Tim Kesehatan 212: Lebih 200 Orang Pingsan di Acara Reuni 212

JakartaReuni Akbar Mujahid 212 sudah usai. Salah satu posko kesehatan mencatat lebih dari 200 orang pingsan selama acara.

Forum Komunikasi Padi yang membuka posko kesehatan dalam acara reuni 212 mencatat ada sekitar 300 orang yang tumbang. Salah satu petugasnya, dr Anna mengatakan 200 di antaranya jatuh pingsan.

“Dari subuh tadi sampai sekarang 300 orang ditangani itu. Banyak yang pingsan lebih 200, dari titik lain dibawa ke sini semua,” tutur dr Anna di posko kesehatan yang berada dekat pintu Timur Monas, Minggu (2/12/2018).

Anna mengatakan pihaknya menurunkan 600 tim medis yang terbagi dalam tiga posko di Monas. Dua di antaranya posko makanan dan satu lainnya posko kesehatan.

Pihaknya sudah membuka posko kesehatan sejak Sabtu (1/12) pukul 14.00 WIB. Tercatat hingga akhir acara pihaknya menangani 400 orang yang sakit termasuk juga dengan yang pingsan.

“Kalau yang kita tangani total 400 orang ada dari kemarin pukul 14.00 WIB, kita ke sini sudah ada pasien terus mulai ramai sampai sekarang. Ini dibuka dari kemarin di pintu satu itu udah ada pasien,” katanya.

Anna mengatakan mereka yang tumbang dikarenakan lelah akibat padatnya suasana Reuni 212. Terlebih lagi sebagian dari mereka sudah mengalami penyakit berat.

“Itu karena rata-rata serangan jantung dan infeksi saluran cerna, kebanyakan karena diare, demam, mual, muntah dan jantung paling banyak, dan stroke, hipertensi banyak banget itu, karena dari rumah udah sakit,” katanya.

“Lupus aja ada ini, karena emang sudah sakit. Kekurangan oksigen karena dia sakit jantung, jadi kemampuan jantung mengambil oksigen kurang cuma dasarnya mereka sakit dengan semangat tinggi mereka datang berjuang di sini mereka pingsan jatuh,” lanjut Anna.

Hingga pukul 13.00 WIB, reuni yang dimulai sejak dini hari tadi sudah selesai. Peserta pun sudah mulai meninggalkan lokasi. Namun, lalu lintas di sekitaran Monas masih terpantau padat.
(eva/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *