Guru Pembuat Soal Ujian ‘Bubarkan Banser’ Terancam Dipecat

Garut – Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku telah memberikan sanksi terhadap sejumlah pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Garut serta seorang guru pembuat soal USBN SMP yang mencantumkan ‘Bubarkan Banser‘. Rudy menjamin kejadian serupa tak akan terulang di kemudian hari.

“Sudah diberikan sanksi. Sanksi teguran,” ujar Rudy di Pendopo Garut, Jalan Dewi Sartika, Garut, Jawa Barat, Jumat (19/4/2019).

Sanksi teguran itu ditujukan kepada kepala, kabid SMP dan kasi kurikulum Disdik Garut. Seorang guru pembuat naskah soal ‘Bubarkan Banser’ juga sudah ditegur.

Rudy menyayangkan kejadian yang sempat menghebohkan tersebut dapat muncul di soal ujian pelajar SMP. Sebab, naskah soal USBN itu dianggap menyinggung kelompok tertentu. “Saya tak habis pikir. Sangat prihatin. Padahal dia (pembuat soal) itu lulusan S2,” katanya.

Dia menegaskan guru pembuat soal ujian itu dapat dijatuhi hukuman pemberhentian secara tidak hormat atau dipecat. Namun hal tersebut harus melalui proses yang berlaku.
Sebagai kepala pemerintahan di Garut, Rudy mengaku bertanggung jawab atas hal ini. Dia tak ingin terulang.

“Ini yang terakhir, kami akan bertanggung jawab dan menjamin tak akan terulang lagi,” ucap Rudy.
(bbn/bbn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Aaron Ramsey Terancam Absen Perkuat Arsenal

Jakarta Manajer Arsenal, Unai Emery, menyebut cedera yang dialami Aaron Ramsey tak parah. Ramsey mengalami cedera saat bersua Napoli. 

The Gunners meraih kemenangan 1-0 atas Napoli pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Europa, Kamis (18/4/2019). Gol tunggal kemenangan Arsenal dicetak Alexandre Lacazette pada menit ke-36.

Hasil itu, membuat Arsenal melangkah ke semifinal Liga Europa dengan agregat 3-0. Mereka sebelumnya menang 2-0 atas Napoli pada laga leg pertama di Stadion Emirates, 11 April 2019.

Akan tetapi, kemenangan itu dibayar mahal dengan cederanya Ramsey. Pemain asal Wales itu harus ditarik keluar pada menit ke-34 dan digantikan Henrikh Mkhitaryan.

Emery memastikan Ramsey hanya mengalami cedera otot. Pelatih asal Spanyol itu memperkirakan sang pemain akan menepi selama beberapa pekan.

“Biasanya akan absen beberapa minggu dari tim. Dia berada pada momen yang sangat bagus. Kami memiliki pemain lain yang juga memiliki peluang,” kata Emery kepada BT Sport.

“Ini artinya kami perlu melakukan rotasi dan menemukan performa,” lanjutnya.

Namun, Aaron Ramsey akan menjalani musim terakhirnya bersama Arsenal. Pasalnya, gelandang timnas Wales itu telah memutuskan untuk melanjutkan kariernya bersama Juventus pada awal musim depan.

Sumber: Bola.com

NAPOLI 0 – 1 ARSENAL | HIGHLIGHT | AGG 0-3 QF LEG 2 | 19 APRIL 2019 | LIGA EROPA

Jet Airways Terancam Bangkrut, Gara-gara Perdana Menteri India?

Jakarta – Maskapai asal India, Jet Airways terancam gulung tikar. Beberapa hari lalu maskapai mengumumkan untuk menghentikan seluruh penerbangan domestik dan internasional.

Sejumlah kalangan menyebut runtuhnya Jet Airways ini juga merupakan salah Perdana Menteri India Narendra Modi. Kini Modi sedang maju lagi dalam pemilihan perdana menteri periode berikutnya.

Juru bicara kongres India, Sanjay Jha mengatakan bangkrutnya Jet Airways karena pemerintahan Modi tak mampu untuk menjaga stabilitas ekonomi di India.


“Faktanya Jet Airways runtuh karena pengelolaan ekonomi yang gagal,” ujar Sanjay dikutip dari Reuters, Jumat (19/4/2019).

Dia mengungkapkan pemerintahan Modi tak mampu menjaga kestabilan ekonomi dari tekanan ekonomi global dan turunnya harga minyak.

Juru bicara ekonomi pemerintahan Modi, Gopal Krishna Agarwal menjelaskan masalah Jet Airways terjadi murni karena manajemen perusahaan, bukan kesalahan pemerintah.

“Pemerintah tak bisa menjamin perusahaan swasta dan uang publik,” ujar Gopal.

Bangkrutnya Jet Airways ini justru membuka peluang untuk maskapai lain. Seperti maskapai berbiaya rendah SpiceJet yang berencana untuk menambah 27 pesawat dalam waktu dua minggu ke depan dan segera meluncurkan 24 penerbangan dari Mumbai dan Delhi.

“Industri penerbangan saat ini memiliki kekurangan layanan. Karena itu SpiceJet berkomitmen untuk memberikan kenyamanan pada penumpang,” ujar Chairman SpiceJet Ajay Singh.

Pada Kamis, saham SpiceJet ditutup naik 2,7%. Kemudian saham IndiGo, InterGlobe turun 1,7%. Sementara saham Jet Airways merosot hingga 31,5%. (kil/kil)

Sopir Sedan Penabrak 4 Motor di Jaksel Terancam 10 Tahun Penjara

JakartaPengemudi mobil sedan Camry B-1185-TOD, DS (38) menabrak sejumlah kendaraan di beberapa titik di Jakarta Selatan. Polisi menyebut DS terancam hukuman 10 tahun penjara.

“(DS dijerat) Pasal 312 UU Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman luka berat 10 tahun,” kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol M Nasir saat dimintai konfirmasi, Kamis (18/4/2019).

Nasir menyebut terdapat sejumlah korban luka akibat ulah DS. Dia mengaku juga sudah meminta pihak rumah sakit (RS) mengecek apakah saat mengendarai mobil DS berada dalam pengaruh narkoba.

“Kita sudah mintakan ke RS, belum ada keputusannya,” ujar Nasir.

Sebelumnya diberitakan, DS awalnya menabrak mobil Mercy B-811-QQ di Jalan Rasuna Said arah Setiabudi, Jakarta Selatan, pukul 19.00 WIB malam tadi. Pelaku terus melaju dan kembali menabrak kendaraan lain, yaitu sepeda motor bernopol B-3869-UHJ di Jalan Minangkabau arah Manggarai, Tebet.

Aksi ugal-ugalan pengemudi Camry itu juga menyebabkan korban di Jalan Saharjo, Setiabudi. Pemotor bersama boncengannya mengalami luka cukup parah.

“Korban Fitria (diboncengkan) luka. Pergelangan tangan kanan patah, paha kanan luka robek, telapak kaki kanan lecet,” terang Nasir.
(zak/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Konten Provokatif Naik 40%, Polri: Buat Onar Terancam 10 Tahun Bui

JakartaPolisi menegaskan ancaman maksimal bagi provokator adalah pidana penjara 10 tahun penjara. Hal ini disampaikan mengingat konten provokatif meningkat 40 persen di media sosial.

“Kalau sebar konten bersifat provokatif yang menimbulkan kegaduhan, keonaran di media sosial khususnya bisa dijerat pasal dalam undang-undang Nomor 1 Tahun 1946, bisa Pasal 14, 15. Dan bisa juga kena undang-undang ITE Pasal 28, 45 huruf a dan sebagainya,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019).

“Kalo buat onar, sesuai pasal di undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 ancaman hukuman bisa 10 tahun penjara,” sambung dia.


Sebelumnya polisi menuturkan konten provokatif meningkat sejak malam kemarin, Rabu (17/4). Tepatnya usai lembaga-lembaga survei mengumumkan hasil penghitungan cepat atau quick count Pilpres 2019.

Dedi mengatakan polisi tak akan tebang pilih dalam menindak provokator. Siapapun yang terbukti melakukan provokasi, tambah Dedi, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

“Polisi bertindak murni berdasarkan fakta hukum, tidak melihat afiliasi-afiliasi. Kalau ada perbuatan melawan hukum, itu harus dipertanggungjawabkan yang melakukan itu. Siapapun yang terbukti, harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” ujar Dedi.

Dedi sebelumnya menyampaikan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim sudah berkomunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengatasi akun-akun penyebar konten-konten provokatif tersebut.

Jika akun yang menyebarkan konten provokatif itu sudah terdeteksi, Polri akan melakukan penegakan hukum.

“Yang jelas sampe tadi pagi jam 9 hasil komunikasi saya terus dilakukan, baik yang bersifat komunikasi dengan Kemkominfo untuk take down blokir dan melakukan profiling dan identifikasi akun-akun penyebar konten provokatif,” terang dia.
(aud/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Petugas Keamanan Pemilu di Sulsel Terancam Migrain

Liputan6.com, Makassar – Migrain mengancam petugas keamanan Pemilu 2019 di Sulawesi Selatan lantaran aktivitas yang padat dan kurang istirahat.

“Bagaimana tidak migran pak. Istirahat kurang sejak jelang hingga pelaksanaan hari H Pemilu 2019. Tapi semangat tetap kami jaga demi pelaksanaan Pemilu berjalan aman dan lancar tanpa ada gangguan,” kata David, salah seorang Bintara Polisi di Makassar saat ditemui di sela-sela menjaga keamanan penyelenggaraan Pemilu di Lapas Klas 1 Makassar.

Kondisi kesehatan dan waktu berkumpul dengan keluarga, bagi David, merupakan urusan kedua. Yang utama kata dia, bagaimana pelaksanaan Pemilu 2019 di daerahnya bisa berjalan sesuai harapan bersama. Yakni aman dan sukses tentunya.

“Yang kebanyakan kena sakit migran itu rata-rata personil yang sudah berusia tua. Saya sendiri agar menjaga badan agar fit dan tidak lengah dengan menikmati kopi pahit tanpa gula,” ujar David.

Ia berharap perjuangan keras dan semangat lebih dari para petugas pengamanan Pemilu 2019, dapat berbuah hasil yang sesuai yang diharapkan bersama.

“Yakni Pemilu 2019 berjalan sukses dan kondusif. Itulah harapan besar kita semua. Amin,” David menandaskan. 

 * Ikuti Hitung Cepat atau Quick Count Hasil Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 di sini

 Simak juga video pilihan berikut ini:

Petugas menyiagakan 1.200 personel gabungan untuk menjaga jalannya pemilu 2019 di berbagai TPS di Jakarta Utara.

Dua Pemutilasi Mayat dalam Koper Terancam Hukuman Seumur Hidup

Surabaya – Dua pelaku mutilasi mayat dalam koper terancam hukuman seumur hidup. Keduanya juga dijerat pasal berlapis.

“Kedua pelaku terancam hukuman seumur hidup,” kata Kasubdit III Jatanras AKBP Leonard Sinambela saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (15/4/2019).

Leo mengatakan pasal yang menjerat pelaku yakni Pasal 340 KUHP Sub Pasal 338 KUHP dan atau 364 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Tak hanya itu, Leo mengatakan kedua pelaku juga melakukan perbuatan sadis sebelum membunuh korban. Diketahui, pelaku sempat berselisih dengan korban hingga akhirnya korban digorok di lehernya.

Sementara dari tersangka, petugas mengamankan beberapa barang bukti terkait mayat dalam koper. Dua unit motor dan beberapa handphone. Golok yang digunakan membunuh korban, koper untuk membuang, kantong kresek warna hitam dan merah, serta kain putih yang digunakan membungkus kepala korban.
(hil/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Survei LSI Denny JA: PDIP Unggul, 6 Parpol Terancam Gagal di Pemilu 2019

Liputan6.com, Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil penelitian elektabilitas partai politik (parpol) dalam kontestasi Pemilu 2019. Dalam hasil survei ini, PDI Perjuangan berpotensi besar menang, sementara enam parpol terbawah terancam gagal lolos.

Peneliti LSI Denny JA Ikrama Masloman menyampaikan, elektabilitas PDIP per April 2019 ini adalah 26,7 persen hingga 31,1 persen.

“Kita gunakan rentang dengan memperhitungkan margin of error, swing voters, dan golput,” tutur Ikrama di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (13/4/2019).

Menyusul di bawahnya adalah Partai Gerindra 13,4 persen-17,8 persen, Partai Golkar 11,5 persen-15,9 persen, Partai Demokrat 4,6 persen-9,0 persen, PKB 4,5 persen-8,9 persen, PKS 3,8 persen-8,2 persen, Partai Nasdem 3,5 persen-7,9 persen, Partai Perindo 2,3 persen-6,7 persen, PPP 1,9 persen-6,3 persen, dan PAN 1,4 persen-5,8 persen.

“Untuk PKS, Nasdem, PAN, PPP, dan Perindo masih rawan walaupun potensial lolos Parlementary Threshold 4 persen,” jelas dia.

Sementara untuk elektabilitas enam parpol terbawah adalah Partai Hanura 0,5 persen-3,2 persen, PBB 0,5 persen-3,2 persen, PSI 0,5 persen-3,2 persen, Partai Berkarya 0,5 persen-3,0 persen, Partai Garuda 0,4 persen-2,6 persen, dan PKPI 0,3 persen-2,3 persen.

“Jika tidak ada langkah big bang, enam parpolini terancam terhempas pada Pileg 2019,” Ikrama menandaskan.

Penelitian tersebut dilakukan pada 4 April sampai 9 April 2019. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan melibatkan 2 ribu responden lewat kuesioner wawancara tatap muka. Adapun margin of error penelitian tersebut sebesar 2,2 persen.

Sejumlah KPU di Papua Terancam Ngutang karena Kurang Dana

Jayapura – Sejumlah KPU di daerah ini terancam berutang akibat belum cair dana hibah dari pemerintah daerah setempat. Ada juga sejumlah KPU yang mendapat dana hibah namun tak sesuai kesepakatan.

“Memang betul, saya sudah mendapat laporan tentang adanya pemda yang belum mencairkan dana hibah yang dialokasikan untuk KPU. Bahkan, ada yang mencairkan dana hibah tidak sesuai dengan nominal yang disepakati dan ditanda angani,” kata Ketua KPU Papua Theodorus Kossay, di Jayapura, yang dilansir Antara, Jumat (12/4/2019).

Dia mengatakan, walaupun pencairan dana tersendat namun pihaknya tetap optimistis berjalan lancar sesuai jadwal. Dia berharap, kekurangan dana akibat belum cair dana hibah tersebut akan diselesaikan secepatnya setelah pelaksanaan pemilu.

Daerah yang terancam berutang, yaitu KPU Dogiay, KPU Paniai, KPU Waropen, dan KPU Jayapura. Bahkan untuk Kabupaten Jayapura sudah ditandatangani untuk hibah Rp 5 miliar, namun yang diberikan hanya Rp 1 miliar, KPU Waropen yang mendapat dana hibah Rp 5 miliar namun hingga kini belum diserahkan.

“Ada pemda yang hanya menghibahkan dana miliaran, namun pengiriman logistik menjadi tanggung jawabnya, seperti yang dilakukan Pemda Sarmi,” jelas Kossay.

Pihaknya berharap agar pemda segera mencairkan dana hibah yang diperuntukkan bagi KPU di daerah.
(rvk/abw)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bos WikiLeaks Julian Assange Terancam Diekstradisi ke AS Usai Ditangkap?

Julian Assange, namanya jadi terkenal pada 2010 ketika situsnya, WikiLeaks, menayangkan cache kebocoran dari militer AS yang disediakan oleh mantan analis intelijen Angkatan Darat AS, Chelsea Manning, termasuk video pasukan AS yang diduga membunuh warga sipil.

Assange berpendapat bahwa dia bisa ditangkap oleh AS jika dia diringkus di Inggris atau diekstradisi ke Swedia.

Jaksa AS menuduh Assange telah membantu Manning memecahkan kata sandi untuk mengakses jaringan pemerintah di komputer Departemen Pertahanan. Manning kemudian mengunduh catatan rahasia dan mengirimnya ke Wikileaks.

“Memecahkan kata sandi bisa memungkinkan Manning untuk meretas komputer-komputer di bawah nama pengguna yang bukan miliknya,” ujar kantor pengacara AS.

Dalam sebuah video yang diunggah di Twitter pada Kamis kemarin, Presiden Ekuador Lenin Moreno mengkritik perilaku Assange yang “tidak sopan dan agresif” selama berada di kedutaan.

Ia menambahkan, sikap jelek Assange telah mengarahkan situasi ke titik di mana suaka terhadapnya tidak dapat dipertahankan lagi. Moreno menjabat sebagai presiden Ekuador pada Mei 2017, menggantikan Rafael Correa yang telah memperpanjang perlindungan terhadap Assange.

“Dia (Assange) telah melanggar norma terkait ikut campurnya terhadap urusan internal negara-negara lain,” papar Moreno dalam rekaman itu.

Ekuador khawatir Assange bisa membahayakan posisi negara ini di panggung internasional, karena Assange terus membeberkan rahasia pada WikiLeaks melalui kedutaan. “Kesabaran Ekuador telah mencapai batasnya,” tegas Moreno.

Meski telah memerintahkan aparat Inggris untuk menahan Assange, namun Ekuador mengatakan, para pejabat sudah menerima jaminan dari AS bahwa Assange tidak akan diekstradisi ke negara di mana ia dapat menghadapi hukuman mati.