Jerman Larang Izin Terbang Maskapai Iran di Wilayahnya

Jakarta – Jerman melarang izin maskapai penerbangan Iran, Mahan Air untuk memasuki wilayah Jerman. Hal ini dilakukan setelah Amerika Serikat (AS) menekan Jerman untuk mencabut izin tersebut.

Dilansir dari Reuters, Senin (21/1/2019), Jerman mencabut izin Mahan Air dari wilayahnya karena maskapai tersebut terlibat dalam pengangkutan peralatan dan personil militer ke Suriah, dan zona perang Timur Tengah lainnya.

Sebelumnya, pada tahun 2011 AS telah menjatuhkan sanksi kepada Mahan Air. Oleh AS, maskapai Iran itu dituding telah memberikan dukungan keuangan dan dukungan lainnya untuk mengawal revolusi Islam Iran. AS juga mendesak negara-negara Eropa lainnya untuk menjatuhkan sanksi serupa kepada Mahan Air.

Jerman Cabut Izin Terbang Maskapai Iran di WilayahnyaFoto: Pesawat Airbus A340-300 milik maskapai penerbangan Iran, Mahan Air tengah parkir di Bandara Duesseldorf DUS, Jerman pada 16 Januari 2019 lalu. (REUTERS / Wolfgang Rattay).

Salah satu sumber Reuters mengungkapkan, keputusan Jerman yang mencabut izin penerbangan Mahan Air ini sebagai tanda bahwa Jerman akan memberi sanksi yang lebih luas kepada Iran.
Sementara itu, saat dihubungi Reuters, Mahan Air di Taheran mengatakan tidak dapat mengomentari keputusan Jerman tersebut.

Mahan Air didirikan pada tahun 1992 sebagai maskapai penerbangan swasta pertama Iran. Mahan Air juga memiliki armada pesawat terbanyak Iran dan memiliki penerbangan ke sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Italia, Spanyol, dan Yunani.

Duta Besar AS di Berlin, Richard Grenell, yang telah lama keberatan dengan penerbangan Mahan Air ke Jerman, menyambut baik larangan tersebut.

“Mahan Air telah menerbangkan teroris, senjata, peralatan, dan dana ke lokasi internasional untuk mendukung kelompok proksi teroris Iran,” kata Richard dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.

“Penggunaan Iran atas Mahan Air untuk mendukung rezim Assad di Suriah, misalnya, telah berkontribusi pada penderitaan manusia yang luar biasa, kekerasan, dan ketidakstabilan politik yang dirasakan di seluruh dunia,” lanjut Richard.

Namun Juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert membantah bahwa keputusan untuk melarang Mahan adalah hasil dari tekanan AS.

“Keputusan Jerman didasarkan pada pertimbangan kebutuhan keamanan kami,” ungkap Steffen dalam pernyataan resminya.

“Tidak dapat disangkal bahwa maskapai ini juga dapat mengangkut kargo ke Jerman yang mengancam keamanan kami. Ini didasarkan pada pengetahuan tentang aktivitas teroris masa lalu oleh Iran di Eropa, ” tambahnya.

Negara-negara Eropa memang tengah berada di bawah tekanan AS untuk memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran. Hal ini sejak Presiden Donald Trump pada 2018 lalu menarik AS keluar dari perjanjian non-proliferasi nuklir yang telah dicapai dengan Teheran di zaman pemerintahan Barack Obama.

Bersama dengan Iran, para penandatangan perjanjian lainnya seperti Jerman, Prancis, Inggris, Rusia dan Cina masih berusaha untuk tetap mempertahankan perjanjian tersebut.
(nvl/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

HEADLINE: Edy Rahmayadi Mundur, Perang Pengaturan Skor Terus Berlanjut

Liputan6.com, Jakarta – Edy Rahmayadi akhirnya membuat keputusan. Minggu (20/1/2019), di Bali, ajang sambutan dalam Kongres Tahunan PSSI, justru dia gunakan untuk mengungkapkan pengunduran dirinya sebagai ketua umum PSSI.

Terhitung saat itu, Edy Rahmayadi yang menjabat sejak 2016 resmi berhenti dari posisinya sebagai ketua umum PSSI. Jabatan itu pun beralih ke tangan Joko Driyono, sang wakil ketua umum, sesuai mekanisme yang diatur dalam Pasal 39 Ayat 6 statuta PSSI.

Sebenarnya, bisa saja PSSI langsung menggelar pemilihan ketua umum baru dalam Kongres Luar Biasa. Syaratnya harus ada permintaan dari 50 persen atau 2/3 jumlah voters.

Namun, hingga kongres di Bali itu selesai, ternyata tidak ada permintaan itu. Artinya, kini Joko Driyono harus siap memimpin PSSI sebagai pelaksana tugas ketua umum hingga 2020, sesuai masa akhir jabatan Edy Rahmayadi. Sedangkan posisi terdahulu Joko diisi Iwan Budianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI.

Jelas ini bukan tugas ringan bagi Joko. Pria asal Ngawi, Jawa Timur itu, kini jadi sorotan dan diharapkan bisa segera menyelesaikan berbagai persoalan yang membelenggu PSSI, terutama soal kasus pengaturan skor alias match fixing yang belakangn mulai terungkap.

Sebab, bukan rahasia lagi, belakangan pamor PSSI di bawah Edy Rahmayadi terus menurun, terutama lantaran kasus pengaturan skor yang belakangan terus menggerogoti.

Satu-persatu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dijadikan tersangka oleh Satgas Anti-Mafia Bola, badan khusus yang dibentuk Mabes Polri dan Polda Metro untuk memberantas praktik pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia. Badan ini diketahui oleh Hendro Pandowo.

Tak heran, begitu “prosesi” perpindahan kekuasan di pucuk pimpinan PSSI terjadi, seruan inilah yang dilontarkan banyak pihak.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, bahkan langsung melepas rilis, yang menegaskan mundurnya Edy Rahmayadi tidak akan menghentikan perang terhadap pengaturan skor. Ia justru mendesak PSSI untuk semakin gencar dan serius dalam membenahi permasalahan sepakbola nasional.

“PSSI harus segera melakukan identifikasi permasalahan-permasalahan sepakbola Indonesia agar tidak berlarut-larut dan menjadi masalah sistemik yang menghambat perkembangan sepakbola di Indonesia,” tutur Menpora.

2 dari 4 halaman

Berantas Hingga ke Akarnya

Joko memang tak punya pilihan selain mendukung pemberantasan praktik pengaturan skor sampai ke akar-akarnya. Maka itu, setelah serah terima jabatan dari Edy, dia pun langsung menegaskan, dirinya dan PSSI menghormati proses yang sedang berlangsung, termasuk juga investigasi yang tengah dijalankan Satgas Anti-Mafia Bola.

Joko menjelaskan, PSSI sebenarnya sudah memerangi match fixing, jauh sebelum kasus ini mencuat ke publik. Bahkan, pada 2017, PSSI sudah membentuk integrity departement atau departemen integritas untuk menekan praktik-praktik manipulasi skor di semua level kompetisi di bawah PSSI, dari level liga amatir sampai profesional.

“Pembentukan departemen integritas ini sesuai arahan FIFA pada 2017. Tim ini sesuai dengan rekomendasi anggota Komite Eksekutif PSSI. Kemudian terbentuk tim Adhoc. Tim bertugas merespons match fixing dan bekerja sama satu tahun,” kata Joko seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Maka itu, dalam Kongres Bali, PSSI pun membentuk Komite Ad Hoc Integritas. Komite yang diketuai Ahmad Riyadh ini bertugas memerangi pengaturan skor dan manipulasi pertandingan serta membangun sinergi dengan pemangku kepentingan lain, terutama pihak kepolisian.

Dalam bertugas, tim ini nantinya akan bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan INTERPOL. Bahkan, menurut Joko, MoU antara PSSI dan Polri beserta Interpol sudah terjalin untuk memerangi kecurangan-kecurangan di lapangan hijau.

3 dari 4 halaman

Joko Diperiksa

Joko sendiri siap membuktikan komitmennya. Salah satunya dia siap menghadiri panggilan Satgas Anti-Mafia Bola untuk memberikan keterangan terkait kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia ini. Rencananya, dia akan menemui Satgas Anti-Mafia Bola, Kamis (24/1).

Sebelumnya, Joko lewat pengacaranya sempat meminta penundaan pemeriksaan terhadap dirinya. Sebab, ketika itu, Joko masih harus fokus kepada pelaksanaan kongres tahunan PSSI di Bali ini.

Sebelumnya, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, sudah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan oleh Satgas Anti-Mafia Bola di Polda Metro Jaya, Rabu (16/1). Ketika itu Tisha diperiksa tak kurang dari 13 jam lamanya.

Satgas Anti-Mafia Bola memang tak tanggung-tanggung dalam menjalankan tugasnya. Sesuai instruksi Kapolri Jenderal Tito Karavian, mereka siap membabat habis siapa pun sosok-sosok yang ikut terlibat dalam praktik-praktik kotor di sepak bola Indonesia ini.

Itu artinya, Joko dan PSSI harus rela jika nantinya muncul nama-nama baru dari organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia itu sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor di sepak bola nasional.

Saat ini, ada dua sosok dari PSSI yang sudah ditetapkan menjadi tersangkat dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah Johar Lin Eng, anggota Exco dan Dwi Riyanto, anggota Komisi Disiplin PSSI.

4 dari 4 halaman

Limpahkan ke Kejaksaan

Sejauh ini, Satgas sendiri sudah menetapkan 11 tersangka terkait kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Ada 10 tersangka ditetapkan terkait pertandingan Liga 3 Persibara vs PS Pasuruan. Sedangkan satu tersangka lainnya dijerat dalam pertandingan Liga 2 PS Mojokerto Putra vs Aceh United.

Para tersangka ini dijerat dengan menggunakan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Mereka diduga melakukan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang.

Akhir pekan ini, rencananya berkas perkara dari empat di antaranya sudah akan dilimpahkan Satgas ke Kejaksaan sehingga bisa secepatnya diproses di pengadilan. Kita tunggu saja…

Kader PBB Laporkan Ajudan Yusril Atas Kasus Pengeroyokan

Jakarta – Kader Partai Bulan Bintang (PBB) Ali Wardi melapor ke Polres Jakarta Selatan. Dia mengaku dianiaya oleh puluhan orang, salah satunya disebut merupakan ajudan Yusril Ihza Mahendra bernama Yosep Ferdinan alias Sinyo.

Ali mengatakan, penganiayaan ini terjadi pada Sabtu (19/1) malam sekitar pukul 19.21 WIB. Dia mengaku dikeroyok puluhan orang di halaman kantor DPP PBB di Pasar Minggu, Jaksel.

“Saya sebagai kader. Wakil Partai Bulan Bintang, mantan pengurus Ketua DPC Kabupaten Bogor. Sekarang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Prabowo-Sandi Partai Bulan Bintang (PAS Lantang). Keberpihakan saya terhadap Prabowo-Sandi mungkin jadi membuat Yusril dan kawan-kawan yang mengarahkan PBB ke 01 merasa tersinggung, merasa terusik, sehingga saya menjadi sasaran,” kata Ali di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Diceritakan Ali sore itu dirinya datang ke kantor DPP PBB di Pasar Minggu. Menurutnya saat itu di dalam ruangan akan ada rapat bersama Yusril soal penentuan keberpihakan PBB di Pilpres 2019 apakah ke Jokowi-Ma’ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ali Wardi melapor ke Polres Metro Jakarta SelatanAli Wardi melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan Foto: Farih Maulana/detikcom

“Setelah itu habis magrib kami salat maghrib. Pas Isya kami salat di musala DPP. Begitu masuk (ke ruangan-red) sudah rame orang, feeling saya sudah ada, saya masuk saja berdua dengan kawan saya. Ada orang yang nanya dari belakang? Ali Wardi ya? Belum sempat saya jawab saya langsung dipukul,” ujarnya.

Ali mengaku, saat itu orang yang mengeroyoknya makin banyak. Dari puluhan orang yang mengeroyoknya, sebagian besar wajahnya tidak dia kenali. Usai pengeroyokan itu dia dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan, untuk dirawat dan kemudian melakukan visum. Dia sempat dirawat semalam di rumah sakit tersebut.

Ali mengaku mengalami lebam di seluruh tubuh usai dikeroyok. Saat datang ke Polres Metro Jakarta Selatan, dia juga menggunakan penyangga leher.

“Ada banyak yang melihat kejadian itu. Video? Ada yg mau ambil video tapi videonya diambil. Salah satu saksi adalah sekjen PBB bernama Yunasdi. Dia juga sempat terpukul saat melerai saya,” ucapnya.

“Iya tangan kosong. Saya tidak terlalu ingat karena setengah sadar. Saya jatuh dan diinjak-injak. Dikeroyokin 30 orang,” sambung Aldi saat ditanya bagaimana dirinya dianiaya. Ali menyebut pelaku utama dalam kasus pengeroyokan dirinya adalah ajudan Yusril, Yosep Ferdinan alias Sinyo.

Menurut Ali sebelum kasus ini, dirinya sudah sering mendapat ancaman karena bersikap kritis di media sosialnya seperti Facebook. Dia menduga ini ada kaitannya dengan sikapnya yang bersebrangan dengan Yusril. Ini menurutnya dimulai saat Yusril menjadi pengacara Jokowi jelang Pilpres 2019.

“Sekali lagi karena saya mungkin dianggap paling kritis, saya sempat berdebat di medsos dengan Yusril, waktu itu juga sempat ya sampai akhirnya waktu itu dia nggak bisa jawab, apa alasannya menjadi lawyer (Jokowi-red) begitu, saya kritis begitu sejak dia jadi lawyer, sebelum dia jadi lawyer saya sangat mensupport dia, sangat mengidolakan dia,” ucapnya.

“Sampai hari ini Ketua PBB Yusril Izha Mahendra tidak pernah menghubungi saya, sekjennya juga tidak pernah, wakil ketumnya juga tidak pernah menanyakan kondisi, tidak pernah. Saya kader, demi Allah saya kader,” sambung Ali.

Ali didampingi Novel Bamukmin, dan Ketua Tim Advokasi Pas Lantang yang juga Wasekjen DPP PBB Bidang Hukum dan HAM Ismar Syafrudin melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan berdasarkan laporan polisi nomor LP/173/K/I/2019/PMJ/Restro Jaksel. Ali melaporkan Yosep Ferdinan alias Sinyo dengan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Dia melakukan pelaporan dengan membawa sejumlah bukti salah satunya hasil visum.

Ismar Syafrudin dan Novel Bamukmin menambahkan, mereka berharap polisi segera bergerak mengusut kasus ini. Dia berharap siapapun yang terbukti terlibat bisa diproses hukum.

“Ini betul-betul pihak dari penyidik Polres Jaksel harus melakukan tindakan tegas karena ini berbahaya dan bisa menimbulkan gejolak yang lebih besar karena pelakunya. Karena saksi-saksi sudah menyatakan langsung kepada kami bahwa pelaku adalah salah satu ajudan Ketua Umum PBB. ini yang perlu diluruskan karena dia sudah sebagai terlapor yaitu Sinyo alias Yosep Ferdinan cs,” ucap Ismar.
(hri/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Perusahaan Fintech Ini Tawarkan Skema Baru Perbaiki Manajemen Risiko Bisnis

Liputan6.com, Jakarta – Masalah pelik risiko kredit di industri keuangan berbasis internet Indonesia kelihatan akan segera teratasi dalam waktu dekat.

Perusahaan financial technology (fintech) Lumbung Dana membawa terobosan dalam skema manajemen risiko industri ini.

Perusahaan dengan bisnis Fintech Peer-to-Peer Lending (P2P) ini memberikan 100 persen transparansi soal penyaluran dana kepada para pemilik uang.

Terobosan uang itu diharapkan mampu menjadi solusi bukan hanya bagi kesehatan perusahaan fintech, tapi juga jadi nilai lebih bagi keamanan dan nasabahnya.

Rico Rustombi, salah satu pendiri Lumbung Dana Indonesia (LDI) menuturkan, kombinasi manajemen risiko lebih baik dan kemampuan pengumpulan dana yang masif akan makin menguatkan industri fintech Indonesia.

“Hal ini sangat berbeda dengan model bisnis bank konvensional karena kemampuan penyaluran dana sepenuhnya tergantung kepada bank bersangkutan,” tutur dia, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin (21/1/2019).

Manajemen dari perusahaan P2P lending yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 21 Desember 2018 ini yakin model bisnis yang dijalankan memberi manfaat maksimal bagi pemilik dana dan peminjam dana.

Rico mengatakan, Lumbung Dana akan mengkaji untuk mengetahui profil risiko kreditur berdasarkan acuan perbankan. Hasilnya dapat dipakai pemilik uang dalam mengambil keputusan soal pemberian pinjaman.

Melalui mekanisme itu, four eyes principles dalam review kredit yang biasanya dijalankan perbankan, jadi diperkaya dengan kajian yang dilakukan langsung oleh lender sebagai memegang kewenangan dalam pengambilan keputusan kredit.

“Yang menjadi pembeda dengan fintech P2P lending lainnya, Lumbung Dana menyediakan platform yang menyalurkan pinjaman produktif maupun konsumtif bagi pelaku UMKM dan karyawan dari perusahaan-perusahaan yang telah bekerja sama dengan LDI,” ujar Rico.

Ia menuturkan, banyak UMKM yang belum bisa mendapatkan akses pembiayaan dari lembaga-lembaga keuangan konvensional lainnya. Biasanya UMKM terhambat persyaratan dan proses yang kompleks, sementara potensi untuk berkembang secara ekonomi cukup bagus.

Dukungan keuangan menjadi sangat penting bagi UMKM seperti ini agar dapat meningkatkan skala bisnisnya.

2 dari 3 halaman

Bagian dari Inklusi Keuangan

Sementara itu, Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri menuturkan, salah satu cara untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan di Indonesia adalah inklusi keuangan.

Ia menyambut baik upaya yang dilakukan anak-anak muda dalam hal penyediaan dana pinjaman melalui fintech.

Keyakinan serupa disampaikan Mantan Menteri Perindustrian MS Hidayat. Ia menilai, inovasi pendanaan yang diciptakan fintech akan sangat membantu sektor UMKM untuk mendapatkan akses langsung dan mudah ke permodalan.

“Saya gembira dan mendukung upaya yang dilakukan Lumbung Dana dalam menciptakan inovasi dan solusi untuk membantu UMKM. Tumbuh dan berkembangnya UMKN akan mempercepat peningkatan kesejahteraan dan tarafi hidup masyarakat Indonesia,” tutur dia.

Rico menambahkan, pihaknya juga akan memberikan fasilitas pinjaman yang dikenal sebagai employee loan. Program ini untuk karyawan dari perusahaan-perusahaan yang telah bekerjasama dengan Lumbung Dana yang disebut perusahaan anchor.

“Keberadaan Anchor menjadi salah satu aspek penting bagi Lumbung Dana untuk memitigasi risiko gagal bayar. Lender pun sebagai pemilik dana terlibat secara aktif dan mutlak sejak awal,” ujar dia.

3 dari 3 halaman

Jalin Kerja Sama dengan BNI

Lumbung Dana didirikan sekitar dua tahun silam dan telah melalui proses pengkajian yang mendalam mengenai manajemen risiko.

Infrastruktur elektronik yang merupakan kunci diferensiasi perusahaan fintech dengan lembaga keuangan tradisional juga dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan semua pihak dalam proses pinjam meminjam tersebut.

“Hadirnya Lumbung Dana menjadi stimulan bagi inklusi keuangan di Indonesia pada era digital ini, yang mendekatkan masyarakat dengan akses jasa keuangan melalui teknologi,” kata Rico.

Dia menambahkan, dalam perjuangan mendirikan dan menyempurnakan Lumbung Dana, menyertakan dan melibatkan para ahli yang memiliki pengalaman mendalam di industri keuangan.

“Kami juga merangkul para ahli di bidang teknologi informasi, termasuk orang-orang yang sebelumnya sudah aktif dan berpengalaman dalam industri fintech peer to peer lending. Tidak hanya itu, dari aspek legal kami didukung oleh praktisi-praktisi hukum yang mumpuni, satu di antaranya dari Kantor Hukum Melli Darsa & Co (MDC), anggota jaringan global Pricewaterhouse Coopers,” ujar dia.

Untuk menopang bisnisnya, Lumbung Dana menjalin kerja sama dengan  BNI untuk menjamin kelancaran transaksi baik bagi pemilik maupun peminjam dana.

Kerja sama tersebut juga dalam rangka memenuhi ketentuan OJK yang mengharuskan setiap transaksi peer to peer lending menggunakan escrow account dan virtual account yang ada pada bank.

Lumbung Dana juga tengah menjajaki kerja sama dengan Bank BUMN dalam mengembangkan pembiayaan bagi UMKM.

“Setelah menjalani proses yang panjang, kami bersyukur menutup 2018 dengan berhasil mencatatkan Lumbung Dana di OJK. Kami optimis di 2019 ini akan memperoleh mitra bisnis yang dapat mempercepat perkembangan usaha kami,” ujar Rico.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pelatih Barcelona Tuntut Coutinho Tingkatkan Kinerja

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona ditantang Leganes pada pekan ke-20 Liga Spanyol di Camp Nou, Senin (22/1/2019) dini hari WIB. Pertandingan itu dimenangkan Blaugrana dengan skor 3-1.

Dalam laga itu, pelatih Barcelona Ernesto Valverde memainkan Philippe Coutinho selama 90 menit. Ada sejumlah peluang yang didapat gelandang asal Brasil itu, namun tidak mampu mencatatkan namanya di papan skor.

Begitu juga dengan sumbangan assist. Ketiga gol Barcelona masing-masing dicetak Ousmane Dembele, Luis Suarez, dan Lionel Messi.

Valverde pun menilai permainan Coutinho masih belum optimal. Ia meminta pemain berusia 26 tahun itu untuk melanjutkan kinerjanya agar lebih baik.

2 dari 3 halaman

Belum Maksimal

Philippe Coutinho beberapa kali mendapat peluang untuk mencetak gol ke gawang Leganes. Salah satunya terjadi pada menit ke-48 usai menerima umpan Ousmane Dembele. Namun, sepakan pemain asal Brasil itu masih melambung dari atas gawang sang lawan.

Meskipun gagal mencetak gol maupun assist, Coutinho mendapatkan nilai yang cukup bagus dari Ernesto Valverde. Sebab, dia banyak terlibat dalam penguasaan bola Barca. Terutama ketika dalam situasi menyerang.

3 dari 3 halaman

Tingkatkan

Namun, Valverde juga mengakui jika eks pemain Liverpool itu masih belum maksimal. “Dia bermain dengan bagus dan dia selalu ingin mendapatkan bola,” ulas Valverde seperti dikutip dari media asal Spanyol, Movistar.

“Tapi, terkadang dia mampu bermain dengan lebih baik lagi pada kesempatan lain. Kami senang dengan performanya dan bagaimana dia bermain. Kami sekarang ingin dia terus melakukan apa yang sudah dia lakukan,” tandas Valverde.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Penampakan Sabun Cuci yang Diborong Jokowi Rp 2 M

Senin 21 Januari 2019, 17:39 WIB

Foto News

Pool – detikNews

Jakarta detikNews – Sumber dana Jokowi memborong sabun cuci hingga Rp 2 miliar dipertanyakan BPN Prabowo. Seperti apa sabun cuci yang bikin Jokowi kepincut itu?

Jokowi memborong sabun cuci senilai Rp 2 miliar ini saat meninjau pameran giat kewirausahaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Serbaguna Mandala, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019).  (Foto: Dok. Kemensos)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Kala Bupati Sidoarjo Adu Mulut dengan Suporter Sepak Bola Deltamania

Liputan6.com, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Saiful Ilah terlibat adu mulut dengan suporter sepakbola Deltamania saat menggelar demonstrasi.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (21/1/2019), para pendukung klub sepakbola Deltras menuntut Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengganti manajemen klub sepakbola karena dinilai minim prestasi.

Mendengar hal ini, Saiful berjanji akan memberikan solusi secepatnya. Setelah mendapat respon dari bupati, ratusan suporter Deltamania akhirnya membubarkan diri dengan tertib.  (Karlina Sintia Dewi)

Ba’asyir Tolak Setia pada Pancasila, Pengacara: Bukan Berarti Menentang NKRI

Liputan6.com, Jakarta Terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir menolak menandatangani dokumen yang menjadi bagian dari prosedur pembebasan bersyaratnya. Berkas tersebut salah satunya berisikan pernyataan untuk setia kepada Pancasila dan NKRI.

Kuasa Hukum Abu Bakar Baasyir, Mahendradatta, menyampaikan alasan penolakan kliennya bukan berarti menentang Pancasila dan NKRI.

“Yang jelas, yang tidak mau ditandatangani adalah janji tidak akan melakukan tindak pidananya lagi. Ustaz seumur-umur sampai meninggal katakanlah, sampai dipenjara, nggak mau dikatakan telah melakukan tindak pidana. Apalagi lagi, artinya kan telah melakukan,” tutur Mahendra di kantornya, Jalan Raya Fatmawati ,Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Menurut Mahendra, dokumen tersebut menjadi satu kesatuan dengan sejumlah poin di dalamnya. Pertama, Abu Bakar Ba’asyir diminta mengakui telah bersalah. Kedua, menyesali perbuatan pidana itu, dan tidak mengulangi lagi dan ketiga barulah terkait setia kepada NKRI dan Pancasila.

Hingga saat ini, Abu Bakar Baasyir menampik terlibat dalam aksi bom dan terorisme yang terjadi di Indonesia. Dia menegaskan bukanlah aktor perencana dan penyandang dana latihan militer di Aceh dan Cijantung, tidak terkait dengan bom Bali, hingga bom Mariot.

“Beliau tidak tahu kalau latihan militer kesiapan untuk para muhajid yang ingin berangkat ke Palestina. Yang dia tahu itu latihan yang bersifat sosial,” jelas Mahendra.

2 dari 2 halaman

Tidak Bertentangan dengan Pancasila

Termasuk surat tertulis setia kepada Pancasila dan NKRI. Menurut Baasyir, Islam tidak bertentangan dengan Pancasila. Untuk itu, kenapa tidak disebutkan Islam saja dalam dokumen tersebut.

“Pembicaraannya gini (dengan Yusril). Ustaz kalau gini kok nggak mau tandatangan, kalau Pancasila itu sama dengan bela Islam. Loh kalau gitu sama dengan Pancasila, kenapa saya nggak bela Islam, kan sama saja. Jadi belum sampai ke argumen yang menyakinan ustaz,” kata Mahendra.

Lagi pula, lanjutnya, tidak perlu diragukan kesetiaan Abu Bakar Ba’asyir terhadap NKRI. Perjuangan dakwah yang dilakukannya selama ini adalah demi kemaslahatan bangsa.

“Apakah kita harus menyatakan diri kemana-mana Pancasila, hanya sebagai dokumen sebenarnya. Seperti dokumen surat nikah, ketika sudah menikah kenapa harus menunjukkan kembali surat nikahnya. Itu hal-hal yang sudah diketahui umum, tidak perlu dibuktikan. Artinya tidak perlu ada bukti formal,” Mahendra menandaskan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Baru 5 Tahun Dibui Usai Siram Air Keras, Ayah Tiri Samuel Kok Bebas?

Magetan – Usai menyiram Samuel Kristian (11) dengan air keras, Haryanto (45) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

Pengadilan Negeri Magetan kala itu memvonis ayah tiri Samuel tersebut dengan hukuman penjara selama 10 tahun karena terbukti bersalah telah menyiram air keras kepada Samuel yang saat itu masih berumur 5 tahun.

Namun belakangan terdengar kabar bahwa Haryanto telah menghirup udara bebas. Kabar ini dilontarkan tante Samuel, Yanti.

Bahkan Yanti mendengar warga Dusun Donowangsan, Desa Patihan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan itu sudah bebas dari penjara sejak bulan Desember 2018 silam.
Pihak keluarga tak tahu pasti alasan apa yang membuat pelaku bisa dibebaskan. “Padahal baru menjalani hukuman 5 tahun tapi infonya sudah bebas,” ujarnya.

Benarkah ini? “Betul, yang bersangkutan mendapatkan PB atau Pembebasan Bersyarat sejak 11 Desember 2018 kemarin,” terang PLH Kabid Pembinaan Lapas Klas 1 Madiun Agus Yanto kepada detikcom, Senin (21/1/2019).

Menurut Agus, Haryanto mulai menjalani hukuman sejak tanggal 11 Desember 2013, namun ia diperbolehkan bebas lima tahun kemudian atau pada tanggal 11 Desember 2018.

Namun Agus mengungkapkan selama menjalani masa hukuman, Haryanto berkelakuan baik dan selalu rutin mengikuti kegiatan pembinaan dari lapas, baik jasmani dan rohani.

Karena itulah ia berulang kali mendapatkan remisi dan pembebasan bersyarat. “Yang jelas Hariyanto mendapatkan beberapa kali remisi sejak tahun 2014 hingga akhirnya mendapatkan Pembebasan Bersyarat akhir tahun 2018. Selama di Lapas Madiun, sangat baik orangnya, jadi total remisinya sekitar 13 bulan 15 hari,” paparnya.

Berikut rincian remisi Haryanto selama menjalani hukuman di Lapas Klas 1 Madiun:

1. Remisi keagamaan tahun 2014 selama 15 hari
2. Remisi umum hari kemerdekaan RI 17 Agustus tahun 2014 selama 1 bulan
3. Remisi keagamaan tahun 2015 selama 1 bulan
4. Remisi umum hari kemerdekaan 17 Agustus 2015 selama 3 bulan.
5. Remisi dasawarsa setiap 10 tahun sekali selama 3 bulan
6. Remisi keagamaan tahun 2016 selama 1 bulan
7. Remisi umum tahun 2016 selama 4 bulan

Kendati sudah menghirup udara bebas, Agus menegaskan bahwa yang bersangkutan masih berada di bawah pengawasan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Klas II Madiun. Untuk itu bila sewaktu-waktu Haryanto terlibat kasus kembali, maka pembebasan bersyarat Hariyanto akan dicabut.

“Itu selama pembebasan bersyarat tanggungjawab pengawasan oleh Bapas Madiun. Nanti kalau terlibat kembali kasus maka akan dicabut pembebasan bersyaratnya,” pungkas Agus.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Lika-liku Perjalanan Cinta Penelope, Menikah Hingga 5 Kali

Liputan6.com, Jakarta Kabar bahagia datang dari artis cantik Cinta Penelope. Mantan personel Duo Keong Racun ini mengaku telah dinikahi oleh pria blasteran Turki. Namun hingga saat ini Cinta Penelope enggan menguak identitas sang suami. Rupanya Cinta memiliki alasan tersendiri untuk tidak mempublikasikan hubungannya saat ini.

Perjalanan Cinta Penelope memang bisa dikatakan berliku. Wanita yang merintis kariernya sebagai penyanyi dangdut ini sebelumnya telah beberapa kali melangsungkan pernikahan. Namun sayangnya, pernikahan-pernikahan sebelumnya hanya diakui secara agama atau sering disebut juga nikah siri. Pernikahan-pernikahan Cinta Penelope terdahulu pun malah berujung perpisahan.

Cinta Penelope sebelumnya juga dikenal dengan citranya sebagai wanita seksi dan bertato. Namun pada awal 2018 lalu Cinta Penelope mantap memutuskan berhijab dan berpakaian tertutup.

2 dari 4 halaman

Cinta Penelope Diidentikkan dengan Nikah Siri

Pandangan sebagai wanita yang sering nikah siri dan gonta-ganti suami telah melekat pada Cinta Penelope. Pasalnya, diketahui wnaita 34 tahun ini telah menikah sebanyak 5 kali. Cinta Penelope sendiri menyadari bahwa label penyuka nikah siri itu telah menempel pada dirinya. Meskipun demikian, pemilik nama lengkap Princess Cinta Penelope ini mengaku tak masalah dengan pandangan orang lain tentang nikah siri.

“Imej aku dari dulu sering nikah siri? Alhamdulillah terima kasih, karena enggak gonta-ganti pacar cuma gonta-ganti suami. Alhamdulillah,” ujar Cinta Penelope saat ditemui di kawasan Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (18/1/2019).

Hal tersebut diakui Cinta Penelope memang telah menjadi pilihannya dalam menentukan sikap setiap dekat dengan pria. Cinta Penelope lebih memilih menikah walaupun hanya sah secara agama, ketimbang hanya menjalani hubungan asmara yang berstatus pacaran. “Ketimbang pacaran dan melakukan hal-hal yang buruk,” sambungnya.

3 dari 4 halaman

Pria-pria yang Pernah Mengisi Hati Cinta Penelope

Sebelum menikah dengan pria blasteran Turki seperti yang dikabarkan akhir-akhir ini, Cinta sempat menikah dengan beberapa pria. Berikut pria-pria yang pernah mengisi hati Cinta Penelope seperti Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (21/1/2019).

Gudjonsson

Pria pertama yang diketahui menjadi suami Cinta Penelope adalah Gudjonsson. Namun hubungan rumah tangga wanita 34 tahun itu harus berakhir dengan perceraian. Hubungan rumah tangganya dengan Gudjonsson menjadi pernikahan pertama bagi Cinta.

I Dewa Made Mahardika Putra

Setelah bercerai dengan Gudjonsson, Cinta menjalin hubungan dengan lelaki asal Bali bernama I Made Mahardika Putra. Cinta Penelope dan I Made Mahardika kemudian memutuskan untuk menikah. Pernikahan ini merupakan pernikahan yang kedua bagi Cinta. Namun hubungan rumah tangga keduanya tak berlangsung lama. Cinta Penelope dan I Made Mahardika memutuskan untuk bercerai.

Mustafa Daood

Pernikahan ketiga Cinta Penelope sempat mencuri perhatian publik. Cinta Penelope menikah secara siri dengan Personel Debu, Kumayl Mustafa Daood. Selain itu, dikabarkan pula Cinta Penelope merupakan istri kelima Mustafa yang paling muda saat itu. Pernikahan Cinta Penelope dan Mustafa Daood tak berlangsung lama. 4 Bulan setelah menikah, keduanya bercerai. Cinta Penelope kembali menjanda untuk ketiga kalinya. Hingga saat ini Mustafa enggan angkat bicara terkait hubungannya dengan Cinta Penelope.

Dony Hermawan

Pernikahan keempat Cinta Penelope berlangsung pada tahun 2014 silam. Cinta Penelope dikabarkan menikah dengan pria bernama Dony Hermawan. Namun setahun setelah menikah, Cinta Penelope memutuskan untuk bercerai. Retaknya pernikahan keempat ini disinyalir karena adanya orang ketiga. Donny Hermawan dikabarkan berselingkuh dengan wanita lain.

Muhammad Gusni Putra

Cinta Penelope sempat dikabarkan dekat dengan seorang produser film Muhammad Gusni Putra. Pria ini merupakan Produser film ‘3 Pilihan Hidup’ di mana Cinta Penelope juga berakting di dalam film tersebut. Hal ini yang membuat Cinta Penelope dan Muhammad Gusni Putra sempat terjebak cinta lokasi saat terlibat syuting film. Putra sempat melamar Cinta pada Agustus 2016, namun keduanya dikabarkan batal menikah.

Pria Blasteran Turki

Beberapa waktu belakangan ini, beredar kabar bahwa Cinta Penelope telah menikah dengan pria blasteran Turki. Saat ini pria tersebut bertempat tinggal di Turki. Cinta Penelope mengaku bahwa pria Turki itu dikenalnya hanya dalam waktu satu bulan. Namun sampai saat ini, wanita 34 tahun ini belum mau mengungkap sosok pria yang menikahinya.

4 dari 4 halaman

Masih Menyembunyikan Identitas Suami Baru

Setiap ditanya soal sosok suaminya itu, Cinta Penelope tak banyak memberikan informasi. Seolah-olah, Cinta Penelope ingin menyembunyikan sosok suaminya itu dari publik. Rupanya alasan disembunykannya identitas suami Cinta Penelope tersebut merupakan permintaan dari sang suami sendiri. Cinta Penelope menuturkan bahwa suaminya kurang merasa nyaman dengan status Cinta Penelope sebagai seorang selebritas.

Hal itu diungkapkan Cinta Penelope saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (18/1/2019).”Saat lagi (bersama suaminya) gitu, aku ketemu orang yang minta foto, jadi dia (suami Cinta Penelope) merasa ‘Aduh enggak usah gini-lah, nikmatin jadi orang biasa’,” kata Cinta Penelope.

Dengan kata lain, Cinta Penelope sengaja tidak mengumbar kehidupan rumah tangganya kepada publik, agar dirinya dan suami tetap memiliki ruang privasi. Lagipula Cinta Penelope beranggapan, tak ada manfaat bila dirinya mengungkap hal tersebut.



Reporter: Anugerah Ayu Sendari