Pengusaha Ingin Presiden Terpilih Harus Adil terhadap Peritel Besar dan UKM

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyebutkan selesainya pemilihan presiden (pilpres) akan mengembalikan lagi kepercayaan investor pada kondisi perekonomian dan pasar di Indonesia.

Kendati demikian dia menyatakan selesainya pilpres yang dimaksud adalah sampai keluar pengumuman resmi siapa yang terpilih menjadi presiden apakah itu Jokowi ataukah Prabowo. Hal tersebut saat ini tengah ditunggu oleh para investor.

“Tentu akan membuat orang menjadi lebih pasti dan lebih jelas. tapi ya itu harus selesai dulu pemilunya benar-benar hasilnya maksud saya. Itu kemudian tentu saja akan membuat orang (investor) mengambil keputusan ya,” kata Menko Darmin saat ditemui usai mencoblos di TPS 20 Kompleks Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) tersebut menegaskan meski ada aksi menunggu atau wait and see namun kondisi iklim investasi di Indonesia masih cukup bagus dan tidak mengalami masalah yang berarti sebagai dampak dari adanya pilpres tersebut.

Kondisi tersebut juga didukung oleh tingkat konsumsi yang bagus di dalam negeri atau domestik.

“Investasi sebenarnya masih oke, data kita menunjukkan masih bergerak antara 6,7 dengan 7 persen pertumbuhannya ya. Konsumsi rumah tangga juga masih oke, itu bergerak antara 5 – 5,1 persen,” ujar dia.

Top3: Harapan Produsen Mobil Cina Terhadap Presiden Terpilih Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Berbagai harapan muncul dari industri otomotif nasional. Siapa pun pemimpin yang terpilih harus bisa membuat iklim perekonomian Indonesia menjadi lebih baik. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Ini yang Pabrikan Otomotif Cina Harapkan dari Presiden Indonesia Terpilih

Hari ini, seluruh rakyat Indonesia bisa menggunakan hak pilihnya untuk menentukan presiden dan wakil presiden, anggota legislatif, anggota legislatif tingkat provinsi, anggota legislatif tingkat kabupaten/kota, serta DPD.

Beragam harapan diberikan masyarakat untuk calon pemimpin agar Indonesia bisa lebih baik dan segala janji yang diberikan saat kampanye bisa terealisasi dengan baik. Selengkapnya baca di sini.

2. Harapan Toyota Indonesia Terhadap Presiden Terpilih

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sudah berlangsung dan tinggal menunggu hasilnya. Banyak harapan digantungkan untuk pemimpin Indonesia terpilih, termasuk di industri otomotif.

Disampaikan Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, sebagai pabrikan terbesar di Tanah Air, raksasa asal Jepang ini berharap untuk presiden terpilih nanti mendukung lokalisasi produk atau produksi di dalam negeri. Selengkapnya baca di sini.

5 Pengakuan Mengejutkan Pelaku Penganiayaan Terhadap Siswi SMP di Pontianak

Seperti diketahui polisi telah menetapkan tiga tersangka atas kasus penganiayaan terhadap siswi SMP berinisial ABZ. Dari hasil pemeriksaan kepada para pelaku, terungkap motif aksi kekerasan tersebut. 

Menurut keterangan salah satu tersangka, dia mengaku sakit hati karena korban kerap mengungkit-ungkit persoalan piutang yang pernah dilakukan oleh almarhumah ibu tersangka.

“Dia suka bilang bahwa mama saya suka pinjam uang,” kata salah satu tersangka.

Saat itu, dia mengaku tidak bisa mengontrol emosi.

“Kalau ABZ tidak membuat omongan seperti ini, saya juga tidak akan melakukan hal ini. Saya kesal sampai saya tidak bisa mengontrol emosi,” lanjutnya.

Motif kedua terkait sindiran di media sosial oleh ABZ dan sepupunya yang dialamatkan kepada salah satu tersangka. Menurut tersangka, ia ingin menyelesaikan masalah tersebut, dengan jalan melakukan pertemuan pada hari kejadian.

Semula mereka berjanji bertemu pada malam hari. Namun, atas permintaan ABZ dan sepupunya, mereka akan bertemu pada siang hari.

Kemudian, ada tudingan bahwa mereka yang berinisiatif menjemput ABZ. Tuduhan ini ditampik oleh tersangka, dengan menyebut bahwa ABZ lah yang minta dijemput.

Bawaslu akan Cek Aksi Penghadangan terhadap Ma’ruf Amin di Pamekasan

Jakarta – Bawaslu menyayangkan aksi penghadangan pendukung Prabowo Subianto terhadap cawapres Ma’ruf Amin di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Bawaslu menilai tak seharusnya aksi hadang-menghadang terjadi di pesta demokrasi ini.

“Kalau kayak gini kan bukan hanya Pak Ma’ruf yang pernah dihadang. Saya ingat juga pernah di tempat lain Pak Sandi dan seterusnya. Kalau pendukung bisa saling jaga diri, seharusnya ini tidak terjadi,” ujar Komisioner Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin kepada wartawan, Selasa (2/4/2019).

Afifuddin mengaku pihaknya akan mengecek secara pasti perihal aksi penghadangan di Pamekasan itu. Dia pun menegaskan bahwa aksi penghadangan dalam kampanye dilarang.

“Nggak boleh (menghadang). Nggak kampanye saja, orang jalan dihadang nggak boleh. Tapi saya belum tahu detailnya seperti apa,” katanya.
Dia meminta para pendukung agar memberikan hak kepada capres-cawapres untuk berkampanye. Sekalipun kampanye digelar di lingkungan maupun basis lawan.

“Kita sayangkan, bahwa kampanye ini kan sesuatu yang diatur dan hak partai peserta pemilu, Mestinya, sama saling jaga, menghargai lawan atau kompetitor yang sedang kampanye,” tutur Afifuddin.

Tak hanya kepada pendukung, Bawaslu juga akan mengingatkan pimpinan partai, maupun capres-cawapres agar mengimbau pendukungnya untuk tak lagi melakukan aksi penghadangan. Dia khawatir, aksi tersebut menimbulkan konflik antar pendukung.

“Potensi kerawanan terjadi gesekan kan mungkin. Kita ingin peserta pemilu tahan masa pendukung masing-masing,” katanya.

Penghadangan itu terjadi saat Ma’ruf Amin hendak menghadiri haul sekaligus berziarah ke makam Kiai Suhro, Senin (1/4). Namun, sebelum sampai lokasi haul, mobil tertahan. Tak lama kemudian azan Mahrib berkumandang diiringi dengan suara massa meneriakkan nama Prabowo.

Tampak warga yang mengenakan baju koko dan berpeci berbaris di pinggir jalan. Ada juga menaiki kendaraan roda dua. Warga terus meneriakkan nama Prabowo.

Sementara itu, ketika mobil rombongan perlahan berjalan, tampak massa berdiri di pinggir jalan sambil membentangkan poster berwajah Prabowo-Sandi. Ketika rombongan Ma’ruf Amin akan tiba di dekat lokasi haul, banyak warga yang mengelilingi rombongan sambil terus meneriakkan nama Prabowo.

“Prabowo! Prabowo! Prabowo! Prabowo!” teriak massa yang mengenakan kaus berwajah Prabowo-Sandi ke arah rombongan Ma’ruf seraya menunjukkan salam dua jari khas Prabowo-Sandi.
(aik/mae)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ketua DPR Ajak Hentikan Kampanye Hitam terhadap Kedua Capres

Liputan6.com, Jakarta – Ketua DPR Bambang Soesatyo mengomentari ajang debat keempat Pilpres 2019 di Hotel Shangrila, Jakarta, Sabtu malam. Menurut dia, debat tersebut menunjukkan kedua capres lelah dengan ujaran fitnah yang beredar di masyarakat.

“Dua sosok calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto, kecewa dan sudah terluka akibat fitnah dan ujaran kebencian yang selama ini dialamatkan kepada keduanya,” kata Bambang dalam keterangan tertulis, Minggu (31/3/2019).

Bambang mengatakan hal itu berdasarkan ucapan Jokowi yang mengakui sering dituduh PKI dan Prabowo mengaku sering dituding sebagai khilafah saat debat. Dia menilai ucapan itu sebagai ungkapan kekecewaan.

“Pengakuan itu jelas-jelas memperlihatkan kekecewaan kedua sosok capres itu. Bahkan Prabowo sampai harus mengungkap sekilas latar belakang ibu yang melahirkannya,” ungkap pria yang karib disapa Bamsoet itu.

Politikus Partai Golkar ini menegaskan capres-cawapres 2019 sudah melalui tahapan seleksi yang ketat. Sehingga sudah pasti memiliki kredibilitas yang mumpuni.

“Semburan fitnah yang bertujuan mencoreng citra atau kredibilitas kedua sosok capres itu sama sekali tidak masuk akal,” ucapnya.

Maka dari itu Bamsoet berharap tak ada lagi kampanye hitam terhadap para capres-cawapres saat ini. Sebab, lanjutnya, melakukan kampanye hitam sama saja dengan merendahkan martabat Indonesia.

“Sebab, fitnah dan ujaran kebencian yang ditujukan ke pribadi capres Joko Widodo maupun Prabowo Subianto sama artinya dengan merendahkan martabat bangsa Indonesia,” tandas Bamsoet.

Reporter: Sania Mashabi

Menlu AS Kritik Soal Perlakuan terhadap Uighur, China Geram

Beijing – Komentar Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Mike Pompeo membuat geram pemerintah China. Gara-garanya, Pompeo menyebut perlakuan China terhadap umat muslim di Xinjiang sebagai “kemunafikan memalukan”.

Pompeo mengatakan hal itu usai berbicara dengan Mihrigul Tursun, seorang etnis Uighur yang pernah ditahan di kamp penahanan di Xinjiang. Perempuan itu telah terang-terangan berbicara di AS mengenai apa yang disebutnya sebagai penyiksaan berskala luas di penjara-penjara China untuk minoritas Uighur.

Pemerintah China menyebut kamp-kamp itu sebagai “pusat-pusat pelatihan kejuruan” yang memberikan pelajaran bahasa dan pekerjaan, menjauhkan warga lokal dari ekstremisme.


Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang menyatakan kegeramannya atas komentar Pompeo. Kepada para wartawan di Beijing, dia mengatakan bahwa komentar Pompeo tersebut “sangat absurd dan sangat mencampuri urusan dalam negeri China”.

“Saat ini, keseluruhan situasi di masyarakat Xinjiang adalah stabil… dan semua kelompok etnis hidup rukun,” tuturnya seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (28/3/2019).

“Kami menyerukan AS untuk menghormati fakta-fakta … dan menghentikan tuduhan tak berdasar dan jahat terhadap pihak China,” tegas Geng.

Menurut sekelompok pakar yang disebutkan oleh PBB tahun lalu, sekitar satu juta warga Uighur dan minoritas muslim lainnya kini tengah ditahan di kamp-kamp penahanan di wilayah Xinjiang.

“China harus melepaskan semua yang ditahan secara sewenang-wenang dan mengakhiri penindasannya,” demikian cuitan Pompeo di Twitter.
(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ivan Gunawan Komentari Pelaporan Syahrini Terhadap Lia Ladysta

Desainer yang jadi presenter ini juga mengingatkan selebritas sebagai seorang figur publik harus bisa menjaga sikap. Tak hanya di depan kamera, pesohor juga harus bersikap baik dalam kehidupan sehari-hari.

Attitude itu bukan untuk di depan tv, tapi di dalam kehidupan. Jadi, kalau kita punya manner, tata krama, ya seperti itu yang harus dilakukan,” tambahnya. (Nur Ulfa/Dream.co.id)

Menakar Pengaruh Kasus Rommy terhadap Elektabilitas Jokowi

Jakarta
Romahurmuziy sudah ditetapkan menjadi tersangka korupsi jabatan Kementerian Agama (Kemenag). Isu kasus Rommy dinilai berdampak pada turunnya elektabilitas Jokowi dan PPP.

Pengamat politik dari lembaga survei Median, Rico Marbun, menilai kasus Rommy ini akan berdampak ke Jokowi. Sebab, dia menilai masyarakat saat ini melihat citra Jokowi adalah sosok yang bersih namun saat ini tercoreng dengan kasus Rommy ini.

“Pengaruh Rommy ke Jokowi mirip seperti kasus Ratna Sarumpaet atau mungkin Andi Arief ke 02. Walaupun itu nggak ada kaitannya tapi mungkin karena framming beritanya kan framming persepsinya, itu kan merugikan, jadi saya pikir jika nggak ditangani, baik tentu ini bisa pengaruh tidak langsung terhadap elektabilitas pak Jokowi,” kata Rico saat berbincang, Minggu (17/3/2019).

Pengamat politik CSIS, Arya Fernandes, melihat kasus Rommy tak serta merta mampu menurunkan elektabilitas Jokowi, namun mampu melemahkan kerja-kerja Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf. Dia pun membandingkan kasus Rommy ini dengan perkara koruptor e-KTP, Setya Novanto dan Idrus Marham. Menurutnya, kasus Rommy ini tidak berbeda jauh dengan kasus mereka, kasus yang menimpa mereka yang notabane pendukung Jokowi tidak mempengaruhi elektabilitas Jokowi hingga saat ini. Dia juga mengatakan kasus Rommy ini justru hanya berpengaruh dengan elektabilitas partainya saja, yakni PPP.

“Kalau kita lihat, kasus korupsi yang menimpa ketum partai lain yang ketika itu dekat dengan pemerintahan atau berkoalisi dengan Jokowi seperti di Golkar, Setnov tersangka, Idrus Marham juga tersangka waktu jadi Menteri Jokowi juga ditetapkan tersangka. Kalau kita lihat, di kasus sebelumnya untuk prediksi ke depan, kalau kita lihat kasus elektoralnya itu jauh lebih terasa kepada Golkarnya, di mana ketika itu terjadi penurunan suara Golkar dan terjadi persaingan internal untuk minta Setnov turun,” ujar Arya saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/3/2019).

“Efek ke Jokowi ketika itu nggak terlalu terasa,” imbuhnya.

Meski begitu, Arya mengatakan kemungkinan kasus ini akan lebih berdampak kepada kerja-kerja Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf. Sebab, Rommy ini merupakan salah satu figur penting di TKN, yakni Dewan Pengarah.

“Sekarang persoalannya adalah ini kan terjadi menjelang pemilu dan apakah itu pengaruh? Menurut saya, ini tentu juga kan menganggu kerja-kerja politik atau kerja kampanye tim TKN. Karena Rommy tentu adalah salah satu figur penting di TKN, dan orang yang juga terlibat sejak awal dalam proses nominasi pencapresan, ini juga akan mengganggu kerja-kerja TKN dan pengaruhi pembentukan image,” jelasnya.

Selain itu, Arya menilai kasus ini dinilai menguntungkan untuk Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Dia mengatakan BPN dapat memunculkan isu korupsi stadium 4 yang pernah dikatakan oleh capres Prabowo Subianto dan menuai banyak tanggapan-tanggapan negatif dari TKN.

“Lalu dengan kasus Rommy, oposisi dapat angin karena oposisi bisa gunakan isu apa yang mereka katakan sebelumnya yaitu korupsi stadium 4. Nah jadi satu sisi elektabilitas Jokowi nggak turun signifikan, tapi mengganguu image TKN, di satu sisi oposisi mungkin akan dapat angin dari kasus ini,” jelasnya.

Terakhir, dia menyarankan kepada TKN Jokowi-Ma’ruf agar ‘memutus’ relasi dengan Rommy, jika tidak ingin kasus Rommy ini menganggu kerja kampanye tim TKN.

“Saya kira mereka harus ‘memutus’ relasi dengan Rommy, karena dengan PPP tentu nggak, tentu mereka harus tanda petik ‘menjauh’ dari Rommy atau ‘memutus’ sementara dari Rommy, misalnya menonaktifkan dari TKN atau Rommy secara bijaksana
mengundurkan diri (dari TKN),” ucapnya.

(zap/dnu)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ketahui 5 Tanda Alergi Terhadap Seks

Liputan6.com, Jakarta Anda bisa saja alergi terhadap seks, terutama berkaitan dengan air mani. Adanya alergi ini dapat memengaruhi kehidupan seks Anda dan pasangan.

Rasa tidak nyaman saat bercinta akan membuat sesi panas kurang dinikmati. Kepuasan seksual pun menurun. Melansir laman The Insider, Selasa, 12 Maret 2019 ada tanda-tanda yang perlu diketahui bila Anda alergi terhadap seks.

Rasakan terbakar

Alergi air mani dapat muncul segera setelah pasangan berejakulasi. Anda mungkin mengalami luka bakar, kemerahan, bengkak, dan melepuh pada vagina, menurut penulis She-Ology Sherry A Ross.

Rasa terbakar mungkin bukan satu-satunya penyebab karena air mani. Berkonsultasilah dengan dokter.

Hipersensitivitas plasma (air mani) hanya memengaruhi sekitar 20.000 hingga 40.000 wanita sehingga dokter perlu menyingkirkan alergi lain. Misal, reaksi terhadap kondom, tampon beraroma, dan Infeksi Menular Seksual (IMS).

Seks oral yang tidak nyaman

Rasa sakit, bengkak, kemerahan, dan melepuh di mulut setelah seks oral bisa menjadi tanda-tanda dari alergi air mani.

“Jika tubuh bereaksi terhadap protein yang sama dari ejakulasi, maka Anda bisa mengalami reaksi alergi,” Ross melanjutkan.

Saksikan video menarik berikut ini:

OJK Punya PR Kembalikan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan beberapa tantangan yang akan dihadapi oleh Industri Keuangan Non Bank (IKNB) di tahun 2019.

Salah satunya adalah kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian dan melambat pada 2019.

Deputi Komisioner Pengawas IKNB OJK,  Moch Ihsanuddin menyampaikan hal itu, dalam sebuah acara diskusi bertajuk “Prospek Bisnis IKNB 2019, Peluang dan Risiko di Tahun Menantang” di JW Marriott Hotel, Jakarta, Selasa (12/3/2019).

“Jadi beberapa tantangan IKNB ke depan itu ada beberapa hal, antara lain seperti pemulihan ekonomi global. Itu ternyata masih cukup melambat atau belum terlihat secara signifikan,” kata dia.

Selain itu, situasi politik dalam negeri pada 2019 dengan ada pemilihan presiden (Pilpres) menjadi tantangan sendiri bagi industri. Sebab pada tahun politik, kondisi ekonomi menjadi lebih sensitif.

“Apalagi pada bulan April nanti kita menghadapi bersama-sama pemilihan presiden dan pileg, akan terjadi perlambatan sejenak lah. Semoga setelah itu suasana kondusif, sehingga pelaku sektor riil maupun sektor finansial itu cepat bangkit lagi,” ujar Ihsanuddin. 

Tidak hanya itu, faktor lainnya dari sektor domestik adalah kondisi masih defisitnya transaksi berjalan atau Current Account Defisit (CAD). “Tapi yang cocok jawab ini dari otoritas fiskal ya, OJK hanya bersama-sama mendiskusikan terhadap permasalahan tersebut,” dia menambahkan.

Dalam kesempatan serupa, Kepala Dept Pengawasan IKNB 2A OJK, Ahmad Nasrullah mengungkapkan, OJK optimistis IKNB akan tumbuh pada 2019.

Dia mengungkapkan, ada beberapa hal yang menjadi indikator optimisme tersebut. Yaitu kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, kondisi emiten yang baik hingga kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, BI dan OJK dinilai positif untuk industri keuangan.

“Peluang dan tantangan IKNB adalah rendahnya tingkat penetrasi asuransi di Indonesia, SDM di IKNB, rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk IKNB, pendanaan industri dana pensiun dan inovasi industri keuangan dalam menghadapi revoluasi industri 4.0,” ujar dia.

Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com