The Millennial Jack Tarub, Pementasan Seni dan Nilai Penting dalam Berbagi

Tiket pementasan drama musikal The Millennial Jack Tarub sendiri dibanderol mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta. Hasil pertunjukan yang didapat dipersembahkan lewat kegiatan yang diiniasi oleh organisasi nirlaba yang diprakarsai siswa-siswi SIS-PIK, Yayasan SISwa Peduli Bangsa (YSPB).

Ada pun bantuan akan diberikan untuk membangun fasilitas pendidikan di daerah Kabupaten Ende, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Timor Tengah Selatan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berbagi pada sesama ini juga merujuk pada moto yang diusung oleh organisasi nirlaba yang didirikan pada Februari 2017 ini yang berbunyi “Setetes air, secercah cahaya… untuk anak Indonesia”.

Sebelumnya, penggalangan dana serupa juga dilakukan lewat lakon Bawang Merah, Bawang Putih, dan Bawang Bombay yang digelar September 2017 lalu. Kala itu, bantuan disalurkan pada anak-anak di SDN Oematmuti, NTT.

Pembangunan yang dilakukan yakni fasilitas dua ruang kelas dan perpustakaan. Kegiatan ini juga dibarengi dengan pembuatan sumut masyarakat sekitar SDN Oematmuti.

“Di Kupang kesulitan air untuk membangun, minum, dan bercocok tanam. Apa yang kita lakukan swasembada dengan penduduk sekitar yang membangun. Setelah digali 30 meter, baru ada air. Meski sempat frustasi, kami sudah menyelesaikan bangunan sekolah,” jelas Retina Rosabai, Board of Governor (SIS-PIK) sekaligus salah satu BOG Yayasan Siswa Peduli Bangsa (YSPB).

“Sekolah masih dengan rumbai-rumbai dan anak-anak tidak punya fasilitas listrik dan air tapi semangat mereka begitu besar untuk sekolah. Apa yang bisa kita lakukan adalah berbagi menyalurkan berkat,” ungkap Dachlia Lizar, Board of Governor Yayasan Siswa Peduli Bangsa (YSPB).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *