Debat Capres Cawapres Pengaruhi Suara Pemilih? Ini Kata Mahfud MD

Liputan6.com, Surabaya – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menanggapi kedua calon presiden (capres) jelang debat perdana yang mengusung tema Hukum, HAM, Terorisme, dan Korupsi yang akan dilaksanakan pada Kamis 17 Januari 2019.

Menurut Mahfud, debat itu sudah dipersiapkan dengan baik oleh kedua kubu oleh sebab itu hasilnya dipastikan memuaskan. Kemudian, tinggal masyarakat yang memilih dengan aspirasi masing-masing capres.

“Masyarakat harus mencermati strategi apa yang akan dipilih oleh calon presiden untuk memberantas korupsi. Karena kalau semua capres pasti ingin memberantas korupsi, tapi kita lihat strategi dan track record masing-masing calon,” tutur Mahfud usai memaparkan Gerakan Suluh Kebangsaan di Surabaya, Selasa (15/1/2019) malam.

“Karena dari track record masing-masing capres ini akan bisa diketahui siapa yang bisa bersungguh-sungguh dan siapa yang tidak, siapa yang mampu dan siapa yang tidak. Perangkat politiknya mendukung atau tidak, itu bisa dihitung sendiri-sendiri,” kata Mahfud.

Saat disinggung menganai pengaruh debat bagi masyarakat, Mahfud MD menjawab bahwa debat perdana itu pasti mempengaruhi masyarakat mestipun tidak banyak. Mahfud juga menilai bahwa hampir lebih dari separuh masyarakat di Indonesia sekarang ini sudah menentukan pilihannya sendiri-sendiri.

“Saya kira debat itu nanti juga akan mempengaruhi oleh sebab itu kedua calon itu tentu sudah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan sadar tentang pengaruhnya terhadap masyarakat,” ucap Mahfud.

“Tapi masyarakat juga harus kritis, mencermati sebaik-baiknya apa yang dijanjikan di dalam debat itu, dalam memberantas korupsi dan menyelesaikan kasus – kasus pelanggaran HAM di masa lalu dan terorisme juga,” ujar Mahfud.

2 dari 3 halaman

Rapor Jokowi-Prabowo

Saat ditanya mengenai rapot masing-masing calon presiden, Mahfud menyampaikan bahwa rapornya baik semua karena menurut ukuran konstitusi keduanya sudah memenuhi syarat berarti sudah bagus semuanya. “Tinggal yang lebih bagus yang mana itu nanti dulu saja biar masyarakat yang menilai,” kata Mahfud.

Ditanya menganai kisi-kisi yang sudah diberikan kepada masing-masing calon presiden, Mahfud mengatakan itu tidak masalah. Menurutnya, kisi-kisi tersebut diberikan atau tidak diberikan itu sama saja. Karena semua calon presiden sudah menyiapkan itu semua.

“Kita kalau mau ujian saja ada kurikulumnya, ada silabusnya, misalnya belajar sistem pemerintahan Indonesia, maka kalau di semester dua akan ada silabusnya,” ujar Mahfud.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Saat Roy Jeconiah Hibur Gusdurian Cirebon

Liputan6.com, Cirebon – Kehadiran musisi rock Roy Jeconiah memeriahkan puncak haul Gus Dur ke-9 di Cirebon. Puluhan anggota Gusdurian dan pemuka agama berkumpul merefleksikan peran tokoh pluralisme itu semasa hidupnya.

Ketua Panitia Haul Gus Dur Muhammad Alfian Awaludin mengatakan, Haul Gus Dur dianggap sebagai momen yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan sikap toleransi.

“Di tahun politik yang memecah belah bangsa kami anggap penting untuk mengingat kembali perjuangan Gus Dur semasa hidupnya merangkul semua golongan agama agar hidup harmonis,” kata dia, Senin (14/1/2019).

Alfian mengatakan, haul tersebut digelar setiap tahun dalam rangka mempertajam semangat dan rasa saling menghargai sesama manusia. Dalam rangkaian haul, penyelenggara terlebih dahulu menggelar kegiatan masa pengenalan Gus Dur (Mapag).

Peserta haul diajak mengenal lebih dekat perjuangan Gus Dur dengan mengunjungi beberapa tempat bersejarah di Cirebon. Dia mengatakan, dalam haul ke 9 ini, penyelenggara mengusung tema kemanusiaan.

“Sesuai dengan apa yang pernah disampaikan Gus Dur saat itu yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan,” kata dia.

Dia menjelaskan, semangat menghargai sesama pada tahun politik ini perlahan terkikis. Maraknya hoax dan isu SARA menjadi ancaman terpecahnya nilai kebangsaan.

Pentingnya meningkatkan rasa kemanusiaan juga menjadi penekanan Gus Dur dalam menjalani hidup.

“Saat beliau dilengserkan karena politik ada gerakan dari Banser dan Anshor siap berangkat ke Jakarta untuk membela Gus Dur namun saat itu beliau menahan agar tidak berangkat. Beliau bilang kemanusiaan lebih penting daripada politik tak perlu ada darah yang menetes untuk mempertahankan jabatan,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Inspirasi

Kiprah Gus Dur memperjuangkan kemanusiaan dan pluralisme juga menjadi inspirasi musisi papan atas Roy Jeconiah. Mantan personil Boomerang mengaku Gus Dur adalah tokoh yang membawa nilai sangat baik untuk diteruskan oleh generasi mendatang.

“Jangan sampai dikemudian hari generasi kita bertanya benar tidak Sukarno menjadi tokoh yang memerdekakan Indonesia. Benar tidak Gus Dur seorang tokoh yang memperjuangkan pluralisme,” kata dia.

Dia mengakui, kehadiran Gus Dur menjadi inspirasi Boomerang dalam berkarya melalui musik. Lirik yang ditulis dalam setiap album nya menggambarkan situasi yang saat itu sedang terjadi.

Dia mengatakan, selama berkarya, Boomerang sudah banyak melewati proses dan momen penting di Indonesia. Bahkan, dia menganggap kondisi yang terjadi saat ini seperti mengulang kejadian pada tahun 1998.

“Boomerang buat album kontaminasi otak tahun 95 dan disharmoni tahun 96 itu banyak lirik bercerita tentang apa yang kita alami sekarang seperti Generasiku, pembakar neraka dan Ooo Ya. Pembakar Neraka bercerita tentang orang yang suka memprovokasi dan berulang saat ini,” kata dia.

Menyikapi kondisi saat ini, dia mengingatkan para generasi muda untuk tidak melupakan sejarah. Para pejuang yang dengan darah dan air mata mempertahankan NKRI.

Pada kesempatan itu, Roy mengaku membuat dua lagu yang bercerita tentang perjuangan tokoh bangsa merebut kemerdekaan. Dua lagu tersebut berjudul Nyanyian Tanah Merdeka dan Sang Saka Merah Putih.

“Generasi muda harus pandai bersikap menyarakan hal indah dan baik karena negara kita masih baru belum berumur 100 tahun. Jangan melupakan sejarah,” kata dia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Bukan Bahas MU atau Pogba, Mourinho Justru Bicarakan Pemain Ini

Jakarta Lama tidak terdengar kabarnya, Jose Mourinho kembali berbicara kepada media Inggris. Sejak dipecat dari Manchester United, Mourinho memang jarang berinteraksi dengan media Inggris.

Biasanya, Mourinho “gemar” berkomentar tentang apapun semenjak memegang kendali sebuah tim. Kini, Mourinho kembali berbicara kepada media meski statusnya tidak melatih sebuah tim.

Namun, Mourinho tidak membicarakan soal mantan klub terbarunya, Manchester United. Dia juga enggan membahas perihal Paul Pogba yang dikabarkan sering menyindir dirinya.

Mourinho justru buka suara mengenai Petr Cech, kiper Arsenal yang pernah bekerja dengannya saat masih di Chelsea. Pada Selasa (15/1/2019), Cech memutuskan akan pensiun dari lapangan hijau.

“Saya merasa terhormat menjadi manajer, pada awal karier, bisa memberikan Petr Cech kesempatan menjadi kiper nomor satu di Premier League,” kata Mourinho.

“Setelah hari itu, semuanya tentang Cech. Ini tentang jumlah pertandingan, performa, clean sheet, gelar, dan sikap profesionalnya.”

“Ini kehilangan besar bagi sepak bola. Namun, sejarah tidak bisa dihapus. Selamat atas karier yang luar biasa,” lanjut Mourinho.

Saat melatih Chelsea, Mourinho membeli Cech dari Rennes pada 2004. Hingga kini, Cech terus bertahan di Premier League dan sempat pindah ke Arsenal pada 2015.

Selama berkarier di Inggris, Cech mengangkat trofi sebanyak 18 kali, yang 15 kali di antaranya diraih bersama Chelsea.

Sumber: skysports.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Gattuso: Higuain Tak Pernah Bilang Ingin Pergi

Jeddah – Rumor seputar masa depan Gonzalo Higuain terus menghangat. Namun, pelatih AC Milan Gennaro Gattuso menegaskan, Higuain tidak pernah mengatakan ingin hengkang.

Bomber Argentina itu direkrut Milan dari Juventus sebagai pemain pinjaman pada musim panas lalu. Meski sempat tampil menjanjikan, Higuain kini mengalami kesulitan usai hanya mencetak delapan gol dalam 20 penampilannya di semua kompetisi.

Chelsea menjadi klub yang paling santer dikaitkan dengan Higuain di bursa Januari. Manajer klub Maurizio Sarri diyakini menginginkan bereuni dengan El Pipita, usai pernah sukses saat masih berkarier di Napoli. Toh, striker-striker Chelsea: Alvaro Morata dan Olivier Giroud mejan.


Nicolas, agen sekaligus kakak Higuain, dilaporkan telah terbang ke London untuk membahas kepindahan si pemain. Higuain disebut-sebut akan bergabung Chelsea sebagai pemain pinjaman.

“Saya ingin menegaskan bahwa Higuain tidak pernah mengatakan kepada saya bahwa dia ingin pergi. Saya menunggu hal itu,” lugas Gattuso dalam konferensi pers jelang Piala Super Italia melawan Juventus di Jeddah, Arab Saudi.

“Sejujurnya, saya bahkan tidak ingin membicarakan tentang Higuain karena kita di sini untuk Supercoppa,” sambung dia yang dilansir Football Italia.

Milan akan menantang Juventus dalam Piala Super Italia, Kamis (17/1/2019) dinihari WIB. Higuain diindikasikan tidak terpengaruh dengan rumor-rumor di sekelilingnya.

“Saat ini, saya harus mengulang kata-kata yang sama: memang ada banyak rumor, tapi Higuain berlatih dengan baik, bekerja sama dengan semua pemain dan berada di pihak kami,” sahut Gattuso.

“Kita lihat saja apakah dia bermain atau tidak. Dia harus memilih apa yang harus dilakukan, bagaimana menyelesaikan isu ini, tapi untuk sekarang dia berlatih dengan profesionalisme besar. Kalau dia besok bermain, itu karena saya melihat dia dalam bentuk yang bagus dan tenang.”
(rin/raw)


Soal Integritas Jokowi, TKN Contohkan Usaha Gibran dan Kaesang

Liputan6.com, Jakarta Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily meragukan komitmen pemberantasan korupsi pasangan calon presiden 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Berbeda dengan kubu 02, pasangan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin mencantumkan agenda pemberantasan korupsi dalam visi misi.

Visi misi itu mencakup konsisten, komprehensif, sistimatis dan tajam menyentuh episentrum perubahan dalam pemberantasan korupsi.

“Ini kontras dengan visi misi Prabowo-Sandi yang bicara tentang pemberantasan korupsi tidak memiliki rujukan dalam visi dan misinya yang diserahkan ke KPU,” ujar Ace dalam keterangan pers, Selasa (15/1/2019).

Ace menegaskan, kunci pemberantasan korupsi terlihat dari integritas dan rekam si pemimpin. Jokowi, kata dia, tak mempunyai beban kepentingan bisnis keluarga. Dia mencontohkan anak Jokowi, Gibran Raka Buming Raka dan Kaesang Pangaret yang sibuk jualan martabak dan pisang goreng.

“Sebaliknya sulit membayangkan akan tidak ada konflik kepentingan terkait bisnis keluarga Prabowo dan juga Sandi,” katanya.

2 dari 3 halaman

Janji Palsu

Menurutnya, kalau memiliki beban konflik kepentingan dan jalinan kekuatan oligarki. Seperti Prabowo dan trah Cendana di masa lalu. Karena itu Ace menuding komitmen pemberantasan korupsi Prabowo seperti memberikan janji palsu.

“Sebaliknya, kalau rekam jejaknya meragukan dengan sarat beban konflik kepentingan, memiliki jalinan dengan kekuatan oligarki masa lalu dan dikelilingi para pemburu rente, maka itu sama saja menawarkan janji palsu,” kata Ace.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Cerita Tentang Pembunuhan Dukun Santet 1998-1999 yang Terlupakan

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah saat ini masih mempunyai pekerjaan rumah yang cukup besar yakni dalam menangani kasus pelanggaran HAM berat. Salah satu pengusutan HAM berat yang sampai kini belum tuntas dan hampir terlupakan yakni peristiwa pembunuhan dukun santet tahun 1998-1999.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pun kembali membuka kasus ini. Karena, pada tahun 2015 pihaknya telah membentuk tim ad hoc hingga hingga saat ini untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Komnas HAM telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan (SPDP) kepada Jaksa Agung selaku penyidik tertanggal 22 Maret 2016,” kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).

Beka menjelaskan, kasus ini diawali dengan perburuan dan pembunuhan terhadap orang yang diduga melakukan santet atau praktik ilmu hitam. Hal ini dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap isu tertentu di beberapa wilayah Jawa Timur.

“Sebelum terjadinya kekerasan dengan isu dukun santet, masyarakat terkondisikan dengan kekerasan dan penjarahan toko-toko yang sebelumnya berawal dan unjuk rasa untuk menurunkan harga karena kesulitan ekonomi. Situasi ini membuat masyarakat sangat sensitif terhadap isu yang menyebar,” jelasnya.

Setelah itu, berkembang isu bahwa pembunuh dalam peristiwa ini dilakukan oleh warga sipil dan oknum asing yang disebut ninja.

“Hasilnya, korban bukan merupakan dukun santet atau orang yang memiliki kesaktian seperti yang dituduhkan, melainkan orang yang memiliki pengaruh khusus di masyarakat seperti pemuka agama,” ujarnya.

Beka menilai, adanya pelambatan penanganan dari para aparat. Padahal, sudah ada koordinasi antar aparat di tingkatan wilayah hingga ke tingkat pusat yang menghasilkan beberapa kebijakan.

“Adanya kesan pembiaran karena kami menemukan fakta bahwa aparat mengetahui situasi dan menerima laporan, tetapi terlambat mengambil tindakan atau tidak menindak secara efektif,” ungkapnya.

Berdasarkan kesimpulan tersebut, tim telah menyerahkan laporan kepada Jaksa Agung RI sebagai Penyidik Pelanggaran HAM Berat untuk dilakukan penyidikan.

2 dari 3 halaman

Rekomendasi untuk Jokowi

Selain itu, Komnas HAM telah merekomendasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan permintaan maaf terhadap para korban atas peristiwa pelanggaran HAM berat masa lalu.

“Kami juga merekomendasikan presiden menetapkan secara khusus perencanaan program nasional pemulihan yang perwujudannya dapat terukur,” ucapnya.

“Kemudian, memerintahkan segenap kementerian maupun instansi pemerintah daerah untuk mengalokasikan kemampuan finansial, prosedur, dan administratif yang dimiliki untuk mendukung upaya-upaya pemuliharı korban,” sambungnya.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

HEADLINE: Shutdown Terlama dalam Sejarah AS, Ego Donald Trump Semata?

Liputan6.com, Washington, DC – Meja prasmanan disiapkan di Gedung Putih, aneka makanan ditata di atas nampan perak mewah, lilin-lilin panjang pun dinyalakan. Senin petang, 14 Januari 2019, Presiden Amerika Serikat Donald Trump siap menjamu tim Clemson University yang baru saja memenangkan ajang College Football Playoff National Championship.

Menurut Trump, makan malam saat itu bertema ‘Great American Food’.

Menunya terdiri atas 300 burger yang dipesan dari McDonald’s, Wendy’s dan Burger King’s; sejumlah piza; dan kentang goreng yang ‘naik kelas’ setelah ditempatkan di gelas-gelas kertas yang menyandang cap kepresidenan AS. Mangkuk-mangkuk perak mengkilat, yang berisi berbagai macam saus, diletakkan di tengah.

Satu-satunya makanan sehat yang ada di atas meja adalah salad sayuran, yang masih dikemas dalam wadah-wadah plastik transparan. 

Donald Trump menjamu tim Clemson Tigers dengan makanan cepat saji (AP Photo/Susan Walsh)

“Karena shutdown…kami keluar dan memesan makanan cepat saji ala Amerika. Aku yang bayar,” kata Donald Trump pada sejumlah reporter di State Dining Room, seperti dikutip dari BBC News, Selasa (15/1/2018).

“Ada piza, 300 hamburger, dan banyak kentang goreng, makanan favorit kita,” tambah sang miliarder nyentrik. Menurutnya, itu pilihan yang lebih baik ketimbang opsi lain, menghidangkan salad racikan ibu negara Melania Trump. 

Saat ditanya, apa makanan cepat saji favoritnya, Trump mengaku suka semuanya. Itu pilihan menu yang ‘patriotris’ — versi dia tentu saja.

“Selama buatan Amerika, saya suka. Ini semua adalah produk Amerika,” kata Trump.

Presiden AS Donald Trump menghidangkan makanan cepat saji di Gedung Putih , sebagai dampak dari penutupan sementara pemerintahan negeri itu (AP/Susan Walsh)

Belum jelas berapa duit yang dikeluarkan Trump untuk membayar orderan makanan cepat saji itu.

Ia mengaku tak ingin membatalkan acara makan malam hanya karena shutdown yang membuat para staf Gedung Putih dirumahkan atau dipaksa cuti.

Meski dengan menu seadanya, makan malam berjalan lancar. Satu per satu anggota tim Clemson Tigers yang berjas necis bergiliran mengambil hidangan. Menumpuk kotak karton berisi burger dan makanan lain di atas piring porselen putih.

Sejumlah warganet mengomentari reaksi para atlet saat melihat ke arah meja prasmanan. Ada yang memasang wajah lempeng, tersenyum, nyengir. Ekspresi wajah Matt Bockhorst, pemain bertahan, saat menumpuk dua Big Macs di piringnya pun memancing tanda tanya.

Matt Bockhorst kemudian merespons tanda tanya itu lewat akun Twitternya.

Sejumlah warganet juga membandingkan menu yang dihidangkan Donald Trump dengan pendahulunya.

“Presiden kita, @realDonaldTrump, yang paling luar biasa. Ia menyajikan McDonald’s dan Wendy’s untuk tim sepak bola Clemson. Sementara Obama pasti menyajikan salmon kukus dan asparagus untuk mereka!,” tulis pengguna Twitter, @RickySunnyvale1.

Para atlet yang berkunjung biasanya ditawari makan dari dapur Gedung Putih. Juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders mengatakan penutupan pemerintahan atau shutdown memaksa menu baru disajikan.

“Karena kubu Demokrat menolak untuk bernegosiasi tentang keamanan perbatasan, banyak staf di Gedung Putih cuti, sehingga presiden secara pribadi mengeluarkan uang untuk hidangan beberapa makanan cepat saji favorit semua orang,” kata dia seperti dikutip dari New York Times

Yang pasti, dampak kebijakan Donald Trump tak hanya berhenti hingga junk food yang ditata mewah untuk menjamu para tamu negara.

Tak hanya staf rumah tangga Gedung Putih, sekitar 800 ribu pekerja sektor publik terdampak shutdown. Mereka diminta cuti. Opsi lain, kerja tanpa dibayar.

Penutupan pemerintahan AS pernah terjadi pada masa lalu. Namun tak pernah sepanjang ini. Shutdown bermula pada 22 Desember 2018 dan telah berlangsung setidaknya selama 25 hari.

Shutdown kedua dalam pemerintahan Donald Trump — pertama terjadi Januari 2018 lalu — adalah yang terlama sepanjang sejarah Amerika Serikat.

Shutdown dipicu penolakan Donald Trump untuk menyetujui anggaran federal, kecuali jika menyertakan dana pembangunan tembok di sepanjang perbatasan Meksiko. Namun, House of Representatives (lower-chamber Kongres AS) yang dikuasai kubu Demokrat ogah meloloskan dana US$ 5,7 miliar yang diajukan pemerintah untuk membangun tembok perbatasan. 

Sekitar seperempat bagian pemerintah federal terus tutup. Entah sampai kapan. Sementara, sejumlah karyawan sektor penting seperti petugas lalu lintas udara dan agen Secret Service tetap bekerja tanpa menerima gaji hingga skema anggaran pengeluaran disepakati.

Saat menghadiri konvensi American Farm Bureau Federation di New Orleans, Senin 14 Januari 2019, Donald Trump berkoar akan memperjuangkan tembok perbatasan yang dijanjikannya sepanjang kampanye Pilpres AS.

“Jika alasannya untuk menjaga keamanan orang-orang Amerika, aku tidak akan pernah mundur,” kata dia di hadapan para petani yang juga ikut terpukul akibat shutdown. Mereka tak bisa mengakses informasi yang penting bagi pertanian, pinjaman dibekukan, pun dengan dana talangan yang dijanjikan. 

Presiden AS, Donald Trump berbincang saat melakukan perjalanan untuk melihat prototipe tembok perbatasan AS dan Meksiko di San Diego, Selasa (13/3). Tembok ini adalah perwujudan dari janji Trump pada kampanye presiden 2016 lalu. (AP/Evan Vucci)

Kebijakan anti-imigran Donald Trump juga membuat sektor pertanian kekurangan tenaga kerja. Yang mengejutkan, dalam pidatonya Trump berjanji akan membuat aturan yang lebih mudah bagi para imigran untuk datang ke AS. Untuk dipekerjakan di ladang. “Anda butuh orang-orang itu,” kata dia.

Sementara itu, di luar lokasi konvensi, ratusan demonstran menggelar aksi. Membawa poster berisi tuntutan dan patung Donald Trump berwarna emas, mereka berseru, “Lock him up” — Penjarakan dia. 


Saksikan video terkait Donald Trump berikut ini:

2 dari 3 halaman

Dampak Mengerikan

Tak ada yang tahu kapan penutupan pemerintah AS atau shutdown bakal berakhir. 

Donald Trump sejauh ini menolak saran untuk membuka kembali pemerintahan, selama setidaknya beberapa pekan, sementara negosiasi terus dilanjutkan dengan kubu Demokrat terkait pembangunan tembok perbatasan yang konon tak bisa ditembus.

Taipan properti itu juga menepis solusi penetapan kondisi darurat nasional untuk ‘potong kompas’, tetap membangun tembok perbatasan dengan dana darurat, tanpa persetujuan Kongres.

“Aku tak akan menetapkan kondisi darurat,” kata Trump pada Senin 14 Januari 2019 seperti dikutip dari situs woodtv.com. “Itu terlalu mudah, kita tidak harus melakukannya.”

Jajak pendapat yang dilakukan Washington Post-ABC News yang dipublikasikan pada 13 Januari 2019 menunjukkan, 54 persen warga AS menolak pembangunan tembok perbatasan, sementara 42 persen mendukungnya.

Sementara, 87 persen kubu Republik mendukung pembangunan tembok tersebut, sementara di kubu Demokrat, 84 persen menolaknya.

Dan, Donald Trump bersikukuh tak akan mundur. Di sisi lain kubu Demokrat bergeming. Deadlock. Buntu. Seminggu terakhir berlalu tanpa negosiasi apapun. 

Dampak shutdown pun kian menyulitkan warga AS. Sektor penerbangan kena dampaknya. 

Hartsfield-Jackson Atlanta International Airport, salah satu bandara tersibuk di AS, mengingatkan calon penumpang untuk menyediakan waktu tiga jam untuk pemeriksaan keamanan.

Penyebabnya, kebanyakan staf badan keamanan transportasi AS atau Transportation Security Administration, yang harus bekerja tanpa dibayar selama shutdown, memilih tak datang ke tempat kerja.

Seperti dikutip dari Business Insider, karena antrean yang panjang, banyak penumpang ketinggalan pesawat.

Sementara itu, kekacauan terjadi di penjara federal dengan keamanan tingkat tinggi di Manhattan, negara bagian New York.

Sejumlah tahanan mogok makan sejak Senin 14 Januari 2019, setelah jadwal kunjungan keluarga dibatalkan pekan lalu dengan alasan kekurangan staf. Penjara dengan nama resmi Metropolitan Correctional Center (MCC) adalah salah satu pusat penahanan terpenting dalam sistem penjara federal AS, yang menampung sekitar 800 tahanan, demikian dikutip dari New York Times pada Selasa (15/1/2019).

Sejumlah tahanan teroris, penjahat kerah putih, dan bahkan raja narkoba asal Meksiko, El Chapo pernah jadi penghuninya.

Di sisi lain, keluarga sipir penjara pun merana akibat shutdown. “Aku harus mencemaskan bahan bakar mobil, resep obat yang harus ditebus,” kata Carol Hall, seperti dikutip dari situs wctv.tv. “Aku juga harus mengkhawatirkan pasta gigi, tisu toilet, makanan, barang-barang kebutuhan harian.”

Hall mengaku, alasan ia berbagi kisah adalah agar orang-orang memahami bahwa shutdown tak hanya memengaruhi para pegawai federal, tapi juga keluarga mereka.

Warga sipil pun ikut kena getahnya. Terutama mereka yang tak mampu secara finansial. Misalnya, penutupan pemerintahan membuat 38 juta warga Amerika tak bisa mendapatkan kupon makan.

Sektor bisnis ikut terpukul. CEO Delta Air Lines, Ed Bastian mengaku, shutdown akan mengurangi pendapatan maskapainya sekitar US$ 25 juta bulan ini.

Sejumlah pemangku kepentingan di AS, yang ada di Washington DC hingga Wall Street membayangkan skenario mengerikan jika penutupan sebagian pemerintah AS — yang sudah memecahkan rekor terlama sepanjang sejarah — akan berlangsung hingga musim semi atau bahkan lebih lama lagi.

Di luar dampak langsungnya terhadap bisnis, para ekonom mengatakan, shutdown mengancam mengguncang kepercayaan konsumen dan mengurangi penjualan ritel, terutama karena pekerja dan kontraktor federal yang tidak dibayar berhenti mengeluarkan uang untuk kendaraan, rumah, hingga hiburan. Banyak sektor usaha bakal terpukul.

Hambat Penegakan Hukum

Petugas imigrasi AS melakukan razia imigan gelap ke 100 toko 7-Eleven (AP)

Shutdown yang telah berlangsung selama 25 hari terbukti menghambat upaya penegakan hukum di seluruh pemerintah federal. Juga menghentikan inspeksi pembangkit listrik dan sumur minyak, memperlambat penyelidikan kasus penipuan keuangan dan audit pajak, menghambat investigasi kecelakaan pesawat dan bahkan menunda penyelidikan dalam kasus privasi Facebook.

Seperti dikutip dari Politico, pelatihan bagi para jaksa yang menangani kasus pornografi anak dan penjualan narkoba online terpaksa dihentikan.

Departemen Kehakiman juga merumahkan sebagian besar hakim administratifnya, yang bertugas menegakkan hukum imigrasi. Dan, Komisi Komunikasi Federal tidak bisa menanggapi keluhan konsumen, misalnya tentang robocall.

Para penegak hukum yang seharusnya menyelidiki kasus polusi, bahaya keselamatan, dan ancaman lainnya duduk di rumah alih-alih menangani kasus yang mengancam orang banyak.

Aksi Simpati

Di sisi lain, shutdown memicu aksi solidaritas. Sebuah kelompok bantuan bencana yang didirikan oleh koki selebritas José Andrés menyatakan akan menawarkan makanan gratis kepada para pegawai pemerintah di Washington DC.

Sebelumnya, petugas pengawas aviasi dan lalu lintas udara (air-traffic controller) di Kanada mengirim ratusan boks piza ke rekan mereka di Amerika Serikat (AS), yang tetap bekerja di tengah kondisi penutupan sementara pemerintah federal. 

Lebih dari 70 anggota Kongres Amerika Serikat juga menolak menerima gaji atau menyumbangkannya ke badan amal untuk membantu pekerja federal yang tidak menerima gaji.

Sembilan dari 15 kementerian tingkat kabinet tidak mendapat pendanaan selama government shutdown, mengakibatkan pegawainya tidak menerima upah.

Tetapi, gerakan amal (dan secara politis cerdas) itu tampaknya belum menyebar ke pejabat Gedung Putih atau anggota kabinet Trump.

Situs Quartz menghubungi lembaga kementerian dan badan di kabinet Trump, serta kantor wakil presiden dan kantor pers Gedung Putih dalam beberapa hari terakhir, untuk menanyakan apakah pejabat Trump, wakil presiden atau presiden sendiri membuat sumbangan amal selama shutdown.

Sejauh ini, tidak ada satu pun dari total 20 lembaga yang dihubungi oleh Quartz mengikuti jejak langkah anggota Kongres AS yang menyumbangkan gajinya.

Anggota kabinet pemerintahan Presiden Donald Trump adalah salah satu yang terkaya dalam sejarah Amerika Serikat. Mulai dari Menteri Keuangan Steven Mnuchin yang punya usaha produksi film di Hollywood; Menteri Pendidikan Betsy DeVos yang adalah miliarder (dalam dolar AS); hingga penasihat kepresidenan Ivanka Trump dan Jared Kushner, anak dan menantu Trump yang masing-masing mengelola bisnis sendiri.

Kabinet Trump punya sejarah memberikan gaji mereka untuk kepentingan donasi, dengan DeVos pernah mendonasikannya ke sebuah penggalangan amal dan sang presiden sendiri berjanji untuk memberikan seluruh upahnya senilai US$ 400.000 per tahun (Rp 5,6 miliar) ke badan amal.

Tapi, kantor pers Gedung Putih tidak segera menanggapi pertanyaan tentang sumbangan lebih lanjut yang mungkin Trump atau DeVos berikan kepada pekerja federal selama government shutdown.

Wakil Presiden Mike Pence menghasilkan US$ 230.700 per tahun. Dan kantornya juga tidak merespons selama beberapa hari tentang apakah dia menolak menerima gaji atau menyumbangkan gaji ke badan amal selama shutdown.

3 dari 3 halaman

Ego Donald Trump?

Donald Trump sedang bertaruh. Di satu sisi, ia sedang berupaya memenuhi janji kampanyenya untuk membangun tembok perbatasan yang tak bisa ditembus. Di sisi lain, ia akan kena dampaknya. 

Ketika shutdown justru bikin masalah dan bikin banyak orang susah, ia pun dipersalahkan. 

Washington Post-ABC News menggelar jajak pendapat terhadap 788 responden warga AS yang dilakukan pada 8 – 11 Januari 2019, dengan margin of error 4,5 persen.

Survei itu mengawali jajak dengan mengajukan pertanyan inti: “Menurut Anda, siapa yang paling bertanggung jawab atas situasi ini?”

Hasilnya, 53 persen orang AS mengatakan kepada jajak pendapat bahwa mereka menyalahkan Presiden Trump dan fraksi Partai Republik di Kongres AS, demikian seperti dikutip dari USA Today, Senin (14/1/2019).

Level penerimaan bersih (net approval rating) Donald Trump pun melorot dari  -10 poin menjadi -14 poin, demikian dikutip dari CNN pada Selasa 15 Januari 2015.

Apakah Donald Trump layak dipersalahkan?

Mengomentari penutupan pemerintahan di AS, pengamat hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah mengatakan bahwa “drama” di Negeri Paman Sam tersebut tak lain dan tak bukan disebabkan oleh ‘ego’ Presiden Donald Trump.

“Egonya besar sekali kelihatan sejak awal ia berkuasa,” jelas Rezasyah.”Saya melihat ini seperti menonton episode The Apprentice, dengan Trump mengambil keputusan dengan cepat dan keras namun tak melihat dampak buruknya bagi dalam negeri sendiri.”

(Government shutdown) ini sudah mendapat banyak keluhan dari aparatur di dalam negeri dan kedutaan besar AS di luar negeri. Meski layanan visa buka, pegawai kedutaan yang notabenenya karyawan Kementerian Luar Negeri AS ikut terdampak shutwdown karena lembaga pusat mereka kena. Ini mempersulit hal-hal seperti keimigrasian, antrean panjang, aturan jam kerja semakin tidak menentu.”

Menurut dia, sudah terlalu banyak keruwetan yang dibuat oleh Trump lewat shutdown. “Dan Donald Trump, memasuki shutdown hari ke-25 tidak menunjukkan akan mengalah. Sikap ia yang seperti ini menunjukkan bahwa dirinya bukan negarawan, tapi politikus yang terbiasa menang-kalah atas usulannya,” jelas Rezasyah.

Trump telah berulang kali berjanji untuk menolak negosiasi rancangan undang-undang yang awalnya didukung oleh kedua belah pihak untuk membuka kembali pemerintah, tanpa dana untuk temboknya, The Guardian melaporkan.

House of Representatives fraksi Partai Demokrat berencana untuk memperkenalkan paket RUU untuk membuka kembali pemerintah.

Fox News melaporkan, sudah ada pertemuan di Gedung Putih pada Rabu 2 Januari 2019 lalu antara Trump dan dua pemimpin teratas dari setiap partai dari masing-masing kamar (House of Representative dan Senat) untuk membahas negosiasi paket RUU itu dan kebuntuan terkait government shutdown.

Rencana anggota DPR fraksi Demokrat mencakup satu RUU untuk mendanai Kementerian Keamanan Dalam Negeri sesuai anggaran normal hingga 8 Februari –dengan sekitar US$ 1,3 miliar dialokasikan untuk keamanan perbatasan. Tapi, paket itu belum termasuk uang senilai US$ 5 miliar untuk membangun tembok yang diinginkan presiden di perbatasan AS-Meksiko.

Juru bicara pemimpin fraksi Republik di Senat AS, Mitch McConnell telah menjelaskan bahwa Senat tidak akan menyetujui RUU itu jika Presiden Donald Trump tidak mendukungnya. Namun, McConnell sendiri masih bungkam terhadap situasi shutdown –atau dinilai berlindung untuk menghindari sorotan yang selama ini menyasar kepada sang Presiden.

“Trump tidak berpikir tentang sustainibility atau keberhasilannya bertahan dalam memerintah. Perspektifnya winner takes all. Kalau aku kalah, semua harus kalah,” kata Rezasyah.

“Jika ia terus melanjutkan sikapnya yang seperti ini, kepercayaan masyarakat terhadap Trump bisa semakin menyusut,” lanjut dosen Universitas Padjajaran itu.

Sementara itu, Presiden Donald Trump juga telah memutar otak untuk mencari sumber pendanaan lain agar temboknya tetap dibangun, yakni “dengan Meksiko yang membayarnya.”

Trump mengatakan bahwa pemerintahannya akan mengejar paket kesepakatan perdagangan baru dengan Meksiko, sebagai cara tidak langsung agar Negeri Aztec membiayai pembangunan tembok di perbatasan –suatu opsi yang memungkinkan menurut analis, terlepas apakah Mexico City akan menyetujuinya atau tidak.

“Trump juga memaksakan agar tembok itu turut dibayar oleh Meksiko … tapi itu adalah sebuah penghinaan terhadap Meksiko. Keputusan seperti ini bukan sesuatu hal yang dilakukan secara sepihak seperti Trump saat ini, namun, lebih melalui sharing. Tapi Trump tidak melakukan hal itu,” jelas Teuku Rezasyah.

“Dan beberapa lembaga pemerintahan AS memandang ada yang tidak konstitusional dari pembangunan tembok itu di perbatasan, dan oleh karenanya Partai Demokrat mungkin menolak menyetujui pembiayaan.

“Kemudian Trump terus memaksakan hal tersebut menunjukkan egonya yang semakin besar.

“Kita tinggal tunggu saja siapa yang akan menggerakkannya atau menginisiatifkan impeachment ini, apakah Kongres atau penegak hukum lewat penyelidikan soal Rusia.”

Namun, Rezasyah menampik jika shutdown ini akan menjadi instabilitas besar bagi sistem demokrasi di AS.

“Mereka sudah berdemokrasi sejak lama, sudah stabil dan matang. Sekarang, hanya jangan sampai Trump mencegah agar kepemimpinannya justru goyah akibat egonya sendiri seperti shutdown atau mendadak terjadi masalah lain yang tak terduga selama penutupan pemerintahan.”

Namun, jika shutdown terus terjadi, menurut Teuku Rezasyah, approval rating Trump mungkin akan turun. Dan, dengan semakin dekatnya Pilpres AS 2020, Trump mungkin tidak akan dipilih kembali oleh internal Republik untuk mewakili mereka dalam pencalonan presiden AS periode 2020 – 2024.

“Partai Republik juga terlihat agak pasif dalam shutdown ini ya. Dengan penutupan yang terus berlarut, mungkin akan ada kemungkinan bahwa Republik akan mengharapkan Trump mengendurkan egonya.”

The Guardian, pada 13 Januari 2019 melaporkan bahwa beberapa anggota Partai Republik yang berhaluan moderat tampaknya mulai goyah dengan shutdown yang berlarut-larut –sesuatu hal yang kemudian ditanggapi sinis oleh politisi Partai Demokrat di Senat AS.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Senator AS fraksi Partai Demokrat dari Negara Bagian Connecticut, Chris Murphy mengatakan “ini sudah menjadi penutupan paling bodoh yang pernah ada”.

“Satu-satunya alasan shutdown adalah karena Presiden Trump menginginkannya seperti itu,” katanya. 

Sementara itu, menurut S&P Global Ratings, shutdown telah membebani ekonomi AS senilai US$ 3,6 miliar. Dan jika shutdown terus berlangsung untuk dua pekan lagi, nominal itu akan melampaui total anggaran yang diajukan Trump untuk membangun temboknya di perbatasan yakni sebesar US$ 5 miliar.


Hasil yang Dipetik dari Pilpres AS

Donald Trump berpidato di hadapan para pendukungnya di New York Hilton Midtown, New York, AS (9/11). Trump langsung menyampaikan pidato kemenangannya setelah meraih kemenangan di electoral vote pada Pilpres AS. (PHOTO / Timothy A. CLARY)

Sementara itu, pengamat Amerika Serikat dari Universitas Indonesia Suzie Sudarman mengatakan bahwa shutdown yang terjadi di AS saat ini merupakan “hasil yang dipetik dari Pilpres AS 2016”.

“Ini adalah contoh di mana ideologi AS diwujudkan, mereka yang memilih Trump maka mereka pula-lah yang merasakan kebijakannya yang in-sensitif kepada warganya sendiri,” nilai Suzie menggarisbawahi shutdown yang menyebabkan 800.000 pegawai federal AS tidak digaji atau terpaksa dirumahkan.

“Trump adalah orang yang akan melakukan apa saja untuk mewujudkan apa yang ia inginkan. Sulit diprediksi ke depannya akan seperti apa melihat rekam jejaknya selama ini. Tapi egonya yang besar mungkin akan membuatnya terus melanjutkan shutdown dengan mengabaikan para pekerja federal yang mungkin tidak menerima gaji.”

Menurut Suzie, ini adalah kali pertama di mana selama shutdown, baik pemerintah eksekutif dan legislatif tidak bernegosiasi secara signifikan untuk menyelesaikan penutupan pemerintahan.

“Pada shutdown era Obama, baik Gedung Putih dan Kongres saling bertemu untuk menemukan jalan tengah agar mencapai kompromi,” jelas Suzie, mereferensi penutupan pada 1-17 Oktober 2013 disebabkan ketika House of Representatives (lower-chamber Kongres) dari fraksi Partai Republik menawarkan resolusi berkelanjutan yang bertujuan menunda atau menggunduli Undang-Undang Perawatan Terjangkau, yang dikenal sebagai Obamacare.

“Tapi pada era Trump, negosiasi dan kompromi seperti itu tidak ada, dengan masing-masing kukuh dengan keinginannya. Terutama Donald Trump dengan pembangunan temboknya.”

Mantan Kades Ditangkap Saat Makan di Rumah Istri Kedua

Liputan6.com, Pekanbaru- Munif, bekas Kepala Desa Citra Damai, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau tak berkutik saat dijemput oleh anggota satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Meranti. Munif merupakan tersangka kasus korupsi dana desa.

Hampir dua tahun Munif menjadi buronan polisi. Munif ditangkap di Jalan DC Manoppo, Kelurahan Pebundayan, Kota Mobagu, Sulawesi Utara, pada 28 November 2018. Sejak kabur dari Kepulauan Meranti, dia hidup bersama istri keduanya yang memiliki usaha warung makan.

“Anggota menangkapnya ketika makan setelah diintai beberapa hari,” Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek, Selasa (15/1/2019).

La Ode melanjutkan, saat ini pihaknya melimpahkan berkas perkara korupsi Munif ke kejaksaan negeri setempat. Menurut dia, berkas tersebut sudah lengkap atau P 21.

Dalam kasus dugaan korupsi dana desa, penyidik juga menetapkan bendahara desa berinisial W sebagai tersangka.

La Ode menerangkan, Desa Citra Damai pada Tahun 2016 memiliki dana desa Rp 1 miliar yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), dan CSR.

Berdasarkan audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Riau, kedua tersangka diduga telah merugikan negara Rp 279 juta. Dana ini diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Munif diduga kuat membawa kabur dana desa ke rumah istri keduanya.

“Dalam kasus ini tersangka lainnya inisial W, keduanya diduga bersama-sama menyalahkan gunakan wewenang,” kata dia.

La Ode menyebut, atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal Pasal 2 juncto Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Saat ini, jaksa tengah menyusun dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal Pasal 2 juncto Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. “Ancaman penjara paling lama 20 tahun penjara,” tegas La Ode.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Jangan Salah Pilih, Ini Tips Memilih Bluetooth Speaker Terbaik

Liputan6.com, Jakarta Sebagian besar orang menjadikan musik sebagai teman setia yang dapat menghibur di manapun dan kapan pun. Musik kerap dibutuhkan untuk menghibur hati yang sedang galau atau menambah kegembiraan suasana saat berpesta dengan teman tersayang.

Karena itu, kini semakin banyak orang yang membutuhkan bluetooth speaker agar bisa mendengarkan musik dengan lebih puas. Terlebih lagi, sekarang semakin banyak orang mendengarkan musik dari aplikasi streaming. Apakah Anda juga suka mendengarkan musik dari aplikasi streaming dan sedang mencari bluetooth speaker?

Kalau iya, ada beberapa panduan untuk memilih bluetooth speaker yang bagus nih agar tak salah pilih. Simak, yuk!

Kompatibilitas

Sebelum membeli bluetooth speaker, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apakah speaker-nya kompatibel dengan gadget yang Anda miliki atau tidak. Biasanya, speaker hadir dengan versi Bluetooth tertentu. Jika versi bluetooth-nya tidak sesuai dengan gadget Anda, maka kemungkinan besar speaker tak bisa terkoneksi. Sebaiknya, sebelum membeli tes kompatibilitasnya terlebih dahulu dengan mengoneksikannya ke gadget Anda.

Kualitas suara

Ini merupakan salah satu hal yang paling penting untuk diperhatikan saat membeli bluetooth speaker. Tentu Anda ingin suara dari speaker terdengar lebih kuat dan jernih daripada gadget, kan? Karena itu, pastikan speaker yang Anda pilih memiliki kualitas suara yang bersih, jelas, dan bisa mengeluarkan suara keras tanpa terdengar pecah. Speaker yang bagus juga mampu meningkatkan daya intensitas pada suara bass dan treble sehingga terdengar lebih keras dan kuat. Jangan ragu untuk mengetes kualitas suara speaker dengan memasang musik bervolume kencang sebelum membelinya.

Fitur lengkap

Faktor lain yang membedakan speaker terbaik dengan speaker lain adalah fitur yang melengkapinya. Semakin lengkap fitur yang dimiliki oleh speaker tersebut, kian banyak kemudahan dan keuntungan yang akan Anda dapatkan. Karena itu, sebaiknya pilih bluetooth speaker yang sudah dilengkapi dengan fasilitas lengkap.

Salah satu bluetooth speaker yang memiliki fitur cukup lengkap adalah Polytron Bluetooth Multimedia Speaker PMA Series. Speaker PMA Series menyediakan USB Input untuk memasang lagu dari flashdisk dan SD Card Input untuk memory card. Tentunya speaker dilengkapi pula dengan koneksi bluetooth V2.1 A2DP yang dapat diaktifkan secara mudah lewat remote control atau aplikasi Polytron Audio Connect yang bisa diunduh lewat PlayStore.

Aplikasi tersebut memudahkan Anda dan teman-teman untuk mengoperasikan speaker dari jarak jauh tanpa harus membawa remote control. Lewat aplikasi, Anda bisa ON/OFF speaker, mengontrol bass dan treble, serta menyalakan bazzoke.

Anda juga bisa mendengarkan lagu dari stasiun radio kesayangan lho dengan speaker PMA Series. Hal ini berkat dukungan fitur Digital FM Radio yang mampu menyimpan atau memprogram stasiun radio kesayangan dalam 40 memori stasiun radio.

Keunggulan lain yang tersedia di speaker Polytron PMA Series ialah Anda bisa memasang lampu warna-warni di speaker PMA. Fitur Ambience Lights yang memiliki tujuh pilihan warna, yaitu merah, biru, ungu, cyan, hijau, kuning, dan putih. Anda dapat memilih salah satunya atau menyalakannya secara bergantian untuk menambah kemeriahan pesta.

Speaker PMA Series telah dilengkapi pula dengan dua mic input untuk memudahkan Anda berkaraoke ria bersama teman-teman saat berpesta. Level suara mic dan echo-nya dapat Anda sendiri lewat fitur MIC & Echo Control.

Guna memberikan kualitas suara terbaik, speaker tersebut juga memiliki fitur Bass & Treble Control. Anda dapat memanfaatkan fasilitas Bass & Treble Control untuk menyesuaikan sendiri suara bass dan treble hingga selaras dengan lagu yang sedang didengarkan. Ditambah fitur Bazzoke yang mampu menambah kekuatan dari nada rendah.

Adapun beberapa fitur lainnya ialah AUX Input, LINE Input, tombol Next dan Previous, Voice Prompt, LED Display, dan remote control.

Apabila Anda tertarik, ada beberapa tipe speaker PMA Series yang bisa dipilih. Jika ingin memiliki bluetooth speaker dengan ukuran tak terlalu besar tapi memiliki suara fantastis, maka Anda bisa memilih PMA 9300 Gold atau Silver. Daya audio-nya mencapai 30 Wrms dan THD 10 persen.

Selanjutnya, ada PMA 9503 yang hadir dengan warna Gold. Suaranya lebih dahsyat karena daya audio-nya mencapai 100 Wrms.

Jika mencari suara yang lebih dahsyat lagi, maka PMA 9502 dapat menjadi pilihan tepat. Bagaimana tidak, kekuatan speaker-nya mencapai 140 watt RMS. Tipe ini hadir dalam warna elegan dan desain futuristik. Juga display LED yang lebih besar.

Untuk mengetahui tentang kelebihan dari masing-masing speaker tersebut silakan kunjungi link ini. Tertarik mencoba?


(Adv)

5 Blunder Ketika Bersihkan Heavy Makeup di Wajah

Liputan6.com, Jakarta Salah satu langkah penting dalam perawatan kulit wajah adalah membersihan makeup. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kulit tetap sehat, tidak kusam dan berjerawat. Kulit yang sehat tentu membuat kamu lebih percaya diri dan semangat bukan untuk menjalani hari-harimu.

Nah, dari berbagai cara dan kebiasaan yang kamu ketahui tentang membersihkan makeup, tentu ada hal-hal yang mungkin pernah kamu lakukan namun ternyata prakteknya salah dan dapat mengancam kesehatan kulit wajah. Jangan sampai deh itu terjadi, karena sekali ada masalah dengan kulit wajah, butuh waktu untuk mengatasinya. So, jangan bikin blunder ya.

Berikut 5 blunder yang tidak boleh kamu lakukan ketika membersihkan heavy makeup di wajah;

– Tidak membersihkan wajah secara keseluruhan

Jangan sampai deh kamu melakukan hal ini. Meskipun kamu hanya menggunakan bedak tipis atau BB cream, kamu tetep harus membersihkannya kulit wajah secara menyeluruh karena kulit perlu bernafas dan meregenerasi. Makeup yang menempel atau sampai terbawa tidur tak hanya bisa memunculkan masalah di kulit wajah tetapi juga dapat mengotori tempat tidur kamu.

– Menggosok maskara dengan cepat

Hindari membersihkan maskara dengan cepat atau terburu-buru sehingga sisa makeup tidak menempel pada bulu mata dan tidak merusak kulit. Bagaimanapun juga sudah wajib hukumnya memperlakukan kulit wajah dengan lembut. Agar maskara lebih mudah untuk dibersihkan kamu dapat menggunakan bantuan makeup remover.

– Menarik ke atas ketika membersihkan maskara

Cara membersihkan maskara yang tepat mulai dari pangkal bulu mata sampai ke ujungnya. Jangan melakukan blunder dengan membersihkannya ke arah yang berlawanan sehingga dapat menarik bulu mata kamu ke arah atas. Kalau itu terjadi kamu akan merusak bulu mata.

– Membersihkan makeup mata terlebih dahulu baru lipstick

Kalau kamu termasuk bagian ini berarti kamu telah melakukan kesalahan. Bukan makeup mata yang harusnya dibersihkan terlebih dahulu, melainkan lipstik. Kamu harus membersihkan lipstik terlebih dahulu supaya lipstik tidak menyebar ke kulit wajah saat kamu membersihkan wajah.

– Hanya menggunakan tisu pembersih wajah

Membersihkan bedak dan lipstik saja tidak cukup baik menggunakan tisu pembersih wajah saja, apalagi kalau makeup kamu cukup berat? Kamu harus menggunakan produk makeup removal yang tepat.

Dalam satu hari partikel debu dan kotoran lain dapat menempel pada kulit wajah, jika dibiarkan atau bahkan tidak membersihkan makeup secara menyeluruh tentu kulitmu bisa iritasi. Karena itu penting untuk membersihkan makeup dengan produk yang tepat untuk menghindari noda dan penuaan dini pada kulitmu.

Gunakan NIVEA MicellAIR Skin Breathe XPERT, produk ini mampu membersihkan makeup tanpa residu sehingga kecerahan, kesehatan serta kelembapan kulit dapat terus terjaga. Kamu juga dapat mengandalkan NIVEA MicellAIR Skin Breathe XPERT dalam membersihkan heavy makeup sekali pun karena 0% alcohol aman untuk kulit sensitif, cocok digunakan untuk semua jenis kulit. Selain itu, khasiat NIVEA MicellAir tak perlu kamu ragukan lagi sebab produk ini juga direkomendasikan oleh makeup eXPERT bagi para makeup dan Beauty Enthusiast.

Penasaran sama keistimewaan NIVEA MicellAIR Skin Breathe XPERT lain? Cari tahu di sini, yuk!  



(Adv)