Menang 3-0 pun Juventus Tak Sepenuhnya Puas

JakartaJuventus menang telak 3-0 saat menjamu Chievo. Hasil ini cukup bagus, tapi Juventus dinilai belum mencapai potensi maksimalnya.

Juventus menang 3-0 atas Chievo di Allianz Stadium, Selasa (22/1/2019) dinihari WIB. Douglas Costa, Emre Can, dan Daniele Rugani mencetak masing-masing satu gol.

Tuan rumah bermain sangat dominan dengan penguasaan bola mencapai 62%. Dari dominasi itu, Juventus melepaskan 26 tembakan, 10 di antaranya mengarah ke gawang. Chievo tak diberi banyak kesempatan, hanya punya sembilan percobaan dengan cuma tiga yang on target.

Gelandang Bianconeri Emre Can menilai hasilnya sudah bagus, tapi secara performa dia percaya timnya bisa jauh lebih baik. Ada sejumlah peluang yang semestinya bisa jadi gol.

“Yang terpenting adalah kami memenangi laga ini. Kami mencetak tiga gol, punya kans untuk mencetak gol lebih banyak lagi, tapi kami menang dan saya puas,” ungkap Can kepada Sky Sport Italia.

“Kami ingin mengambil kontrol, jadi kami menggulirkan bola dari kanan ke kiri, dari belakang ke depan, sampai kami bikin gol. Kami ingin memainkan lebih banyak laga seperti itu dan penampilan kami bagus malam ini.”

“Kami tentunya masih bisa berkembang di banyak situasi, ketika kami menekan jauh ke area lawan misalnya. Tapi kami memoles itu setiap hari di latihan. Tentu saja kami masih bisa jauh lebih baik lagi,” tandasnya.

(raw/cas)

Hasil Liga Italia: Juventus Gilas Chievo

JakartaJuventus tanpa kesulitan berarti meraup poin penuh saat menjamu Chievo. Douglas Costa, Emre Can, dan Daniele Rugani membawa Bianconeri menang telak 3-0.

Menjamu Chievo di Allianz Stadium, Selasa (22/1/2019) dinihari WIB, Juventus lebih dulu terancam. Sepakan Riccardo Meggiorini dari sudut sempit mengarah ke gawang Juventus, tapi mampu diantisipasi oleh Mattia Perin.

Juventus membuka keunggulan di menit ke-13, kala tembakan Costa dari luar kotak penalti meluncur ke pojok kanan bawah tanpa bisa dihalau kiper.

Juventus dengan nyaman menguasai pertandingan. Sebuah sundulan dari Daniele Rugani menyambut umpan tendangan bebas Paulo Dybala masih melambung pada menit ke-30.

Empat menit kemudian, Cristiano Ronaldo mendapatkan ruang tembak dan melepaskan tendangan keras ke arah gawang Chievo. Stefano Sorrentino masih sigap menahan laju bola.

Giliran Federico Bernardeschi menguji Sorrentino di menit ke-36. Tembakannya dihalau dengan kaki.

Juventus menggandakan keunggulan tepat sebelum babak pertama berakhir, tepatnya di menit ke-45. Dybala menusuk dan sukses mengolongi Ivan Radovanovic untuk mengoper ke Emre Can.

Can dengan tenang mengarahkan bola ke pojok kanan bawah gawang. Babak pertama berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Juventus.

Juventus langsung menekan di awal babak kedua dan mendapatkan peluang. Umpan silang Costa dari kanan disambar sundulan Alex Sandro di depan gawang di tiang jauh. Sorrentino tampil gemilang menepis bola.

Juventus mendapatkan penalti di menit ke-51, setelah tendangan Costa mengenai tangan Mattia Bani. Ronaldo maju sebagai eksekutor dan mengarahkan bola ke pojok kanan, yang terbaca dan ditepis Sorrentino. Skor tak berubah.

Meggiorini membuang kesempatan kala tak terkawal menyambut umpan Emmanuele Giaccherini di menit ke-68. Tandukannya tepat mengarah ke Perin.

Dua menit kemudian, sepakan jarak jauh Luca Rossettini ditepis Perin.

Juventus merespons dengan percobaan dari Bernardeschi pada menit ke-80. Sorrentino menggagalkannya masuk ke gawang. Tapi empat menit kemudian, gol tercipta.

Bernardeschi mengangkat bola dari situasi tendangan bebas di sisi kiri. Rugani yang tak terkawal dengan baik oleh Chievo dengan mudah menyundulnya ke dalam gawang.

Sampai pertandingan berakhir, tak ada gol lain tercipta. Juventus memetik tiga poin dengan kemenangan 3-0.

Hasil ini menjaga keunggulan Juventus di puncak klasemen Serie A. Mengoleksi 56 poin dari 20 pekan, tim besutan Massimiliano Allegri ini unggul sembilan poin dari Napoli di posisi dua.

Sementara Chievo belum beranjak dari dasar klasemen. Mereka baru mengumpulkan delapan poin sejauh ini.

Susunan pemain:

Juventus: Perin; De Sciglio, Rugani, Chiellini, Alex Sandro (Kean 89); Bernardeschi (Spinazzola 86), Emre Can, Matuidi, Douglas Costa (Bentancur 75); Dybala, Cristiano Ronaldo

Chievo: Sorrentino; Tomovic, Bani, Rossettini, Depaoli (Jaroszynski 66); Kiyine, Radovanovic, Hetemaj (Vignato 61), Kiyine; Giaccherini; Meggiorini, Pellissier (Stepinski 64)
(raw/cas)


Lumat Tim Papan Bawah, Juventus Kian Kukuh di Puncak Klasemen

Turin – Juventus menang 3-0 atas Chievo pada pada laga pekan ke-20 Serie A, di Allianz Stadium, Selasa (22/1/2019) dini hari WIB. Hasil ini membuat Juve kian kukuh berada di puncak klasemen sementara Serie A. 

Juventus berhasil mendulang 56 poin, unggul sembilan angka atas Napoli di peringkat kedua. Sementara itu, Chievo masih berada di dasar klasemen dengan nilai delapan. 

Melakoni laga di kandang sendiri, I Bianconeri sempat mendapat perlawanan sengit dari Chievo. Meski begitu, Juventus unggul lebih dulu saat pertandingan baru berjalan 13 menit.

Menggiring bola hampir dari tengah lapangan, Douglas Costa melepaskan tembakan keras kaki kiri tepat sebelum memasuki kotak penalti Chievo. Bola hasil sepakan Costa tak mampu dihalau kiper dan meluncur deras masuk ke dalam gawang.

Pada menit ke-45, Emre Can menggandakan keunggulan Juventus. Menerima umpan terobosan dari Paulo Dybala, Can dengan tenang membobol gawang I Gialloblu dengan sepakan kaki kanan.

Memimpin dua gol pada paruh pertama, Juve tak menurunkan intensitas serangan pada interval kedua. La Vecchia Signora mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-51, setelah Mattia Bani menyentuh bola di kotak terlarang.

Akan tetapi, Cristiano Ronaldo yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Bola hasil sepakan 12 pas CR7 ke sisi kanan dapat dihalau penjaga gawang.

Masuk menit ke-84, Daniele Rugani mencatatkan namanya di papan skor, sekaligus memperbesar keunggulan Juventus. Eksekusi tendangan bebas Federico Bernardeschi dapat dikonversikan Rugani menjadi gol dengan sundulan.

Sampai pertandingan berakhir, skor 3-0 untuk kemenangan Juventus atas Chievo tetap tidak berubah.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

2 dari 2 halaman

Susunan pemain:

Juventus (4-4-2): 22-Mattia Perin; 2-Mattia De Sciglio, 3-Giorgio Chiellini, 24-Daniele Rugani, 12-Alex Sandro (18-Moise Kean 89′); 11-Douglas Costa (30-Rodrigo Bentancur 76′), 14-Blaise Matuidi, 23-Emre Can, 33-Federico Bernardeschi (37-Leonardo Spinazzola 86′); 10-Paulo Dybala, 7-Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Massimiliano Allegri (Italia)

Chievo (3-4-1-2): 70-Stefano Sorrentino; 14-Mattia Bani, 15-Luca Rossettini, 40-Nenad Tomovic; 27-Fabio Depaoli (44-Pawel Jaroszynski 66′), 56-Perparim Hetemaj (55-Emanuel Vignato 61′), 8-Ivan Radovanovic, 13-Sofian Kiyine; 17-Emanuele Giaccherini; 69-Riccardo Meggiorini, 31-Sergio Pellissier (9-Mariusz Stepinski 65′).

Pelatih: Domenico Di Carlo (Italia)

Wasit: Marco Piccinini

Klasemen Liga Italia: Napoli Terus Kuntit Juventus

Liputan6.com, Naples – Napoli terus menguntit Juventus, yang memuncaki klasemen sementara Liga Italia setelah mengalahkan Lazio 2-1 dalam pekan ke-20 di San Paolo, Senin (21/1/2019) dini hari WIB.

Saat ini, Napoli berada di peringkat kedua klasemen dengan mengoleksi 47 poin dari 20 laga. Juventus masih di posisi teratas dengan 53 poin dari 19 pertandingan.

I Bianconeri baru memainkan laga pekan ke-20 pada dini hari nanti WIB. Juventus ditantang juru kunci Liga Italia, Chievo Verona di Allianz Stadium.

Jika menang, Juventus akan semakin kokoh di puncak klasemen Liga Italia. Pesaing terdekat Juventus lainnya, Inter Milan, harus puas berbagi angka dengan Sassuolo.

Sekarang, I Nerazzurri tetap berada di peringkat ketiga dengan mengumpulkan 40 poin dari 20 pertandingan. AS Roma menempati urutan keempat setelah meraih 33 poin dari 20 laga.

2 dari 3 halaman

Ujian Berat

Ujian berat bagi Chievo, karena mereka harus mengalahkan Juventus untuk lepas dari status juru kunci. Frosinone dan Bologna tepat berada di atas Chievo di klasemen Liga Italia.

Lazio dan AC Milan masing-masing menduduki posisi kelima dan keenam. Sampdoria, Parma, dan Fiorentina berurutan menempati peringkat kedelapan, kesembilan, dan ke-10.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Italia


FcTables.com

Allegri: Juventus Pantang Remehkan Chievo

Turin – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, meminta anak asuhnya untuk tak menganggap remeh Chievo. Bagi Allegri, Chievo adalah lawan yang harus tetap diwaspadai.

Nasib kedua klub pada musim ini bagaikan bumi dan langit. Juventus berada di puncak klasemen sementara Serie A dengan nilai 53, sedangkan Chievo menghuni dasar klasemen dengan mendulang delapan poin.

Kedua klub pun akan saling berhadapan pada pertandingan pekan ke-20 Serie A di Allianz Stadium, Senin (21/1/2019). Bermain di hadapan pendukung sendiri, I Bianconeri lebih diunggulkan meraih kemenangan.

Pasalnya, Juve belum menelan kekalahan di Serie A musim ini dengan rincian 17 kemenangan dan dua hasil imbang dari 19 laga. Mereka juga berhasil menyapu bersih enam kemenangan beruntun melawan Chievo.

Meski begitu, Allegri mengingatkan Juventus untuk tetap waspada. Apalagi, Chievo hanya menelan satu kekalahan, lima hasil imbang, dan meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir di Serie A.

“Ini adalah duel Juventus versus Chievo dan kami harus menghadapinya dengan sangat serius. Sejak Mimmo Di Carlo mengambil alih jabatan pelatih, Chievo berhasil meraih lima hasil imbang, satu kemenangan, dan hanya satu kekalahan. Mereka percaya dan berjuang untuk bertahan di Seri A sampai akhir,” ucap Allegri.

Juventus harus belajar mematikan permainan, karena ketika lawan menempel, Anda harus bisa mengakhirinya. Kami tidak harus memberi mereka kesempatan kembali ke dalam permaian,” lanjutnya.

Sumber: Football Italia

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Wejangan Pep Guardiola Bikin Pemain Manchester City Makin Bersemangat

Huddersfield – Winger Manchester City, Leroy Sane, menyebut wejangan dari Pep Guardiola meningkatkan semangat juang rekan setimnya saat menghadapi Huddersfield Town pada pertandingan pekan ke-23 Premier League.

Bertandang ke markas Huddersfield di John Smith’s Stadium, Minggu (20/1/2019), Man City mengawali laga dengan baik. Mereka berhasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan 18 menit, berkat bola hasil tembakan Danilo.

Namun selepas itu, Manchester City kesulitan untuk kembali membobol gawang Huddersfield Town. Alhasil, skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pada interval kedua, Manchester City langsung tampil menekan. Hasilnya, Raheem Sterling dan Leroy Sane sukses memperbesar keunggulan City pada menit ke-54 serta 56′. Sampai pertandingan berakhir, skor 3-0 untuk kemenangan The Citizens tetap bertahan.

“Pada babak kedua kami bermain lebih cepat dan mengendalikan laga dengan sangat bagus. Ketika masa istirahat, Guardiola mengatakan kepada kami, jika kami tidak bisa bermain seperti babak pertama, bahwa kami harus berbuat lebih banyak pada babak kedua,” ujar Sane.

“Guardiola membangunkan kami kembali untuk memainkan permainan yang lebih cepat, lebih baik. Dia selalu agak santai, tetapi memberi tahu jika kami bisa melakukan yang lebih baik. Dia melakukannya lagi,” papar Sane.

Berkat kemenangan atas Huddersfield Town, Manchester City terus menempel ketat Liverpool di klasemen sementara Premier League. Mereka saat ini berada di urutan kedua dengan 56 poin, tertinggal empat angka dari The Reds di posisi teratas.

Sumber: Sky Sports/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

Pep Guardiola Belum Puas dengan Performa Manchester City

Huddersfield – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tak terlalu puas dengan performa timnya saat menang 3-0 atas Huddersfield Town pada laga lanjutan Premier League, di John Smith’s Stadium, Minggu (20/1/2019).

Melakoni pertandingan di kandang lawan, Man City tampil percaya diri. Mereka mencatatkan 67,6 persen penguasaan bola, berbanding 32,4 persen milik Huddersfield.

The Citizens berhasil membuka keunggulan pada menit ke-18 berkat aksi Danilo. Namun selepas itu, mereka kesulitan untuk membobol gawang tim tamu. Alhasil, skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Masuk paruh kedua, Manchester City masih menguasai jalannya laga. Mereka baru mampu menambah dua gol lewat tembakan Raheem Sterling pada menit ke-54 dan Leroy Sane menit ke-56. Sampai laga usai, kemenangan 3-0 City atas Huddersfield Town tetap bertahan.

“Dari cara kami bermain, kami tidak pantas menang lebih dari tiga gol. Kami akan memperbaiki diri pada masa depan. Kami harus menuntut lebih dari diri kami pada setiap laga, dan melakukan yang terbaik, tetapi terkadang itu sulit,” ujar Guardiola.

“Huddersfield bertahan sangat dalam dengan pertahanan man to man. Pada babak kedua, kami lebih baik, terutama pada 15 menit pertama. Ritme kami kebih cepat, pada babak pertama tidak demikian, namun kami menerima hasil ini,” lanjutnya.

Berkat hasil ini, Manchester City terus menempel ketat Liverpool di klasemen sementara Premier League. Mereka saat ini berada di urutan kedua dengan 56 poin, tertinggal empat angkat dari The Reds di posisi teratas.

Sumber: Manchester City/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Guardiola: City Tak Layak Menang Lebih dari Tiga Gol

JakartaPep Guardiola tak cukup puas dengan penampilan Manchester City kala menang 3-0 atas Huddersfield Town. City dinilainya kurang garang.

City menang telak 3-0 saat melawat ke The John Smith’s Stadium, Minggu (20/1/2019) malam WIB. Danilo membawa The Citizens unggul di babak kedua, lalu ditegaskan oleh Raheem Sterling dan Leroy Sane di babak kedua.

Anak-anak asuh Guardiola ini dominan dengan penguasaan bola hingga 68%. Meski demikian, City cukup kesulitan mengancam gawang tuan rumah.

Dari 12 percobaan yang dilepaskan, hanya sepertiga yang mengarah ke gawang. Sementara tuan rumah punya lima tembakan di mana dua di antara tepat target.

Guardiola menilai para pemainnya kurang lapar. Kemenangan 3-0 disebutnya sudah hasil paling maksimal yang layak didapatkan hari ini.

“Cara kami bermain hari ini, kami tak layak lebih dari tiga gol. Kami akan berkembang ke depannya,” ungkap Guardiola dikutip BBC.

“Kami harus menuntut lebih dari diri kami sendiri dan melakukan yang terbaik, tapi kadang itu sulit. Mereka bertahan dalam dengan penjagaan man to man.”

“Yang sudah kami lakukan sejauh ini sudah luar biasa, di liga dan Piala Liga Inggris. Kami punya jumlah poin yang luar biasa. Tapi laga ini bisa mengajarkan dan menunjukkan apa yang mesti kami lakukan untuk berkembang,” imbuhnya.

(raw/raw)

Piala Asia 2019: Gagal Jaga Keunggulan, Thailand Disingkirkan China

Al Ain – Timnas Thailand takluk dengan skor tipis 1-2 dari China pada 16 besar Piala Asia 2019, di Hazza Bin Zayed Stadium, Al Ain, Minggu (20/1/2019). Hasil ini membuat Thailand gagal mengikuti Vietnam lolos ke perempat final.

Thailand sebenarnya unggul lebih dulu atas China di laga ini. War Elephants membuka keunggulan melalui gol yang dicetak Supachai Jaided pada menit ke-31.

Striker berusia 20 tahun itu membobol gawang China lewat tembakan dari dalam kotak penalti. Tendangan kerasnya berhasil menggetarkan gawang Yan Junling.

Namun, keadaan berbalik di babak kedua. China yang diarsiteki Marcelo Lippi berhasil membalikkan keadaan atas Thailand.

Pada menit ke-67, Xiao Zhi membuat skor menjadi imbang 1-1. Pemain yang baru masuk di babak kedua itu membobol gawang Thailand setelah meneruskan bola muntah hasil sundulannya yang ditepis Sivarak Tedsungnoen.

China berbalik unggul hanya empat menit setelah gol tersebut. Kesalahan Chalermpong Kerdkaew yang menjatuhkan Gao Lin berujung penalti untuk tim dari Negeri Tirai Bambu.

Gao Lin yang maju sebagai eksekutor berhasil menaklukkan Tedsungnoen lewat tembakan dari titik 12 pas. Setelah itu tidak ada gol tambahan yang tercipta dan Thailand harus menerima kenyataan terhenti di 16 besar Piala Asia 2019.

2 dari 2 halaman

Susunan pemain

Susunan pemain

Thailand (3-4-1-2): 23-Sivarak Tedsungnoen; 16-Mika Chunuonsee, 4-Kerdkaew Chalermpong, 6-Pansa Hemviboon; 19-Tristan Do, 8-Thitipan Puangchan, 17-Tanaboon Kesarat (21-Pokkhao Anan 81′), 3-Theerathon Bunmatan; 18-Chanathip Songkrasin; 22-Supachai Jaided (12-Chayanan Pombuppha 63′), 10-Teerasil Dangda

Pelatih: Sirisak Yodyadthai (Thailand)

China (4-3-3): 1-Yan Junling; 5-Zhang Linpeng, 6-Feng Xiaoting, 4-Shimizu Keiki, 19-Liu Yang (16-Jin Jingdao 64′); 11-Hao Junmin, 10-Zheng Zhi, 15-Wu Xi (8-Zhao Xuri 82′); 22-Yu Dabao (9-Xiao Zhi 64′), 7-Wu Lei, 18-Gao Lin

Pelatih: Marcelo Lippi (Italia)

Wasit: Mohammed Abdulla Mohammed (UEA)

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini