Sukseskan Bazar Ramadan, Gereja di Malaysia Izinkan Halamannya untuk Parkir

Seorang warga bernama Junin Bebi (82) mengatakan bahwa di Sabah, semua orang, terlepas dari rasa dan agama adalah teman dan keluarga.

Menurut Junin, ia telah terbiasa melihat hubungan dekat dan baik antra orang-orang dari semua agama di kota itu.

“Saya harap kita tidak akan kehilangan ikatan yang kita miliki bersama di Sabah,” katanya.

Junin juga mengatakan prihatin atas meningkatnya insiden yang melibatkan kejahatan rasial dan propaganda berbasis agama di bagian lain dunia, bahkan di Malaysia.

“Jangan membawa kebencian seperti itu di sini (Sabah), kita adalah satu,” kata Junin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *