Di Mojokerto, Prabowo Dapat Masukan dari Aliansi Ulama dan Cendekiawan

Mojokerto – Selama 2 jam lebih di Pondok Pesantren (PP) Riyadlul Jannah, Mojokerto, Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto ternyata berdiskusi dengan aliansi ulama dan cendekiawan. Para ulama dan kaum intelektual pun memberikan sejumlah amanah kepada Capres nomor urut 2 tersebut. Apa saja?

Pertemuan antara Prabowo dengan dengan para ulama dan cendekiawan di kantor pusat PP Riyadlul Jannah, Kecamatan Pacet berlangsung pukul 20.00-22.16 WIB. Selama dua jam lebih, Ketum Partai Gerindra itu berdiskusi dengan Aliansi Ulama Madura, Aliansi Ulama Tapal Kuda, Aliansi Profesor dan Rektorat, Dzuriah NU, serta habaib dari seluruh Indonesia.

Sayangnya, Prabowo enggan memberikan waktu kepada wartawan untuk mewawancarainya. Dari kediaman Pengasuh PP Riyadlul Jannah, Prabowo bergegas masuk ke dalam mobilnya.

Humas PP Riyadlul Jannah sekaligus Ketua Panitia Penyambutan Prabowo, Muhammad Yusuf Misbah mengatakan, dalam pertemuan kali ini, Prabowo banyak mendapat masukan dari para ulama dan cendekiawan. Salah satunya Prabowo diharapkan mampu mengharmoniskan perbedaan yang ada di Bangsa Indonesia jika terpilih sebagai Presiden pada Pilpres 2019.

“Karena saat ini sangat terasa adanya pengkotak-kotakan, khususnya dalam kita beragama. Kemudian kotak mengkotak antar suku bangsa. Ini yang tidak diinginkan. Persatuan dan kesatuan Republik Indonesia yang paling utama,” kata Yusuf kepada wartawan di lokasi, Sabtu (23/2/2019), malam.

Selain diamanahi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, lanjut Yusuf, Prabowo juga diminta untuk membuktikan kecintaannya terhadap para ulama. Hal itu untuk menampik tudingan yang selama ini mengarah ke Prabowo, yaitu tidak suka dengan ulama.

“Insyaallah Pak Prabowo juga sudah komitmen nanti jika diamanahi menjadi pemimpin, beliau tidak akan meninggalkan ulama. Bahkan beliau akan terus datang bersilaturahmi di tempatnya para ulama,” terangnya.

(rvk/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Banyak Film Porno di HP Pelaku Incest di Lampung, Korban Jadi Pelampiasan

Lampung – AG (18) jadi korban incest atau hubungan sedarah oleh ayah kandungnya M (45) dan kakaknya SA (24), serta adiknya YF (15). AG ternyata sering dicekoki film porno.

“Saya lihat mereka ini berawal dari kakaknya (SA) sudah pegang HP. Di dalam HP-nya itu banyak video porno. Adik kakak ini sering diajak nonton video porno,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (23/2/2019).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila mengatakan, perilaku SA dan YF yang suka nonton film porno itu diketahui dari hasil pemeriksaan dan pengakuan tersangka.


“Nonton film bersama, kemudian dipraktikkan ke korban. Dalam sehari bisa melampiaskan hasratnya ke korban itu ada kalau kakaknya bisa sampai 5 kali, adiknya 3 kali,” kata Ipda Dona saat dihubungi detikcom terpisah.

Banyak Film Porno di HP Pelaku Incest di Lampung, Korban Jadi PelampiasanLokasi tempat korban kerap disetubuhi para tersangka Foto: Dok. Polres Tanggamus

Dona mengatakan, pengakuan ayahnya M baru lima kali menyetubuhi korban. Sementara yang mencengangkan SA mengaku sudah sekitar 120 kali menggauli SA dan YF sekitar 60 kali. Perbuatan bejat ini dilakukan berulang kali sejak 2018. AG tak kuasa melawan karena takut. Selama ini, dia juga dikungkung di dalam rumah.

Ipda Dona menyebut, secara visual M dan SA terlihat seperti manusia normal. Tidak ada keanehan prilaku. Namun sosok YF dia nilai sedikit aneh, karena saat diperiksa terlihat santai bahkan tertawa. YF juga mengaku pernah menyetubuhi kambing dan sapi tetangga.

“Kita tanya (kepada YF) ada objek atau korban lain nggak yang disetubuhi selain kakak kandungmu, anak ini jawab ‘nggak ada bu. Tapi pernah sama kambing dan sapi juga’. Itu pun karena melihat video porno yang ada di HP. HP-nya rusak. Mereka terinspirasi video porno luar negeri yang melakukan hubungan seksual melalui objek binatang,” ucapnya.

Untuk mendalami persoalan ini, ketiga tersangka akan diperiksa kejiwaannya pada Senin (25/2) nanti. Polisi ingin mengetahui apakah ketiganya mengalami gangguan kejiwaan.

Ipda Dona menambahkan, polisi juga menaruh perhatian serius pada korban. Apalagi AG diketahui mengalami keterbelakangan mental. Pihaknya akan terus memonitor kondisi AG. AG pada Senin (25/2) nanti juga akan diperiksa kesehatan dan kondisi kejiwaannya.

“Sejauh ini belum kita temukan adanya gejala kehamilan karena korban juga baru mau kita ambil keterangannya Senin besok dengan didampingi ahli bahasa. Korban bukan kategori tunarungu, tunawicara atau tunagrahita tapi dia memang masuk dalam katagori disabilitas karena kalau ditanya harus ada panduan, ada yang mendampingi, jadi bisa jelas,” ujar Ipda Dona.

“Secara visual anaknya sehat. Anaknya putih, cantik malah. Tapi dia keterbelakangan mental. Mungkin karena tidak mengenyam pendidikan. Kurang lebih seperti itu. Kalau kita lihat matanya kosong. Psikisnya sudah kena,” sambungnya.
(hri/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tak Hanya Tamara Bleszynski, Bella Saphira Juga Buka Rumah Makan

Liputan6.com, Jakarta – Sejumlah artis di Tanah Air membuka rumah makan. Baru-baru ini Tamara Bleszynski pun membuka rumah makan di Bali. Ternyata, jauh sebelum Tamara, aktris Bella Saphira pun membuka rumah makan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Bella mengumumkan bahwa ia pun membuka sebuah rumah makan yang ia beri nama Torani. Di tengah kesibukannya, Bella menyempatkan diri berkunjung ke tempat usahanya itu, dan ke tempat usaha kawannya yang juga bernama sama.

“Sebagai pemilik RM TORANI – MAKASSAR Maka tentu saja Saya menyempatkan diri berkunjung dan menikmati hidangan seafood, bakar2an dan yg lain nya lezat tiada tara yg menjadi Andalan RM TORANI Balikpapan, Milik Kawan Kami,” tulis Bella dalam akun Instagram pribadinya, 21 Februari 2019.

Dalam foto yang diunggahnya, Bella terlihat sedang menyantap hidangan laut dan lauk-pauk yang disajikan di hadapannya. Ia juga mengunggah sejumlah hidangan lain, seperti udang, kepiting, kerang.

“Kelezatan dan bumbu2 rempah yg Ngangenin dan menjadi Andalan Seafood – Ikan2 segar di : RM TORANI – MAKASSAR juga,” lanjut istri Letnan Jenderal TNI Agus Surya Bakti.

Dengan penuh keyakinan, kata Bella, sekarang ia harus mempromosikan dan membuktikan dan menyemangati dirinya dalam menjalani bisnis kuliner yang telah dimulai sejak Juli 2017 di Kota Makassar.

“Karena, Hidangan di TORANI terbukti memang memiliki Ramuan Bumbu2 Khas yg Lezat Sedap Amat Sesuai Lidah Rasa Lokal kita Wong Indonesia.Sambal2 Torani dan technic tradisional nya benar2 membuat kami amat menghargai dan Respect pada Kuliner Khas Indonesia!” kata Bella.

Bella berharap, bisnis kulinernya itu sukses dan menjadi ladang ibadah bersama. “Titip Doakan saya juga ya krn selain saya cinta kuliner Indonesia,Saya full support gerakan : #gemarmakanikan,” tulis Bella Saphira.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ketika Eceng Gondok Bikin Dongkol Nelayan Gorontalo

Liputan6.com, Gorontalo – Eceng gondok atau sering disebut gulma tampak merusak pemandangan di pantai sekitar Pelabuhan Gorontalo.

Tidak hanya merusak pemandangan, keluhan juga datang dari nelayan setempat. Mereka mengeluhkan enceng gondok yang memenuhi pantai Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulontalangi, Kota Gorontalo.

Karena tanaman mengambang ini seringkali menyangkut di mesin perahu dan juga jala ikan.

“Dengan tercemarnya pantai Gorontalo dengan eceng gondok ini sering mengganggu kapal. Jala ikan kami pun sering rusak akibat tersangkut di tumpukan eceng gondok ini,” kata Jefri, salah satu nelayan kepada Liputan6.com, Sabtu (23/2/2019).

Kehadiran tanaman ini sudah kerap dikeluhkan, bahkan di teluk Gorontalo, enceng gondok bertebaran di mana-mana.

“Tanaman ini berasal dari Danau Limboto yang terbawa arus hingga ke Teluk Gorontalo dan memenuhi pinggiran pantai sekitar pelabuhan Gorontalo,” kata Jefri.

Sudah bertahun-tahun kondisinya demikian dihadapi nelayan. Biasanya jika ada hujan di hulu, air danau mengalirkan tanaman ini ke arah muara dan menuju Teluk Gorontalo. Kejadian serupa juga melanda nelayan di Kecamatan Dumbo raya tepatnya di Kelurahan Leato.

“Padahal sering melakukan bersih-bersih lingkungan ternyata eceng gondok ini tidak ada habisnya,” kata nelayan lainya, Wahyu Urumi.

Saksikan video pilihan berikut ini:

5 Cara Membaca Perilaku Pembohong dalam Hitungan Detik

Liputan6.com, Jakarta – Seseorang cenderung berbohong untuk menutupi suatu masalah yang terjadi. Kebohongan biasanya hanya menguntungkan diri sendiri dan merugikan orang lain.

Sebagai mahluk sosial, tentu kita ingin hidup terbebas dari sikap berbohong atau penipuan yang merugikan diri.

Sehingga, diperlukan pengetahuan secara mendasar untuk mendeteksi apakah seseorang sedang berbohong atau tidak.

Seperti dikutip dari laman Brightside.me, Sabtu (23/2/2019), berikut 5 cara mendeteksi orang berbohong dalam beberapa detik:


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 6 halaman

1. Menggigit Bibir

Orang yang suka berbohong sulit berbicara lantaran mulut mereka kerap kering. Terkadang, setelah berbicara mereka akan mengeluarkan reaksi refleks yaitu menggigit bibir mereka.

Orang yang suka berbohong mengalami penurunan sistem saraf pada produksi air liurnya. Jika Anda menawarkan segelas air kepada orang ini, mereka kemungkinan akan meminumnya dengan sangat cepat.

3 dari 6 halaman

2. Mencoba Membuka Mata Agar Percaya Diri

Psikolog mengklaim bahwa pembohong tidak dapat mempertahankan kontak mata untuk waktu yang lama. Namun, jika seseorang berbohong dan ingin Anda mempercayai apa yang mereka katakan, mereka akan mencoba menatap Anda untuk membuat diri mereka tampak dapat dipercaya.

4 dari 6 halaman

3. Mereka Membatasi Gerakan

Sudah diketahui secara umum bahwa gerakan yang tidak terkendali dapat menunjukkan fakta bahwa seseorang berbohong.

Ketika mereka berbicara btidak jujur, biasanya tangan gelisah tak bisa diam. Atau mata kemana-mana serta menghindari tatapan secara langsung.

5 dari 6 halaman

4. Berpegangan Pada Satu Benda

Lanjutan dari upaya membatasi gerak, ternyata orang berbohong kerap menggunakan satu benda untuk berpegangan.

Sebab, ada sejumlah orang yang akan gemetaran jika berbohong. Oleh karenanya, mereka memegang satu benda agar tidak terlihat bergetar.

Perilaku semacam ini sangat alami. Bahkan di masa kecil, kita belajar bahwa untuk menghindari situasi berbahaya, kita perlu bersembunyi di suatu tempat.

6 dari 6 halaman

5. Menjawab Pertanyaan dengan Pertanyaan

Orang yang berbohong biasanya akan mengurangi risiko terdeteksi. Sehingga, saat seorang penipu atau pembohong diajukan pertanyaan, maka mereka akan menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.

Pembohong akan mengatakan, “Kenapa aku mencuri dari kakakku sendiri?” dibandingkan menjawab atau menjelaskan pertanyaan.

Kisah Anak Difabel yang Diam-diam Punya Kehidupan Online Menakjubkan

Oslo

Robert dan Trude meratapi kehidupan sepi dan terkungkung yang mereka pikir dijalani Mats, anak mereka yang difabel. Namun ketika Mats wafat, pasangan itu baru sadar bahwa banyak orang di Eropa menyalakan lilin tanda berkabung untuk putra mereka.

Artikel ini pertama kali terbit di situs radio Norwegia, NRK.

“Pola pikir kami sangat tradisional. Kami tak ingin dia mengubah atau mengacaukan ritme kesehariannya.”

Duduk di sebuah kafe dekat kantornya di alun-alun kota Oslo, Norwegia, Robert Steen (56) memaparkan betapa ia kerap khawatir jika anaknya tak kunjung terlelap hingga tengah malam.

“Jika melihat ke belakang, saya rasa kami seharusnya lebih tertarik pada gim, dunia di mana putra kami menghabiskan hampir seluruh waktunya,” kata Robert.

“Karena kami tak punya ketertarikan itu, kami kehilangan kesempatan untuk mengetahui yang tidak kami pahami,” tuturnya.

Robert menyampaikan kata-kata terakhir tentang Mats akhir tahun 2014 di sebuah kapel di satu pemakaman di ibu kota Norwegia.

Di antara mereka yang duduk mendengarkan pidato itu, termasuk sanak famili dan sejumlah tenaga medis yang mengenal dekat Mats, ada sekelompok orang asing.

Hanya Robert yang pernah bertemu mereka. Itu pun baru sekali: malam sebelum pemakaman.

Beberapa tahun di akhir hidupnya, Mats hampir tidak pernah meninggalkan ruang bawah tanah di flat milik keluarganya.

Jadi cukup aneh bahwa ada orang-orang tak dikenal datang ke pemakamannya. Mats sendiri bahkan tidak pernah berjumpa dengan mereka.

Sebelum kematiannya, tamu-tamu yang berduka itu tidak mengenal Mats sebagai Mats, tapi Ibelin, seorang keturunan ningrat, perayu ulung, dan detektif.

Beberapa orang asing yang menghadiri pemakaman itu tinggal di dekat rumah Mats, tapi sebagian lainnya datang dari jauh. Kedatangan mereka dilandasi satu tujuan: meratapi kawan baik.

Di upacara pemakaman, salah satu dari orang asing itu tampil ke depan dan memberi sepatah kata. Ia berkata bahwa banyak orang di Eropa berkumpul dan menyalakan lilin untuk Mats.

Nasib telah tersurat di bintang-bintang, dan kenyataan tercantum dalam DNA-nya.

Mats, yang berlarian keliiling rumah sambil mengenakan mahkota saat ulang tahun keempat pada Juli 1993, akan menghadapi kenyataan bahwa ia bakal segera lumpuh.

Robert dan Trude mendengar vonis medis itu pada Mei 1993 di Rumah Sakit Ulleval.

Mereka belakangan paham mengapa putra mereka selalu jatuh dari ayunan dan menyakiti diri sendiri.

Sama halnya dengan kenapa Mats tidak memanjat tangga papan luncur di taman anak-anak, meski ia gemar merosot.

Juga penyebab Mats kerap menekuk lutut seperti orang tua saat beranjak dari posisi duduk dan alasannya tak berusaha berlomba dengan anak-anak seusianya.

Tim dokter berkata kepada Robert dan Trude bahwa Mats mengidap duchenne muscular dystrophy (DMD), sebuah gangguan yang menyebabkan pengenduran otot dan kerap menyerang anak laki-laki.

Gen dalam tubuh Mats mengandung kekeliruan yang mencegah ototnya berkembang secara normal. Itu pula yang akhirnya menghancurkan otot-ototnya.

“Setelah kami menidurkan Mats, malam itu kami memanggil dokter. Kami mendapat hak istimewa itu. Kami dapat menelepon dokter kapan pun kami membutuhkan informasi,” kata Robert.

Bersama Trude, Robert berbicara kepada dokter via telepon selama lebih dari setengah jam. “Setidaknya (penyakit) ini tidak akan membunuh anak saya!” kata Robert.

“Dokter terdiam beberapa saat, lalu berkata, ‘Tidak, tapi pengalaman kami menunjukkan, pasien kami yang menderita penyakit ini tidak akan bertahan lebih dari umur 20 tahun,'” tuturnya.

Robert terdiam. “Mats mampu mencapai 25 tahun.”

Di kediaman keluarga di Ostensjo, sebelah tenggara Oslo, Robert dan Trude mengupayakan segala cara untuk putra mereka.

Mats diyakini tidak akan menjalani kehidupan normal seperti yang ada dalam bayangan orang tuanya. Dia akan mati muda dan dipisahkan dari mereka tanpa memberi arti apapun kepada dunia.

Namun seluruh anggapan itu keliru.

Jika DNA telah merancang kehidupan kita sebelum kita dilahirkan, mampukah kita memilih masa depan kita sendiri?

Faktanya, Mats menemukan jalan keluar dan menciptakan sosok baru atas dirinya sendiri.

Di awal dekade 2000-an, Robert dan keluarganya pindah ke sebuah rumah di Langhus, sebelah selatan Oslo. Rumah itu dirancang agar ramah kursi roda.

Walaupun Mats diizinkan bermain konsol permainan grafis Game Boy selama libur sekolah, sosok Mario Bros tetap tak dapat memahami rasanya menjadi sosok yang berbeda.

Mats terus duduk di kursi roda bersama asisten yang mendampinginya ke mana pun.

Robert dan Trude terus memikirkan aktivitas yang mungkin disenangi Mats pada waktu senggang, terutama ketika kawan-kawan sekelasnya bermain sepakbola atau berlarian di luar ruangan.

Barangkali gim online? Robert memberi Mats kata sandi komputer keluarga. Dan sejak saat itu, sebuah dunia yang baru terbuka bagi anak berusia 11 tahun tersebut.

“Selama 10 tahun terakhir hidupnya, Mats bermain antara 15 ribu hingga 20 ribu jam. Itu setara dengan bekerja penuh waktu selama 10 tahun,” kata Robert.

Namun gim itu ternyata menimbulkan percekcokan dalam keluarga.

“Ketika perawat datang pukul 10 malam, Mats sudah tidur. Pekerjaan mereka mengawasi Mats di tempat tidur, bukan memaksanya untuk tidur.”

“Mats protes, ogah-ogahan mengikuti perintah itu,” ujar Robert.

Mats ternyata telah berevolusi menjadi pemain gim. Dan pemain gim tidak tidur sebelum larut.

Lantas siapakah Mats selama jam permainan itu? Dia menjadi Lord Ibelin Redmoore dan kadang-kadang Jerome Walker.

“Ibelin dan Jerome adalah perpanjangan diri saya. Mereka mewakili sisi lain kepribadian saya,” tulis Mats.

Mats membenamkan diri ke planet Azeroth dalam gim populer World of Warcraft.

Azeroth adalah dunia fantasi yang mistis. Terdapat sejumlah benua, lautan, hutan, tebing dan tanah datar, perkampungan serta kota.

Mats menghabiskan hampir seluruh waktunya di sebuah wilayah yang bernama Eastern Kingdoms.

Sebagai pemain gim online, Anda akan memahami dunia itu satu per satu, seperti halnya Anda mengenal dunia nyata secara fisik.

Di dunia khayalan itu terdapat tempat untuk berwisata, wilayah dan kota yang akan Anda kuasaisebagian lebih baik dibandingkan lainnya.

Di area tertentu, Anda wajib berhati-hati, sementara di wilayah lainnya Anda akan dengan senang hati menjelajah. Anda akan menemukan penginapan di suatu kawasan, lalu bertemu orang-orang baru yang menarik.

Begitulah semestinya dunia berjalan. Dan seperti itu pula Azeroth bergulir.

Mats menempuh perjalanan hidupnya di sana dan menemukan lingkaran pertemanan dengan orang-orang menyenangkan.

“Saat saya melewati ruang bawah tanah Mats pada siang hari, gordennya tertutup. Itu adalah kepedihan yang saya ingat betul,” ucap Robert yang bekerja di bagian keuangan kantor wakil wali kota Oslo.

“Oh tidak, saya pikir dia belum memulai harinya. Saya sedih karena dunianya sangat terbatas.”

Tapi mereka yang tak bermain gim tidak dapat melihat gambaran utuhnya. Mereka tidak tahu bahwa gim lebih dari sekadar menembak dan mendapatkan poin.

“Kami pikir ini semua hanyalah permainan. Kami kira itu sebuah kompetisi yang seharusnya dimenangkan,” kata Robert.

Lalu muncul pula persoalan ritme sirkadian di tubuh Mats, di setiap waktu selama 24 jam kesehariannya.

“Kami tidak mengerti mengapa sangat penting bagi Mats untuk terus online saat petang dan malam.”

“Tentu saja orang tidak bermain pagi atau siang hari karena itu adalah waktu di mana mereka berada di sekolah atau tengah bekerja.”

“Kami awalnya memahami semua ini setelah ia wafat. Di akhir hayatnya, kami masih berkeras ia harus tidur jam 11 malam, seperti orang-orang normal lainnya,” ujar Robert.

Lisette Roovers adalah salah satu kawan Mats di dunia gim online yang berasal dari Breda, Belanda. Ia hadir dalam pemakaman Mats tahun 2014.

Lisette juga datang ke Norwegia untuk mengunjungi temannya, Kai Simon Fredriksen, yang juga bermain gim online bersama Mats.

“Saya mengenal Mats bertahun-tahun. Sangat mengejutkan mendengar kabar ia meninggal dan itu berdampak pada saya,” kata Lisette.

Lisette kini berusia 28 tahun. Ia berumur 15 tahun ketika bertemu Mats yang kala itu berusia 16 tahun. Atau tepatnya, ketika karakter gim Lisette, Rumour, bertemu Ibelin.

“Kami bertemu di Goldshire,” kata Lisette.

“Itu bukan tempat yang nyaman lagi, tapi saat itu Goldshire adalah kampung kecil yang menyenangkan, di mana Anda bisa bertemu karakter baru yang menarik.”

“Saya mencari seseorang untuk bermain. Di antara mereka yang di duduk di api unggun adalah sosok yang belakangan saya kenal sebagai Ibelin,” kata Lisette.

“Sayaatau Rumourbertingkah laku impulsif. Saya keluar dari semak-semak dan merebut topi Ibelin. Kami berdiri dan saling menatap beberapa saat, lalu saya kabur membawa lari topinya.”

Lisette tersenyum kecil.

Mats juga menulis perjumpaan pertamanya dengan Lisette di sebuah unggahan blog berjudul Love.

“Di dunia yang lain ini, seorang anak perempuan tidak akan melihat kursi roda atau hal-hal lain sebagai pembeda. Mereka akan menemukan jiwa, hati, dan pikiran saya yang hidup dalam tubuh yang kuat dan cakap,” tutur Mats.

“Untungnya, hampir sebagian besar karakter di dunia virtual ini terlihat menawan,” tambahnya.

Di sisi lain, Lisette berkata, “Mats adalah kawan baik, kadang-kadang ia teman yang sangat dekat.”

