Melihat Masa Muda Ani Yudhoyono, Ditemani Caktor hingga Menolak Asmara

Liputan6.com, Jakarta – Ani Yudhoyono yang lahir dari keluarga Sarwo Edhie Wibowo sudah terbiasa hidup dengan latar belakang TNI. Sebelum menikah dengan SBY, Ani juga pernah tinggal di Komplek RPKAD.

Kuatnya pengaruh gaya hidup sederhana dari kedua orangtua membuatnya tidak ada keinginan menjadi seperti anak gaul Jakarta. Dirinya hanya mendekam saja sebagai anak-anak RPKAD Cijantung yang bergaul hanya di sekitar kompleks. Fase masa mudanya sangat mempengaruhi pembentukan mental Ani keepan.

“Maka sesulit apa pun, berjuanglah untuk terus berada di bidang putih. Jika kita berdiri di atas titik yang benar, kita bisa membawa cahaya kepada semua warna. Yang putih tetap terang. Yang hitam terpanggil menuju terang. Dan yang abu-abu menjadi mantap memilih jati diri yang baik, yang memutihkan dirinya. Inilah kalimat Papi mengenai kepemimpinan yang kelak sangat berguna membentuk mentalku.”

Demikian kata Ani Yudhoyono dikutip dari buku Kepak Sayap Putri Prajurit, Karya Alberthiene Endah, Jumat (15/2/2019).

Peristiwa G30S PKI merupakan pembelajaran pertama bagi dirinya. Dalam situasi saat itu, Ani dan anak-anak kompleks RPKAD menjadi lebih dewasa. Sebab semua menyadari keluarga RPKAD sedang berada dalam situasi yang berbahaya karena isu yang beredar.

Sang ayah yang diberi tugas untuk menumpas PKI, kerap bepergian. Sekali pergi bisa berbulan-bulan demi mencari sisa-sisa pengikut PKI.

Hal itu sering membuat Ani Yudhoyono bertanya pada dirinya sendiri, “Apa ibu tidak gelisah ditinggal suami yang entah bagaimana nasibnya.” Tetapi ia tahu bahwa ibunya adalah sosok yang tangguh dan seorang istri tentara sejati.

Saat G30S PKI sudah mereda dan menuju era Orde baru, sang ayah membawa kabar mengejutkan. “Papi akan pindah ke Medan,” kata Ani. Saat itu situasinya ia akan melakukan ujian SMP.

Akhirnya dibuatlah keputusan agar sang ayah dan ibu berangkat terlebih dulu. Kemudian disusul anak-anak setelah urusan sekolah mereka beres.

2 dari 3 halaman

Tidur Ditemani Caktor

Tinggal di Medan berbeda dengan situasi saat di Cijantung. Rumah mereka terletak di pinggir jalan. Saat itu sedang populer kendaraan bernama caktor, alias becak motor. Kendaraan ini beroperasi tanpa kenal waktu dan mengeluarkan suara yang memekakkan telinga. Hal itu yang menyebabkan mereka sulit tidur di malam hari.

Seiring berjalannya waktu sang Ayah dipindah ke Irian Jaya menjadi Pangdam XVII Cendrawasih. Keluarga harus pindah kembali. Tapi situasi Irian Jaya saat itu masih belum memungkinkan. Terutama untuk pendidikan, khususnya bagi Wiwiek yang harus berkuliah. Akhirnya empat anak terbesar kembali tinggal di Cijantung.

Setelah kembalinya Ani dan saudara ke Cijantung, dirinya kembali melanjutkan sekolah di SMA Slamet Riyadi, Cijantung sebelum mendapatkan kembali sekolah negeri. Tahun 1968 Ani dan saudarinya mendaftar di SMA 24. Inilah masa SMA seorang Ani Yudhoyono.

Sekolah di SMA 24 berbeda dengan sekolah di Medan yang murid-muridnya sangat patuh. “Pada hari pertama aku masuk, ada pelajaran menggambar. Gurunya sering terkantuk-kantuk. Pada saat itulah aku menyaksikan ragam perilaku yang mencengangkan. Murid cowok asyik mengepulkan asap rokok dan yang cewek dengan santai menarik sesuatu dari kolong meja, mangkuk bakso! Astaga!” kata Ani Yudhoyono.

Mulai dari situ, Ani memahami karakter kawannya. Hari-hari awal bersekolah memang butuh adaptasi. Kemudian Ani semakin dekat dengan sejumlah siswa.

Teman-teman di SMAnya merasa kaget, “Anak jenderal kok sekolah di sini?”. Tapi Ani menjelaskan bahwa keluarganya memang hidup sederhana saja.

Masa SMA Ani sama seperti anak SMA pada umumnya. Diisi dengan belajar, olahraga, main, makan di kantin, bahkan diwarnai dengan perkelahian dan candaan masa remaja.

3 dari 3 halaman

Menolak Asmara

Walau rajin belajar, Ani tidak menutup diri dari pergaulan. Pergi ke pusat perbelanjaan, berenang, atau hanya berkumpul di rumah bersama kawan sering dilakukan.

Asmara remaja bukan hal yang asing bagi anak SMA. Laki-laki yang naksir Ani juga ada. Tapi Ani memang tidak berani menanggapi. Sebab Ani hanya tinggal bersama Saudarinya, tanpa orangtua. Ibunya sudah mewanti-wanti agar semua anak bisa menjaga sikap sebagai remaja putri.

Tanpa nasihat dari Ibu sebenarnya Ani juga enggan berpacaran. Selain itu, para pria di kompleks Cijantung juga menjaga perempuan di kompleksnya. Seakan tak rela jika wanita dikompleks tersebut dipacari oleh lelaki luar.

Itulah masa muda Ani sebelum akhirnya bertemu sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono.

Selepas SMA, Ani mengambil kuliah kedokteran. Hingga saat dirinya memasuki tahun ketiga kuliah, Ani bertemu SBY saat masih menjadi taruna. Hingga akhirnya saat SBY diwisuda menjadi AKABRI terbaik, orangtuanya bertemu Ayah dan ibu untuk melamar Ani. Kini usia pernikahan mereka telah menginjak 42 tahun.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Momen Indah ‘Tawuran’ Emak-Emak Beda Dukungan Politik Ini Bikin Adem Seketika

Liputan6.com, Jakarta – Tinggal beberapa minggu lagi, Indonesia akan merayakan pesta demokrasi serentak. Ya, tanggal 17 April 2019 akan dilaksanakan Pemilihan Umum serentak yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan juga Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg). 

Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa santun dan guyub. Sikap seperti itulah yang mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman di Bumi Nusantara. Apalagi demokrasi Indonesia saat ini sudah berkembang dengan baik.

Ajang pemilihan umum ini bisa menjadi wahana untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa meski berbeda pilihan politik. Jangan sampai pemilu ini dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang ingin memecah belah bangsa.

2 dari 3 halaman

Momen Indah yang Langka

[embedded content]

Seperti yang baru-baru ini viral di media sosial, pertemuan tidak sengaja antara pendukung Pasangan Calon Nomor 1 dan Nomor 2. dalam video tersebut tampak keseruan dan momen indah dari pendukung kedua paslon seperti Liputan6.com kutip dari Merdeka.com, Jumat (15/2/2019).

Koalisi Perempuan Tangguh Pilih Jokowi-Amin (Pertiwi) mengadakan acara temu relawan di Pondok Indah Mall 1, Jakarta, Rabu (13/2/2019) kemarin. Menariknya, dalam acara konsolidasi itu secara tidak sengaja pendukung Jokowi itu bertemu dengan relawan pendukung Prabowo-Sandiaga.

Pendukung Jokowi mengenakan kemeja putih dengan syal merah. Sementara relawan Prabowo-Sandi memakai kemeja biru muda. Hebatnya lagi, bukan perdebatan atau saling ejek yang terjadi. Namun yang membuat semakin hati tentram adalah kedua pendukung ini malah saling berpelukan dan bersalaman.

Dalam video tersebut terlihat jelas emak-emak ini justru saling berpelukan dan bersalaman sebagai dukungan terhadap kampanye damai. Keduanya tampak saling berpelukan dan bernyanyi yel-yel pendukung masing-masing.

3 dari 3 halaman

Pertemuan Tak Sengaja Emak-emak Pendukung Jokowi dan Prabowo

“200 Relawan Pertiwi Goes to Mall berjumpa dengan pendukung 02 dan kami saling peluk dan salaman sambil yel masing2. #PertiwiKampanyeDamai,” kata Ketua Umum Pertiwi, Putri K. Wardhani kepada wartawan, Kamis (14/2/2019) seperti Liputan6.com kutip dari Merdeka.com, Jumat (15/2/2019).

Putri lantas menjelaskan kehadiran para relawan Jokowi di PIM. Menurut dia, pertemuan dilakukan untuk saling berbagi pengalaman dalam melakukan penetrasi ke berbagai lokasi di Jakarta dan daerah-daerah lain di Tanah Air.

Selain itu, untuk memberikan informasi yang benar mengenai program-program Jokowi-Amin. Selain itu juga memberikan informasi keberhasilan yang telah dicapai Jokowi selama ini, terutama yang dapat dirasakan langsung para perempuan di Indonesia.

Viralnya video emak-emak beda dukungan politik ini namun akur ini tentu saja menjadi momen langka. Ya, dengan munculnya video seperti ini tentu membuat suasana perpolitikan yang memanas menjadi adem seketika. Video yang sudah tersebar luas di media sosial ini pun lantas banjir pujian dari banyak orang.

Avril Lavigne Berkolaborasi dengan Nicki Minaj

Liputan6.com, Boston – Avril Lavigne membocorkan lagu terbarunya. Melalui Instagram, Avril Lavigne memberitahu penggemarnya tentang lagu baru berjudul “Dum Blonde”.

Uniknya pada lagu “Dum Blonde” ini, Avril Lavigne berduet dengan rapper Nicki Minaj. Lagu tersebut turut menjadi bagian dalam album terbarunya, Head Above Water yang rencananya akan dirilis pada 15 Februari 2019, hari ini.

“Sudah rilis! Dumb Blonde berkolaborasi dengan sang legenda Nicki Minaj. Ia merupakan sosok yang luar biasa, tangguh, dan tak pernah menyerah. Aku mendengarkan Fly, Bed, dan Starships sepanjang waktu,” tulis Avril Lavigne sebagai keterangan foto di Instagram.

Musisi kelahiran 27 September 1984 ini mengungkapkan jika lagu “Dumb Blonde” bisa menjadi ‘anthem’ untuk orang-orang yang kerap direndahkan.

2 dari 3 halaman

Nicki Minaj Girang

“Pertahankan kepercayaan dirimu dan jangan biarkan siapapun mendiktemu bagaimana kau harus menjadi. Saya harap kalian menyukainya,” lanjutnya.

Kegembiraan tidak hanya dirasakan oleh Avril Lavigne saja, namun hal tersebut juga dirasakan oleh Nicki Minaj. Rapper kelahiran 8 Desember 1982 itu mengaku jika dirinya sudah mengidolakan Avril Lavigne sejak lama.

3 dari 3 halaman

Album Keenam

“Aku biasanya pergi ke tempat kerjaku di Red Lobster sembari memutar lagu milik perempuan ini setiap hari selama berbulan-bulan. Crying to “I’m with you”, blasting “complicated” “things I’ll never say” “nobody’s fool” “sk8er boi”. Perempuan ini luar biasa berbakat,” kicaunya di Twitter.

Lagu “Dumb Blonde” menjadi promosi lanjutan untuk album keenam Avril Lavigne, Head Above Water. Sebelum ini, ia pernah merilis single yang berjudul “Tell Me It’s Over” dan “Head Above Water”. (Fimela.com/ Musa Ade)

Video ‘Kemesraan’ Pendukung Jokowi dan Prabowo Viral, Ini Faktanya

Jakarta – Video ‘kemesraan’ pendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno viral. Kedua pendukung berkumpul bersama di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan.

Dalam video yang beredar, kedua pendukung itu tampak meneriakkan nama masing-masing capres secara bersamaan sembari berpose salam jari di pusat perbelanjaan tersebut. Bahkan, tampak beberapa orang dari kedua pendukung yang berpelukan dan cipika-cipiki (cium pipi kanan-cium pipi kiri).

Kedua pendukung yang bertemu itu adalah Perempuan Tangguh Jokowi (Pertiwi) dan para Alumni SMA se-Bulungan yang baru saja mendeklarasikan dukungan ke Prabowo-Sandiaga di Kawasan Pondok Indah, Jaksel. Mereka bertemu tanpa sengaja.

Ketua Panitia Deklarasi Alumni SMA se-Bulungan, Mitha Uteq Hikmayudi, menjelaskan awal mula pertemuan itu. Dia mengatakan, pertemuan dengan para pendukung Jokowi itu dilakukan tanpa sengaja dan rekayasa.

“Jadi kami kan dari acara deklarasi di Rumah Ramai. Kami kemudian ngumpul ke Foodcourt PIM. Biasa kan, kami ngumpul makan-makan sambil foto bareng. Ternyata di lantai bawah ada pendukung Jokowi. Terus pas mereka ke atas, mereka ketemu kami deh,” ujar Uteq saat dihubungi detikcom, Kamis (14/2/2019).

Video 'Kemesraan' Pendukung Jokowi dan Prabowo Viral, Ini FaktanyaFoto: Facebook Mitha Uteq Hikmayudi

Kendati bertemu tanpa sengaja, Uteq mengaku memang mengenal beberapa orang yang tergabung dalam relawan perempuan Jokowi-Ma’ruf itu. Beberapa di antaranya merupakan teman arisan dan juga alumni salah satu SMA di Bulungan.

“Kebetulan, saya kenal sama beberapa dari mereka. Teman-teman arisan juga, arisan dolar. Ada juga yang alumni SMA di Bulungan. Karena saling kenal, akhirnya kami saling nyapa,” katanya.

Tak hanya saling sapa, Uteq mengatakan, mereka juga menyempatkan mengabadikan momen kebersamaan itu. Meski masing-masing meneriakkan nama capres yang didukung juga tidak menghentikan momen ‘kemesraan’ mereka.

“Terus kami teriak Prabowo, Prabowo. Mereka juga teriak-teriak Jokowi, Jokowi. Tapi nggak papa. Kami nggak ribut. Kami malah ngumpul bareng. Kan mereka teman-teman saya juga,” tutur Uteq.

“Beda pilihan kan boleh ya . Pertemanan nomor satu, presiden nomor dua,” imbuhnya.

(mae/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Soal Petani yang Curhat ke Sandi, TKN Singgung ‘Politisi Anak Mami’

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menilai curhat petani bawang bernama Subkhan di Brebes, Jawa Tengah, kepada cawapres Sandiaga Uno sebagai sebuah sandiwara. TKN lalu menyinggung ‘politisi anak mami’ yang kerap mengadu ke orang tuanya terkait sandiwaranya yang gampang ditebak.

“Rakyat tidak bisa dibohongi dan dibodohi dengan sandiwara seperti ini. Boleh saja bersandiwara, tapi jangan sandiwara murahan yang gampang ketahuan dan pakai ngadu segala sama Mami. Tak terhindarkan lah untuk disebut ‘politisi anak mami’,” kata juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Selasa (12/2/2019).

Ace menegaskan sebutan ‘politisi anak mami’ itu bukan bermaksud merendahkan ibunda Sandiaga, Mien Uno. Ace hanya merasa heran sebab desakan untuk meminta maaf terkait tagline ‘Sandiwara Uno’ justru disampaikan oleh Mien Uno, bukan langsung dari Sandiaga.

“Sekali lagi, kami menghormati Ibu Mien Uno yang telah berhasil mendidik dan membesarkan seorang Sandiaga Uno sehingga menjadi Cawapres. Itu artinya dengan anaknya, Sandi telah menjadi politisi nasional yang tangguh. Namun, saya merasa heran, jika karena dituduh melakukan sandiwara harus beliau yang mendesak minta maaf. Jangan sampai terkesan Sandiaga Uno ini ‘politisi anak mami’,” ujar dia.

Kembali ke soal curhat petani bawang, Ace mengatakan hal tersebut penuh dengan kepalsuan. Bagi Ace, terlalu bodoh kalau curhatan antara petani bawang dengan Sandiaga itu bukanlah sebuah sandiwara.

“Apakah video ini bukan Sandiwara yang dimainkan Sandi Uno? Terlalu bodoh rasanya kalau ini bukan sebuah Sandiwara. Terlalu kentara dan kasat mata sandiawara ini dimainkan.

Menurut Ace, percakapan dalam dua orang itu sangat tidak logis. Apalagi, sambung Ace, Subkhan merupakan eks komisioner KPUD.

“Sandiwara ini jelas-jelas dimainkan oleh seseorang yang pura-pura menghadapi masalah ekonomi dengan tangisan air mata palsu. Terlihat kentara untuk menunjukan bahwa dirinya terlilit masalah ekonomi,” imbuh dia.

Sebelumnya, sosok petani bawang di Brebes, Jawa Tengah, Muhammad Subkhan, yang bertemu dengan cawapres Sandiaga Uno jadi sorotan di media sosial. Setelah ditelusuri, Subkhan ternyata merupaka alumnus Fakultas Geografi UGM pada 2005. Ia juga disebutkan menjabat sebagai anggota KPU hingga Oktober 2018.

Subkhan mengaku pekerjaan utamanya adalah petani. “Saya bukan tim sukses capres manapun. Saat ini saya adalah petani. Saya selalu hadir karena ingin memperjuangkan nasib petani bawang,” tegas Subkhan.
(knv/idn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Masuk Radar Juventus, Marcelo Pilih Hormati Kontrak di Real Madrid

Madrid – Bek Real Madrid, Marcelo, kerap dikabarkan masuk dalam daftar belanja Juventus pada bursa transfer musim panas 2019. Meski mengagumi Juve, Marcelo tetap menghormati kontraknya bersama Madrid.

Bek timnas Brasil itu menjadi satu di antara pemain buruan I Bianconeri. Juventus butuh pemain seperti Marcelo untuk menghuni pos di sisi kiri pertahanan.

Rencana Juve merekrut Marcelo mendapat dukungan dari Cristiano Ronaldo. Bahkan, Ronaldo disebut-sebut coba merayu mantan rekannya di Real Madrid tersebut untuk melanjutkan kariernya bersama skuat Putih-Hitam.

Marcelo mengaku jika Juventus merupakan klub idolanya. Akan tetapi, pemain 30 tahun tersebut belum berniat untuk pergi dari Los Blancos, karena masih terikat kontrak sampai 30 Juni 2022.

“Kita membicarakan mengenai klub yang tangguh. Saya ingat jika saya sering mengikuti mereka ketika Nedved masih membela Juventus, dan saya juga bertukar jersey dengannya,” ucap Marcelo.

“Tetapi hari ini saya berada di Real Madrid dan saya masih terikat kontrak, saya tidak tahu dari mana suara-suara itu berasal. Jika ada perjanjian atau negosiasi, saya akan mengatakannya,” lanjutnya.

Sumber: Calciomercato

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Formasi: Menanti Drama Fase Gugur Liga Champions 2018/19

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 16 tim terbaik Eropa akan tampil pada fase gugur Liga Champions 2018/19. Hasil di leg pertama bakal menentukan langkah masing-masing tim menuju babak berikutnya. 

Babak 16 besar Liga Champions musim ini bakal dimulai, Rabu, 13 Februari 2019 dinihari WIB. Di hari pertama, Manchester United bakal menjamu Paris Saint Germain (PSG) di Old Trafford. Sementara AS Roma bakal bertemu wakil Portugal, FC Porto di Stadio Olimpico.  

Ini jadi ujian perdana MU bersama Solskjaer di ajang Liga Champions. Kecerdikan pelatih asal Norwegia itu kembali diuji setelah sukses menorehkan 10 kemenangan dari 11 laga. 

Seperti diketahui, performa MU mencuri perhatian sejak ditinggal Jose Mourinho akhir tahun lalu. Kehadiran Solskjaer yang ditunjuk sebagai manajer sementara mengubah Setan Merah menjadi tim yang belum terkalahkan. Bahkan kemenangan demi kemenangan yang ditorehkan membawa MU ke posisi empat klasemen sementara Liga Inggris musim ini. 

MU mulai melewati rival-rival terkuat seperti Chelsea yang kini terpaut 1 poin. The Blues harus rela tergusur setelah tim besutan Maurizzio Sarri itu dihancurkan Manchester City 0-6. MU melambung setelah sehari sebelumnya berhasil mengalahkan Fulham dengan skor 3-0. 

Performa gemilang MU bersama Solskjaer kini mendapat ujian di level yang lebih tinggi. Mental bertanding para pemain bakal kembali diuji saat menjamu PSG di Old Trafford. Hanya saja, Solskjaer harus memutar otak mengingat laga berat lain juga menanti Setan Merah. 

Rotasi pemain pun jadi pilihan terbaik Solskjaer. Sejumlah pemain disimpan saat MU bertemu Fulham. Marcus Rashford yang kembali bersinar disimpan dalam duel ini. Begitu juga dengan bek tangguh, Victor Lindelof. Mereka diharapkan bisa pulih saat bertemu PSG. 

“Ada beberapa ketidaknyaman, Marcus Rashford mengalami keram saat melawan Leicester City. Kami tidak ingin mengambil risiko,” kata Solskjaer. 

“Di belakang, Victor Lindelof memang cedera. Tapi tidak terlalu mengkhawatirkan. Keduanya seharusnya baik-baik saja untuk hari Selasa,” ujar mantan pemain MU tersebut. 






2 dari 4 halaman

Tanpa Neymar

Meski demikian, tuan rumah setidaknya bisa bernafas lega. Pasalnya, tim lawan datang dalam kondisi compang-camping. Les Parisien harus kehilangan striker andalannya Neymar. Pemain asal Brasil itu dipastikan absen melawan MU karena mengalami cedera cukup parah. 

Neymar menderita cedera metatarsal saat PSG bertanding melawan Strasbourg pada ajang Coupe de France beberapa waktu lalu. Kondisi mantan pemain Santos itu bertambah buruk karena cedera tersebut berada di tempat yang membuatnya absen 4 bulan musim lalu. 

Kehilangan Neymar tentu saja jadi pukulan telak bagi PSG. Sebab, pemain yang diboyong dari Barcelona itu merupakan salah satu mesin gol Les Parisien. Musim ini saja, Neymar sudah mengemas 20 gol dalam 23 penampilan bersama PSG di semua kompetisi. 

“Sekarang, ini waktu yang sulit bagi kami karena Ney (Neymar) cedera. Bagi kami, Ney adalah pemain yang sangat penting, karena dia telah melakukan hal-hal luar biasa untuk tim selama tiga bulan terakhir,” kata kiper PSG, Gianluigi Buffon seperti dilansir Four Four Two.

Beban pelatih PSG, Thomas Tuche, semakin bertambah setelah penyerang lain, Edinson Cavani juga dipastikan absen saat bertemu MU. Pemain asal Uruguay itu mengalami cedera panggul saat PSG mengalahkan Girondins de Bordeaux, Sabtu lalu. Diagnosa dokter usai pertandingan juga menunjukkan hasil yang kurang baik. Mantan pemain Napoli tersebut ternyata  mengalami otot paha kanan yang memaksanya absen hingga bulan depan.

Selain Neymar dan Cavani, PSG juga terancam tanpa bek andalannya, Thomas Meunier. Posisi pemain asal Belgia tersebut mengalami gegar otak ringan usai bertabrakan dengan rekannya, François Kamano saat latihan kemarin. Posisinya lalu digantikan Colin Dagba. 

Menurut Solskjaer, absennya pemain-pemain hebat bakal mengurangi bobot duel MU vs PSG. “Saat Anda bertemu tim hebat, Anda ingin bertarung melawan para pemain. Publik ingin melihat pemain-pemain terbaik. Sangat mengecewakan bagi Old Trafford,” katanya.

Tanpa pemain bintang, pertandingan menurut Solskjaer bakal terasa hambar. Sebab kehadiran pemain-pemain hebat juga memberikan semangat tambahan bagi pemain. 

 “Saya sudah beberapa kali bermain saat kami bertemu Real Madrid dan Ronaldo dan Figo dan semua yang pernah ke Old Trafford.  Ini memberikan semangat tambahan,” katanya. 



3 dari 4 halaman

Kiprah Pemain Debutan

Sementara itu, babak 16 besar Liga Champions 2018/19 bakal jadi panggung bagi sejumlah pemain baru. Sebab seluruh kontestan tidak melewatkan kesempatan untuk memasukkan 3 nama baru sesuai aturan UEFA untuk memperbesar peluang meraih gelar juara.  

Satu nama yang mencuri perhatian adalah Arlvaro Morata yang akan memperkuat Atletico Madrid. Pemain asal Spanyol tersebut baru saja diboyong dari Chelsea dan langsung didaftarkan untuk tampil pada babak 16 besar. (Ikuti berita lengkapnya di sini). 

Liverpool juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memasukkan nama Alex Oxlade Chamberlain setelah sempat absen selama setengah musim akibat cedera. Sedangkan Barcelona memasukkan nama Kevin Prince Boateng yang baru dipinjam dari Sassuolo.



4 dari 4 halaman

Jadwal Leg 1

13 Februari 2019

Manchester United vs PSG

AS Roma vs FC Porto


14 Februari 2019

Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund

Ajax Amsterdam vs Real Madrid


20 Februari 2019

Olympique Lyonnais vs Barcelona

Liverpool vs Bayern Munchen


21 Ferbruari 2019

Schalke 04 vs Manchester City

Atletico Madrid vs Juventus


Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Morning Ride ke Bogor Tandai Pengujian Corsa M5 oleh JMC

Liputan6.com, Jakarta – Untuk mengetes ban terbarunya Corsa M5, PT Multistrada Arah Sarana Tbk mengajak komunitas jurnalis pengguna Yamaha Max Series, Journalist Max Comummunity (JMC) untuk morning ride ke Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/2/2019).

Tujuan utama kegiatan ini, untuk memberikan pengalaman kepada anggota JMC untuk merasakan ban terbaru yang memang diciptakan khusus untuk skutik premium, seperti Yamaha NMax.

“Sejak diluncurkan Oktober tahun lalu, di Bali, kami selalu menggelar Touring Jelajah Tangguh. Di setiap touring, kami selalu menggandeng komunitas untuk mendapatkan insight dari pengalaman mereka saat mengendarai motornya dengan ban kami,” jelas M. Sulkan Arif, Technical Support National PT Multistrada Arah Sarana Tbk., di Bogor, Jawa Barat.

Touring santai ini, dimulai dari Wisma Achilles yang berlokasi di bilangan Kedoya, Jakarta Barat. Menempuh jarak kurang lebih 60 km, puluhan anggota JMC menuju lokasi tujuan yang berada di Highland Park Resort, di kaki Gunung Salak Bogor, Jawa Barat.

Dengan Kondisi jalan dari Jakarta-Bogor yang beragam, setali tiga uang dengan sebagian besar jalur yang dilewati para pengguna sepeda motor sehari-hari. Jalanan dengan aspal yang mulus, sebagian aspal rusak, jalanan berbatu, dan medan menanjak menuju kaki Gunung Salak, jadi menu yang harus dilewati pada pengujian awal.

Perjalanan singkat ini merupakan bagian awal dari pengujian komprehensif yang dilakukan JMC dan Corsa selama beberapa waktu ke depan. Diharapkan, dari pengujian pada kegiatan sehari-hari, menghadapi berbagai kondisi serta situasi nyata saat berkendara, dapat diketahui performa sesungguhnya dari Corsa M5.

“Ban merupakan salah satu komponen penting yang ada pada motor. Perjalanan singkat selama dua hari ini, menjadi pembuktian awal bahwa Corsa mampu memproduksi ban skutik 150 cc yang cocok untuk penggunaan sehari-hari,” jelas M. Ikhsan, Sekretaris Jenderal JMC di tempat yang sama.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Untuk diketahui, ban Corsa M5 merupakan si kulit bundar terbaru dari seri premium, Corsa Platinum. Ban ini sudah menggunakan teknologi yang cukup canggih, Ecosave. Teknologi ini menawarkan kompon yang homogen, dengan cara memadukan carbon black dan silica untuk menghadirkan ban yang lebih awet.

Kompon ban juga berjenis Medium to Soft, yaitu jenis kompon yang sifatnya lebih empuk dari ban biasa. Meski empuk, durabilitasnya juga diklaim baik dan mampu digunakan secara optimal hingga 15 ribu km (ban depan) dan 12 ribu km (ban belakang).

Pola blok yang sporty dan lebih dalam dihadirkan untuk meningkatkan visual ban dengan gaya yang lebih sporty. Alur telapak itu dibuat lebih dalam dengan maksud meningkatkan masa pakai ban. Pattern ban ini juga disajikan dengan konsep reverse (depan dan belakang berlawanan).

Fitur ini diadopsi untuk mengoptimalkan performa cengkeram ban saat kecepatan tinggi. Kondisi dinding ban juga dirancang sedemikian rupa untuk membuatnya makin kokoh dan stabil kala menghadapi berbagai kondisi jalan raya.

Pada dinding ban juga diberikan rim guard, sebuah fitur yang menebalkan bagian yang bersinggungan dengan pelek untuk melindungi pelek dari benturan sisi.

4 Cara Jitu untuk Meningkatkan Kekuatan Mental

Liputan6.com, Jakarta – Bayangkan jika Anda seolah-olah otot. Sama seperti pergi ke gym dan bekerja untuk membangun kekuatan fisik. Anda juga harus berkomitmen untuk melenturkan otot mental.

Pada akhirnya, kesuksesan adalah permainan pola pikir. Melansir dari lifehack.org, Jumat, 8 Februari 2019, untuk menjadi orang yang lebih tangguh secara emosional, kekuatan mental adalah kunci yang membantu Anda sampai pada titik mental yang terkuat. Yuk, jelajahi 5 cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan mental.

1. Kembangkan Keyakinan yang Tak Kuat

Tidak ada yang dilahirkan dengan keyakinan yang tak kuat. Siapa pun yang Anda temui akan memiliki sifat ini karena mereka telah bekerja tanpa lelah untuk membangunnya.

Ketika hidup membuat Anda jatuh, itu bisa membuat kepercayaan diri menurun drastis. Jika Anda tidak percaya pada kemampuan diri untuk mengatasi suatu masalah, Anda akan menyerah dan itu tanda kegagalan pertama.

2. Ambil Tanggung Jawab untuk Hidup

Ketika rasanya dunia mengalah pada Anda, mudah untuk menyalahkan dunia atas masalah yang Anda hadapi. Namun, mengadopsi pola pikir ini hanya berfungsi untuk melemahkan Anda.

Jika Anda terus-menerus berkata, “Hal-hal buruk selalu terjadi pada saya”, hidup akan terus-menerus terasa seperti perjuangan. Semesta mendengarkan, jadi berhati-hatilah dengan kata-kata yang Anda ucapkan.

3. Jadikan Kemunduran untu Bertumbuh

Kemunduran tidak fatal atau permanen. Kadang-kadang Anda harus mencapai ambang emosional atau dasar sebelum kamu akhirnya siap untuk mengubah hidup. Jika kamu merasa berada di bawah sekarang, kabar baiknya adalah Anda tidak bisa lebih rendah. Satu-satunya cara adalah bangkit.

Kemunduran menawarkan peluang besar untuk mengarahkan dan memfokuskan kembali hidup Anda, tetapi terserah Anda untuk melihatnya seperti itu. Dorong diri Anda untuk membingkai ulang tantangan pada diri sebagai peluang untuk pertumbuhan.

4. Kuasai Emosi

Ketika segalanya berantakan, bagaimana reaksi Anda? Apakah kamu panik dan kehilangan kendali, atau apakah Anda duduk, menilai situasi dan mengambil tindakan?

Anda tidak selalu bisa mengendalikan perasaan. Perasaan dimaksudkan untuk dirasakan dalam totalitasnya. Satu-satunya hal yang dapat Anda kendalikan adalah bagaimana merespons perasaan diri. (Adinda Kurnia Islami)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Okocha: PSG Hadapi MU Tanpa Neymar? Bukan Masalah

Jakarta – Jay-jay Okocha tak khawatir jika Neymar absen saat melawan Manchester United. Legenda Paris Saint-Germain ini yakin pemain lain mampu menggantikan peran Neymar.

PSG bakal bertandang ke Stadion Old Trafford untuk menghadapi MU pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB. Neymar dipastikan absen karena sedang dibekap cedera metatarsal, yang dideritanya sejak 24 Januari lalu.

Absennya Neymar dikhawatirkan akan memengaruhi kekuatan PSG. Mengingat superstar sepakbola Brasil itu tampil gemilang usai membukukan 20 gol dan 11 assist di sepanjang musim ini.


Namun kekhawatiran tersebut tak berlaku bagi Okocha. Menurut dia, PSG akan tetap tangguh sekalipun Neymar absen.

“Tentu tak masalah karena PSG bukanlah hanya satu pemain. Kami memiliki pemain lain yang sama baiknya,” ucap dia kepada detikSport.

“Jika satu pemain bintang cedera maka ada peluang untuk pemain untuk unjuk gigi. Jadi bagi saya kehilangan Neymar bukanlah masalah yang besar bagi PSG.”

Angel Di Maria akan bereuni dengan MU, klub yang pernah dibelanya selama semusim pada 2014/15. Eks winger Real Madrid itu telah membukukan 10 gol dan 10 assist di semua kompetisi musm ini.

“Ya saya pikir (Di Maria mampu melakukannya), jika Neymar tidak cedera mereka bakal bakal bermain bersama,” sambung Okocha, yang berkostum PSG di antara 1998-2002 itu.

“Saya pikir jika satu pemain cedera maka pemain lain memiliki tanggung jawab untuk menggantikan perannya. Tim juga harus menunjukan semangat bermain demi pemain yang cedera,” dia menyimpulkan.
(rin/mrp)