2 WNI Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia, Bagaimana Nasib 100 Lainnya?

Kuala Lumpur

Siti Nurhidayah dan Mattari dipulangkan ke keluarga mereka di Indonesia setelah dibebaskan dari hukuman mati di Malaysia. Mereka adalah dua dari lebih dari seratus WNI yang terancam hukuman mati.

Siti Nurhidayah, WNI asal Brebes, Jawa Tengah, ditangkap pada 6 November 2013 dalam penerbangan transit di Penang dari Guang Zhou dan dinyatakan terbukti membawa narkotika jenis shabu.

Namun Tim Perlindungan WNI yakin bahwa Siti adalah korban penipuan. Dan dalam proses persidangan, pengacara berhasil menghadirkan sejumlah saksi kunci yang menguatkan hal itu. Dia pun dibebaskan dari semua dakwaan pada 15 November 2018.

Sementara itu Mattari ditangkap pada 14 Desember 2016 di sebuah proyek konstruksi tempatnya bekerja di Selangor, Malaysia, karena dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang warga Bangladesh yang jenazahnya ditemukan dekat tempatnya bekerja.

Setelah pengacara yang disediakan KBRI berhasil meyakinkan bahwa bukti-bukti yang ada tidak memadai, hakim di Mahkamah Tinggi Syah Alam pun membebaskan Mattari dari semua tuduhan pada 2 November 2018.

“Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI terhadap dua kasus ini memperkuat keyakinan bahwa Siti Nurhidayah adalah korban penipuan. Demikian pula dengan Mattari adalah korban salah tangkap”, ujar Lalu Muhamad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, dalam pernyataan persnya.

“Karena itu kita berikan pendampingan dan pembelaan semaksimal mungkin.”

Bagaimana dengan lebih dari 100 lainnya?

Siti Nurhidayah dan Mattari adalah dua dari 134 WNI yang saat ini terancam hukuman mati di Malaysia.

Kantor berita Antara melaporkan bahwa sejak 2011, terdapat 442 WNI terancam hukuman mati di seluruh Malaysia, 308 di antaranya berhasil dibebaskan.

death sentence
Sejak 2011, terdapat 442 WNI terancam hukuman mati di seluruh Malaysia, 308 diantaranya berhasil dibebaskan. (Getty Images)

Namun, Wahyu Susilo, Direktur Eksekutif Migrant CARE, optimistis bahwa mereka bisa dibebaskan bula, sebagaimana Siti Nurhidayah dan Mattari, karena saat ini pemerintah Malaysia secara perlahan sedang menghapus pidana mati.

“Karena peta jalan moratorium hukuman mati Malaysia ada progressnya. Mereka sudah melakukan ini sejak 2010,” kata Wahyu Susilo.

Yang tersisa kebanyakan eks pejuang GAM

Wahyu menambahkan bahwa sebagian besar dari seratusan WNI yang dalam status terpidana mati adalah “para pejuang GAM asal Aceh yang melarikan diri ke Malaysia.”

“Mereka itu sebenarnya dijebak. Dulu ada namanya Operasi Jaring Merah, di zaman Soeharto. Aparat Indonesia dan aparat Malaysia datang ke pemukiman-pemukiman orang Aceh, kemudian menyusupkan barang yang diduga narkotika,” papar Wahyu.

Bahkan, menurut Wahyu, sebagian dari dari 308 orang yang telah dibebaskan itu adalah tahanan asal Aceh yang dijebak itu.


(ita/ita) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Buku Jurnalis Turki Ini Ungkap Detik-Detik Mutilasi Jamal Khashoggi

Liputan6.com, Istanbul – Sebuah buku baru yang ditulis oleh tiga jurnalis Turki dari surat kabar yang dekat dengan pemerintah, memberikan perincian baru seputar pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang tewas dijagal di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

“Kekejaman Diplomatik: Rahasia Kegelapan dari Pembunuhan Jamal Khashoggi,” ditulis dalam bahasa Turki dan mulai dijual pada Desember 2018.

Buku itu mengutip rekaman audio yang berisi tentang sejumlah kejadian sebelum dan ketika Khashoggi dibunuh oleh tim beranggotakan belasan figur Saudi, demikian seperti dilansir The New York Times, Jumat (18/1/2019).

Rekaman itu, yang berisi momen sebelum kematian Jamal Khashoggi, saat berkunjung ke Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, merupakan bukti yang diperoleh dan disimpan pejabat Turki. Dan pejabat intelijen Turki membocorkan beberapa detail rekaman guna memaksa Arab Saudi untuk mengakui kejahatan tersebut.

Pejabat intelijen Turki itu kemudian memberikan pengarahan ke tiga jurnalis investigasi Sabah –yang dekat dengan pemerintahan Presiden Recep Erdogan– yang kemudian mengolahnya menjadi sebuah buku.

Buku baru itu juga menawarkan deskripsi paling komprehensif hingga saat ini tentang isi rekaman, yang eksistensinya telah mencuat sejak awal penyelidikan kasus tersebut.

Rekaman itu berisi audio adegan ketika tim operasi Saudi menyusun rencana mereka sebelum Jamal Khashoggi tiba di konsulat, dan kemudian berisi audio tentang apa yang terjadi selanjutnya.

Seorang pejabat keamanan Turki lain, yang berbicara dengan syarat anonim, mengonfirmasi secara terpisah bahwa rincian yang dijelaskan dalam buku itu akurat.

Buku itu tidak menjelaskan bagaimana pemerintah Turki memperoleh rekaman itu. Tetapi dikatakan bahwa pejabat intelijen Turki telah mengumpulkan rekaman audio dari beberapa lokasi di konsulat.

Rekaman itu pula-lah yang disebut-sebut diberikan oleh Turki kepada pejabat intelijen negara Barat, salah satunya Direktur CIA Amerika Serikat, Gina Haspel.

Para wartawan mengidentifikasi salah satu pejabat di rekaman itu sebagai Maher Abdulaziz Mutreb, seorang pejabat keamanan dan sering menjadi pendamping Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman. Mutreb terdengar memberi perintah dan mengarahkan percakapan tim pembunuh dengan Jamal Khashoggi, kata buku itu.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

‘Hewan kurban mudah dibelah, tapi manusia perlu waktu…’

Jurnalis Sabah dalam buku itu mengatakan, Mutreb memberikan rencana kepada Salah al-Tubaigy, seorang pejabat forensik tinggi pemerintah Saudi, mengatakan kepadanya bahwa mereka akan mencoba membawa Khashoggi kembali ke Arab Saudi. Jika Khashoggi menolak, “Kami akan membunuhnya di sini dan menyingkirkan mayatnya,” kata Mutreb memberitahu Tubaigy, menurut buku itu.

“Pertama, kami akan memberitahunya (Khashoggi) ‘Kami akan membawamu ke Riyadh,'” kata Mutreb kepada Tubaigy, menurut buku itu dengan mengutip rekaman audio.

“Jika dia (Khashoggi) tidak datang, kita akan membunuhnya di sini dan menyingkirkan mayatnya,” lanjut Mutreb.

“Jamal (Khashoggi) tinggi, sekitar 1,80 meter,” kata Tubaigy.

“Sendi hewan kurban mudah dibelah, tetapi memotong-motong (manusia) memerlukan waktu.”

“(Tapi) saya selalu bekerja dengan mayat,” katanya. “Aku tahu cara memotong dengan baik. Saya belum pernah bekerja pada tubuh yang hangat sampai sekarang, tetapi saya bisa mengatasinya dengan mudah. Biasanya saat mengerjakan mayat, saya memakai headphone dan mendengarkan musik, sambil minum kopi dan merokok.”

“Setelah saya memotong-motongnya, Anda akan membungkusnya dalam kantong plastik dan memasukkannya ke dalam koper dan mengambil (bagian-bagian tubuhnya),” Tubaigy menambahkan.

Jamal Khashoggi (AFP Photo/Str)

Dalam beberapa menit setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul, Khashoggi dibawa ke kantor konsul. “Lepaskan lenganku, apa yang kamu lakukan?” terdengar Khashoggi berteriak.

Begitu Khashoggi memasuki ruangan, tulis para wartawan, Mutreb terdengar berkata, “Ayo, duduk. Kami datang untuk membawa Anda ke Riyadh.”

Jawaban Khashoggi singkat dan jelas, “Saya tidak akan pergi ke Riyadh.”

Tim pembunuh ingin Khashoggi mengirim pesan berikut kepada putranya Salah Khashoggi, “Anakku, aku di Istanbul. Jangan khawatir jika Anda tidak mendengar kabar dari saya untuk sementara waktu.”

Khashoggi menolak, dan Mutreb memerintahkan orang-orangnya untuk mengeluarkan alat-alat yang mereka bawa untuk memotong-motong tubuhnya, kata buku itu. Audio menangkap suara alat-alat tersebut diletakkan di atas meja.

“Apakah kamu akan membunuhku? Apakah Anda akan mencekik saya?” Khashoggi terdengar bertanya.

Mutreb mengatakan kepadanya bahwa dia akan “dimaafkan” jika dia bekerja sama, jelas para wartawan dalam buku itu.

Mutreb kemudian memerintahkan lima agen Saudi untuk menyerang Khashoggi.

Salah satu agen, “kemungkinan besar Thaar Ghaleb al-Harbi,” jelas buku itu, mencoba menutup mulut Khashoggi, tetapi audio menunjukkan bahwa Khashoggi mengelak.

Al-Harbi termasuk di antara penjaga kerajaan Saudi, dan dipromosikan tahun lalu ke pangkat letnan karena keberanian dalam membela istana Putra Mahkota di Jeddah. Buku itu mengatakan kelompok itu juga termasuk Mohammed Saad Alzahrani, penjaga kerajaan lainnya.

Foto Jamal Khashoggi, wartawan Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul (AP/Jacquelyn Martin)

Para pembunuh akhirnya berhasil meletakkan kantong plastik di atas kepala Khashoggi, kata buku itu. Butuh lima menit sampai dia menarik napas terakhir, dan kata-kata terakhirnya tercatat sebagai, “Jangan tutup mulutku. Saya menderita asma. Jangan, kamu mencekikku.”

Khashoggi meninggal pada pukul 13:24, buku itu melaporkan, hanya 10 menit setelah memasuki gedung pada 2 Oktober 2018.

“Detik terakhir di konsulat berlalu dengan suara serak korban yang meninggalkan dunia ini,” tulis para wartawan.

Setelah Khashoggi meninggal, Mustafa al-Madani, pria Saudi yang dikirim untuk menjadi “peniru” Khashoggi dan Saif Saad al-Qahtani, melepas pakaian korban, kata buku itu.

Harbi dan Zahrani membantu Tubaigy ketika dia memotong-motong tubuh, kata buku itu, menggambarkan ahli forensik menghujani perintah kepada orang-orang di sekitarnya. “Tunggu apa lagi?” Teriaknya.

Ketika adegan itu berlangsung, personel konsulat merasa mual, kata buku itu.

“Menurut audio,” para wartawan menulis, “potongan-potongan yang terdengar mungkin adalah suara penggunaan alat yang mirip dengan pisau untuk memotong tulang-tulang tubuh, sementara suara bernada tinggi seperti gergaji otopsi listrik yang sering terdengar, juga ikut terekam.”

Iwobi Tak Menyangka Petr Cech Bakal Pensiun di Arsenal

Liputan6.com, London – Alex Iwobi tak menyangka kiper Arsenal, Petr Cech memutuskan untuk pensiun di akhir musim nanti. Cech disebutnya masih terlalu muda untuk pensiun.

Dia memprediksi Petr Cech masih bisa main untuk empat tahun lagi baik di Arsenal atau klub lain. Namun kiper asal Republik Ceko itu memutuskan lain.

Kiper berusia 36 tahun ini mengumumkan keputusan ini beberapa saat lalu. Dia merasa sudah tiba di waktu yang tepat untuk pensiun, mengingat dia sudah menginjak usia karier 20 tahun sebagai profesional.

Cech layak disebut sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah merumput di Premier League. Dia mengoleksi empat gelar juara Premier League dan satu gelar Liga Champions selama membela Chelsea.

Musim ini Petr Cech memang mulai digusur Bernd Leno dalam perebutan posisi kiper nomor satu di Arsenal. Namun, Iwobi yakin sebenarnya kemampuan Cech masih sangat baik.


2 dari 3 halaman

Terkejut

Iwobi tak mau berbohong, dia jujur terkejut ketika mendengar keputusan Cech tersebut. Sebab, selama berlatih bersama di Arsenal, dia melihat Cech masih sangat bagus dan masih layak bermain.

“Saya terkejut karena dia [Cech] tampak bagus di sesi latihan dan setiap kali dia bermain di pertandingan,” ungkap Iwobi di Sky Sports.

“Ketika dia mengumumkan bahwa dia akan pensiun, saya bereaksi seperti: ‘wow, anda bisa saja bermain tiga atau empat tahun lagi dengan cara anda bermain itu’.

3 dari 3 halaman

Respek

Meski demikian, bagaimanapun Iwobi meminta semua pihak menghargai keputusan Cech. Bagaimanapun Cech telah menjalani karier yang luar biasa, dan dia melihat saat ini sebagai momen yang tepat untuk gantung sepatu.

“Akan tetapi kita harus menghargai keputusannya, dan kami harus melakukan yang terbaik untuk memastikan dia mengakhiri kariernya sebaik mungkin,” katanya.

Arsenal saat ini tengah bersiap melawan Chelsea, Minggu (20/1) pada laga krusial yang menentukan asa mereka menembus empat besar. The Gunners berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 41 poin, tertinggal enam poin dari Chelsea di peringkat keempat.

Sumber: Bola.net

Kemlu RI Pulangkan WNI yang Bebas dari Ancaman Hukuman Mati di Malaysia

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI telah memulangkan dan menyerahterimakan dua WNI yang terbebas dari ancaman hukuman mati di Malaysia kepada pihak keluarga. Prosesi itu dilaksanakan di Kemlu RI Jakarta pada 17 Januari 2019.

Kedua WNI tersebut adalah Siti Nurhidayah asal Brebes, Jawa Tengah, dan Mattari asal Bangkalan, Madura.

Siti Nurhidayah (SN) ditangkap pada 6 November 2013 dalam penerbangan transit di Penang dari Guang Zhou membawa narkotika jenis sabu. Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI menguatkan keyakinan bahwa SN adalah korban penipuan.

Dalam proses persidangan, pengacara berhasil menghadirkan sejumlah saksi kunci yang mengetahui dan bersaksi bahwa SN adalah korban. SN dibebaskan dari semua dakwaan pada 15 November 2018.

“Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI terhadap 2 kasus ini memperkuat keyakinan bahwa Siti Nurhidayah adalah korban penipuan. Demikian pula dengan Mattari adalah korban salah tangkap. Karena itu kita berikan pendampingan dan pembelaan semaksimal mungkin,” ujar Lalu Muhamad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Jumat (18/1/2019).

Sementara itu, Mattari ditangkap pada 14 Desember 2016 di sebuah proyek konstruksi tempatnya bekerja di negara bagian Selangor, Malaysia. Mattari dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang WN Bangladesh yang jenazahnya ditemukan dekat tempatnya bekerja.

Pengacara KBRI Kuala Lumpur, Gooi & Azzura, berhasil meyakinkan hakim bahwa bukti-bukti yang ada tidak memadai, khususnya karena tidak ada saksi yang melihat atau mengetahui langsung kejadian tersebut. Pada 2 November 2018, Hakim di Mahkamah Tinggi Syah Alam membebaskan Mattari dari semua tuduhan. Namun demikian, baru 8 Januari 2019, ijin pemulangan diterima dari Imigrasi Malaysia.

“Selama proses hukum, KBRI selalu memberikan pendampingan kepada keduanya. Termasuk dalam bentuk memfasilitasi komunikasi dengan keluarga masing-masing,” ungkap Galuh Indriyati, staf KBRI Kuala Lumpur yang selama ini melakukan kunjungan ke penjara dalam rangka pendampingan bagi WNI yang menjalani proses hukum di wilayah kerja KBRI Kuala Lumpur.

Sementara itu, putra tunggal Siti Nurhidayah, Muhamad Ali Al Farisi atas nama keluarga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah atas pendampingan dan pembelaaan yang diberikan kepada ibunya.

“Saya tidak tahu harus mengucapkan apalagi selain terima kasih kami sekeluarga atas perjuangan Pemerintah membebaskan Ibu saya yang korban penipuan. Semoga menjadi pelajaran bagi yang lain,” ujar mahasiswa semester 8 Teknik Elektronika yang ditinggal ibunya saat di kelas 2 SMA ini.

Sejak 2011, sebanyak 442 WNI terancam hukuman mati di Malaysia. Pemerintah berhasil membebaskan sebanyak 308 WNI dan saat ini masih ada 134 WNI terancam hukuman mati, menurut data Kementerian Luar Negeri RI.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

WNI Dibebaskan dari Sandera Abu Sayyaf di Filipina

Di lain kabar, seorang nelayan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi sandera Abu Sayyaf, Samsul Saguni, dilaporkan telah dibebaskan dari sekapan kelompok separatis yang berbasis di sekitar kepulauan selatan Filipina itu.

Menurut keterangan dari Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, Samsul dilepaskan pada Selasa, 15 Januari 2019, sekitar pukul 15.35 waktu setempat.

“Samsul Saguni saat ini masih berada di Pangkalan Militer Westmincom di Jolo, Filipina Selatan, guna pemeriksaan kesehatan dan menunggu diterbangkan ke Zamboanga City,” tutur Iqbal saaat dihubungi Liputan6.com pada Rabu (16/1/2019).

Setelah diserahterimakan secara resmi kepada KBRI Manila, Samsul akan diproses pemulangannya ke Indonesia. Meski demikian, waktu pengembalian korban ke Tanah Air belum bisa dipastikan.

“Tergantung kondisi di Filipina,” ujar Iqbal.

Samsul Saguni diculik pada 11 September 2018 di perairan pulau Gaya, Semporna, Sabah. 

Seorang WNI lainnya atas nama Usman Yunus, yang diculik oleh Abu Sayyaf bersamaan dengan Samsul, telah lebih dahulu bebas pada tanggal 7 Desember 2018.

Sebelumnya, keduanya disekap bersama dengan tiga korban penculikan lainnya –seorang warga negara Malaysia dan dua orang WNI– di perairan Kinabatangan, dekat dengan Pulau Tawi Tawi di Filipina, ketika menangkap ikan di wilayah ini. Baca selengkapnya…

Sebentar Lagi Disidang, Begini Perkembangan Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani

Liputan6.com, Jakarta – Musisi sekaligus politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani terjerat kasus ujaran kebencian. Dia ditengarai mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan kegaduhan.

Pernyataan tersebut dilontarkan Ahmad Dhani melalui jejaring sosial twitter. Dalam cuitannya, dia menyebut kata idiot yang menyinggung salah satu unsur massa pengunjuk rasa menolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Akibat cuitannya itu, Ahmad Dhani harus menjalani proses hukum dan menghadiri persidangan. Dalam surat tuntutan yang dikeluarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 26 November 2018 lalu, dia dijatuhkan hukuman pidana dua tahun penjara.

“Berdasarkan uraian di atas kami Jaksa Penuntut Umum menuntut Majelis Hakim yang memutuskan perkara ini menyatakan terdakwa terbukti secara sah menimbulkan kebencian terhadap suatu golongan. Dan menjatuhkan pidana dua tahun kepada terdakwa,” tandas jaksa.

Jaksa mendakwa Ahmad Dhani lantaran melanggar Pasal 45 huruf A ayat 2 junto 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 Junto UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE junto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Sampai saat ini, proses hukum ujaran kebencian yang menjerat Ahmad Dhani masih terus bergulir. Berikut perkembangannya seperti yang dihimpun Liputan6.com:

2 dari 5 halaman

1. Dhani Mengaku Siap

Ahmad Dhani dalam salah satu pernyataannya menyatakan bahwa dirinya telah siap menjalani persidangan. Politikus asal Partai Gerindra tersebut mengaku sudah terbiasa menghadapi persidangan dan proses hukum.

“Ya siap aja. Kan saya sudah biasa menghadapi persidangan,” tandas Ahmad Dhani usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kamis (17/1/2019).

Dia juga menuturkan, tidak ada persiapan khusus yang dia lakukan sebelum menjalani persidangan. Dhani hanya akan membawa bukti dan saksi ahli ke meja hijau.

“Tidak ada persiapan. Saat sidang hanya akan bawa bukti dan saksi ahli,” Dhani menandaskan.

3 dari 5 halaman

2. Kejari kerahkan 6 jaksa

Kejaksaan Negeri Surabaya akan mengerahkan enam orang jaksa untuk mengawal kasus ujaran kebencian dengan tersangka Ahmad Dhani. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Surabaya, Didik Adyotmo.

“Ada satu tim yang mengawal. Satu tim itu terdiri dari enam orang jaksa, baik itu jaksa dari Kejaksaan Negeri Surabaya atau juga dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,” kata Didik usai menerima pelimpahan tahap dua kasus tersebut di Kantor Kejaksaan Negeri Surabaya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (17/1/2019).

Kendati demikian, Didik belum bisa menyebutkan sejumlah nama jaksa yang ditugaskan untuk mengawal kasus tersebut.

“Paling lambat 15 hari sudah segera disidangkan kasus ini,” katanya.

4 dari 5 halaman

3. Tidak bisa ditahan

Didik menyampaikan, Ahmad Dhani dijerat UU ITE dengan ancaman hukuman hanya 3 tahun sehingga tidak bisa ditahan.

Dia akan mengikuti prosedur yang menyebut tersangka bisa ditahan jika hukumannya di atas lima tahun penjara.

“Kejari akan menahan tersangka jika ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara. Untuk kasus ini hanya diancam tiga tahun penjara. Jadi tidak layak ditahan dan ini sudah sesuai SOP,” tutur Didik.

Rifqi Aufal Sutisna

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Mourinho Menangkan Segalanya Bersama Inter Milan

Liputan6.com, Jakarta Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho bercerita soal mantan-mantan klub yang pernah dilatihnya. Dia mengungkapkan momen-momen paling berkesan mulai dari soal pemain terbaik hingga klub mana yang paling berkesan buat dirinya.

Bukan Chelsea atau Real Madrid, Mourinho mengaku Inter Milan yang dilatihnya pada 2008-2010 sebagai tim terbaik yang pernah dilatihnya. Maklum, Mourinho raih treble di Inter Milan yang juga sekaligus sejarah di serie A.

Seusai dipecat Chelsea pada 2007, setahun kemudian Mourinho ditunjuk Inter Milan menggantikan Roberto Mancini. The Special One menangani Nerazzurri selama dua musim.

Meski hanya dua musim, akan tetapi Mourinho sukses mempersembahkan berbagai gelar bagi Inter Milan, mulai dari dua gelar Serie A serta masing-masing satu trofi Coppa Italia, Supercoppa Italana, dan Liga Champions.

Mourinho tak lama bertahan di Inter Milan. Itu karena dirinya digoda Real Madrid pada 2010.


2 dari 3 halaman

Menangi Segalanya

Salah satu pencapaian bersejarah Mourinho bersama Inter terjadi pada musim 2009-10. Kala itu Mou sukses mengantar La Beneamata meraih treble winners. Hal inilah yang membuat dia menganggap Inter menjadi tim terbaik yang pernah dia tangani.

“Tim terbaik? Kalian tahu saya harus mengatakan Inter karena mereka memenangi segalanya,” ujar Mourinho ketika bertindak sebagai pundit di stasiun televisi beIN Sports.

“Saya harus objektif dan menaruh rasa hormat sepenuhnya terhadap mereka dan mengatakan mereka adalah tim yang memenangi semuanya dari hari pertama hingga terakhir,” sambungnya.

3 dari 3 halaman

Prestasi Luar Biasa

Inter pada musim tersebut memang tampil luar biasa. Salah satu momen paling diingat adalah ketika tim asuhan Mou sukses menyingkirkan tim unggulan Barcelona di semifinal Liga Champions.

“Mereka [Inter] menjuarai semua kompetisi, memenangi treble, mengalahkan tim terbaik dunia Barcelona 3-1, mengalahkan Bayern Munchen 2-0 di final Liga Champions,” tutur Mourinho.

“Mereka menjuarai liga di Italia dengan raihan poin fantastis, mereka menjuarai piala Italia, dan memenangi tiga final dalam 10 hari, jadi saya harus katakan bahwa mereka adalah tim terbaik,” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Surat Ahok Jelang Bebas: Panggil Saya BTP

Liputan6.com, Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan menghirup udara bebas pada Kamis, 24 Januari 2019. Usai menjalani hukumannya selama 2 tahun penjara dikurangi remisi 3 bulan 15 hari di Mako Brimob, Ahok akan bebas.

Kebebasan Ahok rupanya sudah dinanti banyak pihak. Para penggemar Ahok pun menyampaikan kerinduannya melalui akun sosial media mereka masing-masing. Ketika bebas nanti, pria asli Belitung ini sudah memiliki banyak undangan.

Selain undangan untuk menjadi pembicara di berbagai acara, Ahok juga sudah mendapatkan undangan dari luar negeri.

Tetapi rupanya, Ahok lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya terlebih dahulu dengan liburan bersama.

Jelang kebebasannya, Ahok justru menuliskan surat yang diunggah oleh tim nya dalam akun Twitter @basuki_btp pada hari ini, Kamis (17/1/2019). Dalam surat tersebut, Ahok menuliskan ucapan terima kasih untuk orang-orang yang selalu mendukungnya.

Terima kasih atas doa serta dukungan yang selama ini untuk saya. Tidak pernah dalam pengalaman hidup saya bisa menerima banyak pemberian dari makanan, buah-buahan, pakaian, buku-buku, dan lain-lain dari saudara-saudara. Saya merasa begitu dikasihi. Dan kasih yang saudara-saudara berikan kepada saya lebih baik daripada emas dan perak maupun dibandingkan kekayaan yang besar,” tulis Ahok.

Selain itu, Ahok mengaku dirinya mendengar jika kebebasan dirinya nanti akan disambut oleh banyak pihak. Ia pun meminta agar hal tersebut tidak dilakukan karena bisa mengganggu ketertiban di jalan umum.

Ahok kemudian merasa bersyukur dirinya masuk ke penjara dan tidak terpilih kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta. Karena menurutnya, dia justru banyak belajar menguasai dirinya, bukan hanya Balai Kota saja.

Setelah bebas nanti, ia juga meminta agar tidak lagi dipanggil Ahok, melainkan BTP yang merupakan singkatan namanya Basuki Tjahaja Purnama.

Terakhir, Ahok juga mengingatkan para pendukungnya agar bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019.

2 dari 3 halaman

Isi Surat Lengkap

Berikut, isi surat lengkap Ahok:

Terima kasih atas doa serta dukungan yang selama ini untuk saya. Tidak pernah dalam pengalaman hidup saya bisa menerima banyak pemberian dari makanan, buah-buahan, pakaian, buku-buku, dan lain-lain dari saudara-saudara. Saya merasa begitu dikasihi. Dan kasih yang saudara-saudara berikan kepada saya lebih baik daripada emas dan perak maupun dibandingkan kekayaan yang besar.

Saya mendengar ada yang mau menyambut hari kebebasan saya di Mako Brimob bahkan ada yang mau menginap di depan Mako Brimob. Saya bebas tanggal 24 Januari 2019 adalah hari Kamis hari orang orang bekerja, jalanan di depan Mako Brimob dan di depan Lapas Cipinang adalah satu-satunya jalan utama bagi saudara-saudara kita yang mau mencari nafkah. Saya sarankan demi untuk kebaikan dan ketertiban umum bersama, dan untuk menolong saya, sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi menginap.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, Allah Pencipta langit dan bumi bahwa saya diijinkan untuk ditahan di Mako Brimob. Saya bersyukur diijinkan tidak terpilih di Pilkada DKI 2017, Jika saya terpilih lagi di Pilkada tersebut saya hanyalah seorang laki-laki yang menguasai balaikota saja, tetapi saya di sini belajar menguasai diri seumur hidup saya. Kuasai balaikota hanya untuk 5 tahun lagi. saya Jika ditanya Jika waktu bisa diputar kembali, mau pilih yang mana? saya akan katakan Saya memilih ditahan di Mako untuk belajar 2 tahun (liburan remisi 3,5 bulan), untuk bisa menguasai diri seumur hidupku. Jika terpilih lagi aku akan semakin arogan dan kasar dan semakin menyakiti hati banyak orang. pada kesempatan ini saya juga mau sampaikan kepada ahokers, para PNS DKI, para pembenci ku sekalipun, aku sampaikan mohon maaf atas segala tutur kata, sikap, perbuatan yang disengaja maupun tidak sengaja menyakiti hati dan perasaan saudara dan anggota keluarganya. saya mohon maaf dan saya keluar dari sini dengan harapan panggil saya BTP bukan Ahok.

Pemilu dan pilpres 2019 akan dilangsungkan tanggal 17 April 2019. saya menghimbau seluruh ahokers jangan ada yang Golput. kita perlu menegakkan empat pilar bernegara kita yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI dengan cara memiliki partai politik yang mau menegakkan empat pilar di atas di seluruh Indonesia, kita harus mendukung agar di DPRD, DPRD, dan DPR RI maupun DPD RI memiliki jumlah kursi yang mencapai di atas 30 persen untuk partai yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.

Saya ingin mengutip pidato Presiden Soekarno yang saya kutip dari buku Revolusi BELUM SELESAI, kumpulan pidato Presiden Soekarno 30 September 1965-Pelengkap Nawaksara (10 Januari 1967), Penyunting: Budi Setiono dan Bonnie Triyana, terbitan serambi (www.serambi.co.id). Apa yang Presiden Soekarno sampai kan aku harap juga Diterima menjadi pikiran dan harapan aku kepada seluruh ahokers dimanapun domisili saudara: ” saudara-saudara. Pancasila adalah jiwa kita, bukan hanya jiwaku. tetapi ialah jiwa Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan selama angkatan bersenjata Republik Indonesia berjiwa Pancasila Insya Allah swt, engkau akan tetap kuat, tetap kuat dan Sentosa, tetap kuat dan Sentosa, tetap kuat dan Sentosa menjadi tanduk daripada banteng Indonesia, yang telah kita dirikan pada tanggal 17 Agustus 1945…… Engkau adalah penegak daripada Pancasila dan Setialah kepada Pancasila itu, pegang Teguh kepada Pancasila sila Pancasila itu, sebagaimana aku pun berpegang teguh kepada Pancasila, bela Pancasila itu. bahkan sebagaimana ku katakan lagi tadi. saudara-saudara, laksana panggilan yang aku dapat dari pada atasan untuk memegang teguh kepada Pancasila ini.”

Majulah demi kebenaran, peri kemanusiaan dan keadilan.Ingatlah sejarah dan tujuan para proklamator dirikan negeri ini.

MERDEKA!

Salam dari Mako Brimob Basuki Tjahaja Purnama

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Begini Suasana Nobar Debat Perdana di Rumah Dinas Jusuf Kalla

Liputan6.com, Jakarta – Meski diundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menghadiri debat pertama capres dan cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Wakil Presiden Jusuf Kalla lebih memilih menonton acara debat di rumah.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (18/1/2019), Wapres JK menonton acara debat di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Jusuf Kalla menonton ditemani sang istri Mufida Kalla, sejumlah staf khusus dan tim ahli wakil presiden, serta sejumlah wartawan. Tidak tampak politikus dari partai politik yang ikut mendampingi.

Meski dirinya diundang oleh KPU, Jusuf Kalla mengaku memilih menonton melalui tayangan televisi di rumah karena dapat menilai isi debat.  (Karlina Sintia Dewi)

Klopp Sambut Gembira Kontrak Anyar Robertson di Liverpool

Liputan6.com, Liverpool – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyambut gembira perpanjang kontrak Andrew Robertson. Maklum, bek kanan andalan The Reds ini selalu jadi pilar di permainan tim asuhan Klopp.

Tak aneh kalau Klopp kini gembira mendengar perpanjangan kontrak Robertson.Dia meyakini Robertson sudah menyatu padu dengan Liverpool.

Baru-baru ini, The Reds mengumumkan bahwa Robertson menyepakati kontrak baru yang berdurasi lima tahun. Dengan demikian, penggemar Liverpool bisa menikmati performa pemain berumur 24 tahun tersebut setidaknya hingga 2024 nanti.

Robertson merupakan salah satu rekrutan Liverpool pada musim panas 2017 lalu, diboyong dari Hull City dengan banderol 8 juta pounds. Ia juga turut serta membantu tim menutup musim 2017-2018 sebagai runner-up Liga Champions.


2 dari 3 halaman

Klopp Bergembira

Mendengar kabar perpanjangan kontrak sang pemain, Klopp pun tak bisa menyembunyikan suka citanya. Dalam situs resminya, pria asal Jerman tersebut mengatakan bahwa nama Liverpool telah mendarah daging di dalam tubuh sang pemain.

“Saya ingat saat kami merekrutnya pada musim panas 2017 dulu, saya berbicara banyak soal ‘ceritanya, sejarahnya’ dan bagaimana saya menyukai itu, dan juga menungkap seperti apa dia nantinya untuk kami,” ujar Klopp seperti yang dikutip dari Goal.

“Dia telah melampaui semua ekspektasi ini. Dia mungkin berasal dari Glasgow, tapi semua di dalam dirinya meneriakkan Liverpool,”katanya.

3 dari 3 halaman

Perkembangan Robertson

Setelah tiba di Liverpool, Robertson harus menjalani persaingan yang ketat dengan bek kiri lainnya, Alberto Moreno. Klopp senang karena ia bersabar duduk di bangku cadangan dan membalas kepercayaan yang diberikan saat mendapat kesempatan.

“Melihatnya tumbuh dan berkembang adalah suatu hal yang fantastis. Mungkin itu bukan awal yang mudah untuknya, sebab kami juga diberkati dengan bek kiri fantastis lainnya dalam diri Alberto Moreno,” tambah Klopp.

“Dia harus bersabar – dia harus siap saat kesempatannya datang dan perkembangannya sejak itu adalah sebuah contoh bagi tiap pemain yang bergabung dengan kami,” tandasnya.

Pada musim ini, Robertson sudah mencatatkan total 20 penampilan di Premier League juga enam di Liga Champions, dan semuanya berstatus sebagai starter. Selain itu, ia juga telah mencatatkan enam assist hingga sekarang.

Sumber: Bola.net

Bikin Geger, 5 Harimau Liar Tiba-tiba ‘Ikut’ Panen Durian

Palembang – Warga Desa Tanjung Baru, Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan dibuat geger dengan 5 ekor harimau yang masuk perkebunan. Harimau masuk saat masyarakat sedang panen durian.

“Kemarin masyarakat, khususnya petani durian di OKU sempat geger karena ada 5 ekor harimau masuk kebun. Informasi sementara 3 dewasa dan 2 masih kecil,” ujar Kepala Unit Seksi III BKSDA Sumsel, Herman, Jumat (18/1/2018).

Berdasarkan laporan yang telah diterima BKSDA di Baturaja, kawanan harimau itu masuk saat petani sedang panen durian. Disebut-sebut harimau masuk bukan kali ini saja.

“Informasinya ada beberapa kali masuk perkebunan. Sekarang ini geger karena sedang musim durian, jadi semua yang berjaga di kebun siang malam khawatir,” kata Herman.

Untuk mengantisipasi serangan, Herman mengaku sudah memasang kamera trap. Kamera trap dipasang selama 15 hari kedepan untuk mengetahui keberadaan sang raja hutan.
Selain kamera trap, petugas khusus dari BKSDA juga disiagakan di lokasi tempat harimau terlihat. Bahkan BKSDS sudah menelusuri lokasi yang disebut sebagai tempat 5 ekor harimau berkeliaran.

“Tim telah kita diterjunkan ke lokasi. Dari pantauan awal tidak ada jejak harimau di lokasi karena saat itu hujan gerimis, tapi memang terlihat daerahnya seperti jalur jelajah harimau,” katanya.

Terkait hal itu, Herman sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat. Salah satunya memberi edukasi tata cara dan tindakan darurat bila bertemu harimau. Termasuk pada petani yang berjaga di perkebunan durian.
(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>