasa bagus, karena beliau harus konsentrasi penuh kepada Sumut,” kata Rahmat.

Setelah Edy memutuskan mundur sebagai Ketua Umum PSSI, Rahmat menegaskan biarlah orang lain yang lebih memiliki waktu untuk mengurus organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia itu.

Rahmat juga setuju 100 persen Edy memutuskan mundur sebagai Ketua Umum PSSI, agar konsentrasinya ke Sumut kembali.

“Mudah-mudahan dengan beliau mundur, bisa mengabdi di Sumut, lebih tenang, damai, dan memiliki waktu. Kita doakan dan kita sangat mendukung,” Rahmat menandaskan.

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Striker Muda MU Bisa Sukses Seperti Rooney dan Ronaldo

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer menyebut Marcus Rashford punya masa depan yang cerah. Bahkan, ia menilai striker muda itu bisa sukses seperti Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo.

Rashford baru saja mencatatkan momen penting dalam kariernya bersama MU. Ketika dimainkan pada laga melawan Brighton, Sabtu (19/1/2019) lalu, Rashford mencatatkan penampilan ke-150 bersama tim utama Setan Merah.

Sebuah capaian yang sangat istimewa bagi Rashford bersama MU. Sebab, dia mencapai level tersebut saat usianya 21 tahun.

Karena itu, pujian pun berdatangan baginya, dari Solskjaer.

2 dari 3 halaman

Kagumi Kualitas Rashford

Pada laga ke-150 bersama Manchester United, Rashford juga menandainya dengan manis. Jebolan akademi United itu mampu mencetak satu gol ke gawang Brighton dan membawa timnya meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Solskjaer pun begitu kagum dengan kualitas yang dimiliki oleh andalan timnas Inggris tersebut. Bukan hanya dari kualitasnya di atas lapangan, tapi juga dari sisi kedewasaan yang dia nilai melebihi pemain pada usianya.

“Rashford baru berusia 21 tahun, tapi kedewasaan yang dia tunjukkan seperti pemain yang berusia di atasnya. Begitu juga dengan performanya,” ucap Solskjaer dikutip dari Four Four Two.

“Jika Anda melihat statistik Rashford, saya mendapatkan informasi bahwa dia lebih muda dari Ronaldo dan Rooney untuk mencapai 150 penampilan bersama Manchester United,” sambung manajer berusia 45 tahun.

Rashford sejauh ini telah mencatatkan 150 penampilan untuk United dan mencetak 41 gol di semua kompetisi.

3 dari 3 halaman

Lewati Ronaldo dan Rooney

Melihat catatan apik Rashford tersebut, Solskjaer mengakui jika dia punya masa depan yang cerah. Bahkan, bukan tidak mungkin Rashford bisa mencapai level yang sama dengan dua seniornya yakni Rooney dan Ronaldo.

“Jelas, dia bisa berada di level top,” ucap Solskjaer.

“Semakin sering Anda mencetak gol, maka Anda akan semakin merasa percaya diri dan ingin terus berada di posisi yang sama. Cara dia bekerja dalam satu pekan terakhir sangat fantastis. Sangat senang bisa bekerja dengannya,” tutup Solskjaer.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

F-PPP Dukung Edy Mundur dari PSSI: Agar Tak Rangkap Jabatan

Jakarta – Wakil Sekretaris F-PPP di DPR, Achmad Baidowi mendukung pengunduran diri Edy Rahmayadi dari Ketum PSSI. Dengan demikian, Edy tidak lagi merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumut.

“Ya, sudah benar agar tidak rangkap jabatan dan mengganggu aktivitasnya sebagai Gubernur Sumut. Bahwa mengelola PSSI itu harus fokus dan ke depan membutuhkan orang-orang yang fokus agar prestasi di bidang sepak bola bisa terangkat. Karena sudah lama Timnas Indonesia miskin prestasi,” ujar Baidowi kepada wartawan, Minggu (20/1/2019).

Awiek mengatakan, selama ini PSSI terbengkalai karena Edy merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumut sekaligus Ketum PSSI. “Kalau saya lihat justru PSSI yang terbengkalai mungkin karena Pak Edy fokus ke gubernur,” ucapnya.
Pria yang akrab disapa Awiek ini menambahkan, diperlukan reformasi di tubuh PSSI. Ia berharap pengganti Edy fokus mengurus PSSI.

“Maka, pengganti Edy kami harapkan figur yang pengalaman mengelola sepak bola dan memiliki waktu yang cukup sehingga bisa fokus. Selain itu reformasi di tubuh PSSI harus dilakukan mengingat banyaknya skandal yang mencoreng sepak bola nasional,” kata Awiek yang juga anggota Komisi II DPR ini.

Edy sempat rangkap jabatan selama kurang lebih 4,5 bulan sebagai Gubernur Sumut dan Ketum PSSI. Mundurnya Edy disampaikan dalam Kongres PSSI yang digelar di Nusa Dua, Bali.

Edy meminta maaf karena gagal memenuhi target selama memimpin PSSI. Dia mengakui tugas sebagai orang nomor satu PSSI berat. Posisi Edy kini digantikan Joko Driyono sebagai Plt Ketum PSSI.

“Mudah-mudahan siapapun jadi Ketum PSSI orang-orang yang masuk surga. Begitu berat saya rasakan. Untuk itu sampaikan ke rakyat PSSI ini milik rakyat seluruh Indonesia yang diwakilkan ke kita. Saya tak mampu lakukan ini saya mohon maaf,” ujar Edy pada Kongres Tahunan PSSI di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1).
(dkp/jor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Edy Rahmayadi Mundur, Komisi X DPR Harap Ada Pembenahan di PSSI

Jakarta – Komisi X DPR yang membidangi olahraga menghargai mundurnya Edy Rahmayadi dari Ketum PSSI. Mundurnya Edy disebut sudah melalui pertimbangan yang matang.

“Kalau saya pertama, ini keputusan pribadi yang bersangkutan, kita apresiasi. Terutama karena beliau di Sumut ada beberapa persoalan-persoalan yang mungkin harus menuntut dedikasi. Dia juga punya beberapa inovasi atau gagasan. Itu mungkin keputusan yang sudah dipikirkan matang,” ujar Wakil Ketua Komisi X DPR dari F-Golkar, Hetifah Sjaifudian kepada wartawan, Minggu (20/1/2019).

Hetifah berharap ada perbaikan di internal PSSI ke depannya. Hetufah juga mendukung polisi mengusut tuntas kasus mafia bola.
“Ini terbaik menurut saya, tinggal pasca nya saja, nanti kita minta teman PSSI memanfaatkan ke depan untuk pembenahan sekaligus hal-hal yang menjadi internal governance,” kata Hetifah.
“Kesempatan kita lakukan pembenahan dan biasanya pergantian kepemimpinan lakukan perubahan. Jadi positif, ambil hikmahnya. Komisi X mendorong dan mengawasi jangan dilewatkan momentum ini,” ucap Hetifah.

Mantan Pangkostrad ini sebelumnya menyatakan dirinya gagal menjalankan tugas sebagai Ketum PSSI. Edy mengaku gagal mewujudkan prestasi Timnas Indonesia, kemudian disusul banyak kasus rumit yang mendera PSSI.

“Ada persoalan yang begitu fenomenal. Dari suporter, pemain, sampai terjadi korban. Ada menyalahi hukum pengaturan skor dan sebagainya. Saya tidak tahu. 32 tahun saya jalani organisasi, PSSI ini paling berat yang saya alami,” ujar Edy di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Minggu (20/1).
(dkp/jor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Real Madrid Ingin Tebus Bernardo Silva dari Manchester City

Madrid – Real Madrid dikabarkan Football Espana tertarik menebus Bernardo Silva dari Manchester City. Meski begitu, Madrid tak akan mudah mendapatkan tanda tangan Silva. 

Rentetan cedera yang dialami Kevin De Bruyne pada musim ini menjadi berkah buat Bernardo Silva. Sebab, pemain timnas Portugal itu mengisi tempat yang ditinggalkan De Bruyne di lini tengah.

Dari 29 pertandingan yang sudah dijalani bersama The Citizens, Silva berhasil mencetak tujuh gol dan tujuh assist. Teranyar, dia turut membantu Manchester City meraih kemenangan 3-0 atas Huddersfield Town, pada laga pekan ke-23 Premier League, Minggu (20/1/2019).

Penampilan gemilang Bernardo Silva mampu menarik perhatian Real Madrid. Mantan gelandang AS Monaco tersebut menjadi satu di antara target El Real pada bursa transfer Januari 2019.

Bernardo Silva dianggap sebagai pilihan ideal jika Los Blancos gagal menebus Eden Hazard dari Chelsea, ataupun Christian Eriksen dari Tottenham Hotspur.

Akan tetapi, rencana Real Madrid memboyong sang pemain ke Santiago Bernabeu tidak akan mudah. Selain masih terikat kontrak bersama Manchester City hingga 30 Juni 2022, Silva juga akan diplot menjadi penerus David Silva yang telah berusia 33 tahun.

Sumber: Football Espana/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Gonzalo Higuain Sudah Tak Bersemangat Bela AC Milan

Milan – Kepindahan ke Chelsea yang akan segera terealisasi membuat Gonzalo Higuain sudah tak bersemangat membela AC Milan. Bahkan, Higuain tampil kurang meyakinkan pada sesi latihan. 

Penyerang timnas Argentina itu santer disebut akan bergabung ke Chelsea pada bursa transfer Januari 2019. Gonzalo Higuain dikabarkan bakal resmi menjadi pemain anyar The Blues pada Senin (21/1/2019).

Higuain datang ke Chelsea dengan skema pinjaman selama enam bulan dari Juventus. Namun, skuat London Biru punya opsi memperpanjang masa peminjaman selama satu tahun, jika pemain berusia 31 tahun tampil bagus pada paruh kedua Premier League musim ini.

Situasi tersebut membuat Gonzalo Higuain sudah tak bersemangat untuk membela AC Milan. Alhasil, pelatih Milan, Gennaro Gattuso, tidak memasukkan nama Higuain untuk tampil menghadapi Genoa, pada laga pekan ke-20 Serie A di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Senin.

“Saya akan jujur ​​kepada Anda, saya melihat salah satu sesi latihan terburuk sejak berada di sini. Semua pembicaraan transfer ini tidak baik untuk Higuain. Saya berbicara dengannya, kami melakukannya dengan benar,” kata Gattuso.

“Saya ingin melihat pemain yang secara mental siap melakukan pertempuran, dan Higuain pada saat ini belum siap. Saya tidak kecewa padanya, saya juga pernah menjadi pemain. Saya melakukan semua yang saya bisa dan dia berperilaku dengan cara yang benar,” lanjutnya.

Mulai membela AC Milan pada 2 Agustus 2018, Gonzalo Higuain telah mencetak delapan gol dari 22 pertandingan di seluruh ajang kompetisi musim ini.

Sumber: Football Italia/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini: