Tiga Nama Masuk Bidikan MU di Bursa Transfer Musim Panas

Liputan6.com, Manchester – Performa Manchester United (MU ) terus menjulang bersama manajer Ole Gunnar Solksjaer. Saat ini, di Liga Inggris, mereka belum terkalahkan di 11 laga: sembilan kali menang dan dua kali imbang.

Namun begitu, mereka tampaknya sudah mulai merancang skuat untuk musim depan. Termasuk mendatangkan sejumlah pemain baru.

Belakangan, dikabarkan ada tiga nama baru dalam bidikan MU di bursa transfer musim panas. Ini merupakan kabar baru lantaran di bursa transfer Januari lalu, tak satu pemain pun mereka datangkan.

TalkSPORT merilis, setidaknya ada tiga nama yang kini dalam pantauan MU di bursa transfer musim depan. Mereka adalah Aaron Wan-Bissaka (Crystal Palace), Kalidou Koulibaly (Napoli), dan Ivan Rakitic (Barcelona).

Untuk mendatangkan ketiga pemain ini, manajemen MU dikabarkan telah menyiapkan dana yang tak sedikit. Diperkirakan mereka siap menggelontorkan uang lebih dari 170 juta pound sterling atau sekitar Rp 3,1 triliun!

2 dari 3 halaman

Wan-Bissaka Bisa Gantikan Valencia dan Young

Wan-Bissaka adalah bek kanan mudah Palace berusia 21 tahun. Kehadirannya di MU tentu akan sangat berguna.

Setidaknya, dia bisa jadi pelapis, atau bahkan pengganti Antonio Valencia atau Ashley Young, yang sudah berusia 33 tahun.Tak heran, harganya lumayan mahal, mencapai 40 juta pound.

Sedangkan Koulibaly merupakan seorang bek tengah yang tangguh. MU bahkan digosipkan sempat menawarkan uang tak kurang dari 95 juta pound kepada Lazio, sebelum memecat Jose Mourinho.

3 dari 3 halaman

Rakitic Ideal

Rakitic juga bisa menjadi pemain yang berguna bagi MU, jika jadi didatangkan. Kemampuannya dalam mengatur permainan tak perlu diragukan lagi.

Peluang MU pun relatif besar mengingat ada kabar Barcelona juga ingin melepas pemain asal Kroasia ini. Hanya memangm harganya pun lumayan mahal, sekitar 39 juta pound.

Saksikan video pilihan di bawah ini

AC Milan Imbang Lawan Lazio, Gattuso Sebut Langkah Mundur

Liputan6.com, Jakarta – AC Milan bermain imbang tanpa gol saat lawan Lazio di laga pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2) atau Rabu dini hari WIB, di Stadion Olimpico.

Situasi ini sama seperti dua pertandingan semifinal musim lalu, ketika itu AC Milan dan Lazio bermain imbang 0-0. Dan, musim lalu hasil akhir harus diputuskan melalui adu penalti.Untuk pertama kalinya di starting XI, Krzysztof Piatek gagal menemukan gawangnya untuk Rossoneri.

Usai pertandingan, pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, mengakui kecewa dengan hasil itu. Ia menyebut langkah mundur dalam hal kualitas.

“Itu adalah langkah mundur dalam hal kualitas permainan, tapi kami tahu itu akan diputuskan lebih dari 180 menit,” kata sang pelatih AC Milan kepada Rai Sport.

2 dari 3 halaman

Lakukan Kesalahan

Gattuso juiga mengakui AC Milan menghadapi tim yang selalu mendorong empat atau lima pemain ke depan. Untungnya, AC Milan melakukan dengan sangat baik di lini pertahanan.

“Sayangnya, kami membuat banyak kesalahan di sepertiga akhir dan tidak memberikan pelayanan kepada Piatek,” kata Gattuso.

3 dari 3 halaman

Belum Terkalahkan

Dengan hasil ini, AC Milan tetap tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan. Dan, pada Sabtu nanti mereka akan menghadapi pertandingan lawan Sassuolo di San Siro..

“Penghargaannya untuk tim. Saya beruntung menemukan sekelompok pemain muda yang percaya pada pekerjaan dan mempercayai kami. Saya hanya fokus untuk bekerja dan mendapatkan yang terbaik dari mereka.”

Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-22 Tanpa Terkalahkan

Jakarta – Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF U-22 berjalan mulus. Skuat Garuda Muda juara tanpa menelan kekalahan.

Indonesia menjadi juara Piala AFF U-22 setelah mengalahkan Thailand 2-1 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019).

Laga ini terhitung tidaklah mudah untuk Indonesia. Bahkan, bursa taruhan tak menjagokan Indonesia keluar sebagai juara.

Bukan tanpa alasan Indonesia tak dijagokan dalam laga final. Thailand datang ke final dengan tanpa kebobolan dan belum terkalahkan.
Laju Indonesia di laga pertama fase grup juga sempat meragukan. Tim besutan Indra Sjafri ditahan imbang 1-1 oleh Myanmar dan selanjutnya imbang 2-2 dengan Malaysia.

Performa meningkat saat laga ketiga fase grup. Indonesia mengalahkan Kamboja 2-0 dan memastikan tiket ke semifinal dengan status runner- Grup B. Maju bersama Kamboja selaku juara grup.

Indonesia bertemu Vietnam di semifinal. Osvaldo Haay dkk. berhasil mengalahkan lawannya itu dengan skor 1-0 dan berlanjut ke gelar juara setelah mengalahkan final.

(ran/din)

La Liga: Data dan Fakta Levante vs Real Madrid

Liputan6.com, Jakarta – Real Madrid menghadapi Levante pada lanjutan La Liga 2018/2019, Senin (25/2/2019) dini hari WIB. Berikut data dan fakta pertandingan di Ciutat de Valencia nanti.

* Pada pertemuan pertama di La Liga musim ini, ketika masih dilatih Julen Lopetegui, Real Madrid dikalahkan Levante 1-2 di Santiago Bernabeu. Madrid tertinggal oleh gol Jose Luis Morales (7′) serta penalti Roger Marti (13′), dan hanya bisa menipiskan selisih skor lewat gol Marcelo dari assist Karim Benzema (72′).

* Hasil 1-2 pada jornada 9 itu adalah satu-satunya kekalahan Real Madrid dalam 12 laga terakhirnya melawan Levante di La Liga (M9 S2 K1).

* Dalam laga tandangnya melawan Levante di La Liga musim lalu, Real Madrid meraih hasil imbang 2-2. Real Madrid dua kali unggul melalui Sergio Ramos (11′) dan Isco (81′), Levante dua kali menyamakan skor lewat Emmanuel Boateng (42′) dan Giampaolo Pazzini (89′).

* Real Madrid tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhirnya melawan Levante di La Liga, kandang dan tandang (M0 S2 K1).

* Real Madrid tak terkalahkan dalam lima laga tandang terakhirnya melawan Levante di La Liga (M4 S1 K0).

* Real Madrid selalu mencetak minimal dua gol dalam lima laga tandang terakhirnya melawan Levante di La Liga.

2 dari 3 halaman

Statistik Levante

* Levante hanya menang dua kali dalam sepuluh laga terakhirnya di La Liga (M2 S3 K5).

* Levante tak terkalahkan dalam tiga laga kandang terakhirnya di La Liga: seri 2-2 vs Girona, menang 2-0 vs Real Valladolid, seri 0-0 vs Getafe.

* Gol terbanyak untuk Levante di La Liga 2018/19 sejauh ini: Roger Marti (9).

* Assist terbanyak untuk Levante di La Liga 2018/19 sejauh ini: Ruben Rochina (5).

3 dari 3 halaman

Statistik Real Madrid

* Real Madrid kalah 1-2 menjamu Girona di laga terakhirnya La Liga. Real Madrid tak terkalahkan dalam delapan laga sebelum itu di semua kompetisi (M7 S1).

* Real Madrid meraih lima kemenangan beruntun di La Liga sebelum kalah melawan Girona.

* Real Madrid selalu menang dalam tiga laga tandang terakhirnya di La Liga: 2-1 vs Real Betis, 4-2 vs Espanyol, 3-1 vs Atletico Madrid.

* Real Madrid tak terkalahkan dalam lima laga tandang terakhirnya di La Liga (M4 S1 K0).

* Real Madrid selalu mencetak minimal dua gol, juga selalu kebobolan, dalam empat laga tandang terakhirnya di La Liga.

* Casemiro selalu menyumbang satu gol dalam dua penampilan terakhirnya untuk Real Madrid di La Liga.

* Gol terbanyak untuk Real Madrid di La Liga 2018/19 sejauh ini: Karim Benzema (10).

* Assist terbanyak untuk Real Madrid di La Liga 2018/19 sejauh ini: Luka Modric (4).


Sumber: Bola.net

Serie A: Data dan Fakta Bologna vs Juventus

Liputan6.com, Jakarta – Pimpinan klasemen Juventus bertamu ke markas penghuni zona degradasi Bologna pada giornata 25 Serie A 2018/19, Minggu (24/2/2019). Inilah sejumlah data dan fakta pertandingan di Stadio Renato Dall’Ara ini.

* Pada pertemuan pertama di Serie A musim ini, Juventus mengalahkan Bologna 2-0 di Turin lewat gol-gol Paulo Dybala dan Blaise Matuidi.

* Musim ini, Bologna dan Juventus juga bertemu di babak 16 besar Coppa Italia. Juventus menekuk Bologna 2-0 di Renato Dall’Ara melalui gol-gol Federico Bernardeschi dan Moise Kean.

* Dalam laga tandangnya melawan Bologna di Serie A musim lalu, Juventus menang 3-0 lewat gol-gol Miralem Pjanic, Mario Mandzukic dan Blaise Matuidi.

* Juventus selalu menang dan selalu mencetak minimal dua gol dalam enam laga terakhirnya melawan Bologna di semua kompetisi.

* Juventus meraih clean sheet dalam lima dari enam laga tandang terakhirnya melawan Bologna di semua kompetisi.

* Sepanjang karier kepelatihannya, Sinisa Mihajlovic baru pernah menang sekali melawan Juventus (M1 S5 K9). Kemenangan itu dia raih bersama Catania dengan skor 2-1 di Turin, di Serie A 2009/10.

2 dari 3 halaman

Statistik Bologna

* Bologna baru meraih tiga kemenangan dalam 24 pertandingan di Serie A musim ini (M3 S9 K12), hanya mencetak 19 gol dan sudah kebobolan 37 gol.

* Dalam tiga pertandingan sejak dilatih Sinisa Mihajlovic, yang diangkat menggantikan Filippo Inzaghi, Bologna menang 1-0 di kandang Inter Milan, imbang 1-1 menjamu Genoa, lalu kalah 1-2 saat main tandang melawan AS Roma.

* Kemenangan tandang 1-0 atas Inter adalah satu-satunya kemenangan Bologna dalam 17 laga terakhirnya di Serie A (M1 S8 K8).

* Bologna tanpa kemenangan dalam tujuh laga kandang terakhirnya di Serie A (M0 S4 K3).

* Bologna hanya mencetak satu gol dalam lima laga kandang terakhirnya di Serie A.

* Gol terbanyak untuk Bologna di Serie A 2018/19 sejauh ini: Federico Santander (6).

* Assist terbanyak untuk Bologna di Serie A 2018/19 sejauh ini: Erick Pulgar, Federico Santander, Mattias Svanberg, Riccardo Orsolini, Rodrigo Palacio (masing-masing 2).

3 dari 3 halaman

Statistik Juventus

* Juventus belum terkalahkan di Serie A musim ini (M21 S3 K0), sudah mencetak 52 gol dan baru kebobolan 15 gol.

* Produktivitas gol Juventus (52) adalah yang terbaik di Serie A 2018/19 sejauh ini. Angka kebobolannya adalah yang terendah.

* Juventus menang dua kali dan dua kalah dua kali dalam lima laga terakhirnya di semua kompetisi (M2 S1 K2). Dua kekalahan itu semuanya mereka dapatkan di kandang lawan, yakni 0-3 vs Atalanta di perempat final Coppa Italia dam 0-2 vs Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions leg pertama.

* Juventus selalu menang tanpa kebobolan dalam dua laga terakhirnya di Serie A: 3-0 vs Sassuolo (tandang), 3-0 vs Frosinone (kandang).

* Juventus selalu mencetak tiga gol dalam tiga laga terakhirnya di Serie A.

* Juventus selalu mencetak minimal dua gol dalam tujuh laga terakhirnya di Serie A.

* Cristiano Ronaldo selalu menyumbang gol dan atau assist dalam empat penampilan terakhirnya untuk Juventus di Serie A (5 gol, 3 assist).

* Gol terbanyak untuk Juventus di Serie A 2018/19 sejauh ini: Cristiano Ronaldo (19).

* Assist terbanyak untuk Juventus di Serie A 2018/19 sejauh ini: Cristiano Ronaldo (8).


Sumber: Bola.net

Demi Kalahkan Liverpool, Solskjaer Terbuka pada Saran Ferguson

ManchesterManchester United akan menjamu Liverpool di Liga Inggris. Ole Gunnar Solskjaer terbuka untuk mendengarkan saran Sir Alex Ferguson demi hasil positif.

Laga North West Derby antara MU dan Liverpool bakal tersaji di Old Trafford, Minggu (24/2/2019) malam WIB. Dengan sejarah penjang perseteruan kedua tim, pertandingan tersebut diprediksi akan berlangsung panas.

Terkhusus untuk Setan Merah, laga ini menjadi momentum yang tepat untuk membalas kekalahan 1-3 dari The Reds di pertemuan sebelumnya. MU juga tengah dalam tren positif di bawah asuhan Solskjaer.

MU tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir di Liga Inggris sejak pria asal Norwegia tersebut menggantikan Jose Mourinho Desember lalu. Dengan rincian delapan kali menang dan sekali imbang.

Mengingat pentingnya kemenangan atas Liverpool, Solskjaer siap meminta bantuan kepada Sir Alex. Ia akan mempersilakan pelatih tersukses MU ini untuk berbicara kepada skuatnya di laga tersebut.

Sebelumnya, pria asal Skotlandia ini juga terlihat berbincang dengan para pemain Setan Merah usai kemenangan 2-0 di markas Chelsea.

“Aku tidak akan menerka apa yang dia katakan, atau para pemain katakan. Itu lebih lanjut akan kupikirkan nanti,” kata Solskjaer di FourFourTwo.

“Tetapi (Ferguson) akan disambut baik untuk berbicara kepada para pemain jika dia menginginkannya karena kita tahu betapa berarti baginya untuk menyalip Liverpool.”

“Aku pikir para pemain kami tahu apa artinya (kemenangan tersebut) bagi semua orang di MU,” dia menambahkan.

(cas/cas)

‘Serangan Balik MU Ancaman Utama Bagi Liverpool’

LiverpoolJuergen Klopp mewaspadai serangan balik Manchester United. Hal tersebut diprediksi menjadi senjata utama Setan Merah untuk melumpuhkan Liverpool.

Laga North West Derby yang mempertemukan MU dengan Liverpool akan tersaji, Minggu (24/2/2019) malam WIB. Duel itu berlangsung di Stadion Old Trafford. Pada pertemuan sebelumnya di Anfield, The Reds mampu tampil dominan dan menang 3-1 atas Setan Merah.

Hasil tersebut juga sekaligus membuat MU kehilangan kesabaran kepada Jose Mourinho. The Special One dipecat usai rentetan hasil buruk yang dialami Setan Merah

Posisi pria asal Portugal ini kemudian digantikan Solskjaer. Kehadiran The Baby Faced-Assasin mampu membangkitan MU di Liga Inggris.

Setan Merah tak terkalahkan di sembilan laga terakhir Liga Inggris sejak dilatih oleh Solskjaer. Torehan ini membuat mereka kini merangsek ke peringkat keempat.

Kegemilangan Solskajaer mengangkat performa timnya mendapat apresisasi dari Juergen Klopp. Ia menyebut pria asal Norwegia ini sebagai manajer hebat.

“Saya sendiri seorang manajer dan saya tahu bahwa kami bukan penyihir. Ini tidak seperti kami datang dan mengatakan ‘kamu tidak baik, tapi aku bisa membuatmu benar-benar baik’,” tutur Klopp dilansir dari Sky Sport.

“Ole Gunnar Solskjaer melakukan pekerjaan yang cemerlang. Ini semua tentang mengeluarkan potensi tim, meningkatkan kualitas, dan itulah yang jelas dia lakukan dan yang menjadikannya manajer papan atas.”

Salah satu faktor melejitnya MU adalah efektifnya taktik serangan balik Solskjaer. Pendekatan ini membuat Setan Merah tampil subur dengan koleksi 23 gol hanya dalam sembilan laga di Liga Inggris.

Cara bermain MU tersebut jelas diwaspadai oleh Klopp. Meski begitu pelatih Borussia Dortmund tak ingin berjudi dengan terburu-buru menentukan taktik yang akan mereka kembangkan di Old Trafford.

“Kami akan melihat bagaimana mereka bermain melawan kami. Saya pikir mereka bisa bermain dengan cara yang berbeda,” ujar Klopp.

“Mereka jauh lebih diunggulkan saat ini, itu sudah jelas. Serangan balik mereka ancama utama untuk kami, terutama ketika Anthony Martial dan Jesse Lingard kembali fit untuk tampil.”

“Mereka tak hanya bagus dalam satu hal. Ada berbagai cara di mana Anda setidaknya bisa memberi mereka beberapa pertanyaan yang mereka tidak bisa menjawabnya dengan mudah – tetapi ini akan menjadi pertandingan yang sangat mengandalkan fisik dan menuntut bagi kedua tim,” tambahnya.

(cas/ran)

Ander Herrera: Atmosfer MU Sekarang Fantastis

Liputan6.com, Manchester – Gelandang Manchester United (MU) Ander Herrera menyebut atmosfer di ruang ganti tim kini sangat fantastis. Ia mengatakan, aura positif itu pun menular ke suporter Setan Merah -julukan MU.

“Suasana saat ini, atmosfer, fantastis dan saya pikir para fan merasakan kami sedang melakukan apa yang mereka ingin dari kami,” ujar Herrera seperti dilansir situs resmi klub.

Kiprah MU di paruh kedua musim 2018/19 berbalik 180 derajat dengan paruh pertama. Di paruh kedua, penampilan Herrera dan kawan-kawan melonjak drastis.

Peningkatan itu tak bisa dipungkiri terjadi berkat andil Ole Gunnar Soslkjaer. Ia masuk sebagai manajer sementara, menggantikan Jose Mourinho yang dipecat Desember lalu.

Di bawah aushan Soslkjaer, MU tak terkalahkan di 11 partai sebelum takluk 0-2 dari PSG di Liga Champions. Namun di Liga Inggris, MU berhasil masuk ke empat besar klasemen setelah sempat tercecer di papan tengah.

“Kami sekarang berada di jalur yang mereka inginkan, tentu saja itu kemenangan. Tetapi juga dalam hal gaya bermain, gaya menyerang dan selalu mencoba menjadi protagonis di atas lapangan,” kata Herrera.

2 dari 3 halaman

Membutuhkan Fans

Lebih lanjut, Herrera mengatakan, para pemain MU berterima kasih untuk dukungan yang selalu diberikan. Menurutnya, dukungan itu sangat dibutuhkan para pemain MU demi mengarungi sisa musim ini.

Apalagi, MU juga sedang berjuang finis di empat besar dan Liga Champions. “Pertarungan untuk empat besar dan Liga Champions akan sangat sulit. Jadi kami sangat membutuhkan mereka,” kata Herrera.

3 dari 3 halaman

Lima Pertandingan MU Berikutnya

Manchester United vs Liverpool

Crystal Palace vs Manchester United

Manchester United vs Southampton

Paris Saint Germain vs Manchester United

Arsenal vs Manchester United

Liga Champions: Data dan Fakta Schalke vs Manchester City

Liputan6.com, Jakarta – Manchester City bersua Schalke 04 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/19, Kamis (21/2/2019) dini hari WIB. Inilah data dan fakta duel di Veltins-Arena ini.

* Schalke menang sekali dan Manchester City menang dua kali dalam tiga pertemuan mereka sebelumnya. Agregat golnya 2-7.

* Pertemuan pertama Schalke dan Manchester City tersaji di semifinal Piala Winners 1969/70. Manchester City memenangi partai itu dengan agregat 5-2 (0-1 tandang, 5-1 kandang).

* Pertemuan berikutnya adalah di fase grup UEFA Cup 2008/09. Manchester City mengalahkan Schalke 2-0 di Gelsenkirchen. Vincent Kompany bermain 90 menit untuk Manchester City, dan dia merupakan satu-satunya pemain dari waktu itu yang masih saat ini masih bersama klubnya.

2 dari 3 halaman

Statistik Schalke

* Tiga partisipasi terakhir Schalke di Liga Champions selalu terhenti di babak 16 besar. Schalke dihentikan Galatasaray dengan agregat 3-4 di babak ini pada musim 2012/13, kemudian dua edisi beruntun disingkirkan Real Madrid pada 2013/14 (agregat 2-9) dan 2014/15 (agregat 4-5).

* Tujuh dari 11 poin yang dikumpulkan Schalke untuk menjadi runner-up Grup D mereka raih dari laga-laga kandang: 1-1 vs Porto, 2-0 vs Galatasaray, 1-0 vs Lokomotiv Moscow.

* Schalke hanya menang tiga kali dalam delapan laga kandang terakhirnya di Liga Champions, kebobolan 18 gol.

* Namun Schalke tak terkalahkan dalam sembilan laga kandang terakhirnya di kompetisi Eropa (M6 S3 K0).

* Schalke tanpa kemenangan dalam lima laga terakhirnya melawan tim-tim Inggris (M0 S2 K3), sejak mengalahkan Arsenal 2-0 pada Oktober 2012.

* Dalam laga kandang terakhirnya melawan tim asal Inggris, Schalke dihajar Chelsea 0-5 di fase grup Liga Champions 2014/15.

* Schalke tanpa kemenangan dalam enam laga kandang terakhirnya melawan tim-tim Inggris (M0 S2 K4), kebobolan 14 gol dan hanya mencetak dua gol, sejak mengalahkan Arsenal pada Oktober 2001.

* Nabil Bentaleb adalah top scorer sementara Schalke di semua kompetisi musim ini dengan torehan enam gol.

3 dari 3 halaman

Statistik Manchester City

* Manchester City tak terkalahkan dalam tiga laga tandangnya di fase grup Liga Champions musim ini: 2-1 vs Hoffenheim, 3-0 vs Shakhtar Donestk, 2-2 vs Lyon.

* Manchester City sudah berhadapan dengan tim Jerman di fase grup Liga Champions musim ini, yakni Hoffenheim. Manchester City menang dengan skor identik 2-1 tandang dan kandang. Sergio Aguero dan David Silva mencetak gol di kandang Hoffenheim, kemudian Leroy Sane memborong dua gol di Etihad Stadium.

* Manchester City menang tiga kali dan hanya kalah sekali dalam lima lawatan terakhirnya ke Jerman (M3 S1 K1).

* Manchester City hanya menang lima kali dalam 11 laga terakhirnya di Eropa, kandang dan tandang.

* Manchester City meraih tiga kemenangan dalam enam laga tandang terakhirnya di Eropa (M3 S1 K2).

* Leroy Sane adalah pemain Schalke periode 2014-2016, sebelum bergabung dengan Manchester City. DIa mencetak 11 gol dalam 47 penampilan untuk Schalke di Bundesliga.

* Manchester City memenangi 12 dari 13 laga terakhirnya di semua kompetisi, kalah sekali, mencetak 49 gol dan hanya kebobolan enam.

* Sergio Aguero mencetak sembilan gol dalam enam penampilan terakhirnya untuk Manchester City.

* Rekor tandang Manchester City di semua kompetisi musim ini adalah M13 S4 K3.


Sumber: Bola.net

Jadwal Padat Jadi Penyebab Real Madrid Kalah dari Girona

Liputan6.com, Madrid – Winger Real Madrid, Lucas Vazquez, mengisyaratkan timnya kelelahan dalam kekalahan 1-2 dari Girona di Santiago Bernabeu, Minggu(17/2/2019) dalam lanjutan kompetisi La Liga Spanyol.

Los Blancos unggul lebih dulu lewat gol Casemiro pada menit ke-25. Namun, Christian Stuani menyamakan skor untuk Girona pada menit ke-65, sebelum akhirnya Cristian Portugues berbalik membuat Girona unggul pada menit ke-75.

Laga Real Madrid kontra Girona ini juga diwarnai dengan kartu merah Sergio Ramos pada menit ke-90. Vazquez menyesalkan kekalahan yang seharusnya tidak dialami pasukan Santiago Solari ini.

“Performa babak pertama tim sangat bagus, tetapi ketika kami gagal mendapatkan gol kedua, pertandingan itu terbuka lebar,” jelas Vazquez, seperti dilansir Tribal Football.

“Kami tidak setajam babak pertama, setelah jeda mereka jauh lebih baik. Kami bermain sangat positif dan kami memainkan sepak bola hebat di babak pertama, tapi di babak kedua, kami kehilangan itu,” katanya.

Sebelumnya, Real Madrid tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan berturut-turut. Vazquez percaya, rekan-rekan setimnya akan kembali ke trek kemenangan dan melupakan kekalahan dari Girona.

2 dari 3 halaman

Dibayar Mahal

Selain itu, dia menyadari Real Madrid harus melakoni jadwal padat selama Februari 2019. Hal itu harus dibayar mahal karena tidak semua pemain dalam kondisi yang sepenuhnya bugar.

“Kami berada di tengah daftar pertandingan yang sangat berat, ini merupakan bulan yang berat. Mungkin tim membayar harganya di laga ini,” papar Vazquez.

3 dari 3 halaman

Analisis Permainan

“Tetapi kami harus melihat diri kami sendiri, menganalisis permainan, dan memastikan kami tidak mengulangi kesalahan itu. Kami kenal Girona dengan baik, kami sudah melawan mereka tiga kali musim ini. Ini hari yang membuat frustrasi bagi kami,” ucap pemain berusia 27 tahun ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini