Teriakan Minta Tolong Korban Mayat Dalam Koper Sempat Didengar Tetangga

Kediri – Aksi pembunuhan Budi Hartanto (28), mayat dalam koper rupanya sempat diketahui beberapa saksi mata. Di lokasi pembunuhan, yakni di warung kopi Jalan Surya, Desa Sambi, RT 2 RW 2 Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, warga sempat mendengar teriakan korban dan melihat orang berlari pada malam pembunuhan itu.

Sudjilah (60) tetangga yang rumahnya di sebalah timur warung kopi itu mengaku mendengar beberapa kali teriakan minta tolong. Diduga teriakan itu adalah teriakan korban saat akan dibunuh, Selasa (2/4/2019) malam di warung kopi milik AS, pelaku pembunuhan honorer SD Banjar Melati.

“Saya dengar orang minta tolong, dari arah warung, saya lihat dari ruang tamu melalui jendela tapi gelap, cuman ada orang berlari keluar dari pintu,” ucap Sudjilah, Sabtu (13/2/2019).

Dia mengaku saat itu tidak memiliki firasat buruk. Karena biasanya warung kopi yang jual mie dan nasi goreng itu selalu ramai di malam hari.

“Biasanya juga ramai kalau malam, makanya saya tidak memilki firasat buruk apapun malam itu, tidak menyangka ternyata jadi tempat pembunuhan,” imbuh Sudjilah.

Pantauan detikcom, kini warung kopi ini menjadi jujugan warga untuk melihat langsung tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan mayat dalam koper itu. Warga berkerumun melihat warung yang telah diberi garis polisi sejak, Jumat (12/4/2019).

Sebelumnya, potongan kepala mayat dalam koper, Budi Hartanto (28), warga Tamanan, Kota Kediri dibuang di aliran Sungai Dusun Plosokerep, Desa Bleber, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Sementara koper hitam berisi tubuh korban ditemukan pencari rumput.
(fat/fat) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pengakuan Tetangga Eksekutor Mayat Dalam Koper: Gemulai Kok Bisa Mateni

Blitar – Kedatangan polisi ke rumah tersangka AS, membuat banyak tetangganya kaget. Mereka tidak mengira, jika AS yang pembawaannya gemulai seperti wanita seorang pembunuh sadis. AS eksekutor mayat dalam koper.

Di Desa Mangunan, tepatnya RT 2 Rw 1, sosok AS dikenal sebagian warga sebagai pria pendiam. Dia juga jarang bergaul dan lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumahnya jika siang hari.

Kedatangan tim penyidik Polda Jatim ke rumahnya, Jumat (12/4/2019) dini hari, sontak menjadi pusat perhatian warga sekitar. Apalagi, di lokasi sekitar persawahan itu hanya ada 8 rumah penduduk.

“Saya ya kaget. Nyapo rame-rame iki (Kenapa ramai-ramai ini). Terus ada yang bilang, Mas AS mateni uwong (Membunuh orang). Saya lebih kaget lagi. Mosok banci iso mateni (Masa banci bisa membunuh),” tutur tetangga AS, Nawaru kepada detikcom di lokasi, Sabtu (13/4/2019).

Menurut Nawaru, pembawaan AS memang gemulai. Ini tampak dari cara berjalannya yang kelihatan seperti seorang wanita. Malah Nawaru mengaku, pernah melihat AS berdandan seperti seorang wanita.

“Dulu sekali pernah dandan wanita. Tapi sekarang-sekarang ini tidak pernah lagi,” imbuhnya.

Senada dengan Nawaru, Moh Nur Kholig adalah tetangga yang rumahnya paling dekat dengan rumah tersangka AS. Kholiq hampir tiap pagi jagongan dengan ibu AS, usai jamaah salat subuh di musala kampung itu.

“Tiap pagi saya jagongan sama ibunya. Kalau sama AS, nyaris tidak pernah. Jarang bergaul anak itu. Makanya kaget juga kok tiba-tiba banyak polisi, katanya AS membunuh temannya. Lha kok bisa gitu lho,” kata Kholig pada detikcom di depan rumah AS.

Selain kaget AS terlibat pembunuhan korban mayat dalam koper, tak banyak informasi lain yang diketahui para tetangganya. Mereka hanya beberapa kali melihat, teman-teman AS datang ke rumah itu sekitar 4-5 orang. Mereka semua lelaki. Namun saat malam mulai tiba, ada beberapa warga yang melihat penampakan wanita di antara mereka.

“Pernah ada rencana menggerebek. Tapi kami pikir lagi iya kalau beneran ada wanitanya. Kalau laki-laki semua piye jal,” pungkas Kholiq mengakhiri pertanyaan detikcom.
(fat/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

JK Bandingkan Kedamaian Pemilu Indonesia dengan Negara Tetangga

Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membandingkan kondisi demokrasi Indonesia dengan negara lain. Menurut JK, pemilu di Indonesia akan berjalan dengan lancar meski saat ini suasana agak panas.

“Tinggal sembilan hari lagi. Apa yang terjadi berdasarkan pengalaman kita empat pemilu aman-aman saja. Dan memang itu kita harapkan,” ucap JK di Pulman Hotel, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (8/4/2018).

JK lalu menyebut beberapa negara yang mengalami kerusuhan saat pemilu. Ada beberapa negara sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau kita lihat di negara sekitar kita. Pemilu, baru pemilu namanya kalau ratusan orang meninggal. Filipina saling serang, Di Pakistan malah calon di tembak, India bunuh-bunuhan, dan sebagainya. Thailand di kop (kudeta),” kata JK.

JK yakin, pemilu Indonesia akan aman. Dia sudah menjadi peserta pada tiga pemilu, dan tidak terjadi apa pun.

“Pemilu, kita yakin akan aman-aman saja, saya yakin. Pemilu 2014 cuma satu yang terbakar di Tarakan,” kata JK.
(aik/zak)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi: Kalau Ada Tetangga Goyah Karena Hoax, Tolong Diluruskan

Tangerang – Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) berbicara di depan komunitas olahraga yang mendukungnya. Dia berpesan agar masyarakat pemilihnya berani meluruskan kesalahpahaman akibat hoax.

Jokowi berbicara di deklarasi dukungan komunitas olahraga, pemuda, influencer, dan disabilitas, diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Provinsi Banten, Minggu (7/4/2019). Terlebih dahulu dia bertanya, apakah ada di antara pendukungnya yang pilihan capresnya sempat goyah karena pengaruh hoax yang marak dewasa ini.

“Yang terakhir, saya titip kepada kita semua ini 17 April tinggal 10 hari hari. Hati-hati jangan sampai kita goyah gara-gara ujaran kebencian, hoax, fitnah yang sekarang beredar di bawah,” kata Jokowi.

“Saudara-saudara goyak nggak? Kalau ada fitnah, hoax, terpengaruh nggak?” kata Jokowi. Pendukungnya menjawab bahwa mereka tidak terpengaruh hoax.

Dia bertanya seperti itu karena ini adalah momen krusial, karena hari pemungutan suara tinggal tak lama lagi. Lantas dia mengajak agar semuanya beraksi menguatkan pilihan Pilpres 2019 di lingkungan terdekat.

“Tapi kalau ada tetangga kita yang goyah tolong diluruskan. Jangan takut lawan hoax dan fitnah yang ada,” kata Jokowi menyeru ke pendukungnya.
(dnu/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

5 Fakta Menarik Tentang Andromeda, Galaksi Tetangga Bimasakti

Dalam astronomi, tahun-cahaya adalah satuan yang biasa digunakan untuk mengukur jarak antar benda-benda langit, tetapi beberapa astronom lebih suka menggunakan satuan yang disebut parsec.

Ketika mengacu pada sesuatu yang lebih besar, mereka menggunakan kiloparsec yang sama dengan 1.000 parsec dan megaparsec (sama dengan satu juta parsec).

Bimasakti berukuran sekitar 100.000 tahun cahaya atau 30 kiloparsec. Ini mungkin tampak besar, tetapi agak kecil jika dibandingkan dengan galaksi lain.

Galaksi Andromeda memiliki diameter sekitar 220.000 tahun cahaya, yang lebih dari dua kali lipat dari Bimasakti. Jika terihat cukup terang, Andromeda akan tampak lebih besar dari Bulan di langit malam.

Andromeda berjarak 2,5 juta tahun cahaya dari Bumi, sedangkan Bulan hanya berjarak 384.400 kilometer (238.900 mil) jauhnya.

Jokowi: RI Negara Besar, Masa Urusan Ekspor Kalah Sama Tetangga?

Solo – Presiden Joko Widodo berkunjung ke Kabupaten Sragen menemui para pelaku usaha pertanian. Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta salah seorang warga maju ke atas panggung untuk berdialog.

Awalnya Jokowi meminta warga yang memiliki tempat penggilingan padi untuk naik ke atas panggung. Beberapa orang terlihat ingin maju ke depan.

“Gadah (punya) penggilingan? Oke maju sini. Satu saja, jangan dua, satu cukup,” kata Jokowi di GOR Diponegoro, Sragen, Rabu (3/4/2019).

Jokowi lalu berdialog dengan pemilik penggilingan padi di Jenar, Sragen, Endang. Beberapa orang lain juga dipanggil untuk mewakili penjual pupuk dan petani.

Dalam dialog itu, Jokowi menyampaikan pentingnya modernisasi peralatan pertanian. Presiden tidak mau kalah dengan negara-negara tetangga.

Jokowi mengajak pemilik penggilingan padi tidak lagi menjemur padi di jalan dan pelataran. Tempat penggilingan padi harus memiliki mesin pengering.

“Ini sudah bertahun-tahun masa akan kita terus-teruskan. Setuju mboten? Yang setuju tunjuk jari,” kata Jokowi disambut para peserta yang mengacungkan jari telunjuk.

Jokowi kemudian juga mewacanakan agar setiap tempat penggilingan padi memiliki alat pengemasan. Setiap daerah bisa membuat kemasan dan merek beras sendiri.

“Di kecamatan apa diberi merek apa, di kecamatan lain diberi merek apa. Setiap penggilingan punya mesin pengemasan, setuju mboten? Yang setuju tunjuk jari,” tanya Jokowi yang kembali disambut acungan jari telunjuk para peserta.

Jokowi mengaku tidak ingin tertinggal dengan negara-negara tetangga di bidang pertanian dan bidang lainnya. Dia mengajak petani meninggalkan pola-pola lama.

“Kita ini negara besar, masa kita kalah dengan tetangga kita urusan ekspor, urusan investasi, kalah dengan Malaysia, kalah dengan Singapura, Filipina, kalah dengan Thailand, kalah dengan Vietnam. Kalau kita diam tidak mau mengubah, bisa kalah dengan Laos, kalah dengan Kamboja,” tutupnya. (zlf/zlf)

Perbandingan Tarif Ojek Online di Indonesia dengan Negara Tetangga

1. Thailand

(Asumsi kurs: 1 baht = Rp 449)

5 km pertama:

1 – 2 km: 25 baht (Rp 11 ribu)

2,1 – 5 km: 5 baht/km (Rp 2.248)

Di atas 5,1 km:

1 – 5 km: 50 baht (Rp 22 ribu)

5.1 – 15 km: 10 baht/km (Rp 4.496)

15,1 km seterusnya: 15 baht (Rp 6.744)

2. Kamboja

(asumsi kurs: 1 riel = Rp 3,5)

Per km: 1.000 riel (Rp 3.527)

Ongkos dasar: 1.500 riel (Rp 5.291)

Ongkos minimal: 2.500 riel (Rp 8.819)

3. Vietnam

(Asumsi kurs: 1 dong = Rp 0,6)

2 km pertama: 12 ribu dong (Rp 7.349)

Setelah 2 km: 3.400 dong (Rp 2.082) – 3.500 dong (Rp 2.143). Perhitungan bergantung pada lokasi kota.

Ongkos menit: 300 dong (Rp 183) – 350 dong (Rp 214). Perhitungan bergantung pada lokasi kota.

Untuk pukul 12 malam hingga 5 pagi ada tambahan 10 ribu dong (Rp 6.124).

Tetangga Kaget Romahurmuziy Ditangkap KPK

Liputan6.com, Jakarta – Seorang warga yang tinggal dekat dengan kediaman Romahurmuziy alias Rommy tak menyangka kalau Ketua Umum PPP itu ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Surabaya, Jawa Timur. Sebab, Rommy terbilang orang terpandang di kalangan tetangga.

“Masa sih mas (ketangkep)? Serius? Ya ampun kaget saya. Berapa bulan yang lalu banyak dikunjungin tamu-tamu. Mobilnya bagus-bagus lagi,” ujar Wati yang tinggal di dekat kediaman Rommy, di Jalan Batu Ampar III, RT 4 RW 3, Kelurahan Batu Ampar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/3/2019).

Dalam bersosialisasi, ia mengakui Rommy jarang berkumpul dengan warga. Namun, Romahurmuziy kerap membagikan kue kotak setelah ibadah Salat Jumat.

“Ya gitu sih, jarang berkumpul. Karena sibuk kali ya. Tapi sering ngasih-ngasih makanan kalau abis Salat Jumat. Kalau puasa setiap hari ngasih makanan,” katanya.

Prihal kediaman, Wati mengaku kalau Rommy belum lama menempati rumah tersebut. Rumah itu dibagi menjadi dua bagian, sebelah kanan merupakan kediaman pribadi Rommy beserta Istri dan satu anaknya. Sedangkan di sebelah kiri digunakan sebagai kantor tempat Rommy menjamu tamunya dan melakukan sejumlah kegiatan kepartaian.

“Itu rumah baru setahun. Awalnya dia beli yang jadi tempat tinggalnya. Enggak lama setelah itu beli lagi di sebelahnya. Bangunan baru kok semuanya itu,” ujar Wati.

Sebelum tinggal di sana, Romahurmuziy menempati rumah yang letaknya tak jauh dari daerah tersebut. Namun rumahnya yang dulu tak semegah seperti yang sekarang.

“Kalau dulu rumahnya di dekat sini juga, daerah Duri Bulan. Di dalam gang, enggak seperti yang sekarang di pinggir jalan. Cepet banget itu jadinya, setahun jadi dua banguna gede-gede. Kayak bangun Candi,” pungkas Wati.

Reporter: Ronald

Masih Ada 24 Ribu Rumah Mencantol Listrik dari Tetangga

Liputan6.com, Jakarta – PT PLN (Persero) mencatat masih ada 24.227 rumah di Indonesia yang sumber listriknya masih mencantol dari tetangga. Hal tersebut terjadi karena rumah tangga tersebut tidak mampu membayar biaya penyambungan listrik.

Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki PLN saat ini sebanyak 24.227 rumah tangga masih menyalur atau mencantol listrik dari tetangga, diantaranya terdapat di Provinsi Banten.

“Seperti saya laporkan, masyarakat yang listriknya sudah ada tapi tidak bisa menyambung,” kata Haryanto, saat menghadiri program ‎Sinergi Untuk Rakyat, di Desa Sindangsari, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (15/3/2019).

Program sambung listrik gratis dirasa sangat perlu untuk menekan jumlah tersebut. Sebab ‎kendala biaya menjadikan warga miskin belum dapat mengakses sambungan listrik dari PLN. Sehingga mereka menyambung listrik secara levering atau mencantol dari tetangga yang sudah berlistrik.

“Program bantuan listrik gratis yang tidak mampu ini kan sudah kita laksanakan di beberapa lokasi,‎” tuturnya.

Semua warga miskin yang mendapat bantuan program sambung listrik gratis ini akan mendapatkan sambungan listrik PLN daya 450 Volt Ampere (VA), dengan tarif bersubsidi, listrik yang digunakan adalah sistem layanan prabayar.

Haryanto mengungkapkan, masyarakat yang mendapat penyambungan listrik langsung dari PLN tagihan listriknya lebih kecuil, ketimbang listrik yang mencantol dari tetangga.

“Mesti lebih irit karena pengalaman di tempat lain, mereka mendapat yg sedikit membayar lebih mahal karena tidak ada ukurannya. Biasanya pemilik rumah asli uangnya nggk cukup maka dipasang tarif yang mahal,” tandasnya.

Bom Bunuh Diri Teroris di Sibolga Paksa Puluhan Tetangga Mengungsi

Liputan6.com, Jakarta – Ledakan yang dipicu dari aksi bom bunuh diri istri terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara mengakibatkan puluhan warga mengungsi. Puluhan rumah warga di sekitar lokasi kejadian rusak akibat sejumlah ledakan bom rakitan milik terduga teroris bernama Husain alias Abu Hamzah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, aparat belum bisa leluasa masuk ke TKP lantaran dikhawatirkan terjadi ledakan susulan. Warga juga dilarang mendekat dalam radius 100 meter dari rumah Husain.

“Untuk warga sekitar 100 meter dari TKP sudah disterilisasi, tidak boleh mendekat ke TKP. Karena dampak dari ledakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh istri terduga teroris tersebut cukup luas,” ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019).

Ledakan tersebut membuat atap dan dinding puluhan rumah warga rusak. Rumah Husain sempat terbakar saat bom bunuh diri meledak dini hari tadi. Puluhan warga pun terpaksa mengungsi akibat peristiwa tersebut.

“Di atas 20 KK yang terdampak kalau dilihat dari radiusnya. Mereka diungsikan di kerabat terdekatnya karena ini menyangkut kesalamatan warga, maka diimbau tidak mendekati TKP,” tuturnya.

Hingga saat ini, polisi belum mengizinkan warga mendekat dan kembali ke rumahnya hingga dinyatakan klir. Sebab, diperkirakan masih terdapat bom rakitan dan bahan peledak yang belum dijinakkan dan dimusnahkan petugas di rumah terduga teroris itu.

“Kalau sudah dinyatakan klir, warga boleh masuk. Dari pemerintah daerah juga akan membantu memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terdampak dari ledakan bom itu,” ucap Dedi.