Dengar Kabar dari Yusril, Putra Ustaz Baasyir Sebut Ayahnya Segera Bebas

Liputan6.com, Jakarta Putra Ustaz Abu Bakar Baasyir, Ustaz Abdul Rochim Baasyir, menyebut ayahnya dikabarkan akan segera dibebaskan dalam waktu dekat. Kabar tersebut didapat Rochim dari Yusril Ihza Mahendra yang merupakan pengacara Capres Joko Widodo.

“Iya Insyallah (bebas). Kami secara resmi diberitahu hari ini oleh Pak Yusril. Jadi beliau yang datang bersamaan dengan membesuk dan juga khotbah di masjid lapas (Gunung Sindur) dan kemudian beliau sambil beritahukan Abu Bakar Baasyir, bahwa upaya yang selama ini dilakukan Alhamdulillah membuahkan hasil dan Presiden sudah menyetujui bahwa Ustaz Abu Bakar Ba’asyir dibebaskan,” ucap Abdul Rochim kepada Liputan6.com, Jumat (18/1/2019).

Rochim menyebut bahwa negara memberikan bebas murni kepada Ustaz yang dikenai pidana terorisme. Adapun dasarnya, kata Rochim, adalah kemanusiaan.

“Karena kondisi beliau yang sudah tua dan umur, sehingga beliau atas nama kemanusiaan itulah Presiden mengambil kebijakan agar beliau dibebaskan tanpa syarat. Tanpa syarat apapun bebas murni di rumah,” ujar Rochim.

Dia menegaskan, pihaknya kini tengah mengurus penyelesaian surat-surat administrasi saja.

“Mungkin karena besok Sabtu dan Minggu, mungkin proses akan membutuhkan beberapa hari berikutnya. Bisa jadi Senin atau Selasa, Insyallah,” dia memungkasi.

Sementara itu, Liputan6.com berupaya mengkonfirmasi kepada Yusril Ihza Mahendra terkait hal tersebut. Namun belum kunjung ada balasan dari pesan singkat yang dikirimkan Liputan6.com.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini

2 WNI Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia, Bagaimana Nasib 100 Lainnya?

Kuala Lumpur

Siti Nurhidayah dan Mattari dipulangkan ke keluarga mereka di Indonesia setelah dibebaskan dari hukuman mati di Malaysia. Mereka adalah dua dari lebih dari seratus WNI yang terancam hukuman mati.

Siti Nurhidayah, WNI asal Brebes, Jawa Tengah, ditangkap pada 6 November 2013 dalam penerbangan transit di Penang dari Guang Zhou dan dinyatakan terbukti membawa narkotika jenis shabu.

Namun Tim Perlindungan WNI yakin bahwa Siti adalah korban penipuan. Dan dalam proses persidangan, pengacara berhasil menghadirkan sejumlah saksi kunci yang menguatkan hal itu. Dia pun dibebaskan dari semua dakwaan pada 15 November 2018.

Sementara itu Mattari ditangkap pada 14 Desember 2016 di sebuah proyek konstruksi tempatnya bekerja di Selangor, Malaysia, karena dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang warga Bangladesh yang jenazahnya ditemukan dekat tempatnya bekerja.

Setelah pengacara yang disediakan KBRI berhasil meyakinkan bahwa bukti-bukti yang ada tidak memadai, hakim di Mahkamah Tinggi Syah Alam pun membebaskan Mattari dari semua tuduhan pada 2 November 2018.

“Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI terhadap dua kasus ini memperkuat keyakinan bahwa Siti Nurhidayah adalah korban penipuan. Demikian pula dengan Mattari adalah korban salah tangkap”, ujar Lalu Muhamad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, dalam pernyataan persnya.

“Karena itu kita berikan pendampingan dan pembelaan semaksimal mungkin.”

Bagaimana dengan lebih dari 100 lainnya?

Siti Nurhidayah dan Mattari adalah dua dari 134 WNI yang saat ini terancam hukuman mati di Malaysia.

Kantor berita Antara melaporkan bahwa sejak 2011, terdapat 442 WNI terancam hukuman mati di seluruh Malaysia, 308 di antaranya berhasil dibebaskan.

death sentence
Sejak 2011, terdapat 442 WNI terancam hukuman mati di seluruh Malaysia, 308 diantaranya berhasil dibebaskan. (Getty Images)

Namun, Wahyu Susilo, Direktur Eksekutif Migrant CARE, optimistis bahwa mereka bisa dibebaskan bula, sebagaimana Siti Nurhidayah dan Mattari, karena saat ini pemerintah Malaysia secara perlahan sedang menghapus pidana mati.

“Karena peta jalan moratorium hukuman mati Malaysia ada progressnya. Mereka sudah melakukan ini sejak 2010,” kata Wahyu Susilo.

Yang tersisa kebanyakan eks pejuang GAM

Wahyu menambahkan bahwa sebagian besar dari seratusan WNI yang dalam status terpidana mati adalah “para pejuang GAM asal Aceh yang melarikan diri ke Malaysia.”

“Mereka itu sebenarnya dijebak. Dulu ada namanya Operasi Jaring Merah, di zaman Soeharto. Aparat Indonesia dan aparat Malaysia datang ke pemukiman-pemukiman orang Aceh, kemudian menyusupkan barang yang diduga narkotika,” papar Wahyu.

Bahkan, menurut Wahyu, sebagian dari dari 308 orang yang telah dibebaskan itu adalah tahanan asal Aceh yang dijebak itu.


(ita/ita) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Buku Jurnalis Turki Ini Ungkap Detik-Detik Mutilasi Jamal Khashoggi

Liputan6.com, Istanbul – Sebuah buku baru yang ditulis oleh tiga jurnalis Turki dari surat kabar yang dekat dengan pemerintah, memberikan perincian baru seputar pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang tewas dijagal di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

“Kekejaman Diplomatik: Rahasia Kegelapan dari Pembunuhan Jamal Khashoggi,” ditulis dalam bahasa Turki dan mulai dijual pada Desember 2018.

Buku itu mengutip rekaman audio yang berisi tentang sejumlah kejadian sebelum dan ketika Khashoggi dibunuh oleh tim beranggotakan belasan figur Saudi, demikian seperti dilansir The New York Times, Jumat (18/1/2019).

Rekaman itu, yang berisi momen sebelum kematian Jamal Khashoggi, saat berkunjung ke Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, merupakan bukti yang diperoleh dan disimpan pejabat Turki. Dan pejabat intelijen Turki membocorkan beberapa detail rekaman guna memaksa Arab Saudi untuk mengakui kejahatan tersebut.

Pejabat intelijen Turki itu kemudian memberikan pengarahan ke tiga jurnalis investigasi Sabah –yang dekat dengan pemerintahan Presiden Recep Erdogan– yang kemudian mengolahnya menjadi sebuah buku.

Buku baru itu juga menawarkan deskripsi paling komprehensif hingga saat ini tentang isi rekaman, yang eksistensinya telah mencuat sejak awal penyelidikan kasus tersebut.

Rekaman itu berisi audio adegan ketika tim operasi Saudi menyusun rencana mereka sebelum Jamal Khashoggi tiba di konsulat, dan kemudian berisi audio tentang apa yang terjadi selanjutnya.

Seorang pejabat keamanan Turki lain, yang berbicara dengan syarat anonim, mengonfirmasi secara terpisah bahwa rincian yang dijelaskan dalam buku itu akurat.

Buku itu tidak menjelaskan bagaimana pemerintah Turki memperoleh rekaman itu. Tetapi dikatakan bahwa pejabat intelijen Turki telah mengumpulkan rekaman audio dari beberapa lokasi di konsulat.

Rekaman itu pula-lah yang disebut-sebut diberikan oleh Turki kepada pejabat intelijen negara Barat, salah satunya Direktur CIA Amerika Serikat, Gina Haspel.

Para wartawan mengidentifikasi salah satu pejabat di rekaman itu sebagai Maher Abdulaziz Mutreb, seorang pejabat keamanan dan sering menjadi pendamping Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman. Mutreb terdengar memberi perintah dan mengarahkan percakapan tim pembunuh dengan Jamal Khashoggi, kata buku itu.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

‘Hewan kurban mudah dibelah, tapi manusia perlu waktu…’

Jurnalis Sabah dalam buku itu mengatakan, Mutreb memberikan rencana kepada Salah al-Tubaigy, seorang pejabat forensik tinggi pemerintah Saudi, mengatakan kepadanya bahwa mereka akan mencoba membawa Khashoggi kembali ke Arab Saudi. Jika Khashoggi menolak, “Kami akan membunuhnya di sini dan menyingkirkan mayatnya,” kata Mutreb memberitahu Tubaigy, menurut buku itu.

“Pertama, kami akan memberitahunya (Khashoggi) ‘Kami akan membawamu ke Riyadh,'” kata Mutreb kepada Tubaigy, menurut buku itu dengan mengutip rekaman audio.

“Jika dia (Khashoggi) tidak datang, kita akan membunuhnya di sini dan menyingkirkan mayatnya,” lanjut Mutreb.

“Jamal (Khashoggi) tinggi, sekitar 1,80 meter,” kata Tubaigy.

“Sendi hewan kurban mudah dibelah, tetapi memotong-motong (manusia) memerlukan waktu.”

“(Tapi) saya selalu bekerja dengan mayat,” katanya. “Aku tahu cara memotong dengan baik. Saya belum pernah bekerja pada tubuh yang hangat sampai sekarang, tetapi saya bisa mengatasinya dengan mudah. Biasanya saat mengerjakan mayat, saya memakai headphone dan mendengarkan musik, sambil minum kopi dan merokok.”

“Setelah saya memotong-motongnya, Anda akan membungkusnya dalam kantong plastik dan memasukkannya ke dalam koper dan mengambil (bagian-bagian tubuhnya),” Tubaigy menambahkan.

Jamal Khashoggi (AFP Photo/Str)

Dalam beberapa menit setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul, Khashoggi dibawa ke kantor konsul. “Lepaskan lenganku, apa yang kamu lakukan?” terdengar Khashoggi berteriak.

Begitu Khashoggi memasuki ruangan, tulis para wartawan, Mutreb terdengar berkata, “Ayo, duduk. Kami datang untuk membawa Anda ke Riyadh.”

Jawaban Khashoggi singkat dan jelas, “Saya tidak akan pergi ke Riyadh.”

Tim pembunuh ingin Khashoggi mengirim pesan berikut kepada putranya Salah Khashoggi, “Anakku, aku di Istanbul. Jangan khawatir jika Anda tidak mendengar kabar dari saya untuk sementara waktu.”

Khashoggi menolak, dan Mutreb memerintahkan orang-orangnya untuk mengeluarkan alat-alat yang mereka bawa untuk memotong-motong tubuhnya, kata buku itu. Audio menangkap suara alat-alat tersebut diletakkan di atas meja.

“Apakah kamu akan membunuhku? Apakah Anda akan mencekik saya?” Khashoggi terdengar bertanya.

Mutreb mengatakan kepadanya bahwa dia akan “dimaafkan” jika dia bekerja sama, jelas para wartawan dalam buku itu.

Mutreb kemudian memerintahkan lima agen Saudi untuk menyerang Khashoggi.

Salah satu agen, “kemungkinan besar Thaar Ghaleb al-Harbi,” jelas buku itu, mencoba menutup mulut Khashoggi, tetapi audio menunjukkan bahwa Khashoggi mengelak.

Al-Harbi termasuk di antara penjaga kerajaan Saudi, dan dipromosikan tahun lalu ke pangkat letnan karena keberanian dalam membela istana Putra Mahkota di Jeddah. Buku itu mengatakan kelompok itu juga termasuk Mohammed Saad Alzahrani, penjaga kerajaan lainnya.

Foto Jamal Khashoggi, wartawan Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul (AP/Jacquelyn Martin)

Para pembunuh akhirnya berhasil meletakkan kantong plastik di atas kepala Khashoggi, kata buku itu. Butuh lima menit sampai dia menarik napas terakhir, dan kata-kata terakhirnya tercatat sebagai, “Jangan tutup mulutku. Saya menderita asma. Jangan, kamu mencekikku.”

Khashoggi meninggal pada pukul 13:24, buku itu melaporkan, hanya 10 menit setelah memasuki gedung pada 2 Oktober 2018.

“Detik terakhir di konsulat berlalu dengan suara serak korban yang meninggalkan dunia ini,” tulis para wartawan.

Setelah Khashoggi meninggal, Mustafa al-Madani, pria Saudi yang dikirim untuk menjadi “peniru” Khashoggi dan Saif Saad al-Qahtani, melepas pakaian korban, kata buku itu.

Harbi dan Zahrani membantu Tubaigy ketika dia memotong-motong tubuh, kata buku itu, menggambarkan ahli forensik menghujani perintah kepada orang-orang di sekitarnya. “Tunggu apa lagi?” Teriaknya.

Ketika adegan itu berlangsung, personel konsulat merasa mual, kata buku itu.

“Menurut audio,” para wartawan menulis, “potongan-potongan yang terdengar mungkin adalah suara penggunaan alat yang mirip dengan pisau untuk memotong tulang-tulang tubuh, sementara suara bernada tinggi seperti gergaji otopsi listrik yang sering terdengar, juga ikut terekam.”

Iwobi Tak Menyangka Petr Cech Bakal Pensiun di Arsenal

Liputan6.com, London – Alex Iwobi tak menyangka kiper Arsenal, Petr Cech memutuskan untuk pensiun di akhir musim nanti. Cech disebutnya masih terlalu muda untuk pensiun.

Dia memprediksi Petr Cech masih bisa main untuk empat tahun lagi baik di Arsenal atau klub lain. Namun kiper asal Republik Ceko itu memutuskan lain.

Kiper berusia 36 tahun ini mengumumkan keputusan ini beberapa saat lalu. Dia merasa sudah tiba di waktu yang tepat untuk pensiun, mengingat dia sudah menginjak usia karier 20 tahun sebagai profesional.

Cech layak disebut sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah merumput di Premier League. Dia mengoleksi empat gelar juara Premier League dan satu gelar Liga Champions selama membela Chelsea.

Musim ini Petr Cech memang mulai digusur Bernd Leno dalam perebutan posisi kiper nomor satu di Arsenal. Namun, Iwobi yakin sebenarnya kemampuan Cech masih sangat baik.


2 dari 3 halaman

Terkejut

Iwobi tak mau berbohong, dia jujur terkejut ketika mendengar keputusan Cech tersebut. Sebab, selama berlatih bersama di Arsenal, dia melihat Cech masih sangat bagus dan masih layak bermain.

“Saya terkejut karena dia [Cech] tampak bagus di sesi latihan dan setiap kali dia bermain di pertandingan,” ungkap Iwobi di Sky Sports.

“Ketika dia mengumumkan bahwa dia akan pensiun, saya bereaksi seperti: ‘wow, anda bisa saja bermain tiga atau empat tahun lagi dengan cara anda bermain itu’.

3 dari 3 halaman

Respek

Meski demikian, bagaimanapun Iwobi meminta semua pihak menghargai keputusan Cech. Bagaimanapun Cech telah menjalani karier yang luar biasa, dan dia melihat saat ini sebagai momen yang tepat untuk gantung sepatu.

“Akan tetapi kita harus menghargai keputusannya, dan kami harus melakukan yang terbaik untuk memastikan dia mengakhiri kariernya sebaik mungkin,” katanya.

Arsenal saat ini tengah bersiap melawan Chelsea, Minggu (20/1) pada laga krusial yang menentukan asa mereka menembus empat besar. The Gunners berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 41 poin, tertinggal enam poin dari Chelsea di peringkat keempat.

Sumber: Bola.net

Banyak Bagian Mengejutkan di Webtoon Save Me, Begini Reaksi Fans BTS

Liputan6.com, Jakarta BTS kini tak hanya muncul lewat lagu-lagu mereka, tapi juga dalam webtoon Save Me. Dalam kerja sama dengan Naver tersebut, akan diungkap lebih dalam mengenai BTS Universe.

Dilansir dari Soompi, Jumat (18/1/2019), webtoon Save Me diadaptasi dari sejumlah videoklip yang terangkum di “The Most Beautiful Moment in Life”. Plot dalam komik ini dibuat oleh Big Hit Entertainmenta, sementara LICO membuatnya ke dalam bentuk webtoon.

Webtoon Save Me dibuka dengan penuturan Jin, yang teringat dengan teman-teman baiknya di masa sekolah, yakni para anggota BTS lain yang menggunakan nama asli mereka.

Namun di masa depan, mereka ternyata tak lagi berhubungan dekat.

(Peringatan: Page selanjutnya akan berisi spoiler)

2 dari 3 halaman

Pertemuan yang Mengejutkan

Satu ketika, Jin bertemu dengan Namjoon (RM), yang bekerja di sebuah pompa bensin. Dari pertemuan ini, Jin baru mengetahui nasib buruk yang menimpa kawan-kawannya.

Jungkook dan Yoongi telah meninggal. Dan beberapa waktu kemudian diketahui bahwa Taehyung ditangkap polisi karena dituduh terlibat pembunuhan ayahnya.

3 dari 3 halaman

Reaksi Penggemar

Plot cerita webtoon Save Me yang tak terduga ini, langsung membuat Army, atau para penggemar BTS, heboh. Mereka langsung menonton kembali videoklip BTS atau membuat teori tentang webtoon ini.

Tak sedikit pula yang mengeluarkan reaksi kocak atas webtoon ini. Pengguna Twitter @STFUSTANBTS misalnya, mengunggah BTS yang bertingkah kocak di atas panggung. “BTS di surga setelah Jin gagal menyelamatkan mereka,” tulisnya.

Ada pula @islesetglaciers yang mencoba menggambarkan peliknya teori yang ia buat, dengan video yang memperlihatkan jaring-jaring di kamarnya yang saling berkelindan.

Sementara @Hades134340 membayangkan reaksi BTS saat melihat para penggemarnya tengah heboh berteori. “BTS melihat teori-teori kita,” tulisnya sambil mengunggah video para personel BTS yang tengah ngakak.

Meghan Markle Pakai Gaun Hamil Seharga Kurang dari Rp 300 Ribu

Liputan6.com, Jakarta – Sebagai salah satu anggota keluarga Kerajaan Inggris, penampilan tentu jadi perhatian penting bagi Meghan Markle. Walau tahu bakal banyak pasang mata yang menoleh, tak membuat Duchess of Sussex ragu memakai busana dengan banderol harga terjangkau.

Seperti penampilannya beberapa waktu lalu saat menyambangi salah satu lokasi proyek charity hewan yang tengah ditangani. Di kesempatan itu, istri Pangeran Harry ini terlihat memakai coat Emporio Armani berwarna cream bersama gaun hamil beige lembut keluaran H&M.

Dilansir dari People, Jumat (18/1/2019), gaun hamil berlengan panjang ini dibanderol hanya 20 dolar AS atau setara Rp 283 ribu. Masih bisa ditemukan di situs H&M, model gaun hamil Meghan Markle hadir dalam dua warna, yakni beige dan abu-abu gelap.

Sebelumnya, Meghan sempat membuat heboh warga dunia maya ketika kedapatan memakai gaun hamil keluaran ASOS seharga Rp 749 ribu. Busana tersebut dipakai Meghan saat outing di Selandia Baru, beberapa bulan lalu.

Soal busana, Meghan Markle sepertinya tak begitu menaruh standar tinggi terkait harga. Asal nyaman dan mudah dipadu-padan, sepertinya calon ibu yang disebut bakal melahirkan anak pertama di akhir April ini tak akan segan memakai.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kemlu RI Pulangkan WNI yang Bebas dari Ancaman Hukuman Mati di Malaysia

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI telah memulangkan dan menyerahterimakan dua WNI yang terbebas dari ancaman hukuman mati di Malaysia kepada pihak keluarga. Prosesi itu dilaksanakan di Kemlu RI Jakarta pada 17 Januari 2019.

Kedua WNI tersebut adalah Siti Nurhidayah asal Brebes, Jawa Tengah, dan Mattari asal Bangkalan, Madura.

Siti Nurhidayah (SN) ditangkap pada 6 November 2013 dalam penerbangan transit di Penang dari Guang Zhou membawa narkotika jenis sabu. Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI menguatkan keyakinan bahwa SN adalah korban penipuan.

Dalam proses persidangan, pengacara berhasil menghadirkan sejumlah saksi kunci yang mengetahui dan bersaksi bahwa SN adalah korban. SN dibebaskan dari semua dakwaan pada 15 November 2018.

“Hasil pendalaman Tim Perlindungan WNI terhadap 2 kasus ini memperkuat keyakinan bahwa Siti Nurhidayah adalah korban penipuan. Demikian pula dengan Mattari adalah korban salah tangkap. Karena itu kita berikan pendampingan dan pembelaan semaksimal mungkin,” ujar Lalu Muhamad Iqbal, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Jumat (18/1/2019).

Sementara itu, Mattari ditangkap pada 14 Desember 2016 di sebuah proyek konstruksi tempatnya bekerja di negara bagian Selangor, Malaysia. Mattari dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang WN Bangladesh yang jenazahnya ditemukan dekat tempatnya bekerja.

Pengacara KBRI Kuala Lumpur, Gooi & Azzura, berhasil meyakinkan hakim bahwa bukti-bukti yang ada tidak memadai, khususnya karena tidak ada saksi yang melihat atau mengetahui langsung kejadian tersebut. Pada 2 November 2018, Hakim di Mahkamah Tinggi Syah Alam membebaskan Mattari dari semua tuduhan. Namun demikian, baru 8 Januari 2019, ijin pemulangan diterima dari Imigrasi Malaysia.

“Selama proses hukum, KBRI selalu memberikan pendampingan kepada keduanya. Termasuk dalam bentuk memfasilitasi komunikasi dengan keluarga masing-masing,” ungkap Galuh Indriyati, staf KBRI Kuala Lumpur yang selama ini melakukan kunjungan ke penjara dalam rangka pendampingan bagi WNI yang menjalani proses hukum di wilayah kerja KBRI Kuala Lumpur.

Sementara itu, putra tunggal Siti Nurhidayah, Muhamad Ali Al Farisi atas nama keluarga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah atas pendampingan dan pembelaaan yang diberikan kepada ibunya.

“Saya tidak tahu harus mengucapkan apalagi selain terima kasih kami sekeluarga atas perjuangan Pemerintah membebaskan Ibu saya yang korban penipuan. Semoga menjadi pelajaran bagi yang lain,” ujar mahasiswa semester 8 Teknik Elektronika yang ditinggal ibunya saat di kelas 2 SMA ini.

Sejak 2011, sebanyak 442 WNI terancam hukuman mati di Malaysia. Pemerintah berhasil membebaskan sebanyak 308 WNI dan saat ini masih ada 134 WNI terancam hukuman mati, menurut data Kementerian Luar Negeri RI.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

WNI Dibebaskan dari Sandera Abu Sayyaf di Filipina

Di lain kabar, seorang nelayan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi sandera Abu Sayyaf, Samsul Saguni, dilaporkan telah dibebaskan dari sekapan kelompok separatis yang berbasis di sekitar kepulauan selatan Filipina itu.

Menurut keterangan dari Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, Samsul dilepaskan pada Selasa, 15 Januari 2019, sekitar pukul 15.35 waktu setempat.

“Samsul Saguni saat ini masih berada di Pangkalan Militer Westmincom di Jolo, Filipina Selatan, guna pemeriksaan kesehatan dan menunggu diterbangkan ke Zamboanga City,” tutur Iqbal saaat dihubungi Liputan6.com pada Rabu (16/1/2019).

Setelah diserahterimakan secara resmi kepada KBRI Manila, Samsul akan diproses pemulangannya ke Indonesia. Meski demikian, waktu pengembalian korban ke Tanah Air belum bisa dipastikan.

“Tergantung kondisi di Filipina,” ujar Iqbal.

Samsul Saguni diculik pada 11 September 2018 di perairan pulau Gaya, Semporna, Sabah. 

Seorang WNI lainnya atas nama Usman Yunus, yang diculik oleh Abu Sayyaf bersamaan dengan Samsul, telah lebih dahulu bebas pada tanggal 7 Desember 2018.

Sebelumnya, keduanya disekap bersama dengan tiga korban penculikan lainnya –seorang warga negara Malaysia dan dua orang WNI– di perairan Kinabatangan, dekat dengan Pulau Tawi Tawi di Filipina, ketika menangkap ikan di wilayah ini. Baca selengkapnya…

Usai Berhenti dari ITB, Begini Kabar Izhak dan 9 Adiknya

Liputan6.com, Polewali Mandar Masih ingat dengan Muhammad Izhak? Ya, dia adalah mantan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memutuskan berhenti kuliah demi merawat sembilan adiknya. Keputusan itu diambil mantan mahasiswa Fakultas Teknik Kimia angkatan 2013 itu setelah kedua orangtuanya meninggal karena sakit.

Izhak tersenyum semringah saat Liputan6.com menyambangi kediamannya di Dusun Tojangan, Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis sore, 17 Januari 2019. Kehidupan pemuda berusia 23 tahun itu kini jauh lebih baik.

Kisah Izhak yang harus berhenti kuliah demi merawat sembilan adiknya pada Desember 2017 berhasil menggugah hati banyak orang, baik itu secara personal maupun secara kelompok yang tergabung dalam suatu organisasi. Bantuan itu ada yang berupa uang, ada pula yang berupa benda.

“Jumlahnya ratusan juta, saya tidak bisa hitung totalnya secara detail,” kata Izhak kepada Liputan6.com.

Yang jelas, bantuan itu seluruhnya dipergunakan mantan mahasiswa ITB itu dengan sangat hati-hati. Selain untuk biaya adik-adiknya sekolah, bantuan yang masuk ke rekening pribadi milik Izhak itu juga digunakan Izhak untuk melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka Majene.

“Saya ambil jurusan manajemen, karena tidak ada jurusan Teknik Kimia. Saya mengulang dari awal, sekarang baru mau masuk semester dua. Setiap Sabtu Minggu saya bolak-balik ke Majene untuk ngampus,” paparnya.

Mantan mahasiswa ITB itu sengaja memilih kuliah pada hari Sabtu dan Minggu agar tetap ada yang bisa mengurus si bungsu, Muhammad Chairul, yang baru berumur dua tahun. “Kalau Sabtu-Minggu kan adik saya yang cewek bisa merawat Chairul,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Pengusaha yang Dermawan Bantu Izhak

Izhak dan sembilan adiknya tak lagi tinggal di rumahnya yang lama, ia kini memiliki rumah baru yang dibangun di atas tanah peninggalan ayahnya tak jauh dari tempat tingggal sebelumnya. Biaya pembangunan rumah baru sederhana itu diberikan oleh seorang dermawan asal kota Surabaya.

“Sekarang tinggal di sini, ini rumah dibangunkan oleh seorang pengusaha, dia minta namanya tidak disebutkan,” kata Izhak saat ditemui di kediamannya.

Kala itu, pengusaha asal Kota Pahlawan itu datang menggunakan mobil menemui Izhak. Kepada pengusaha itu Izhak menyebutkan bahwa ia memiliki sebuah tanah yang telah dibanguni fondasi rumah, tetapi pembangunannya belum dilanjutkan karena terkendala biaya.

“Saya tidak tahu dari mana dia tahu rumah saya, kemungkinan dari supirnya yang antar itu. Setelah saya jelaskan tentang tanah ini dia langsung tawarkan untuk bangunkan rumah,” ucap Izhak.

Tak hanya dari pengusaha asal Surabaya itu, seorang TKW di Arab Saudi juga memberikan bantuan kepada Izhak dan saudara-saudaranya. Bahkan, majikan TKW tersebut yang diceritakan kisah tentang Izhak juga ikut memberikan bantuan.

“Majikannya TKW itu bahkan menjadi semacam donatur tetap untuk keluarga saya,” ungkap Izhak.

3 dari 3 halaman

Bantuan Alumni ITB

Ikatan Alumni ITB sendiri tidak tinggal diam melihat apa yang dialami Izhak kala itu. Bantuan demi bantuan diberikan baik dari alumni fakultas maupun alumni kampus.

“Ada banyak sekali bantuan dari kakak-kakak alumni. Dari Ikatan Alumni Teknik Kimia, Ikatan Alumni ITB Sulawesi Selatan dan Barat, maupun Ikatan Alumni ITB yang organisasi besar,” ucapnya.

Saat ini, Izhak sedang disibukkan dengan pembangunan Production Center yang digagas oleh Ikatan Alumni ITB. Production Center itu nantinya akan menjadi lahan usaha agar Izhak dapat melanjutkan hidup.

“Jadi ini yang sementara saya bangun, Production Center, nanti di sini jadi tempat pemeliharaan ternak modern dan pengembangan pembuatan gula aren,” jelas Izhak sambil menunjukkan lokasi pembangunan Production Center-nya.

Izhak menyebutkan biaya pembangunan Production Center itu seluruhnya ditanggung oleh ikatan alumni ITB. Tak hanya itu, dalam prosesnya, IA ITB juga terus mengontrol pembangunan Production Center tersebut.

“Kemarin salah satu perwakilan ikatan alumni datang lihat sudah sejauh mana perkembangannya. Kalau di persentasekan ini kira-kira sudah rampung 70 persen,” jelasnya.

Menurut Izhak, production center yang tengah ia bangun adalah model tempat perawatan hewan ternak yang sangat mutakhir, model seperti itu pertama kali digunakan oleh Darmono di Cikampek.

“Jadi ini yang kedua, semoga bisa sebesar punya Pak Darmono, kemarin sebelum saya bangun ini saya sempatkan untuk ke tempat pak Darmono melihat bagaimana punya dia,” ucapnya.

“Yang jelas semoga apa yang tengah saya geluti ini dapat menjadi berkah buat saya dan keluarga saya,” ia memungkasi.


Saksikan video pilihan menarik berikut:

Kesepakatan Dagang AS-China Dorong Penguatan Rupiah

Liputan6.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat terbatas pada perdagangan Jumat ini. Kesepakatan dagang AS dengan China mendorong penguatan aset berisiko.

Mengutip Bloomberg, Jumat (18/1/2019), rupiah dibuka di angka 14.165 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.192 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.155 per dolar AS hingga 14.195 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 1,44 persen.

Berbeda, berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.182 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 14.158 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, harapan membaiknya hubungan dagangan Amerika Serikat dengan China mendorong minat pelaku pasar pada aset beresiko.

“Situasi itu membuka peluang bagi mata uang berisiko seperti rupiah untuk terapresiasi,” katanya dikutip dari Antara.

Ia mengemukakan Wakil Perdana Menteri China Liu He akan mengunjungi AS pada 30-31 Januari mendatang untuk pembicaraan perdagangan berikutnya.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan pasar menyambut positif pertemuan itu dengan harapan kesepakatan tarif antara AS-China.

“Data-data ekonomi China belakangan ini menunjukkan penurunan, bahkan PMI (purchasing managers index) sektor manufatur sudah di bawah level 50 yang artinya kontraksi,” katanya.

Dengan adanya kesepakatan, lanjut dia, maka diharapkan dapat menahan perlambatan ekonomi, mengingat perlambatan China akan berdampak pada global dan ekonomi Asia.

“Ekonomi China merupakan salah satu motor ekonomi Asia,” katanya.

2 dari 3 halaman

BI: Rupiah Berada dalam Tren Penguatan

Sebelumnya, rupiah mengawali tahun 2019 ini dengan kondisi yang cukup baik. Bank Indonesia (BI) menyebutkan Rupiah saat ini tengah dalam tren menguat. Penguatan dimulai sejak akhir tahun lalu dan terus berlanjut pada Januari 2019.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan tren penguatan Rupiah tersebut dakan mendukung stabilitas harga di dalam negeri.


“Nilai tukar Rupiah dalam tren menguat sehingga mendukung stabilitas harga. Rupiah pada Desember 2018 secara rerata menguat sebesar 1,16 persen, meskipun secara point to pointsedikit melemah sebesar 0,54 persen,” kata Perry pada Kamis 17 Januari 2019.

Dia mengungkapkan penguatan Rupiah antara lain dipengaruhi aliran masuk modal asing akibat perekonomian domestik yang kondusif dan imbal hasil domestik yang tetap menarik, serta ketidakpastian pasar keuangan global yang sedikit mereda.

“Dengan perkembangan yang cenderung menguat menjelang akhir tahun 2018, Rupiah secara rerata keseluruhan tahun 2018 tercatat mengalami depresiasi sebesar 6,05 persen, atau secara point to point sebesar 5,65 persen dibandingkan dengan level tahun sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, depresiasi atau pemelahan Rupiah secara point to point tersebut lebih rendah dibandingkan dengan depresiasi mata uang negara lain seperti Rupee India, Rand Afrika Selatan, Real Brasil, dan Lira Turki.

“Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati risiko ketidakpastian pasar keuangan global dengan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya dengan tetap mendorong berjalannya mekanisme pasar, dan mendukung upaya-upaya pengembangan pasar keuangan,” jelas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

3 Momen Indah yang Bikin Sejuk Debat Capres Cawapres 2019

Liputan6.com, Jakarta – Ketegangan dalam debat capres sudah terasa sebelum acara berlangsung. Hal itu terlihat dari adanya ribuan personel gabungan hingga kendaraan taktis yang bersiaga di sekitar lokasi acara.

Tak hanya itu, masing-masing pendukung pasangan calon juga berkumpul di sekitar lokasi acara debat capres. Masing-masing kubu mengenakan pakaian serta yel-yel khas mereka.

Bahkan untuk menghindari hal yang tak diingin, mereka dipisahkan dengan pendukung lainnya. Petugas keamanan pun terus memantau agar proses debat capres dapat berjalan dengan baik dan aman.

Namun di balik ketegangan para pendukung dalam debat capres, keadaan berbeda justru terlihat dari kedua pasangan calon. Kedua calon maupun petinggi partai pendukung tampak berbaur sehingga menyejukkan suasana yang tengah panas.

Berikut ini momen-momen indah yang dapat menyejukkan suasana debat capres:

2 dari 4 halaman

1. Prabowo-Sandiaga Selfie dengan Megawati dan Puan

Terdapat momen menarik yang terjadi di ruang VIP Hotel Bidakara. Capres dan Cawapres Prabowo-Sandiaga terlihat hadir memakai setelan jas dan peci langsung menyalami Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, hingga Ketum PPP M Romahurmuziy. Dalam ruang tersebut terlihat juga politisi PDIP Puan Maharani.

Prabowo-Sandi, Megawati dan Puan terlihat melakukan swafoto bersama. Istri Sandiaga, Nur Asia juga ikut dalam swafoto tersebut.

3 dari 4 halaman

2. Sandiaga Cium Tangan Ma’ruf Amin

Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga saat debat akan dimulai saling menyapa. Baik Prabowo Subianto dan Joko Widodo saling berjabat dengan ramah. Namun cawapres Sandiaga Uno memilih mencium tangan Ma’ruf Amin. Keduanya terlihat ceria.

Masing-masing kandidat pun menggunakan kostum berbeda. Jokowi-Ma’ruf mengenakan setelan putih dan Prabowo-Sandi memilih menggunakan setelan jas hitam. Mereka semua kompak mengenakan peci hitam.

4 dari 4 halaman

3. Kedua Pendukung Duduk Bareng

Sekitar 200 anak muda pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf duduk bareng dengan pendukung capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Mereka menggelar acara nonton bareng (nobar) debat capres – cawapres.

Mereka berkumpul di sebuah kafe di kawasan Kebayoran Baru. Mereka tampak akrab satu sama lain meskipun berada di barisan pendukung capres berbeda. Para pendukung Jokowi-Ma’ruf yang menginisiasi acara ini menggunakan kostum warna putih dan pendukung Prabowo-Sandi menggunakan kostum kasual.


Reporter: Syifa Hanifah

Sumber: Merdeka.com.



Saksikan video pilihan berikut ini: