Sriwijaya Air Batal Terbangkan 2 Ton Durian Bengkulu

Kekisruhan yang terjadi sesaat sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ 091 pada tanggal 5 November 2018 terkait protes penumpang karena bau durian yang menyengat masuk ke kabin pesawat direspon cepat pihak maskapai.

Distrik Manejer Sriwijaya Air Bengkulu Abdul Rahim mengatakan, pihaknya langsung menurunkan seluruh durian yang sudah naik ke bagasi. Total buah durian yang sudah dikemas tersebut berjumlah 2 ton 25 kilogram.

“Kita langsung off load dan kembalikan ke gudang kargo. Beratnya 2.025 kilogram bukan 3 ton seperti yang dilansir beberapa media,” tegas Rahim.

Pihaknya juga memastikan, membawa durian dalam bagasi pesawat tidak membahayakan keselamatan penerbangan. Hanya saja penanganan saat pengemasan yang dilakukan oleh pengirim mengakibatkan penumpang tidak nyaman saat bau menyengat masuk ke dalam kabin pesawat.

Durian yang akan dikirim ke Jakarta tersebut menurut Rahim sudah dilakukan pengemasan berlapis dengan ditaburi daun pandan dan kopi. Bahkan sebanyak 4 lapis pembungkus buah segar itu dilakukan sebelum dimasukkan ke dalam karung. Pihaknya juga memastikan ketika akan diangkut, tidak terjadi kelebihan daya angkut atau over load.

“Saat dilakukan pengemasan oleh shiffer, mereka mungkin makan durian dan terpercik ke kemasan,” lanjutnya.

Pihaknya juga menghentikan pengiriman durian terhitung tanggal 6 November 2018 hingga selesai pembenahan standar operation procedure (SOP). Dan hasil pemeriksaan yang dilakukan Otoritas Bandara Fatmawati dan Kementrian Perhubungan RI.

Simak video pilihan di bawah ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *