Status Luna Maya di DPT Sudah Kawin, Ketua RT Beri Penjelasan

Jakarta – Status Luna Maya sebagai DPT di TPS 119 ditulis S yang berarti Sudah Kawin. Pada 2017 saat pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Luna pernah protes soal kesalahan penulisan statusnya itu.

Kesalahan itu dibenarkan oleh ketua RT 001/012, Djumanta, tempat Luna Maya tinggal. Djumanta mengatakan dirinya tak pernah mengurus pernikahan Luna.

“Oh salah itu, dia belum menikah kok,” kata Djumanta ditemui di TPS 119, Bangka, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Akan tetapi, Djumanta mengatakan Luna memang belum mengajukan untuk mengurus kesalahan tersebut. Mereka menegaskan tak pernah mendaftarkan Luna sudah menikah.

“Dia nggak ada usulan untuk mengubah ya yang bikin dulu siapa di sini, kita nggak daftarin dia udah nikah,” jelasnya.

“Iya dia lapor ke kita atau kita yang urus gitu. Jadi ada penghantar ke kelurahan ke RW, baru mau mengubah. Harus sendiri. Dia lapor ke RT, RW, lurah, urus bisa. Mungkin ada kesalahan. Kita sih nggak pernah urus dia udah nikah, nggak,” tegas Djumanta.

Djumanta meyakini itu hanya terjadi kesalahan penulisan. Dia tak pernah melihat ada surat yang menyatakan mantan kekasih Reino Barack itu sudah menikah.

“Mungkin (kesalahan penulisan). Nggak ada (surat lampiran yang menyatakan sudah nikah),” aku Djumanta.
(kmb/kmb)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Kapolda: Tak Ada Peningkatan Status Keamanan Jakarta Jelang Pemungutan Suara

Gatot mengatakan, apabila dalam perkembangan di lapangan terjadi potensi peningkatan kerawanan, seperti meningkatnya dukungan terhadap pasangan tertentu atau potensi terjadinya konflik sosial, maka baik TNI dan Polri akan mempertebal kekuatan pasukan.

“Kita akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat untuk masyarakat menjadi aman, nyaman untuk datang ke TPS dan kita jamin itu. Jangan takut dan jangan ragu untuk datang ke TPS untuk memilih sesuai dengan kehendak mereka masing-masing,” kata Gatot.

Sementara itu, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono menegaskan bahwa saat ini wilayah Jakarta dan sekitarnya berada dalam kondisi yang aman dari berbagai bentuk ancaman dan gangguan menjelang Pemilu 17 April 2019.

“Kita akan deteksi dan akan kita cegah sedini mungkin (ancaman dan gangguan) sehingga pada kegiatan pemilu demokrasi, pesta demokrasi tanggal 17 April dan pasca-nya, kita berharap semuanya dapat berlangsung dengan aman dan damai,” ujar Eko.

6 Status Facebook Bocah Tentang Cinta Ini Bikin Kamu Ngelus Dada

Liputan6.com, Jakarta Jatuh cinta memang bisa bikin hati berbunga-bunga. Kadang bikin senyum-senyum sendiri dan bahagia sepanjang hari. Meski terkadang, kalau cinta tak berjalan sesuai dengan harapan bisa membuat sedih dan terluka.

Biasanya ketika orang sedang jatuh cinta, teman adalah tempat yang tepat untuk bercerita. Namun, bagi beberapa orang rasanya ada yang janggal, ketika tidak mencurahkan perasaanya ke media sosial.

Maka, wajar saja jika sedang jatuh cinta laman media sosial berisi tentang kata-kata cinta atau mungkin kode untuk gebetan. Tetapi, hal ini tidak  hanya dilakukan bagi orang dewasa saja loh, tetapi juga untuk bocah yang masih duduk di bangku sekolah.

Tak bisa dipungkiri kemudahan mengakses internet khususnya media sosial membuat para bocah ini lebih mudah untuk menuliskan apa saja yang ia rasakan termasuk urusan asmara. Bahkan dari beberapa status yang mereka tulis, mereka tidak kalah jago dengan orang dewasa.

Penasaran bagaimana status Facebook bocah tentang cinta ini? Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (8/4/2019).

BPBD Sleman Buat Aplikasi Jarak Aku dan Merapi untuk Pantau Status Vulkanik

Liputan6.com, Sleman – Guguran awan panas dan lava pijar hingga kini terus terjadi di Gunung Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, BPBD setempat membuat aplikasi yang bisa membantu warga untuk mendeteksi aman tidaknya posisi warga.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (5/4/2019), BPPTKG Yogyakarta mencatat Gunung Merapi mengeluarkan tujuh kali guguran sepanjang Jumat pagi. Aktivitas vulkanik Gunung Merapi terus terjadi secara fluktuatif.

Untuk mencegah adanya korban akibat aktivitas Gunung Merapi, BPBD Kabupaten Sleman membuat aplikasi untuk warga bernama Jarak Aku dan Merapi.  

Dengan aplikasi yang bisa diunduh di telepon genggam, warga bisa mengetahui apakah posisinya aman atau tidak dari ancaman bencana Gunung Merapi. Warga pun bisa melakukan upaya yang diperlukan untuk menyelamatkan diri.  

Selain bisa mengetahui jarak pengguna dengan Merapi, warga juga bisa mengetahui lokasi pengungsian atau tempat aman terdekat.  

Saat ini, warga dilarang beraktivitas kurang dari radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Ini Trik Hilangkan Status ‘Sedang Mengetik’ di WhatsApp

Liputan6.com, Jakarta WhatsApp merupakan salah satu aplikasi berkirim pesan yang hingga saat ini banyak digunakan oleh orang-orang. Aplikasi WhatsApp tidak hanya digunakan untuk berkirim pesan saja.

Hingga saat ini, WhatsApp selalu meningkatkan atau mengembangkan aplikasi berkirim pesannya dengan sejumlah fitur. Beberapa fitur yang saat ini sudah bisa dimanfaatkan oleh pengguna seperti video call di grup, membuat status, telepon grup, dan lain sebagainya.

Memanfaatkan fungsi utama dari WhatsApp ini, ada juga fitur yang biasa Anda rasakan saat berkirim pesan ini. Ya, di mana saat Anda berkirim pesan, pasti terdapat status ‘Typing’ atau ‘Sedang Mengetik’. Ternyata, bagi beberapa orang merasa kurang nyaman dengan adanya status tersebut.

Ya, sebenarnya fungsi dari status tersebut guna untuk mengetahui orang yang Anda kirimi pesan sedang membalas pesan Anda atau sebaliknya. Saat teman yang sedang Anda kirimi pesan, kemudian langsung membalasnya, maka Anda mendapati status ‘Typing’ atau ‘Sedang Mengetik’.

Biasanya orang yang tidak nyaman dengan adanya status ini. Hal itu karena sudah menunggu cukup lama pesan apa yang sedang diketik, namun ternyata tidak ada pesan yang dikirimkan. Hal ini bisa saja si calon pengirim pesan sedang bingung ingin membalas pesan seperti apa. Sehingga membuatnya berpikir untuk merangkai kata dan lain sebagainya. Hingga muncul ‘Typing’ atau ‘Sedang Mengetik’.

Sekarang Anda sudah bisa menghilangkan status ‘Typing’ atau ‘Sedang Mengetik’ ini dengan menggunakan aplikasi. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber trik menghilangkan status ‘Sedang Mengetik’ di WhatsApp Anda, Sabtu (30/3/2019).

Tulis Status FB Jokowi Main Dukun, Pria di Sumut Ditangkap

Jakarta – Polisi menangkap pria berinisial ZA (25) warga Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut) terkait kasus ITE. ZA menulis status di akun Facebook soal yang dinilai menghina Jokowi dan main dukun.

“Iya, yang bersangkutan sudah diamankan hari Minggu (17/3) lalu,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat dihubungi, Jumat (22/3/2019).

Tatan menjelaskan kasus ini bermula dari laporan Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumut Jokowi-Ma’ruf. TKD mempersoalkan isi stastus itu.

“Yang bersangkutan dilaporkan tentang, karena kan menyebutkan berkaitan dengan 01, ‘b***s*t’ dan seterusnya, ‘pakai dukun untuk capres 01’, jadi dilaporkan oleh TKD Sumut,” ujarnya.
Tatan menambahkan isi status Facebook ZA tersebut yakni ‘B*n*t*ng kau otak setan main dukun, 2019 tetap ganti presiden,. “‘B*n*t*ng kau’ ya Pak jokowi yang dimaksudnya, otak setan main dukun,” ucapnya.

Polisi yang menindaklanjuti laporan itu kemudian melakukan serangkaian pemeriksaan hingga menangkap ZA di kediamannya. ZA mengaku menulis status itu atas kemauan sendiri.

“Dia merasa bahwa pemerintah itu tidak baik, bahwa capres 01 itu tidak baik. dan dari hasil keterangan yang bersangkutan itu atas kemauan sendiri, tidak ada yang menyuruh,” kata Tatan soal motif ZA.

ZA telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dikenakan UU ITE Pasal 14 Ayat 1 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Subsider Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 jo Pasal 27 Ayat 3 jo Pasal 45 Ayat 3 UU RI Nomor 11 tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE.
(idh/hri)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Status Direktur Krakatau Steel yang Kena OTT KPK Ditentukan Besok

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan direktur PT Krakatau Steel menerima suap dari pihak swasta. KPK menduga, sebagian uang suap telah diterima yang bersangkutan sebelum OTT.

“Diduga sebagian uang telah diberikan secara cash dan yang lainnya menggunakan sarana perbankan,” kata Basaria saat dikonfirmasi soal OTT direktur Krakatau Steel, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Menurut dia, penyidik tengah mendalami transaksi tersebut, apakah menggunakan rupiah atau dolar.

KPK menduga, direktur Krakatau Steel itu menerima suap dari pihak swasta yang pernah berkepentingan dengan salah satu proyek di BUMN tersebut.

“Ada rencana pemberian uang dari pihak swasta yang pernah atau berkepentingan dengan proyek di salah satu BUMN,” ujar Basaria.

Mbah Moen Sambangi PPP untuk Rapat Penetapan Status Romahurmuziy

Jakarta – Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH Maimun Zubair (Mbah Moen) mendatangi kantor DPP PPP. Mbah Moen akan mengikuti rapat pengurus harian PPP untuk menetapkan status Romahurmuziy yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Pantauan detikcom, Mbah Moen tiba di Kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, pukul 14.40 WIB. Mbah Moen datang dengan didampingi putranya yang juga politisi PPP Taj Yasin.

Kedatangan Mbah Moen disambut Suharso Manoarfa, Zainut Tauhid, Arwani Thomafi dan sejumlah elite PPP lainnya. Zainut mengatakan Mbah Moen akan ikut dalam rapat pengurus harian yang akan digelar sore nanti. Rapat tersebut juga akan mempertemukan para anggota majelis PPP.
“Iya Mbah Moen datang untuk rapat nanti sore bersama Majelis Pertimbangan Partai dan Majelis Pakar,” ujar Zainut di lokasi, Sabtu (16/3/2019).
Sebelumnya Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan rapat pengurus harian dilakukan guna membahas terkait penetapan status Romahurmuziy dalam partai. Dalam rapat nanti jelas Arsul juga sekaligus akan membahas terkait pengganti pelaksana tugas (plt) sebagai ketua umum. Hasilnya akan diumumkan usai rapat.

“Kalau beliau ini diberhentikan atau diberhentikan sementara maka akan ada Plt ketum. Plt ketum sampai kapan, itulah nanti yang akan ditetapkan dalam rapat nanti. Dan kalau berdasarkan ketentuan anggaran rumah tangga maka nanti rapat pengurus harian akan memutuskan apakah salah satu di antara wakil ketua umum ini yang naik sebagai pelaksana tugas Ketua Umum, atau ada keputusan lain itu sepenuhnya nanti wewenang pengurus rapat harian,” ucap Arsul.

“Hasilnya mudah-mudahan bisa hari ini tapi sekali lagi saya tidak ingin mendahului karena di PPP rapatnya demokratis,” lanjutnya.
(eva/jbr)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPK Sudah Putuskan Status Romahurmuziy

Jakarta – KPK sudah memutuskan status Ketum PPP Romahurmuziy dan lima orang lainnya yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Pengumuman hasil gelar perkara akan disampaiakan KPK siang ini.

“Terkait dengan perkara, sebelum 24 jam berakhir pagi ini, KPK telah menentukan status hukum perkara dan orang-orang yang diamankan kemarin. Hasil dan barang bukti akan kami sampaikan pada konferensi pers,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Sabtu (16/3/2019).


Selain Rommy, sejumlah orang yang dibawa dari Jatim terkait OTT menurut Febri masih dimintai keterangan. “Pihak-pihak yang dibawa dari Jatim masih diperiksa,” katanya.

KPK akan menjelaskan secara detail kronologi penangkapan Romahurmuziy di Surabaya, Jumat (15/3). KPK menyatakan OTT tersebut diduga terkait transaksi suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

“KPK juga mengamankan sejumlah uang yang diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama. Hal ini kami duga sudah terjadi beberapa kali sebelumnya,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan kepada wartawan.

Saksikan juga video ‘Rommy Di-OTT, Suara Internal PPP Bisa Berlabuh ke Prabowo’:

[Gambas:Video 20detik]

(fdn/fdn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Waspada, Sumsel Segera Tetapkan Status Siaga Karhutla

Liputan6.com, Palembang – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus mengancam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) setiap memasuki musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel pun langsung bersiap menghadapi terjadinya karhutla kembali.

Kepala BPBD Sumsel Iriansyah mengatakan, dalam waktu dekat BPBD Sumsel akan menetapkan Sumsel dengan status siaga bencana karhutla.

“Sekarang Surat Keputusan (status siaga) sudah di tangan Gubernur Sumsel dan tinggal disahkan,” ujarnya kepada Liputan6.com, Senin (11/3/2019).

Penetapan status siaga bencana sedari dini, menjadi upaya penanganan maksimal untuk mengantisipasi karhutla.

Iriansyah memastikan semua pihak baik pemerintahan, TNI, Polri, dan perusahaan yang ada diwilayahnya, siap menghadapi bencana karhutla.

Pada hari Selasa (12/3/2019), BPBD Sumsel akan berkoordinasi dengan Kepala BNPB Doni Monardo, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Pemprov Sumsel dan stakeholder terkait untuk penetapan siaga bencana karhutla ini.

“Dalam rapat tersebut, kita akan mempersiapkan antisipasi karhutla lebih intensif. Termasuk kesiapan saraa dan prasarana, baik dari kepemerintahan, Manggala Agni dan perusahaan perkebunan swasta di Sumsel,”katanya.

Dia mengharapkan dengan adanya penetapan status ini, bisa meminimalisir terjadinya karhutla di Sumsel.

Diakui Irianyah, Sumsel merupakan daerah yang sangat rawan terjadinya karhutla. Hal ini diperparah dengan luasnya kawasan gambut yang sangat mudah terbakar.

“Kami tidak ingin kembali terulang karhutla. Setiap tahun kita selalu diupayakan pencegahan dan pengendalian karhutla yang matang. Terlebih sebelum masuk musim kemarau,”ujarnya.

Ada beberapa daerah rawan karhutla yang sudah dipetakan BPBD Sumsel, yaitu Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Muara Enim. Di daerah ini banyak lahan gambut yang mudah terbakar.