Arsenal vs Rennes: Berharap Tuah Emirates Stadium

Liputan6.com, London – Arsenal akan menjalani laga leg kedua babak 16 Liga Europa dini hari WIB nanti. The Gunners yang tertinggal 1-3 di leg pertama, harus mampu membalikan keadaan defisit dua gol bila ingin terus melaju ke babak perempat final.

Untung, kabar baik menghampiri klub berjulukan Meriam London itu. Striker andalan mereka, Alexandre Lacazette yang sebelumnya absen, bisa kembali merumput. Penyerang asal Prancis ini mendapat potongan masa hukuman oleh UEFA.

Ia sebelumnya menerima larangan bermain di tiga pertandingan akibat akumulasi kartu. Namun, masa skors yang diterimanya dikurangi menjadi dua laga. Striker 27 tahun ini absen saat laga melawan BATE dan pada leg pertama lalu melawan Rennes.

Kehadiran seorang Lacazette merupakan keuntungan bagi Arsenal. Dengan kembalinya pria Prancis ini, diharapkan dapat menjadi juru gedor di lini depan The Gunners bersama Pierre-Emerick Aubameyang.

Selain kehadiran Lacazette, Arsenal juga diutungkan bermain di kandang. Pelatih mereka, Unai Emery sangat menginginkan para suporter untuk membuat atsmosfer yang luar biasa. Hal ini akan menjadi tambahan suntikan semangat bagi timnya.

“Kita harus bersama dan menciptakan suasana besar di Emirates dengan para pendukung kami. Hal ini akan membentu kami melakukan kinerja terbaik,” tutr Emery seperti yang dikutip Sky Sports.

Adik Almarhumah Rina yang Wisuda Digantikan Ayah Ditawari Masuk UIN Tanpa Tes

Banda Aceh – Kisah Bukhari (59) mengikuti prosesi wisuda untuk menggantikan almarhunah putrinya Rina Muharrami membuat haru banyak orang. Pihak rektorat UIN Ar-Raniry Banda Aceh kini memberikan undangan masuk UIN tanpa tes untuk adik Rina.

“Kita memberikan panggilan undangan untuk masuk ke UIN kepada adiknya pada saat nya nanti. Masuk melalui jalur undangan tanpa tes. Ini kita melihat ada adiknya yang sedang belajar di pesantren atau setara dengan SMA,” kata Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Warul Walidin, kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Menurut Warul, pemberian undangan itu sebagai bentuk penghargaan kepada orang tua Rina yang telah berjuang menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. Selain itu, Rina juga meninggal saat tengah menuntut ilmu.

“Dia masih sedang berada di bangku kuliah. Dia meninggal pada 5 Februari lalu karena sakit, sehingga belum sempat merasakan yudisium dan mengikuti proses wisuda seperti teman-temannya yang lain,” jelas Warul.

“Kemudian sang ayah rela mewakili sang ananda untuk mengambil ijazahnya. Ini sebagai pertanda orang tua memberikan atensi dan perhatian yang sangat tinggi terhadap pendidikan anak. Bahkan Rina sudah tiada, tapi berkenan hadir untuk menerima ijazah yang dianugerahkan oleh kampus,” ungkap Warul.

Pihak rektorat juga sudah berkunjung ke rumah duka pada Kamie 28 Februari kemarin. Rektor menyerahkan baju toga kepada keluarga almarhumah Rina.

“Kami memberikan baju toga adalah sebagai wujud dari kecintaan semua komunitas kampus,” kata Warul.

Seperti diketahui, cerita tentang sosok almarhumah Rina dan kedatangan sang ayah untuk mewakili di acara wisuda diceritakan di situs UIN Ar-Raniry, Kamis (28/2/2019). Rina adalah mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Tarbiyah.

Rina menjalani sidang skripsi pada 24 Januari 2019 pukul 12.00 WIB. Tetapi, 13 hari setelahnya yaitu pada 5 Februari 2019 sebelum Subuh, perempuan kelahiran 16 Mei 1996 itu meninggal pada usia 22 tahun. Rina meninggal dunia setelah menderita penyakit tifus stadium akhir hingga berujung pada saraf.
(agse/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tinggalkan MU, Rossi Jalani Trial di LA Galaxy

Liputan6.com, Manchester – Giuseppe Rossi akhirnya meninggalkan MU setelah sempat berlatih bersama beberapa waktu terakhir. Amerika Serikat menjadi tujuan baru eks pemain Setan Merah tersebut.

Rossi sempat digadang-gadang sebagai salah satu pemain dengan segudang talenta pada usia mudanya. Manchester United (MU), yang kala itu diasuh Sir Alex Ferguson, lalu membajaknya dari skuat muda Parma pada tahun 2004.

Sayangnya, ia gagal menembus skuat utama. Bersama The Red Devils, ia hanya mampu mengantongi lima penampilan saja di Premier League. Alhasil, ia harus bergonta-ganti klub guna mendapatkan kesempatan bermain yang lebih.

Rossi sempat menemukan performa terbaiknya bersama Villarreal. Tapi, cedera parah yang dialaminya membuatnya harus tersingkir dari klub asal Spanyol itu pada tahun 2013. Setelah mondar-mandir di tim lain, ia akhirnya berakhir tanpa klub di tahun 2018 lalu.

Pada Januari 2019, ia sempat turut serta dalam sesi latihan MU yang diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer. Kehadirannya di tempat latihan memantik rumor soal dirinya bergabung dengan The Red Devils untuk sisa musim ini.

Namun tak lama berselang, kabar tersebut ditampik langsung oleh Solskjaer. Alhasil, Rossi pun kembali terluntang-lantung mencari klub baru untuk melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola.

2 dari 2 halaman

Ke LA Galaxy

Lama tak terdengar kabar soal dirinya, hingga rumor soal masa depannya kembali muncul baru-baru ini. Rossi disebut sedang melakoni masa percobaan dengan klub yang berbasis di kota Los Angeles, Amerika Serikat.

Menyusul unggahan di Instagram yang menunjukkan dirinya sedang terbang ke Amerika, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Rossi akan segera bergabung dengan LA Galaxy. Di klub tersebut, ia bisa dipasangkan dengan mantan penyerang MU, Zlatan Ibrahimovic.

Namun media lainnya, The Athletic, menebar laporan yang berbeda. Disebutkan bahwa pria berumur 32 tahun tersebut akan melakoni sesi percobaan bersama rival sekota LA Galaxy, yakni Los Angeles FC.

Klub yang bermarkas di Banc of California Stadium itu tak memiliki nama-nama mentereng. Meskipun demikian, mereka tetap mampu mencatatkan torehan apik dengan finis di peringkat tiga klasemen Grup B Major League Soccer dengan koleksi 57 poin.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Emery Sebut Mesut Ozil Sudah Bahagia di Arsenal

Liputan6.com, London – Mesut Ozil tampil gemilang saat Arsenal mengalahkan Bournemouth 5-1 di Liga Inggris, Rabu (27/2) atau Kamis dini hari WIB. Pelatih Arsenal, Unai Emery pun memuji penampilan pemain asal Jerman itu.

Emery menilai sang pemain sudah semakin bahagia membela Arsenal sehingga mempengaruhi performanya di atas lapangan.

Sejak akhir tahun 2018 kemarin, Ozil memang kerap diberitakan tidak bahagia di Arsenal. Ia mulai tersingkir dari tim utama The Gunners sehingga banyak rumor mengatakan bahwa ia akan meninggalkan Emirates Stadium di bulan Januari kemarin, meski hal itu tidak terlaksana.

Playmaker Timnas Jerman ini kembali menunjukkan sinarnya dini hari tadi. Ia membuat satu gol dan satu assist saat Arsenal mengalahkan Bournemouth dengan skor 5-1 di Emirates Stadium.

Emery sendiri mengaku terkesan dengan permainan yang ditunjukan oleh sang playmaker. “Hari ini Ozil bermain dengan bagus,” buka Emery kepada BBC Sports.

2 dari 3 halaman

Kontribusi Besar 

Emery sendiri mengakui bahwa kemenangan besar timnya di Emirates Stadium ini tidak terlepas dari performa Ozil pada laga tersebut.

Emery menilai Ozil sudah menunjukkan kualitasnya sehingga ia berkontribusi besar pada kemenangan timnya pada laga itu.

“Hari ini dia sudah banyak membantu kami dengan kualitas yang ia miliki. Ia juga mampu mengorganisir tim ini dan bermain di sistem yang berbeda.”

3 dari 3 halaman

Teori Emery

Emery sendiri juga punya teori di balik performa apik sang playmaker pada pertandingan dini hari tadi.

Emery menilai Ozil saat ini sudah merasa lebih bahagia di Arsenal sehingga ia bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya bersama tim asal London Utara itu.

“Saya rasa dia kini sudah merasa lebih bahagia bersama kami. Saya dan rekan-rekan setimnya sangat bangga akan apa yang dilakukan Mesut hari ini.” tandasnya.

Cerita Pilu Ayahanda Gantikan Wisuda Mendiang Putrinya

Jakarta – Cerita pilu seorang ayah yang menggantikan mendiang putrinya untuk menghadiri wisuda jadi viral dan membuat banyak orang terharu. Begini cerita lengkapnya.

Ayah itu bernama Bukhari (59). Pada 5 Februari 2019 lalu, Bukhari kehilangan putri sulungnya, Rina Muharrammi yang meninggal karena sakit tifus stadium akhir hingga berujung pada saraf. Sebelumnya, Rina sakit beberapa hari menjelang sidang. Sempat dibawa ke RS, mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry 3 kali gagal sidang karena sakit.

Hingga akhirnya, Rina sidang skripsi pada 24 Januari 2019. Dua hari setelahnya, Rina kembali sakit hingga akhirnya dirawat di Rumah Sakit Meuraxa, Banda Aceh. Rina koma selama tiga hari sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir 13 hari setelah menjalani sidang.

Cerita Pilu Ayahanda Gantikan Wisuda Mendiang PutrinyaFoto: Almarhumah Rina yang digantikan ayah saat wisuda (Dok. Keluarga)

Pada Rabu (27/2) pagi-pagi, Bukhari menerima telepon dari salah satu dosen UIN Ar-Raniry. Dia diminta datang ke kampus lebih cepat karena tidak ada undangan layaknya orang tua lain. Bukhari diminta untuk ikut mengambil ijazah mendiang Rina.

Saat mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Tarbiyah dipanggil, Bukhari ikut maju. Pria berusia 59 tahun itu ikut berbaris bersama wisudawan lainnya untuk naik ke panggung. Saat wisudawan lainnya bertoga, Bukhari memakai kemeja lengan panjang dan peci. Dia lalu menerima ijazah Rina lalu bersalaman dengan rektor dan dekan di atas panggung.

Cerita Pilu Ayahanda Gantikan Wisuda Mendiang PutrinyaFoto: Ayah gantikan almarhumah anak saat wisuda (Dok. UIN Ar-Raniry)

Air mata Bukhari menetes saat dipeluk oleh rektor dan diminta untuk sabar. Usai menerima ijazah, Bukhari makin tak bisa membendung tangisnya terlebih kala melihat semua orang menangis.

Ketika wisuda selesai, suasana haru kembali terjadi. Bukhari yang datang ke UIN bersama adik Rina ingin mengabadikan momen wisuda dengan kamera. Biasanya orang tua berfoto dengan anak-anaknya. Pada akhirnya, Bukhari mengajak wisudawan lain yang merupakan teman Rina untuk berfoto sambil membawa ijazah mendiang anaknya.

Seketika, sang juru foto mengabadikan momen. Setelah itu, Bukhari pulang ke rumah dengan mata sembab.

Di mata Bukhary, Rina adalah sosok yang tidak pernah membebani orang tua. Bahkan, dia menerima berapa saja uang jajan yang diberikan. Semasa hidupnya, Rina adalah anak yang cerdas dan selalu juara kelas.

Cerita Pilu Ayahanda Gantikan Wisuda Mendiang PutrinyaFoto: Ayah yang gantikan almarhumah putrinya saat wisuda (Agus Setyadi/detikcom)

Kisah Bukhari dan almarhumah Rina jadi viral setelah videonya diunggah oleh akun media sosial UIN Ar-Raniry. Netizen terharu lalu memberi pujian serta mendoakan almarhumah Rina.

Alfatihah untuk Rina….
(imk/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Liga Inggris: Merson Nilai Rodgers Lebih Pantas Latih Chelsea

Liputan6.com, Jakarta Mantan gelandang Arsenal Paul Merson memuji Brendan Rodgers. Ia menilai Rodgers adalah salah satu manajer paling top di Eropa saat ini dan pantasnya menjadi bos di Chelsea.

Rodgers sempat menunjukkan keahliannya saat masih di Liverpool. Ia membawa klub itu nyaris juara pada musim 2013-14 lalu.

Namun setelah kehilangan kendali tim, ia kemudian dipecat dan digantikan oleh Jurgen Klopp. Setelah itu Rodgers menerima pinangan Glasgow Celtic.

Bersama klub Skotlandia itu, Rodgers meraih sukses besar. Di sana ia membawa klub tersebut meraih tujuh gelar juara sejak tahun 2016.

2 dari 3 halaman

Dipinang Leicester

Sementara itu, Leicester City musim ini tampil kurang stabil. Pada akhirnya mereka pun memecat Claude Puel pada hari Minggu (24/02).

Mereka kemudian mengangkat Rodgers sebagai manajer anyarnya. The Foxes meresmikan perekrutannya pada hari Selasa (26/02) kemarin.

Rodgers dikontrak menjadi bos Jamie Vardy cs hingga musim panas 2022 mendatang. Padahal sebelumnya ia sempat digosipkan menjadi salah satu kandidat pengganti Maurizio Sarri di Chelsea.

3 dari 3 halaman

Karakter

Merson merasa yakin Rodgers memang cocok dibawa ke Leicester. Sebab ia memiliki memiliki karakter untuk mengatasi apa yang ia yakini sebagai ruang ganti yang terlalu berpengaruh di King Power Stadium.

Meski demikian, ia juga mengatakan Rodgers juga cocok untuk menangani tim sebesar Chesea.

“Ini ruang ganti yang kuat, Anda harus pergi dan menyelesaikannya dengan sangat cepat, karena saya pikir mereka memiliki suara besar dalam keputusan [pemecatan Puel],” cetusnya pada The Debate Sky Sports.

“Saya suka Brendan Rodgers, dan ia harus masuk dan memastikan ia menuntaskan masalah di ruang ganti. Saya pikir ia salah satu manajer terbaik, saya benar-benar merasa demikian,” tegasnya.

“Saya pikir ia seorang manajer yang sangat top dan saya tidak pikir ia mendapatkan kredit yang layak diterimanya. Saya akan membawanya [di Chelsea]!”

Sumber: bola.net

Hasil Liga Inggris: Arsenal Pesta Gol, Hajar Bournemouth 5-1

LondonArsenal meraih kemenangan besar saat menjamu Bournemouth dalam pekan ke-27 Liga Inggris. The Gunners menggilas Bournemout dengan skor 5-1.

Bermain di Emirates Stadium, Arsenal sudah unggul saat laga baru berjalan empat menit melalui Mesut Oezil. Gol Henrikh Mkhitaryan yang kemudian dibalas Lys Mouseset membuat Arsenal unggul 2-1 saat jeda.

Skuat besutan Unai Emery tak terbendung di babak kedua. Tiga gol tambahan berhasil dilesakkan melalui Laurent Koscielny, Pierre Emerick Aubameyang, dan ditutup oleh Alexandre Lacazette. Arsenal menyudahi pertandingan dengan skor 5-1.

Kemenangan besar ini memastikan Gudang Peluru masih bertahan di posisi empat klasemen Liga Inggris. Mereka kini mengumpulkan 56 poin, unggul satu angka dari Manchester United yang pada saat berita ini diturunkan masih unggul 2-1 atas Crystal Palace.

Jalannya Pertandingan

Laga baru berjalan empat menit saat Arsenal sudah berhasil menjebol gawang Bournemouth melalui Oezil. Menerima bola dari Sead Kolasinac di sisi kiri lapangan, Oezil yang mendapati ruang bebas di depannya langsung menusuk ke kotak penalti.

Tembakan yang dia lepaskan sebenarnya sempat mengenai tangan kiper. Namun itu tak cukup untuk menghindarkan bola dari masuk ke gawang.

Kemenangan atas Bournemouth memastikan Arsenal bertahan di empat besar klasemen Liga InggrisKemenangan atas Bournemouth memastikan Arsenal bertahan di empat besar klasemen Liga Inggris Foto: Reuters/Peter Cziborra

Arsenal mencetak gol keduanya saat pertandingan masuk menit 28. Gol ini bermula dari kesalahan passing pemain Bournemouth di sepertiga pertahananya sendiri.

Henrikh Mkhitaryan yang memotong umpan tersebut langsung mengoper ke Oezil yang berlari masuk ke kotak penalti. Bukan mengeksekusi sendiri peluang yang dipunya, Oezil memilih mengembalikan bola ke Mkhitaryan. Dengan mudah gelandang asal Armenia itu menjebol gawang Bournemouth.

Keunggulan dua gol The Gunners tak bertahan lama. Di menit 30 tim tamu bisa memperkecil ketinggalan melalui Lys Mousset. Gol ini diawali kesalahan Matteo Guendouzi harus dibayar mahal oleh Arsenal. Umpan pendek Leno gagal dikuasaianya dengan baik. Bola kemudian mampu direbut Dan Gosling.

Gosling kemudian segera melepas umpan ke Lys Mousset. Nama terakhir kemudian membobol gawang Arsenal saat Leno dalam posisi tak ideal.

Skor 2-1 bertahan sampai turun minum.

Baru dua menit babak kedua berjalan, The Gunners mampu melebarkan jarak lewat Laurent Koscielny. Ia yang maju membantu serangan mampu menuntaskan tusukan Mkhitaryan di sisi kanan.

Lewat sepakan kaki kanan Koscielny mampu menaklukan Boruc. Sekaligus mengubah papan skor menjadi 3-1.

Tuan rumah makin menjauh di menit ke-59. Pierre-Emerik Aubameyang lolos dari jebakan offside usai menerima umpan terobosan dari Mkhitaryan. Ia kemudian mengecoh Boruc sebelum menceploskan bola ke gawang Bournemouth.

Tak puas dengan skor 4-1, Arsenal kembali menambah golnya dalam laga ini di menit ke-78. Kali ini Alexandre Lacazette yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia mengemas gol kelima The Gunners lewat eksekusi sepakan bebas di depan kotak penalti Bournemouth.

Di sisa waktu yang ada tak ada gol tambahan yang tercipta. Sehingga skor 5-1 mengakhiri pesta gol Arsenal di Stadion Emirates.

Susunan pemain.

Arsenal : Leno; Monreal, Koscielny, Papastathopoulos; Kolasinac(Iwobi 58′),Torreira, Guendouzi,Jenkinson; Mkhitaryan (Lacazette 64′), Ozil; Aubameyang (Suarez 72′)

Bournemouth : Boruc; Clyne, Mepham, Nathan Ake, Smith (Rico 70′); Ibe (Daniels 57′), Surman, Gosling, Fraser (Surridge); King; Mousset
(din/raw)

Timnas Indonesia U-22 Juara di Kamboja, Dubes RI Turut Bangga

Phnom Penh- Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja, Sudirman Haseng sangat bangga bisa menjadi saksi keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF 2019. Dia merasa pengabdiannya selama dua tahun di Kamboja seakan tidak sia-sia.

 Begitu wasit menuip peluit panjang, Sudirman Haseng langsung kegirangan. Pria asal Sidrap Sulawesi Selatan itu tak kuasa menahan kegembiraannya untuk merayakan gelar juara yang diraih Timnas Indonesia U-22. 

Sebagai wakil dari pemerintah, sedari awal Sudirman dan tim KBRI Kamboja memfasilitasi segala kegiatan dan bantuan yang dibutuhkan Timnas Indonesia U-22.

“Saya sangat bangga bisa menjadi saksi sejarah Timnas Indonesia U-22 juara di Kamboja. Rasanya, tak sia-sia saya dua tahun di Kamboja,” kata Sudirman kepada wartawan di Hotel Phnom Penh.

Sejak awal turnamen, Sudirman tak pernah absen untuk menonton pasukan Indra Sjafri. Sudirman juga mengajak masyarakat Indonesia di Kamboja untuk datang memadati The National Olymic Stadium. Hasilnya tak sia-sia, ratusan WNI memerahkan stadion berkapasitas 50 ribu orang itu.

2 dari 2 halaman

Makan Malam Bersama

Kebahagiaan Sudirman Haseng bertambah karena akhirnya bisa menyantap makan malam bersama dengan pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia U-22. Maklum, beberapa kali undangan yang diajukannya tak bisa dipenuhi oleh tim yang punya jadwal padat.

“Saya bahagia juga akhirnya bisa makan bersama dengan para pemain. Bersama pemain, pelatih, dan pak Menteri, kami sama-sama makan dengan nikmat karena melihat trofi juara,” ujar Sudirman sembari tertawa.

Gelar Piala AFF U-22 2019 menjadi yang pertama diraih Indonesia pada kalender 2019. Selanjutnya, Timnas Indonesia U-22 akan mempersiapkan diri untuk event selanjutnya yakni Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 di Thailand pada Maret mendatang.

Bualan Gadis Berhijab yang Akan Berbikini Jika Timnas Indonesia Menang

Liputan6.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-22 berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019 lewat kemenangan 2-1 atas Thailand, di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019) malam.

Artinya, kemenangan Timnas U-22 tersebut mengingatkan kepada seorang gadis yang berjanji akan memakai bikini di bundara Hotel Indonesia (HI). Walhasil, tak lama setelah diumumkan menang, warganet ramai-ramai menagih janji wanita yang diketahui bernama Neska Zebadiah tersebut.

“Timnas gak akan menang. Kalau timnas menang, aku berencana nazar pakai bikini di Bundaran HI,” tulis Neska dalam akun Twitter-nya bernama @theneskazeze, saat me-reply twit PSSI dan Info Suporter.

Merasa ditagih, gadis yang mengenakan jilbab tersebut pun langsung menghapus twit-nya dan meminta maaf kepada para pengguna jejaring sosial. 

“Aku mintak maaf karena udah ngetweet yg gak2. Lagian kan aku kan cuma main twitter doang. Nazar tu kan utk main2 aja. Aku mohon maaf sebesar2nya. Jangan lagi ss aku, krn itu pripasi aku,” tulisnya. 

Dia bahkan menjelaskan bahwa nazar yang dibuatnya hanya bayolan semata dan meminta warganet untuk tidak lagi memintanya untuk merealisasikan janjinya.

“Aku minta maaf. Emang aku yang salah kok. Aku nazarnya pake becandaan gitu. Aku salah dan iseng juga. Jangan lagi komen-komen ke aku ya, aku cape bacanya dan takut di bully. Aku gak mau akunku di ras dan kena banned administrasi oleh Twitter-nya. Jadi, maafin aku ya,” twit Neska.

2 dari 2 halaman

Neska Akhirnya Penuhi Nazarnya

Banyaknya twit warganet yang membanjiri akunnya, Neska yang merasa tertekan akhirnya memenuhi nazarnya.

“Ya udah… Aku akan pake bikini menuhin nazarku. Dalemannya bikini tapi luarannya tetep pake pakaian. Udah lah aku mo bobo. Aku udah mintak maaf juga, masih aja komen gak jelas. Allah bersama orang yg dizolimin,” twit lanjutan Neska.

Meski sudah memenuhi janjinya dengan versinya, tampaknya warganet tak puas dan terus mencecarnya. Neska bahkan meminta agar warganet menyudahi risakan terhadapnya dan dia berjanji tidak akan mengulangi hal serupa.

“Aku dukung timnas, dan semua orang Indonesia punya hak peogratif utk membela dan dukung timnas. Aku mengaku salah dan tidak akan mengulanginya lagi. Tapi, bullyan kalian ke aku, aku udah maafin kok,” tutupnya.

Eks Drumer The Cure Andy Anderson Meninggal Dunia

Liputan6.com, Los Angeles – Andy Anderson, drumer yang pernah memperkuat band ikonis asal Inggris, The Cure, meninggal dunia pada usia 68 tahun.

Dilansir dari The Rolling Stone, Rabu (27/2/2019) berita meninggalnya Andy Anderson ini diumumkan oleh mantan anggota dan salah satu pendiri The Cure, Laurence “Lol” Tolhurst lewat akun Twitter prbadinya.

Dengan hati yang berat, aku mengabarkan meninggalnya salah satu saudara dalam Cure,” tuturnya.

Ia juga mengenang Andy Anderson sebagai seorang sahabat maupun musisi. “Andy Anderson adalah seorang pria baik dan musikus hebat dengan selera humor bandel yang ia jaga hingga terakhir, sebuah bukti dari perjalanan terakhir seorang jiwa yang indah,” tuturnya.

2 dari 3 halaman

Kanker Stadium Empat

Kabar kematian ini muncul hanya beberapa hari setelah Andy Anderson mengumumkan di Facebook bahwa dirinya menderita kanker stadium empat.

“Kumohon, tak usah nangis di sini, positif saja, untukku ini hanya tantangan dan pengalaman lain yang membuatku harus mengambil keputusan dalam hidup, tenang, aku tenang dan positif dalam menghadapi situasi ini,” tulisnya pada 17 Februari lalu.

3 dari 3 halaman

Karier Andy Anderson

Andy Anderson bergabung dengan The Cure pada 1983 hingga 1984, setelah Laurence Tolhurst beralih memegang keyboard.

Ia turut ambil bagian dalam album The Cure yang bertajuk The Pop dan Japanese Whispers. Selain The Cure, ia juga pernah bergabung dengan sejumlah band lain seperti The Glove dan bermain untuk Iggy Pop.