Terungkap, Susu Laba-laba Berprotein Lebih Tinggi dari Susu Sapi

Para peneliti menemukan, laba-laba muda tersebut menghirup tetesan susu bernutrisi yang disekresikan dari bagian bawah induk mereka. Setidaknya, hingga mereka berusia 40 hari. Selain itu, laba-laba yang dipisahkan dari induk mereka memiliki tingkat kelangsungan hidup 40 persen lebih rendah dan akan mati dalam 10 hari.

Cairan mirip susu tersebut kemudian diteliti oleh para ilmuwan. Mereka menemukan, “susu” tersebut memiliki kandungan protein yang lebih besar dari susu sapi. Jumlahnya sekitar empat kali lipatnya.

Selama ini, produksi susu lebih eksklusif pada jenis makhluk hidup mamalia. Namun, susu laba-laba ini tampaknya memiliki manfaat yang sama, yaitu memberikan nutrisi pada makhluk hidup yang lebih muda.

Para ilmuwan sendiri masih belum tahu bagaimana laba-laba mampu mengeluarkan cairan mirip susu itu. Mereka berpikir, hal tersebut mungkin berasal dari telur yang tidak dibuahi yang didaur ulang oleh induk laba-laba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *