Keraton Kartasura, Riwayatmu Kini

Solo – Rabu Pahing 17 Muharam 1670 (1745 M) menjadi hari yang bersejarah bagi Kerajaan Mataram Islam. Itulah hari berpindahnya kerajaan tersebut dari Kartasura ke Keraton Surakarta.

Saat itu, rombongan besar mengular, dua ratus prajurit berkuda dan prajurit lima batalion menjadi saksi atas perpindahan itu. Dipimpin raja mereka, Sri Susuhunan Paku Buwana II, beserta keluarga raja dan pejabat Kerajaan Mataram Kartasura.

Seluruh harta kerajaan diboyong. Sepasang pohon beringin yang masih muda, singgasana, bangsal pengrawit, gajah dan burung kesayangan Sri Baginda, arca-arca emas untuk upacara, pusaka Kyai Ppangarab-arab dan pusaka Kyai Butamancak, kitab-kitab pusaka, dan tak ketinggalan pula pusaka Nyai Setomi.

Bedol negara. Tidak hanya keluarga raja dan petinggi kerajaan, tetapi juga tukang patri emas, tukang besi, penjahit, tukang kayu, tukang batu, abdi dalam keraton, peniup terompet, abdi dalem dapur dengan segala perkakasnya, semuanya ikut boyong.

“Ini jalan yang dilalui mereka dua ratus lima puluh tahun yang lalu,” kata Sarosa Suyowiyoto, menunjuk Jalan Slamet Riyadi, Kartasura.

Jalan kabupaten itu membujur Barat ke Timur di sisi utara situs Keraton Kartasura, tidak jauh dari jalan Deandles (Jalan Raya Solo-Semarang). Jika ditarik lurus ke timur, jalan beraspal itu akan tembus sampai di Keraton Surakarta.

Enam puluh enam tahun sebelum peristiwa perpindahan tersebut, Keraton Kartasura secara resmi pertama kali didiami oleh Sunan Amangkurat II (1677-1702) meski pembangunannya belum selesai benar. Pada 11 September 1680, Raja Mataram yang semula bernama Pangeran Adipati Anom menempati Kartasura. Kartasura adalah keraton sekaligus ibu kota baru Kerajaan Mataram pengganti keraton yang lama di Plered, Yogyakarta.

Pemilihan lokasi keraton dan ibukota Kerajaan Mataram yang baru diserahkan kepada tokoh-tokoh kerajaan. Setelah melakukan survei, mereka berembuk dan akhirnya menetapkan tiga lokasi yang dianggap tepat untuk membangun keraton.

Lokasi yang diusulkan adalah Wanakerta, Logender, dan Tingkir. Ketiga lokasi ini semuanya layak dijadikan lokasi baru kerajaan. Logender, misalnya, daerahnya terbuka dan cukup air. Sedangkan Tingkir, selain cukup air wilayahnya juga sejuk. Kondisi yang sama juga ada di Wanakerta. Daerah itu bahkan dekat dengan bekas wilayah Pajang dan Mataram.

Tujuh bulan lamanya keraton dibangun dan mendekati selesai. Bentengnya yang luas dan tebal baru dibuat dari gundukan tanah berkeliling dan disangga dengan papan di luar dan di dalamnya, agar tidak runtuh. Semak berduri mengelilingi bagian depan benteng, dan parit berair mengelilingi seluruh kedhaton. Di luar tembok benteng baluwarti bagian selatan terdapat alun-alun.

Loji Kumpeni terletak agak jauh di bagian utara dari alun-alun utara. Semua bangunan hampir belum ada yang berdinding bata, masih berbilik bambu dan beratapkan rumbia. Keraton Kartasura baru kelihatan megah dan sempurna pada tahun 1682.

Saat Sunan Amangkurat II untuk pertama kali memasuki istananya yang baru, nama Wanekerta diganti menjadi Kartasura Hadiningrat. Dua puluh tiga tahun pemerintahannya penuh dengan pemberontakan demi pemberontakan.

“Semua barang peninggalan keraton Kartasura sekarang berada di Keraton Surakarta. Sebagian disimpan di Museum Radyapustaka (Solo),” ujar Sarosa.

Tebeng atau hiasan pintu Keraton Kartasura, misalnya, sekarang dipasang di bagian atas pintu depan Museum Radyapustaka. Di museum itu juga tersimpan lonceng perunggu besar, kursi meja, perlengkapan kuda, dan wayang kulit. Rongsokan mesin jam yang besar teronggok di salah satu ruang museum. Benda itu pernah diletakkan di alun-alun Keraton Kartasura.

Baca berita menarik lainnya di titiktemu.id.

2 dari 3 halaman

Riwayatmu Kini

Kini, menyaksikan bekas Keraton Kartasura (1680-1745) sungguh menyedihkan. Tembok batu-bata di luar keraton atau baluwarti telah hancur dan rata dengan tanah, hanya menyisakan beberapa bagian di beberapa tempat. Padahal, dulu ukuran tembok luar mencapai lebih 1 km x 1 km. Tinggi benteng itu lebih dari lima meter dengan ketebalan 2,5 meter.  Di atas tembok itulah pada zamannya prajurit keraton melakukan patroli dengan kuda.

Di dalam tembok baluwarti kini dipenuhi dengan perumahan permanen, ladang, dan makam. Selain alun-alun, tempat tinggal puteri keraton (keputren) dan petamanan keraton berubah menjadi permukiman padat. Sitihinggil, tempat yang ditinggikan di depan alun-alun, sebagian telah pula menjadi permukiman. Puing-puing bangunan kuno yang tersisa adalah gedung obat (mesiu), bangunan pos jaga tentara Belanda.

Tak ada kolam penuh air di Balekambang di sisi tenggara keraton. Sebagai gantinya adalah rumah-rumah dan lapangan sepakbola, dan gundukan tanah setinggi lebih dari 20 meter.

Masyarakat sekitar menyebutnya Gunungkunci. Di puncak “gunung” itu terdapat makam keramat. Pada masa kejayaan Keraton Kartasura, Gunung Kunci adalah Segoroyoso atau tempat rekreasi keluarga keraton yang dibangun pada masa Paku Buwana I (1704-1709).

Buku Babad Tanah Jawi menggambarkan kompleks ini sangat kokoh. Bentengnya saja dibuat dua lapis, yakni Baluwarti di bagian terluar dan Sri Manganti pada bagian dalam. Di sekeliling Benteng Baluwarti terdapat parit lebar berair dan tanaman semak berduri sebagai alat pertahanan.

Namun, kini benteng Baluwarti sudah hancur, hanya sekitar 100 meter yang masih berdiri, selebihnya telah menjelma jadi permukiman warga. Di dalam benteng Sri Manganti terdapat bangunan utama keraton, masjid agung, gedong obat tempat menyimpan mesiu, dan sejumlah bangunan pendukung lain.

Keraton Kartasura memang tinggal puing. Tidak ada lagi yang tersisa kecuali nama-nama toponim. Di dalam tembok Baluwarti misalnya, terdapat tempat-tempat dengan nama Keputren, Sitinggil, alun-alun, Kandangmacan, Sayuran, Bale Kambang, Sanggrahan, Gedung Obat, Pasar, Pelembatok, Sri Penganti, Manggisan, Krapyak, dan Bakalan.

Sementara, bangunan utama keraton atau tempat kediaman raja seluruhnya menjadi area makam kerabat Keraton Surakarta dan penduduk setempat. Salah satunya adalah Kanjeng Raden Ayu Adipati Sedahmirah, pujangga cantik kesayangan Paku Buwana X.

3 dari 3 halaman

Sumbangan Sukarela

Menurut juru kunci, makam-makam penduduk setempat juga banyak yang berasal dari kalangan keraton. Dulu mereka ditugaskan oleh pihak keraton untuk mengurusi keraton Kartasura yang telah ditinggalkan.

Menurut kepercayaan Jawa, bila keraton pusat kejayaan dan kebesaran sebuah kerajaan telah dirusak oleh tangan- tangan kotor, tempat itu sudah tidak boleh didirikan pusat pemerintahan lagi. Dan bekas keraton Kartasura pun kini dijadikan makam.

“Sejak Paku Buwono X wafat, tidak ada lagi yang memperhatikan tempat ini,” kata Haris, abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta yang dipercaya menjadi juru kunci benteng. Haris mengaku telah berupaya sekuat mungkin untuk merawatnya. Namun, karena keterbatasan dana, ia tidak bisa berbuat banyak.

“Selama ini biaya perawatan hanya mengandalkan sumbangan dari pengunjung dan peziarah. Ada juga bantuan dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah, Rp 200 ribu setiap bulan,” kata Haris.

Pemasukan tersebut, menurut Haris, hanya cukup untuk membiayai perawatan ringan. Terlebih sejak 2005 pihak Keraton Surakarta tidak lagi mengizinkan ada aktivitas ziarah malam Jumat ke tempat ini. Praktis, pemasukan yang didapatkan menurun tajam.

“Pendopo yang dibangun Paku Buwono X itu, kondisinya sudah sangat parah. Namun, apa boleh buat, tidak ada dana untuk memperbaikinya,” kata Haris sembari menunjuk sebuah bangunan pendopo kecil di tengah benteng.

Kondisi bangunan yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah tinggal Haris itu memang sudah parah. Lantainya yang terbuat dari semen dan batu bata sudah pecah di sana-sini. Kerangka kayu penyangga atapnya sudah mulai miring, sebagian Sudah dimakan rayap.

Untuk membiayai semua pekerjaan perawatan mereka hanya mengandalkan dari sumbangan sukarela para pengunjung. Kalau pun tidak cukup, terpaksa Haris harus merogoh kocek sendiri. Untuk jerih payah yang dilakukannya itu, pihak Keraton Solo memang memberikan gaji kepada Haris, meski sangat minim.

“Gaji saya dari keraton hanya Rp 100 ribu per bulan, kemudian bantuan dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah Rp 200 ribu setiapbulan,” ujar Haris.

Kondisi di bekas keraton itu kini sepi, kalau pun ada pengunjung biasanya tidak lama. Ada juga beberapa wisatawan asing yang datang, sementara untuk domestik biasanya berasal dari pelajar.

“Para pelajar biasanya datang bulan April dan Mei, untuk mengetahui sejarah petilasan ini,” ujarnya.


Simak video pilihan berikut ini:

Indahnya Elysian Gangchon Resort di Korea, Tempat Kevin Aprilio Melamar Vicy Melanie

Liputan6.com, Jakarta – Banyak destinasi wisata di berbagai negara jadi tempat untuk melamar pujaan hati. Begitu juga dengan putra pasangan Addie MS dan Memes, Kevin Aprilio, yang melamar Vicy Melanie.

Ia memilih Elysian Gangchon Resort di Korea Selatan yang bersalju. Sebuah lokasi wisata yang sangat indah sebagai lokasi lamarannya. Disaksikan sejumlah orang dan kedua orangtuanya di padang salju dan cuaca Korea yang menusuk kulit, Kevin mengungkapkan isi hatinya.

“Vicy Melanie aku cinta banget sama kamu. Tiga tahun kamu sudah kasih aku hidup yang bahagia banget. Aku happy banget sama kamu,” ujar Kevin kepada kekasihnya itu dalam YouTube chanel yang ia unggah pada 20 Januari 2019.

Sambil berlutut, Kevin kemudian menyodorkan sebuah cincin kepada Vicy. Kata-kata romantis kembali meluncur dari mulut Kevin.

“Aku nggak pengin hidup sama orang lain selain kamu. Will you marry me? I love you so much,” sambung pria kelahiran Jakarta, 7 April 1990 itu.

Mengenakan baju cokelat dan topi hitam, Vicy terharu. Ia tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya dilamar oleh Kevin. Beberapa orang yang menyaksikan momen romantis itu pun berteriak, “yes!”.

“Yes,” kata Vicy yang sambil menyodorkan jari manis tangan kirinya.

Sesaat Kevin memasukkan cincin lamarannya itu sambil berdiri dan kemudian memeluk Vicy. “Terima kasih semuanya. Yesss! Alhamdulillah,” ucap Kevin dengan tertawa di tengah dinginnya cuaca di Elysian Gangchon.

Elysian Gangchon adalah satu-satunya resor ski Korea yang dapat dicapai dengan kereta bawah tanah atau kereta api. Stasiun Baegyang-ri, stasiun kereta bawah tanah / kereta api, terletak tepat di dalam resor.

“Ini membuat Anda lebih nyaman untuk langsung dan mudah mencapai resor kami kapan saja dari mana saja. Naik Kereta Bawah Tanah Gyeongchun Jalur Subway Seoul atau Kereta Berkecepatan Tinggi ITX Chengchun tanpa ketidaknyamanan seperti kemacetan lalu lintas dan cuaca buruk,” tulis situs elysian.co.kr, seperti dikutip Liputan6.com, Selasa, 22 Januari 2019.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Polda Maluku Antisipasi Rencana Pembebasan Abu Bakar Baasyir

Liputan6.com, Maluku – Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko mengatakan, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir masih memiliki pengaruh di kalangan yang seideologi dengan pria 81 tahun itu. Namun, pemerintah sudah memperhitungkan risiko-risikonya. Salah satunya dengan memetakan risiko dan pencegahannya.

Oleh karena itu, Polda Maluku mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat pembebasan Abu Bakar Baasyir terealisasikan. Meski Kepala Bagian Humas Polda Maluku, AKBP Sabtu Ohoirat mengatakan, masyarakat Maluku tidak akan terpengaruh dengan informasi pembebasan Baasyir.

Menurut dia, keeratan kerukunan antarumat beragama di Maluku menjadi bentengnya.

“Orang Maluku sudah dewasa, dan tidak akan lagi terprovokasi,” kata Ohoirat kepada Liputan6.com, Selasa (22/1/2019).

Dia menyontohkan saat Pemilihan Kepala Daerah di Maluku 2018 kemarin. “Pilkada sudah membuktikan, Maluku adalah daerah paling aman, jadi tak usah terpengaruh dengan hal-hal di luar Maluku,” ujar dia.

Walaupun demikian, demi memastikan kondisivitas di lapangan, Ohoirat memastikan Polda Maluku tetap memantau situasi.

“Ya, menyangkut teroris (Abu Bakar Baasyir) ini kan sering orang berpandangan macam-macam, tapi selama ini kan Maluku aman dan tidak perlu terpengaruh, jika ada hal-hal yang mencurigakan segera sampaikan kepada pihak kepolisian,” kata Ohoirat.

2 dari 3 halaman

Kata Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko mengatakan, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir masih memiliki pengaruh di kalangan jamaah yang seideologi dengan pria 81 tahun tersebut. Namun, pemerintah sudah memetakan risiko dan pencegahannya.

“Ya, apapun, beliau (Baasyir) masih punya pengaruh, buktinya waktu di Nusakambangan juga masih banyak yang datang kan? Akan tetapi, aparat sudah memitigasi itu,” kata Moeldoko usai menjadi pembicara diskusi di acara Indonesia Millennial Summit 2019 di Hotel Kempinski Grand Indonesia Jakarta, Sabtu (19/1/2019).

Sementara terkait dengan kekhawatiran sejumlah pihak akan meningkatnya penyebaran paham radikal ketika Abu Bakar Baasyir dibebaskan, Moeldoko berjanji pemerintah tidak akan longgar dalam melakukan pengawasan, pencegahan, dan penanggulangan terorisme.

Presiden Joko Widodo, lanjut dia, tetap menjalankan komitmennya dalam memperketat pengawasan dan penanggulangan tindak pidana terorisme di Tanah Air.

“Bukan berarti pembebasan Baasyir itu, terus kita kendor dalam konteks penanggulangan dan pengawasan, tidak, tidak. Komitmen Presiden untuk tidak memberi ruang kepada kelompok radikal dan terorisme itu tidak pernah berubah,” ucap mantan Panglima TNI itu seperti dilansir Antara.

Moeldoko menjelaskan, keputusan Jokowi untuk membebaskan Abu Bakar Baasyir merupakan salah satu bentuk penanggulangan terorisme lewat pendekatan yang lembut.

“Seperti disampaikan Pak Jokowi kemarin (dalam debat capres cawapres) bahwa dalam konteks penanggulangan terorisme itu bukan hanya pendekatan hard, melainkan juga ada pendekatan soft, yaitu bagaimana preventif dilakukan,” ujar Moeldoko.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top 3 Berita Hari Ini: Jelang Imlek, Ketahui Warna-Warna Keberuntungan di Tahun Babi Tanah

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 Berita Hari Ini tentang warna-warna keberuntungan di Tahun Babi Tanah, waktu yang tepat untuk menghindari kopi, dan potret cantik Novita Hardini. Tahun Baru Imlek segera tiba, terdapat sejumlah warna mendekatkan keberuntungan pun ramai jadi sorotan.

Merah, misalnya, dianggap sanggup memberi Anda semangat dan kebahagiaan. Warna ini juga dipercaya mendatangkan kesan positif pada orang di sekitar Anda.

Sementara itu, ada waktu yang tepat untuk menghindari minum kopi berdasarkan penelitian.Anda harus menghindari mengonsumsi kafein dari sekitar jam 2 siang, atau setidaknya tujuh jam sebelum tidur. Pasalnya, kebiasaan itu dapat mempengaruhi tidur Anda secara negatif.

Pelacak tidur mengungkapkan bahwa kafein dikonsumsi tepat sebelum tidur, tiga jam sebelum tidur, dan hingga enam jam sebelum tidur menghasilkan efek gangguan pada tidur. Begitu pula minum kopi larut malam juga bisa memperdayai tubuh Anda menjadi jet lag – dengan mengganggu jam internal tubuh.

Selain warna-warna mendekatkan keberuntungan saat Imlek dan waktu yang tepat menghindari minum kopi, foto-foto cantik istri Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Novita Hardini pun menyita perhatian. Baik Nur Arifin dan sang istri tak jarang membagikan beragam potret di media sosial pribadi.

Seperti foto yang menampilkan hangatnya kebersamaan Nur Arifin dan sang istri. Ibu tiga anak ini terlihat anggun dalam balutan atasan hijau tosca muda dengan aksen di beberapa sisi, hijau berwarna krem, sedangkan Nur Arifin memakai kemeja putih.

Ketiga berita tersebut terangkum lengkap dalam Top 3 Berita Hari Ini. Yuk, simak rangkuman selengkapnya berikut ini.

Jelang Imlek, Ketahui Warna-Warna Keberuntungan di Tahun Babi Tanah 

Hitung mundur tahun baru Imlek makin dekat. Ragam persiapan untuk menyambut tahun baru bisa jadi sudah Anda lakukan. Bersama dengan itu, sederet harapan baru atau yang belum tercapai tahun lalu juga kiranya sudah mulai disusun.

Di samping kerja keras, ada hal lain yang mungkin Anda butuhkan dalam mencapai rentetan asa tersebut, yakni sedikit keberuntungan. Dirangkum Fimela.com, warna-warna inilah yang akan mendekatkan keberuntungan untuk Anda di tahun Babi Tanah.

Selanjutnya…

Waktu yang Tepat untuk Menghindari Minum Kopi Berdasarkan Penelitian

Banyak dari kita, minum kopi merupakan bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian. Minum kopi memberi kita dorongan energi yang sangat dibutuhkan saat pagi atau sore hari.

Dilansir dari Independent.co.uk, Senin, 21 Januari 2019, menurut penelitian, Anda harus menghindari mengonsumsi kafein dari sekitar jam 2 siang, atau setidaknya tujuh jam sebelum tidur. Pasalnya, kebiasaan itu dapat mempengaruhi tidur Anda secara negatif.

Selanjutnya…

Sederet Potret Cantik Novita Hardini, Istri Wakil Bupati Trenggalek

Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin belakangan jadi sorotan usai dikabarkan menghilang tanpa pesan sejak 9 Januari 2019 lalu. Pada 19 Januari 2019, suami Novita Hardini ini disebut meninggalkan tugas sebagai Wabup Trenggalek.

Setelah kabar ini mencuat, Nur Arifin terlihat mengunggah tiga buah video tengah mengemukakan pendapat dalam bahasa Inggris melalui akun Instagram pribadi. Kegiatan ini tidak lain ketika perjalanannya ke Eropa pada 11-19 Januari 2019.

Selanjutnya…

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kolaborasi dengan Rumah Zakat, Shopee Ikut Resmikan Hunian Sementara di Palu

Liputan6.com, Palu – Shopee yang merupakan e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan, bermitra dengan lembaga kemanusiaan, Rumah Zakat, melanjutkan kontribusinya untuk mendukung upaya bantuan bencana di Palu-Donggala setelah gempa bumi dan tsunami pada Oktober lalu.

Shopee dan Rumah Zakat kembali berkolaborasi untuk membangun Hunian Sementara (Huntara) bagi para korban yang mengungsi akibat bencana. Menurut Data dan Informasi Bencana Tsunami dan Likuidasi di Sulawesi Tengah, masih ada lebih dari 50.000 keluarga yang menunggu giliran untuk ditempatkan di hunian sementara yang disiapkan oleh pemerintah dan lembaga kemanusiaan di kabupaten atau kota di sekitar Palu-Donggala.

Sejalan dengan ini, Shopee dan Rumah Zakat bekerja bersama untuk membangun Hunian Sementara (Huntara) tambahan di Kecamatan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Palu. Sampai Desember tahun lalu, total dua Huntara dan enam sekolah darurat sudah berhasil dibangun.

Tahun ini, Shopee dan Rumah Zakat memperbarui komitmen mereka untuk membangun empat Huntara tambahan untuk para korban di daerah tersebut. Ini ditandai dengan peresmian pembangunan Huntara oleh Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee, dan Didi Sabir sebagai Strategic Partnership Division Head Rumah Zakat, pada 22 Januari 2019.

“Shopee berkomitmen untuk mengambil bagian dalam membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Dalam hal ini kemitraan dengan Rumah Zakat, yang bertujuan untuk melanjutkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Palu dan Donggala,” tutur Rezky Yanuar pada Liputan6.com di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 22 Januari 2019.

“Dengan melakukan donasi di platform kami, mengunjungi sekolah, dan menyediakan sumber daya untuk mendukung pembangunan fasilitas darurat adalah cara kontribusi berkelanjutan Shopee kepada para korban bencana,” sambungnya.

Acara peresemian juga dihadiri jajaran pemerintah Palu yang diwakili Imran M Lataha selaku Asisten Dua Wali Kota Palu dan Daeng Malatu selaku pemilik tanah yang dijadikan Huntara. Ada 200 huntara yang dibangun di lahan dengan luas sekitar 1 hektare tersebut yang terwujud berkat sinergi dari sejumlah donatur termasuk Shopee.

2 dari 2 halaman

Shopee

“Kami berharap setelah diserahkannya bangunan huntara ini, semua pihak, khususnya masyarakat dapat bergotong royong untuk menjaga dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada secara tepat,” ucap Imran. Sementara pihak Rumah Zakat nantinya akan tetap menggandeng para donatur untuk dapat menambah 300 unit Huntara lagi sehingga total akan ada 500 unit huntara yang terbangun.

“Huntara yang baru kita resmikan ini sudah siap huni. Di tiap pintu sudah ada nama keluarga yang tinggal di sini. Setelah listrik tersambung, kemungkinan minggu depan sudah bisa ditinggali,” terang Didi Sabir.

Pada Oktober 2018, Shopee bermitra dengan Rumah Zakat dan tiga lembaga lainnya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan Dompet Dhuafa, untuk mengumpulkan dana dan mendistribusikan berbagai paket donasi kepada para korban di Palu-Donggala.

Melalui kampanye #ShopeeBersamaPaluDonggala, pengguna diajak untuk membeli paket donasi bantuan di Shopee. Sekitar 90.000 pengguna di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam penggalangan donasi tersebut.  (Henry Hens)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi Borong Sabun Cuci Rp 2 Miliar, Pramono Anung: Itu Dana Tim Kampanye

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbelanja sabun cuci piring dan baju senilai Rp 2 miliar saat berada di Garut, Jawa Barat. Dana yang dipakai untuk membeli sabun dipertanyakan kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan, dana yang dipakai capres petahana itu berasal dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Jadi dana yang digunakan untuk membeli sabun sejumlah 100 ribu sabun. (Harga) per sabunnya Rp 20 ribu, totalnya Rp 2 miliar itu adalah dana dari TKN,” jelas Pramono di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Pramono yang merupakan Anggota Dewan Pengarah TKN itu menjelaskan, Jokowi memborong sabun tersebut dengan tujuan untuk mengangkat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Menurut dia, sabun cuci itu nantinya akan dikelola oleh TKN untuk dibagikan.

“Pertanyaannya adalah kenapa Pak Jokowi sebagai Presiden kemudian membeli (sabun cuci) itu? Karena beliau memang berkeinginan mengangkat UMKM. Nah sabun tadi tentunya setelah dibeli menjadi otoritas dari TKN,” kata dia.

“Jadi pertanyaannya siapa yang membeli? TKN. Nanti akan dimasukkan dalam laporan secara terbuka oleh TKN,” sambung Pramono.

Sementara, itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kritikan yang kerap dialamatkan kepada Jokowi sebagai calon presiden petahana hal wajar. Sebab, kontestasi demokrasi memang selalu diwarnai adu kritik.

“Pemilu itu hidup dengan kritik. Kalau kampanye tidak ada kritik, itu bukan masa pemilu. Ya kritik-kritik, dijawab-dijawab,” kata JK.

2 dari 3 halaman

Beli Sabun

Presiden Jokowi berbelanja sabun cuci senilai Rp 2 miliar. Hal tersebut menjadi berkah bagi Kelompok Usaha Bersama Padawangi Binaan Program Keluarga Harapan atau KUBE PKH di Banjarwangi, Garut, Jawa Barat.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV,  Minggu 20 Januari 2019, penjual sabun cuci Elia Liawati kaget saat dagangannya diborong Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.

Jokowi membeli 100 ribu botol sabun yang bisa digunakan untuk mencuci piring dan baju. Total uang yang dibayarkan Presiden Jokowi mencapai Rp 2 miliar.  

Awalnya Presiden Jokowi hanya bertanya berapa harga satu botol sabun cuci dalam kemasan berisi satu liter. Eli menjawab harganya Rp 20 ribu per botol.  

Ia sama sekali tak menyangka, Presiden Jokowi lantas memborongnya. Uang panjer sebesar Rp 10 juta diberikan sebagai tanda jadi. Eli pun menyanggupi pesanan Presiden Jokowi rampung di akhir Februari 2019.  

Uang Rp 2 miliar hasil penjualan sabun rencananya akan digunakan Eli untuk mengembangkan usaha dan anggota KUBE PKH lainnya. Eli juga akan mewujudkan ungkapan syukur dengan memberangkatkan kedua orangtuanya umrah ke Tanah Suci.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Mengintip Rencana untuk Lokalisasi Sunan Kuning dan Gambilangu Semarang

Semarang – Dua lokalisasi di Kota Semarang, Sunan Kuning (wilayah Kecamatan Semarang Barat) dan Gambilangu (GBL) (Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tugu) diwacanakan akan ditutup secara bersamaan. Namun saat ini masih dalam tahap persiapan.

Menurut Kasi Tuna Sosial dan Perdagangan Orang, Dinsos Kota Semarang, Anggie Ardithia, ,waktu pasti memang belum ditentukan tapi terus dibahas. Pembahasan lebih ke persoalan teknis karena berpotensi ada resistensi.

“Yang pasti tahunnya 2019,” kata Anggie Ardithia, Senin (21/1/2019), ditulis suaramerdeka.com.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, yang sebelumnya sempat pesimistis karena kepemilikan tanah yang bersifat privat. Namun menurut Anggie, Hendi mendukung penuh rencana penutupan dua lokalisasi tersebut.

Menurutnya, semua kegiatan yang dilakukan Dinsos Semarang sudah sepengetahuan Wali Kota Hendi. Termasuk semua perkembangan upaya pembubaran lokalisasi Sunan Kuning dan Gambilangu itu.

Menurut Anggie, pembubaran itu sebagai dukungan Pemkot Semarang dalam penyuksesan program Indonesia Bebas Lokalisasi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Pemkot Semarang berharap, para PSK yang sudah mengikuti ketrampilan kerja bisa lepas dari profesi lama.

“Ada pelatihan tata boga, menjahit, kerajinan tangan dan lainnya. Kami menyesuaikan kebutuhan mereka agar bisa untuk bekal hidup di tengah masyarakat. Kami juga beri mereka pemahaman keagamaan,” kata Anggie.

Proses sudah dimulai sejak awal 2017 yang diikuti para pengasuh, anak asuh (PSK), dan juga pemerintahan di bawah Pemkot Semarang. Bahkan sudah pula dilakukan studi banding di Kabupaten Tegal.

“Saat ini ada sekitar 200-an PSK di lokalisasi Sunan Kuning dan 120 PSK di GBL. Awal 2017 lalu, Kadinsos Semarang memberikan surat edaran kepada pihak pengelola untuk menutup penerimaan anggota PSK baru,” kata Anggie.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinsos Kota Semarang, Tri Waluyo menyatakan, dukungan Wali Kota Semarang tersebut sebagai bentuk nyata keseriusan Pemkot Semarang dalam menuju Indonesia yang bermartabat dan bebas dari lokalisasi dan perdagangan orang.

Baca berita-berita menarik suaramerdeka.com lain di sini

Simak video menarik pilihan berikut:

Mengenali Ciri-Ciri Mobil Bekas Tabrakan

Liputan6.com, Jakarta – Pasar otomotif khususnya roda empat di Tanah Air masih tergolong seksi hingga saat ini. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya model baru yang turut berlomba untuk dipilih menjadi kendaraan idaman. 

Tak cuma edisi baru saja yang diburu, mobil dengan status bekas juga terus banjir peminat, baik itu mobil merek Eropa atau pun Jepang. Meski demikian, calon pembeli sebaiknya waspada saat hendak membeli mobil bekas.

Meski sang pemilik atau dealer mengaku kendaraan bukanlah bekas tabrakan, calon pembeli sebaiknya memeriksa dengan teliti.

“Penting bagi calon pembeli memeriksa dengan baik kondisi mobil yang hendak dibeli. Jangan sampai nantinya meyesal karena ada kerusakan yang tidak diketahui saat melakukan transaksi,” kata Jeffrey Andika, CEO OtoSpector di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019).

Jeffrey juga menjelaskan ada beberapa ciri mobil tersebut merupakan bekas tabrakan, salah satunya rangka san sasis telah mengalami perbaikan.

“Adanya perbaikan pada pilar mobil, kaca depan atau belakang tidak orisinil, terasa tidak stabil saat dikendarai,” katanya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Memeriksa kondisi mobil adalah hal wajib yang harus dilakukan sebelum ‘meminangnya’.

Karena itu, Jeffrey menghimbau calon konsumen mobil bekas untuk menggunakan jasa pemeriksaan dan mekanik mobil terpercaya.

“Kalau di kami, setelah inspeksi dilakukan, pengguna akan mendapatkan laporan yang berisi informasi detil mengenai mobil, serta skor atau nilai untuk kondisi interior, eksterior, mesin dan kaki-kaki, juga nilai secara keseluruhan untuk sebuah mobil. Terlebih lagi, laporan tersebut meliputi informasi bebas banjir dan tabrakan,” pungkasnya.

Mobil Bekas Banjir Mudah Dikenali, Begini Caranya

Liputan6.com, Jakarta – Mobil bekas saat ini masih menjadi pilihan bagi masyarakat Tanah Air yang membutuhkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau atau penghobi mobil klasik.

Saat hendak membeli mobil banyak kondisi kendaraan yang sebaiknya dihindari. Salah satunya, mobil bekas banjir yang akan mendatangkan kerugian cukup besar meskipun sudah dilakukan servis oleh pemilik sebelumnya.

Nah, saat membeli mobil bekas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak memilih mobil bekas banjir.

“Saat inpeksi kami menjamin kendaraan akan ketahuan apakah bekas banji atau tidak. Karena memang ada poin-poin penting untuk mengetahui apakah mobil tersebut bekas banjir,” kata Jeffrey Andika, CEO OtoSpector.

Jeffrey menambahkan, terdapat empat ciri mobil bekas banjir, salah satunya bau tidak sedap pada interior mobil.

“Terdapat endapan kotoran atau lumpur yang tidak wajar pada sudut dan sela interior. Karat dan korosi menyeluruh dan terdapat kerusakan mesin,” ujar Jeffry.

Karena itu sebaiknya calon konsumen lebih teliti saat memeriksa kondisi mobil bekas yang hendak dibeli. Gunakan waktu disiang hari agar terlihat jelas kondisi mobil secara keseluruhan.

2 dari 2 halaman

Tips Merawat Mobil Usai Kehujanan

Beberapa hari belakangan, intensitas hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya masih cukup tinggi. Bahkan, terkadang hujan turun di jam-jam sibuk, seperti pagi hari saat orang berangkat kerja, atau sore hingga malam hari saat orang-orang pulang kerja.

Nah, bagi pemilik mobil, sebaiknya jangan malas untuk mengelap mobil yang terkena hujan saat tiba di tempat tujuan. Pasalnya, jika air hujan tidak segera dilap dan dibiarkan mengering sendiri akan berefek terhadap cat mobil.

Seperti dilansir Suzuki Indonesia, air hujan menyimpan kandungan tidak kasat mata yang berisiko menimbulkan masalah pada mobil.

Jika air hujan di daerah yang berada di dekat laut, biasanya memiliki kandungan garam lebih banyak . Kandungan garam pada air hujan mengandung PH antara 3 sampai 5 yang cenderung basa, dan berisiko menimbulkan karat pada bodi mobil.

Jika Anda tinggal atau bekerja di derah perkotaan dan pabrik juga punya polusi yang tinggi, hal ini juga patut diwaspadai. Ketika polusi ini menyatu dengan udara dan bertemu dengan uap air di langit, hujan yang turun juga akan membawa polutan kembali ke bawah.

Karena itulah, sangat disarankan jika mobil terkena air hujan di daerah manapun, setelah sampai di tujuan, segeralah dibasuh memakai air biasa, lalu dilap sampai kering. Hal ini harus segera dilakukan karena kalau tidak risiko timbul jamur dan karat baik itu di kaca maupun bodi semakin besar.

Terlebih jika setelah kena air hujan, tiba-tiba kemudian cuaca panas lagi dan air tersebut kering dengan sendirinya karena sinar matahari, proses timbulnya jamur dan karat bisa menjadi lebih cepat.

Penggunaan lap sangat disarankan untuk dibedakan. Lap yang sudah digunakan untuk bodi mobil, jangan lagi dipakai untuk mengelap bagian mobil lain yang terkena hujan, seperti bagian kaca.

Kenapa harus dibedakan? Karena jika memakai lap yang sama, risiko bodi mobil atau kaca mobil tergores dengan partikel-partikel kecil yang terbawa saat mengelap bagian yang lain menjadi lebih besar.

Cash! Koruptor Shelter Tsunami Banten Balikin Duit Korupsi Rp 4,6 M

SerangTerpidana korupsi shelter Tsunami di Labuan Takwin Ali Muchtar menyerahkan uang kerugian negara Rp 4,687 miliar. Uang ini diserahkan Ali ke Kejari Serang secara tunai alias cash!

Kajari Serang Azhari mengatakan, terpidana Takwin merupakan direktur PT Tidar Sejahtera selaku pelaksana proyek shelter Labuan senilai 18,232 miliar tahun 2014 di Kementerian PUPR. Perkara ini telah diputus oleh PN Serang dan telah memperoleh kekuatan hukum tepat pada 28 Juni 2018.

Ia divonis hakim pidana penjara selama 1 tahun 3 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Selain itu, ia juga divonis pidana tambahan denda 4,716 miliar. Di vonis, uang Rp 28 juta dari deposit PT Tidar juga dirampas untuk negara untuk diperhitungkan menutup uang pengganti.

Selama proses persidangan, Takwin katanya telah menyerahkan beberapa sertifikat bidang tanah beserta appraisal kepada Kejaksaan Negeri Serang untuk menutupi uang pengganti. Dan pada Jumat (18/1) telah membayar uang pengganti untuk diserahkan ke kas negara.

“Terpidana Takwin telah membayar uang pengganti Rp 4,687 miliar yang telah dikurangi barang bukti uang Rp 28 juta. Oleh karena itu, terpidana telah melunasi uang pengganti tersebut,” kata Azhari kepada wartawan di Kejari Serang, Jl Serang-Pandeglang, Banten, Selasa (22/1/2019).

Shelter Tsunami di Labuan, Banten yang dikorupsiShelter Tsunami di Labuan, Banten yang dikorupsi Foto: arief/detikcom

Kasus shelter tsunami Labuan menjerat 3 orang terpidana. Selain Takwin, terpidana lain yaitu Ahmad Gunawan dari pejabat Kementerian PUPR dan Wiarso Joko dari Projek Manager PT Tidar Sejahtera. Keduanya divonis 1 tahun 3 bulan dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

(bri/rvk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>