“Kami saling bertukar pesan tentang apapun, tapi dia tidak menceritakan kondisinya. Saya kira kehidupannya sama sepertinya saya, contohnya kami sama-sama membenci sekolah.”

Tapi ada hal-hal yang sempat tidak mereka sepakati.

“Dia menulis bahwa ia membenci salju, sedangkan saya menyukainya. Saya tidak mengerti bahwa ketidaksukaannya itu berkaitan dengan kursi roda. Saya tidak tahu sama sekali,” kata Lisette.

Kecintaan Lisette pada gim membuat orang tuanya khawatir. Mereka takut studinya terganggu dan Lisette tak akan memiliki kehidupan sosial.

Keputusan yang diambil orang tuanya adalah memutus akses Lisette kepada gim online. “Dijauhkan dari kawan-kawan di permainan itu sangat berat bagi saya,” tuturnya.

Namun Mats bersiasat untuk melanggengkan perkawanan itu. Meski ia tak menemukan Lisette di gim itu, Mats berkomunikasi dengannya melalui saluran lain.

“Dia menulis surat yang sangat serius untuk orang tua saya dan mendorong mereka memahami betapa penting gim itu bagi saya. Saya menyimpan surat itu,” kata Lisette.

Robert dan Trude tahu putra mereka saling berbalas pesan dengan seseorang bernama Lisette.

“Mats sempat berbicara tentang karakter gim itu sejumlah avatartapi kami tidak memperhatikan secara khusus. Dia cerita pada kami tentang Rumour, dan tentang hal-hal lainnya,” kata Robert.

“Dia atau Lisette mengirimnya kado, termasuk pada hari ulang tahunnya. Itu sangat menyentuh dan kami menggodanya. Dia tersipu dan sangat malu.”

“Kami pikir Lisette adalah teman baik karena hadiah-hadiah itu. Anda bisa menyebut kado itu sebagai bukti nyata pertemanan.”

“Kami tidak menyebut orang-orang yang bersentuhan dengannya sebagai kawan. Kami menyebut mereka avatar. Persepsi kami tentang pertemanan sangatlah tradisional,” ujar Robert.

Dalam gim World of Warcraft, Anda dapat bermain sendiri atau bergabung dengan orang lain dan membentuk kelompok atau serikat.

Mats adalah bagian dari kelompok seperti itu yang bernama Starlight. Kawanan itu berisi 30 anggota.

“Tidak ada yang hanya sekadar menjadi anggota Starlight,” kata Robert yang kini memahami gim itu.

“Untuk menjadi anggota, Anda harus direkomendasikan seseorang yang telah lebih dulu masuk. Anda harus lulus masa percobaan selama satu hingga dua bulan,” ujarnya.

Starlight bertahan selama lebih dari 12 tahun dan kelompok ini masih aktif hingga kini.

“Starlight adalah grup yang spesial karena terus bersama dalam waktu yang sangat panjang. Itu barangkali didasarkan pada pertemanan yang sangat mendalam,” kata Robert.

Kai Simondikenal sebagai Nomine dalam permainan ituberusia 40 tahun. Ia adalah pemimpin Starlight.

Setiap tahun sejak Mats meninggal tahun 2014, Starlight menggelar peringatan khusus untuk mengenang kawan mereka itu.

Tahun 2018, saat tengah mengenang Lord Ibelin Redmoore, Kai Simon berkata kepada rekan-rekannya agar lebih fokus berlari dan berenang.

“Ibelin adalah seorang pelari,” kata Kai. “Sangat penting baginya untuk berlari dan berbagi pengalaman berlari itu dengan orang lain.”

Apakah Kai tengah berbicara tentang Mats atau karakter yang dimainkan Mats? Mungkin itu tidak penting. Barangkali memang seperti itu jika seseorang telah menyatu dengan karakter permainan.

Pada musim panas tahun 2013, Mats berusia 24 tahun. Keluarganya berlibur di Mallorca, Spanyol, sementara ia tak bisa ikut plesir dan tinggal di ruang bawah tanah bersama pendampingnya.

Mats sama sekali tidak boleh sendirian. Selama bertahun-tahun ia memiliki pendamping yang berbeda-beda, termasuk pamannya.

Mats beruntung, beberapa pendampingnya juga punya kesenangan yang sama terhadap gim online.

Ketika orang tuanya berada di Spanyol, Mats memulai blognya yang berjudul Musings of Life (Renungan Hidup). Dalam unggahan berjudul My Escape (Pelarian Saya), dia menulis tentang kehidupan di Azeroth.

“Keterbatasan saya tidak dipersoalkan, belenggu saya hancur dan saya bisa menjadi siapapun yang saya inginkan. Di sana saya merasa normal,” tulisnya.

Mats membagikan tulisannya itu kepada para anggota Starlight. Satu per satu. Itulah proses bagimana mereka akhirnya mengetahui kondisi yang dihadapi Mats dalam dunia offline.

Lisette mengingat kembali saat-saat ia membaca blog milik Mats pertama kali.

“Saya tumbang. Hati nurani saya terluka karena saya beberapa kali menggodanya di permainan gim dan tak pernah betul-betul sengaja melakukannya.”

“Lalu saya berpikir, ‘Apakah saya harus mengubah perilaku terhadapnya?’ Namun saya memutuskan tetap bersikap seperti biasanya. Dia juga menuliskan itu sebagai keinginannya.”

Tanggal 18 November 2014, Mats meninggal.

Dalam kondisi kritis, Mats dilarikan ke rumah sakit. Dokter sempat berhasil membuat kondisinya stabil dan mempertimbangkan untuk memulangkannya.

Namun belakangan seluruh keluarga Mats diminta segera datang ke rumah sakit.

“Dia berada di lantai empat, di ruangan di ujung koridor. Setiap detik sangat berharga. Koridor itu sangat panjang,” kata Robert.

Robert dan istrinya, Trude, datang terlambat.

Foto yang diabadikan Robert memperlihatkan seorang anak muda yang pucat dengan rambut berombak. Foto itu menggambarkan mata, hidung mancung dan mulut yang selama ini selalu ditutup masker pernafasan.

Mats terlihat seperti tengah tertidur pulas.

Beberapa tahun sebelum itu, Lisette membuatkan Mats sebuah gambar. Ibelin menopang Rumour. Syal menutup hidung dan mulut Ibelin.

“Mats menerima gambar itu melalui email,” kata Robert. “Sekarang gambar itu tergantung di tembok rumah kami.”

Sehari setelah Mats wafat, seluruh keluarganya berada di rumah. “Bel terus berbunyi, karangan bunga dan tetangga berdatangan. Kami menangis,” kata Robert.

Robert memikirkan orang yang harus ia beri kabar tentang kematian Mats. Dia mengingat para pemain gim dan mencari cara berkomunikasi dengan mereka secara langsung.

“Sebelum Mats meninggal, saya tidak pernah berpikir dapat memiliki kata sandinya.” Tapi kini Robert sangat membutuhkannya.

“Ketika itu, pikiran saya lalu tertuju pada blognya.”

Faktanya, Mats pernah memberi ayahnya kata sandi untuk masuk ke blognya. Saat itu, tujuannya agar Robert dapat terus-menerus memeriksa seberapa sering unggahan Mats dibaca publik.

“Anda tidak tahu siapa yang berperan dalam kehidupan anak Anda jika Anda tak mengenal dunia digital mereka,” kata Anne Hamill alias Chit, pakar psikologi berusia 65 tahun asal Inggris, yang juga berstatus anggota Starlight.

“Buat kesepakatan dengan anak Anda tentang bagaimana berkomunikasi dengan kawan-kawan dunia digital mereka, kalau-kalau sesuatu terjadi.”

“Kalau tidak, mereka memiliki sekelompok teman yang akan terus bertanya-tanya tentang apa yang terjadi,” kata Anne.

Di akhir unggahan blog tentang kematian Mats, Robert menuliskan alamat email bagi siapapun yang ingin berkomunikasi dengannya.

“Saya menulis itu lalu menangis. Saya mengetuk tanda ‘terbitkan’. Saya tidak tahu apakah akan ada balasan yang masuk sampai email pertama datang, sebuah pesan belasungkawa dari salah satu anggota Starlight.”

“Saya membaca email itu keras-keras, ‘Sangat pedih menulis pesan untuk seseorang yang tidak pernah saya temui, tapi sangat saya kenal.’ Pesan itu menghadirkan kesan mendalam,” ujar Robert.

Setelah itu datang lebih banyak pesan berisi ucapan duka cita dan tentu kehidupan Mats dalam permainan online itu.

“Mats melampaui batasan fisik dan memperkaya banyak orang di dunia,” begitu salah satu pesan itu.

“Kepergian Mats sangat memukul saya. Saya tak dapat menuliskan kata-kata betapa rindunya saya pada dia.”

“Saya tak percaya satupun orang di Starlight. Tapi jika saya harus memilih, saya hanya akan mempercayainya,” demikian pesan lain untuk Mats.

Ketika Starlight mengetahui kematian Mats, mereka mengumpulkan uang sehingga mereka yang berkantong tipis berkesempatan pergi ke Norwegia untuk menghadiri pemakaman.

Robert berkata, keluarganya sangat tersentuh.

“Kami mengangis dan terus menangsis akibat kebahagiaan emosional yang datang dari kenyataan tentang kehidupan Mats.”

“Dengan kawan-kawan yang nyata, orang-orang baik yang sangat peduli dan bersedia datang dari negara lain untuk melihat pemakaman orang yang tidak pernah mereka temui. Ikatan itu sangat kuat,” kata Robert.

Lisette datang dari Belanda. Begitu pula Anne yang terbang dari Inggris, Janina dari Finlandia, dan Rikke dari Denmark.

Atas nama anggota Starlight, Kai yang asli Oslo juga menggelar kebaktian.

“Saat kita berkumpul di sini, sebuah lilin dinyalakan bagi Mats di Belanda. Lilin lain dihidupkan di pusat Irlandia, dan di sebuah perpustakaan di Swedia.”

“Peringatan terhadapnya dilakukan di salon kecantikan di Finlandia, kantor pemerintahan di Denmark, dan banyak tempat di Inggris.”

“Di seluruh Eropa, Mats diingat oleh lebih banyak orang dibandingkan mereka yang punya kesempatan datang ke pemakaman ini.”

“Saya bertemu Mats di dunia di mana tidak ada persoalan tentang siapa dirimu, tubuh seperti apa yang kamu miliki atau bagaimana kamu terlihat di dunia nyata, di balik papan tuts,” ujar Kai.

“Di dunia itu, yang terpenting adalah sosok apa yang kamu pilih dan bagaimana kamu bersikap terhadap orang lain.”

“Yang menentukan siapa dirimu, adalah apa yang ada di sini (Kai meletakkan tangannya ke tempat peribadatannya) dan di sini (Kai menyentuh hatinya).”

Dalam blog miliknya, Mats menulis tentang monitor komputer yang ditatapnya hampir seumur hidupnya, “Ini bukan monitor, ini adalah gerbang ke manapun hatimu berkehendak.”

Vicky Schaubert bekerja untuk stasiun radio publik milik pemerintah Norwegia, Norsk rikskringkasting (NRK) di Oslo. Anda dapat membaca karyanya melalui tautan ini.

Kredit foto paling atas: Blizzard Entertainment/Patrick da Silva Saether/NRK


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Wijaya Karya Bangun Jalan dan Jembatan di Asmat

Liputan6.com, Jakarta – PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) bergerak cepat membangun infrastruktur jalan dan jembatan gantung untuk penanganan darurat bencana virus campak dan gizi buruk, di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Barat.

Daerah tingkat II yang berbatasan dengan Kabupaten Mimika di sebelah barat dan Kabupaten Mappi serta Kabupaten Boven Digoel di sebelah selatan tersebut, kondisi alamnya didominasi tanah berlumpur dan rawa.

Tak heran jika kemudian, rumah-rumah, termasuk jalan penghubung di Kabupaten ini pun berdiri di atas papan berbahan kayu trembesi.

Kondisi jalan papan yang sudah termakan usia puluhan tahun, tertempa terik sinar matahari dan hujan, serta menahan beban dari maraknya penggunaan motor listrik, kemudian mendorong perlunya penyesuaian dan penyempurnaan jalan dengan pengerasan beton.


Berdasarkan evaluasi  kualifikasi,  administrasi  dan teknis, harga serta pembuktian kualifikasi oleh Kementerian  PUPR Direktorat Bina Marga Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional XVIII, Wika kemudian ditetapkan sebagai pemenang untuk membangun infrastruktur vital di Asmat

Adapun cakupan pekerjaan, pembangunan jalan beton (pile slab) dan jembatan gantung 72 meter dalam kontrak bernomor HK.02.03/PJN – WIL.IV/PPK-IV.3/466.

Beratnya medan dan bentang alam yang luar biasa lebar sangat berimplikasi pada proses perjalanan pembangunan infrastruktur di Asmat.

2 dari 3 halaman

Tantangan di Asmat

Manajer Proyek Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Eko Suranto Putro menerangkan, setidaknya terdapat tiga hal yang menjadi tantangan mendasar yang harus solutif agar proyek ini dapat selesai sesuai target.

“Pertama, kondisi tanah rawa yang dijumpai di hampir seluruh daerah ini, membuat pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi sangat sulit,” ujar dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (23/2/2019).

Tantangan berikutnya yang dihadapi oleh adalah bagaimana diperlukannya usaha luar biasa untuk mendistribusikan material beton precast sejak diproduksi di PPB Wika Beton Pasuruan sampai ke area di belahan dalam Asmat yang sangat terpencil.

Ketiga, dalam hubungannya dengan distribusi beton precast dari PPB WTON Pasuruan menuju titik nol lokasi pemasangan dengan memanfaatkan sungai sebagai penghubung.

Namun demikian,  ternyata sungai itu memiliki draf atau kedalaman yang rendah dan sangat terpengaruh terpengaruh arus pasang surut, sehingga hanya kapal bermuatan kecil saja yang bisa masuk. 

Apakah WIKA lalu berdiam dan memilih terpaku pasrah?

Manajemen proyek yang ditopang oleh insinyur-insinyur muda dengan rata-rata usia 25 tahun itu justru men-stimulan lahirnya kreativitas-kreativitas baru di tengah keterbatasan. Untuk penyediaan air bersih terkait pengecoran beton, misalnya.

Manajemen proyek dengan cekatan membuat bak-bak, kolam penampungan air hujan yang tersebar merata di lokasi proyek.

Selain itu, sebagai alternatif, tim juga akan melakukan pembelian air bersih di distrik lain menggunakan kapal kayu.




3 dari 3 halaman

Selanjutnya

Pengiriman material precast dari PPB WTON Pasuruan menuju Asmat juga bisa dicarikan solusi terbaiknya melalui kerja sama dengan ekspedisi yang kaya asam garam melayani rute Indonesia timur dengan kapal kargo berkapasitas 2.400 ton, langsung menuju Pelabuhan Agats.

Setelah tiba di Agats, material precast dipindahkan terlebih dahulu ke LCT (landing craft tank) yang kemudian masuk ke sungai menuju area pekerjaan. Sebagai catatan, pembongkaran dilakukan tidak menggunakan waktu normal sebagaimana pembongkaran barang pada umumnya.

Mengingat dan mempertimbangkan material precast memiliki bobot yang berat, maka untuk memudahkan proses pemindahannya dilakukan saat kondisi sungai pasang yaitu pada rentang  jam 2 dini hari.

Kemudian menjawab bagaimana mekanisme langsir precast dengan bobot yang berat ke area pemasangan di tanah yang lunak. Manajemen proyek Wika menerapkan dua metode efektif.  Pertama, untuk area yang kosong.

Pada arena ini, tim Wika menggunakan excavator dengan memberi dudukan kayu pada track atau lintasan excavator itu sendiri. Kedua, yaitu tim proyek berinisiasi membuat portal baja yang dapat beroperasi pada rel baja (rel dijepit pada tiang yang sudah terpancang).


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ada Koleksi 40 Senapan dan Barang yang Tak Akan Dijual di Rumah Parto Patrio

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu grup lawak yag pernah melambung namanya adalah Patrio, terutama di akhir 90-an dan awal 2000-an. Grup yang beranggotakan Parto, Akri dan Eko termauk laris dan sering tampil di televisi.

Program Ngelaba yang mereka bawakan di sebuah stasiun televisi sempat jadi hits selama bertahun-tahun. Namun beberapa tahun belakangan, grup Patrio sudah vakum karena kesibukan masing-masing personilnya.

Akri sibuk dengan kegiatan dakwah, Eko di dunia politik sedangkan Parto Patrio tetap konsisten tampil di televisi. Bahkan acara OVJ (Opera Van Java) yang dibawakannya sukses besar dan melambungkan nama pemainnya, ternasuk Andre Taulany, Sule dan Azis Gagap.

Konsistensi Parto dalam dunia komedi berbuah manis, ia kini mempunyai sebuah rumah yang megah. Baru-baru ini Andre Taulany berkunjung ke rumahnya yang berkonsep minimalis tapi terdapat ruang yang spesial.

Ruangan tersebut digunakan Parto Patrio untuk menyimpan koleksi senapannya yang beragam. Selain itu masih ada sejumlah barang yang dikoleksi komedian yang punya nama asli Eddy Supono ini. Seperti apa rumah Parto yang megah bisa dilihat di Youtube di akun Taulany TV, Jumat, 22 Februari 2019.

Andre memperlihatkan ruang tamu rumah Parto yang bergaya minimalis dan dilengkapi dengan hiasan dinding warna-warni. Di rumah yang terdiri dari dua lantai, ada tempat khusus untuk menyimpan beberapa koleksi barang.

Ada koleksi topi dan buku komik cerita rakyat dan daerah yang dipajang di sebuah lemari khusus. Di lantai dua rumahnya, juga ada satu ruangan khusus untuk menyimpan koleksi senapan. Parto memang dikenal hobi mengkoleksi senjata baik berupa pistol maupun senjata api ukuran besar yang jumlahnya sekitar 40-an buah.

2 dari 2 halaman

Senapan Angin dan Karaoke

Meski begitu semuanya merupakan senapan angin dan hanya sesekali dipakai untuk menyalurkan hobi menembaknya. “Ini semua senapan angin dan masih termasuk ukuran standar yang nggak perlu ijin khusus untuk dibeli dan dikoleksi, jadi aman semua,” ucap Parto.

Pria yang sering disebut mirip dengan Ariel Noah ini biasanya menggunakan senapan untuk berburu, terutama untuk menumpas hama sepert tikus. Tempat koleksi senapan itu ternyata di desain oleh istri Parto.

“Jadi istri saya yang bikin konsepnya, dan setelah saya setuju kita panggil Yang Maha Kuasa, eh maaf salah hehehe, maksudnya kita panggil ahlinya untuk mengerjakan konsep desain dari istri saya,” tutur Parto dengan logat khasnya yang medok.

Di ruangan tersebut juga ada koleksi korek api gas merek Zippo yang cukup banyak. Meski jarang merokok, Parto mengaku suka mengkoleksi Zippo sejak lama.

Bagian lain yang diperlihatkan adalah dapur yang bernuansa hitam putih yang bersih dan terlihat elegan. Dan ternyata Parto sudah menyiapkan makanan untuk tamunya.

“Wah memang enak kalo ke rumah mas Parto, rumahnya keren dan bagus, terus dikasih salah satu koleksinya eh dikasih makan pula, kayaknya mesti sering-sering mampir nih,” canda Andre.

Satu lagi ruangan yang diperlihatkan adalah ruang keluarga dengan fasiilitas karaoke dengan layar besar. Di ruangan yang dipenuhi gambar komik ini juga terdapat peralatan band. Salah satunya adalah organ yang ternyata sudah dimilik Parto sejak belasan tahun lalu.

“Organ ini banyak kenangannya, jadi nggak akan pernah saya jual. Ini program lagunya sudah diisi lagu dangdut semua. Nyanyi sambil main organ ini kegiatan favorit saya di rumah,” pungkas Parto Patrio yang kemudian bernyanyi bareng Andre Taulany.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kisah Cinta Aty Kodong dengan Anggota Brimob Kandas, Harta pun Tandas

Liputan6.com, Makassar – Masih ingat dengan Aty Kodong? Ya, finalis Dangdut D’Academy Indosiar 2014 itu kini dirundung pilu. Betapa tidak, hubungan kasih yang telah ia bina selama tiga tahun harus kandas. Aty yang bahkan telah memberikan segalanya hingga kini belum menerima pertanggungjawaban apa pun dari sang kekasih.

“Saya sudah jalan selama tiga tahun, bukan tiga hari, dan dia tidak mau bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan dengan saya. Saya sudah rugi semuanya dan lain-lain,” kata Aty Kodong saat dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis, 21 Februari 2019.

Pria yang menjadi kekasih pedangdut asal Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, itu ternyata adalah seorang anggota Brimob berinisial Briptu S. Aty pun mengaku telah melaporkan oknum polisi tersebut ke Bagian Propam Polda Sulsel.

“Saya tinggal nunggu sidang disiplinnya. Tapi berkasku masih di Polda Sulsel bagian Sarkum,” terang Aty lewat pesan singkat.

Selama tiga tahun terakhir menjalin kasih, Aty mengaku telah banyak memberikan hadiah kepada sang kekasih. Aty menyebutkan hadiah berupa barang itu sebagian sudah dikembalikan.

“Jam tangan dan sepeda motor sudah dikembalikan,” sebutnya singkat.

Jika dijumlah, ucap Aty, total kerugian yang dialamimya mencapai Rp 200 juta. Kerugian itu sudah termasuk nominal uang yang pernah diberikan pedangdut itu melalui transfer antar bank.

“Tetapi masih ada beberapa kerugian materi bagi saya, ada bukti dari rekening koran yang saya pegang. Yang jelas kalau dihitung hampir Rp 200 juta,” jelasnya.

Terpisah, Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan, membenarkan bahwa seorang anggotanya terlibat masalah asmara dengan pedangdut Aty Kodong. Persoalan ini pun sedang di tangani oleh Provost.

“Iya sementara diproses di Provost Batalyon A,” kata Adeni singkat saat dikonfirmasi terpisah, Jumat 22 Februari 2019. 

Adeni menyebutkan bahwa kasus ini sebenarnya telah bergulir sejak tahun 2016 dan hingga kini masih belum menemui titik temu. “Kasus ini sejak tahun 2016. Anggota itu berinisial S pangkatnya Tamtama,” dia memungkasi.


Saksikan video menarik pilihan berikut:

Duh! Program Bagi-bagi Sertifikat Tanah ‘Dihantui’ Pungli

Jakarta – Program pembagian sertifikat tanah yang digembar-gemborkan pemerintah gratis ternyata menuai kritik karena masih ada praktik pungli dalam pelaksanaannya. Bagi-bagi sertifikat tanah lewat program PTSL atau (Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap) ini sudah dilakukan sejak 2017 dengan realisasi 5,4 juta sertifikat dari target 5 juta yang diterbitkan.

Pada 2018 realisasinya 9 juta dari target 7 juta sertifikat yang diterbitkan. Dalam program pembagian sertifikat tanah ini, sebetulnya memang ada biaya yang dibebankan kepada masyarakat, namun ada batas nominal yang disesuaikan per wilayah sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri nomor 25/2017.

Cuma di lapangan masih banyak masyarakat yang harus mengeluarkan isi kocek lebih banyak dari ketentuan dalam SKB itu.

Lantas, berapa batas nominal yang harus dikeluarkan masyarakat, lalu di mana praktik pungli itu berlangsung, serta sanksi apa yang diberikan jika PNS terkait melakukan pungli? Simak selengkapnya di sini: (hek/hns)