Taufik Kurniawan Dinonaktifkan dari PAN, Dicopot dari Pimpinan DPR

Jakarta – Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ditahan KPK terkait kasus suap Rp 3,65 miliar dari Muhamad Yahya Fuad selaku Bupati Kebumen. Taufik yang menyandang status tersangka KPK langsung dinonaktifkan oleh PAN dan dicopot dari posisi Pimpinan DPR.

“Kita nonaktifkan yang bersangkutan dari DPP (PAN),” ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (2/11/2018).

Eddy mengatakan, Taufik juga akan diproses pergantian antarwaktu (PAW). Mengenai penggantinya, Eddy mengatakan belum ada informasi lanjutan.

“Dan akan proses pergantian pimpinan DPR dan PAW Taufik Kurniawan di DPR RI,” ucapnya.

KPK menetapkan Taufik Kurniawan dan Ketua DPRD Kebumen, Cipto Waluyo sebagai tersangka. Untuk Taufik, dia diduga menerima sekurang-kurangnya Rp 3,65 miliar dari Yahya Fuad selaku Bupati Kebumen. Dia memberikan suap itu ke Taufik terkait perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada APBN-P 2016.

KPK kemudian memanggil Taufik sebanyak 2 kali untuk diperiksa, namun dia tak hadir. Lewat pengacara, dia pun meminta penjadwalan ulang pada 8 November 2018.

Namun, Taufik tiba-tiba hadir di Gedung KPK, Jumat (2/11/2018) hari ini. Setelah diperiksa KPK, Taufik akhirnya ditahan. Dia sempat bicara soal rekayasa manusia saat menuju mobil tahanan.

(rvk/imk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *