Kementerian Telaah Nyanyian Politik di Sekolah

Jakarta – Video anak-anak Sekolah Dasar (SD) menyanyikan lagu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno viral dan ramai diperbincangkan publik. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kini menelaah nyanyian politik di sekolah itu.

Dirangkum detikcom, Selasa (26/2/2019), video itu menampilkan siswa-siswi yang tengah memakai seragam menyanyikan dan menggerak-gerakkan tangannya di dalam sebuah ruangan. Ada pula siswa yang berpose dua jari membentuk gestur seperti pistol.

“Ayo kita pilih Prabowo-Sandi,” dendang para siswa.


Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah mengetahui video tersebut. KPAI memastikan akan menelusurinya.

“KPAI akan mendalami beredarnya video anak yang secara serentak bermuatan ajakan untuk memilih salah satu pasangan capres-cawapres,” kata Ketua KPAI Susanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/2).

Tak hanya KPAI, Kemdikbud juga bergerak cepat menelusuri video itu. Mendikbud Muhadjir Effendy mengancam sanksi bagi guru ataupun pihak sekolah bila terbukti ada pelanggaran.

“Ya tentu ada sanksinya, namanya pelanggaran kok,” ungkap Muhadjir di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2).

Muhadjir menyebut pihaknya tengah melacak identitas sekolah yang video siswanya menyanyikan lagu Prabowo-Sandi jadi viral itu. Dia menegaskan lembaga pendidikan tidak boleh dimasuki unsur politik, sekecil apa pun itu.

Dia juga mengutuk pihak-pihak yang membawa politik masuk ke sekolah. Muhadjir pun memastikan akan mengusut soal sekolah yang membuat siswa-siswanya menyanyikan lagu Prabowo-Sandi di dalam kelas itu.

“Sedang kita lacak itu, itu tidak boleh itu, saya tidak bermaksud siapa pun yang dinyanyikan tidak pada tempatnya di lembaga pendidikan dipakai untuk itu (politik),” kata Muhadjir.

Pihak Bawaslu sendiri telah meminta tim cyber untuk mencari pelaku video tersebut. Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan pihaknya belum menemukan adanya sanksi pidana, bagi pelaku pelibatan anak dalam kampanye.

Namun, dia mengatakan Komisi Perlindungan Anak dapat ikut menangani permasalahan ini.

“Kita kan minta ini kepada tim cyber untuk buat segera ditindak, dicari siapa pelakunya,” ujar Fritz.

Dia meminta peserta pemilu tidak melanggar aturan dalam melakukan kampanye. Salah satu aturan yang dimaksud di antaranya adalah melibatkan anak-anak dalam kampanye.

Bagaimana sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi terkait video nyanyian politik di sekolah itu? Mereka menyayangkan aksi sejumlah siswa sekolah dasar (SD) menyanyi lagu ‘Pilih Prabowo-Sandi’. BPN meminta orang tua dan guru sekolah berperan aktif menangkal hal-hal seperti ini.

“Ini adalah tanggung jawab semua pihak. Satu, orang tuanya, bagaimana dia ajarkan anaknya dan memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar. Dua, guru-gurunya ke mana ini gurunya? Ngasih tahu apa nggak?” kata jubir BPN bidang Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Wanita BPN, Desy Ratnasari, di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/2).

Desy juga mengimbau semua pihak tidak berspekulasi terlalu jauh. Dia berharap kasus seperti ini dijadikan pelajaran oleh para orang tua dan guru sekolah.
(gbr/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

ABG di Aceh Terciduk Mesum di Masjid, KPAI Ingatkan Peran Guru dan Keluarga

Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan kasus remaja yang terciduk sedang mesum di atas lantai dua Masjid Jamik, Saree, Aceh Besar. KPAI menilai tindakan asusila tidak dibenarkan di manapun tempatnya, apalagi di tempat ibadah.

“Ini hal yang tak boleh terjadi,” ujar Ketua KPAI Susanto saat dihubungi, Senin (25/2/2019).

Dalam kasus ini, Susanto mengingatkan agar tak ada pihak yang main hakim sendiri terhadap dua remaja tersebut. KPI menyoroti peran keluarga dan guru, serta kontrol masyarakat agar generasi muda tak melakukan tindakan penyimpangan.

“Kasus ini tentu harus menjadi evaluasi bersama, penguatan pengasuhan dalam keluarga, kontrol masyarakat, peran guru perlu ditingkatkan agar anak tidak melakukan hal yang tak patut,” kata dia.

Sebelumnya, dua remaja berusia 16 tahun dan 17 tahun kepergok warga sedang mesum di atas lantai dua Masjid Jamik. Video keduanya pun viral di media sosial.

Sat Pol PP dan WH Aceh Besar sudah menangkap dua remaja itu. Penangkapan berawal dari kecurigaan warga terhadap gerak-gerik keduanya. Saat itu, jemaah masjid baru siap melaksanakan salat magrib.

“Mereka ditangkap semalam pukul 19.30 WIB,” kata Kasat Pol PP dan WH Aceh Besar M Rusli saat dimintai konfirmasi detikcom.

Kedua remaja tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Lembah Seulawah untuk diamankan. Namun karena warga juga ingin mendatangi Polsek, pasangan tersebut dibawa ke Mapolres Aceh Besar untuk mencegah hal buruk terjadi pada kedua remaja tersebut.

“Tadi malam sekitar pukul 03.00 WIB, keduanya kita bawa ke Satpol PP dan WH Provinsi. Sementara mereka ditahan di sana karena di Satpol PP-WH Aceh Besar fasilitasnya kurang memadai,” ungkapnya.
(idn/aud)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPAI Minta Bupati Pringsewu Lampung Tuntas Tangani Nasib Korban Incest

Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam adanya kasus incest atau hubungan sedarah yang dilakukan ayah, kakak, dan adik kandung di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung. KPAI meminta pemerintah setempat menjamin penanganan dan pemulihan terhadap korban hingga tuntas.

“Kami meminta Bupati Pringsewu Lampung mengembangkan model-model pencegahan agar kejadian serupa tak terulang lagi. Selain itu, kami meminta Bupati agar melakukan pemulihan terhadap korban hingga tuntas,” kata Ketua KPAI Susanto lewat pesan singkat, Sabtu (23/2/2019).

Susanto sendiri mengutuk tindakan biadab dari ayah yang menyetubuhi anak kandung sendiri. Menurut dia, perbuatan ayah tersebut di luar nalar manusia.

“Ini kejadian di luar akal sehat. Ayah seharusnya menjadi pelindungan utama justru melakukan hal yang tak wajar,” imbuhnya.

Susanto mengatakan pihaknya akan terus mengawasi proses penanganan terhadap korban incest tersebut. Selain itu, KPAI juga akan terus memantau proses hukum terhadap ketiga pelaku.

“Kami akan mengawasi proses penanganan yang dilakukan. Yang harus di pastikan adalah pengawasan proses hukum terhadap pelaku dan penanganan terhadap korban,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi menangkap ketiga tersangka di kediaman mereka di wilayah Pringsewu, Lampung. Mereka yang ditangkap adalah ayah kandung korban berinisial M (45) serta kakak berinisial SA (24) dan adik berinisial YF (15). Korban sendiri merupakan perempuan berinisial AG (18).

Penangkapan ketiganya berdasarkan laporan polisi No.Pol: LP/B-18/II/2019/PLD LPG/RES TGMS/SEK SUKO. Mereka ditangkap berdasarkan laporan Tarseno (51), anggota Satgas Merah Putih Perlindungan Anak Pekon Panggungrejo.

Ketiganya ditangkap di rumah tanpa perlawanan sekitar pukul 21.00 WIB. Dari lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa helai baju dan celana dari tersangka dan korban.

Para tersangka kemudian dibawa ke Polsek Sukoharjo untuk diperiksa. Penanganan kasus ini dan para tersangka kemudian dilimpahkan ke Unit Perempuan PPA Satreskrim Polres Tanggamus.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mengatakan korban incest tersebut merupakan penyandang disabilitas. Korban disebut sudah diperkosa para tersangka sejak 2018.

“Kondisi korban dalam keadaan disabilitas atau keterbelakangan mental,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

(knv/hri)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Petinggi Wijaya Kusuma Emindo Dicecar Soal Suap Pejabat Kementerian PUPR

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik aliran dana suap yang diberikan kepada pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Hari ini, tim penyidik memeriksa 11 orang yang sebagian besar merupakan petinggi PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) dan PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP).

Kedua perusahaan tersebut diduga banyak menggarap proyek penyediaan air minum di sejumlah daerah.

KPK mengonfirmasi pengetahuan para saksi terkait dengan pekerjaan proyek yang dikerjakan tersangka dan aliran dana yang diketahui para saksi dalam kasus tersebut,” kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Jumat (22/2/2019).

Adapun 11 saksi yang diperiksa hari ini yakni Manajer Proyek PT WKE atau Direktur PT TSP Adi Dharma, dan Yohanes Susanto. Lalu ada Direktur PT WKE Untung Wahyudi, Direktur PT WKE Dwi Priyanto Siswoyudo, Dirut PT WKE Budi Suharto, dan Direktur Proyek PT WKE Yuliana Enganita Dibyo.

Kemudian Direktur Keuangan PT WKE, Lily Sundarsih, dan Direktur PT TSP Irene Irma. Selain itu, terdapat nama karyawan PT WKE Jemi Paundanan dan Bagian Keuangan PT WKE Michael Andri Wibowo serta seorang swasta bernama Gatot Prayogo.

2 dari 2 halaman

8 Tersangka

Dalam kasus ini, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap ‎terhadap pejabat Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2017-2018.

Delapan tersangka tersebut yakni, ‎Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo (PT WKE) Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih Wahyudi, Direktur Utama PT Tashida Sejahtera Perkasa (PT TSP) Irene Irma, dan Direktur PT TSP, Yuliana Enganita Dibyo. Keempatnya diduga sebagai pihak pemberi suap.

Sedangkan sebagai penerima suap, KPK menjerat empat pejabat Kementerian PUPR, yakni Kepala Satuan Kerja (Satker) SPAM Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, serta PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.

Diduga, empat pejabat Kementerian PUPR menerima suap untuk mengatur lelang terkait proyek pembangunan sistem SPAM tahun anggaran 2017-2018 di Umbulan 3-Pasuruan, Lampung, Toba 1 dan Katulampa. Dua proyek lainnya adalah pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan daerah bencana Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Cara Daftar BPJS Online, Mudah Banget dan Bisa Lakukan di Rumah

Liputan6.com, Jakarta Kesehatan begitu mahal harganya. Ada banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk mengobati kesehatan. Bahkan sekalipun telah mendapatkan subsidi dari pemerintah, harga obat di Indonesia terkadang masih cukup mahal dan belum mampu untuk mencukupi seluruh biaya kesehatan tersebut.

Bagi kalangan yang berduit, tentu merupakan hal yang kecil untuk mengeluarkan uang sebesar-besarnya demi sebuah kesehatan. Namun, hal demikian juga dirasakan oleh orang yang berduit bahwa arti kesehatan teramat penting dalam lingkungannya.

Untungnya bagi warga Indonesia ada program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan memang diperuntukkan bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) tidak terkecuali.

2 dari 3 halaman

Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan pada pekerja melalui 4 program. Program tersebut antara lain, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Pensiun (JP). Program ini sendiri tentunya memberikan manfaat yang besar bagi para pekerja.

Terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), program ini ialah perlindungan atas risiko kecelakaan kerja. Jika peserta atau pekerja mengalami kecelakaan, maka BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan perlindungan berupa seluruh biaya perawatan di rumah sakit.

Selama tidak bekerja, peserta tersebut masih tetap menerima upah dengan ketentuan dari BPJS Ketenagakerjaan. Lalu, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan santunan apabila kecelakaan berdampak pada cacatnya peserta.

Kedua adalah program Jaminan Kematian (JKM), BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan manfaat berupa uang tunai kepada ahli warisnya dengan total sebanyak Rp 36 juta. Namun jika pekerja meninggal karena kecelakaan kerja, maka santunan yang diberikan sebesar 48 kali gaji terakhir.

Ketiga ialah program Jaminan Hari Tua (JHT), program ini selayaknya tabungan untuk masa tua. Nantinya, peserta akan menerima secara total uang yang jadi iuran ke BPJS Ketenagakerjaan berikut dengan pengembangannya.

Terakhir ialah Jaminan Pensiun (JP). Program BPJS Ketenagakerjaan layaknya manfaat pensiun yang diterima oleh pegawai negeri sipil (PNS). Pekerja akan menerima uang yang dibayarkan setiap bulan saat memasuki usia pensiun.

Pada 12 April 2017 lalu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menuturkan, Jaminan Pensiun (JP) akan diterima peserta sampai meninggal. Jika peserta meninggal, maka dana pensiun ini akan diberikan ke janda atau duda peserta yang menjadi ahli waris.

3 dari 3 halaman

Cara Daftar BPJS Online

Kamu bisa mendaftarkan diri dan caranya sangatlah mudah. Kamu juga tidak perlu repot mengantri hanya untuk mendaftar. Karena saat ini, kamu bisa mendaftar BPJS lewat internet alias daftar online.

Melalui kemudahan inilah, kamu lebih efisien dan menghemat waktu. Rupanya, banyak orang yang mencari tahu cara daftar BPJS online karena beberapa orang masih belum mengetahui apabila BPJS bisa mendaftar lewat internet.

Padahal cara daftar BPJS online sangat mudah dilakukan. Kamu bisa melakukan cara daftar BPJS online di rumahmu. Penasaran, bagaimana cara daftar BPJS online?

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber cara daftar BPJS online yang bisa kamu coba, Jumat (22/3/2019) .

Cara daftar BPJS online diharapkan dapat membantu mengatasi masalah tingginya animo masyarakat untuk mendaftar BPJS Kesehatan di Kantor BPJS. Pendaftaran BPJS dapat dilakukan dengan membuka website www.BPJS-kesehatan.go.id kemudian memilih kolom ‘Layanan’ , klik ‘Pendaftaran Peserta’ kemudian menyetujui Syarat dan Ketentuan.

Sebelumnya, kamu menyiapkan beberapa syarat yang diperlukan.

• Kartu Tanda Penduduk (Scan KTP),

• Kartu Keluarga (Scan KK),

• Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (Scan NPWP),

• Alamat email aktif, disarankan untuk Gmail, serta nomor telepon yang bisa dihubungi.

Setelah membuka website BPJS Kesehatan, kamu dapat langsung mengisi data pribadi yang diminta sesuai dengan kolom yang disediakan. Setelah semua diisi dengan benar, selanjutnya klik ‘Simpan’. Setelah mengisi formulir secara lengkap, kamu diminta untuk memilih besaran iuran sesuai dengan kelas perawatan yang dipilih.

Setelah data tersimpan, sistem akan mengirimkan email Notifikasi Nomor Registrasi ke alamat email sesuai yang diisikan oleh calon peserta. Selanjutnya calon peserta harus melakukan pembayaran di bank sesuai dengan virtual account yang diberikan melalui Bank Mandiri, BRI atau BNI.

Setelah melakukan pembayaran, peserta dapat mencetak e-ID dengan link yang terdapat pada email Notifikasi Nomor Registrasi. Kartu e-ID dapat dicetak sendiri dengan tinta hitam dan memiliki fungsi yang sama dengan kartu peserta BPJS Kesehatan. Kartu ini dibawa ketika berobat beserta identitas pendukung berupa KTP atau KK jika pasiennya berusia di bawah 17 tahun dan belum memiliki kartu identitas.

Setelah sekitar 7 hari pasca mendaftar online, calon peserta bisa mengambil langsung kartu peserta ke Kantor BPJS Kesehatan mana saja. Jangan lupa untuk membawa kelengkapan dokumen berupa KTP asli dan fotokopi, fotokopi KK, foto berwarna ukuran 3×4 dua lembar, formulir pendaftaran yang didapatkan setelah pendaftaran online, serta bukti pembayaran bank.

Nah, sekian ulasan terkait dengan cara daftar BPJS online yang harus kamu tahu. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman kamu yang membutuhkan ya. Selamat mencoba!

HEADLINE: Gempa Magnitudo 5,6 Malang Disusul Erupsi Gunung Bromo, Terkait?

Liputan6.com, Jakarta – Dua peristiwa alam dengan waktu berdekatan terjadi di Jawa Timur. Gempa dengan magnitudo 5,9 yang kemudian dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,6 menggoyang Malang, Selasa (19/2/201) pukul 02.30 WIB. Lindu dengan kedalaman 10 kilometer tersebut dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Tak lama berselang, Gunung Bromo, yang letak geografisnya tak jauh dari Malang, erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik putih kecoklatan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut, erupsi terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 600 meter di atas puncak (± 2.929 m di atas permukaan laut). Status Bromo pun naik menjadi Level II atau Waspada.

Dua peristiwa alam ini pun mengundang tanya, adakah keterkaitan antara gempa Malang dengan erupsi Bromo?

Ahli Geologi dari Pusat Studi Kebumian, Bencana, dan Perubahan Iklim (PSKBPI) Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya Amien Widodo berpendapat, gempa Malang dan erupsi Bromo adalah dua peristiwa alam yang berbeda.

“Jalannya beda-beda. Sistemnya sendiri-sendiri dan letaknya beda jauh,” ujar Amien saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (19/2/2019).

Dia menyebut, gempa Malang terjadi karena tumbukan lempeng Samudra Hindia dan Eurasia. 

“Beberapa bulan terakhir Malang Selatan memang sering gempa. Terakhir ya pagi tadi itu hingga magnitudo 5, terasa dampaknya,” ujarnya.

Sedangkan untuk Bromo, Amien menyatakan erupsi merupakan fenomena yang biasa terjadi karena memang saat ini sudah waktunya gunung itu aktif.

“Kalau memang aktif, ya aktif, memang begitu. Seperti orang hamil, ketika tiba masanya ya mbrojol, mengeluarkan abu panas,” tuturnya.

Amien menjelaskan, erupsi Bromo yang terakhir terjadi pada 2010 dan pada 2019 ini kembali terjadi.

“Jadi kisaran waktu erupsi Gunung  Bromo itu terjadi sembilan tahun sekali, kayak Gunung Merapi, mirip-mirip,” katanya.

Infografis Letusan Gunung Bromo (Liputan6.com/Abdillah)

Penegasan serupa disampaikan Adi Susilo. Kepala Pusat Studi Kebumian dan Kebencanaan Universitas Brawijaya Malang ini berpendapat, gempa Malang dan erupsi Bromo tak terkait. Fenomena itu adalah keseimbangan alam yang normal terjadi.

“Justru jika tidak terjadi gempa dan aktivitas vulkanik di Gunung Bromo, masyarakat Malang dan sekitarnya patut waspada,” jelasnya kepada Liputan6.com Selasa, (19/2/2019). 

Dia menyatakan, waktu gempa dan letusan Bromo yang berdekatan itu, hanya kebetulan. Menurut Adi, titik kedalaman gempa Malang sangat dangkal, jika dipotong ke utara tidak akan menyentuh kelompok magma Bromo.

Dekan Fakultas Matematika dan IPA (Mipa) Universitas Brawijaya ini menyebut, dua fenomena alam itu memang harus rutin terjadi. Pelepasan energi yang bisa mengurangi potensi terjadi gempa maupun letusan gunung berapi yang jauh lebih besar.

Gempa yang terjadi di selatan Malang disebabkan kerak atau lempeng patahan bumi di kawasan ini termasuk tua. Sehingga sangat sering terjadi gempa bumi berkekuatan besar yang bisa terekam maupun gempa kecil yang tak bisa terekam oleh seismograf.

“Kalau sering terjadi gempa itu lebih baik karena terus melepas energi. Berbahaya jika tak ada, patahan berpotensi terjadi gempa berkekuatan besar,” ucap Adi Susilo.

Sedangkan Bromo yang termasuk gunung berapi aktif, sangat wajar jika terjadi gempa tremor yang terus-menerus. Kolom di dalam kawah gunung berapi purba ini juga terbuka, melepas energi dengan bentuk aktivitas vulkanik yang rutin.

“Pelepasan energi di Bromo seperti yang terjadi hari ini masih wajar. Berbahaya kalau aktivitasnya berhenti, itu bisa terjadi erupsi dalam skala lebih besar,” ulas Adi.

Karena itulah, gempa yang mengguncang Malang dini hari tadi tak ada korelasinya dengan aktivitas vulkanik di Gunung Bromo. Ini sekaligus memberi sinyal pada pemerintah daerah agar selalu siap siaga jika terjadi bencana alam.

“Mudah–mudahan kekuatan gempa dan letusan Bromo tetap kecil seperti hari ini. Sehingga tak ada potensi terjadi bencana lebih besar,” kata Adi Susilo.

Terpisah, Peneliti utama kegempaan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Danny Hilman Natawidjaja menyatakan, gempa tektonik bisa saja mempengaruhi erupsi gunung.

Dia mencontohkan kejadian di Sumatera pada 2007. Saat itu gempa di Singkarak diikuti letusan Gunung Talang Sumatera Barat tidak lama setelah gempa.

“Intinya gelombang gempa itu bisa membuat tekanan magma naik, karena timbul gelembung udara di magma. Kalau kebetulan ada gunung api yang magmanya penuh terus ada gempa, ya dia berpengaruh,” jelasnya, Selasa (19/2/2019). 

Hanya, Hilman tidak bisa memastikan apakah kasus gempa Malang juga berkorelasi dengan erupsi Bromo.

“Saya belum lihat persis datanya. Jadi belum bisa bilang banyak. Kemungkinan besar sih enggak,” ujarnya Danny.

Penegasan gempa Malang tak terkait letusan Bromo juga disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

Kabid Humas BMKG Taufan Maulana menyatakan, gempa magnitudo 5,6 di Malang adalah aktivitas tektonik di Samudra Hindia, 170 km selatan Malang. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault).

“Sementara ini kita simpulkan tidak ada kaitan (dengan letusan Bromo),”ungkapnya kepada Liputan6.com, Selasa (19/2/2019) 

Pihaknya masih berkoordinasi detailnya soal apakah aktivitas tektonik ini menimbulkan dampak kepada aktivitas vulkanik di Gunung Bromo.

Terlepas itu, pihaknya mengimbau warga Malang dan sekitarnya selalu waspada, tetapi tidak perlu terlalu khawatir dan takut.

“Harapan kita gempa ini memang sebuah proses alamiah yang wajar yaitu proses pelepasan energi gempa dan tidak menimbulkan kerusakan,” ujarnya.

2 dari 4 halaman

Kode Vona Oranye

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan kode Volcano Observatory Notice for Aviation (Vona) warna oranye menyusul hujan abu di Bromo.

Kode tersebut menjadi petunjuk penerbangan bagi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan 3 Bandara di Jawa Timur, yakni Bandara Juanda Surabaya, Bandara Abdurrahman Saleh Malang dan Bandara Blimbingsari Banyuwangi.

Kode Vona oranye artinya ketinggian abu di bawah 5.000 meter di atas permukaan laut. Kode itu dikeluarkan menyusul meningkatnya aktivitas kegempaan di Bromo. Asap tebal membubung setinggi hampir 700 meter dari puncak kawah Bromo, sejak Senin 18 Februari 2019.

Kolom asap itu, juga membawa material abu vulkanik. Sehingga mengakibatkan hujan abu tipis di sekitar Bromo.

Kode Vona oranye juga menunjukkan bahwa abu yang dikeluarkan gunung api intensitasnya rendah. Laporan Vona berisikan informasi waktu letusan, tinggi letusan serta warna abu.

Pada Selasa pukul 06.00 WIB, dilaporkan tinggi kolom abu sekitar 600 meter dari atas puncak (2.929 meter di atas permukaan laut).

Informasi dari Darwin VAAC (Volcanic Ash Advisory Center) menyebut sebaran abu vulkanik masih belum terdeteksi.

“Kami akan memantau perkembangannya untuk update ke depan. Akan tetapi tetap waspada bagi penerbangan,” ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Wilayah III Juanda Teguh Tri Susanto, Selasa (19/2/2019).

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara Abdulrahman Saleh Malang Suhirno mengatakan, aktivitas penerbangan di bandara tak terganggu dengan kondisi Bromo.

“Situasi tetap aman. Tak terdampak apapun dan tetap beroperasi seperti biasa,” kata Suharno, Selasa (19/2/2019).

Dia menyatakan, sejauh ini otoritas bandara tak menerima informasi atau pemberitahuan yang bersifat mendesak. Baik dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG) maupun dari Kementerian Perhubungan yang bisa menyebabkan pembatalan jadwal penerbangan.

“Tidak ada pembatalan karena memang normal-normal saja kondisinya,” ujar Suharno.

Secara keseluruhan Bandara Abdulrahman Saleh Malang melayani 14 jadwal penerbangan setiap harinya. Dengan sebagian besar melayani rute Malang-Jakarta. Tak ada satu pun jadwal yang ditunda atau dibatalkan terkait aktivitas Bromo.

3 dari 4 halaman

Bromo Tetap Aman Dikunjungi

Meski ‘batuk’ dan mengeluarkan abu vulkanik, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNTBS) menyebut kawasan wisata Bromo tetap aman dikunjungi. 

“Berdasarkan pengamatan di lapangan, kondisi Bromo kondusif, seperti hari-hari biasanya,” ujar Kepala Balai Besar John Kenedie, Selasa (19/2/2019). 

Berdasarkan informasi dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA) Bromo yang berada di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, disebutkan aktivitas Bromo Level II atau Waspada.

Sementara cuaca dilaporkan dalam kondisi cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut, timur, tenggara, selatan, dan barat daya, dan barat. Suhu udara 12-20 °C, kelembaban udara 0-0 %, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Secara visual, Bromo terlihat meski berkabut. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dan coklat. Asap ini dengan intensitas tipis hingga tebal dengan tinggi mencapai 700 meter atas puncak kawah. Dengan Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-1 mm, dominan 1 mm.

“Secara umum kondisi Bromo masih kondusif. Dengan potensi kesiap-siagaan yang harus ditingkatkan, yakni kewaspadaan dan mematuhi arahan dan instruksi pengelola TNBTS dan PVMBG,” lanjut John Kenedie.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Bromo Wahyu Andiran Kusuma menambahkan, meski kondusif warga dan juga wisatawan diminta mematuhi radius aman sejauh 1 kilometer dari kawah Bromo.

PGA Gunung Bromo tak bisa memastikan apakah gunung suci Suku Tengger ini akan kembali turun atau malah naik aktivitas vulkaniknya. Namun apapun perubahannya bakal segera diinformasikan secepatnya ke masyarakat.

“Warga maupun wisatawan tetap bisa ke Bromo, tapi tak boleh mendekat kawah. Jika ada perubahan dalam waktu dekat, segera kami informasikan,” katanya.

Wahyu menyatakan, sampai saat ini status Bromo masih waspada. Bromo status siaga terakhir kali pada medio Desember 2015 – Juli 2016. Erupsi saat itu ditandai dengan letusan sampai material abu vulkanik tinggi. Tapi statusnya kembali diturunkan ke level waspada sejak 20 Juli 2016 setelah erupsi surut.

“Jadi kalau ada informasi statusnya siaga bisa dipastikan itu hoaks,” tegasnya.

Sejak erupsi terakhir itu pula, aktivitas vulkanik Bromo fluktuatif. Namun, gejala perubahan aktivitas mulai tampak pada Desember 2018 sampai Januari 2019 lalu. Saat itu sempat terjadi beberapa kali gempa vulkanik di dalam kawah.

“Tapi cirinya tetap sama, dari dalam kawah hanya mengeluarkan asap putih. Itu masih tanda normal,” ujar Wahyu.

Perubahan mulai terjadi dalam dua hari terakhir ini. Kawah mengeluarkan asap kecokelatan disertai material abu vulkanik setinggi 600 meter. Disertai intensitas tipis tremor 0,5 – 1 milimeter. Namun, puncak gunung masih tampak jelas dengan sesekali tertutup kabut.

“Jadi sejak dua hari terakhir ini bisa disebut ada erupsi, tapi levelnya masih kecil,” pungkasnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Akhir Cerita Angin Kencang Gandeng Hujan Lebat Terjang Kota Malang

Liputan6.com, Malang – Angin kencang gandeng hujan lebat menerjang Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (19/2/2019) siang. Sepasang suami istri yang sedang berkendara pun terluka tertimpa pohon tumbang saat melintas.

Angin kencang dengan kecepatan diperkirakan lebih dari 45 kilometer per jam beserta hujan lebat itu berlangsung sekitar 30 menit, sekitar pukul 13.00 WIB. Pasutri itu tertimpa pohon saat melintas di Jalan Cipto dan kini sudah dibawa ke RS Syaiful Anwar Malang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Tri Oki mengatakan, pohon-pohon yang bertumbangan ada di 24 lokasi berbeda.

Tercatat, ada 5 mobil, 9 rumah, dan puluhan motor rusak tertimpa pohon tumbang. Akses jalan di beberapa lokasi juga sempat lumpuh beberapa jam.

Diameter pohon yang tumbang itu mulai dari puluhan sentimeter hingga 1 meter. Dampak kerusakan bisa jadi terus bertambah. Sejauh ini pendataan kerusakan masih terus dilakukan oleh BPBD setempat.

“Ini juga masih di jalan. Tugas kami untuk segera bekerja penanggulangan bencana,” ujar Tri Oki.

Salah satu lokasi pohon tumbang itu terjadi di sebuah warung makan di Jalan Wahidin Sudiro. Saat itu ada banyak pembeli di dalam warung. Beruntung kala pohon besar di atas warung tumbang setelah angin kencang, mereka bisa cepat keluar menyelamatkan diri.

“Alhamdulillah selamat semua. Tapi bangunan yang ambruk menimpa banyak kendaraan yang parkir di depan warung,” kata Rahmat Prayoga salah seorang pembeli di warung itu.

2 dari 2 halaman

Imbauan Potong Pohon

BPBD Kota Malang belum bisa menaksir berapa kerugian ekonomi dampak dari peristiwa ini. Apalagi banyak fasilitas umum yang turut rusak. Sejauh ini pendataan masih terus dilakukan sekaligus memastikan jumlah kerusakannya.

“Ini masih dijalan. Tugas kami untuk secepatnya melakukan penanggulangan bencana,” kata Tri Oki, Sekretaris BPBD Kota Malang.

Ketua DPRD Kota Malang, Bambang Heri Susanto mengatakan sudah meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang untuk memotong pohon – pohon tua yang tinggi menjulang.

“Itu antisipasi sejak awal, sudah kami sampaikan ke mereka agar secepatnya dilakukan,” kata Bambang.

Namun tampaknya belum semua pohon besar di tepi jalan yang dipangkas oleh dinas tersebut. Legislatif pun mendorong agar segera mendata titik rawan pohon tumbang agar tak ada warga yang jadi korban.

“Dalam waktu dekat kami panggil lagi perwakilan pemerintah kota. Agar tak ada korban lagi karena peristiwa seperti ini,” tutur Bambang.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Data ICW: 40 Buronan Kakap Belum Ditangkap, Dari BLBI hingga Century

Jakarta – Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut ada 40 buronan kasus korupsi di Indonesia. Keempat puluh orang itu merupakan buronan sejak 1996 hingga 2018.

“Sejak 1996 sampai dengan 2018,” kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada wartawan, Senin (18/2/2019).

Para buronan yang ada di daftar ICW itu merupakan orang-orang yang diproses oleh Kepolisian dan Kejaksaan. Mereka merupakan buron dalam kasus korupsi kelas kakap seperti kasus BLBI dan Bank Century.

Para buronan yang ada di data itu disebut ICW berada di luar negeri seperti China, Singapura, hingga Hong Kong. Kasus mereka, menurut ICW, ada yang sudah masuk ke persidangan, dan ada juga yang masih penyidikan.

Berikut daftar 40 buronan itu:

Kepolisian
1. Honggo Wendratmo (kasus Kondensat Pertamina)
2. Anton Tantular (kasus Century)
3. Hendro Wiyanto (kasus Century)
4. Dewi Tantular (kasus Century)
5. Hendra Lee (korupsi Bank Global)
6. Budianto (korupsi Bank Global)
7. Amri Iriawan (Korupsi Bank Global)
8. Rico Santoso (Korupsi Bank Global)
9. Irawan Salim (Korupsi Bank Global)
10. Lisa Evijanti (Korupsi Bank Global)
11. Hendra Liem (Korupsi Bank Global).
12. Gunawan (menyewa aset BPPN)
13. Irawan Haryono (menyewa Aset BPPN)
14. Setiawan Haryono (menyewa aset BPPN)
15. Hendrawan Haryono (menyewa aset BPPN)
16. Robert Dale Mc Cuthen (kasus pembangkit listrik tenaga panas bumi)
17. Maria Pauline Lumowa (pembobolan bank BNI)
18. Alfan Susanto (penempatan investasi Askrindo)

Kejaksaan

1. Adelin Lis (perambahan hutan di Mandailing Natal Sumut)
2. Yusuf Rumatoras (Kredit macet Bank Maluku Utara)
3. Soedirjo Aliman (korupsi penyewaan lahan negara)
4. KKT (Korupsi Jaringan Komunikasi PT Telkom Div Regional Sulawesi Selatan)
5. Lidya Muchtar (korupsi BLBI)
6. Hendra Rahardja (korupsi BLBI)
7. Harry Matalata (korupsi BLBI)
8. Toni Suherman (korupsi BLBI)
9. Ede Utoyo (korupsi BLBI)
10. Eddy Junaidi (korupsi BLBI)
11. Hendro Bambang Sumantri (korupsi BLBI)
12. Nader Thaher (korupsi BLBI)
13. Agus Anwar (korupsi BLBI)
14. Eko Adi Putranto (korupsi BLBI)
15. Bambang Sutrisno (korupsi BLBI)
16. Rasat Ali Rifzi (korupsi Bank Century)
17. Eddy Tansil (korupsi Bank Bapindo)
18. Djoko S Tjandra (korupsi Bank Bali)
19. Hentje Abraham (Dana pembelian lahan dan gedung kantor cabang Bank Maluku)
20. Sukmawati Makatita (DAK Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Aru)
21. Handoko Lie (Alih Fungsi lahan KAI di Medan)
22. Hesham Al Waraq (kasus Bank Century)
(haf/dhn)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hasil Piala Indonesia: TIRA-Persikabo Vs Persija Imbang 2-2

CibinongPersija Jakarta bertandang ke markas TIRA-Persikabo dalam leg pertama Piala Indonesia. Dua kali tertinggal, Macan Kemayoran berhasil memaksakan skor imbang 2-2.

Bertanding di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (17/2/2019) sore WIB, Persija mendominasi jalannya pertandingan atas TIRA-Persikabo di 30 menit pertama.

Alih-alih mendapat gol lebih dulu, Macan Kemayoran malah harus kebobolan duluan. TIRA-Persikabo melesakkan go di menit ke-37 lewat tendangan Loris Arnaud.

Persija tak menunggu waktu lama untuk mengubah skor menjadi 1-1. Sundulan Bruno Matos merobek gawang TIRA-Persikabo di menit ke-38.
TIRA-Persikabo kembali unggul jelang turun minum. Kali ini giliran Ciro Henrique yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol itu membawa tim tuan rumah memimpin 2-1 di babak pertama.

Persija dibuat kerepotan oleh TIRA-Persikabo di awal-awal babak kedua. Macan Kemayoran bahkan hampir kebobolan lagi lewat Ahmad Nufiandani, namun bola tembakannya masih melambung di atas gawang.

Persija mulai meningkatkan serangan setelah laga berjalan satu jam. Peluang emas didapat pada menit ke-75 lewat tembakan Heri Susanto yang membentur tiang.

Kerja keras Persija membuahkan hasil di menit ke-78. Bruno Matos menyamkan skor menjadi 2-2 lewat eksekusi penalti, setelah pemain lawan melakukan handball.

Tak ada gol tambahan di sisa waktu. Kedua tim harus puas bermain imbang 2-2.

Susunan Pemain:

TIRA-Persikabo: Angga Saputro; Herwin Tri Saputra, Khurshed Beknazarov, Vava Mario Yagalo; Ahmad Nufiandani, Ciro Henrique, Izmy Yaman, Manahati Lestusen, Muhammad Guntur, Rezky Ikhwan; Loris Arnaud.

Persija Jakarta: Daryono; Tony Sucipto, Neguete Lopes, Maman Abdurahman, Ismed Sofyan; Jahongir Abdumuminov, Bruno Matos, Fitra Ridwan; Novri Setiawan, Bambang Pamungkas, Riko Simanjuntak.

(ran/raw)


Keindahan dan Misteri Berpadu di Pantai Selatan Jember

Liputan6.com, Jember – Salah satu obyek wisata bahari pantai selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur menyuguhkan pemandangan menawan. Bentangan bukit dan pantai bak lukisan alam berjajar sepanjang pantai selatan Jember,  mulai dari Pantai Paseban di Kecamatan Kencong, Pancer Puger, Watu Ulo Kecamatan Ambulu, Pantai Pasir Putih Malikan, Bande Alit Kecamatan Tempurejo, seperti lukisan alam.

Sementara perahu-perahu nelayan berlalu lalang dengan segala aktivitasnya menjadi pemandangan menarik tersendiri. Selain tempat-tempat tersebut menyuguhkan pemandangan indah, juga sebagai urat nadi kehidupan ekonomi masyarakat nelayan sekitar pantai.

Pantai Puger yang terletak kurang lebih 40 kilometer dari Kabupaten Jember juga jadi tujuan orang yang suka memancing. Di pantai ini juga terdapat TPI (Tempat Pelelangan Ikan) yang menjual ikan hasil tangkapan nelayan Puger dan Payangan Desa Sumber Rejo Ambulu. Tidak heran, jika pantai Puger menjadi titik temu antar nelayan.

“Banyak nelayan luar Puger sandar di sini. Seperti nelayan dari Madura, Probolinggo, dan Kalimantan,” ucap Hafid (36) nelayan setempat, Jumat 15 Fberuari 2019.

Daya tarik wisatanya terletak di sekitar Pantai Puger, baik dari Cagar Alam Puger Watangan maupun pesona Sumber Air Kucur di Pantai Kucur. Pantai Puger juga merupakan gerbang keluar menuju Cagar Alam Pulau Nusa Barong.

Aura mistis dirasakan, apalagi saat tradisi larung sesaji yang diadakan setiap tahunnya, tiap bulan Suro. Kedua tempat nelayan dan wisata bahari terpopuler di pantai selatan, nelayan Watu Ulo pantai Payangan Ambulu dan Puger menggelar acara petik laut secara rutin. Selain itu juga menggelar doa bersama sebulan sekali.

“Kami menggelar petik laut dengan melakukan larung sesaji, supaya diberi keberkahan dan keselamatan dan tangkapan ikan yang melimpah, setiap bulan suro,” kata Ketua Forum Nelayan Payangan, Heri Suryata.

2 dari 3 halaman

Tradisi Turun Temurun

Hal ini dilakukan untuk minta perlindungan kepada Allah, supaya dijauhkan dari marabahaya, dan mendapatkan rezeki yang berkah. Tradisi ini sudah menjadi kebiasaan dan turun – temurun, jika tidak dilakukan khawatir terjadi musibah terhadap warga.

Hal senada juga diucapkan Nidom (48) nelayan Puger. Kata Nidom, tradisi dan mitos yang ada di sepanjang Pantai Puger hingga Pantai Kucur memang sudah turun- temurun adanya. Nidom menjelaskan, selain fungsi sesajen seba­gai ucapan syukur kepada Yang Maha. Fungsi sesajen itu sendiri dianggap juga seba­gai penunjuk arah mata angin.

Mereka percaya, arah mata angin merupakan kompas keberuntungan ketika melaut. Jika sesajen terse­but berlabuhnya ke arah utara dan berhenti lama di tengah laut, maka di situlah letak kumpulnya ikan.

Jadi tidak mengherankan jika arah angin, kompas dan perahu merupakan guratan urat nadi kehidupan warga pesisir Pantai Puger yang lekat akan mitologi tersebut. Dan yang terpenting, diberikan rasa keberanian ketika menerjang ganasnya ombak laut Selatan serta diberikan perlindungan dari serangan gaib, baik dari ilmu hitam antar nelayan ataupun kemalangan.

“Makanya den­gan adanya larungan sesaji ini, berharap kedamaian selalu muncul di hari para nelayan. Intinya, jangan sampai terjadi perbuatan celaka gara-gara mencari ikan,” tutur Nidom.

Sementara nelayan lainnya, Muhamad Edy Susanto menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT, diberi keselamatan. Sebab, sejak menjadi nelayan Puger, mulai tahun 1975, sudah mengalami 12 kali kecelakaan.

“Alhamdulillah 12 kali kecelakaan, diterjang ombak saat memasuki pintu pelawangan pantai Pancer Puger, masih diberi keselamatan,” tutur pria yang biasa dipanggil Cak Mat ini.

3 dari 3 halaman

Jadi Menantu Nyi Roro Kidul

Cak Mat menjelaskan, pelawangan Puger adalah tempat yang paling berbahaya dan sudah puluhan perahu dan kapal nelayan, karam saat memasuki pintu pelawangan. Bahkan sudah banyak korban yang meninggal dunia dan hilang yang hingga saat ini belum ditemukan.

“Kepercayaan warga setempat, nelayan yang hilang dan belum ditemukan, dipek mantu Nyi Roro Kidul dijadikan menantu Nyi Roro K idul),” tutur Cak Mat.

Hingga saat ini ada satu tempat di sekitar pantai Pancer yang masih misteri yakni Palung Nyonya. Sehingga wisatawan bahkan warga setempat dilarang mandi di tempat tersebut. Sebab, tempat tersebut terkenal angker dan berbahaya. Jika mandi ditempat tersebut, bisa kesedot dan mayatnya akan keluar lagi di sekitar pintu pelawangan Puger.

“Jika terjadi Kecelakaan di pelawangan, korban terseret arus ke arah barat dan masuk Palung Nyonya, maka mayatnya akan keluar di timur lagi (di pintu pelawangan Puger),” katanya.

Mengapa hal itu, bisa terjadi hingga saat ini, tidak ada yang tahu. Meski demikian, nelayan tetap tidak gentar, apalagi takut melaut.

“Setinggi apapun ombaknya, kami akan tetap melaut, selama ada ikannya. Kalau paceklik ikan kami tidak melaut. Tapi bukan karena takut, tapi karena ikan tidak keluar. Kami hanya takut lapar saja,” katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini: